Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi kronis yang
disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis . TB paru merupakan salah
satu penyakit saluran pernapasan bagian bawah. Basil tuberculosis berbentuk
batang, bersifat aerob, mudah mati pada air mendidih ( 5 menit pada suhu 80,
dan !0 menit pada suhu "0 ) dan mudah mati bila terkena sinar ultra#iolet, dapat
hidup berbulan$ bulan dalam suhu kamar dan ruangan yang lembab. %umber
penularan TB adalah penderita TB dengan BT& ( Basil Tahan &sam) ' yang
ditularkan dalam bentuk droplet sewaktu penderita batuk atau bersin. (iagnosis
pasti ditegakkan melalui pemeriksaan mikrobiologis dengan menemukan basil
Mycobacterium tuberculosis . ((epartemen )esehatan *+, !00!).
)uman TB berhasil ditemukan oleh *obert )och pada tanggal !, -aret
.88! yang kemudian diperingati sebagai /ari TB (unia. )uman tuberkulosis
semakin berbahaya, sehingga disebut the re-emerging disease (0rice sil#ya,
!00.). %ekitar sepertiga penduduk dunia diperkirakan telah terinfeksi oleh
-ycobacterium tuberculosis. 0ada tahun .115 diperkirakan di seluruh dunia ada 1
2uta pasien tuberculosis baru dan 3 2uta kematian disebabkan oleh tuberculosis. (i
negara yang berkembang diperkirakan ter2adi 154 kasus tuberculosis dan 184
kematian akibat tuberculosis. %ekitar 554 pasien tuberculosis adalah kelompok
usia paling produktif secara ekonomis (.5 6 50 tahun).

)hususnya negara kita,
selain angka kematian TB sekitar 88.0007tahun dan insidennya !,57.00.000 2uga
merupakan terbesar ketiga di dunia (5,84), setelah +ndia (!.,.4) dan hina
(.,,34). 8/9 dalam annual report on global TB Control !003, menyatakan
+ndonesia termasuk data !! high-burden countries terhadap TB ini. (iperkirakan
setiap tahun terdapat ,50.000 kasus baru TB di mana sekitar .73 penderita
bertempat tinggal di sekitar puskesmas, .73 penderita ditemukan di pelayanan
rumah sakit7 klinik pemerintah dan swasta, praktek swasta dan sisanya belum
ter2angkau unit kesehatan.
%ur#ei )anwil (epartemen )esehatan :awa Timur tahun !00, tercatat
581 orang pasien dengan BT& ', pada tahun !005 tercatat 801 orang pasien
dengan BT& ' dan pada tahun !00" tercatat !00 orang pasien dengan BT& '
sampai dengan triwulan pertama. %ementara itu target temuan kasus TB
:awa Timur sebesar 504 dan diperkirakan 2umlah temuan kasus berkisar pada
angka !800 6 !100 orang penderita.
(inas kesehatan %idoar2o menyebutkan bahawa pasien TB paru dengan
BT& ' pada tahun !00, sebesar .103 orang dengan data pencapaian sebesar
".3 pasien (3!,!.4). 0ada tahun !005, diperkirakan kasus TB paru dengan
BT& ' sebesar .518 orang dengan temuan kasus sebesar 83, pasien (,",384).
Berdasarkan data !0.0 yang kami dapatkan dari puskesmas 8aru,
penderita TB paru tanpa melihat hasil pemeriksaan BT& di desa Berbek,
)ecamatan 8aru menun2ukkan angka .5 orang dari .35 pasien yang terdata
menderita TB paru di puskesmas 8aru ( ..,..4).
;aktor 6 faktor yang mempengaruhi angka ke2adian timbulnya TB paru
antara lain< faktor predisposisi ( status gi=i, imunisasi dan pendidikan) , faktor
pendukung ( lingkungan rumah, sosial ekonomi, fasilitas dan sarana
kesehatan), faktor pendorong (gaya hidup dan perilaku masyarakat) serta
faktor lain (umur dan 2enis kelamin). ( )rofton, !00! dan &lgasaff, !005).
0endapatan kepala keluarga termasuk salah satu indikator untuk menilai faktor
social ekonomi, dan begitu 2uga tingkat pendidikan kepala keluarga 2uga
termasuk dalam faktor predisposisi. Berdasarkan uraian di atas maka masalah
penelitian kami adalah masih tingginya angka ke2adian TB paru di desa
Berbek, )ecamatan 8aru, sehingga kami tertarik untuk mengetahui gambaran
faktor sosial ekonomi khususnya pendapatan dan tingkat pendidikan kepala
keluarga dengan tingginya angka penderita TB di desa tersebut, maka peneliti
mengadakan penelitian dengan 2udul > ?ambaran )e2adian TB 0aru dengan
0endapatan dan Tingkat 0endidikan )epala )eluarga (i (esa Berbek
)ecamatan 8aru )abupaten %idoar2o Tahun !0.0@.
b. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian pada pendahuluan dapat dirumuskan masalah penelitian
adalah sebagai berikut <
Bagaimana gambaran kejadian TB paru dengan pendapatan dan tingkat
pendidikan kepala keluarga di Desa Berbek Kecamatan Waru Kabupaten
Sidoarjo?
C. TUJUAN PENELITIAN
1. Tujuan Umum
-engetahui gambaran faktor sosial ekonomi dengan ke2adian TB paru di (esa
Berbek )ecamatan 8aru )abupaten %idoar2o.
2. Tujuan Khusus
Tu2uan khusus dari penelitian ini adalah<
a. -engetahui gambaran pendapatan kepala keluarga dengan ke2adian TB
paru.
b. -engetahui gambaran tingkat pendidikan kepala keluarga dengan ke2adian
TB paru.
D. MANFAAT HASIL PENELITIAN
.. -emberikan sumbangan pemikiran bagi puskesmas 8aru agar dapat lebih
meningkatkan strategi dalam upaya menangani tingginya angka ke2adian TB
paru di desa Berbek.
!. Antuk masukan bagi desa$desa lain yang mempunyai masalah mengenai
tingginya angka ke2adian TB paru, dengan kondisi yang sama dengan daerah
penelitian.
3. &gar masyarakat dapat mengerti tentang penyakit TB paru terutama hal 6 hal
yang dapat mempengaruhi timbulnya penyakit TB paru, sehingga masyarakat
dapat mengantisipasi penularan dan ter2angkitnya TB paru.
,. %ebagai data dasar untuk penelitian lebih lan2ut.