Anda di halaman 1dari 27

KESELAMATAN DALAM

PEMERIKSAAN MRI



HAL-HAL PENTING YG BERKAITAN
DENGAN KESELAMATAN PD MRI
1. MAGNET UTAMA (STATIC FIELD)
2. BAHAN-BAHAN FERROMAGNETIK YG BISA
TERTARIK OLEH MAGNET UTAMA
3. TRANSIENT MAGNET / GRADIENT COIL UTK
LOKALISASI PROTON DLM TUBUH ARUS
INDUKSI DLM TUBUH
4. RADIOFREKUENSI DAN SAR ( RF MENGENAI
TUBUH) TUBUH MENJADI HANGAT
5. SUARA BISING DARI MAGNET DAN
GRADIENT COIL HINGGA 95 Db

Lanjutan .
6. SUPERCONDUKTOR QUENCH
7. PSIKOLOGIS PADA PASIEN
KLAUSTROFOBIA
8. PEMASUKAN BAHAN KONTRAS
9. KONDISI PASIEN YG SANGAT BURUK
DENGAN SEDASI
10. PASIEN HAMIL

MAGNET UTAMA / MEDAN
MAGNET STATIS
EFEK BIOLOGI :
- medan magnet bumi tidak memberi dampak
pada
kehidupan makhluk kecil
Mis: burung migrasi terkena 6 gauss.
- penelitian pd monyet dengan 10 T magnet tidak
ada efek yg membahayakan.
- hasil penelitian penggunaan magnet < 2 T tidak
ada efek pd pertumbuhan atau morfologi sel

Lanjutan
Fringe fields (medan magnet tepi)
Dampak penempatan MRI thd sekitarnya,
ruangan, lantai, dll.
Aktif shielding : menggunakan coils tambahan
dalam rumah magnet utk membatasi fringe fields.
Passiev shielding : tembok dilapisi besi atau
tembaga.
Faraday Cage
Area 5 gauss diberi tanda dengan garis kuning.
Barang yg harus ditanggalkan
sebelum masuk area 5 gauss
Jam analog
Tape recorder
Credit card
Calculators
Perhiasan
Wigs
Jepit rambut
Gigi palsu dll
Orang yg tidak boleh masuk
daerah 5 gauss area
Pasien dengan pacemaker
Pasien dengan klip aneurisme

Pasien hamil
Safety Committee of Society for Magnetic
Resonance Imaging (1991) : Mengeluarkan
pedoman : bahwa utk pasien hamil bila
pemeriksaan yang tidak memungkinkan,
dan hanya dengan MRI, pasien tsb harus
diberi informasi bahwa hingga saat ini tidak
indikasi bahwa MRI menimbulkan efek pd
pasien hamil.
Pekerja yg hamil
Pekerja yg hamil aman masuk dalam ruangan
magnet superkonduktor, akan tetapi pada saat
scanning berjalan (saat RF dan gradient fields
bekerja) sebaiknya ada di luar ruangan.
Survey Dr Emanuel Kanal: tidak ada indikasi
kejadian abortus spontan pada technologis
maupun pd perawat yang berada dalam medan
magnet. Insiden abortus hampir sama dengan yg
tidak diperiksa/bekerja di medan magnet.
Bahan ferromagnetik dpt berbahaya
Bahan feromagnetik semua tertarik oleh magnet. Klip
kertas atau hair pins bila tertarik ke magnet (1,5 T)
kecepatan hingga 60 km/jam.
Alat bantu lain : hemostats, gunting, klem yg terbuat
dari stainless steel juga tertarik magnet
Tangki oksigen juga dpt ditarik oleh magnet
Petugas lain spt perawat, cleaning service, pemadam
kebakaran dll harus diberi penjelasan tentang bahaya
magnet tsb.
Di depan ruangan, harus ditempelkan tanda
Masyarakat umum harus berada di area 5-15 G
Screening dengan metal detector bila ada.
Prothesis dan Implant
Implantasi pd pasien dapat menimbulkan serius
efek spt : torque (berputar), heating, artifact pd gbr
MRI.
Aneurisme klips : kontra indikasi MRI .Hanya akan
diperiksa dengan MRI bila klips tsb pasti non
ferromagnetic.
Protehese : pd katup jantung : dr penelitian
diketahui bahwa 25 dr 29 prothesis terpengaruh
oleh magnet, akan tetapi pergerakannya masih
lebih kecil dibanding dgn akibat pergerakan
jantung. Model Pre-6000 kontra indikasi MRI.
Gigi palsu dan dental devices
lainnya
Hampir sebagian besar tidak terpengaruh
oleh Maget

