Anda di halaman 1dari 18

Pembekalan ke I Blok III:

Kandungan Makanan, obat-obatan, dan kosmetika



Oleh: Danusiri
Sasaran Belajar
Mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan kandungan
makanan atau sesuatu materi untuk kesehatan manusia.
Untuk itu, Mahasiswa diharapkan mengerti kandungan
celak, sitrun, beras, beras ketan, menyak wangi Arab,
semangka, kurma muda, telur, bawang merah, terung,
kurma, buah ara, es, bawang putih, daging kuah dan roti.
Pengantar
Apa yang teruarai dalam bahasan ini harus dipahami sebagai
embrio dari ilmu analis kesehatan yang mengarahkan
penelitiannya tentang kandungan bahan makanan, obat-
obatan, dan kosmetika melalui dunia mikroskoptis, sehingga
jika dibanding temuan kandungan melalui teknologi modern
ini terlihat dangkal dan global.

Apa yang ditemukan dalam teknologi modern tidak bisa
begitu saja berkesimpulan sebagai kerja fantastik melainkan
harus berawal dari yang sederhana. Dari yang sederhana
meningkat menjadi jamu ramuan herbal, dan selanjutnya
dikemas selayaknya obat-obatan medis.

Dalam menjelaskan kandungan bahan makanan, obat-obatan,
maupun kosmetika berikut didsarkan urutan alfabetis huruf
Arab mulai huruf alif, kemudian bak, dst. Keseluruhan ini
merupakan sabda Nabi baik yang shahih maupun lemah. Yang
daif tetap dicantumkan karena telah diuji oleh ahli obat-obatan
Muslim dalam abat-abat kejayaan Islam.

Untuk menyingkat uraian yang mnemang amat padat, maka
teks sabda Nabi tidak disertakan, mahasiswa dipersilahkan
membaca pada setiap kitab hadis bab ath-thib (obat-obatan).
Thaam (makanan), dan syarab (minuman).
Huruf Alif
1. Kandungan Ithmid (Celak)
Celak adalah sejenis batu hitam, butiran-butirannya berkemilau
dan dapat melekat pada sesuatu. Batu celak yang paling baik
terdapat di daerah Isfahan (Iran).Celak bersifat dingin dan
kering. Khasiatnya dapat menguatkan mata dan syaraf mata,
mengeringkan dan manutup luka dengan cara ditaburkan. Jika
dicampur dengan lemak dapat dimanfaatkan sebagai pembalut
luka bakar sehingga melepuhnya hilang. Jika dicampur dengan
minyak kesturi dan diusapkan pada pelupuk mata dapat
mengobati lamur bagi orang tua, yang berarti menyembuhkan
katarak.
2. Kandungan Utruj (Sitrun)
Sitrun sebagai bahan makanan yang enak dan baunya
harum. Utruj digunakan oleh Rasulullah sebagai
perumpamaan orang mukmin yang mau membaca Alquran.
Ada 4 unsur dalam sitrun: kulit, daging buah, zat asam, dan
biji. Kulit bersifat panas dan basah. Zat asamnya bersifat
dingin dan kering, dan bijinya bersifat panas dan kering.
Kulit sitrun dapat mencegah jamur jika diletakkan pada
almari pakaian, disamping dapat dimanfaatkan sebagai
pengharum ruangan, menetralisir bau busuk, dan
mengharumkan makanan. Jika dicampurkan dalam
makanan, kulit sitrun membantu proses pencernaan.
Perasan kulit sitrun dapat mengobati luka gigitan ular. Abu
kulit sitrun dapat dimanfaatkan secara efektif untuk
mengolesi penyakit lepra.

Daging buah sitrun yang dilembutkan dapat meredakan panas
perut, obat penyakit kuning (kekurangan gula), mengurangi uap
tubuh yang panas, dan menyembuhkan bawasir jika dimakan.
Zat asam pada daging buah sitrun dapat mengobati penyakit
kuning, menenangkan debaran jantung yang berlebihan karena
panas, mencegah muntah, merangsang selera makan,
mengobati diare, keputihan, menghilangkan bintik-bintik tubuh
jika dioleskan padanya, menetralisir noda-noda pada pakaian,
menyembuhkan herpes, mendinginkan panas pada lever,
mengurangi gangguan depresi, dan menyegarkan dari rasa
dahaga.
Biji sitrun memiliki daya pengimulsi dan pengering. Jika dikupas
kulit bijinya kira-kira 50 gram, kemudian dimasak dan diminum
dengan air hangat dapat menetralisir racun yang mematikan.
Jika biji sitrun ditumbuk halus dan diborehkan pada sengatan
berbisa dapat meredakan bisa dan racun-racun yang berbahaya.
3. Kandungan Aruz (Beras)
Beras yang bersifat panas dan kering mengandung gizi tinggi,
menyuburkan tubuh, menambah produksi sperma,
membersihkan pigmen tubuh, memadatkan isi usus, melapisi
dan memperkuat perut.
4. Kandungan Arz (Beras Ketan)
Arz juga disebut sanawhar, bersifat panas dan basah,
melembutkan, mematangkan, dan agak sulit dicerna tetapi
mengandung gizi tinggi. Arz berkhasiat untuk menyembuhkan
batuk, menghilangkan uap yang berakumulasi pada paru-paru,
menambah produksi sperma, tetapi menimbulkan sembelit.
Untuk menghindari efek samping ini (sembelit), beras ketan
dicampur dengan biji buah delima pahit secukupnya.


