Anda di halaman 1dari 29

[P E R T A M A N A N]

DESA PEDAWA BULELENG


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bali terkenal sebagai provinsi yang kaya akan keindahan alam, tradisi, dan nilai-nilai religiusnya Bali !uga memiliki "u!ud arsitektur
tradisional yang unik, dan memiliki #iri khas Dari $aman dahulu hingga sekarang "u!ud arsitektur tersebut masih dilestarikan %asyarakat
Bali memiliki konsep dalam pola perletakan bangunannya yang didasarkan atas keper#ayaan dan tradisi yang ada &alah satunya adalah
konsep &anga %andala yang mengelompokkan tingkat kesu#ian natah'pekarangan berdasarkan arah mata angin &elain itu bangunan !uga
tidak terlepas dari ruang luar, dalam hal ini adalah taman %asyarakat Bali memiliki konsep ()ri Hita *arana+ yaitu konsep yang men!aga
keseimbangan dengan )uhan, manusia dan alam Di Bali, setiap penataan taman memiliki ,loso, masing-masing sehingga memiliki nilai dan
estetika Dalam tingkatan bangunan tradisional di Bali, dapat digolongkan men!adi perumahan tradisional, puri -masyarakat., puri -keluarga
kera!aan., dan pura -tempat su#i umat hindu. yang keseluruhannya memiliki konsep taman yang berbeda Dalam elemen taman seperti
hards#ape dan so/ts#ape terdapat unsur-unsur yang dapat terkait satu dengan yang lainnya seperti unsur spiritual, sosial, ekonomi, dan
sebagainya Dalam laporan ini, akan dibahas mengenai !enis taman yang ada di "ilayah puri khususnya Puri Agung Denpasar yang saat ini
sudah tidak ada lagi dan akan digambarakan kembali suasana taman dari masa lalu ke masa sekarang dengan beberapa perubahan
1.2 Rumusan Masalah
0 Apa sa!a yang diketahui mengenai keadaan geogra,s desa Peda"a1
2 Apa sa!a elemen-elemen yang membentuk lands#ape yang ada di desa Peda"a1
1.3 Tujuan Penulisan
)u!uan dari laporan ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pertamanan tradisional di desa Peda"a, dan men#oba member solusi
desain pertamanan yang berman/aat dan lebih tertata
1. Man!aat Penulisan
030 Penyusunan laporan ini diharapkan dapat memun#ulkan kembali "u!ud pertamanan khususnya di desa Peda"a termasuk
unsur lansekap di dalamnya dengan #ara mendesain kembali
1." Ruang Lingku# Pem$ahasan
0
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
%ateri yang akan dibahas pada laporan ini adalah hal-hal mengenai taman di desa Peda"a Buleleng terkait dengan
mendesain kembali lansekap desa dan rumah tinggal "arga yang sekarang sudah tidak ada dengan men#akup beberapa materi yang
dirumuskan sebagai berikut4
a Bentuk Penya!ian
)erdiri dari dua pokok bahasan yaitu teori-teori mengenai taman dan se!arah desa Peda"a serta data-data sebagai bahan
analisis yang keduanya disa!ikan dalam bentuk tulisan
b 5b!ek Penelitian
Demi mendapatkan data yang selan!utnya sebagai bahan identi,kasi dan analisis sesuai dengan !udul, maka kami melakukan
observasi langsung ke desa Peda"a Buleleng
1.% Meth&'&l&gi Penulisan
Penyusunan laporan ini ditempuh melalui beberapa langkah, yaitu 4
060 Pengumpulan Data
Data-data diperoleh melalui4
a 7a"an#ara
b &urvey literatur
# 5bservasi 'survey lapangan -pengamatan, pen#atatan, pengukuran, penggambaran dan pemotretan.
062 *ompilasi data
&eluruh data yang telah diperoleh kemudian dikompilasi dengan memilih dan memilah serta menggolongkan data sesuai
dengan si/at dan kepentingan data
068 Analisis dan *esimpulan Data
&etelah seluruh data dikelompokkan, data-data tersebut kemudian dianalisis Adapun instrumen yang digunakan untuk proses
tersebut analisis antara lain data berupa /oto dan gambar serta hasil "a"an#ara dari narasumber
1.( )istematika Penulisan
Untuk mendapatkan gambaran tentang langkah-langkah yang ditempuh dalam penyusunan laporan ini, maka sistematikanya kami
susun sebagai berikut4
090 Bab : Pendahuluan
Bab ini menguraikan mengenai latar belakang, rumusan masalah, tu!uan, man/aat, ruang lingkup pembahasan, methodologi
serta sistematika penilisan
092 Bab :: )in!auan Pustaka
2
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
Bab ini berisi berbagai teori mengenai se!arah dan pertamanan tradisional Bali yang diperoleh melalui berbagai sumber
literatur yang nantinya dapat men!adi titik tolak evaluasi terhadap ob!ek penelitian
098 Bab ::: Deskripsi 5b!ek Dan Usulan Desain -;edesain.
&etelah mendapatkan pembela!aran dari teori-teori pada bab ::, maka pada bab ::: ini dilakukan identi,kasi dan analisis
terhadap ob!ek yang diteliti dan pada akhirnya diharapkan diperoleh konsep-konsep untuk pengembangannya
093 Bab :< Penutup
Bab ini merupakan bagian terakhir dari laporan ini dimana bab ini menguraikan mengenai kesimpulan-kesimpulan dari
pen!abaran materi dari bab-bab sebelumnya

BAB II
*A+IAN TE,RI
2.1 PEN-ERTIAN TAMAN
Asal mula kata Lan's.a#e didalam pengertian bahasa inggris modern lebih #enderung mengandung pengertian didalam Ilmu
Bumi/-e&l&gi yang mempunyai arti 0asil akhir 'ari $entuk #&t&ngan t&#&gra1. 2alam bahasa inggris tua dan ke-sinoniman batasan
kata 3lan's.a#e4 mempunyai arti 5ila6ah/Regi&n
Taman dalam bahasa :ndonesia adalah sebidang tanah atau lebih, biasanya di tempat terbuka, yang mendapat sentuhan tangan
manusia dan ditanami oleh berbagai ma#am tumbuhan )aman !uga merupakan lahan yang senga!a ditanami berbagai ma#am tumbuhan,
baik untuk kepentingan keindahan -seringkali berupa pekarangan., peragaan -misalnya di kebun botani., atau pemenuhan kebutuhan sehari-
8
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
hari, serta pertamanan lebih spesi,k karena menyangkut aspek estetika atau keindahan dan penataan ruang sehingga memiliki /ungsi dalam
keberadaannya
Dalam membuat taman ada dua elemen yang diker!akan, yaitu bidang lunak -softscape. dan bidang bidang keras -hardscape.
