Anda di halaman 1dari 32

Konsep Ilmu Pengetahuan Sosial

Dosen Pembimbing
Amelyadi, M. Ag
Mata Kuliah
ISD
Kelompok 1
1. Ricky Esaputa
!. Eiyandi
". Agung #uahman
$. %asiska Apiyanti
Sekolah &inggi Ilmu Kepea'atan
Muhammadiyah Pontianak
1
KA&A PE#(A#&AR
Pu)i dan Syuku kami pan)atkan ke *adiat &uhan +ang Maha Esa, kaena bekat limpahan Rahmat
dan Kaunia,nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada 'aktunya.
Dalam makalah ini kami membahas mengenai Konsep Ilmu Pengetahuan Sosial.
Makalah ini dibuat dengan bebagai obse-asi dan bebeapa bantuan dai bebagai pihak untuk
membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama menge)akan makalah ini. .leh kaena
itu, kami mengucapkan teima kasih yang sebesa,besanya kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadai bah'a masih banyak kekuangan yang mendasa pada makalah ini. .leh kaena
itu kami mengundang pembaca untuk membeikan saan seta kitik yang dapat membangun kami.
Kitik konstukti/ dai pembaca sangat kami haapkan untuk penyempunaan makalah selan)utnya.
Akhi kata semoga makalah ini dapat membeikan man/aat bagi kita sekalian.
!
Da/ta Isi
Kata Penganta !
Da/ta Isi "
0A0 I Pendahuluan
A. 1ata 0elakang $
0. Rumusan Masalah $
2. &u)uan $
0A0 II Pembahasan
A. Pengetian IPS 3
0. Konten IPS 14
2. Ruang lingkup dan cakupan IPS 1$
D. Sumbe dan bahan IPS !5
E. &u)uan IPS !6
0A0 III Penutup
A. Kesimpulan "1
Da/ta Pustaka "!
"
0A0 I
Pendahuluan
1. 1ata 0elakang
Manusia sebagai mahluk sosial mempunyai kecendeungan kuat untuk hidup besama oang
lain atau bekelompok. Kehidupan bekelompok itu didoong oleh naluinya untuk
mempetahankan hidupnya. #alui itu di'u)udkan melalui upaya memenuhi kebutuhan
hidup, baik yang besi/at )asmani 7misalnya8 makan, pakaian, peumahan, kesehatan9
maupun kebutuhan ohani 7misalnya8 pendidikan, hibuan, agama9. :u)ud lain dai nalui
hidup bekelompok ialah dalam hal mempetahankan dii dan atau kelompoknya manakala
mendapat gangguan atau seangan dai kelompok lain. Di samping itu manusia senantiasa
menyukai dan membutuhkan kehadian sesamanya. Manusia tidak hanya beinteaksi
dengan sesamanya tetapi )uga dengan unsu,unsu hidup dan tak hidup yang ada di
sekitanya. *al di atas menun)ukkkan pentingnya mempela)ai pengetahuan sosial aga
peseta didik memiliki bekal untuk hidup di masyaakat.
!. Rumusan Masalah
a. Apa pengetian IPS ;
b. Apa sa)a yang dika)i oleh IPS ;
c. Apa,apa sa)a yang temasuk dalam uang linkup atau cakupan IPS ;
d. Dai mana kita mendapatkan sumbe,sumbe atau bahan IPS ;
e. Apa tu)uan dai IPS ;
". &u)uan
1. &u)uan <mum
Aga mahasis'a memahami tentang konsep Ilmu Pengetahuan Sosial
!. &u)uan Khusus
a. Aga mahasis'a dapat memapakan kembali mengenai konsep IPS
b. Aga mahasis'a mengetahui di lingkungan mana sa)a yang dapat di)adikan bahan,
bahan IP
c. Memahami betul tu)uan diadakannya ka)ian mengenai ilmu sosial
d. Mengetahui uang lingkup IPS
$
0A0 II
Pembahasan
A. Pengertian IPS
IPS yang )uga dikenal dengan nama social studies adalah ka)ian mengenai manusia dengan segala
aspeknya dalam sistem kehidupan bemasyaakat. IPS mengka)i bagaimana hubungan manusia
dengan sesamanya di lingkungan sendii, dengan tetangga yang dekat sampai )auh. IPS )uga
mengka)i bagaimana manusia begeak dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian, IPS
mengka)i tentang keseluuhan kegiatan manusia.
Kompleksitas kehidupan yang akan dihadapi nantinya bukan hanya akibat tuntutan pekembangan
ilmu dan teknologi sa)a, melainkan )uga kompleksitas kema)emukan masyaakat Indonesia. .leh
kaena itu, IPS mengembangkan pengetahuan dan keteampilan yang behubungan dengan manusia
dan )uga tindakan,tindakan empatik yang melahikan pengetahuan tesebut
Rumusan tentang pengetian IPS telah banyak dikemukakan oleh paa ahli IPS atau social studies.
Di sekolah,sekolah Ameika penga)aan IPS dikenal dengan social studies. =adi, istilah IPS
meupakan te)emahan social studies. Dengan demikian IPS dapat diatikan dengan >penelaahan
atau ka)ian tentang masyaakat?. Dalam mengka)i masyaakat, kita dapat melakukan ka)ian dai
bebagai pespekti/ sosial, sepeti ka)ian melalui penga)aan se)aah, geoga/i, ekonomi, sosiologi,
antopologi, politik,pemeintahan, dan aspek psikologi sosial yang disedehanakan untuk mencapai
tu)uan.
<ntuk mempeoleh gambaan yang lebih luas tentang IPS, maka penting untuk dikemukakan
bebeapa pengetian social studies dan IPS menuut paa ahli.
1. Komisi Studi sosial dai #ational Education Association di Ameika Seikat 716159
membeikan batasan 8 @those studies 'hose sub)ect matte elates diectly to the
oganiAation and de-elopment o/ human society, and to man as a membe o/ social goup@.
7Studi sosial meupakan mata pela)aan yang langsung bekaitan dengan oganisasi dan
pekembangan masyaakat manusia dan manusia sebagai anggota masyaakat9.
!. Edga 0.:esley, dalam buku &eaching Social Studies, 7163!9 menyatakan bah'a Studi
3
Social meupakan @those potions o aspects o/ the social sciences that ha-e been selected
and adapted /o use in the school o in othe instuctional situation@ 7Studisosial meupakan
bagian atau aspek, spek ilmu,ilmu sosial yang telah dipilh dan disesuaikan dengan maksud
digunakan di sekolah atau situasi penga)aan lain9.
". Paul Mathias dai Inggis, dalam bukunya yang be)udul &he &eacheBs *andbook /o Sosial
Studies, membeikan pen)elasan, bah'a @Social Studies@ is the study o/ man in society, in
the past, pesent, and /utue. As such, it in-ol-es a study o/ the basic social chaacteistic o/
man, it includes a compaati-e study o/ the acial and en-ionmental di//eences bet'een
men, and it demands a detailed in-estigation into the many and -aied eCpessions o/ the
adaptation o/ man to the aea in 'hich he li-es, and his elationship 'ith othe man@. Kalau
kita atikan kedalam 0ahasa Indonesia adalah, Studi Sosial meupakan pela)aan tentang
manusia dalam masyaakat pada masa lalu, sekaang dan yang akan datang. Kaena itu
Studi Sosial membahas cii kemasyaakatan yang mendasa dai manusia, meliputi studi
banding tentang pebedaan,pebedaan asial dan lingkungan antaa manusia yang satu
dengan lainnya, dan memelukan penelitian inci tehadap bebagai penyataan 7peilaku9
mengenai adaptasi manusia tehadap lingkungan hidupnya, seta hubungan antaa manusia
yang satu dengan lainnya.
$. Moel)ono 2okodikad)o mengemukakan bah'a IPS adalah pe'u)udan dai suatu
pendekatan intedisipline dai ilmu sosial. Ia meupakan integasi dai bebagai cabang ilmu
sosial yakni sosiologi, antopologi budaya, psikologi, se)aah, geoka/i, ekonomi, ilmu
politik dan ekologi manusia, yang di/omulasikan untuk tu)uan instuksional dengan matei
dan tu)uan yang disedehanakan aga mudah dipela)ai.
3. #uDman Soemanti menyatakan bah'a IPS meupakan pela)aan ilmu,ilmu sosial yang
disedehanakan untuk pendidikan tingkat SD, S1&P, dan S1&A. Penyedehanaan
mengandung ati8 a9 menuunkan tingkat kesukaan ilmu,ilmu sosial yang biasanya
dipela)ai di uni-esitas men)adi pela)aan yang sesuai dengan kematangan be/iki sis'a
sis'i sekolah dasa dan lan)utan, b9 mempetautkan dan memadukan bahan aneka cabang
ilmu,ilmu sosial dan kehidupan masyaakat sehingga men)adi pela)aan yang mudah
dicena.
5. S. #asution mende/inisikan IPS sebagai pela)aan yang meupakan /usi atau paduan
5
se)umlah mata pela)aan sosial. Dinyatakan bah'a IPS meupakan bagian kuikulum
sekolah yang behubungan dengan pean manusia dalam masyaakat yang tedii atas
bebagai sub)ek se)aah, ekonomi, geoga/i, sosiologi, antopologi, dan psikologi sosial.