5. Itkhir (Minyak Wangi Arab)
Itkhir adalah jenis pohon yang banyak mengandung minyak
wangi dan batangnya dapat dijadikan perabot rumah
hunian (reng, usuk, kusen, dll) dan dikenal sebagai minyak
wangi Arab.
Itkhir bersifat panas dan kering, bertekstur lembut,
membuka penyumbatan pembuluh-pembuluh darah,
memperlancar air seni, melancarkan haid, menghancurkan
batu ginjal, mengempeskan peradangan dalam perut, lever,
dan ginjal jika diminum dan dijadikan pembalut. Tangkai
minyak wangi Arab ini dapat memperkuat gusi, meredakan
mual, dan menguatkan otot perut.
Huruf Bak
6. Bittikh (Semangka)
Semangka hijau bersifat dingin, basah, dan manis, dan mudah larut
dengan makanan lain dalam perut. Khasiat semangka sebagai
pembersih perut besar dan usus. Dapat digunakan sebagai obat ketika
panas, dan jika dingin dicampur dengan jahe. Semangka dikonsumsi
sebelum makan dapat membersihkan perut dan menghilangkan banyak
kuman berbahaya dalam perut.
7. Balah (Kurma Muda)
Kurma muda dicampur dengan kurma masak memiliki daya magis.
Kata Nabi, setan mengatakan bahwa anak Adam yang memakan
campuran kurma muda dan kurma masak akan bertahan dalam
kebaikan HR. Nasai dan Ibnu Majah) Setan menjadi sedih karena
ini.
Kurma muda bersifat dingin dan kering, sedang kurma masak
bersifat panas dan lembab. Kurma muda sangat baik untuk gusi
dan perut, tetapi kurang baik bagi paru-paru karena teksturnya
yang kasar. Kurma sulit dicerna dan kurang bergizi. Untuk
menetralisir efek memakan kurma muda, yaitu perut kembung,
harus dicampur dengan madu dan keju.
8. Busr (Anak Kurma)
Busr bersifat kering dan panas. Kadar keringnya amat menonjol, melapisi
kelembaban, melapisi perut, merelaksasi usus besar, dan menguatkan
gusi dan mulut (dari sariawan ?). Jika memakannya berlebihan
menyebabkan penyumbatan dalam usus.
9. Baidh (Telur)
Telur bersifat sedang, tidak panas dan tidak dingin, tetapi
berkecenderungan dingin. Keistimewaan kuning telur mudah dicerna
dan diserap ke dalam tubuh. Kuning telur menambah darah bersih,
meredakan sakit, melegakan tenggorokan, meredakan batuk,
menyembuhkan luka di paru-paru, lever, kandung kencing, dan
mengurangi ganjalan pada pencernaan. Kuning telur dapat
memperkuat jantung
Putih telur dapat dijadikan sebagai obat tetes mata yang bengkak dan
panas, serta meredakan rasa sakitnya. Putih telur juga dapat
dioleskan pada wajah sebagai pelindung sinar matahari. Jika putih
telur dicampur dengan serbuk kayu cendana kemudian dioleskan
pada dahi dapat mencegah keriput-keriputnya.
10. Bashal (Bawang Merah)
Bashal bersifat panas dan memiliki kelembaban yang
berlerbihan. Bashal mencegah polusi air, menetralisir racun,
membangkitkan gairah seksual, menambah produksi sperma,
memperkuat perut, menghilangkan lendir, membersihkan
perut, dan membuat kulit lebih bercahaya. Bashal juga dapat
mengobati panu, sebagai salep disekitar yang botak
(meremajakan rambut). Jika dicampur dengan garam bisa
dioleskan pada kutil secara rotin lama-lama kutil akan
mengecil dan hilang. Jika mual sehabis minum obat, mencium
bau bashal bisa menetralisir rasa akan muntah.
Air bashal dapat dijadikan sebagai gurah, tetes telinga,
mengobati pendengaran yang lemah, innitus, nanah, dan air
yang masuk ke dalam telinga. Butiran-butiran bashal dapat
mengobati katarak dan memperindah pada bagian mata
yang berwarna putih jika dicampur dengan madu.
Jika dimasak dapat mengobati sakit kuning, batuk, sesak
nafas, melancarkan air seni, melunakkan usus besar, dan
jika dibalurkan pada dubur dapat membuka lubang bawasir.
Efek samnpingnya menyebabkan penyakit migren, sakit
kepala, dan pelupa jika memakannya terlalu berlebihan. Efek
samping yang ditimbulkan oleh bashal menjadi netral jika
dalam mengkonsumsinya dimasak terlebih dulu.

