Anda di halaman 1dari 1

Ekspropriasi (expropriation) adalah proses penggunaan kontrol untuk memaksimumkan

kesejahteraan sendiri dengan distribusi kekayaan dari pihak lain (Claessens et al., 2000b).
Ada beberapa kebijakan yang dapat menimbulkan ekspropriasi seperti kebijakan operasi
perusahaan (gaji dan tunjangan yang tinggi, bonus dan kompensasi yang besar, dana pensiun
yang tinggi, dan dividen tidak dibagi), kebijakan kontraktual (harga transfer yang lebih murah
kepada perusahaan yang berada dalam sepengendali, penjualan aktiva kepada pihak lain
dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar, dan berutang dengan motif nondilusi
kontrol), kebijakan penjualan kontrol (menjual kontrol yang dimilikinya kepada pihak lain
dengan harga premium), kebijakan freezing out (menjual saham perusahaan kepada pihak lain
yang juga terkait dengan pemegang saham pengendali dengan harga yang lebih murah dari
harga pasar).

Kepemilikan imediat (immediate ownership) adalah kepemilikan langsung terhadap
perusahaan publik. Berdasarkan konsep kepemilikan ini, rangkaian kepemilikan tidak
ditelusuri dan besarnya kepemilikan seorang pemegang saham ditentukan berdasarkan
persentase saham yang terlulis atas nama dirinya. Kepemilikan ultimat (ultimate ownership)
adalah kepemilikan langsung dan tidak langsung terhadap perusahaan publik. Berdasarkan
konsep kepemilikan ini, rangkaian kepemilikan harus ditelusuri sampai dengan pemilik
ultimat dapat diidentifikasi.
Pemegang saham pengendali (controlling shareholder) adalah individu, keluarga, atau
institusi yang memiliki kontrol terhadap sebuah perusahaan baik secara langsung maupun
tidak langsung pada tingkat pisah batas (cut-off) hak kontrol tertentu (Claessens et al.,
2000b). Pemegang saham pengendali disebut juga sebagai pemilik ultimat terbesar.

La Porta et al. (1999), Claessens et al. (2000a), serta Faccio dan Lang (2002)
mengklasifikasi pemegang saham pengendali menjadi lima, yaitu keluarga, pemerintah,
institusi keuangan dengan kepemilikan luas, perusahaan dengan kepemilikan luas, dan
pemegang saham pengendali lainnya (seperti investor asing, koperasi, dan karyawan).