E. &im IKIP Suabaya mengemukakan bah'a IPS meupakan bidang studi yang menghomati,
mempela)ai, mengolah, dan membahas hal,hal yang behubungan dengan masalah,masalah
human elationship hingga benabena dapat dipahami dan dipeoleh pemecahannya.
Penya)iannya haus meupakan bentuk yang tepadu dai bebagai ilmu sosial yang telah
tepilih, kemudian disedehanakan sesuai dengan kepentingan sekolahsekolah.
Pembela)aan IPS yang dilaksanakan baik pada pendidikan dasa maupun pada pendidikan tinggi
tidak menekankan pada aspek teoitis keilmuannya, tetapi aspek paktis dalam mempela)ai,
menelaah, mengka)i ge)ala, dan masalah sosial masyaakat, yang bobot dan keluasannya
disesuaikan dengan )en)ang pendidikan masing,masing.
Dengan betolak dai uaian di depan, kegiatan bela)a menga)a IPS membahas manusia dengan
lingkungannya dai bebagai sudut ilmu sosial pada masa lampau, sekaang, dan masa mendatang,
baik pada lingkungan yang dekat maupun lingkungan yang )auh.
Pengetahuan Sosial
Pengetahuan Sosial adalah meupakan sepeangkat /akta, peisti'a, konsep, dan genealisasi yang
bekaitan dengan peilaku dan tindakan manusia untuk membangun diinya, masyaakatnya,
bangsanya, dan lingkungannya bedasakan pada pengalaman masa lalu yang dapat dimaknai untuk
masa kini, dan diantisipasi untuk masa yang akan datang.
Pengetahuan sosial meupakan te)emahan dai Social Studies, yaitu bidang pela)aan mengenai
kehidupan kemasyaakatan dan bahannya beasal dai bebagai disiplin ilmu sosial. <ntuk
melukiskan dan men)elaskan bebagai peisti'a dan masalah yang timbul dai 3 kehidupan
masyaakat itu, digunakan pendekatan intedisiplin.
Keterkaitan Ilmu-ilmu Sosial (IS) dengan Ilmu Pengetahuan Sosial
IPS meupakan pepaduan dai ilmu,ilmu sosial 7IS9, kaena mateinya mengambil bahan,bahan
dai IS. Akan tetapi, )umlah dan bagian isi IS yang dipelukan dalam pembela)aan tentang pokok
bahasan tetentu tidak sama. *al ini te)adi kaena isi IS yang diambil haus disesuaikan dengan
E
tu)uan pembela)aan dan pekembangan peseta didik. Dengan demikian, tidak semua ilmu sosial
diambil bagiannya untuk dimasukkan dalam setiap pokok bahasan IPS.
Selain itu, pengambilan )umlah dan bagian isi IS yang akan FdiolahD men)adi pogam IPS )uga
ditentukan oleh tingkat pendidikannya. 1ingkup dan kedalaman pogam yang dia)akan pada
sis'a SD bebeda dengan IPS yang dibeikan pada sis'a SMP. *al yang membuatnya sama adalah
bah'a IPS disusun dengan mengaitkan atau menggabungkan bebagai unsu ilmu,ilmu sosial
sehingga men)adi bahan yang mudah dicena sis'a yang secaa umum )alan pikiannya masih
sedehana.
Ketekaitan antaa IPS dengan IS akan lebih mudah dipahami )ika mempehatikan kembali batasan
Edga 0. :esley 7dalam diktat Dasa,Dasa IPS oleh &im Dosen <#+, <#=, S&KIP (oontalo9
yang bependapat bah'a social studies 7IPS9 adalah ilmu,ilmu sosial yang disesuaikan dan
disedehanakan untuk mencapai tu)uan pendidikan dan penga)aan.
0edasakan umusan tesebut, implikasinya adalah8
1. Pesamaan antaa IPS dengan IS teletak pada sasaan yang diselidiki, yaitu manusia dalam
kehidupan bemasyaakat. Keduanya membahas pemasalahan yang te)adi dalam hubungan
antamanusia 7masyaakat manusia9.
!. Pebedaannya teletak pada tu)uan. IS betu)uan mema)ukan dan mengembangkan ilmunya
masing,masing dengan caa menghimpun /akta, mengembangkan konsep dan genealisasi. Melalui
penelitian ilmiah, paa ahli melakukan pengu)ian hipotesis untuk menghasilkan teoi atau teknologi
bau. *al ini bebeda dengan tu)uan IPS yang lebih besi/at pendidikan, bukan untuk menemukan
teoi IS, melainkan ditu)ukan pada kebehasilan dalam mendidik dan membela)akan IPS untuk
mencapai tu)uan pembela)aan yang sudah ditetapkan.
0edasakan uaian tesebut, nampak )elas bah'a IPS tidak sama dengan IS, tetapi menggunakan
bagian,bagian IS untuk kepentingan pembela)aan. .leh kaena itu, bebagai konsep dan
genealisasi IS pelu disedehanakan sehingga lebih mudah dipahami. Sementaa itu, IPS disusun
an dioganisasi dengan baik sesuai dengan kepentingan pendidikan dan pembela)aan, sehingga
tingkatannya lebih tinggi dai pengetahuan. Ilmu Pengetahuan Sosial beada di tengah,tengah,
antaa pengetahuan sosial dengan ilmu,ilmu sosial. Alasan inilah salah satunya yang mendasai
penggunaan istilah Ilmu pengetahuan Sosial sebagai te)emahan dai Social Studies. Ilmu
Pengetahuan Sosial bukan ilmu, bukan pula pengetahuan.
G
Antaa IPS dan IS memiliki pebedaan yang mendasa. Keduanya tidak bisa dipisahkan kaena
secaa tadisional antaa IPS dan IS memang sudah saling behubungan.Disekolah IPS lebih
menekankan kepada pendekatan multidisiplin atau intedisiplin, dimana topik,topik dalam IPS
dapat kita manipulasi men)adi suatu isu,petanyaan atau pemasalahan yang bepespekti/
intedisiplin. Kebeadaan geakan dan paham social studies di Ameika Seikat banyak
mempengauhi pemikian mengenai Ilmu Pengetahuan Sosial 7IPS9 di Indonesia.
Studi Sosial 7social studies9bukan meupakan suatu bidang keilmuan atau disiplin bidang akademis,
melainkan lebih meupakan suatu bidang pengka)ian tentang ge)ala dan masalah sosial.
Studi Sosial lebih besi/at multidimensional yaitu, menin)au satu ge)ala atau masalah sosial dai
bebagai dimensi atau aspek kehidupan.Studi sosial betu)uan membina 'aga masyaakat yang
mampu menyelaaskan kehidupannya bedasakan kekuatan,kekuatan /isik dan sosial,seta
membantu melahikan kemampuan memecahkan masalah,masalah yang dihadapinya.
IPS dengan Studi Sosial tidak mempunyai pebedaan,kaena apa yang disebut studi sosial 7social
studies9 yang bekembang dan dikembangkan di Ameika Seikat atau dibebeapa peguuan tinggi
di Indonesia,tidak lain adalah IPS yang kita kenal saat ini.
Antaa IPS sebagai bidang studi dengan disiplin Ilmu Sosial 7social sciences9
tedapat bebeapa pebedaan 8
1. IPS bukan suatu disiplin ilmu sepeti halnya ilmu sosial, tetapi IPS lebih tepat dilihat sebagai
suatu ka)ian tehadap masalah,masalah kemasyaakatan.
!. Dalam IPS menggunakan pendekatan multidisiplin atau intedisiplin, sedangkan ilmu sosial
menggunakan pendekatan disiplin ilmuatau monodisiplin.
". Kebeadaan IPS untuk mem/okuskan kepentingan kependidikan didunia pesekolahan sedang
ilmu sosial bisa didunia pesekolahan , peguuan tinggi atau dipela)ai di masyaakat umum.
$. IPS menggunakan ilmu,ilmu sosial sebagai bahan pengembangan matei pembela)aan
dilengkapi dengan mempetimbangkan aspek psikologis, pedagogis.
IPS bekaitan dengan dengan bebagai aspek kehidupan manusia yang melibatkan segala tingkah
laku dalam memenuhi aspek kebutuhan hidupnya, bekaitan dengan bagaimana caa manusia
menggunakan usaha untuk memenuhi kebutuhan mateinya, memenuhi kebutuhan budayanya,
kebutuhan )i'anya, peman/aatan sumbe daya yang tedapat dibumi, mengatu kese)ahteaan dan
6
pemeintahannya untuk mengatu dan mempetahankan kehidupan masyaakat manusia.
Konsep dasa IPS adalah suatu cita mental tentang ob)ek konket ataupun gagasan yang abstak.
Konsep IPS menceminkan suatu /enomena atau ge)ala atau benda,benda yang bekaitan dengan
IPS. IPS dan Ilmu,ilmu Sosial sama,sama memiliki sub)ek dan ob)ek yang sama,yang mempela)ai
tentang peilaku manusia. Ilmu,ilmu sosial sosial, sepeti sosiologi, Antopologi, dan Psikologi
sosial meupakanilmu,ilmu sosial yang secaa khusus mempela)ai peilaku manusia.
