Anda di halaman 1dari 17

ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 46 /PUU-VIII/2010

I. LATAR BELAKANG
Perkawinan adalah ikatan sosial atau perjanjian hukum antar pribadi an! membentuk
hubun!an kekerabatan dan merupakan suatu pranata dalam budaa setempat an!
meresmikan hubun!an antara pribadi an! biasana intim dan seksual.
Perkawinan adalah kata benda turunan dari kata kerja dasar kawin kata ini berasal dari kata
jawa kuno awin atau ahwin.
Tujuan dari perkawinan se"ara umum untuk meendapatkan keturunan# untuk menin!katkan
derajat dan status sosial# mendekattkan kembali hubunn!an kerabat an! suudah rren!!an!.
Berbi"ara soal perkawinan adapun perkawinan an! resmi dan tidak resmi. dalam pen!ujian
pasal $ aat %$& '' Perkawinan# (K berpendapat %)& pen"atatan perkawinan bukanlah
merupakan *aktor an! menentukan sahna perkawinan. +ahna perkawinan adalah bila telah
dilakukan sesuai den!an sarat,sarat an! ditentukan oleh a!ama dari masin!,masin!
pasan!an "alon mempelai- dan %$& pen"atatan merupakan kewajiban administrati* an!
diwajibkan berdasarkan peraturan perundan!,undan!an. .en!an kata lain# (K berpendapat
bahwa perkawinan sirri ju!a merupakan perkawinan an! sah. Tidak di"atatkanna suatu
perkawinan dalam "atatan administrati* ne!ara# tidak lantas menjadikan perkawinan tersebut
tidak sah.
Namun# terdapat permasalahan seba!ai akibat dari tidak di"atatna perkawinan dalam "atatan
administrati* ne!ara. +alah satu akibatna adalah terhadap hubun!an hukum antara si Bapak
dan anak an! dilahirkan dari perkawinan an! tidak di"atat. Anak tersebut tidak serta merta
bisa men"antumkan nama lelaki seba!ai Bapakna dalam akta kelahiranna. .en!an kata
lain# dalam praktek anak an! lahir dalam perkawinan sirri di!olon!kan pada anak luar kawin.
.en!an diakuina perkawinan an! sesuai den!an ajaran a!ama masin!,masin! mempelai
namun tidak di"atatkan seba!ai suatu perkawinan an! sah maka seharusna anak an! lahir
dari perkawinan tersebut termasuk seba!ai anak sah. Namun kenataanna# anak itu
di!olon!kan seba!ai anak luar nikah.
Berkaitan den!an kondisi diatas# (K dalam melakukan pena*siran atas Pasal /0 aat %)& ''
Perkawinan berpendapat bahwa 12ukum harus memberi perlindun!an dan kepastian hukum
an! adil terhadap status seoran! anak an! dilahirkan dan hak,hak an! ada padana#
termasuk terhadap anak an! dilahirkan meskipun keabsahan perkawinanna masih
dipersen!ketakan.3
Pendapat ini sejalan den!an Kon4ensi 2ak,2ak Anak %5on4ention on the Ri!hts o* 5hild&
an! men!atur bahwa 1anak akan dida*tar se!era setelah lahir dan akan mempunai hak sejak
lahir atas nama# hak untuk memperoleh suatu keban!saan dan sejauh mun!kin# hak untuk
men!etahui dan diasuh oleh oran! tuana3. Kemudian# Pasal 6 aat %)& '' Nomor $0 tahun
$77$ tentan! Perlindun!an Anak ju!a men!atur bahwa 1+etiap anak berhak untuk men!etahui
oran! tuana# dibesarkan dan diasuh oleh oran! tuana sendiri3. 2ak anak untuk men!etahui
identitas kedua oran! tuana akan memperjelas status serta hubun!an antara anak den!an
oran! tuana.
.an dalam masarakat berkemban! soal anak luar kawin dan anak dalam pernikahan an!
sah# den!an adana putusan (K tersebut maka perubahan besar dalam sistem hukum perdata
pun akhirna tak bisa dihindari. (isalna dalam hukum waris. Berdasarkan K'2Perdata#
anak luar kawin an! mendapat warisan adalah anak luar kawin an! telah diakui dan
disahkan. Namun sejak adana Putusan (K tersebut maka anak luar kawin diakui seba!ai
anak an! sah dan mempunai hubun!an waris den!an bapak biolo!isna. Kedudukan anak
luar kawin terhadap warisan aah biolo!isna ju!a semakin kuat. Pas"a putusan (K ini# anak
luar kawin merasa berhak atas warisan aahna. .i ke depanna tentu akan timbul banak
!u!atan ke pen!adilan a!ama %Islam& dan pen!adilan ne!eri %non,Islam& dari anak luar kawin.
.alam diskusi tersebut# menan!!api Putusan (K terhadap pasal /0 aat %)& '' Perkawinan#
.r. 2.(. Akil (o"htar berpendapat pasal /0 aat %)& '' perkawinan men!atur tentan! anak
luar kawin. '' Perkawinan tidak menan!kal ketentuan,ketentuan hukum a!ama
seba!aimana dite!askan dalam penjelasan umum an!ka 0# sehin!!a ba!i an! bera!ama
Islam# implementasina tidak boleh ada an! bertentan!an den!an prinsip, prinsip sar8i.
Apabila pasal /0 '' Perkawinan dihubun!kan pasal /$ '' tersebut# maka dapat ditarik
pen!ertian bahwa anak luar kawin bukan merupakan anak an! sah. .isampin! itu# anak luar
kawin hana mempunai hubun!an keperdataan den!an ibuna dan keluar!a ibuna. Konsep
ini sejalan den!an konsep 2ukum Islam dan hukum adat pada umumna. A!ama Islam
men!anut prinsip bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan *itrah sehin!!a tidak ada
alasan untuk membeda,bedakan setiap anak an! lahir# termasuk anak luar kawin sekalipun.
Putusan (K tersebut# '' No.9:$7)) tentan! Perubahan Atas '' No.$/:$770 tentan!
(ahkamah Konstitusi Pasal )7 aat %)& huru* a mene!askan bahwa salah satu kewenan!an
konstitusional (ahkamah Konstitusi adalah men!adili pada tin!kat pertama dan terakhir an!
putusanna bersi*at *inal untuk men!uji 'ndan!,'ndan! terhadap 'ndan!,'ndan! .asar.
+ekalipun pasal );)6 B< jo. Pasal $) AB mene!askan bahwa putusan pen!adilan hana
men!ikat pihak,pihak an! bersan!kutan dan tidak men!ikat hakim lain an! akan memutus
perkara an! serupa# namun ketentuan ini tidak dapat diberlakukan ba!i putusan (ahkamah
Konstitusi sebab substansi putusan (K tersebut bersi*at umum akni berupa pen!ujian suatu
'' terhadap ''.# karena itu putusan (K tentan! anak luar kawin %Putusan Nomor
/=:P'',>III:$7)7& tersebut pada dasarna mengikat semua warga negara.
Namun karena Ne!ara ju!a menjamin kemerdekaan tiap,tiap
penduduk untuk memeluk a!amana masin!,masin! dan untuk beribadat menurut a!amana
dan keper"aaanna itu seba!aimana dite!askan dalam Pasal $; aat %$& ''. );/?# maka
putusan (K dimaksud harus diba"a spiritna seba!ai 1Payung Hukum Untuk Perlindungan
Terhadap Anak Dan Tidak Menyangkal Lembaga Perkawinan Yang Sah3 seba!aimana diatur
dalam '' N7. ) Tahun );6/ jo. PP ;:);6? jo. INPRE+ No. ):);;) tentan! Kompilasi 2ukum
Islam. Karena itu perlindun!an terhadap anak diluar perkawinan harus dilaksanakan se"ara
proporsional akni dikembalikan kepada peraturan peraturan perundan!,undan!an an!
berlaku dan adat istiadat setempat den!an tidak mena*ikan hukum a!ama an! bersan!kutan.
(enurut Akil# putusan (K tersebut hendakna tidak diba"a seba!ai pembenaran terhadap
hubun!an diluar nikah dan tidak bertentan!an den!an Pasal ) dan Pasal $ '' No. ) Tahun
l;6/. Adapun an! berkaitan den!an kewarisan misalna# maka hak keperdataanna tidak bisa
diwujudkan dalam bentuk konsep waris Islam tapi dalam bentuk lain misalna den!an konsep
wasiat wajibah. .emikian pula an! berkaitan den!an na*kah: biaa pen!hidupan anak#
tidak diwujudkan dalam na*kah anak seba!aimana konsep hukum Islam# melainkan den!an
bentuk kewajiban lain berupa pen!hukuman terhadap aah biolo!isna untuk membaar
sejumlah uan!: harta !una keperluan biaa hidup anak an! bersan!kutan sampai dewasa.
+ebab ketentuan tentan! na*kah anak dan waris itu berkaitan den!an nasab# padahal anak luar
kawin tidak bisa dinasabkan pada aah biolo!isna. Inilah an! memi"u timbulna protes
terhadap putusan (K No. /=:P'',>III:$7)7 sebab putusan tersebut men!esankan adana
pertalian nasab antara anak luar kawin den!an aah biolo!isna. Andaikata dalam putusan
tersebut ada pene!asan bahwa nasab anak dikembalikan pada hukum a!amana# nis"aa tidak
menimbulkan kontro4ersi.
II. P'T'+AN (A2KA(A2 K@N+TIT'+I REP'BLIK IN.@NE+IA
Nomor /=:P'',>III:$7)7# Tan!!al )0 Aebruari $7)$.
Putusan (ahkamah Konstitusi an! men!abulkan uji materiil '' Perkawinan %''
No.) Tahun );6/& an! diajukan 2j. Aisah (o"htar alias (a"hi"a binti 2. (o"htar Ibrahim
an! meminta puterana (uhammad IBbal Ramadhan bin (oerdiono a!ar diakui seba!ai
anak almarhum (oerdiono mantan (enteri +ekretaris Ne!ara di era +oeharto memi"u
perseteruan antara dirina den!an keluar!a almarhum (oerdiono..
Putusan (ahkamah Konstitusi Nomor /=:P'',>III:$7)7 an! men!adili perkara konstitusi
pada tin!kat pertama dan terakhir# menjatuhkan putusan dalam perkara permohonan pen!ujian
'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan terhadap 'ndan!,'ndan! .asar
Ne!ara Republik Indonesia Tahun );/?
Berdasarkan Pasal ?) aat ) '' $/:$770 untuk men!ajukan perkara konstitusi si pemohon
harus memiliki kedudukan hukum %le!al standin!&# seba!ai pihak an! men!an!!ap hak
dan:atau kewenan!an konstitusionalna diru!ikan oleh berlakuna undan!,undan!# aitu C
a. peroran!an war!a Ne!ara Indonesia-
b. kesatuan masarakat hukum adat sepanjan! masih hidup dan sesuai den!an
perkemban!an masarakat dan prinsip Ne!ara Kesatuan Republik Indonesia an! diatur
dalam undan!,undan!-
". badan hukum publi" atau pri4at- atau
d. lemba!a Ne!ara
.en!an demikian# para pemohon dalam pen!ujian 'ndan!,'ndan! terhadap ''. NRI
Th.);/? harus menjelaskan dan membuktikan terlebih dahulu C
). kedudukanna seba!ai para pemohon seba!aimana dimaksud pasal ?) aat ) '' $/:$770
$. keru!ian hak dan:atau kewenan!an konstitusional an! diberikan oleh ''. );/? an!
diakibatkan oleh berlakuna undan!,undan! an! dimohonkan pen!ujian.