Huruf Tak
11. Tamr (Kurma)
Tamr memiliki daya magis. Siapa yang memakannya 7 butir kurma
aliyah, seharian tidak terkena sihir dan racun. Kurma masak
memperkuat lever, merelaksasi usus, menyembuhkan radang
tenggorokan, dan jika dicampur dengan daun cemara dapat
menambah produksi sperma, tetapi bisa menyebabkan sakit gigi.
Kandungan gizinya amat banyak. Jika dimakan dalam keadaan perut
kosong dapat membunuh cacing.
12. Tin (Buah Ara)
Buah tin bisa menghancurkan pasir-pasir di ginjal, melawan racun,
meredakan pernafasan, sakit tenggorokan dan batang tenggorokan,
membersihkan lever dan limpa, membersihkan lendir dalam perut. Jika
dimakan secara berlebihan dapat menimbulkan caplak. Buah tin juga
dapat mengatasi ambeien dan encok, mengobati batuk kronis,
membongkar sumbatan pada lever dan limpa, memperlancar air seni
Huruf Tsak
13. Tsalj (Es)
Air es dan embun menguatkan jantung. Tubuh yang berlebihan
panasnya dapat dikompres dengan es. Es tidak baik bagi syaraf
dan lambung.
14. Tsaum (Bawang Putih).
Bawang putih bersifat kering dan panas tingkat tinggi,
karena itu ia dapat digunakan sebagai penghangat tubuh.
Manfaatnya cukup banyak. Sangat baik dikonsumsi bagi
penderita pencernaan karena dahak, mengeringkan sisa
sperma, mengurai angin duduk, membantu metabolisme
makanan, menghentikan dahaga, melapangkan perut,
memperlancar air seni, membantu mengatasi sengatan
binatang atau serangga berbisa dan berbagai inflamasi
dingin, sebagai alternatif koyo, menetralisir gas dalam perut,
membersihkan dahak pada tenggorokan, mengatasi air
kotor yang terlanjur masuk ke dalam perut, menyembuhkan
batuk kronis, dan baik bagi kesehatan secara umum.
Jika dihaluskan kemudian dicampur dengan cuka secukupnya
dan madu dapat mengobati gigi keropos, yaitu melapukkan atau
mempercepat tanggalnya, meredakan rasa sakit gigi. Jika
dicampur dengan air dan madu dapat membunuh cacing dalam
perut dan usus. Bawang yang dihaluskan kemudian dibalurkan
pada panu dalam waktu relatif singkat dapat
menghilangkannya.
Efek samping bawang putih adalah kurang baik bagi otak, dan
mata yaitu melemahkan pandangan, menstimuli penyakit
kuning. Karena itu, menjadikan bawang putih sebagai obat
haruslah diperhatin kondisi efek samping ini.
Catatan: Sekarang ini telah dijual secara umum dalam bentuk
instan maupun kapsul sebagai obat penyakit kanker dan banyak
hal yang secara umum baik untuk stamina dan kesehatan.
15. Tsarid (Daging Kuah dan Roti)
Rasulullah mnengumpamakan Aisyah dengan wanita lain
dengan tsarid, maksudnya tsarid adalah makanan yang sangat
baik kualitas, memenuhi kebutuhan tubuh. Disebutkan daging
kuah adalah bumbu terbaik dan roti (fum) adalah jenis roti
yang ramuannya unsur-unsurnya sangat berkualitas. Dipahami
logika sekarang memang sulit dipahami, kecuali keseluruhan
unsur bumbu tidak ada yang mengandung efek samping bagi
kesehatan, umpama dalam bahasa sekarang seperti pewarna
dan penyedap yang membahayakan, termasuk formalin
Huruf Jim
16. Jumar (Jantung pohon Kurma)
Jumar adalah zat lunak yang mengisi batang kurma. Sifatnya
dingin dan kering. Jumar dapat menutup koreng,
menghentikan pendarahan, diare, penyakit kuning, dan
gangguan darah. Efek sampingnya sulit dicerna.
17. Jubn (Keju)
Keju lembab tanpa garam amat baik bagi perut, mendorong
pertumbuhan, merelaksasi perut. Keju panggang mengobati
diare. Hanya saja keju dapat menimbulkan batu pada lever dan
kandung kencing.