Anda di halaman 1dari 5

BERAWAL DARI MIMPI

( Story goes to Germany 13-21th September 2014)


Part 1 (Awal keikutsertaan DAAD Study Visit)
12 Desember 2013, awal momen yang mengubah kehidupanku untuk menata masa depanku. Yupz,
tepat hari kamis, saat kami, mahasiswa-mahasiswi kelas 3 EGA Polsri sibuk dengan praktikum Analisa
Batubara, sekitar pukul 12.00 WIB, datanglah dua orang kakak tingkat yang mengunjungi lab itu. Tidak
asing lagi melihat mereka, Ya mereka adalah kak Nyayu Aisyah dan kak Melly, kakak tingkatku di Teknik
Energi. Kedatangan mereka menjadi awal dimulainya kisah ini. Usut punya usut kehadiran mereka
menjadi inspirasi bagi semua mahasiswa di lab itu untuk mulai mewujudkan mimpi. Mimpi apa? Pergi ke
luar negeri? Woww... siapapun pasti tertarik mendengarnya.. teman-teman 3 EGB begitu antusias
menyambut berita tersebut, namun ada yang aneh dengan kelasku sendiri 3 EGA, ntahlah antara
memang sibuk membuat laporan praktikum analisis batubara atau memang sikap cool mendengar
pemberitaan ini. Hanya sedikit yang menghiraukan pemberitaan tersebut. Termasuk aku? Ya, awalnya
bisa jadi aku termasuk dalam golongan itu, namun setelah serius mendengar pemberitaan study visit to
Germany dari kakak itu, mulai ada keinginan untuk tidak ada salahnya mencoba, ya hanya itu yang
ada dibenakku, hanya mencoba... belum lagi dukungan teman sebangku yang begitu tinggi untuk tidak
membuang kesempatan begitu saja. Alhasil aku mencoba untuk mendaftarkan namaku untuk join
dengan tawaran tersebut. Tapi sayangnya kuota pendaftaran telah mencukupi, itu artinya namaku
sudah tak mungkin terdaftar lagi untuk ikut study visit ini. Huufth, ada rasa penyesalan dihatiku, kenapa
tidak dari awal serius memperhatikan penjelasan mereka. Namun tekadku agar namaku bisa terdaftar
setidaknya walaupun Cuma sebagai peserta, ya hanya itu awalnya harapanku tidak lebih.. Untunglah
akhirnya kak Melly maupun Kak Aisyah memberi kesempatan untuk namaku masuk sebagai peserta,
dengan konsekuensi akan ada penyeleksian diantara nama-nama yang terdaftar sebagai peserta (
pendaftaran melebihi kuota seharusnya), akhirnya satu persatu teman2ku 3 EGA mulai mendaftarkan
diri juga. Perjuangan kami pun dimulaiiii...
Keesokannya sebelum shalat jumat, aku dan teman2 dari 3 EGA mulai memasuki ruang penyeleksian..
wiih, ujian segera dimulai.. rasa dag-dig-dug mulai menghantui, tampak di sebuah ruangan bernomorkan
13 lantai 3 gd. pendidikan polsri, telah hadir terlebih dahulu mahasiswi2 kelas 3 EGB ya, mereka
memang sangat antusias sekali mengikuti kegiatan ini. Apa yang ada dipikiranku saat itu? Sudahlah coba
saja.. setidaknya aku sudah merasakan bagaimana prosesnya...
Panjang lebar kak Aisyah, begitulah panggilan akrab kakak ini, juga kak Melly mewawancarai kami, yupz,
wawancara singkat seputar motivasi keikutsertaan kegiatan study visit ini. Suasana yang awalnya
sempat tegang, mulai mencair seiring dengan pertanyaan yang sederhana dan penuh kehangatan.
30 menit sudah berada diruangan itu. Well, guys.. pengumuman siapa yang bakal kepilih dari kalian akan
dikirim via sms, So bersabar ya dan banyak berdoa.. Begitulah akhir pertemuan kami siang itu...
Bismillah semoga hasilnya yang terbaik,,gumamku sambil berkaca-kaca #hihi lebay ini#
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba juga.. yuph, hari senin 16 Desember 2013, yes, aku terpilih masuk
sebagai anggota study visit ke Jerman gumam Ridho, teman sekelasku yang juga ikut seleksi study visit
ini kemarin. Ya, Ridho mendapat sms pemberitahuan bahwa dirinya memang terpilih. Lantas bagaimana
denganku? Hatiku mulai tak tenang, segera ingin ku cek handphoneku untuk memastikan apa hasilnya
Nul, gimana hasilnya? lolos?tanya Wulan, teman sebangkuku
Aku hanya menggeleng diam.
Apa artinya hasilnya tidak sesuai?