Pemohon men!ajukan uji materiil terhadap C
''. NRI Th. );/? '' No ) Th );6/ tentan! Perkawinan
Pasal $9 B aat )
1 +etiap oran! berhak membentuk keluar!a
dan melanjutkan keturunan melalui
perkawinan an! sah 1
Pasal $ aat $
1 Tiap,tiap perkawinan di"atat menurut
peraturan perundan!,undan!an an! berlaku 1
Pasal $9 B aat $
1 +etiap anak berhak atas kelan!sun!an
hidup# tumbuh# dan berkemban! serta
berhak atas perlindun!an dari kekerasan dan
diskriminasi 1
Pasal /0 aat )
1 Anak an! dilahirkan di luar perkawinan
hana mempunai hubun!an perdata den!an
ibuna dan keluar!a ibuna 1
Pasal $9 . aat )
1 +etiap oran! berhak atas pen!akuan#
jaminan# perlindun!an# dan kepastian
hukum an! adil serta perlakuan an! sama
di hadapan hukum 1


(ahkamah Konstitusi memberikan keputusan men!abulkan seba!ian permohonan para
pemohon. Pasal $ aat $ '' Perkawinan tidak dikabulkan sebab perkawinan an! di"atatkan
adalah untuk men"apai tertib administrasi.
Pen"atatan se"ara administrati* an! dilakukan Ne!ara dimaksudkan a!ar perkawinan#
seba!ai perbuatan hukum pentin! dalam kehidupan an! dilakukan oleh an! bersan!kutan#
an! berimplikasi terjadina akibat hukum an! san!at luas# di kemudian hari dapat
dibuktikan den!an bukti an! sempurna den!an suatu akta otentik# sehin!!a perlindun!an dan
pelaanan oleh Ne!ara terkait den!an hak,hak an! timbul dari suatu perkawinan dapat
terselen!!ara se"ara tertib dan e*isien. Artina den!an dimilikina bukti otentik akta
perkawinan# hak,hak an! timbul seba!ai akibat perkawinan dapat terlindun!i dan terlaani
den!an baik# karena tidak diperlukan proses pembuktian an! memakan waktu# uan!# tena!a#
dan pikiran an! lebih banak# seperti pembuktian men!enai asal,usul anak dalam pasal ??
'' perkawinan an! men!atur bahwa bila asal,usul anak tidak dapat dibuktikan den!an akta
otentik maka men!enai hal itu akan ditetapkan den!an putusan pen!adilan an! berwenan!.
Pembuktian an! demikian pasti tidak lebih e*ekti* dan e*isien bila dibandin!kan adana akta
otentik seba!ai bukti.
Pasal /0 aat ) '' Perkawinan dikabulkan karena hubun!an anak den!an seoran! laki,laki
seba!ai bapak tidak semata,mata karena adana ikatan perkawinan# akan tetapi dapat ju!a
didasarkan pada pembuktian adana hubun!an darah antara anak den!an laki,laki tersebut
seba!ai bapak.
.en!an demikian# terlepas dari soal prosedur : administrasi perkawinanna# anak an!
dilahirkan harus mendapat perlindun!an hukum. Dika tidak demikian# maka an! diru!ikan
adalah anak an! dilahirkan di luar perkawinan# padahal anak tersebut tidak berdosa karena
kelahiranna di luar kehendakna.

Komisi perlindun!an anak Indonesia %KPAI& men!un!kapkan hampir ?7 juta anak di
Indonesia tidak memiliki akta kelahiran karena berba!ai sebab antara lain karena pernikahan
tidak sah atau ter"atat di atau kawin siri# an!ka ini hampir separuh dari total jumlah anak
dibawah ? tahun an! ada di Indonesia. KPAI san!at men!apresiasi putusan (K beberapa
waktu lalu an! men!abulkan permohonan uji materiil atas pasal anak diluar pernikahan sah
dalam '' perkawinan.
(enurut ketua Komnas perlindun!an Anak Aris (erdeka +irait# perubahan pada 'ndan!,
undan! Perkawinan oleh (ahkamah Konstitusi ini akan menjadi landasan hukum an! sah
dalam memajukan upaa ad4okasi ba!i anak,anak diluar pernikahan an! sah untuk
memperoleh hak keperdataanna.
1Dadi putusan (K kemarin memberikan hak keperdataan an! selama ini tidak diakui ne!ara.
(akana akta lahirna itu tidak men"antumkan nama aah. .an tentu ini akan berimplikasi
tidak mendapatkan 1hak waris3 dan tidak bisa men"antumkan siapa bapakna# nah..itukan
meru!ikan anakna. .idalam kon4ensi PBB ju!a pen!akuan keperdataan dalam bentuk
identitas nama dan kewar!ane!araan itu harus diberikan oleh ne!ara# tidak harus ber!antun!
pada sah tidakna perkawinan. Tetapi ju!a seba!ai hak konstitusi# hak keperdataan# itu adalah
hak an! san!at mendasar dan konstitusional3.
Ketua (ajelis 'lama Indonesia 'mar +hihab ju!a menambut baik putusan (K ini# menurut
'mar# putusan ini bisa menjadi dasar hukum ba!i hakim dalam memutuskan sen!keta anak.
Anak an! dilahirkan tanpa memiliki kejelasan status aah serin!kali mendapatkan perlakuan
an! tidak adil dan sti!ma di ten!ah,ten!ah masarakat. 2ukum harus memberi perlindun!an
dan kepastian hukum an! adil terhadap status seoran! anak an! dilahirkan dan hak,hak
an! ada padana# termasuk terhadap anak an! dilahirkan meskipun keabsahan
perkawinanna masih dipersen!ketakan.
Berdasarkan uraian ini Pasal /0 aat ) '' Perkawinan ini harus diba"a# 1Anak an!
dilahirkan di luar perkawinan mempunai hubun!an perdata den!an ibuna dan keluar!a
ibuna serta den!an laki,laki seba!ai aahna an! dapat dibuktikan berdasarkan ilmu
pen!etahuan dan teknolo!i dan:atau alat bukti lain menurut hukum mempunai hubun!an
darah# termasuk hubun!an perdata den!an keluar!a aahna. 1
Ba!aimana tindakan notaris apabila ada anak luar kawin:kuasa:walina tersebut minta
dibuatkan akta keteran!an waris sementara ada penan!kalan dari ahli waris an! sahE.