B. Konten IPS
Ilmu Pengetahuan Sosial meupakan mata pela)aan yang mengka)i sepeangkat peisti'a, /akta,
konsep, dan genealisasi yang bekaitan dengan isu sosial dan ke'aganegaaan. <ntuk itu kita
haus memahami pengetian betul pengetian /akta, konsep dan genealisasi.
Fakta
%akta beasal dai kata /actum yang beati ke)adian adalah tingkat paling endah dai suatu
abstaksi. Suatu /akta adalah dalam keadaan /aktual 7yang sesungguhnya9 dan dapat diteima
sebagaimana adanya dan nyata yang sekaang ada atau bedasakan )e)ak,)e)akHbukti yang penah
ada, meupakan obyek, peisti'a atau ke)adian.
%akta tidak memiliki konotasi nilai. %akta adalah suatu peneapan konsep dengan menun)ukkan
suatu contoh, nama obyek atau peisti'a. Kata,kata untuk /akta antaa lain menyebutkan nama,
kapan peisti'a
te)adi beapa )umlah, dimana dan lain,lain. Ada bebeapa contoh /akta 8
a. Siapa nama Pesiden RI petama ;
b. Kapan Indonesia medeka;
c. Apa nama mata uang negaa Republik Indonesia;
d. Di mana letak (unung Agung ; E
Adapun bentuk matei yang beupa /akta 8
a. Soekano pesiden RI petama
b. Poklamasi Kemedekaan RI tanggal 1E Agustus 16$3
c. Rupiah nama mata uang RI
d. (unung Agung teletak di Pulau 0ali
14
%akta adalah ke)adian, ob)ek, atau ge)ala,ge)ala yang sudah atau dapat dibenakan oleh indea.
Apabila dikaitkan dengan pembentukan konsep IPS, maka /akta dapat dikatakan sebagai ob)ek,
peisti'a, ke)adian nyata sekaang, atau ke)adian nyata masa lampau. %akta dipeoleh melalui
pengindeaan dan pengamatan indi-idu yang masing,masing memiliki kesan tesendii. Dengan
demikian, bisa sa)a te)adi pebedaan pesepsi tehadap /akta yang sama. %akta meu)uk pada
suasana yang khusus dan kebelakuan yang tebatas 7kuang belaku umum9. %akta yang
dipilih untuk kepentingan tetentu disebut dengan data. %akta meupakan data mentah bagi
pembentukan konsep.
Konsep
Menuut Doothy =. Skeel 716E681G9, >Konsep adalah sesuatu yang tegamba dalam pikian,suatu
pemikian, gagasan atau suatu pengetian. De/inisi lain yaitu konsep adalah suatu cita mental
tentang sesuatu. Sesuatu tesebut dapat beupa ob)ek konket ataupun gagasan yang abstak.
Konsep adalah suatu pengetian yang disimpulkan dai sekumpulan /akta yang memiliki cii,cii
yang sama. Secaa sedehana, konsep adalah penamaan 7pembeian label9 mengenai sesuatu yang
membantu seseoang mengenal, mengeti, dan memahami sesuatu tesebut. Konsep membantu
seseoang untuk mengoganisasikan in/omasi atau data yang meeka hadapi. 0ebeda dengan /akta
yang tebatas pada situasi khusus, peneapan konsep lebih luas dan besi/at multiintepetasi
7banyak pena/sian9.
Konsep IPS tentu sa)a adalah suatu pengetian yang mencitakan suatu /enomena atau benda yang
bekaitan dengan IPS. Konsep tentang /enomena atau benda yang bekenaan dengan IPS itu
memiliki pengetian denotati/ dan teutama pengetian konotati/. Pengetian denotati/ adalah
pengetian bedasakan ati katanya yang dapat digali dalam kamus, sedangkan pengetiankonotati/
adalah pengetian yang tingkat nya tinggi dan luas. Pengetian konotati/ ini, meupakan pengetian
yang bepean kunci atau menon)ol pada suatu konteks. Konsep dalam pengetian konotati/ inilah
yang men)adi pembahasan pada bahan a)a ini. Konsep yang memiliki pengetian dasa pada suatu
bidang ilmu sosial, disebut konsep dasa.
Kalau sekaang kita bepiki tentang konsep, di sini adalah sekelompok /akta atau data yang
banyak memiliki cii,cii yang sama kemudian disimpulkan maka akan men)adi konsep. Pahla'an
meupakan konsep yang beati oang yang be)asa. Sumbe alam, pasa adalah meupakan contoh
suatu konsep
11
Kaena konsep masih beupa gambaan atau segala sesuatu yang besi/at abstak yang mungkin
te)adi di manapun, maka konsep pelu diatikan 7dibeikan pengetian dide/inisikan,
diidenti/ikasikan, diklai/ikasikan dan dibeikan cii,cii yang khas, unsu,unsu atau atibut yang
dapat membentuk suatu pengetian.
Kata,kata untuk konsep antaa lain8 de/inisikan, klasi/ikasikan,
identi/ikasikan, cii,cii dan lain sebagainya.
2ontoh8
a. Apakaih candi itu ;
b. Apakah nilai itu ;
c. Apakah pasa itu
d. Apakah pengetian sumbedaya alam itu;
0entuk matei yang beupa konsep8
a. 2andi adalah bangunan suci umat *induH0udha yang be/ungsi sebagai makam atau tempat
pemu)aan, yang tebagi atas atap candi, badan candi, dan kaki candi.
b. #ilai adalah standa penuntun peilaku seseoang dalam menentukan apa yang baik dan buuk,
behaga dan beguna atau tidakya sesuatu.
c. <nsu kebudaayan asli Indonesia meliputi petanian, 'ayang, batik, bahasa, mata uang,
pengecoan logam, pelayaan, astonomi dan susunan masyaakat.
d. Sumbedaya alam adalah segala macam potensi yang tekandung di dalam maupun di lua bumi
yang dapat membei daya dukung tehadap manusia penghuni bumi.
2ontoh konsep yang dikemukakan di atas beasal dai bebagai disiplin ilmu social. Konsep candi
beasal dai ilmu akeologi, konsep ilai beasal dai /ilsa/at etika, konsep kebudayaan beasal dai
antopologi konsep sumbe daya alam beasal dai geoga/i.
Demikian )uga dengan konsep,konsep yang lain sepeti kepecayaan, noma, kelangkaan, distibusi,
globe, cuaca, 'ilayah, 'e'enang, pemeintahan, akyat, hukum, dan penduduk.
2ontoh lain8
=ika kita menemukan se)umlah in/omasi beikut ini8 ada sebuah benda padat yang besa, benda itu
tebuat dai besi atau kayu, digeakkan dengan mesin atau laya, be)alan di atas ai, digunakan
untuk mengangkut penumpang dan baang. Se)umlah in/omasi atau /akta tesebut dapat kita
sedehanakan dengan membe label atau nama >kapal laut?.
1!
Generalisasi
(enealisasi meupakan pepaduan dai dua atau lebih konsep. (enealisasi menghubungkan
bebeapa konsep sedemikian upa sehingga tebentuk suatu pola hubungan yang bemakna
dan menggambakan hal yang lebih luas. (enealisasi yang baik adalah genealisasi yang tidak
menyebut oang, tempat, atau benda. =ika ketiga hal tesebut disebutkan, beati genealisasi yang
kita buat memiliki tingkat abstaksi dan kebelakuan yang sempit dan endah.
.leh kaena itu genealisasi hanyalah meupakan suatu hipotesa yang kebenaannya masih pelu
diu)i dengan bukti,bukti. Seseoang dikatakan menyusun genealisasi bila oang itu menaik dua
atau lebih konsep sedemikian upa sehingga meeka saling behubungan antaa yang satu dengan
yang lain.
Ada bebeapa pebedaan antaa /akta dengan genealisasi. %akta dapat diobse-asi, lebih konket,
kita dapat menyediakannya, dapat menyentuhnya, dapat measakannya. %akta besi/at belaku
khusus dan te)adi di tempat kita melakukan obse-asi.
Sebaliknya genealisasi lebih abstak, tidak dapat diose-asi paling tidak secaa langsung. Kita
hanya dapat mengobse-asi melalui /akta sebagai substansinya. %akta dapat membei pen)elasan,
dan melalui pen)elasan itu kita dapat menyusun genealisasi.
(enealisasi yang telah teu)i kebenaannya sehingga belaku di mana,mana dan dan
kapan sa)a, disebut pinsip. Kaena si/at kebenaannya yang sama maka pinsip
disamakan )uga dengan teoi, dalil ataupun dogma.
Ada bebeapa contoh genealisasi 8
a. Peninggalan se)aah memiliki potensi sebagai obyek 'isata.
b. 0ila pemintaan meningkat, haga naik.
c. Semakin tinggi letak suatu tempat maka makin dingin suhu udaa yang
melingkupinya.
d. @Makin pimiti/ suatu masyaakat, lingkungan hidupnya akan makin mempengauhi
caa hidup masyaakat itu@.
