Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN


GANGGUAN HEPAR (SIROSIS HATI)
GANGGUAN HEPAR (SIROSIS HATI)
Oleh :
Oleh :
Selvi Murniati Daeli
Selvi Murniati Daeli
NIM.10.121.047 NIM.10.121.047

SIROSIS HATI
Defenisi
Penyakit hati yang menahun difus, ditandai dengan adanya
pembentukan jaringan disertai nodul. Dimulai dengan proses
peradangan nekrosis sel hati yang luas, pembentukan jaringan ikat dan
usaha regenerasi nodul.
Ei!"!#i
Hepatitis virus B dan C
Alkohol
etabolis ! hemokromatosis idiopotik, penyakit "ilson, defisiensi #
anti tripsin, golaktosemia, trosinemia kongenital, D, Penyakit
penimbunan glikogen.
$olestatis kronik, sirosis biliar sekunder intro dan ekstra hepatik.
%bstruksi aliran vena hepatik, penyakit vena oklusif, sindrom budd
&hiari
'angguan imunologi ! hepatitis kronis aktif
alnutrisi, infeksi seperti malaria, sistosomiasis.

P$!#enesis
(nfeksi hepetitis B dan C yang menimbulkan peradangan
sel hati. Peradangan ini menimbulkan nekrosis pada
daerah yang luas )Hepatoselular* terjadi kolaps labus hati
yang mema&u timbulnya jaringan parut disertai
terbentuknya septa fibrosa difus dan nodul sel hati.
+aringan perut ini dapat menghubungkan antara porta yang
satu dengan porta yang lainnya atau dengan sentral.
ekanisme ,irosis Hati dapat terjadi se&ara !

ekanis

(munologi

Campuran

M$nifes$si K"inis
#. Anoreksia, mual, muntah dan diare
-. Demam, berat badan turun, lekas lelah
.. Asites, hidrotoraks, dan edema
/. (kterus, kadang0kadang urin menjadi lebih tua
"arnanya ke&oklatan
1. ,tadium0stadium a"al sirosis alkohol mungkin tidak
menimbulkan gejala spesifik, tetapi dapat dijumpai
hepatomegali
2. ,eiring dengan berkembangnya penyakit, dapat timbul
rasa sakit pada abdomen
3. Pada sirosis tahap lanjut, dapat timbul tanda0tanda
gagal hati

Pen#!%$$n
#. $ontrol yang teratur, istirahat yang &ukup, diet tinggi kalori,
protein dan lemak.
-. enghentikan penggunaan alkohol dan obat0obatan
lain dan 4at yang mengandung 5e
.. Peni&ilamine -6mg7k8BB7 hari
/. Anti biotik apabila terjadi peritoritis
1. 9etrasihin / : 16 mg jangka "aktu . hari
K!&'"i($si
#. $egagalan hati )Hepatoselular*
-. Hipertensi Portal
.. Asites
/. ;nsefolopati
1. Peritonitis bakterial spontan
2. ,indrom hepatorenal
3. <ransformasi kearah kanker hati primer

ASUHAN KEPERAWATAN PADA GANGGUAN HEPAR
(SIROSIS HEPAR)
Pen#($)i$n
%bservasi <emuan
a. Anoreksia
b. ual, untah
&. Penurunan atau peningkatan berat badan
d. Distensi Abdomen
e. Asites
f. =yeri pada $oadran atas kanah
g. =apas Bau
h. Dehidrasi
i. ;doma ;kstremitas

Pe&e*i(s$$n L$%!*$+*i+&

;lektrolit

Bilirubin ,erum

Albumin ,erum

>ltra ,onografi

Biopsi Hepar

Parasentetis )Asites*
Di$#n!s$ I

=yeri yang berhubungan dengan pembengkakan hebar


yang membengkak

$eletihan yang berhubungan dengan kelemahan


skunder terhadap pengurangan energi metabolisme oleh
hepar

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh yang


berhubungan dengan sifat penularan virus tipe A dan tipe
?irus B

Ine*,ensi Ke'e*$-$$n
Pertahankan tirah baring dalam lingkungan yang tenang
Berikan penggantian garam
Berikan dorongan klien untuk makan
@akukan higine oral, terutama sebelum makan
Berikan makanan dalam jumlah yang ke&il tapi sering
dengan diet yang dilanjutkan.
Pen$$"$(s$$n Me.is
$lien !

entoleransi diet yang dianjurkan

engungkapkan pengertian tentang kebutuhan


perubahan diet

eningkatkan berat badan optimun



Di$#n!s$ II
Potensial kurang volume &airan yang berhubungan dengan
resiko peningkatan kehilangan &airan tubuh yang
diakibatkan dari muntah demam dan selang nesogatrik.

Di$#n!s$ I/

Potensial gangguan integritas jaringan yang


berhubungan dengan edema, dehidrasi dan7 atau ikterik

(ntervensi $epera"atan

$aji, kerusakan, kemerahan, pruritus dan ikterik pada


kulit

Berikan matras dengan kulit domba untuk mengurangi


tekanan sesuai indikasi

@akukan latihan gerak pasif atau aktif dengan bantuan


setiap jam
E,$"+$si

endemonstrasikan Pengertian tentang kebutuhan


teknik untuk men&egah gangguan kulit

(kut serta dalam aktivitas tersebut

empertahankan integritas jaringan



Di$#n!s$ /
=yeri yang berhubungan dengan intervensi bedah
Ine*,ensi

$aji tipe intensitas, dan lokasi nyeri, digunakan skala


tingkat rasa nyeri

Berikan analgesik dan kaji efektivitas dari tindakan


penurunan nyeri

Berikan dorongan untuk melakukan pola aktifitas7


istirahat yang seimbang
E,$"+$si

elaporkan penurunan rasa nyeri

emperlihatkan efek lebih relaks dan lebih nyaman.