.ari sisi praktisi notaris an! berwenan! untuk membuat suatu keteran!an waris# hal ini a!ak
merepotkan# karena untuk membuat suatu keteran!an waris diharuskan untuk menerima bukti,
bukti otentik berupa akta kelahiran an! menatakan bahwa anak tersebut merupakan anak
sah dari hasil perkawinan kedua oran!tuana. Ada kekhawatiran didalam praktik
dimasarakat# tiba,tiba akan bermun"ulan berba!ai kasus sehubun!an den!an adana tuntutan
dari anak,anak luar kawin an! tidak:belum pernah diakui oleh pewaris# an! menuntut
ba!ian dari warisan tersebut.



Berdasarkan K'2 Perdata dan ''
Perkawinan
Putusan (K Nomor /=:P'',>III:$7)7
+urat Keteran!an 2ak <aris biasana
dibuat oleh Notaris an! berisikan
keteran!an men!enai pewaris# para ahli
waris dan ba!ian,ba!ian an! menjadi
hak para ahli waris berdasarkan Kitab
'ndan!,'ndan! 2ukum Perdata.
Anak Luar Kawin dalam B< dan K'2
Perdata bisa mendapat ba!ian waris
melalui proses pen!akuan an!
ditetapkan oleh pen!adilan. <alaupun
den!an adana perbuatan hukum
pen!akuan ini san! anak maksimal
mendapat ):0 ba!ian waris.
Ketika pewaris menin!!al# timbulah
warisan dan ahli waris. Keberadaan anak
luar kawin an! sudah ditetapkan
pen!adilan tetap akan mendapatkan
Anak luar kawin berdasarkan putusan (K
ini dapat membuktikan den!an ilmu
pen!etahuan jika anak memiliki hubun!an
darah den!an aahna.
Dika ia terbukti berdasarkan ilmu
pen!etahuan merupakan anak pewaris maka
anak tersebut mempunai hak waris an!
sama besarna den!an ahli waris lainna.
Peraturan pelaksana putusan (K ini belum
ada sehin!!a masih terdapat kekoson!an
hukum ba!aimana anak luar kawin
mendapat jaminan ia akan mendapatkan
warisanna.
Kemajuan an! dibuat putusan (K ini
setelah dilakukanna pembuktian melalui
ilmu pen!etahuan ahli waris lain tidak dapat
menan!kal keberadaan anak luar kawin
ba!ian waris. Apabila ahli waris lain
menolak# nama san! ahli waris % anak
luar kawin an! mendapatkan pen!akuan
& sudah ter"atat dan harus dimasukkan
dalam surat keteran!an waris.
Notaris akan men!e"ek terlebih dahulu
berapa jumlah ahli waris an! ter"atat
oleh Ne!ara. .en!an demikian jika ahli
waris di luar anak luar kawin an!
mendapat pen!akuan menan!kal# surat
keteran!an waris tidak dapat dibuat.
ini. Karena se"ara ilmu pen!etahuan anak
luar kawin ini adalah anak dari pewaris.
+urat keteran!an waris dapat dibuat namun
dapat terjadi permasalahan dalam
administrasi pen!urusan surat keteran!an
waris.


III. PE(BA2A+AN
A. Anak Luar Kawin (enurut Kitab 'ndan!,'ndan! 2ukum Perdata %K'2Perdata& dan
'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/ Tentan! Perkawinan
Anak luar kawin an! diakui se"ara sah adalah salah satu ahli waris menurut undan!,undan!
an! diatur dalam K'2Perdata berdasarkan Pasal $97 jo Pasal 9=0 K'2Perdata. Anak luar
kawin an! berhak mewaris tersebut merupakan anak luar kawin dalam arti +empit#
men!in!at doktrin men!elompokkan anak tidak sah dalam 0 %ti!a& kelompok# aitu anak luar
kawin# anak Fina# dan anak sumban!# sesuai den!an penebutan an! diberikan oleh pembuat
undan!,undan! dalam Pasal $6$ jo $90 K'2Perdata %tentan! anak Fina dan sumban!&. Anak
luar kawin an! berhak mewaris adalah sesuai den!an pen!aturanna dalam Pasal $97
K'2Perdata.
Pemba!ian seperti tersebut dilakukan# karena undan!,undan! sendiri# berdasarkan ketentuan,
ketentuan an! ada# meman! memberikan akibat hukum lain,lain %sendiri,sendiri& atas status
anak,anak seperti tersebut di atas. +ekalipun anak Fina dan anak sumban! sebenarna ju!a
merupakan anak luar kawin dalam arti bukan anak sah# tetapi kalau dibandin!kan den!an
Pasal $97 den!an Pasal $90 K'2 Perdata# dapat diketahui anak luar kawin menurut Pasal $97
den!an anak Fina dan anak sumban! an! dimaksud dalam Pasal $90 adalah berbeda.
.emikian pula berdasarkan ketentuan Pasal $90# dihubun!kan den!an Pasal $60
K'2Perdata# bahwa anak Fina berbeda den!an anak sumban! dalam akibat hukumna.
Terhadap anak sumban!# undan!,undan! dalarn keadaan tertentu memberikan perke"ualian#
dalam arti# kepada mereka an! den!an dispensasi diberikan kesempatan untuk salin!
menikahi %Pasal 07 aat %$& K'2Perdata& dapat men!akui dan men!esahkan anak sumban!
mereka menjadi anak sah %Pasal $60 K'2Perdata&. Perke"ualian seperti ini tidak diberikan
untuk anak Fina.
Perbedaan antara anak luar kawin dan anak Fina terletak pada saat pembuahan atau hubun!an
badan an! menimbulkan kehamilan# aitu apakah pada saat itu salah satu atau kedua,duana
%maksudna laki,laki dan perempuan an! men!adakan hubun!an badan di luar nikah& ada
dalam ikatan perkawinan den!an oran! lain atau tidak# sedan!kan men!enai kapan anak itu
lahir tidak rele4an. Anak Fina adalah anak,anak an! dilahirkan dari hubun!an luar nikah
antara seoran! laki,laki dan seoran! perempuan di mana salah satu atau kedua,duana# terikat
perkawinan den!an oran! lain. Adapun anak sumban! adalah anak,anak an! dilahirkan dari
hubun!an antara seoran! laki,laki dan seoran! perempuan# an! antara keduana berdasarkan
ketentuan undan!,undan! ada laran!an untuk salin! menikahi %Pasal 0) K'2Perdata&.
.en!an demikian anak luar kawin dalam arti sempit adalah anak an! dilahirkan dari hasil
hubun!an antara seoran! laki,laki dan seoran! perempuan# an! kedua,duana tidak terikat
perkawinan den!an oran! lain dan tidak ada laran!an untuk salin! menikahi# anak,anak an!
demikianlah an! bisa diakui se"ara sah oleh aahna %Pasal $97 K'2Perdata&.
2ubun!an antara ibu dan anak terjadi den!an sendirina karena kelahiran# ke"uali apabila
anak itu Go4erspeli! atau bloedsrhennin! %anak Finah&. Antara aah dan anak hana terjadi
hubun!an perdata karena pen!akuan %Pasal $97 K'2Perdata&.
Pasal $97 K'2Perdata# an! men!atakan- bahwa den!an pen!akuan an! dilakukan terhadap
seoran! anak luar kawin# timbullah hubun!an perdata antara anak dan bapak atau ibuna. 2al
ini berarti# bahwa antara anak luar kawin dan GaahG %biolo!isna& maupun GibunaG pada
asasna tidak ada hubun!an hukum. hubun!an hukum itu baru ada kalau GaahG dan atau
GibunaGmemberikan pen!akuan# bahwa anak itu adalah anakna. .en!an demikian# tanpa
pen!akuan dari aah dan atau ibuna# pada asasna anak itu bukan anak siapa,siapa. Ia tidak
mempunai hubun!an hukum den!an siapa pun.
Kalau kita melihat prinsip seperti tersebut di atas# kita bisa menimpulkan# bahwa hubun!an
hukum antara oran!,tua dan anakna an! sah didasarkan atas adana hubun!an darah antara
keduana. akan tetapi# kalau kita hubun!kan den!an anak luar kawin# hubun!an hukum antara
anak luar kawin dan aah an! men!akuina# didasarkan atas hubun!an darah melalui suatu
pen!akuan den!an demikian# hubun!an darah dalam hal ini adalah hubun!an darah dalam arti
uridis# bukan dalam arti biolo!is. Kedudukan anak luar kawin di dalam hukum se"ara realitas
adalah lebih rendah dibandin! den!an anak sah# den!an pen!ertian ba!ian waris an!
diterima oleh anak luar kawin lebih ke"il dibandin!kan den!an anak sah. +elain hal tersebut
anak sah berada di bawah kekuasaan oran! tua seba!aimana diatur dalam Pasal $;;
K'2Perdata# sedan!kan anak luar kawin an! telah diakui se"ara sah berada di bawah
perwalian seba!aimana diatur dalam Pasal 07= K'2Perdata.