Handphone ku tertinggal Wulan.. aku lupa menaruhnya di kamar tadi pagi ucapku seraya duduk
termenung
Terus gimana?
Ya gimana lagi... mungkin aku tidak terpilih.. ucapku menghela nafas
Jangan pesimis lah, belum tentu, bentar lagi kan jam pulang, nah kamu tanya aja langsung dengan kak
Aisyah atau kak Melly hasilnya gimana? tuntas kan?
Ketika jam kampus berakhir, nampak serombongan mahasiswa maupun mahasiswi hadir di sebelah
kelasku, dan disana ada kak Aisyah dan Kak Melly juga.
Pikiranku sudah jauh entah kemana, ya hatiku rasanya sudah menerima jika memang aku belum terpilih
pada penyeleksian kemarin.
Nul, kamu yakin mau pulang?tanya Wulan, yang masih setia menemaniku di depan pintu kelasku
Aku hanya menggeleng
Nul, kumpul yuk! bentar lagi rapat perdana akan dimulai! ucap Ridho
Rapat perdana? memangnya aku terpilih?
Sudahlah Nul! coba gabung dulu kesana ayo,,, dorong Wulan
Antara yakin atau tidak, aku mencoba tenang, duduk bersebelahan dengan mereka yang terpilih. Yang
ada didalam benakku saat itu adalah : sudahlah coba saja, jika pun aku tidak terpilih ya sudah paling aku
bakal diusir dari forum ini
Okee.. semua anggota lengkap... rapat perdana bisa dimulai! ucap kak Aisyah
Alhamdulillah.... berarti aku terpilih... Wowwww senangnya... Yeayyy, ekspresi lega dan bahagia tidak
bisa tertutupi lagi dari wajahku hari itu.
Cieee yang mau ke Jerman... tapi kalo itu beneran jadi berarti nanti aku duduk sendiri donk.. ucap
Wulan yang masih berdiri di sebelahku
Ihhhh... apaan belum juga berangkat Wulan.. ini itu baru rencana...cetusku
Semenjak terpilih sebagai anggota study visit tersebut, semenjak itu pula kerja keras wajib dimulai,
berbagai hal mulai dipersiapkan termasuk kami mendapatkan seorang pembimbing yang luar biasa,
yuph beliau adalah Bu Anerasari Meidinarasti.
Hari Rabu, 18 Desember 2013
Guys, persiapkan diri kalian, buat pertanyaan karena kita akan kedatangan pak Arinafril dari Unsri.
Siapa pak Ari? begitu panggilan akrab beliau, Beliau adalah sosok yang berjasa dibalik kisah kami ini,
karena melalui beliau lah jalan kami untuk semakin dekat dengan keberhasilan DAAD Study Visit to
Germany dimulai
Berbagai mahasiswa dari jurusan yang ada di Politeknik Negeri Sriwijaya dikumpulkan. Yang ku ingat saat
itu adalah dari jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin dll. Dan tim kami yang telah terbentuk awalnya
beranggotakan 15 orang yaitu :
1. Nyayu Aisyah
2. Melly Agustia
3, Abdul Wahid
4. Ade Clara
5. Khusnul Khotimah
6. M. Ridho Husaini
7. Utari Agustina
8. M Ganta Khaitami
9. Zuliansyah Arman
10. Elita Apriani
11. Daniel Frendi
12. Egit
13, Winda
14. Fachry
15. Dewi
Bersama tim inilah harapan mulai terbentuk. Banyak Ilmu yang telah dibagi Pak Ari kepada kami,
termasuk bagaimana menyiapkan proposal yang benar agar diterima oleh pihak DAAD. Begitu pula
dengan rekomendasi beliau atas Prof. Magnus Jaeger sbg langkah awal kami utk segera mengirim e-mail
agar memperoleh LOA dari beliau. Kami pun dibagi tugas, masih hangat dibenakku bagaimana Kak
Aisyah, Utari juga aku dibagian pembuatan proposal
sedangkan yang lainnya bagian contact e-mail dg profesor agar diperoleh LOA sebagai persyaratan kami
untuk diterima DAAD Goes to Germany
Tugas semakin berat, baik itu akademis maupun kegiatan study visit ini. Namun kami tidak boleh
menyerah, SEMANGAT, kata-kata itulah yang selalu kami tanamkan agar tim ini tetap solid untuk
mencapai hasil akhir, ya pergi ke JERMAN
21 Desember 2013
Momen pertama penentuan JUDUL Proposal
Waktu telah menunjukkan pukul 10.00 WIB, bertepat di lt, 1 gd. pendidikan Sriwijaya, kami berkumpul
untuk memusyawarahkan mengenai pembuatan proposal. Sayangnya tidak semua anggota dapat hadir,
hal itu dikarenakan bbrp diantara kami ada yang ikut Pemilihan Bujang Gadis Polsri..