2ontoh lain 8
Sis'a mengumpulkan data tentang keadaan geoga/i yang mempengauhi caa hidup
masyaakat Iian =aya dan menyimpulkan8 >Keadaan geoga/i Iian =aya bepengauh tehadap
1"
caa hidup penduduk Iian =aya?.
C. Ruang Lingkup dan Cakupan Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan
Sosial
Secaa mendasa, pembela)aan IPS bekenaan dengan kehidupan manusia yang melibatkan segala
tingkah laku dan kebutuhannya. IPS bekenaan dengan caa manusia memenuhi kebutuhannya, baik
kebutuhan untuk memenuhi matei, budaya, dan ke)i'aannyaI memam/aatkan sumbe,daya yang
ada dipemukaan bumiI mengatu kese)ahteaan dan pemeintahannya maupun kebutuhan lainnya
dalam angka mempetahankan kehidupan masyaakat manusia. Singkatnya, IPS mempela)ai,
menelaah, dan mengka)i sistem kehidupan manusia di pemukaan bumi ini dalam konteks sosialnya
atau manusia sebagai anggota masyaakat.
Dengan petimbangan bah'a manusia dalam konteks sosial demikian luas, penga)aan IPS pada
)en)ang pendidikan haus dibatasi sesuai dengan kemampuan peseta didik tiap )en)ang, sehingga
uang lingkup penga)aan IPS pada )en)ang pendidikan dasa bebeda dengan )en)ang pendidikan
menengah dan pendidikan tinggi.
Pada )en)ang pendidikan dasa, uang lingkup penga)aan IPS dibatasi sampai pada ge)ala dan
masalah sosial yang dapat di)angkau pada geoga/i dan se)aah.
Pada )en)ang pendidikan menengah, uang lingkup ka)ian dipeluas. 0egitu )uga pada )en)ang
pendidikan tinggi8 bobot dan keluasan matei dan ka)ian semakin dipeta)am dengan bebagai
pendekatan. Pendekatan intedisipline atau multidisipline dan pendekatan sistem men)adi pilihan
yang tepat untuk diteapkan kaena IPS pada )en)ang pendidikan tinggi men)adi saana melatih daya
piki dan daya nala mahasis'a secaa bekesinambungan.
Sebagaimana telah dikemukakan di depan, bah'a yang dipela)ai IPS adalah manusia sebagai
anggota masyaakat dalam konteks sosialnya, uang lingkup ka)ian IPS meliputi 7a9 substansi matei
ilmu,ilmu sosial yang besentuhan dengan masyaakat dan 7b9 ge)ala, masalah, dan peisti'a sosial
tentang kehidupan masyaakat. Kedua lingkup penga)aan IPS ini haus dia)akan secaa tepadu
kaena penga)aan IPS tidak hanya menya)ikan matei,matei yang akan memenuhi ingatan peseta
didik tetapi )uga untuk memenuhi kebutuhan sendii sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan
masyaakat. .leh kaena itu, penga)aan IPS haus menggali matei,matei yang besumbe pada
1$
masyaakat.
Karakteristik Cakupan Konsep Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, ntropologi,
Politik dan Pemerintahan, Serta Psikologi Sosial
Sejarah
Setiap apa yang ada di alam aya ini memiliki se)aah masing,masing atau paling tidak ada i'ayat
asal,usulnya. Asal,usul yang menyangkut poses, peisti'a, dan 'aktu. Se)aah adalah i'ayat
tentang masa lampau atau sesuatu bidang ilmu yang menyelidiki dan menutukan i'ayat itu sesuai
dengan metode tetentu yang tepecaya.
Konsep,konsep dasa se)aah sebagai bidang ilmu sosial 8
1. :akyu,'aktu yang telah lampa,men)elaskan si/at,bobot dan 'ana peisti'a yang besangkutan.
!. Ruang, uang lebih mendekat yang geoga/i.Se)aah mengungkapkan kapan te)adinya sedang
geoga/i meupakan petun)uk dimana peisti'a itu te)adi.
". Alu peisti'a adalah suatu entetan peisti'a atau pengalaman se)aah masa lampau bedasakan
uutan 'aktu te)ainya atau pengalaman se)aah dai 'aktu ke 'aktu yang menun)ukkan
pekembanagan seta peubahannya.
$. E-olusi adalah se)aah yang belangsung dengan sangat lambat.
3. Re-olusi adalah peisti'a yang belangsung sangat cepat.
5. &ahap,tahap beadaban mengungkapkan pekembangan seta kema)uan sesuatu
masyaakat.Dengan meneapkan pendekatan kita dapat meumuskan suatu genealisasi bah'a
bagaimanapun sedehananya masyaakat,yang selalu mengalami pekembangan dan kema)uan.
E. Konologi adalah analisis se)aah yang kemudian mempediksi peisti'a yang akan datang.
Geografi
Konsep geoga/i teungkap hubungan saling mempengauhi seta /enomena alam ditempat,tempat
tetentu dengan peilaku seta tindakan manusia.+ang men)adi ob)ek studi geoga/i adalah geos/e,
yaitu pemukaan bumi yang meupakan bagian dai bumi yang te)adi atas atmos/e7lapisan udaa9,
litos/e 7lapisan batuan,kulit bumi9, hidos/e 7lapisan ai9 dan bios/e 7lapisan kehidupan9.
Pada konsep ini, geos/e atau pemukaan bumi di tin)au dai sudut pandang ke'ilayahan atau
lingkungan yang menampakkan pesamaan dan pebedaan /enomenanya 7udaa, batuan, peaian,
13
kehidupan9. Pesamaan dai pebedaan /enomena tesebut tidak lepas dai hubungan inteaksi ke
uang dai unsu,unsu geoga/i di 'ilayah atau dalam lingkungan di pemukaan bumi.
Dai pengetian geoga/i yang telah dikemukakan tadi, dapat diketengahkan
bah'a geoga/i bekenaan dengan8
1. (eos/e atau pemukaan bumi
!. Alam lingkungan 7atmos/e, litos/e,hitdos/e,bios/e9
". <mat manusia atau atopos/e
$. Pesebaan ke uangan /enomena alam dan kehidupan temasuk pesamaan seta pebedaan
3. Analisis hubungan seta inteaksi ke uangan /enomena,/enomenanya di pemukaan bumi
0ekenaan dengan konsep dasa yang dikembangkan pada geoga/i, paling tidak kita dapat
mempela)ai dua kelompok konsep yang dikemukakan oleh (etude :hipple 7=ames,
P.E.816E681139 dan *eny =. :aman 7(able,RE8165581",159 Rincian konsep dasa itu sebagai
beikut.
(etude :hipple mengungkapkan ada 3 konsep dasa,yaitu sebagai beikut.
1. 0umi sebagai planet
!. Jaiasi caa hidup
". Jaiasi 'ilayah,'ilayah alamiah
$. Makna 'ilayah 7egion9 bagi manusia
3. Pentingnya lokasi dalam memahami peisti'a dunia
Sedangkan *eny =. :aman mengemukakan 13 konsep dasa sebagai beikut8
1. Konsep Ke'ilayahan atau konsep egional
!. Konsep lapisan kehidupan atau konsep bios/e
". Konsep manusia sebagai /akto ekologi yang dominan
$. Konsep globalisme atau konsep bumi sebagai planet
3. Konsep inteaksi ke uangan
5. Konsep hubungan aeal 7'ilayah9
E. Konsep pesamaan aeal 7'ilayah9
G. Konsep pebedaan aeal 7'ilayah9
6. Konsep keunikan aeal 7'ilayah9
14. Konsep pesabaan aeal 7'ilayah9
15
11. Konsep lokasi elati-e
1!. Konsep keunggulan kompati/
1". Konsep peubahan yang teus,meneus atau peubahan abadi
1$. Konsep sumbe daya dibatasi sama budaya
13. Konsep bumi yang bunda di atas ketas yang data atau konsep peta
Ekonomi dan Koperasi
0ekenaan dengan ekonomi ini, 0o'n K0o'n 716G48!$19 mengemukakan bah'a?Ekonomi
adalah suatu studi tentang caa bagaimana manusia mengoganisasikan sumbe daya alam
,kemampuan budaya dan tenaga ke)a menopang dan mengingatkan kese)ahteaan mateial
>Sementaa itu, dengan cukup pan)ang. 7(eaado P.Sicat dan *. : Andt 716618"9 mengemukakan
bah'a Ilmu ekonomi adalah suatu studi yang mengka)i bagaimana oang peoangan dan kelompok
L kelompok masyaakat menentukan pilihan. Kaena manusia mempunyai keinginan yang tidak
tebatas.<ntuk memuaskan bemacam,macam agam keinginan tesebut,tesedia sumbe daya yang
dapat digunakan.itupun tidak tesedia dengan bebas.
Ketiga bahasan ilmu ekonomi tadi, dapat ditaik gais pesamaan yaitu bah'a ilmu ekonomi
meupakan suatu studi,ilmiah mengenai bagaimana caa memenuhi kebutuhan matei.