'ntuk dapat menjadi seoran! ahli waris K'2Perdata telah menetapkan sarat,sarat seba!ai
berikut C
a. Berdasarkan Pasal 90$ K'2Perdata untuk dapat menjadi ahli waris harus memiliki
hubun!an darah baik sah atau luar kawin. .imun!kinkan menjadi ahli waris melalui
pemberian melalui surat wasiat seba!aimana diatur dalam Pasal 96/ K'2Perdata.
b. Berdasarkan Pasal 90= K'2Perdata Ahli waris# harus sudah ada pada saat pewaris
menin!!al dunia. Namun# ketentuan ini disimpan!i oleh Pasal $ K'2Perdata an!
menebutkan bahwa anak an! ada dalam kandun!an seoran! perempuan dian!!ap seba!ai
telah dilahirkan# bilamana kepentin!an si anak men!hendakina.

Ketentuan Pasal 90$ K'2Perdata memperjelas kedudukan masin!,masin! ahli waris harus
didasari oleh suatu hubun!an darah baik sah maupun luar kawin. .alam hal ini# perlu
diidenti*ikasi lebih lanjut tentan! kedudukan anak,anak pewaris seba!ai ahli waris. (en!in!at
dalam suatu pewarisan menurut K'2Perdata dikenal anak luar kawin baik an! diakui se"ara
sah maupun tidak. K'2Perdata tidak menjelaskan lebih lanjut pen!ertian an! jelas tentan!
anak luar kawin. K'2Perdata hana memberikan penjelasan tentan! pen!ertian anak sah
seba!aimana diatur dalam Pasal $?7 K'2Perdata an! menebutkan bahwa anak sah adalah
setiap anak an! dilahirkan dan atau dibuahkan dari suatu perkawinan an! sah. Berdasarkan
batasan an! diberikan oleh Pasal $?7 K'2Perdata dapat ditarik kesimpulan bahwa an!
disebut den!an anak luar kawin adalah setiap anak an! dilahirkan di luar perkawinan an!
sah.
'' No. ) Tahun );6/ men!atur kedudukan anak luar kawin dalam Pasal /0# aituC
a. Anak an! dilahirkan di luar perkawinan hana mempunai hubun!an perdata den!an
ibuna dan keluar!a ibuna-
b. Kedudukan anak tersebut aat %)& di atas selanjutna akan diatur dalam Peraturan
Pemerintah.
(enurut Kompilasi 2ukum Islam Pasal / menebutkanPerkawinan adalah sah# apabila
dilakukan menurut hukum Islam sesuai den!an pasal $ aat %)& 'ndan!,undan! No. ) Tahun
);6/ tentan! Perkawinan an! menebutkan 1Perkawinan adalah sah apabila dilakukan
menurut hukum masin!,masin! a!ama dan keper"aaanna itu.3
Namun perkawinan tersebut harus dilaporkan dan di"atat di Kantor 'rusan A!ama %K'A&
atau di 5atatan +ipil ba!i an! bukan bera!ama Islam# karena Pen"atatan perkawinan seperti
an! diamanatkan Pasal $ aat %$& '' No ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan bertujuan untuk
melindun!i war!a ne!ara dalam memban!un keluar!a dan memberikan kepastian hukum
terhadap hak suami# istri# dan anak,anakna.
'' No. ) tahun );6/ pasal $ aat $ menebutkan 1Tiap,tiap perkawinan di"atat menurut
peraturan perundan!,undan!an an! berlaku3.

Be!itu pula di dalam Pasal ? Kompilasi 2ukum Islam menebutkanC
a. A!ar terjamin ketertiban perkawinan ba!i masarakat Islam setiap perkawinan harus
di"atat.
b. Pen"atatan perkawinan tersebut pada aat %)&# dilakukan oleh Pe!awai Pen"atat Nikah
seba!aimana an! diatur dalam 'ndan!,undan! No.$$ Tahun );/= jo 'ndan!,undan! No. 0$
Tahun );?/.

<alaupun pernikahan siri dian!!ap sah se"ara a!ama Islam# aitu adana ijab dan Kabul serta
wali nikah dan pen!antin sudah "ukup umur- namun perkawinan tersebut ju!a harus sah
se"ara hukum Ne!ara. Tanpa adana pen"atatan se"ara hukum Ne!ara# maka anak,anak an!
lahir dari perkawinan tersebut tidak dapat dibuktikan se"ara hukum merupakan anak sah dari
aahna. Akibatna# si anak hana memiliki hubun!an hukum den!an ibu an!
melahirkanna.
.ari lima rukun nikah itu tak ada seoran! ulama %empat maFhab& an! men!emukakan sebuah
pernikahan harus di"atat. +ebab# tak ada ditemukan dalil dalam Al,Hur8an dan 2adits +ahih
an! se"ara eksplisit mewajibkan adana pen"atatan nikah. Dadi jika pernikahanna sah
sekalipun tidak ter"atat# anakna tetap dian!!ap anak sah.
+ebuah 2adits +ahih an! diriwaatkan Imam Al,Bukhari dan (uslim dari Abu 2urairah ra#
Rasulullah bersabda# 1Anak hana bernasab kepada pemilik tempat tidur suami# sedan!kan
peFina hana akan memperoleh sial atau batu hukuman.3 .ari hadits itu# dapat dijelaskan
anak ju!a bernasab %hubun!an hukum& den!an lelaki an! memiliki tempat tidur an! sah.
+ebab# ia adalah suami sah dari ibu kandun!na. +ementara# perFinaan tidak pernah
men!akibatkan adana hubun!an nasab anak terhadap bapakna karena peFina hana laak
diberi hukuman. Dika pernikahan sah# anak an! dilahirkan bernasab pada ibu dan bapakna#
ke"uali karena perFinahan anak hana bernasab den!an ibuna.
Pasal /$ 'ndan!,'ndan! No. ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan memberikan de*inisi ba!i
anak an! sah aitu anak an! dilahirkan dalam atau seba!ai akibat perkawinan an! sah.
+edan!kan Pasal $?7 K'2Perdata menentukan bahwa tiap,tiap anak an! dilahirkan atau
ditumbuhkan sepanjan! perkawinan# memperoleh si suami seba!ai bapakna. Berdasarkan
kedua ketentuan di atas# keabsahan suatu perkawinan san!at menentukan kedudukan hukum
dari anak,anak# anak an! dilahirkan atau ditumbuhkan sepanjan! perkawinan# memperoleh si
suami seba!ai bapakna. Berdasarkan kedua ketentuan di atas# keabsahan suatu perkawinan
san!at menentukan kedudukan hukum dari anak,anak.

