Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

PERTANIAN BERLANJUT
SURVEI LAHAN KOMODITAS KACANG TANAH DI
SELOREJO, MALANG
(Sebagai Tugas Terstruktur Mata Kuliah Pertanian Berlanjut)



Oleh :
Kelas J

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2014




















BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kacang tanah atau yang memiliki nama ilmiah Arachis hypogeae L adalah salah satu
tanaman polong-polongan yang banyak di budidayakan di Indonesia. Tanaman kacang
tanah sendiri merupakan tanaman semak dengan tinggi sekitar 30 cm. Tanaman ini
memiliki daun kecil berbentuk oval berwarna hijau. Selain itu, kacang tanah memiliki bunga
berwarna kuning dengan buah berkulit keras dengan warna coklat seta memiliki serat di
permukaannya. Jika dibuka, maka akan terdapat biji kacang tanah yang berwarna coklat
muda pada kulit bijinya dan bila kulit bijinya dikupas, akan terlihat biji kacang berwarna putih.
Tanaman kacang tanah dapat tumbuh subur pada daerah dengan ketinggian 500 m
diatas permukaan laut dengan curah hujan berkisar antara 800 mm hingga 1.300 mm per
tahunnya. Suhu yang dibutuhkan untuk budidaya kacang tanah adalah sekitar 28
o
C hingga
32
o
C. Jika suhunya dibawah 10
o
C akan menghambat pertumbuhan kacang tanah sehingga
bunga tidak akan tumbuh dengan sempurna. Selain itu, kacang tanah juga membutuhkan
kelembaban udara berkisar antara 65% hingga 75% dengan pH tanah antara 6,0 hingga
6,5. Frekuansi sinar matahari juga merupakan salah satu hal yang penting untuk
perkembangan kacang tanah. Di Indonesia sendiri ada bebeapa kawasan yang mampu
memproduksi kacang tanah dalam jumlah yang besar seperti di Pulau Jawa, Sumatera
Utara, dan Sulawesi..(Saputra, G.A, 2014)
Desa Selorejo merupakan desa yang berada di Kabupaten Malang tepatnya di
kecamatan DAU. Lokasi nya berada pada daerah Kabupaten Malang bagian utara. Secara
astronomis desa Selorejo terletak pada 75619.70 lintang selatan dan 1123246.65 bujur
timur. Lokasinya lebih kurang 17 km dari ibukota kabupaten dan 7 km dengan kota
kecamatan terdekat. Adapun batasbatas desa Selorejo adalah sebagai berikut.
Sebelah Barat : Hutan
Sebelah Selatan : desa Petung Sewu
Sebelah Utara : desa Gading Kulon
Sebelah Timur : desa Tegal Weru
Berdasarkan keadaan di di desa Selorejo kini, luas wilayah untuk pemukiman terdapat
39,5 ha, sedangkan untuk area pertanian terdapat sebesar 410,47 6 ha yang terdiri dari
jenis tanah pertanian, ladang, serta tanaman ternak. Luas area hutan sendiri 2068,1 ha
yang tersebar mengelilingi desa tersebut. Perkembangan selanjutnya yakni jumlah area luas
dari bangunan baik perkantoran maupun sarana rekreasi terdapat sejumlah 26, 6 ha.
Topografi desa Selorejo tergolong daerah dataran tinggi atau perbukitan dengan luas
perbukitan mencapai 333, 76 ha. Diperkirakan ketinggian desa ini 800 1200 dpl (dari
permukaan laut) dikarenakan daerah ini merupakan pegunungan , sehingga daerah ini
memiliki tingkat curah hujan yakni 100 mm/tahun dan juga tingkat kesuburan tanah 100
%.(Selorejo, 2009)
Dengan demikia, daerah selorejo berpotensi untuk menjadi lahan pertanian. Dengan
karakteristik tanaman kacang tanah yang sesuai dengan desa Selorejo, memungkinkan
bahwa akan di hasilkan profil yang cukup tinggi

1.2 Rumusan Masalah
1. bagaimana tehnik budiddaya pada tanaman kacang tanah
2. apa saja masalah yang dihadapi oleh petani kacang tanah yang ada di daerah
Selorejo, Malang
3. apa saja solusi yang di tawarkan oleh kelompok 2, untuk menghadapi masalah
yang terjadi di daerah Selorejo, Malang.

