Anda di halaman 1dari 13

Kelompok 2

Khalifa Unsa M
Brian Arista Marzuq
Norma Dias Lindaningrum
Drita Maya Hapsari
Yuni Fatiya
Muharani Dwi Kirana
Ukhtina Duhi A
Sarah Aldila Christy
Petronela Ekowati P
Siti Betanegita
Virginia Dwi Cahya
Irvanu Dzikri
Yohanes Robertoshan
Nadia Aryudini
Rahman Wahyudi
Naufal Zaidan M
Anggun Windarta
Gesti Kartiko Sari
Verisa Rizki A
Nieko Amanda
Hardono Jaya Lauson
Dianitya Charisma
Saviena Ainis Shicha
Dian Lestari
Muh. Reza Pahlevi
Aisha Permata Hapsari
Case Report
Seorang wanita menjalani operasi pencabutan gigi M3
bawah kiri dan diberi anestesi blok n. alveolaris
inferior (patokan foramen mandibula) 4 ml 2%
lidocaine dengan 1:80000 ephinephrine serta 1 ml
untuk blok n. buccalis longus (patokan pada buccal
dan belakang M2)
Beberapa saat setelah dianestesi, pasien mengeluh
mengalami penglihatan ganda
Pasien terlihat mengalami paralisis n. abducent
Ditandai dengan ketidak mampuan mengabduksi
mata kiri (kesulitan menggerakkan m. rectus lateralis)
Muncul area pucat pada area sekitar labium superior
Kemungkinan pertama
Anestesi langsung menyebar di kulit melalui fascia
dan lemak secara difusi

Foramen
mandibular
Fossa
infratemporal
Fossa
infratemporal
Fissura pterygomaxillaris
dan fossa
pterygopalatina
Fissura orbitalis
inferior
Fissura orbitalis
inferior
KEMUNGKINAN KEDUA



Anestesi
Fossa
Infratemporalis
Middle Cranial
Cavity
Dinding Medial Sinus
Cavernosus
Foramen Ovale
Foramen Spinosum
Foramen Emissaria
Sphenoidal
Difusi ke Dura Mater
Melewati Massa Musculus Pterygoideus Lateral
Dan Caput Profunda Musculus Pterygoideus Medial
Diplopia dan Paralisis N. Abducent
KEMUNGKINAN KETIGA
Anestesi
Inervasi Menyimpang
Ke Musculus Rectus
Lateralis
(Terdapat Nervus Lain)
Kemungkinan keempat
A. Anastesi lokal mempengaruhi suplai arteri pada
regio orbita dan fossa infratemporal

Area yang
terlibat
Dibatasi oleh:
Inferior :(bibir
atas)
Superior:
(sulcus
nasolabial)
Tidak
mencapai line
mediana
(philtrum)
Divaskularisasi
oleh:
Ramus labialis
superior Arteri
Facialis
Suplai arteri
yang bermasalah
a.Infraorbital
via foramen
infraorbital
Ramus
labialis
superior
Arteri Facialis
Ramus
mandibula
(n.
Alveolaris
Inferior)
Fossa
Pterygopalatina
Foramen
Infra
Orbitale
Arteri Infra
Orbitale
pada regio
orbita
N.
Abducens
Jalur Penyebaran Anestesi
B. Kelainan cabang meningeal dari a. maxillaris dekat
foramen mandibula dan dapat mempengaruhi N.
abducent yang berjalan pada cavitas cranial bagian
tengah.

Adanya Ephinephrin menyebabkan arteri labialis
superior mengalami vasokonstriksi dan aliran darah
yang memvaskularisasi bagian bawah mata dan
maksila terhambat. Oleh karena itu, bagian lateral kiri
atas bibir tampak pucat.