B. Kedudukan Anak Luar Kawin
Berdasarkan Pasal $97 K'2Perdata# seoran! anak luar kawin akan memiliki hubun!an
keperdataan den!an oran! tuana apabila telah diakui se"ara sah. .en!an demikian# apabila
seoran! anak luar kawin tidak diakui oleh oran! tuana# maka ia tidak akan memiliki
hubun!an keperdataan baik den!an bapak maupun ibu biolo!isna.
Namun# menurut 'ndan!,'ndan! No. ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan kedudukan anak
luar kawin demi hukum memiliki hubun!an keperdataan den!an ibuna dan keluar!a ibuna#
seba!aimana diatur dalam Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! No. ) Tahun );6/ tentan!
Perkawinan. 2ana saja# dalam aat %$& disebutkan bahwa Kedudukan anak luar kawin
tersebut akan diatur lebih lanjut dalam suatu peraturan pemerintah an! sampai sekaran!
belum diundan!kan oleh pemerintah..en!an demikian# berdasarkan Pasal == 'ndan!,'ndan!
No. ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan# maka berlakulah ketentuan an! lama dalam hal ini
K'2Perdata.
+ehin!!a kedudukan anak luar kawin se"ara hukum setelah berlakuna 'ndan!,'ndan! No.
) Tahun );6/ tentan! Perkawinan tetap diperlukan suatu pen!akuan untuk men"iptakan
hubun!an keperdataan antara seoran! anak luar kawin den!an oran! tuana.
Pen!akuan terhadap anak luar kawin# dapat dilakukan den!an C
). Pen!akuan sukarela
Pen!akuan sukarela aitu C suatu pen!akuan an! dilakukan oleh seseoran! den!an "ara an!
ditentukan undan!,undan!# bahwa ia adalah bapakna %ibuna& seoran! anak an! telah
dilahirkan di luar perkawinan&. .en!an adana pen!akuan# maka timbulah hubun!an Perdata
antara si anak dan si bapak %ibu& an! telah men!akuina seba!aimana diatur dalam Pasal $97
K'2Perdata.
Pen!akuan sukarela dapat dilakukan den!an "ara,"ara an! ditentukan dalam Pasal $9)
K'2Perdata# aitu C
a. .alam akta kelahiran si anak (enurut Pasal $9) aat %)& K'2Perdata# untuk dapat
men!akui seoran! anak luar kawin bapak atau ibuna dan atau kuasana berdasarkan kuasa
otentik harus men!hadap di hadapan pe!awai "atatan sipil untuk melakukan pen!akuan
terhadap anak luar kawin tersebut.
b. Pen!akuan terhadap anak luar kawin dapat pula dilakukan pada saat perkawinan oran!
tuana berlan!sun! an! dimuat dalam akta perkawinan seba!aimana diatur dalam Pasal $9)
aat %$&. Do Pasal $6$ K'2Perdata. Pen!akuan ini akan berakibat si anak luar kawin akan
menjadi seoran! anak sah.
". Pen!akuan terhadap anak luar kawin dapat dilakukan dalam akta oteintik seperti akta
notaris seba!aimana diatur dalam Pasal $9) aat %)& K'2Perdata.
d. .en!an akta an! dibuat oleh pe!awai "atatan sipil# an! dibutuhkan dalam re!ister
kelahiran "atatan sipil menurut hari Penan!!alanna seba!aimana diatur dalam Pasal $9) aat
%$& K'2Perdata.

$. Pen!akuan Paksaan
Pen!akuan anak luar kawin dapat pula terjadi se"ara paksaan# akni dapat dilakukan oleh si
anak an! lahir di luar perkawinan itu# den!an "ara men!ajukan !u!atan terhadap bapak atau
ibuna kepada Pen!adilan Ne!eri# a!ar supaa anak luar kawin dalam arti sempit itu diakui
seba!ai anak bapak atau ibuna# ketentuan ini diatur dalam Pasal $96,$9; K'2Perdata.
Anak luar kawin an! dapat diakui adalah anak luar kawin dalam arti sempit# aitu anak an!
terlahir dari ibu dan bapak an! tidak terikat perkawinan an! sah baik di antara mereka
maupun den!an oran! lain %tidak ter!olon! anak Fina atau anak sumban!&.

(enurut K'2Perdata ahli waris an! berhak mewaris dapat diba!i menjadi / %empat&
!olon!an# aitu C
a. Golon!an I C Anak# atau keturunanna dan janda:duda# an! jumlah ba!ianna ditetapkan
di dalam Pasal 9?$# 9?$a# 9?$b# dan ?)? K'2Perdata.
b. Golon!an II C @ran! tua %bapak:ibu&# saudara,saudara atau keturunanna# an! jumlah
ba!ianna ditetapkan di dalam pasal 9?/# 9??# 9?=# dan 9?6 K'2Perdata.
". Golon!an III C Kakek dan nenek# atau leluhur dalam !aris lurus terus ke atas# an! jumlah
ba!ianna ditetapkan di dalam Pasal 9?0# 9?9 aat %)& K'2Perdata.
d. Golon!an I> C +anak keluar!a di dalam !aris menampin! sampai tin!kat ke,= an!
jumlah ba!ianna ditetapkan di dalam Pasal 9?9 aat %$&# 9=)# 90$ aat %$&# 9=$# 9=0# 9=/#
9?= dan 9== K'2Perdata.