0agaimana mengembangkan upaya menahan dii dan hidup yang belebih,lebihan padahal
kemampuan sumbe daya ada dalam ketebatasan. <ntuk mengatu kese)ahteaan akyat,khususnya
kese)ahteaan ekonomi 0angsa Indonesia, telah diatu dalam <ndang,undang Dasa 16$3. Pada
pasal "" yang tedii atas 3 yaitu 8
1. Peekonomian disusun sebagai usaha,besama bedasakan atas kekeluagaan
!. 2abang,cabang poduksi yang penting bagi #egaa dan yang me"nguasai ha)at hidup oang
banyak dikuasai oleh #egaa
". 0umi,ai dan kekayaan yg tekandung didalamnya dikuasai oleh #egaa dan di gunakan sebesa,
besanya kemampuan akyat
$. Peekonomian nasional diselenggaakan bedasakan atas demokasi,ekonomi,dengan pinsip
kebesamaan,e/isiensi bekeadilan,bekelan)utan,be'a'asan lingkungan,kemandiian.
3. Ketentuan lebih lan)ut mengenai pelaksanaan pasal ini di atu dalam undang,undang Dalam pasal
"" ini adalah kemakmuan masyaakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuan oang,oang.
Sebab itu peekonomian dsisusun sebagai usaha besama bedasakan asas kekeluagaan sepeti
1E
Koprasi.
Kopasi adalah badan usaha yang beanggotakan oang,oang atau badan hokum kopasi dengan
belandaskan kegiatanya bedasakan pinsip kopasi sekaligus sebagai geakan ekonomi akyat
yang bedasakan asas kekeluagaan.Menuut P.E. :eaman 7A.A 2haniago, 2b,
&o'eula,dkk816638!!39 mende/inisikan bah'a Kopasi adalah kumpulan oang,oang atau badan
hokum yang betu)uan untuk pebaikan social ekonomi anggotanya melalui memenuhi kebutuhan
anggotanya dengan )alan beusaha besama saling membantu antaa satu dengan yang lainnya
dengan caa membatasi keuntungan ,usaha tesebut haus didasakan atas pinsip,pinsip kopasi.
Dai " batasan tadi dapat ditaik gais pesamaan yaitu bah'a kopasi adalah kegiatan ekonomi
besama dai paa anggotanya,bedasakan kekeluagaan,keakyatan,demi keuntungan besama, dan
tidak mengutamakan keuntungan ekonomi sematamata, melainkan )uga mempehatikan keuntungan
sosial. &u)uan penye)ahteakan paa anggota bedasakan alas keluaga dan keuntungan sosial
,Ekonomi yang beasaskan kekeluagaan, yang menguasai ha)at hidup oang banyak yang di
aahkan pada kemakmuan akyat yang sebesa,besanya yang dicantumkan dalam <<D 16$3.
0atas,batas ekonomi dan kopasi,dengan mengamati konsep,konsep dasa yang men)adi kunci dua
pokok pesoalan masih besangkutan dengan satu sama lain,konsepkonsep dasa itu sebagai beikut8
1. Kalangan sumbe daya
!. Dan ketebatasan sumbedaya
". Kebutuhan yang tidak tebatas
$. Konsaumsi,poduksi,distibusi
3. Pena'aan,pemintaaan
Dalam memenuhi sampai mencapai kepuasan kebutuhan,manusia baik peoangan maupun
kelompok melakukan kegiatan poduksi, menghasilkan baik yang langsung dan sumbe daya alam
melalui pengolahan lebih dulu.poses poduksi tadi memenuhi konsumsi yang selalu meningkatkan
kualitas dan kuantitasnya.
.ang yang ahli dalam bidang usaha sesuai dengan si/at badan usaha .sedangkan yang menciikan
kopasi dengan asas kekeluagaan dan demokasi ekonominya,teutama dalam mempetahankan
keuntungan sosial bagi seluuh anggota dan pengguna )asa kopasi ,'a)ib men)adi acuan
utama.Modal dalam kegiatan usaha kegiatan ekonomi tidak hanya tebatas pada
1G
poduksi,gedung,lahan dan keuangan namun paling utama teletakm pada SDM yang men)adi aset
hidup kegiatan dan kehidupan ekonomi tesebut.oleh kaena itu, baik perusahaan milik
!egara,milik s"asta ataupun milik rak#at dalam $entuk koprasi,dituntut adanya modal SDM yang
besi/at mental wiraswasta%oleh kaena itu sebagai calon guu IPS haus membimbing,
mengaahkan, membina, dan mengembangkan peseta didik untuk besikap mental 'ias'asta bagi
kepentingan dii sendii, keluaga, masyaakat, bangsa dan #egaa.
Kema)uan dan peman/aatan kema)uan IP&EK dalam bidang poduksi,telahnpula menyebabkan
te)adinya altenati/ pe,man/aatan dan penggunaan suatu )enis sumbe daya.sebagai contoh8
penggunaan dan peman/aatan migas seta batu baa,tidak mlagi hanya nuntuk bahan baka
melainkan untuk kepentingan yang meluas.contohnya dengan peto kimia minyak bumi dan batu
baa diman/aatkan untuk bahanm pakaian, ban kendaaan, kosmetik, obat,obatan.
S&SI&'&GI
Menuut pebdapat %ank *. *ankins 7%aicdhild, *.P,dkk.816G!8"4!9lebih tepeinci
mengemukakan8 bah'a Sosiologi adalah studi ilmiah tentang /enomena yang timbul dan hubungan
kelompok umat manusia.studi tentang manusia dan insaninya dengan hubungan satu sama lain.
Alian sosiologi yang bebeda menentukan penekanan yang be-aiasi bekenaan dengan /acto,
/akto yang behubungan,sebagaian menekankan hubungan pada hubungan diantaa meeka sendii
sepeti inteaksi, asosiasi, dan seteusnya. Secaa sibgkat yang bau dikemukakan,dapat
diketengahkan konsep L konsep dasa sosiologi sebagai beikut8
1. Inteaksi sosial
!. Sosialisasi
". Kelompok sosial
$. Poses sosial
3. Poses sosial
5. Peubahan sosial
E. Mobilisasi saosial
Interaksi sosial sebagai konsep dasa sosioligi, telah cukup dibahas pada uaian tedahulu. Inteaksi
ini bagaimanapun intensitasnya,selalu dialami oleah tiap indi-idu dan selalu te)adi dimasyaakat.
1ebih tepat kelompok sosial tepat te)adinya inteaksi antaa indi-idu tidak lain adalah kumpulan
manusia yang paling tidak tedii atas dua oang namun biasanya lebih dai itu, telah saling
16
mengenal dalam 'aktu yang elati-e lama, ada kaitan asa senasib, diikat oleh nilai dan noma yang
sama seta memiliki asa pesatuan
Selain kelompok sosial yang meupakan kesatuan antaa anggota asyaakat, di dalamnya te)adi
atau tedapat lapisan,lapisan sosial yang ditun)ukkan oleh pengelompok anggotanya bedasakan
ikatan pesamaan tetentu, sepeti pendidikan, ekonomi, mata pencahaian, suku bangsa.
Sebagai akibat poses sosial, peubahan sosial dan modenisasi,baik secaa peoangan maupun
kelompok,te)adi peubahan status dan lapisan ba'ah ke lapisan menengah dan bahkan sampai
lapisan atas. Atau )uga te)adi peubahan status dan petani men)adi pedagang atau men)adi pega'ai
negei.peubahan konsep yang dialami meupakan konsep mobilisasi sosial. =ika lapisan tesebut
dai lapisan ba'ah ke lapisan menenggah sampai lapisan atas atau sebaliknya di konsepkan sebagai
Vertikal. Sedangkan peubahan status yang si/atnya setaa sepeti petani men)adi pedagang
kemuadian men)adi nelayan dan seteusnya,mobilisasiu yang demikian di konsepkan sebagai
mobilisasi horizontal.
Dalam kehidupan sosial itu tedapat hal,hal yang dianggap sebagai penyakit masyaakat, s'epeti
kaehatan,pengangguan,pelacu,gelandangan,kemiskinan penyakit,penyakit masyaakat byang
demikian yang meupakan masalah sosial, dikonsepkan sebagai patologi sosial% Kondisi atau lebih
tegas lagi,masalah yang demikian itu meupakan salah nsatu konsep dasa sosiologi yang 'a)ib
dika)i secaa mendalam, untuk menentukan altenati-e pemecahanya.dan caa pemecahanya dengan
caa 8 'a)ib mendapat pehatian dan kepedulian segala pihak. Apalagi hal mtesebut kita abaikan
maka men)adi masalah sosial yang makin ga'at yang meusak mental geneasi muda Indonesia.