Bidang lunak meliputi penanaman segala !enis pohon, semak dan rumput
Bidang keras meliputi pembuatan !alan setapak, kolam, sungai buatan, air man#ur, pembuatan tebing, peletakan batu alam, ga$ebo,
alat bermain anak-anak, Ayunan, lampu taman, drainase dan sistem penyiraman
%enurut ;uma"an dalam *onsep Pertamanan )radisonal Bali dinyatakan bah"a kata taman memberikan pengertian tentang satu
tempat'ruang yang indah )ampaknya sangat sederhana, namun kini taman dituntut atau di!e!ali berbagai /ungsi yang kadang-kadang malah
mengaburkan arti dan makna taman itu sendiri )aman pada a"alnya dibuat manusia karena keterpanaan hatinya akan indahnya alam
semesta seperti aliran air ter!un, danau, sekumpulan butu-batuan, bukit, gunung, hutan, termasuk di dalamnya unsur penerangan alami,
bau'roma, suara keper#ayaan dan lain-lainnya Atas dasar keindahan itulah manusia men#ioba membuat'memindahkan keindahan alam
semesta ini ke dalam bentuk miniatur dari lingkungan terke#il -rumah tingal. sampai dengan lingkungan terbesar -kota. Di dalamnya
terkandung arti ruang dan elemen pembentuk'pengisi ruang Pengertian Pertamanan,adalah ruang terbuka buatan yang meman/aatkan
unsur-unsur hidup-hidup atau mati, lunak dan keras, untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan untuk santapan rohani pemakainya -Putra,
dkk= 0>>0.
2.2 7IL,),7I
%enurut ,lso/ ?ina Lao )$u a ,loso, taman dalah ruang Dimana ruang itu adalah +kekosongan+
2.3 78N-)I
@ungsi taman pada umumnya adalah suatu "adah atau tempat untuk menikmati keindahan sehingga dapat memberikan kenikmatan,
kepuasan dan kesegaran bagi masing-masing individu ataupun kelompok Dalam perkembangnnya, /ungsi taman semakin berkembang dan
mempunyai arti khusus seperti4
0 Paru-paru kota, untuk taman kota
2 *onservasi Aora dan /auna
3
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
@ungsi lainnya dari pada taman adalah sebagai4
0 @ungsi Ekologis seperti4
- Peresapan air
- %enyaring udara -,lter.
- %erendam suara
2 @ungsi &osial
8 @ungsi Ekonomis
2. ELEMEN9ELEMEN PERTAMANAN
2..1 Ben'a hi'u#
a )anaman
)anaman telah digunakan pada dekorasi arsitektural !aman dulu Beberapa !enis tanaman tertentu menun!ukkan makna simbolik
yang memiliki arti penting pada berbagai kebudayaan Pepohonan tertentu dikeramatkan dan pemu!aan pohon mungkin merupakan
bentuk keagamaan yang pertama %aka, pepohonan di!adikan lambang kesuburan, pan!ang umur, pengetahuan bahkan godaan Pohon-
pohon anggur, palem, $aitun, akasia, dan alpukat !uga dilekati simbol-simbol serupa -Laurie, 0>BC. ?ampur tangan manusia terhadap
lingkungan baik berupa pengisian kekosongan permukaan bumi maupun perbaikan dan pemeliharaan tanaman yang sudah tumbuh
se#ara alami merupakan prakarsa yang terpu!i dalam dalam melestarikan alam lingkungannya -Ansari, 0>B8.
2..2 Ben'a Mati
a Elemen Pelengkap
&uatu ran#angan taman harus mempunyai kesan dinamis, artinya bagian-bagian dari ran#angan atau komposisi tidak selalu sama,
sehingga tidak membosankan dan menimbulkan daya tarik di setiap bagian taman Untuk memberikan daya tarik pada tempat-tempat
tertentu maka biasanya digunakan elemen-elemen yang mempuBnyai nilai estetis &elain untuk menambah daya tarik taman, maka elemen-
elemen estetis ini !uga sering dipergunakan sebagai pelengkap di dalam taman seperti misalnya lampu taman untuk penerangan taman atau
patung untuk pengarah !alan dan lain-lainnya
C
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
Beberapa elemen pelengkap baik yang alami maupun buatan serta kombinasi keduanya 4
0 Batu-batuan
Batu merupakan elemen pelengkap taman yang mempunyai daya tarik alami *einginan peran#ang untuk menya!ikan alam bebas ke
dalam taman dapat direalisir dengan memasukkan unsur batu-batuan ke dalam penataan taman
2 *olam
*eindahan unsur air di dalam taman tak dapat ter#ipta tanpa adanya kolam @ungsi kolam sebagai pembingkai air !uga sebagai
penambah keindahan taman sehingga menimbulkan suasana se!uk dan tenang Bentuk kolam dapat /ormal -segi empat, segitiga ataupun
lingkaran. ataupun bentuk in/ormal -alami.