5. Peran Notaris dalam Pembuatan Akta <arisan untuk Anak Luar Kawin
Perjanjian,perjanjian an! dapat di!unakan dan dibuat untuk menelesaikan sen!keta waris
apabila terdapat anak luar kawin adalah den!an membuatC
a. Akta Pembatalan# merupakan akta an! memuat kesepakatan para ahli waris untuk
membatalkan Akta Pemba!ian <aris an! telah pernah dibuat sebelumna dan untuk
kemudian dibuat Akta Pemba!ian <aris an! baru# dalam akta ini anak luar kawin an!
dahulu belum masuk seba!ai ahli waris# di"antumkan seba!ai ahli waris den!an ba!ian sesuai
an! telah ditentukan oleh undan!,undan!-
b. Akta Perdamaian# akta ini merupakan kesepakatan ahli waris untuk menelesaikan
sen!keta waris den!an "ara bermu*akatan# dan memba!i waris menurut undan!,undan!.
". Akta Perjanjian Pelepasan 2ak Tuntutan# pembuatan akta ini merupakan solusi dari
sen!keta hak waris dalam pewarisan an! di dalamna terdapat anak luar kawin an! dahulu
pada saat pembuatan Akta Pemba!ian <aris tidak masuk seba!ai ahli waris dan tidak
memperoleh hakna. Akta Perjanjian Pelepasan 2ak Tuntutan# dibuat tanpa membatalkan
Akta Pemba!ian <aris an! telah dibuat# melainkan dalam akta ini anak luar kawin tersebut
membuat pernataan bahwa ia telah melepaskan se!ala hakna atas harta warisan dan tidak
akan menuntut ahli waris lainna atas harta warisan. .alam akta ini ju!a diperjanjikan untuk
itu si anak luar kawin mendapatkan kompensasi dari ahli waris an! lain sesuai den!an
kesepakatan di antara para ahli waris.
I>. Penutup.
.en!an adana putusan (ahkamah Konstitusi tersebut di atas# maka diakuina anak luar
kawin %hasil biolo!is& seba!ai anak an! sah berarti akan mempunai hubun!an waris den!an
bapak biolo!isna tanpa harus didahului den!an pen!akuan dan pen!esahan# den!an sarat
dapat dibuktikan adana hubun!an biolo!is antara anak dan bapak biolo!is berdasarkan ilmu
pen!etahuan# misalna melalui hasil tes .NA. Namun demikian# apabila ada penan!kalan
men!enai anak luar kawin ini dari anak,anak ahli waris an! sah# maka menurut saa dalam
hal ini tetap perlu dimohonkan Penetapan Pen!adilan men!enai status anak luar kawin
tersebut seba!ai ahli waris an! sah.
(en!harapkan pemerintah den!an putusan (K tersebut membuat sinkronisasi hukum dan
peraturan perundan! undan!an an! berkaitan den!an perkawinan menurut a!ama dan
keper"aaanna sehin!!a tidak menimbulkan pendapat: opini an! tumpan! tindih an!
menimbulkan banak masalah baru dan diharapkan pene!akkan hukum serta rasa keadilan
dimasarakat dapat terwujud.
PENDAHULUAN
A. Latar Belaa!"
Konsep hukum pro!esi* merupakan hukum an! memanusiakan manusia. 2ukum
pro!resi* merupakan hukum an! hasil dari nilai,nilai an! berkemban! dalam masarakat.
.alam hal ini +atjipto Raharjo berpendapat bahwa hukum pro!resi* mempunai "ita,"ita
an! besar dalam kesejahteraan dan kebaha!iaan manusia.I)J
Putusan (ahkamah Konstitusi NomorC /=:P'',>II:$7)7 menatakan bahwa
men!abulkan seba!ian dari !u!atan an! diajukan oleh 2j. Aisah (o"htar alias (a"hi"ha
binti 2. (o"htar Ibrahim.I$J Judicial review an! dilakukan atas Pasal /0 aat %)& 'ndan!,
'ndan! Nomor ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan dalam putusan (ahkamah Konstitusi
tersebut mempunai nilai,nilai an! bersi*at pro!resi*. Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan!
Nomor ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan paca !udicial review berbuni# "Anak yang
dilahirkan di luar perkawinan mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga
ibunya erta dengan laki#laki ebagai ayahnya yang dapat dibuktikan berdaarkan ilmu
pengetahuan dan tekn$l$gi dan%atau alat bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan
darah& termauk hubungan perdata dengan keluarga ayahnya'. Ketika memutus perkara
tersebut terjadi c$ncuring $pini$n( Pendapat hakim konstitusi (aria Aarida Indrati bahwa
se"ara teoritis norma a!ama atau keper"aaan tidak dapat dipaksakan oleh ne!ara untuk
dilaksanakan# karena norma a!ama atau keper"aaan merupakan wilaah keakinan
transedental an! bersi*at pri4at# aitu hubun!an antara manusia den!an pen"iptana-
sedan!kan norma hukum dalam hal ini 'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/ tentan!
Perkawinan# merupakan ketentuan an! dibuat oleh ne!ara seba!ai perwujudan kesepakatan
war!a atau masarakat den!an ne!ara sehin!!a dapat dipaksakan keberlakuanna oleh
ne!ara.I0J
Aakta an! terjadi selama ini kedudukan anak diluar nikah lemah dimata hukum# dan
tidak ada lemba!a an! melindun!i anak,anak diluar nikah tersebut. Pas"a putusan
(ahkamah Konstitusi tersebut banak terjadi pro dan kontra di dalam masarakat Indonesia.
(ereka an! pro menilai putusan (ahkamah Konstitusi memberikan jaminan dan
perlindun!an ba!i anak luar kawin. Karena sebelum putusan (ahkamah Konstitusi itu# anak
luar kawin hana puna hubun!an den!an ibu dan keluar!a san! ibu. Pandan!an kontra
memandan! putusan (ahkamah Konstitusi tersebut seakan mele!alkan perFinaan.I/J
(en"ermati *enomena tersebut penulis tertarik untuk men!kaji permasalahan tersebut
dalam kara tulis an! berjudul #I$%l&a'& P(t('a! Ma)a$a) K*!'t&t('& N*$*r
46/PUU-VII/2010 Me!"e!a& Pe!"a(a! Se+ara H(($ H(,(!"a! Per-ata Ter)a-a%
A!a D&l(ar Pera.&!a! Ber-a'ara! Per'%et&/ H(($ Pr*"re'&/0.
B. R($('a! $a'ala)
Berdasarkan uraian latar belakan! diatas maka penulis merumuskan permalahan
seba!ai berikut C
). Apakah putusan hakim (ahkamah Konstitusi NomorC /=:P'',>II:$7)7 telah men!a"u
pada konsepsi hukum pro!resi* E
$. Ba!aimanakah implikasi putusan hakim (ahkamah Konstitusi Nomor /=:P'',>II:$7)7
terhadap pen!akuan se"ara hukum hubun!an perdata anak di luar nikahE
PEMBAHASAN
A. Pe!e"aa! H(($ Pr*"re'&/ Dala$ P(t('a! Ma)a$a) K*!'t&t('& N*$*r 46/P((-
V&&/2010 Me!"e!a& 1(-&+&al Re2&e. Pa'al 43 A4at 516 U!-a!"-U!-a!" N*$*r 1 Ta)(!
1784 Te!ta!" Pera.&!a! Ter)a-a% Ha-Ha Ke%er-ataa! A!a D& L(ar N&a)
Pen!ajuan uji materi oleh 2j. Aisah (o"htar alias (a"hi"a binti 2. (o"htar Ibrahim
terhadap Pasal $ aat %)& dan Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/ tentan!
Perkawinan tersebut bermula dari hubun!an pernikahan siri 2j. Aisah (o"htar alias
(a"hi"a binti 2. (o"htar Ibrahim den!an (oerdiono pada tan!!al $7 .esember );;0 dan
dilahirkan seoran! anak laki,laki bernama (uhammad IBbal Ramadhan. Tujuan 2j. Aisah
(o"htar alias (a"hi"a binti 2. (o"htar Ibrahim men!ajukan hak uji materil ke (ahkamah
Konstitusi# akni a!ar (uhammad IBbal Ramadhan mendapat status hukum tetap dan diakui
oleh keluar!a (oerdiono. 2j. Aisah (o"htar alias (a"hi"a binti 2. (o"htar Ibrahim
terpaksa men"ari keadilan setelah keberadaan (uhammad IBbal Ramadhan tidak diakui
(oerdiono# ju!a men!abaikan hak,hak perdata (uhammad IBbal Ramadhan# seperti uan!
bulanan seba!ai biaa hidup dan biaa sekolah.I?J
Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! %''& Perkawinan Nomor ) Tahun );6/ sebelum judi"ial
re4iew berbuni 1A!a 4a!" -&la)&ra! -& l(ar %era.&!a! )a!4a $e$%(!4a&
)(,(!"a! %er-ata -e!"a! &,(!4a -a! el(ar"a &,(!4a0. Tidak adil ketika hukum
menetapkan bahwa anak an! lahir dari suatu kehamilan karena hubun!an seksual di luar
perkawinan hana memiliki hubun!an den!an perempuan tersebut seba!ai ibuna saja. 2al
ini menimbulkan ketidakadilan ba!i si anak. Anak an! lahir di luar nikah itu posisina
rawan# tidak berdosa. Tapi dalam Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! Perkawinan Nomor )
Tahun );6/ anak dan ibuna an! menan!!un! beban moral# an! seharusna itu adalah
tan!!un! jawab aah biolo!isna ju!a. +elain itu# tidak adil pula ketika Pasal /0 aat %)&
tersebut membebaskan laki,laki an! melakukan hubun!an seksual an! menebabkan
terjadina kehamilan dan kelahiran anak tersebut dari tan!!un! jawabna seba!ai seoran!
