Anda di halaman 1dari 13

Gondoken

Seorang wanita 40 tahun yang tinggal di daerah pegunungan Dieng periksa


ke dokter dengan keluhan leher membesar sesudah melahirkan anak keempat.
Dokter mendiagnosa ibu tersebut menderita penyakit gondok, harus berobat rutin
dan teratur. Pasien tersebut mengatakan bahwa banyak keluarga dan tetangga
juga mengalami hal yang sama. Dokter menjawab : kalau begitu akan kami
kunjungi.

Step 1
1. Diagnosis : menetapakan / penetuan suatu jenis penyakit dengan cara
meneliti setelah dilakukannya anamnesis dan pemeriksaan fisik.
2. Gondok :
Penyakit yang terjadi karena gangguan pada kelenjar tiroid atau
gondok manusia yang berbentuk seperti kupu-kupu, serta terletak
di daerah leher sebelah kanan depan ruas ke 2 dan 3 tenggorokan.
Pembengkakan / di bawah jakun / taring leher kelenjar tiroid
membesar.
Pembesaran kelenjar tiroid manakala volume lobus lateral kelenjar
toroidnya lebih besar dari ruas jari terakhirnya.

Step 2
1. Apa tanda-tanda timbulnya penyakit gondok ?
2. Faktor penyebab gondok ?
3. Apa ada pengaruhnya tempat tinggal dengan penyakit gondok ?
4. Hubungan antara ibu melahirkan dengan gondok ?
5. Apakah penyakit gondok menular ?
6. Bagaiman cara mencegah penyakit gondok ?
7. Bagaimana penanganan penyakit gondok ?

Step 3
1. Tanda-tanda penyakit gondok :
Hipertiroid :
a. Jantung berdebar-debar
b. Berkeringat
c. Berat badan turun
d. Diare
e. Sering diikuti kelainan mata (eksopthalmus)
Hipotiroid :
a. Rasa lemas, dingin dan tak bersemangat. Pembesaran kelenjar gondok
bisa menyeluruh / benjol-benjol, bisa nyeri / keras jika diraba
b. Lesu dan lupa ingatan ( untuk lansia )
c. Ekspresi wajah menjadi tumpul, suara menjadi serak dan berbicara
menjadi lambat, kelopak mata menutup dan mata serta wajah bengkak.
Banyak penderita yang mengalami penambahan berat badan, sembelit
dan tidak tahan terhadap dingin
d. Rambut menjadi tipis, kasar dan kering
e. Kulit menjadi kasar, kering, bersisik dan menebal
f. Denyut nadi bisa melambat, telapak tangan dan telapak kaki agak
berwarna oranye ( karotenemia) dan alis mata bagian samping mulai
rontok
g. Jika tidak diobati, pada akhirnya akan terjadi anemia dan gagal jantung

2. Faktor penyebab gondok :
Faktor internal :
a. Kekurangan iodium
b. Gangguan auto imun
c. Faktor keturunan
Faktor eksternal :
a. Air yang kotor
b. Pengaruh tempat tinggal

3. Penderita gondok tidak hanya ditemukan di negara yang sedang berkembang
maupun di antara penduduk yang miskin. Kehilangan iodium, kebanyakan di
daerah pegunungan yang mungkin diakibatkan oleh terbawa hanyutnya
iodium bersama air hujan. Namun, daerah yang terbentang di daerah dataran
rendah pun bukan tidak mungkin mengalami kekurangan. Air bah yang kerap
datang, menghanyutkan yodium yang berasal dari dalam tanah.
4. Hubungan antara ibu melahirkan dengan gondok
Saat ibu mengalami defisiensi iodium ( gondok ) pada saat hamil akan
berdampak pada janin yang dikandung. Misalnya : abortus, bayi lahir mati,
cacat. Apabila bayi dilahirkan normal bayi tersebut akan menagalami
keterbelakangan mental. IQ bayi tersebut biasanya hanya 10 poin dibawah
rata rata.
5. Gondok dibagi menjadi 2 :
Gondok biasa
Gondok beracun
- Cara penularannya : 3 hari sebelum kelenjar membengkak sampai 7
hari setelah kelenjar membengkak
- Media penularannya melalui kontak langsung ( pada saat bersin dan
batuk)