8 Lampu taman
Lampu taman sebagai unsur penerang dalam taman mempunyai /ungsi ganda, yaitu 4
&ebagai pengarah !alan
Untuk memperlihatkan bagian-bagian yang dibutuhkan orang dalam menikmati keindahan dekorasi taman
%enun!ukkan bagian-bagian penting di malam hari misalnya kelompok tanaman, kolam dan lain-lainnya
%enambah keindahan baik pantulan dari sinar-sinarnya maupun bentuk lampunya sendiri
3 Bangku taman
)empat duduk dapat berupa kursi, me!a, atau bangku-bangku pan!ang Desain tempat duduk dalam taman baik dalam bentuk kelompok
ataupun se#ara individu memerlukan perhatian yang mendalam dan disesuaikan dengan tu!uan Penempatan atau tata atur dan material
bangku ditetapkan sesuai dengan /ungsi taman
C Patung
Patung ataupun pahatan'relie/ di dinding dapat menun!ukkan karakteristik taman atau "ilayah bersangkutan &elain menun!ukkan
karakteristik suatu daerah, patung !uga dapat digunakan sebagai pengarah !alan, pengapit gerbang, "adah lampu taman, dan lain-lainnya
*adang-kadang patung !uga digunakan untuk memberikan makna simbolik Berdasarkan penempatan dan /ungsinya, patung dapat dibuat
dari bahan batu, padas, kayu, besi #or, dan lain-lainnya
b :klim
6
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
:klim merupakan hasil dari se!umlah /aktor tak tetap yang berhubungan timbal balik, meliputi suhu, uap air, angin, radiasi matahari dan
#urah hu!an &eperti topogra,, vegetasi, dan air, iklim merupakan sebuah komponen lingkungaDn yang penting :klim ideal bagi kenyamanan
manusia telah dirumuskan sebagai berikut 4 udara bersih, suhu antara CE sampai BE dera!at @ahrenheit, kelembaban antara 3EF smpai 9CF,
udara yang tidak terperangkap dan tidak berupa angin ken#ang dan keterlindungan terhadap hu!an
# Perkerasan permukaan
Perkerasan umumnya dipakai pada permukaan yang dipergunakan sebagai 4
Galur lalu lintas
Galur pe!alan kaki
Galan setapak
Patio
Entries
;uang terbuka pla$a
Area di ba"ah bangku taman
Perkerasan !uga digunakan untuk membentuk garis horisontal yang meman!ang dan melintang pada taman ataupun ruang terbuka yang
lain Pemilihan bahan perkerasan ditentukan oleh kegunaan yang dimaksud, pemeliharaan yang dibutuhkan, kualitas visual serta biaya yang
disediakan dalam peren#anaan taman seperti misalnya aspal, beton, batu, bata dan lainnya
2." PENATAAN
Di dalam penataan taman, pemilihan maupun peletakan elemen-elemen pengisi taman haruslah disesuaikan dengan tu!uan peren#anaan
dengan mempertimbangkan /ungsi dari masing-masing elemen yang dipilih Pada tahap penataan ini perlu dipertimbangkan kaidah estetika
yang men!adi dasar penyusunan taman yang pada prinsipnya adalah men#iptakan kesatuan -unity. dalam desain dengan pengorganisasian
elemen-elemen sedemikian rupa sehingga men!adi bentuk harmonis dan utuh
*esatuan yang berupa ke harmonisan dan keutuhan ini dapat ter#apai dengan memperhatikan prinsip-prinsip desain, yaitu 4
a *eseimbangan'Balan#e
9
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
*eseimbangan yang diterapkan dalam ran#angan taman adalah keseimbangan daya tarik kedua belah sisi sumbu vertikal *eseimbangan
ini dapat simetrik -/ormal. dan asimetrik -tak /ormal. *eseimbangan simetrik biasanya diterapkan pada ran#angan-ran#angan yang bergaya
/ormal -taman-taman tradisional'$aman dulu. &edangkan keseimbangan asimetrik diterapkan pada ran#angan taman bergaya alam -tak
/ormal . *eseimbangan asimetrik ini memperlunak beberapa situasi yang /ormal dan kaku serta memberikan kesan yang lebih halus
b Aksen'Penekanan'@okal poin
&uatu ran#angan yang seimbang bisa membosankan -monoton. !ika tidak ada aksen'penekanan yang berupa elemen ataupun komposisi
elemen yang mempunyai daya tarik di tempat-tempat tertentu Penggunaan yang tepat dari elemen-elemen patung, kolam, air man#ur,
dapat ber/ungsi sebagai aksen yang menarik
# :rama';hytme dan Urutan'&eDuen#e
:rama dapat di#iptakan dengan memberikan 'menempatkan elemen yang lain misalnya patung diantara deretan elemen, pohon-pohon
atau urutan yang berganti-ganti antara kelompok tanaman berdaun merah dengan kelompok tanaman berdaun hi!au
d Proporsi
Dalam memilih elemen-elemen pengisi taman maka ketepatan skala sangat penting sehingga tidak akan ada elemen yang nampak
terlalu besar yang mendominasi atau memperke#il arti elemen-elemen yang lain Perbandingan skala antara elemen yang satu dengan yang
lain inilah yang sering disebut proporsi Proporsi yang tepat akan menghasilkan ran#angan yang menarik dan sesuai dengan /ungsinya
2.% TAMAN TRA2I)I,NAL BALI
)aman tradisional Bali adalah suatu tempat, "adah atau ruang rekonstruksi yang senga!a ditata untuk berbagai tu!uan yang didasari atas
persyaratan /ungsi, bentuk dan estetika, yang di!i"ai oleh hubungan manusia dengan )uhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan
alam lingkungannya ?iri khas pertamanan tradisional Bali, tidak sa!a ter#ermin dari segi arsitektural, /ungsi dan estetikanya sa!a, melainkan
!uga dari penempatan elemen tamannya sesuai dengan pengider bhuana -- energi kekuatan )uhan di sembilan pen!uru mata angin Gadi, pada
hakikatnya #iri pertamanan tradisional Bali di!i"ai ,loso, budaya Bali *ekhasan dan keunikan pertamanan tradisional Bali sebagai keari/an
lokal, sangat berpotensi bisa dikembangkan sebagai keunggulan lokal di bidang desain pertamanan
2.%.1 7il&s&1
Bentuk-bentuk peren#anaan taman tradisional Bali menga#u kepada ,loso, HPemutaran %andhara Iiri di *sirarna"aH atau
HPengadukan &amudramantanaH untuk men#ari amertha Pada hakikatnya, konsep ,loso/: *onsepsinya mengandung upaya
B
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
penyelamatan -konservasi. sumber mata air alam dan memperhatikan siklus ekologi untuk keseimbangan ekosistem alam -keseimbangan
di dalam kosmos.&emua keari/an lokal yang ada di dalam taman tradisional Bali ini merupakan hal yang sangat membanggakan
*ekhasan dan keunikannya merupakan suatu indigenous -kekhasan lokal. yang berpotensi untuk bisa dikembangkan sebagai keunggulan
lokal di bidang desain pertamanan Pengembangan budaya lokal untuk menghasilkan keunggulan lokal di bidang pertamanan
memerlukan reinterpretasi guna memperoleh makna baru tanpa merusak nilai-nilai esensialnya @iloso, taman rumah tinggal tradisional
Bali menurut ;uma"an dalam konsep pertamanan tradisionl Bali -Bali Post 0>>C. dinyatakan sebagai berikut4
Pertamanan di Bali dilandasi oleh keperluan hidupnya sehari J hari yang ter#emin dari adat istiadat dan agamanya Dengan kata
lain, ,lsa/at pertamanan di Bali adalah keselarasan dan keseimbangan, yaitu4
a *eselarasan dan keseimbangan antara manusia dengan )uhan
b *eselarasan dan keseimbangan antara manusia dengan manusia
# *eselarasan dan keseimbangan antara manusia dengan alamnya
)e$agai ;a'ah 'i'alam satu areal rumah tra'isi&nal Bali atau kita 'a#ati ketiga unsur keselarasan 'an
keseim$angan terse$ut 6ang ter.ermin<
a )empat su#i sebagai ter!emahan keselarasan dan keseimbangan hubungan antara manusia dengan )uhan, terletak pada $ona utama