bapak dan bersamaan den!an itu hukum meniadakan hak,hak anak terhadap lelaki tersebut
seba!ai bapakna. Pokok permasalahan hukum men!enai anak an! dilahirkan di luar
perkawinan adalah men!enai makna hukum %legal meaning& *rasa 1yang dilahirkan di luar
perkawinan3. Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! Perkawinan Nomor ) Tahun );6/ sebelum
uji materi# memberikan pembedaan hukum ba!i anak di luar nikah den!an anak dari hasil
pernikahan an! sah. 2al tersebut jelas bertentan!an den!an 'ndan!,'ndan! .asar Ne!ara
Republik Indonesia Tahun );/? Pasal $9B aat %$&.
'ndan!,'ndan! Nomor / Tahun );6; pasal $ aat %0& dan %/& tentan! Kesejahteraan
Anak mendoron! perlu adana perlindun!an anak dalam ran!ka men!usahakan kesejahteraan
anak dan perlakuan an! adil terhadap anak.Perlindun!an anak merupakan suatu usaha an!
men!adakan kondisi dimana setiap anak dapat malaksanakan hak dan kewajibanna.
Perlindun!an anak merupakan perwujudan adana keadilan dalam suatu masarakat. .en!an
demikian# maka perlindun!an anak harus diusahakan dalam berba!ai bidan! kehidupan
berne!ara dan bermasarakat.
Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! Perkawinan Nomor ) Tahun );6/ sebelum uji materi#
memberikan pembedaan hukum ba!i anak di luar nikah den!an anak dari hasil pernikahan
an! sah. 2al tersebut jelas bertentan!an den!an 'ndan!,'ndan! .asar Ne!ara Republik
Indonesia Tahun );/? Pasal $9B aat %$&# 1 +etiap anak berhak atas kelan!sun!an hidup#
tumbuh# dan berkemban! serta berhak atas perlindun!an dari kekerasan dan diskriminasi3.
Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'ndan! Perkawinan men!indikasikan adana diskriminasi
antara anak an! lahir di luar nikah hana mempunai hubun!an keperdataan den!an ibuna
dan keluar!a ibuna. +edan!kan anak an! lahir atas ikatan pernikahan# mempunai
hubun!an keperdataan dari aah dan ibuna. Anak di luar nikah mendapatkan pembatasan
hukum# khususna dalam hal hubun!an keperdataan den!an aah biolo!isna# an!
seharusna setiap anak harus di lindun!i hak,hakna.
'ndan!,'ndan! Nomor $0 Tahun $77$ tentan! Perlindun!an Anak# Pasal / berbuni#
1+etiap anak berhak untuk dapat hidup# tumbuh# berkemban!# dan berpartisipasi se"ara wajar
sesuai den!an harkat dan martabat kemanusiaan# serta mendapat perlindun!an dari kekerasan
dan diskriminasi3. Namun dalam kondisi riil kehidupan bermasarakat# anak an! lahir di
luar nikah lemah dimata hukum# dan tidak ada lemba!a an! melindun!i anak,anak diluar
nikah tersebut.
Letak nilai,nilai pro!resi4isme dalam hal ini pada pertimban!an,pertimban!an hakim
pada putusan tersebut. .alam hal ini hakim,hakim (ahkamah Konstitusi melakukan
pen!ujian bukan hana berdasar pada Pasal,Pasal an! tertulis didalam 'ndan!,undan!
.asar akan tetapi pertimban!an,pertimban!an hukum tersebut ju!a men!ambil dari living
law atau hukum an! hidup didalam masarakat.
(en!enai permohonan pemohon men!enai pen!ujian 'ndan!,'ndan! Nomor )
tahun);6/ tentan! perkawinan pada Pasal /0 aat %)& diterima dalam hal ini (ahkamah
Konstitusi dikabulkan den!an penasiran pada Pasal tersebut telah menimbulkan diskriminasi
pada perkemban!an psikolo!is anak diluar nikah dan kepastian hukum tentan! identitas anak
diluar nikah. Keputusan (ahkamah Konstitusi tersebut membuat terobosan baik dalam hal
hukum positi* dan hukum an! hidup dalam perkemban!an masarakat demi ter"iptana
keadilan ba!i perlakuan anak diluar nikah. Ini an! merupakan salah satu "iri konsep hukum
pro!resi* an! bahwa hukum harus peka den!an aspek,aspek lain diluar lin!kup hukum itu
sendiri. .an hukum harus mampu men"iptakan pertimban!an,pertimban!an hukum diluar
konteks hukum positi* atau terobosan,terobosan !una mewujudkan keadilan sosial.
B. I$%l&a'& P(t('a! Ma)a$a) K*!'t&t('& N*$*r 46/PUU-VIII/2010 -ala$ %e!e"aa!
a-$&!&'tra'& e%e!-(-(a! ter)a-a% )a-)a e%er-ataa! a!a
+eba!ai "ontoh permberlakuan hukum pro!resi* an! nata dalam ranah hukum akni
putusan (ahkamah Konstitusi men!enai pen!ujian 'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/
tentan! perkawinan pada pasal /0 aat %)& . bahwa dalam hal ini terdapat penjaminan hak
keperdataan untuk anak diluar nikah.Putusan (ahkamah Konstitusi ini mempunai dampak
an! luas terhadap hak,hak keperdataan anak. Pasal /0 aat %)& 'ndan!,'nda! Nomor )
Tahun );6/ tentan! Perkawinan ini bertentan!an den!an ''. );/?.
Isi dari putusan (ahkamah Konstitusi tersebut adalah bahwa Pasal /0 aat %)& 'ndan!,
'ndna! Nomor ) Tahun );6/ tidak mempunai kekuatan men!ikat sepanjan! dibuktikan
bahwa laki,laki itu aahna menurut ilmu pen!etahuan. +ehin!!a dari putusan ini otomatis
bere*ek kepada administrasi kependudukan anak di luar nikah an! se"ara tidak lan!sun!
berdampak pada hak,hak keperdataan anak seperti hak waris# hak na*kah# dan hak pen!akuan
atas identitas. Berdasarkan putusan tersebut terdapat implikasi an! meliputi penjaminan
hak,hak anak di luar nikah baik dari se!i hukum positi* Indonesia maupun hukum Islam# dan
hukum pro!resi*.
Putusan (ahkmah Konstitusi ini berdampak pada administrasi kependudukan anak di
luar nikah tersebut. .i Indonesia# administrasi kependudukan diatur dalam 'ndan!,undan!
Nomor $0 Tahun $77= tentan! administrasi kependudukanI=J %Lembaran Ne!ara Republik
Indonesia Tahun $77= Nomor )$/ dan Tambahan Lembaran Ne!ara Republik Indonesia&.
.en!an adana putusan (ahkamah Konstitusi ini maka aah anak di luar nikah selama si
anak dapat membuktikan den!an ilmu pen!etahuan atau se"ara biolo!is maka akan masuk ke
dalam administrasi kependudukan an! berarti aah si anak di luar nikah akan ter"atat
didalam akta kelahiran dan identitas dari anak diluar nikah tersebut. Adana pen"atatan sipil
ini dapat menjamin kepastian hukum ba!i si anak sehin!!a keadilan ba!i si anak untuk
mendapatkan hak,hak seba!ai anak dapat diakui.
Pen!akuan anak menurut Penjelasan Pasal /; aat %)& 'ndan!,undan! Nomor $0
Tahun $77= tentan! Administrasi Kependudukan ialah pen!akuan seoran! aah terhadap
anakna an! lahir di luar perkawinan sah atas persetujuan ibu kandun! anak tersebut.
Adana putusan (ahkamah Konstitusi ini berakibat pada per!eseran pen!ertian serta maksud
dan tujuanna. .en!an adana pen!akuan aahna terhadap anak di luar nikah maka anak
tersebut dapat men!!unakan nama keluar!a aahna. (enurut Pasal 0; Bur!erlijk <etboek#
anak an! masih minder!aring%di bawah umur: belum dewasa& an! sudah diakui# jika ia
berkehendak untuk kawin# tetap memerlukan iFin dari aah an! telah men!akuina dan dari
ibuna.
(eskipun Anak luar kawin dapat diakui selain den!an "ara pen!akuan anak tetapi
melalui hal lain an! telah diatur dalam K'2Perdata seperti pen!esahan anak. Pen!esahan
anak luar kawin adalah suatu upaa hukum %rechtmiddel& untuk memberikan suatu
kedudukan %status& seba!ai anak sah melalui perkawinan an! dilakukan oleh oran!
tuanaI6J. Namun Pasal $90 Kitab 'ndan!,undan! 2ukum Perdata menatakan bahwa anak
Fina %$verpeligkind& tidak mun!in atau tidak dapat diakui se"ara sah# meskipun oran! tuana
kawin di kemudian hari. .i sampin! itu# anak sumban! pun tidak dapat diakui se"ara sah#
ke"uali oran! tuana melan!sun!kan perkawinan setelah memperoleh dipensasi dari
Presiden. @leh karena pen!akuan dilakukan pada saat perkawinan dilan!sun!kan %Pasal $90
o. $60 Kitab 'ndan!,undan! 2ukum Perdata&. <alaupun anak luar nikah an! dimaksud
Bur!erlijk <etboek den!an anak di luar nikah an! dimaksud Putusan (ahkamah Konstitusi
Nomor /=:P'',>III:$7)7 berbeda namun kedua,duana menan!kut anak hasil Fina. Dika
maksud dari Bur!erlijk <etboek bahwa anak di luar nikah ialah anak FinaI9J atau anak
sumban!I;J# anak di luar nikah menurut (ahkamah Konstitusi ini tidak hana anak Fina
namun ju!a anak hasil hubun!an K!elap8 akibat hubun!an seksual an! dilakukan tanpa