1.3 Tujuan
1. mempelajari dan memahami cara budidaya kacang tanah yang telah di jalankan
oleh salah seorang petani di Selorejo Malang
2. menganalisis masalah-asalah yang ada di daerah budidaya kacang tanah di
daerah Selorejo, Malang
3. memberikan soluis dari masalah-masalah yang ada.




















































BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Defini Kacang Tanah
Kacang tanah atau yang memiliki nama ilmiah Arachis hypogeae L adalah salah satu
tanaman polong-polongan yang banyak di budidayakan di Indonesia. Tanaman kacang
tanah sendiri merupakan tanaman semak dengan tinggi sekitar 30 cm. Tanaman ini
memiliki daun kecil berbentuk oval berwarna hijau. Selain itu, kacang tanah memiliki bunga
berwarna kuning dengan buah berkulit keras dengan warna coklat seta memiliki serat di
permukaannya. Jika dibuka, maka akan terdapat biji kacang tanah yang berwarna coklat
muda pada kulit bijinya dan bila kulit bijinya dikupas, akan terlihat biji kacang berwarna putih.


2.2 Ciri-ciri Kacang Tanah
2.2.1 Habitat Kacang Tanah
Tanaman kacang tanah dapat tumbuh subur pada daerah dengan ketinggian 500 m diatas
permukaan laut dengan curah hujan berkisar antara 800 mm hingga 1.300 mm per
tahunnya. Suhu yang dibutuhkan untuk budidaya kacang tanah adalah sekitar 28
o
C hingga
32
o
C. Jika suhunya dibawah 10
o
C akan menghambat pertumbuhan kacang tanah sehingga
bunga tidak akan tumbuh dengan sempurna. Selain itu, kacang tanah juga membutuhkan
kelembaban udara berkisar antara 65% hingga 75% dengan pH tanah antara 6,0 hingga
6,5. Frekuansi sinar matahari juga merupakan salah satu hal yang penting untuk
perkembangan kacang tanah. Di Indonesia sendiri ada bebeapa kawasan yang mampu
memproduksi kacang tanah dalam jumlah yang besar seperti di Pulau Jawa, Sumatera
Utara, dan Sulawesi.

2.2.2 Klasifikasi Ilmiah Kacang Tanah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Tracheophyta
Upadivisi: Angiospermae
Kelas: Magnoliophyta
Ordo: Leguminales
Famili: Fabaceae
Upafamili: Faboideae
Genus: Arachis
Spesies: Arachis hypogaea
Nama binomial
Arachis hypogaea L.

Sinonim
Arachis tuberosa Benth
Arachis guaramitica Chod & Hassl.
Arachis idiagoi Hochne
Arachis angustifolia (Chod & Hassl) Killip.
Arachis villosa Benth.
Arachis prostrata Benth
Arachis helodes Mart
Arachis marganata Garden
Arachis namby-quarae Hochne
Arachis villoticarpa Hochne
Arachis glabrata Benth.


2.2.3 Jenis-jenis Kacang Tanah
Ada dua jenis kacang tanah yang dibudidayakan di Indonesia yaitu kacang tanah tegak dan
kacang tanah menjalar. Kacang tanah tegak tumbuh secara lurus maupun sedikit miring
keatas. Buahnya terdapat di sekitar ruas-ruas dekat dengan rumpun dan umumnya
berbentuk pendek genjah serta memiliki buah yang dapat masak serempak. Sedangkan
untuk jenis kacang tanah menjalar, tumbuhnya kearah samping dengan batang yang
panjang. Buahnya terdapat pada setiap ruas-ruas yang saling berdekatan dengan
tanah. Selain itu, kacang tanah jenis ini memiliki umur yang panjang. Jenis kacang tanah
menjalar lebih banyak disukai karena mampu memproduksi hasil yang lebih tinggi dibanding
kacang tanah tegak














BAB III
PEMBAHASAN