b Natah ' pla$a sebagai ter!emahan keselarasan dan keseimbangan hubungan anatara manusia dengan manusia, pada $ona madya
# )ebe ' kebun dan taman sebagai ter!emahan keselarasan dan keseimbangan manusia dengan alamnya, terletak pada $ona utama,
madya maupun nista
Dengan demikian ,loso,s taman )radi#ional Bali yang mengutamakan keselarasan dan keseimbangan antara manusia dengan
)uhan, alam dan sesamanya disebut dengan )ri Hita *arana -)iga Penyebab *ebaikan.A!aran )ri Hita *arana ini telah dikenal di Bali
&e!as pemerintahan Prabu Udayana denagn %aha Patih Empu *uturan
2.%.2 *&nse#
%enurut ;uma"an dalam tulisannya tentang konsep Pertamanan )radisional Bali -Bali Post, 0>>C. disebutkan bah"a Pertamanan
)radisional Bali sangat erat kaitannnya dengan arsitekturnya Peren#anaan dan peran#angan arsitekturnya sekaligus melahirkan taman
-ruang luar. ;uang dar luarnya terbentuk akibat peletakan massa-massa bangunannya ;uang luar terbesar terdapat di tengah-tengah
>
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
areal yang disebut dengan natah -pla$a. adalah ruang terbuka yang indah yang dapat memberikan kegunaan, keamanan dan kenyamanan,
yang !uga ber/ungsi untuk tempat bermain, upa#ara adat dan agama Dengan demikian taman pada bangunan tradisional Bali sama
dengan pengertian taman pada umumnya Bahlan menurut *etut &u"irya, *epala Perpustakaan gedung *ertya &ingara!a Bali, kata taman
sudah ada dikenal se!ak $aman Bali kuno ?ontohnya, :stana %anasa merupakan taman Bataara &i"a, !uga seperti &inga %anda"a 7i!aya
Para &inga D"ala Pada akhir $aman Bali kuno ditulis kidung-kidung untuk menun!ukkan kata +taman+ diberi istilah Ban!aran &ari Dalam
rontal +&ri )an!ung+ ada uraian tantang telaga'taman yang ber#erita tentang keindahan suasana ruang dan sebagainya
Pengertian taman !uga dapat dilihat dari taman-taman pura atau puri peniggalan ra!a-ra!a Bali pada a"al abad pertengahan )aman-
taman tersebut umumnya berbentuk geometris dengan desain yang mengikuti gaya /ormal dengan garis-garis simetris atau asimetris yang
memberikan nilai estetika tersendiri Di sekeliling puri dan pura terdapat kolam yang airnya ber/ungsi sebagai penye!uk dan !uga bermakna
,loso,s )anam-tanaman kahs Bali seperti *ambo!a, *embang &epatu, ?empaka dan )eratai ber/ungsi sebgai penghias dan keperluan
upa#ara -nilai religius. Nilai estetis religius dan ,loso,s yang teramgkum dalam "u!ud ,sisk taman memberikan karakter khusus sebagai
taman tradisional BaliDi Bali, pertamanan bukan sa!a melibatkan arsitektural, /ungsional, estetika, akan tetapi !uga melibatkan ,loso,
budaya Bali di setiap penempatan komponen pertamanannya, sehingga terpola sedemikian rupa, baku dan khas untuk setiap komponen
yang ada Pertamanan Bali atau Pertamanan )radisional Bali mempunyai ,loso, yang sangat tinggi, sehingga dimuat di berbagai lontar dan
kitab su#i @iloso, Pertamanan )radisional Bali dia"ali oleh #erita pemutaran Iunung ' %andara Iiri Dalam lontar Adi Par"a halaman <K:K
disebutkan bah"a dalam pemutaran %andra Iiri di *sirarna"a memun#ulkan beberapa komponen yaitu 4
Ardha ?handra, atau bulan sabit, yaitu unsur keras dan keindahan &etelah dianalisis keluar sebagai aspek bangunan dengan
segala bentuk dan keindahannya
*ayu *asta Iumani, sebagai unsur tanaman yang memberi kehidupan atau kalpataru, memun#ulkan Pan#a 7riksa yaitu lima
tanaman pertama yang tumbuh dan memberi kehidupan, yaitu beringin -@i#us bengalensis. yang dapat memberikan keteduhan dan
kedamaian hidup
An#ak atau pohon bodhi -Hemandia Pellata. sebagai tempat meditasi untuk berhubungan dengan )uhan, memohon kehidupan
dan kedamaian
Pisang -musa sp., yang merupakan makanan yang memberikan kehidupan
)anaman uduh -?aryota mitis. yang merupakan tempat menerima (pituduh'"angsit+ atau petuah
)anaman pe!i, sebagai tempat memu!i atau menyembah kebesaran )uhan
0E
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
Air yang mengental, sebagai pelambang air kehidupan yang merupakan unsur terpenting yang dapat memberikan kese!ukan, baik
kese!ukan pikiran maupun kese!ukan lingkungan, !adi merupakan air amertha atau air kamandalu, karena amertha berarti tidak mati atau
kehidupan yang langgeng Pen!abaran lebih !auh dari air ini, menghasilkan (Pan#ara+, yaitu rekayasa air untuk lingkungan, yang meliputi 4
seta atau !embatan, tama atau tetaman, tambak atau perikanan, telaga atau ekositem dan peken atau pasar
De"i Laksmi, sebagai pelambang keindahan, baik dalam keindahan kedamaian, keserasian, keharmonisan dan lingkungan, yang
bermuara memberikan amertha kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya
*uda 5n#ersra"a -kuda putih., sebagai pelambang kreativitas tata ruang Bongkah, adalah sebagai pelambang bentuk yang tidak
beraturan seperti bebatuan, tanah Prelaya, adalah kehan#uran, kematian atau tidak utuh
Pemun#ulan komponen tersebut yang dipakai landasan dalam membuat atau mendisain sebuah taman atau lanskap di Bali, yang
harus sesuai pula dengan unsur &atyam -kebenaran., &i"am -kebersihan, kesu#ian, kemuliaan., &undaram -keindahan, ke#antikan,
keharmonisan. yang men!i"ai konsep )ri Hita *arana, )ri %andala, )ri Angga maupun Asta Dala )ri Hita *arana adalah tiga sebab yang
memberikan kebahagiaan, yaitu hubungan manusia dengan )uhan, hubungan manusia dengan sesama dan hubungan manusia dengan
lingkungannya *onsep )ri %andala -tiga areal. !uga dipakai dalam konsep ini, yaitu Utama %andalanya adalah Parhyangan atau tempat su#i
atau pemera!an atau sanggah, %adya %andalanya adalah pekarangan rumah yang meliputi bangunan tempat tinggal, dapur, kamar mandi,
kerumpu atau !ineng dan (teba+ atau tegalan, sedangkan Nista %andalanya adalah pekarangan luar rumah atau !aba atau pekarangan
sebelum memasuki pekarangan rumah &elain itu !uga memasukkan unsur )ri Angga -tiga bagian badan., yaitu Ulu -kepala., Badan dan
*aki Ulu -kepala. adalah gunung, akan memberikan tuntutan berhubungan dengan )uhan Lang %aha Esa, agar mendapatkan kedamaian,
kese!ahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin Badan adalah perkampungan dengan perkotaannya tempat masyarakat men#ari
penghidupan, sedangkan *akinya adalah lautan, tempat membuang segala mala petaka dan kotoran lahir dan batin lainnya
Asta Dala adalah delapan pen!uru arah mata angin, yaitu Utara, )imur Laut, )imur, )enggara, &elatan, Barat Daya, Barat, Barat
Laut Pola ruang dibagi berdasarkan konsep natah atau halaman rumah bagi budaya Bali, yaitu ()apak dara+ adanya sumbu peran#angan
)imur-Barat sebagai sumbu religi dan Utara-&elatan sebagai sumbu bumi Perputaran kekanan dari ()apak dara+ menghasilkan &"astika
Lana yaitu yang memberi gerak kehidupan yang seimbang dan harmonis se#ara abadi menu!u kesu#ian Di bagian perpotongan sumbu
tersebut dilengkapi dengan bangunan Padma -tempat su#i., sebagai tempat memu!a Mi"a ;eka yang menghubungi antara Perti"i -tanah.