ikatan perkawinan baik se"ara undan!,undan! maupun a!ama.
+ebenarna pen!akuan anak terhadap anak di luar nikah telah diatur dalam peaturan
perundan!,undan!an lain melalui pen!akuan anak. Namun# seba!ai upaa adana hubun!an
hukum antara anak den!an oran! tuana maka pen!akuan anak harus ada kesukarelaan dari
aah atau bapakna untuk men!akuina dan persetujuan dari ibuna. Berbeda halna dalam
putusan (K ini# tidak memerlukan kesukarelaan dari aahna ataupun persetujuan ibuna
melainkan si anak lah an! harus berusaha untuk mebuktikan den!an ilmu pen!etahuan atau
se"ara biolo!is terhadap aahna.
+etiap anak mempunai hak mendapatkan perlindun!an akan se!ala hal# termasuk di
dalamna hak mendapatkan identitas diri. Berdasarkan putusan (ahkamah Konstitusi
men!enai judi"ial re4iew 'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan
tersebut akan ada perubahan penebutan didalam akta kelahiran anak diluar nikah# ini untuk
menja!a perkemban!an kejiwaan anak# tanpa men!hiraukan ba!aimana proses ia dilahirkan.
akta kelahiran san!at dibutuhkan ba!i seoran! anak. Baik untuk kepentin!an sekolah atau
an! lainna. 'ndan! 'ndan! No $0 Tahun $770 tentan! Perlindun!an Anak ju!a men!atur
hal ini.I)7J
'paa memberi akta kelahiran untuk anak di luar nikah# adalah untuk men!hormati
kepentin!an dan hak seoran! anak. Pertimban!an tersebut diambil den!an alasan terlepas dari
soal prosedur : administrasi perkawinanna# anak an! dilahirkan harus mendapat
perlindun!an hukum. Dika tidak demikian# maka an! diru!ikan adalah anak an! dilahirkan
di luar perkawinan# padahal anak tersebut tidak berdosa karena kelahiranna di luar
kehendakna.
Namun apabila di dalam akta kelahiran anak di"antumkan ada kata,kata anak di luar
nikah an! sah atau kata,kata an! dipersamakan den!an hal tersebut maka dapat berdampak
pada psikolo!is anak. Pada saatna nanti ketika anak,anak menjalani masa sekolah#
berinteraksi den!an temanna maka dapat saja anak di luar nikah ini diejek oleh temanna.
Pen!akuan anak di luar pernikahan an! sah memberikan hak keperdataan ba!i anak
an! selama ini tidak diakui ne!ara. .en!an diakuina hak keperdataan anak di luar nikah ini
maka anak akan mendapatkan hak waris tidak hana dari ibuna melainkan ju!a dari
bapakna. <alaupun meman! istilah Kkeperdataan8 tidak bisa otomatis dian!!ap mempunai
hubun!an nasab %keturunan& antara anak luar kawin den!an aah biolo!isna# namun putusan
(ahkamah Konstitusi ini dita*sirkan sampai ke arah tersebut.
Putusan (ahkamah Konstitusi terhadap Dudi"ial Re4iew Pasal /0 aat %)& 'ndan!,
undan! Nomor ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan berarti men!akui adana anak di luar
nikah. .en!an diakuina anak di luar nikah ini berdampak pada hak,hak keperdataan anak di
luar nikah ini harus diakui. +ebenarna pen!aturan men!enai anak luar kawin terdapat dalam
Kitab 'ndan!,undan! 2ukum Perdata an! tertuan! dalam Pasal 9=$ aituC Jika i
meninggal meninggalkan anak#anak di luar nikah yang telah diakui dengan ah& maka
warian haru dibagi dengan cara yang ditentukan dalam empat paal berikut. .alam Kitab
'ndan!,'ndan! 2ukum Perdata pemba!ian waris ba!i anak di luar nikah ialah seperti!a dari
ba!ian an! mereka sediana harus mendapatna andai kata mereka anak an! sah. Anak di
luar nikah mendapatkan warisanseten!ah dari warisan apabila si menin!!al tak
menin!!alkanketurunan maupun suami atau isteri akan tetapi menin!!alkan keluar!a sedarah
dalam !aris ke atas maupun saudara laki atau perempuan atau keturunan mereka. 2al ini
tertuan! dalam Pasal 9=0 Kitab 'ndan!,'ndan! 2ukum Perdata. <alaupun anak luar kawin
telah diakui den!an sah namun tetap ada pembedaan porsi warisan dibandin!kan den!an anak
hasil perkawinan sah.
.en!an adana putusan (ahkamah Konstitusi ini maka apabila anak di luar nikah ini
terbukti melalui ilmu pen!etahuan bahwa merupakan anak pewaris maka anak tersebut
mempunai hak waris. Namun menurut penulis hak waris an! diberikan kepada anak di luar
nikah besarna tidak sama den!an anak dari perkawinan an! sah seperti halna an!
terdapat dalam Kitab 'ndan!,undan! 2ukum Perdata dimana anak luar nikah an! sah hana
mempunai hak waris maksimal seperti!a dari ba!ian anak sah. 2al ini ju!a demi rasa
keadilan ba!i anak sah walaupun dirasa kuran! memihak pada anak di luar
nikah.Pelaksananna karena untuk memperoleh surat keteran!an warisan diperlukan kartu
keluar!a sedan!kan anak di luar nikah an! dimaksud putusan (K Nomor /=:P'',
>III:$7)7 kedua oran! tuana tidak menikah sehin!!a tidak mempunai kartu keluar!a maka
dapat dilaksanakan den!an men!!unakan penetepan pen!adilan an! kemudian dapat
diturunkan ke surat keteran!an warisan. Namun# sekaran! ini belum ada peraturan pelaksana
dari putusan (ahkamah Konstitusi tersebut.
Implikasi dari adana putusan (K tersebut ialah pen!adilan dapat kebanjiran putusan
(K tersebut baik pen!adilan a!ama ba!i pen!anut a!ama Islam maupun pen!adilan ne!eri
ba!i pen!anut a!ama non,Islam men!enai anak luar kawin untuk memperoleh hak waris
setelah bapakna ditetapkan seba!ai aah biolo!isna lewat sidan! permohonan penetapan
pen!esahan asal,usul anak. Namun hubun!an hukum ini belum menjawab men!enai
kepastian timbulna hak,hak keperdataan baru akibat dari Putusan (ahkamah Konstitusi
tersebut.
PENUTUP
A. Ke'&$%(la!
Berdasarkan uraian pembahasan tersebut penulis merumuskan simpulan seba!ai berikutC
). Bahwa putusan (ahkamah Konstitusi NomorC /=:P'',>II:$7)7 men!enai pen!ujian
'ndan!,'ndan! Nomor ) Tahun );6/ tentan! Perkawinan men!andun! nilai,nilai
pro!resi4isme. Nilai,nilai tersebut terdapat dalam pena*siran,pena*siran hukum an!
dilakukan oleh hakim (ahkamah Konstitusi dalam men!ambil putusan atas permohonan
pen!ujian 'ndan!,undan! perkawinan tersebut. (ahkamah Konstitusi tidak sekedar
memutuskan den!an pertimban!an,pertimban!an hukum positi* saja melainkan menilik atas
hukum,hukum an! hidup dalam masarakat %living law& dan norma,norma hukum bahkan
asas,asas hukum demi men"iptakan keadilan ba!i kedudukan anak diluar nikah.
$. .en!an pro!resi4isme an! dianut oleh (ahkamah Konstitusi dalam putusan terhadap
pen!ujian Pasal /0 aat %)& 'ndan!,undan! Perkawinan Nomor ) Tahun );6/ tersebut
menimbulkan implikasi an! menuai kritik dari masarakat. Namun putusan tersebut
merupakan titik tolak awal dalam perlindun!an anak diluar nikah terhadap kesetaraan hak
den!an anak,anak lain. .alam putusan (ahkamah Kontsitusi berarti anak dapat
mendapatkan pen!akuan namun an! berusaha membuktikan adalah anak. Implikasina
dalam hal ini harus ada penetaraan pen!akuan anak an! diluar nikah dalam administrasi
kependudukan. Namun e*ek domino akan tetap berlanjut den!an konsekuensi hak anak
lainna ketika pen!akuan tersebut diberlakukan# seperti "ontohna hak waris dan hak
pemenuhan terhadap kesejahteraan hidup san! anak. 'ntuk itu pro!resi4isme an! dilakukan
oleh (ahkamah Konstitusi an! merupakan wujud perlindun!an terhadap anak,anak diluar
nikah tetap saja perlu pen!utaraan dan pembatasan lebih lanjut men!enai pelaksanaan dari
peraturan tersebut.

B. Re*$e!-a'&
Ne!ara Indonesia merupakan ne!ara an! majemuk dalam hal kebudaaan dan a!ama maka
pro,kontra an! mewarnai putusan judi"ial re4iew. 'ndan!,undan! Perkawinan tersebut
harus disikapi se"ara benar dan bijak a!ar tidak menimbulkan keretakan dalam kehidupan
berne!ara. +ehin!!a pembuatan peraturan an! men!atur men!enai ketentuan pelaksana dari
putusan tersebut den!an disertai penundukan hukum terhadap <ar!a Ne!ara an! in!in
menelesaikan permasalahan tersebut se"ara hukum a!ama ataupun den!an ketentuan
peraturan hukum positi*. +ehin!!a peraturan tersebut dapat dilaksanakan dan dapat
berkonsolidasi demi kepentin!an bersama.