Anda di halaman 1dari 10

RESUME

DATA STRUCTURES AND CAATS FOR DATA


EXTRACTION
disusun sebagai persyaratan untuk memenuhi Tugas mata kuliah
IT Audit & Digital Forensic
disusun oleh :
Ahmad Priyono
Anggi Octavia Irawan
Evanti Andriani
PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2014
Bab ini membahas mengenai penggunaan CAATT untuk ekstraksi dan analisis data.
Auditor sering menggunakan alat ini dalam mengumpulkan data akuntansi untuk mengui
pengendalian aplikasi dan dalam melakukan ui subtanti!. Alat ekstraksi data yang dibahas
dalam bab ini digunakan untuk menganalisis data yang diproses oleh suatu aplikasi" bukan
untuk menganalisis aplikasi itu sendiri. #engan menganalisis data yang ditelusuri dari !ile
komputer" auditor dapat menarik kesimpulan mengenai keberadaan dan !ungsionalitas
pengendalian dalam aplikasi yang memproses data.
Struktur Data
$truktur data memiliki dua komponen dasar % organisasi dan data akses. Organisasi
mengacu pada cara record disusun secara !isik pada peralatan penyimpanan sekunder. &al ini
bisa bersi!at berurutan atau acak. 'ecord dalam !ile berurutan disimpan di lokasi yang
berdekatan yang menempati area tertentu pada disk . 'ecord pada !ile acak disimpan tanpa
mempertimbangkan hubungan !isiknya dengan record lainya dari !ile yang sama.(ile acak
bisa memiliki record yang terdistribusi di seluruh bagian disk. )etode akses adalah teknik
yang digunakan untuk menemukan lokasi record dan bernavigasi di basis data atau !ile. Ada
beberapa teknik khusus yang bisa digunakan" namun secara umum bisa diklasi!ikasikan
sebagai metode langsung atau metode akses berurutan.
Oleh karena itu" tidak ada satu struktur tertentu yang paling baik untuk semua tugas
pemrosesan" berbagai struktur digunakan untuk msnyimpan data akuntansi yang enisnya
berbeda*beda. Oleh sebab itu" pemilihan struktur melibatkan pertukaran antara !itur*!itur
yang diinginkan.
Struktur File Datar
)odel !ile datar mendeskripsikan suatu lingkungan di mana !ile data individual tidak
diintegrasikan dengan !ile data lainnya. Pengguna akhir dalam lingkungan ini memiliki !ile
data mereka masing*masing dan tidak membaginya dengan pengguna lainnya. Oleh sebab itu"
pemrosesan data dilakukan oleh aplikasi tersendiri" bukan sebagai sistem yang terintegrasi.
Pendekatan !ile datar adalah model tampilan tunggal yang merupakan karateristik dari sistem
warisan.
Struktur File Berurutan
(ile berurutan sederhana dan mudah di proses. Aplikasi dimulai pada awal !ile dan
memproses setiap record secara berurutan. +ika !ile yang akan diproses dalam satu operasi
cukup besar ,misalnya -./ atau lebih0" struktur berurutan secara e!isien akan melakukan
pembaruan record. )etode akses berurutan tidak mengi1inkan akses ke suatu record secara
langsung. (ile yang memerlukan akses secara langsung memerlukan struktur data yang
berbeda.
Struktur Berindeks
$truktur ini disebut struktur berindeks karena selain !ile data aktual" terdapat indeks
terpisah yang uga merupakan !ile alamat record. Indeks ini berisi nilai numerik dari lokasi
penyimpanan disk !isik untuk setiap record dalam !ile data terkait. (ile data itu sendiri bisa
diatur secara berurutan atau acak. Organisasi !isik dari indeks itu sendiri bisa bersi!at
berurutan berdasarkan nilai kunci atau acak. Indeks acak lebih mudah dipelihara" dalam hal
penambahan record" karena record kunci baru dapat ditambahkan langsung ke akhir indeks
tanpa memerhatikan urutannya. Indeks yang berurutan lebih sulit dipelihara karena kunci
record yang baru harus disisipkan antara kunci*kunci yang ada.