dengan Akasa -langit.
2.%.3 7ungsi
00
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
Dalam lontar HA!i GanantakaH dan H*unti &rayaH disebutkan ada beberapa tanaman yang dapat dan tidak dapat digunakan sebagai
kelengkapan upakara Bagian tanaman yang paling banyak dipakai adalah bunga, buah dan daun &elain punya keindahan, bunga yang
berbau harum dapat memberikan pengaruh kesu#ian dan membantu pemusatan pikiran menu!u )uhan Dari aspek pengobatan,
pertamanan tradisional Bali se#ara keseluruhan sebenarnya sudah merupakan usadha atau pengobatan karena dapat menghilangkan stres,
kelelahan, kebingungan, kemarahan, dll Per individu tanamannya, !uga sering dipakai sebagai obat seperti yang terdapat dalam lontar
H)aru PremanaH)anaman bisa dipakai sebagai obat, bukan sa!a karena keindahan tamannya, tetapi !uga karena aura yang dipan#arkan oleh
tanaman yang ada di dalam suatu taman Aura tanaman adalah ge!ala energi #ahaya yang ada pada setiap tanaman Aura ini memiliki
energi panas atau dingin, yang bisa mempengaruhi perilaku manusia Aura bisa berpengaruh pada manusia karena manusia !uga memiliki
aura pada tubuhnya Namun, aura pada manusia bisa diubah dengan pengendalian emosi, perenungan dan penyadaran diri &edangkan
aura pada tanaman si/atnya permanenBerdasarkan pengertian tersebut diatas maka /ungsi taman rumah tinggal tardisional Bali adalah
sebagai berikut4
a. 7il&s&1s
)aman tidak sekedar ob!ek tetapi !uga merupakan pedoman dan spirit bagi kehidupannya %isalnya tentang penempatan, /ungsi
dan "arna dari tanaman ada tata #ara pengaturannya pertamanan tradisional Bali mempunyai ,loso, yang sangat tinggi sebagai unsur
tanaman yang memberi kehidupan, keteduhan, kedamaian, keindahan, tempat meditasi, memu!i dan menyembah kebesaran )uhan
sebagai "arisan budaya Hindu di Bali
$. Religius
%ereka mempunyai keper#ayaan bah"a taman dan tanamannya adalah titipan-Nya yang harus dipelihara dan diman/aatkan sebaik
mungkin untuk kelangsungan hidupnya dari lahir sampai lahir kembali -;einkarnasi. &ehingga kita me"arisi pohon, buah, bunga dan
daun apa sa!a yang boleh dipakai sebagai hiasan, makanan dan kebutuhan upa#ara %isalnya 4 Pohon *ambo!a, ?empaka, &andat,
%a!egau, ?endana dan lain J lain
..Ek&l&gis
)aman pada rumah tinggal )radisional !uga ber/ungsi ekologis -ingat tumpek uduh. )umpek uduh adalah hari khusus buat
menghormati !asa J !asa tanaman yang diperingati setiap 20E hari Dibeberapa daerah ada hari tertentu yang tidak diperkenankan
02
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
memotong ' menebang pohon bambu yaitu pada hari minggu )anam J tanaman pada rumah tinggal !uga ber/ungsi sebagai penahan
erosi, memproses oksigen, mengAuktuasi udara dan lain sebagainya
&edangkan daun J daunan ' sampah di daur ulang pada daerah tebe dan sekaligus di/ungsikan sebagai pupuk
*arena bangunannya terdiri dari beberapa massa yang luasnya relati/ lebih ke#il dibandingkan luas arealnya, maka ruang terbuka yang
ter!adi ber/ungsi sebagai daerah resapan air
'. Rekreasi
&ebagai mana arti taman maka taman pada rumah tradisional pun memiliki arti yang sama yaitu tempat bersenang J senang '
rekreasi )idak !arang pada saat mereka bermain J main menikmati indahnya bunga yang dihampiri serangga lahirlah tarian oleg
tamulilingn, atau kagum melihat unggas lahirlah tari manukra"a Demikian pula banyak #iptaan permainan anak J anak yang lahir dari
natah -pla$a. dan di daerah tebe.