6. Pencegahan penyakit gondok :
Sosialisasi akan pentingnya iodium
Menjaga kebersihan lingkungan
Menghindari makanan yang dapat menurunkan hormon tiroksin(misal : zat
goitrogen. Zat goitrogen seperti yang ditemukan pada kubis dapat
menyebabkan pembesaran kelenjar gondok. Beberapa bahan makanan lain
juga mengandung zat goitrogen, contohnya : kacang panjang, kacang
kedele, singkong, bawang merah, bawang putih, flour dan kalsium)
Mengkonsumsi makanan beriodim yang tidak berlebihan (cukup /
seimbang)
Wanita
40 tahun
Dokter
Penyakit
gondok Keluarga & masy juga
mengakui hal yang
sama

7. Penanganan penyakit gondok :
Mengkonsumsi garam-garam beriodium
Suplementasi iodium pada binatang
Pemberian suplementasi pada sapi telah membuahkan hasil.
Peningkatan kadar iodium secara bermakna dalam air susu dan daging
pada gilirannya akan bertindak sebagai wahana pembawa iodium bagi
konsumen manusia.
Suntikan minyak beriodium (lipiodol)
Pemberian lipiodol ini ditujukan terutama untuk daerah endemis berat.
Suntikan minyak beriodium ternyata cocok digunakan terutama bagi
masyarakat yang bermukim di desa terpencil.
Kapsul minyak beriodium

Step 4









Step 5
1. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang antropologi kesehatan mengenai
pandangan masyarakat tentang penyakit ini ?
2. Mahsiswa mampu menjelaskan mengenai iodium ?
3. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang etiologi penyakit gondok ?
Promotif
Leher membesar setelah melahirkan
diagnosis
Penyebab :
Internal & eksternal
Preventif
4. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang pandangan AIK tentang kasus ini
?
5. Mahasiswa mampu menjekaskan peran promosi kesehatan
(PUSKESMAS) ?
6. Mahasiswa mampu menjelaskan peran dokter keluarga ?

Step 6
1. Anthropologi Kesehatan
Faktor yang mempengaruhi status kesehatan seseorang :
Perilaku
Lingkungan
Pelayanan kesehatan
Keturunan
Keterangan :
Perilaku dan lingkungan menjadi dua factor besar diantara dua lainnya.
Perilaku
Pola hidup bersih dan sehat kesadaran perilaku hidup bersih menjauhkan
seseorang dari penyakit dan mendekatkan pencapaian kesehatan optimal.
Lingkungan
Beberapa penyakit dapat dicegah dengan mengintervensi lingkungan dan
perilaku.

Akar Anthropologi Kesehatan :
Perhatian etnografi tradisional terhadap pengobatan primitif termasuk
sihir dan magic ( mistik ). Misalnya : penyakit gondok menurut masyasrakat
awam lebih dikaitkan dengan kutukan atau santet. Hal itu sangatlah tidak
masuk akal menurut pandangan ilmiah, sehingga harus diberi penyuluhan
atau pengertian tentang defisiensi penyakit gondok yang sebenarnya.


2. Iodium
Iodium adalah salah satu mineral yang essensial yang apabila kekurangan
dan kelebihan akan mengganggu kesehatan dan pertumbuhan. Iodium ada di
dalam jumlah sangat sedikit yaitu sebanyak kurang lebih 0,00004% dan berat
badan atau 15-23 mg. Sekitar 75% dari iodium ini ada di dalam kelenjar tiroid
yang digunakan untuk mensintesis hormon tiroksin, tetraiodotironin (T
4
) dan
triiodotironin (T
3
). Hormon-hormon ini diperlukan untuk pertumbuhan normal,
perkembangan fisik dan mental.

