Anda di halaman 1dari 8

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN

DIABETES MELLITUS

PENGKAJIAN
1. IDENTITAS
Nama : Zakariah
Umur : 50 tahun
Pendidikan : SLTA
Suku bangsa :
Pekerjaan : IRT
Penanggung jawab : Suami
Agama : Islam
Status perkawinan : Kawin
Alamat : Belimbing
No. medical record : 03.97.88
Ruang rawat : Shafa
Tanggal masuk : 26-06-2014
Diagnose medic : DM

2. TANDA-TANDA VITAL
Nadi : 84 x/i
Tekanan darah : 140/90 mmHg
Pernafasan : 22 x/i
Suhu
3. RIWAYAT KESEHATAN
A. Riwayat kesehatan dahulu
Pasien mengatakan sudah pernah berobat sebelumnya dirumah sakit, dan juga
pernah dirawat jalan
B. Riwayat kesehatan sekarang
Pasien mengatakan sakit dibagian perut dan menjalar kedaerah punggung. Pasien
juga mengatakan mual dan rasa ingin muntah
C. Riwayat kesehatan keluarga
Keluarga pasien mengatakan pasien Ny. Z memiliki riwayat penyakit keturunan
DM (Diabetes Mellitus)

4. PEMERIKSAAN FISIK
a. rambut :
- warna : hitam
- kulit kepala : bersih
- bau : tidak
- keadaan rambut : tumbuh subur
b. mata
- posisi : simetris
- alis mata : simetris
- kelopak mata : menutupi pupil
- konjungtiva : merah muda
- sclera : putih
- popil : reaksi terhadap cahaya
c. hidung : simetris
d. mulut dan tenggorokan
- rongga : normal
- gigi : lengkap
- tonsil : tidak radang
e. telinga : simetris
f. leher
-kelenjar getah bening : tidak ada pembesaran
- kaku kuduk : tidak ada
g. dada/thorak
- jenis pernafasan : pernafasan dada
- pernafasan cupping hidung : tidak ada
- pergerakan dada : simetris kanan dan kiri
- premitus : sama kanan dan kiri
- perkusi : sonor
h. jantung
- ictus : tidak terlihat
-ictus : teraba
- perkusi : pekak
- irama : teratur
-kekuatan : kuat
- bunyi :
i. Abdomen
- keluhan : mual dan muntah
- bentuk perut : tidak membuncit
- pembesaran : tidak
- tugor kulit : baik
-
j. genita urinaria
- lengkap : iya lengkap
- terpasang kateter: tidak terpasang
-keluhan :
- kebersihan : bersih
- urine : * warna : kuning
* endapan : tidak ada endapan
* bau :khas
j. langan-lengan tungkai
- ekstermitas atas : tidak ada keluhan
- ekstermitas bawah : tidak ada keluhan
k. kesadaran
- kwantitatif : kompos metis
- kwalitatif : * membuka mata (4) spontan
* motorik (6) mengikutin perintah

POLA-POLA KEBIASAAN SEHARI-HARI
A. eliminasi : * BAB : 2 kali sehari
* BAK : 7 kali sehari
Warna : kuning
Bau : khas
Endapan : tidak ada endapan
B. Nutrisi : - pola makan : 3 kali sehari
- minum : 8 gelas sehari
C. istirahat dan tidur
- lama tidur sehari : 7 jam sehari
- kesulitan dalam tidur : ada
D. Mandi : 2 kali sehari
E. sesak nafas setelah beraktifitas : tidak
F. mudah merasa kelelahan : iya
No Data Etiologi/Penyebab Problem
1.













2.
Data subyek :
- klien mengatakan
badannya lemas
- klien mengatakan tidak
dapat melakukan
kegiatan seperti biasa



Data obyektif :
- wajah klien tampak lesu
- klien tampak lemah


Data subyek :
- klien mengeluh merasa
haus terus menerus
- klien sering mengeluh
BAK 15 x sehari
Akibat
terganggunya
system
metabolisme
karbohidrat
sehingga energi
yang dibutuhkan
tubuh tidak
mencukupi





Kurang cairan
dalam tubuh


Gangguan
metabolisme
karbohidrat











Gangguan
metabolisme
akibat














3.

Data obyektif :
- bibir klien tampak kering
- temp 7C






Data subyek :
- klien mengatakan tidak
nafsu makan
- klien mengatakan
pemberian makanan
terbatas

Data obyektif :
- klien males makan
disebabkan dengan pola
makan














Mengakibatkan
nafsu makan klien
menurun dengan
pemberian diet
ketat guna untuk
penyembuhan
penyakitnya
berkurangnya
produksi insulin
dalam tubuh









Gangguan pola
nutrisi


No. Diagnosa Tujuan dan Kriteria
Hasil
Intervensi Rasional
1. Intake nutrisi yang
tidak adekuat
berhubungan dengan
peraturan diet
Tujuan
Kebutuhan nutrisi
dapat terpenuhi

kriteria hasil
1. berat badan &
tinggi badan ideal
2. pasien mematuhi
dietnya
3. kadar gula darah
dalam batas normal
4. tidak ada tanda-
tanda hypoglikemi

1. kaji status
nutrisi dan
kebiasaan makan
2. anjurkan pasien
untuk mematuhi
diet yang telah
diprogramkan
3. timbang berat
badan setiap
minggu sekali
4. identifikasi
perubahan pola
makan
5. kerjasama
dengan tim
kesehatan lain
untuk pemberian
insulin dan diet
diabetik
untuk
mengetahui
tentang
keadaan dan
kebutuhan
nutrisi
pasien
sehingga
dapat
diberikan
tindakan dan
pengaturan
diet yang
adekuat
kepatuhan
terhadap
diet dapat
mencegah
komplikasi
terjadinya
hypoglikemi
mengetahui
perkembang
n berat
badan
pasien
mengetahui
apakah
pasien telah
melaksakan
program diet
yang
ditetapkan