%enurut ;uma"an dkk -0>>8. pada Pola ;umah )radisional bali disebutkan bah"a, ;umah tinggal tradisional Bali adalah rumah
yang unik dan #ompli#ated karena diran#ang atas banyak massa dengan berbagai /ungsi yang terpisah dengan !elas dan se#ara utuh
merupakan suatu hunian yang siap mendukung ' berlangsungnya suatu kehidupan ini terbukti dengan adanya tanaman-tanaman yang
dapat dimakan ataupun bat-obatan dan upa#ara baik di pekarangan rumah ataupun di bagian tebe -kebun belakang rumah. Ataupun
dapat dilihat dengan adanya bangunan penyangga bahan makanan berupa !ineng ' gelebeg ' lumbung )ermasuk di dalamnya ter!adi
proses Ekologi -daur ulang. yang terletak di bagian tebe*omponen lingkungan pertamanan tradisional Bali meliputi unsur lingkungan
abiotik -lokasi, tata ruang, air, tanah, batuan, topogra, dan iklim., biotik -vegetasi, /auna., dan budaya -Hindu. Dari segi /ungsinya,
taman tradisional Bali memiliki /ungsi rekreati/, tempat melila#ita, sosial, tempat kontak sosial masyarakat, agraris -mata airnya !uga
diman/aatkan untuk mengairi sa"ah., religi, tempat aktivitas keagamaan, ekologi, perlindungan'konservasi alam lingkungan men!aga
keseimbangan kosmos, memperlakukan ruang se#ara tepat sesuai /ungsinya dan unsur tanamannya bisa di/ungsikan untuk kegiatan
religi dan pengobatan -usadha.
2.%. TA0APAN PENATAAN
08
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
Atas dasar ,loso, dan konsepsi tersebut diatas ditatalah suatu taman sesuai dengan /ungsingya yaitu rumah tinggal dengan segala
aktivitas yang ditanggunya ;uang-ruang yang ter!adi dilengkapi pula dengan elemen-elemen taman yang mendukung ,loso,, konsepsi
dan tentu /ungsinya pada lokasi tertentu Adapun tahapan penataan taman rumah tinggal tradisional Bali adalah sebagai berikut 4
a Lokasi
Lokasi penataan taman dapat dibagi men!adi 8 -tiga. struktur daerah, yaitu 4
0 &"ah loka 4 pegunungan
2 B"ah loka 4 dataran
8 Bhur loka 4 pantai
);ah -unung/8tara
B;ah 2aratan
Bhur Pantai/Laut/)elatan
Genis-!enis pohon yang tumbuh pada struktur daerah tersebut adalah sebagai berikut4
0 &"ah loka'pegunungan
Ditumbuhi oleh pohon'hutan tropis yang memiliki vegetasi yang sangat heterogen
2 B"ah loka'daratan
Ditumbuhi beringin, sandat, #empaka, !eruk, sa"o dan lain-lainnya &edangkan bunga yang banyak tumbuh pada daerah ini adalah
kambo!a, kembang sepatu, kenyeri, pla"a dan sebagainya
8 Bhur loka'pantai
Pada daerah ini biasanya ditumbuhi pohon kelapa, daun katang, pandan, #amplung, bakau, rumput lari,dan sebagaimana
b Hierar#hi )ata ;uang
Perpaduan dan persilangan antara sumbu horisontal -sumbu bumi. dengan sumbu vertikal -sumbu religi. lahirlah > nilai pekarangan
rumah tinggal yang disebut sanga mandala, yaitu4
Utama 4 Utamaning utama
Utamaning madya
Utamaning nista
03
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
%adya 4 %adyaning utama
%adyaning madya
%adyaning madya
%adyaning nista
Nista 4 Nistaning utama
Nistaning madya
Nistaning nista

*esembilan nilai tersebut merupakan $one /ungsi yang boleh dan tidak boleh dalam suatu rumah tinggal
0 &anggah' Pemera!an 4 Utama ning utama
2 Bale Da!a 4 Utama ning madya
8 )ugu karang 4 Utama ning utama
3 Bale Dangin 4 %adya ning utama
C Natah dan Pengi!eng Natah 4 %adya ning madya
6 Bale dauh 4 %adya ning nista
0C
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
9 Gineng'lumbung 4 Nista ning utama
B Bale Delod 4 Nista ning madya
> Paon 4 Nista ning nista
# Penataan
)anam-tanaman yang ditanam pada taman rumah tinggal tradisional Bali adalah sebagai berikut 4
0 Utama ning utama 4 kambo!a, soka, tebu, melat, nyuh, gading
2 Utama ning madya 4 nenas
8 Utama ning nista 4 !eruk bali, sa"o, !ambu, mangga, nangka, dan lain-lainnya
3 %adya ning utama 4 bunga-bungaan, pandan arum, ke#arum
C %adya ning madya 4 belimbing, !eruk bali, delima
6 %adya ning nista 4 mangga, nangka
9 Nista ning utama 4 pisang, !eruk, umbi-umbian
B Nista ning madya 4 pisang,pepaya
> Nista ning nista 4 dag-dag, pisang, kelor, sembung, kayu manis, kumir,!ahe, ken#ur dan lain-lainnya
&embilan bagian tata nilai tersebut di atas dapat disederhanakan men!adi 8-tiga. bagian, yaitu4
Utama untuk tanaman bunga-bungaan
%adya untuk tanaman buah-buahan
Nista untuk tanaman sayur-sayuran dan obat-obatan
&eperti diketahui bah"a sarana upakara di Bali -Hindu., terdiri dari air, daun, bunga, buah dan api &elain unsur api dan air,
selebihnya adalah merupakan unsur tanaman &loka pada 7eda <006 berbunyi 4 ()vam agne agniraso guhahitam Anuavidan
sinriyanam vane-vane+ yang artinya kurang lebih bah"a tanaman merupakan #iptaan )uhan untuk menun!ang kebutuhan makhluk
06
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
hidup termasuk manusia -makan dan keperluan lainnya. Lebih !auh lontar Bhaga"ad Iita :K sloka 26 menyebutkan bunga sebagai
unsur pokok dalam upakara selain buah-buahan, daun dan air yang bunyinya 4 Pattram Puspamtoyam Lo me bhakty praya##hati )ad
aham bhaktyupahrtam Asn-mi prayat-tmanah yang artinya kurang lebih adalah siapa pun dengan kesu!udan hati mempersembahkan
pada *u -)uhan. daun, bunga, buah-buahan dan air, persembahan yang didasari oleh #inta dan keluar dari lubuk hati yang su#i, aku
terima Unsur-unsur persembahan itu dibentuk sedemikian rupa sehingga men!adi (banten+ atua sesa!i -sesa!en.