Jenis-jenis defisiensi iodium berdasarkan usia :
Ibu hamil : abortus, bayi mati setelah dilahirkan dan cacat.
Bayi baru lahir : gondok neonatus, hipitiroidisme neonatus.
Anak dan remaja : gondok, hipotiroidisme juvenik, fungsi mental dan
perkembangan fisik terhambat.
Dewasa : gondok, hipotiroidisme, fungsi mental, hipertiroidisme di imbas
oleh iodium.

Angka kecukupan iodium :
Bayi : 50-70 g
Balita dan anak sekolah : 70-120 g
Remaja dan dewasa : 150 g
Ibu hamil : + 25 g
Ibu menyusui : + 50 g

Pemeriksaan Status Iodium, caranya :
Penilaian angka kejadian gondok, baik gondok yang teah terlihat maupun
baru teraba.
Pengukuran kadar iodium yang telah diekskresi ke dalam urine.
Penetuan kadar T
4
atau TSH dalam darah berbagai kelompok usia, terutama
pada bayi yang baru lahir dan wanita hamil.
3. Etiologi Penyakit Gondok ( promotif dan preventif )
Pada kasus ini yang banyak dibahas adalah hipotiroid (kekurangan yodium).
a. Penyebab
Pada kasus ini penyebab utama terjadinya penyakit gondok adalah
kekurangan yodium.
Sedang faktor penyebab sendiri dibedakan menjadi 2 yaitu :
Lingkungan
Faktor ini bisa mempengaruhi kondisi tubuh seseorang karena
lingkungan berkaitan dengan aspek kehidupan yang sangat kompleks,
antara lain : sanitasi lingkungan, kebersihan lingkungan, dan yang
terpenting adalah ketersediaan yodium di alam.
Keturunan
Bila seorang ibu yang sedang hamil menderita struma, maka
kemungkinan besar anak yang dilahirkan juga akan menderita gondok.
Selain kedua faktor itu, gondok juga dapat dipengaruhi oleh :
Adanya radang di kelenjar tiroid yang dapat menurunkan jumlah
hormon tiroid.
Adanya radang kelenjar tiroid lain yang disebabkan oleh virus/bakteri.
Pembedahan tiroid/ radiasi radio aktif iodin.
Faktor keturunan sejak lahir
Penggunaan radiasi pada kepala dan leher.

b. Gejala atau tanda penderia hipotiroid :
Lemas dan tidak bersemangat
Terdapat benjolan dan terasa nyeri
Pada orang yang lanjut usia akan mengalami daya ingatan lemah
Berat badan meningkat karena tidak adanya pembakaran
Alis mata akan rontok
Kulit bersisik
Bila tidak segera ditangani akan mengakibatkan anemia dan gagal
jantung
Penyakit ini akan berpengaruh pada penglihatan
Pada kekurangan yodium, konsentrasi hormon tiroid menurun dan
TSH meningkat agar kelemjar tiroid mampu menyerap lebih banyak
yodium. Bila kekurangan berlanjut, sel kelenjar tiroid membesar dalam
usaha meningkatkan pengambilan yodium oleh kelenjar tersebut.
A. Promotif
Sosialisasi mengenai yodium.
Berisi bagaimana perilaku yang baik dan gaya hidup yang sehat, dari
mana saja sumber yodium yang dapat dikonsumsi dan baik,
bagaimana harus merawat lingkungan yang baik, bersih dan sehat.
Konsultasi dengan petugas keehatan yang ada.
Petugas kesehatan mengadakan survei ke daerah endemic gondok
untuk mengetahui epidemiologi dan mengadakan sosialisasi melalui
penataran.
B. Preventif
Mengurangi makanan yang mengandung zat goitrogen.
Menjaga kebersihan lingkungan
Mengkonsumsi garam beryodium
Olah raga secara teratur
Imunisasi
Check up secara berkala