Struktur Hashing
$truktur hashing menggunakan algoritme yang mengonversi kunci primer suatu
record lagsung ke alamat peyimpanan. &ashing menghilangkan kebutuhan akan indeks
terpisah. #engan menghitung alamat bukan membacanya dari suatu indeks record bisa
ditelusuri dengan lebih cepat. 2eunggulan utama dari hashing adalah kecepatan akses.
$edangkan struktur hashing memiliki dua kelemahan yang signi!ikan. Pertama" teknik ini
tidak menggunakan ruang penyimpanan secara e!isien. 2elemahan kedua adalah kunci*kunci
record yang berbeda bisa menghasilkan residual yang sama yang dapat meneremahkan ke
alamat yang sama.Ini disebut tubrukan ,collision0 karena dua record tidak bisa disimpan
dalam lokasi yang sama.
Struktut Pointer
$truktur pointer digunakan untuk menciptakan !ile da!tar terhubung. Pendekatan ini
menyimpan alamat record ,pointer0 dalam satu !ield dari record yang berkaitan. 'ecord
dalam enis !ile ini tersebar di seluruh disk tanpa melihat kedekatan !isiknya dengan record
lain yang terkait. Pointer bisa uga digunakan untuk menghubungkan record antara !ile.

+enis*+enis Pointer %
a. Pointer alamat !isik" berisi lokasi penyimpanan disk aktual yang dibutuhkan oleh
pengendali !isik
b. Pointer alamat relati!" berisi posisi relati! dari record dalam !ile.
c. Pointer kunci logis" berisi kunci primer dari record terkait.
Struktur Basis Data Hieararkis dan Jaringan
)odel struktur basis data hierarkis dan aringan menerapkan banyak dari teknik*
teknik !ile yang sebelumnya serta struktur basis data kepemilikan yang baru. Perbedaan
utama antara kedua pendekatan ini adalah tingkat proses integrasi dan pembagian data yang
bisa dicapai. (ile datar dua dimensi menadi struktur data independen yang tidak terhubung
secara logis atau !isik ke !ile lainnya. )odel basis data didesain untuk mendukung sistem !ile
datar yang sudah ada" di samping memungkinkan organisasi untuk bergerak ke tahap
berikutnya dalam integrasi data.
Struktur Basis Relasional
#i bagian sebelumnya" dibahas bagaimana basis data hierarkis dan aringan
menggunakan penghubung ,pointer0 eksplisit antar*record untuk menetapkan hubungan.
Pehubungan dalam model relasional bersi!at implisit.
Relational Database Theory
E. ( Codd awalnya mengusulkan prinsip*prinsip model relasional pada akhir tahun 345..
)odel resmi ini memiliki dasar yang alabar dan menetapkan teori yang memberikan dasar
teoritis untuk sebagian besar operasi manipulasi data yang digunakan. $istem relational
tersebut adalah %
a. merupakan data dalam bentuk dua tabel dimensi
b. mendukung !ungsi relasional alabar
Relational Database Concepts
Entitiy" Occurence and Attributes
Entitas adalah segala sesuatu pada organisasi yang digunakan untuk menangkap data. Entities
terdiri atas pelanggan" barang*barang !isik" persediaan dan karyawan.
The Physical #atabase Tables
Physical database tables adalah Tabel yang dibangun dari model data dengan masing*masing
entitas dalam model yang berubah menadi tabel !isik yang terpisah.
Tampilan Pengguna
Tampilan pengguna adalah rangkaian data yang dibutuhkan oleh pengguna tertentu untuk
memenuhi tugasnya. )isalnya tampilan bagi sta! buku besar terdiri atas bagan akun
organisasi6 tampilan bagi manaer penualan bisa mencakup perincian data penualan ke
pelanggan yang disusun berdasarkan produk" wilayah" dan tenaga penual dan tampilan bagi
manaer produksi bisa mencakup persediaan barang adi yang dimiliki" kapasitas produksi
yang tersedia dan waktu tunggu pemasok.