Penempatan atau penanaman tanaman disesuaikan dengan Pengider Bhuana -putaran bumi. terutama dilihat dari segi "arna
bunga atau buahnya )anaman mendori putih, sebaiknya ditanam di )imur atau Pur"a karena sebagai pelambang dari &ang Hyang
:s"ara )anaman !ambe atau pinang terdiri dari beberapa !enis, seperti buah pinang sari, buah gangga, dan !enis buah pinang lainnya
akan lebih baik ditanam di bagian &elatan atau daksina, karena sebagai pelambang dari &ang Hyang Brahma )anaman siulan,
sebaiknya ditanam di bagian Barat atau pas#ima, banyak dipakai dalam k"angen -sarana sembahyang., dan sesa!en lainnya )anaman
teleng biru, akan lebih baik kalau ditanam di bagian Utara atau uttara, digunakan dalam setiap sesa!i )anaman tun!ung atau teratai
yang terdiri dari berbagai ma#am "arna, yang dipakai di berbagai keperluan upakara de"a-de"i, penempatannya di pekarangan
mengikuti "arnanya yaitu biru di uttrara -utara., putih di pur"a -timur., merah di daksina -selatan. dan kuning di pas#ima -barat.
Demikian pula halnya dengan !enis tanam-tanaman lainnya, seperti kelapa merupakan unsur terpenting dari berbagai !enis
kelengkapan upakara seperti dalam upakara keagamaan Hindu seperti Padudusan, pe#aruan ;si Iana, labuh Ientuh dan pe#aruan
besar lainnya *elapa gading di barat untuk De"a %ahade"a, *elapa Bulan -"arna putih. di timur untuk De"a :s"ara *elapa Iadang
09
2E5ATA NA5A )AN-A
)EBA-AI *,N)EP 2A)AR
PERTAMANAN TRA2I)I,NAL
2I BALI
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
-hi!au. di utara untuk De"a 7isnu *elapa Udang di selatan untuk De"a Brahma *elapa &udamala -7is"a "arna, #ampuran keempat
"arna yang telah dikemukakan. di tengah untuk De"a &i"a Genis kelapa yang lain dan !uga digunakan dalam kelengkapan upakara
adalah kelapa Bo!og, ;angda, %ulung, dan Gulit Penanamannya di luar (natah+ dapat disekitar dapur, areal pekarangan, tegalan
Dengan adanya persembahan dan sarana sesa!en dalam upakara De"a Ladnya, yaitu persembahan kepada De"a Na"a &anga
-sembilan de"a. adalah 4 De"a 7isnu di Utara dipersembahkan godem atau !a"aras -&orgum vulgare Pers., %anggis -Iar#inia
mangosta L., Pangi -Pangium edule ;ein". daun poh atau mangga -%angi/era indi#a. *ehadapan De"a Brahma di &elatan
dipersembahkan 4 Gagung -Nea mays L., salak -Nala##a sdulis BL., pinang -Are#a ate#hu L., dan daun manggis De"a :s"ara di )imur
dipersembahkan 4 *emiri -Alereutes molu#ana 7ild., #ereme -Phyllanthus a#idus &keels., dan daun durian -Durio $ibethinus %ere.
De"a %ahde"a di Barat dipersembahkan 4 *elapa -?o#os nusi/era L., !agung, dan daun duku -Lan#ium domesti#um Ga#k. De"a &i"a di
)engah dipersembahkan 4 beras -5ri$a sativa L., Gali -?oiO La#ryma-!obi L., dan nanas -Ananas #omosus L.Demikian pula !enis bunga
yang digunakan dalam persembahyangan disesuaikan dengan "arna yang dipilih sesuai dengan Asta Dala dan baunya harum
Beberapa !enis bunga yang baik dipakai dalam persembahyangan masing-masing De"a yang dipu!a adalah sebagai berikut 4 De"a
7isnu adalah bunga kenanga atau teleng, De"a Brahma adalah bunga ma"ar merah, teratai biru, bunga soka, kenyeri, kembang
kertas merah, De"a :s"ara adalah bunga teratai putih, !epun atau kambo!a petak -putih., #empaka putih De"a %ahade"a adalah
bunga teratai kuning, #empaka kuning, kembang kuning atau alamanda
0B
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
BAB III
2E)*RIP)I ,B+E*
3.1 L&kasi 8mum )tu'i ,$jek 2esa Pe'a;a
0>
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
3.2 )ejarah 2esa Pe'a;a
A Beberapa nama tentang peda"a
0 Iunung tambleg
2 Iunung sari
8 Peda"a
Nama Desa Peda"a rupanya bukanlah dari !aman dahulu sebelum Desa Peda"a sekarang bernama Pede"a Ada beberapa nama
tentang Peda"a &ekarang, seperti Iunung )ambleg, Iunung &ari, dan Peda"a
2E
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
%enurut #erita orang tua bah"a daerah yang sekarang yang bernama Peda"a, pada mulanya bernama Iunung )ambleg,- tambleg P
Lugu ' Belog ' Bodoh. Nama ini berhubungan dengan keadaan pemikiran masyarakat Desa "aktu ini masih sederhana &ekarang kita
kenal dengan nama Iunung &ari Nama ini di duga karena kehidupan masyarakat "aktu itu dari menyadap nira untuk gula yang disebut
gula sari !adi hasil perkebunan "aktu itu adalah gula sari Nama Iunung )ambleg lama kelamaan !arang dipakai dan tidak pernah dipakai
kembali &elan!utnya nama Iunung &ari masih dipakai sampai saat ini hanya pada "aktu nganteb upa#ara
%enurut sebuah lontar yang ada di Desa *edisan, *e#amatan *intamani, *abupaten Banglebah"a dalam lontar tersebut antara lain di
sebut pada seorang ra!a yang dating ke Desa Bestala, ;a!a tersebut menanyakan pada hadirin apakah rakyat beliau dari Desa Penda"a
sudah hadir
&ehubung dengan hal tersebut berarti mulai ada nama peda"a, ini erat hubungannya dengan prasasti sanding berangka tahun 0E92
#aka -00CE. ra!a !aya sakti yang bersemayam di Andrkarang - Iunung Lempuyang. sering mengun!ungi daerah -desa-desa di bali . dan
&ri %aha Gaya sakti !uga memiliki pesanggrahan di bantiran tempat beliau menginap bila akan ke !a"a %engingat daerah Bantiran dekat
dengan Penda"a, maka &ri %aha Gaya &akti atau %aha ;a!a Dima, atau &ri Bayu, atau &ri Gaya, atau &ri Gaya &akti