4. Pandangan AIK








Artinya:
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika
kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang
saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (kami datangkan orang-orang lain)
untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid,
sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk
membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.
Hal ini berarti berbuat baiklah padadiri sendiridengan memakan segala
sesuatu yang bermanfaat dan yang bergizi supaya kita tidak menderita suatu
kekurangan yang akan merugikan diri kita sendiri. Selain kita harus
memperhatikan diri sendiri dengan memakan segala sesuatu yang baik-baik demi
menjaga kesehatan kita, kita juga harus berbuat baik pada lingkungan sekitar dan
terutama pada Allah SWT.
Juga terdapat dalam surat QS. Al Baqarah : 195




Artinya :
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu
menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena
sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Surat yang lain juga menyebutkan




Artinya :
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan
penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta
rahmat bagi orang-orang yang beriman. .(QS. Yunus : 57)
Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan
umatnya. Surat ini menerangkan bahwa janganlah kamu memperburuk keadaan
diri dengan tidak menjaga asupan makanan yang ada, misalnya bila sakit gondok
segeralah berobat dan jaga kondisi tubuh serta lingkungan sekitar.

5. Promosi kesehatan (Puskesmas)
Dalam promosi kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas, puskesmas
sendiri mempunyai peran antara lain:
Promotif
Preventif
Kuratif
Rehabilitative
Program puskesmas, untuk penanggulangan GAKI (gangguan akibat kurang
yodium):
Sosialisasi GAKI
Pengertian GAKI
Besarnya masalah GAKI
Penyebab masalah GAKI
Akibat negative dari GAKI
Spectrum GAKI
GAKI neonates , bayi, anak, dan dewasa
Penanganan masalah GAKI secara umum :
Ringan
Sedang
Berat

6. Peran Kedokteran Keluarga
Pengertian dan Ruang Lingkup Pelayanan Dokter Keluarga :
Pelayanan Dokter Keluarga melibatkan Dokter Keluarga (DK) sebagai
penyaring di tingkat primer, dokter Spesialis (DSp) di tingkat pelayanan
sekunder, rumah sakit rujukan, dan pihak pendana yang kesemuanya bekerja
sama dibawah naungan peraturan dan perundangan. Pelayanan diselenggarakan
secara komprehensif, kontinu, integratif, holistik,koordinatif, dengan
mengutamakan pencegahan, menimbang peran keluarga dan lingkungan serta
pekerjaannya. Pelayanan diberikan kepada semua pasien tanpa memandang
jenis kelamin, usia ataupun jenis penyakitnya.
Tugas Dokter Keluarga
1) Menyelenggarakan pelayanan primer secara paripurna menyuruh, dan
bermutu guna penapisan untuk pelayanan spesialistik yang diperlukan,
2) Mendiagnosis secara cepat dan memberikan terapi secara cepat dan tepat,
3) Memberikan pelayanan kedokteran secara aktif kepada pasien pada saat
sehat dan sakit,
4) Memberikan pelayanan kedokteran kepada individu dan keluarganya,
5) Membina keluarga pasien untuk berpartisipasi dalam upaya peningkatan
taraf kesehatan, pencegahan penyakit, pengobatan dan rehabilitasi,
6) Melakukan tindakan tahap awal kasus berat agar siap dikirim ke RS,
7) Mengkordinasikan pelayanan yang diperlukan untuk kepentingan pasien,
8) Melakukan penelitian untuk mengembang ilmu kedokteran secara umum
dan ilmu kedokteran keluarga secara khusus.

Wewenang Dokter Keluarga
1) Menyelenggarakan Rekam Medis yang memenuhi standar,
2) Melaksanakan pendidikan kesehatan bagi masyarakat,
3) Melaksanakan tindak pencegahan penyakit,
4) Memgobati penyakit akut dan kronik di tingkat primer,
5) Mengatasi keadaan gawat darurat pada tingkat awal,










DAFTAR PUSTAKA