Banyak ide-ide bermunculan seputar konsep kami RENEWABLE ENERGY mulai dari feses manusia,
feses sapi. Perdebatanpun mulai muncul saat fokus pemikiran pada feses manusia sebagai sumber
energi. Banyak pandangan dan pemikiran lain hingga akhirnya menjelang dzuhurpun belum mencapai
kata kesepakatan.
Cacing diperut mulai mengganggu konsentrasi kami, yuphh akhirnya diputuskan untuk break makan
siang dan sholat dulu. Ckck,, kebanyakan mikirin feses jadinya gak ketahan mau ngeluarin feses juga he
he
Setelah ISHOMA berakhir, mulai dibicarakan lagi seputar TEMA, baru Judul, namun sayang pembicaraan
kami semakin melebar, bahkan tidak menemukan 1 kesepakatan. Belum lagi ditambah rasa kantuk
akibat kekenyangan pasca makan siang dan angin sepoi-sepoi yang membelai lembut, membuat kami
tidak bisa berpikir dan konsentrasi. Akhirnya diputuskanlah untuk mengakhiri pertemuan kami hari itu.
Alhasil pertemuan hari itu tidak membuahkan hasil apapun. Huffthhh
23 Desember 2013
Akibat tidak ditemukannya titik terang dari pertemuan kami tersebut, alhasil kamipun mengunjungi bu
Anerasari. Aku sempat mengutarakan bahwa pak Ari mengataka kalau di Jerman sekarang lagi sibuk
dengan Blue Energy nah, pak Ari sempat menyinggung potensi Mikroalga sebagai biobakar. Dan
nampaknya Bu Anera menyepakati hal ini, untuk mengangkat Tanaman Air sebagai tema proposal kami.
Ditambah Kehadiran ECENG GONDOK yang selalu menutupi permukaan sungai Musi saat musim
penghujan tiba, yaaa Eceng Gondok bisa dijadikan BIOGAS,,, Woww ide yang bagus. Alhamdulillah tema
dan judul telah diperoleh, yg mnjd pertaanyaan sekarang adalah bagaimana membuat proposalnya???
Nahh itulah TUGAS aku, kak Aisyah dan Utari serta yg lainnya sebagaimana perjanjian awal saat
pembagian tugas
Menjelang Libur Natal dan tahun baru, seperti biasa kampus Polsri tercinta diliburkan. Yeaaay liburan
panjang asyiik...
Ya itu awalnya yang ada dibenakku.. melepas penat utk berlibur sejenak, Namun?? TIDAK ADA KATA
LIBUR..... INGAT WAKTU KITA TIDAK BANYAK, PROPOSAL HARUS SELESAI Awal tahun 2014.
26 Desember 2013
Kami janjian untuk berkumpul di Kambang Iwak (KI) Palembang, yaa momen outdoor pertama kami.
Berperan sbg HUMAS untuk mengingatkan pertemuan kami tsb adalah kak Aisyah, yang selalu mengirim
pesan via sms agar ON-TIME hadir di depan SOERABI BANDUNG, dekat Hotel Swarna Dwipa.
Sejak pukul 08.00 pagi aku sudah bertengger di depan kafe itu, namun belum terlihat satupun yang
datang. Ya iyalah janjinya kan jam 10.00. Tak Apalah, saking semangatnya untuk buat proposal hari itu
he he
Tak lama menunggu, mulai berdatangan romb. Winda dan Dewi yang menghampiriku, dan yaa tak lama
kemudian kak Aisyah juga hadir...
Meski baru berempat, namun kami tak ingin membuang waktu sia-sia. Krikkkk krikkk waktu terus
berputar, namun kami masih berempat. Kemana anggota yang lain? Mereka sibuk dengan urusan
masing-masing, ada juga yang datang terlambat. Yaaa mau diapakan lagi, TOLERIR saja...
Membuat proposal tak semudah yang ada dipikiran kami, apalagi menggunakan bahasa inggris. Huffth
bagaimana ini? daaan yahh baterai laptop pun habis, dan itu terjadi hampir bersamaan satu dengan
yang lain. Waduhhh
Alhasil kami memutuskan untuk mencari listrik untuk bisa mensuplay energi ke masing2 laptop. Masuk
serombongan ke warung steak sebelah Soerabi, hanya untuk mencari colokan listrik.. karena tidak
ditemukannya sumber listrik, kamipun segera keluar lagi dari warung steak itu. Bisa dibayangkan
bagaimana herannya penjaga steak itu melihat tingkah kami yang PHP- disangka mau makan
serombongan dengan pedenya masuk, ehh mencari colokan listrik saja. Dasar mahasiswa!
memanfaatkan keuntungan semata ha ha
Karena tidak menemukan colokan satupun, akhirnya kami putuskan utk pulang saja.. lagi-lagi tidak ada
hasil hari itu.. huufth