!()&P&'&GI
Sepeti yang telah di uangkapkan bah'a kehidupan manusia di masyaakat atau manusia dalam
konteks sosial meliputi aspek salah satu aspek yang makna dalam kehidupann manusia yang )uga
menciikan kema)uanya yaitu kebudayaan.yang mengkhususkan telaahanya kepada budaya ini tidak
lain adalah antopologi.Menuut E.A.*oebel 7%aichild,*.P,dkk.816G!81!9 secaa singakat
mengemukakan >Antopologi adalah suatu studi tentang manusia dengan ke)anya.sedangkan
menuut Koent)aaningat 716648119 )uga secaa singkat mengatakan antopologi adalah ilmu
tentang manusia, sedangkan *oebel mengemukakan anteopologi adalah caa ke)anya.dengan
demikian sebutan antopologi disini beati studi ilmu yang mempela)ai manusia dengan peilaku
!4
sosial atau dengan kebudayaanya.
Kebudayaan adalah nama kolekti/ semua pola pilaku di tanspaasikan secaa sosial melalui
simbul,simbul dai sini tiap unsu semua kemampuan kelompok umat manusia yang kaakteistik
yang hanya meliputi bahasa, pealatan, industi, seni, ilmu hukum, pemeintah, moal, dan
kenyakinan dan kepecayaan sa)a,melainkan meliputi )uga pealatan mateial atau ate'/ak yang
meupakan )elmaan kemampuan budaya yang menghasilkan /ikian yang bee/ek paktis dalam
bentuk bangunan, sen)ata, mesin, media komunikasi, pelengkapan seni, dan sebagainya
Konsep yang dikemukakan oleh Ell'ood di atas sangat )elas dan gamlang
bah'a kebudayaan hanya milik otentik manusia sa)a. Konsep,konsep dasa itu
meliputi8
1. Kebudayaan G. Seni
!. &adisi 6. bahasa
". Pengetahuan 14. lambang
$. Ilmu 11. %enomena yang dapat kita gali dengan sendiinya
3. &eknologi
5. #oma
E. 1embaga
Dalam lingkup antopologi dan kebudayaan, pengetahuan, ilmu dan teknologi meupakan konsep
dasa yang tekait dengan budaya bela)a. &ip konsep konsep dasa tesebut saat ini biasabisa
di)adikan satu sebagai IP&EK 7 ilmu pengetahuan dan teknologi 9 penyatuan tiga konsep tesebut
sangat bealasan kaena ketiganya sangat eat satu sama lain.oleh kaena itu, kita sepakat untuk
memadukan me'n)adi IP&EK.
Konsep lain yang memegang peanan kunci dalam mkehidupan masyaakat dan budaya adalah nilai
seta noma.Sedangkan noma lebih mengaah pada ukuan dan atuan kehidupan yang belaku
dikehidupan masyaakat.
Pada tingkatan taa/ yang lebih tinggi kita )uga mengenal panata yang )uga meupakan salah satu
konsep dasa dalam kehidupan masyaakat dan budaya.Dalam hal ini, kita )uga haus membedakan
antaa panata 7intstitution9 dengan lembaga 7insititute9. Mengenai konsep dasa diatas menuut
Koent)aaningat 716648153,1559 panata adalah sistim noma atau atuan,atuan yang mengenai
!1
satu akti-itas masyaakat yang khusus, sedangkan lembaga atau institut adalah badan atau
oganisasi yang melaksanakan akti-itas itu?. 2ontohnya sebagai panata yang be/ungsi memenuhi
kebutuhan kekeabatan, yaitu peka'inan, tolong menolong anta keabat, sopan santun, pegaulan
anta keabat, dan sebagainya.
0ahasa sebagai suatu konsep dasa memiliki pengetian konotati/ yang luas. 0ahasa sebagai konsep,
bukan hanya meupakan angkaian kalimat tetulis ataupun lisan, melainkan pengetiannya lebih
)auh dai pada hanya sekedaa angkaian tulis atau lisan melainkan bahsa itu sebagai suatu konsep
meliputi pengetian sebagai bahasa anak, bahasa bisnis, bahsa isyaat, dan lainya
Konsep dasa antopologi lainya mengenai lambang sesungguhnya bahasa itu )uga temasuk
lambang bagi manusia contohnya uangkapan?bahasa menciikan bangsa pada ungkapan itu
tecemin bah'a bangsa yang memiliki tutu kata yang baik ,menceminkan bangsa tesebut
meupakan bangsa yang baik ,lambanglambangnya antaa lain sepeti bendea bagi suatu bangsa,
tanda pangkat, atau )abatan bagi satu angkatan, monument bagi suatu kelompok masyaakat dan
bangsa.
P&'I(IK *! PE+E)I!(,!
Di dalam kehidupan bemasyaakat, tidak akan lepas dai dua aspek kehidupan social, yaitu
bepolitik dan bepemeintahan. Dikesempatan ini, petama kita membahas pengetian ilmu politik
secaa singkat dan menuut pendapat paa ilmuan,ilmuan lain.
Menuut paa ilmuan, diantanya 8
. !ildred Parten 7%aichild. *.P., dkk.8 16G!8 !!$9
Ilmu politik adalah (eori, kiat dan praktis memerintah.
". Bro#n and Bro#n 716G48 "4$9
Ilmu politik adalah proses dilaksanakann#a kekuasaan men-apai
tujuan-tujuan tertentu%
$. %. Barents 7Miiam 0udia)o8 116869
Ilmu politik adalah Ilmu #ang mempelajari kehidupan !egara%%, #ang
merupakan $agian dari kehidupan mas#arakat. ilmu politik mempelajari negaranegara
itu melakukan tugas- tugasn#a%
&. 'ssip K (le)htheim 7Miiam 0udia)o8 16618119 dalam buku Fundamental of
Politi-al S-ien-e% /Ilmu politik adalah Ilmu sosial #ang khusus mempelajari sifat dan tujuan dari
!!
!egara sejauh negara merupakan &rganisasi kekuasaan $eserta sifat dan tujuan dari gejala-gejala
kekuasaan lain #ang tak resmi #ang mempengaruhi negara%
Dapat disimpulkan bah'a pengetian Ilmu Politik se-ara umum adalah ilmu yang mempela)ai
kehidupan negaa untuk mencapai tu)uan tetentu sesuai dengan tuganya dan sebagai penyelenggaa
negaa,
Pengetian Pemeintahan menuut 0o'n and 0o'n 716G48 "4$9 dan 2hales =.
0ushnell 7%aichild, *.P. , dkk 816G! 81"!9
1. 0o'n and 0o'n 716G48 "4$9
Pemeintahan adalah semua apaat dan poses yang melaksanakan penyelenggaaan akti/itas negaa
!. 2hales =. 0ushnell 7%aichild, *.P. , dkk 816G! 81"!9
Pemeintahan adalah .ganisasi men)elmaan suatu negaa, pemeintahan adalah negaa dalam
penampilan, pakteknya pemeintahan sebagai poses meupakan pelaksanaan /ungsi negaadalam
segala aspeknya.
=adi, untuk kesimpulan pemeintahan secaa umum adalah penyelenggaaan, pelaksanaan ke)a
secaa opeasional suatu negaa. Dengan kata lain pemeintah adalah apaat pelaksana negaa.
Konsep,konsep dasa politik dan pemeintahan.
1. Kekuasaan
!. #egaa
". <ndang,undang
$. Kabinet
3. Ma)elis Pemusya'aatan Rakyat 7MPR9
5. DPR
E. DPD
G. Mahakamah Agung
6. Kepemimpinan
14. Demokasi
11. :ilayah
1!. Kedaulatan Rakyat
1". .toite
1$. Monaki
!"
13. Republik
15. *al,hal lain yang dapat digali sendii bedakan pengamatan dan pengalaman.
Suatu nusantaa yang dapat dikatakan negaa, setidaknya memiliki kiteia sebagai beikut, yakni8
memiliki 'ilayah, penduduk, pemeintah, dan kedaulatan. #egaa yang demokatis adalah #egaa
yang memiliki tetib dan aman kaena adanya peatuan yang disusun besama, disepakati besama
dan seta dipatuhi besama,sama )uga. Dan semua itu telah disusun oleh <ndang,undang yang
men)adi pokok utama atau induk dai segala peatuan.
Di #egaa tecinta kita, #egaa Republik Indonesia sebagaimana telah ditentukan dan digais
besakan pada <<D 16$3 yang men)adi pokok utama dai segala peatuan. Demokasi yang ati
ha/iahnya, akyat bekuasa atau kekuasaan di tangan akyat, yang pada pelaksanaannya di seahkan
ke'enangannya kepada kepala negaa atau pesiden.
Dapat disimpulkan, segala aspiasi pendapat masyaakat akan disampaikan secaa betahap. +ang
etama disampaikan melalui pe'akilan akyat 7DPR9 yang meupakan pe'akilan dai akyat, dan
kemudian disampaikan kepada ma)elis pemusya'aatan Rakyat 7MPR9 yang akan masih
dimusya'aahkan diambil kebi)akan,kebi)akan. Dan setelah itu bau ditu)ukan kepada kepala
#egaa kita yaitu Pesiden.
PSIK&'&GI S&SI'
Secaa umum pengetian Psikologis Sosial adalah ilmu yang mempela)ai manusia dalam kontek
sosial. pengetian psikologi sosial menuut *aoldA Phelps 7%aichild, *.P, dkk,. 816G!8 !649,
>adalah suatu studi ilmiah tentang poses mental manusia sebagai makhluk sosial?. Pengetian
menuut Kech, 2lut/ield, dan 0all 2hey 716G!8 39 mengemukakan 8 >Psikologi Sosial adalah Ilmu
tentang peisti'a peilaku anta pesonal. >7*ukum Kon-egensi9?, *asil pepaduan ke)asama
antaa potensi dai dalam dii dengan angsangan dai lingkungan.