Akan dapat menyebabkan artifact
khususnya pd gradien echo.
Lanjutan
Otologic implant ( implantasi kokhlea)
seluruh kokhlea implant terpengaruh oleh magnet.
Pasien kontra indikasi utk MRI
Occular implant : dua dari 12 terpengaruh oleh
magnet (1,5 T). Eye shadow : dpt menyebabkan
ketidaknyamanan pasien.
Intra occular foreign bodies: sebaiknya di foto
plain, objec ukuran 0,1 x 0,1 x 0,1 mm dapat
terlihat pd foto. Karena ferromagnetik , maka
barang tsb bisa berbahaya utk mata dan
sekitarnya.
lanjutan
Peluru : kebanyakan terbuat dari bahan non
ferromagnetik, namun masih banyak juga yg
ferromagnetik. Harus ekstra hati-hati bila diperiksa
MRI, dipertimbangkan juga letak peluru dalam
tubuh.
Orthopedik implant : berdasarkan test 15 dari 15
jenis prothese tidak terpengaruh oleh MRI, hanya
menyebabkan rasa hangat.
Surgical clips dan pins : umumnya aman utk MRI.
hanya menyebabkan artifact pd gambar.
Pacemaker
Pacu jantung, kontra indikasi MRI.
Walaupun dalam area 10 gauss dapat
berpengaruh thd pacu jantung (program)
Bila pacu jantung telah dilepas, masih ada sisa
kawat, yg dpt berfungsi sbg antena shg bisa
menyebkan cardiac fibrilation.
Daerah dengan 5 Gauss diberi tanda, untuk
menghindarkan pasien didaerah MRI bila
menggunakan pacu jantung
TRANSIENT MAGNET / GRADIENT MAGNET
Gradient coil pd MRI berfungsi untuk
menghasilkan kemiringan magnet yg dikenal
dengan time-varying magnetic fields (TVMF)
sehingga dapat dihasilkan irisan. Gradient coil
selalu on dan off selama pemeriksaan.
Amplitude / maksimum kemiringan gradient 8
mT/m 10 mT/m, scanner terbaru hingga
25mT/m.
Safety tdk berkaitan dengan besar amplitude tapi
berkaitan dengan seberapa cepat untuk mencapai
amplitude tsb., yg dikenal dengan rise time ( dlm
micro seconds)
Lanjutan..
Batas yg bisa memberi efek pd manusia 3T/s
Efek biologi bisa terjadi perubahan dalam
penglihatan, cardiac fibrilliation, terjadi bila
arus disekitar jantung 0,5mA/cm2) > 3
detik.Dan kembali normal bila scan berhenti.
On dan off gradient dapat menimbulkan noise
(bising), magnet semakin kuat
(superkonduktor) akan semakin keras.
Brummet dkk (1988) melaporkan terjadi
kurang pendengaran sebanyak 43% pasien
yg tidak menggunakan tutup telinga.
Tutup telinga mengurangi hingga 10-20 dB
dB Deskripsi Suara
130 Batas telinga sakit
120 Baris depan konser Metalica
110 Bunyi petasan/kembang api
100 Suara gaduh suporter sepakbola
90 Hard rock cafe
80 Suara keras radio
70 Suara sepeda motor
60 Suara dlm percakapan sehari-hari
10 Saat ujian akhir
0 Semut lagi menari
Generalisasi tentang noise/bising
Semakin besar kekuatan magnet, semakin besar
noise
Semakin cepat slew rate (utk mencapai amplitude)
semakin besar noise
Scanner baru telah didisain utk mengurangi noise
(Thosiba).
Bahwa kehilangan pendengaran bisa tidak
disebabkan oleh noise MRI, sebaiknya telinga
ditutup apalagi utk ultra fast MRI .
Efek radiofrekuensi
RF radiation dapat membuat panas tissue
Banyanya deposition RF dalam tissue diukur
dengan SAR (spesific absorption rate) diukur
dengan Watts/kg.Kenaikan suhu 0-2 C
Berdasar FDA USA SAR :
0,4 W/kg rata-2 pd seluruh tubuh > 15 menit
3,2 W/kg pd kepala lebih dari 10 menit
8 W/kg dalam setiap gram tissue pd kepala dan
vertebrae dan 12 W/kg dalam setiap gram jaringan
ekstrimitas dalam waktu 5 menit.

