Anda di halaman 1dari 2

Fakultas Kesehatan

Masyarakat
Universitas Jember
K
e
l
o
m
p
o
k

5

a. Mengganti cairan yang
keluar .
b. Bila anak berusia kurang
dari 6 bulan dan masih
diberi ASI, teruskan
pemberian ASI.
c. Bila tidak minum ASI,
berikan susu yang biasa
diminum.
d. Anak diberi makan
dengan jumlah yang lebih
banyak setiap hari
selama 2 minggu setelah
diare berhenti.
e. Bila tidak diberikan oleh
petugas kesehatan,
jangan berikan obat-
obatan.
f. Segera periksa ke dokter/
puskesmas (bila tidak
membaik dalam 3 hari).
Kenali Lebih
Dekat Penyakit
Diare
Cara Mengatasi
Diare

Diare adalah buang air besar
lembek/cair (mencret) yang frek-
uensinya lebih sering dari bi-
asanya (biasanya 3 kali atau
lebih dalam sehari)
Jika tidak segera di-
tangani maka akan dehid-
rasi(kekurangan cairan)
hingga menyebabkan ke-
matian
Apa itu diare?
Gejala Diare
Badan lesu atau
lemah
Sakit perut
Mual dan muntah
Tidak nafsu makan
Kadang dalam kotoran/tinja
disertai darah dan lendir

Apa penyebabnya?


INFEKSI
VIRUS/BAKTERI
MAKANAN/
NUTRISI
Makanan tidak higien-
is, pemberian ma-
kanan tambahan
ASI yang terlalu dini,


FAKTOR LING-
KUNGAN dan
PERILAKU
Makan tanpa cuci tangan, minum air
mentah, makan makanan yang dihinggapi
lalat, BAB di sembarang tempat, ling-
kungan rumah kumuh dan kotor

Akibat yang ditim-
bulkan diare
Dehidrasi
Penyerapan gizi
yang kurang
Kematian

Diare dapat dicegah
dengan:
1. Meningkatkan daya tahan
tubuh
2. Pemberian ASI eksklusif
3. PHBS (Perilaku Hidup Ber-
sih dan Sehat)