Psikologi sebagai salah satu bidang ilmu sosial yang bepean stategi dalam mengamati, menelaah,
menganalisis, menaikn kesimpulan dan membeikan aahan altenati/ tehadap masalah sosial yang
meupakan ungkapan aspek ke)i'aan.
Konsep dasa Psikologi 8
!$
1. Emosi tehadap ob)ek sosial
!. Pehatian
". Minat
$. Kemauan
3. Moti/asi
5. Kecedasan dalam menangagapi pesoalan sosial
E. Penghayatan
G. Kesdaan
6. *aga Dii
14. Sikap Mental
11. Kepibadian.
Emosi dengan eaksi emosional meupakan konsep dasa psikologi social yang peanannya besa
dalam mengembangkan potensi psikologis lainnya. Pehatian dan minta seseoang tehadap sesuatu
benda, /enomena social, inteaksi social dan yang lainnya. &inggi endahnya, tekendali tidaknya
emosi seseoang, sangat bepengauh tehadap peilaku sosial yang besangkutan. .leh kaena itu,
emosi sebagai suatu potensi kepibadian 'a)ibdibei santapan dengan bebagai pembinaan
psikologis, temasuk santapan keagamaan.
Kemauan yang kuat meupakan modal dasa yang behaga dalam mempeoleh suatu pestasi. Ada
pepatah mengatakan, >di mana ada kemauan, di situ ada )alan?. .ang yang kemauannya lemah,
bagaimanapun suka mencapai pestasi yang tinggi.
Moti-asi selain timbul dai dalam dii indi-idu masing,masing, )uga dapat datan dai lingkungan.
<ntuk mencapai suatu haapan yang tinggi, kiat haus mempunyai moti-asi dii yang kuat. Aga
semu citi,cita yang kita haapkan akan tecapai.
Konsep dasa yang meupakan kompehensi/ adalah kepibadian. Secaa singkat, Bro#n * Bro#n
716G481$69 mengemukakan bah'a >kepibadian tidak lain adalah pola kaakteistik, si/at atau
atibut yang dimiliki indi-idu yang a)eg dai 'aktu ke 'aktu?. Sedangkan *onl *at 7%aichild,
*.P., dkk.8 16G!8!1G9 secaa lebih inci mengemukakan8 >Kepibadian yaitu oganisasi gagasan
yang dinamik, sikap, dan kebiasaan yang dibina secaa mendasa oleh potensi biologis yang
di'aiskan melalui mekanisme psiko,/isika oganisme tunggal dan yang secaa sosial
ditansmisikan melalui pola budaya, seta yang tepadu dengan semua penyesuaian, moti/, kemauan
!3
dan tu)uan indi-idu bedasakan kepeluan satu kemungkinan dai lingkungan sosialnya.?
=adi, dapat disimpulkan kepibadian sebagai suatu konsep dasa psikologi, dan )uga meupakan
suatu pepaduan potensi, kemampuan dan aset dii tiap indi-idu yang men)adi )ati dii masing,
asing. =adi, kita sebagai SDM geneasi muda yang akan men)adi sub)ek pembangunan masa yang
akan datang, 'a)ib mengembangan dan membina kepibadian peseta didik kita men)adi SDM yang
handal yang kelak dapat menyelamatkan kehidupan yang telah menyimpang dan kebenaan yang
hakiki yang > mengobankan nilai,nilai moal demi mencapai tu)uan mateial semata?. Panggilan
dan tugas pendidikan memang beat, namun sangat mulia.
D. Sumber dan bahan ilmu pengetahuan sosial
Pengetahuan konseptual atau substansial di dalamnya akan melibatkan data, konsep,konsep, tema,
tema dan genealisasi,genealisasi. Dai sini beati akan mengatahui tentang isi pengetahuan
tesebut. Sedangkan pengetahuan tentang poses,poses akan melibatkan semacam nilai,nilai,
model,model, dan metode,metode yang behubungan dengan bela)a dai inMuii. Dai sini tampak,
tentang bagaimana mengetahui isi tesebut. Isi penga)aan mengacu kepada pesan yang akan
dipela)ai dalam poses bela)a menga)a, beupa sepeangkat kemampuan, dengan aspek,aspek
kogniti/, a/ekti/, ataupun psikomotoik.

Demi tecapainya tu)uan pendidikanHpenga)aan yang telah ditetapkan, isi penga)aan haus
disiapkan sebaik mungkin, melalui langkah,langkah 8 719 mengenali sumbe bahan penga)aanI 7!9
memilih bahan penga)aan yang sesuai, dan 7"9 menyusun bahan tesebut men)adi isi 7pogam9
yang siap disa)ikan dalam poses bela)a menga)a.
Pengetahuan Sosial #ang $erasal dari lingkungan
0anyak sumbe bahan pembela)aan beasal dai masyaakat sekita dan sangat menaik dan
ele-an untuk dibicaakan di kelas kaena8
Petama, banyak ke)adian /aktual baik alamiah maupun sosial yang bau dan teus bekembang,
sepeti keadaan /isik daeah, iklim, luas dan keadaan tanah, kekayaan sumbe alam, yang semuanya
mempengauhi caa hidup, adat istiadat dan kebudayaan daeah tesebut. Demikian )uga keadaan
demoga/is daeah itu, sepeti 8 )umlah dan taa/ kepadatan penduduk, asal dan ketuunan meeka,
susunan, mata pencahaian, tingkat pendidikan dan hal,hal lain yan bisa di)adikan bahan pela)aan
!5
Pengetahuan Sosial.
Kedua, pada setiap kelompok masyaakat tedapat lembagalembaga yang digunakan mengatu tata
kehidupan anggotanya, sepeti lembaga pemeintahan, baik di pusat maupun daeah, )uga lembaga
dan oganisasi polotik, sosial, budaya, olah aga dan peekonomian meupakan bahan penting bagi
pela)aan bidang studi Pengetahuan Sosial.
*al,hal di atas amat penting untuk dipela)ai, kaena si/at masyaakat yang dinamis, kenyataan dan
lembaga,lembaga kemasyaakatan teus tumbuh dan bekembang. Sumbe bahan Pengetahuan
Sosial dapat beasal dai lingkungan peseta didik. Ada empat )enis lingkungan yang bisa di)adikan
sumbe bahan Pengetahuan Sosial, antaa lain8 lingkungan sosial, lingkungan alam, lingkungan
agama dan lingkungan manusia sebagai naa sumbe 7Sunayo 1663859. 1ingkungan sekita peseta
didik mempunyai peanan penting kaena se)ak lahi yang petama kali dikenal peseta didik
hanyalah lingkungan dalam keluaga. Mula,mula ibu, ayah, saudaa,saudaa dan lingkungan
sekita. Makin lama pengenalan peseta didik semakin luas sesuai dengan pekembangan peseta
didik itu sendii
'ingkungan Sosial
Dalam hidup bemasyaakat manusia saling tegantung antaa satu dengan yang lain.
Ketegantungan ini disebabkan dai bebagai aspek misalnya 8 aspek kebutuhan, aspek pendidikan,
aspek keamanan, aspek ke)asama dan masih banyak aspek lain dalam masyaakat. Dai aspek
kebutuhan, manusia dalam mempetahankan hidup dia butuh makan, minum, pakaian, peumahan,
yang kesemuanya itu tentu sa)a tidak dapat dipenuhinya sendii. Meeka tegantung petani untuk
pemenuhan makan, tegantung pengusaha tekstil untuk pemenuhan kebutuhan pakaian. Sementaa
itu petani )uga tegantung konsumen yang membeli hasil petanian. 1ingkungan yang saling
tegantung anta manusia yang satu dengan yang lain inilah yang disebut dengan lingkungan sosial.
'ingkungan Sosial Ekonomi
1ingkungan sosial ekonomi akan te)adi bila hubungan manusia yang satu dengan yang lain
didasakan atas dasa kepentingan untuk memenuhi kebutuhan meeka masing,masing. Konsumen
ingin memenuhi kebutuhan sepuas,puasnya, sedang podusen akan memenuhi kebutuhan beupa
keuntungan yang sebesa,besanya. Peseta didik dalam kehidupan bemasyaakat, selalu akan
beada dalam lingkngan sosial ekonomi masyaakat. Misal, dia memelukan tanspotasi untuk ke
sekolah, behubungan dengan pen)ual untuk membeli sesuatu, dia behubungan dengan guu untuk
mendapat ilmu, dan lain sebagainya. <ntuk itulah, peseta didik pelu mengenal dan memahami
!E
lingkungan.
1. 1ingkungan sosial politik
Masalah lingkungan sosial politik meupakan masalah kekuasaan dalam masyaakat, yang
die/leksikan dalam pemeintahan pada oganisasi politik. Saat ini banyak patai,patai
politik, misalnya patai amanat nasional, golongan kaya, patai kebangkitan bangsa, patai
keadilan se)ahtea, dan lain,lain yang beada di pemeintahan desa, kecamatan, sampai
pemeintahan pusat.
