Anda di halaman 1dari 2

No.

Penulis/ Tahun / Judul Hasil Penelitian


1. Astrani Maherani., 2013, Pengaruh
Konflik Peran Ganda dan Fear of
Success terhadap Kinerja Wanita
Berperan Ganda
Tidak ada pengaruh yang signifikan dari konflik peran ganda terhadap kinerja
2. Azazah Indriyani., 2009, Pengaruh
Konflik Peran Ganda dan Stress Kerja
terhadap Kinerja Perawat Wanita Rumah
Sakit (Studi pada Rumah Sakit Roemani
Muhammadiyah Semarang)
1. Konflik keluarga-pekerjaan memiliki pengaruh yang lebih tinggi terhadap
penurunan kinerja perawat dibandingkan dengan konflik pekerjaan-keluarga
2. Konflik pekerjaan-keluarga dan konflik keluarga-pekerjaan berhubungan
negatif dengan kinerja perawat
3. Kumar & Sundar., 2012, Problem Faced
by Women Executives Working in Public
Sector Banks in Puducherry
1. Terdapat tiga faktor utama masalah yang dihadapi oleh eksekutif wanita
pada bank komersial sektor publik antara lain, stress yang dihasilkan dari
ketegangan fisik, eksploitasi hak untuk tetap patuh, berhadapan dengan
nasabah yang tidak paham.
2. Dua faktor yang menjadi gangguan eksekutif wanita bekerja pada bank
komersial sektor publik yaitu, faktor keadilan dalam pergantian (transfer)
yang mengganggu kehidupan keluarga dan kedamaian domestik serta faktor
penggabungan pekerjaan domestik dan tempat kerja tidak membuat mereka
cocok menempati jabatan yang lebih tinggi.
3. Masalah - masalah ini mempengaruhi kinerja dan karir eksekutif wanita.
4. Charity Tinofirei., 2011, The Unique
Factors Affecting Employee
Performance in Non Profit Organization
Pengembangan karir memiliki relevansi lansung dengan kinerja karyawan
selain pembelajaran dan kemampuan serta konsultasi dan timbal balik antara
manajemen dan staf
5. Christiana Ogbogu., 2013, Work-Family
Role Conflict Among Academic Women
in Nigerian Public Universities
1. Pengalaman konflik pekerjaan-keluarga sangat besar dan mempengaruhi
dosen wanita
2. Konflik berbasis ketegangan berhubungan dengan dosen wanita karena
karakteristik pekerjaan terkait jabatan akademik yang menyebabkan
tingginya tingkat ambiguitas, ketegangan karena kekhawatiran terhadap
tanggung jawab.
3. Lamanya waktu kerja menyebabkan konflik keluarga
6. Mark & Houston, 2002, The
Determinants of Young Womens
Intention about Education, Career
Development and Family Life
1. Tingkat keberhasilan rencana pendidikan dan karir wanita secara signifikan
dipengaruhi oleh tekanan sosial untuk melepas pekerjaan demi anak
2. Semakin banyak tekanan diperoleh, semakin kecil keinginan wanita untuk
mengejar kualifikasi pendidikan dan menentukan karir


PETA TEORI
7. Nilgun Anafarta, 2011, Relationship
between Work-Family Conflict and Job
Satisfaction : A Structural Equation
Modeling (SEM) Approach
1. Konflik kerja-keluarga berpengaruh positif terhadap konflik keluarga-kerja
serta terdapat timbal balik diantara keduanya
2. Hubungan antara konflik kerja-keluarga dengan kepuasan kerja dilihat dari
kesehatan karyawan, karyawan yang memiliki pengalaman konflik kerja-
keluarga yang tinggi memiliki kepuasan kerja yang rendah
8. Patel, et al., 2006, Working Mothers:
Family-Work Conflict, Job Performance
and Family/Work Variables
Hubungan negatif antara konflik keluarga-pekerjaan dan kinerja ditolak
9. Ahmad & Skitmore, 2003, Work-Family
Conflict: A Survey of Singaporean
Workers
1. Meskipun banyak orang akan mengeluarkan biaya untuk waktu bersama
keluarga, pekerjaan yang berhubungan dengan keamanan, waktu kerja
yang fleksibel, namun selalu ada konflik berbasis perilaku, waktu dan
ketegangan yang terjadi.
2. Penanggulangan konflik termasuk menyelesaikan pemisahan antara peran
dan aktivitas pekerjaan dan keluarga, dan kadangkala dengan membuat
kebutuhan waktu keluarga.
10. Sumarto & Permanasari, 2013,
Understanding of Women in Indonesia:
Motivation to Lead, Work-Family
Conflict, and Ambition
1. Semakin tinggi konflik kerja-keluarga dari wanita pekerja, maka semakin
rendah motivasinya untuk menjadi pemimpin
2. Semakin tinggi tingkat motivasi untuk memimpin, maka semakin tinggi
konflik kerja-keluarga yang dialami
11. Whitehead & Kotze, 2003, Career and
Life Balance of Professional Women: A
South African Study
1. Faktor yang menjadi pendukung utama wanita profesional dalam
kesuksesan menyeimbangkan peran dalam kehidupannya adalah dukungan
suami
2. Dukungan dan keterlibatan suami dengan penghargaan terhadap karir dan
keluarga juga rumah tangga adalah faktor pendukung yang membedakan
wanita profesional satu dengan yan lain
12. Wang & Cho, 2013, Work-Family
Conflict Influences on Females Career
Development through Career
Expectation
1. Konflik keluarga-kerja membuat pengembangan karir wanita menjadi rendah
2. Konflik keluarga-kerja berpengaruh negatif terhadap terhadap harapan karir
dan harapan karir berpengaruh negatif terhadap pengembangan karir