3.3 BATA) 5ILA=A0
Batas
;ila6ah
2esa/ *elurahan *e.amatan
&ebelah utara Ds &he &ukasada
&ebelah
&elatan
Br Unusa, Ds Iobleg Ban!ar
&ebelah )imur Br Asah, Ds Iobleg Ban!ar
&ebelah Barat Br Pegentengan Ban!ar
20
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
3. L8A) 5ILA=A0 MEN8R8T PEN--8NAAN
Luas pemukiman 0B8EE Ha ' m2
Luas persa"ahan 066BE Ha ' m2
Luas perkebunan 06E290 Ha ' m2
Luas kuburan 6EEE Ha ' m2
Luas pekarangan CE3> Ha ' m2
Luas taman - Ha ' m2
Perkantoran - Ha ' m2
Luas prasarana umum lainnya E6EE Ha ' m2
)otal luas 066BEE Ha ' m2
)ANAH &A7AH
&a"ah irigasi teknis - Ha ' m2
&a"ah irigasi
0
'2 teknis - Ha ' m2
&a"ah tadah hu!an 066BE Ha ' m2
&a"ah pasang surut - Ha ' m2
QQQQQQQQQQ - Ha ' m2
)otal luas 066BE Ha ' m2
)ANAH *E;:NI
)egal ' lading BC0E6 Ha ' m2
Pemukiman 0B8EE Ha ' m2
Pekarangan CE3> Ha ' m2
22
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
QQQQQQQQQQQ - Ha ' m2
)otal luas 0EB33C Ha ' m2
)ANAH BA&AH
)anah ra"a - Ha ' m2
Pasang surut - Ha ' m2
Lahan gambut - Ha ' m2
&itu ' "aduk' danau - Ha ' m2
QQQQQQQQQQQQ - Ha ' m2
)otal luas - Ha ' m2
)ANAH PE;*EBUNAN
)anah perkebunan rakyat - Ha ' m2
)anah perkebunan Negara - Ha ' m2
)anah perkebunan s"asta - Ha ' m2
)anah perkebunan perorangan 06E290 Ha ' m2
QQQQQQQQQQ - Ha ' m2
)otal luas 06E290 Ha ' m2
)ANAH @A&:L:)A& U%U%
*as desa ' kelurahan - Ha ' m2
a )anah bengkok - Ha ' m2
b )anah titi sara - Ha ' m2
28
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
# *ebun desa - Ha ' m2
d &a"ah desa - Ha ' m2
Lapangan olahraga E8EE Ha ' m2
Perkantoran pemerintah E3EE Ha ' m2
;uang publik ' taman kota - Ha ' m2
)empat pemakaman desa' umum 6CEE Ha ' m2
)empat pembuangan sampah - Ha ' m2
Bangunan sekolah atau perguruan tinggi 02CC Ha ' m2
Pertokoan - Ha ' m2
@asilitas pasar - Ha ' m2
)erminal - Ha ' m2
Galan 0E2CC Ha ' m2
Daerah tangkapan air - Ha ' m2
Usahan perikanan - Ha ' m2
&utet' aliran listrik tegangan tinggi - Ha ' m2
)otal luas 0>E06 Ha ' m2
3." AR)ITE*T8RAL 2E)A PE2A5A
1. P,LA 2E)A
Pola desa peda"a bersi/at linear dengan akses !alan membelah pemukiman di sepan!ang desa, pada ban!ar dinas
pemukiman "arga lebih padat karena dekat dengan balai desa serta kantor dinas &elain itu pola desa ini pun memiliki
gang-gang ke#il yang menghubungkan antara pemukiman dan sebagai akses rumah-rumah "arga Bangunan publi#
seperti Pura Desa, Pura Dalem, Pura Puseh, 7antilan, Balai Ban!ar, dan *antor Perbekel tidak memiliki ketentuan dan
aturan khusus seperti pada pola desa di Bali pada umumnya yang menerapkan konsep Asta *osala *osali dan konsepsi
Hindu lain Hal ini terkait pada status Desa Peda"a yang merupakan Desa Bali Aga dimana penduduknya masih
merupakan masyarakat asli Bali seperti yang terlampir pada se!arah Desa Peda"a Pada observasi kali ini, terdapat
sepuluh kapling rumah "arga yang akan di desain ulang -redesign., enam diantaranya merupakan rumah tipe tradisional
dan empat rumah tipe modern
23
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
2. BAN-8NAN P8BLI*
1. Bangunan )u.i
a Pura Dalem Desa Adat Peda"a
2C
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG

Pura Dalem desa adat Peda"a terletak disebelah timur desa, merupakan Pura stana De"a &i"a Pura ini memiliki
tiga $oning area Pada $oning pertama terdapat pan#uran -air pemandian. yang diman/aatkan "arga, selain itu terdapat
!uga pan#oran air yang merupakan sumber tirta pengentas )irta yang digunakan saat upa#ara kematian serta terdapat
26
Pura Dalem Desa Peda"a Level permukaan
meninggi pada areal su#i
Pura Dalem Desa Peda"a Level permukaan
meninggi pada areal su#i
Pan#oran sebagai tempat pemandian "arga
Disebelahnya !uga terdapat pan#oran tirta
pengentas
-untuk upa#ara kematian.
Pan#oran sebagai tempat pemandian "arga
Disebelahnya !uga terdapat pan#oran tirta
pengentas
-untuk upa#ara kematian.
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
pura Pra!apati di sebelah timur pan#oran Pura dale mini merupakan pura bersama bagi seluruh masyarakat desa
Peda"a dan pengempon pura adalah masyarakat asli yang tinggal disana
Pura Dalem desa Peda"a sudah #ukup tertata rapi dalam hal lansekapnya, terlihat dari penempatan so/ts#ape
yang telah teratur serta hards#ape !uga dperhitungkan %engingat letak Pura Dalem yang ketinggian levelnya diatas
entran#e maka dibuatlah hards#ape tangga menu!u ke atas ' tempat persembahyangan )erdapat pohon beringin yang
merupakan vegetasi umum pada pura Dalem maupun kuburan
2. Pura 2esa A'at Pe'a;a
29
Denah Pura Desa
Adat Peda"a
Denah Pura Desa
Adat Peda"a
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
Pura Desa disini memiliki luas yang #ukup besar serta memiliki $oning
area - )ri %andala ., Nista, %adya, Uttama Namun pada Pura Desa ini tidak
terlalu tertata dalam hal lansekapnya, hanya so/ts#ape rumput sebagai
penutup alas tanah dan tidak ada penanaman vegetasi disekitar Hal ini
sangat tidak memberikan kenyamana bagi #ivitas di dalamnya serta tidak
mampu memberi pengha"aan yang #ukup akan tetapi terdapat !uga
beberapa pohon plawa tumbuh di bagian depan entran#e
3. TIP,L,-I R8MA0
Rumah 'i 'esa a 'ar
3.% LAN2)>APE 2E)A PE2A5A
2B
[P E R T A M A N A N]
DESA PEDAWA BULELENG
R
2>