!. Keamanan dan Ketetiban
Keamanan dan ketetiban meupakan salah satu kebutuhan manusia. Penanaman untuk
men)aga ketetiban dan keamanan sebaiknya dimulai se)ak pendidikan dasa aga sis'a
memiliki kesabaan tentang hal tesebut, misalnya peseta didik sebelum tidu haus melihat
pintu umah dan halaman apakah sudah tekunci, peseta didik membuat peta lingkungan
umah sehingga tahu batasbatas 'ilayahnya, peseta didik naik sepeda haus di la)u kii,
peseta didik haus mentaati peatuan lalu lintas, tidak membuang sampah sembaangan,
membudayakan anti.

'ingkungan lam
&emasuk lingkungan alam adalah tanah, ai, udaa yang ada di atasnya, dan segala )enis kekayaan
alam yang ada di dalamnya. Manusia tidak akan dapat hidup tanpa alam. Segala )enis kekayaan
yang dibutuhkan manusia ada di negaa kita. Ini meupakan kaunia &uhan +ang Maha Esa yang
'a)ib kita syukui dan kita lestaikan.
&idak semua negaa mempunyai kekayaan alam yang melimpah. Indonesia mempunyai tanah yang
subu, hasil hutan yang melimpah, ikan yang banyak dan lain sebagainya. Kekayaan alam yang
melimpah bila tidak dipelihaa dengan baik maka akan menimbulkan bencana misal hutan yang
gundul akan menimbulkan ban)i, penggalian tanah yang tidak teoganisi akan menimbulkan
tanah longso. Ada kekayaan alam yang dapat dipebahaui ada pula yang tidak dapat dipebahaui.
<ntuk itulah manusia haus meman/aatkan kekayaan alam see/isien mungkin, tidak dihabiskan
saat ini, tetapi )uga dipikikan anak cucu kita kemudian. *utan yang sudah gundul supaya ditanami
lagi dan seteusnya.

'ingkungan 0uda#a
Kebudayaan adalah hasil kaya dan cipta manusia untuk men)a'ab tantangan alam dalam
!G
memenuhi kebutuhannya. +ang beupa ide, tindakan, pengetahuan, kesenian dan lain sebagainya.
Indonesia yang tebentang dai Sabang sampai Meauke memiliki adat istiadat, suku bangsa,
bahasa yang beaneka agam yang meupakan mosaik yang indah.
!ara Sum$er
Manusia dapat digunakan sebagai sumbe bahan pembela)aan pengetahuan sosial.
19. &okoh Masyaakat
&okoh masyaakat adalah oang yang mempunyai kemampuanHketampilan dalam bidang tetentu
yang melebihi anggota masyaakat lainnya. &okoh tesebut dapat bemacam,macam. Misal pemuka
adat, pengusaha yang behasil, diektu bank, pemilik toko besa, olahaga'an, penyanyi. #aa
sumbe ini dapat didatangkan di kelas atau anak dia)ak untuk betemu langsung dengan naa
sumbe. Pada 'aktu olah aga guu dapat mendatangkan pemain sepakbola, sis'a dia)ak untuk
melihat bagaimana menendang bola yang baik dan bena.
!9. Sis'aHpeseta didik
Sis'a dapat pula di)adikan naa sumbe bila ia memang memiliki pengetahuan khusus. Anak
diminta menceitakan pengalaman membuat telo asin kaena oang tuanya men)ual telo asin,
misal caa memilih telo yang baik, lama 'aktu membuat telo asin dan sebagainya. 0ila hal ini
dilakukan maka akan dapat memupuk kebeanian sis'a untuk tampil di depan kelas,
mengembangkan kemampuan bekomunikasi secaa lisan.
"9. Pe)abat Pemeintah
Seoang pe)abat pemeintah didatangkan ke kelas untuk membeikan pen)elasan tentang hal,hal
yang bekaitan dengan pemeintahan. Peseta didik diminta untuk menanyakan hal yang bekaitan
dengan mata pela)aan. *al ini memupuk )uga ketampilan betanya, ketampilan mengemukakan
pendapat
+. ,u-uan IPS
Sama halnya tu)uan dalam bidang,bidang yang lain, tu)uan pembela)aan IPS betumpu pada tu)uan
yang lebih tinggi. Secaa hiaki, tu)uan pendidikan nasional pada tataan opeasional di)abakan
dalam tu)uan institusional tiap )enis dan )en)ang pendidikan. Selan)utnya pencapaian tu)uan
institusional ini secaa paktis di)abakan dalam tu)uan kuikule atau tu)uan mata pela)aan pada
setiap bidang studi dalam kuikulum, temasuk bidang studi IPS.
!6
Akhinya tu)uan kuikule secaa paktis opeasional di)abakan dalam tu)uan instuksional atau
tu)uan pembela)aan. Sub bahasan ini dibatasi pada uaian tu)uan kuikule bidang studi IPS.&u)uan
kuikule IPS yang haus dicapai sekuang,kuangnya meliputi hal,hal beikut8
N membekali peseta didik dengan pengetahuan sosial yang beguna dalam
kehidupan masyaakatI
N membekali peseta didik dengan kemapuan mengidenti/ikasi, menganalisa
dan menyusun altenati/ pemecahan masalah sosial yang te)adi dalam kehidupan di masyaakatI
N membekali peseta didik dengan kemampuan bekomunikasi dengan sesama 'aga masyaakat
dan dengan bebagai bidang keilmuan seta bebagai keahlianI
N membekali peseta didik dengan kesadaan, sikap mental yang positi/, dan keteampilan tehadap
lingkungan hidup yang men)adi bagian kehidupannya yang tidak tepisahkanI dan
N membekali peseta didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS
sesuai dengan pekembagan kehidupan, pekembangan masyaakat, dan pekembangan ilmu dan
teknologi.
Kelima tu)uan di atas haus dicapai dalam pelaksanaan kuikulum IPS di bebagai lembaga
pendidikan dengan keluasan, kedalaman dan bobot yang sesuai dengan )enis dan )en)ang pendidikan
yang dilaksanakan.
"4
0A0 III
Kesimpulan
1. IPS meupakan /usi atau pepaduan dai bebeapa disiplin ilmu sosial yang dipela)ai mulai
)en)ang pendidikan dasa sampai )en)ang pendidikan tinggi.
!. Ruang lingkup ka)ian IPS meliputi a9 substansi matei Ilmu,ilmu sosial yang besentuhan
dengan masyaakat dan b9 ge)ala, masalah, dan peisti'a sosial tentang kehidupan
masyaakat. Kedua lingkup penga)aan IPS ini haus dia)akan secaa tepadu kaena hakikat
pembela)aan IPS tidak hanya besi/at teoitis tetapi )uga paktis.
". Pembela)aan IPS betu)uan membekali peseta didik aga a9 memiliki pengetahuan sosial,
b9 mampu mengidenti/ikasi, menganalisis, dan mencai altenati/ pemecahan masalah,
masalah sosial dalam masyaakat, c9 mampu bekomunikasi dalam masyaakat, d9 memiliki
kesadaan, keteampilan, dan sikap mental yang positi/ dalam bemasyaakat, dan e9 mampu
mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan pekembangan masyaakat
dan IP&EK.
"1
Da/ta Pustaka
:inataputa, <din S. !443. Matei dan Pembela)aan IPS SD. =akata8
<ni-esitas &ebuka.
&aneo. Sil-este. 7!4439. 0ahan A)a Konsep Dasa IPS SD. Kupang %KIP <ndana.
OOOOOOOOOOOOOO7!4439. 0ahan A)a Matei dan Pembela)aan IPS.SD Kupang
%KIP <ndana.
Abin Syamsuddin, Makmun. 7!44"9. Psikologi Pendidikan. 0andung 8 Rosda Kaya
Rema)a.
An'a Kholil. 7!44G9. Pembela)aan 0edasakan Masalah.
http8HHan'aholil.blogspot.comH!44GH4$Hpembela)aan,bedasakanmasalah.
html
Kasinyo *ato dan Abduahmansyah. 7!4469. Metodologi Pembela)aan 0ebasis
Akti-e 1eaning , Palembang L Sumatea Selatan 8 (a/ika &elindo Pes.
Ia'an, Supandi. 716659. Mengenal Antopologi Dalam Kehidupan Manusia dan Masyaakat.
<din S. :inataputa. 7!44"9. Stategi 0ela)a Menga)a. =akata 8 Pusat Penebitan
<ni-esitas &ebuka.
:ina Sen)aya. 7!44G9. Stategi Pembela)aanI 0eoientasi Standa Poses
Pendidikan. =akata 8 Kencana Penada Media (oup.
Samla'i, %akih dan 0unyamin Ma/tuh. 1666. Konsep Dasa IPS. =akata8
Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan Diektoat =endal
Pendidikan &inggi Poyek Pendidikan (uu Sekolah Dasa 7Pimay School &eache De-elopment
Po)ect9
"!