Spin echo memberikan SAR 0,4 W/kg
Scanner terbaru dengan scanning yg cepat
nilai SAR akan lebih besar.
Setiap pesawat MRI didisain aman dari batas
SAR yakni dengan memasukkan data berat
badan pasien dan umur.
SAR ditentukan oleh antara lain:
- waktu sequences
- RF energy yg diperlukan (coil tuning dan
flip)
- jumlah pulse dalam setiap TR
- volume dan resistivity jaringan.
Pasien anxiety
Dilaporkan bahwa 1 dari 10 pasien tidak
bisa melanjutkan scan
Hal tsb karena dimensi scanner MRI spt
terowongan, akustik noise dari pompa
cryogen maupun gradient.
Studi lain menyebutkan bahwa gangguan
tsb hilang selama pemeriksaan dan dengan
penanganan pasien scr profesional
Tip menghilangkan klaustrofobia tanpa
dengan obat sedative
Pasien diberi penjelasan yg akurat apa yg akan dicari dalam
pemeriksaan MRI
Pasien ditanya bila ada hal-hal yg kurang jelas atau hal yg
dikhawatirkan.
Pasien diminta memakai penutup telinga/musik dan buat komfortable.
Pasien diminta memegang emergensi buzzer.
Berkomunikasi selama berlangsung scanning
Pasen dimasukkan dengan kaki terlebih dahulu
Gunakan lampu yang terang di ruang pemeriksaan
Gunakan penutup mata/ mata tertutup selama pemeriksaan
Ditemani oleh saudara
Diberi obat tidur bagi anak-anak atau anestesi (pilihan terakhir).
Kontras dan MRI safety
Efek kontras media MRI < daripada kontras
dengan Iodium, yakni 1 dari 450.000 pasien atau
2-4% saja.
Reaksi yg sering terjadi adalah :Pening, mual,
emesis.
Sesaat memasukkan kontras pasien ditanya,
hingga selama pemeriksaan.
Bila terjadi mual yg parah, pasien dikeluarkan dari
bore
Pasien diminta untuk memencet emergensi buzzer
Bagi pasien yang parah yg
dipasang berbagai monitor
Monitor utk memantau heart rate, skin blood flow,
suhu, resipratory rate, oxygen saturation, blood
pressure, end tidal carbon dioksida dll digunakan
monitor yg MR compatible dan ada staf yg ahli
dalam alat tsb.
Dalam menggunakan alat dipertimbangkan:
kabel harus aman /tidak terkelupas
Letak kabel harus sedemikian rupa agar tidak beerfek
pd pasien

CRYOGEN SAFETY
Cryogen = helium
Berfungsi agar bisa superkonduktor, suhu
berkisar-269 C atau 4,17 K.
Konsumsi helium 0,5 1 l/hari karena
penguapan.
Quench terjadi bila suhu penguapan terlalu
tinggi (melebihi titik didih helium) , magnet
tidak berfungsi.
Saat Quench, 100 150 l helium menguap/
menit.
Oxygen dalam ruangan akan diganti dengan
gas helium. Bila terhirup berbahaya, bisa
frosbite.
Ada indikator oksigen bila oksigen dibawah
140 ppm akan berbunyi sirine. (normal O2 150
ppm)
Pasien segera dikeluarkan dr magnet.
Bila terjadi kebakaran
Bila terjadi kebakaran, petugas pemadam
harus diberi tahu bahwa mereka bekerja di
daerah medan megnet.
Hati- hati bila membawa tabung gas
pemadam.
Sebaiknya seluruh sistem dimatikan.
Perlu ada standar prosedur keselamatan
kerja dengan medan magnet.