Anda di halaman 1dari 28

Melena e.

c Gastritis erosiva
Penyusun :
Adityo wibhisono
1102009011

Pembimbing
dr. HAMI ZULKIFLI ABBAS, Sp.PD, MH.Kes, FINASIM
dr. SIBLI, Sp.PD

PENDAHULUAN
Pendarahan saluran cerna
Definisi
Pendarahan saluran cerna dapat bermanifestasi klinis mulai dari yang
seolah ringan hinggal yang mengancam hidup dapat berupa
hematemesis dan melena untuk SCBA dan hematokezia SCBB
Etiologi
Saluran cerna bagian atas
Pecahnya varises esophagus
Pendarahan tukak peptic
Gastritis erosiva (akibat oains)
Saluran cerna bagian bawah
Hemoroid
kolitis

Identitas Pasien

Nama : Ny. L
Jenis kelamin : Perempuan
Umur : 51 tahun
Alamat : Bayanglangu lor
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Agama : Islam

KELUHAN
UTAMA
Bab bewarna hitam
sejak 5 hari yll
Riwayat Penyakit Sekarang
Bab bewarna hitam sejak 5 hari yll,
kadang mencret kadang tidak
Pernah muntah bewarna hitam disertai
makanan sebanyak 1x kira2 1 gelas
kecil
Nyeri ulu hati yang berkurang saat
makan
Mual dirasakan pada waktu yg tidak
tentu
Riwayat minum jamu gendong >5
tahun
Keluhan sekarang
Hipertensi (-)
Asma (-)
Diabetes (-)
Jantung (-)
Alergi obat (-)
Riwayat Penyakit
terdahulu
Hipertensi (+)
Asma (-)
Diabetes (-)
Jantung (-)
Riwayat Penyakit
keluarga
Os tinggal dengan seorang suami dan 3 orang
anak dengan suami bekerja sebagai pedagang
Os sering membeli obat warung jika merasa
sakit
Os sering minum jamu jamuan
Sosial ekonomi dan
kebiasaan
Pemeriksaan Fisik

Kesadaran : composmentis
Keadaan umum : sedang
Keadaan sakit : sedang
BB : 50 kg
TB : 155 cm


Status Gizi :
BBI : 50 kg
IMT : 20,4 (normal)
Tanda Vital :
Tekanan darah : 130/80 mmHg
Nadi : 88 x/menit (Reguler, isi penuh)
Pernapasan : 22x/menit
Suhu : 36,8 C

Bentuk
Normal, simetris
Rambut
Hitam , tidak mudah
rontok
Mata
Konjunctiva ananemis
+/+, Sklera ikterik -/-,
Pupil bulat , Ditengah,
RCL +/+ RCTL +/+
Telinga
Tidak ada
kelainan
hidung
Tidak ada
kelainan
Mulut
Tidak ada
kelainan
Leher

Bentuk Normal,
deviasi trakea (-),
tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan KGB,
JVP normal (5 + 0cmH
2
0).


Thoraks

Inspeksi : Bentuk dada kanan kiri simetris,
pergerakan nafas kanan sama dengan
kiri , tidak ada penonjolan masa.
Palpasi : fremitus taktil kanan sama dengan kiri
Perkusi : sonor diseluruh lapang paru
Auskultasi : vbs kanan = kiri, ronki -/-, wheezing -/-


Jantung

Inspeksi : Iktus kordis tidak tampak
Palpasi : Ictus cordis teraba di sela iga V garis axillaries
anterior kiri.
Perkusi Batas jantung :
Batas atas jantung : sela iga III garis parasternalis kiri
Batas kiri jantung : sela iga V garis axillaries anterior kiri
linea mid clavikula
Batas kanan jantug : sela iga V linea parasternalis kanan
Auskultasi : BJ S1 dan S2 murni regular, gallop (-), murmur
(-)
Abdomen

Inspeksi : cembung, lembut, tidak ada pelebaran
vena, simetris
Auskultasi : bising usus (+) normal
Perkusi : suara timpani pada lapang abdomen, Shifting
dullness (-)
Palpasi : tidak teraba massa, terdapat nyeri
tekan ulu hati dan hepar dan lien tidak teraba membesar
Genitalia
Tidak dinilai

Ekstremitas
Akral hangat, CTR<2, edema tidak ada

Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium
Darah lengkap
LAB RESULT FLAGS UNIT NORMAL
WBC 7,2 H 10^3/l 4.0-12.0
LYM 2.1 10^3/ l 1.0-5.0
MON 0,7 10^3/ l 0.1-1.0
GRAN 4,4 H 10^3/ l 2.0-8.0
LYM % 28,9 % 25.0-50.0
MON% 10.2 H % 2.0-10.0
GRAN% 60.9 % 50.0-80.0
RBC 3.0 L 10^6/ l 4.0-6.20
HGB 6.0 L g/dl 11.0-17.0
HCT 19.7 L % 35.0-55.0
MCV 65,7 L m
3
80.0-100.0
MCH 20.0 L pg 26.0-34.0
MCHC 30.5 L g/dl 31.0-35.0
ROW 17.2 H % 10.0-16.0
PLT 306 10^3/ l 150.0-400.0
MPV 8.6 m
3
7.0-11.0
PCT 0.263 % 0.200-0.500
POW 14.6 % 10.0-18.0
Glukosa sewaktu



Golongan darah B

Gambaran darah tepi

Pemeriksaan Hasil Nilai normal
Kadar Gula Darah Sewaktu 103 mg/dL 70- 150 mg/dl
Pemeriksaan Hasil Nilai Normal
Eritrosit: mikrositik hipokrom
acantosit Burr cell Pencil cell
Anulosit
Lekosit jumlah normal tidak ditemukan sel muda
Trombosit: jumlah normal
Retikulosit: 1,2 %
RESUME
Pasien datang dengan keluhan bab bewarna hitam sejak 5 hari
yll bab kadang cair kadang padat dan tetap bewarna hitam
keluhan disertai muntah bewarna hitam sebanyak 1x disertai
makanan, os juga terasa nyeri dibagian ulu hati mual
dirasakan, os mempunyai riwayat minum jamu dan obat
warung.
Pada pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva anemis, nyeri
tekan epigastrium,pada pemeriksaan lab didapatkan hb 6.0
gr/dl, hct 19,7 pada gambaran darah tepi didapatkan mikrositik
hipokrom dengan jumlah retikulosit 1,2%

Daftar Masalah

Pendarahan saluran cerna
bagian atas
Pengkajian

Pendarahan saluran cerna bagian atas

Atas dasar : seorang pasien yang datang dengan
keluhan hematemesis, muntahan seperti kopi karena
perubahan darah oleh asam lambung hampir pasti
perdarahannya berasal dari SCBA. Dan timbul melena,
berak hitam bila pendarahan berlangsung sekaligus
sejumlah 50-100 ml atau lebih
Assasment :
Pendarahan saluran cerna bagian atas dengan
gastritis erosiva dengan hematemesis melena
Planing
Endoskopi
Rasio bun kreatinin

Treatment
Non farmakologis
Terapi endoskopi
Contact thermal(bipolar)
Non contact thermal(laser)
Nonthermal (suntikan adrenalin,klip)
Terapi radiologi
Terapi angiografi
TIPS (transjugular intrahepatic portosystemic shunt)
Pembedahan
Jika bila tidak terapi yg berhasil

Farmakologis
Vit k 3x1 amp
Vassopressin 50 iu 100 ml dextrose 5% 0.5-
1mg/menit
Preparat nitrat nitrogliserin dosis awal 40
mcg/menit di titrasi maks 400 mcg/menit
Somastatin bolus 250 mcg/iv

Follow up

Terlampir

Prognosis :
Quo ad vitam : Dubia bonam
Quo ad functionam : Dubia bonam
Quo ad sanactionam : Dubia bonam

Terima kasih