Membuat Tampilan Pengguna untuk Tabel Dasar yang Dinormalisasi
Proses membuat tampilan pengguna dimulai dengan mendesain tampilan laporan output"
dokumen dan input yang digunakan oleh pengguna. $emua ini biasanya melibatkan analisis
yang menyeluruh mengenai kebutuhan in!ormasi pengguna.
nomalies! Structural Dependencis! and Data "ormali#ation
Database nomalies
Tabel yang belum dinornalisasi biasanya dikaitkan dengan 7 enis masalah disebut anomal
%anomali pembaruan" anomali penyisipan" dan anomali penghapusan. $alah satu atau lebih
dari ketiga anomali ini akan berada dalam tabel*tabel yang dinormalisasi seperti ke bentuk
first normal form-1NF dan second normal form-2NF" namun tabel 78( telah bebas dari
ketiga anomali tersebut. 9ntuk menunukkan ketiga anomali tersebut dan berbagai
implikasinya" maka tampilan !isik dalam Figure $%&' .
(pdate anomaly. Berasal dari redudansi data dalam tabel yang belum dinormalisasi.
)nsertion nomaly% 9ntuk menunukkan pengaruh Insertion Anomaly.
Deletion nomaly% )elibatkan penghapusan data secara tidak sengaa data dalam
suatu tabel.
"ormali#ing Tables
1. $emua atribut nonkunci dalam tabel bergantung pada primarykey
-. $emua atribut nonkunci bebas dari atribut nonkunci lainnya.
Ada - rangkain yang berbeda dalam Figure $%&' yang belum dinormalisasi % data mengenai
persediaan dan data mengenai pemasok. Atribut nonkunci name" alamat" nomor telepon tidak
bergantung pada primarykey tabel tersebut. $ebagai gantinya atribut*atribut bergantung pada
atribut nonkunci lainnya" yaitu no.pemasok. $olusinya adalah mengeluarkan data pemasok
dari tabel tersebut dan memasukkannya dalam tabel terpisah 2edua tabel dasar tersebut" tabel
persediaan dan pemasok disaikan dalam Figure $%&*%
Designing Relational Databases
)erancang database adalah komponen dari proses pengembangan sistem yang auh lebih
besar yang melibatkan analisis yang ekstensi! dari kebutuhan pengguna. #engan latar
belakang ini" !okus akan berada di enam tahap berikut dari desain database" yang secara
kolekti! dikenal sebagai pandangan pemodelan %
&% Indenti!y entities
+% Contruct a data model showing entity associations
,% Add primary keys and atrributes to the model
-% 8ormali1e the data model and add !oreign keys
.% Construct the physical database
'% Prepare the user views.
dd Primary /eys and ttributes to the Model
&% dd primary keys
:angkah selanutnya inisial proses ini adalah untuk menetapkan tombol utama untuk
entitas dalam model. Figure $%++ menyaikan empat entitas dalam model dengan
kunci primer yang ditetapkan.
+% dd atributes
$etiap atribut dalam suatu entitas akan muncul secara langsung atau tidak langsung
,nilai dihitung0 dalam satu atau lebih pandangan pengguna. Atribut ditugaskan untuk
setiap entitas pada Figure $%+, yang berasal dari pandangan pengguna dari urutan
Pembelian.
"ormali#e Data Model nd dd Foreign /es
Figure $%,- present a normali1ed data model. The normali1ed issies that needed resolution
are otlined in the !ollowing section %
3. 'epeating ;roup #ata in Purchasing order
-. 'epeating ;roup #ata in 'eceiving 'eport
7. Transsitive #ependencies
Prepare the user 0ie1s
Agar dapat mengekstrasi data dari berbagai tabel untuk melakukan berbagai prosedur audit"
auditor pertama*tama harus mengetahui bagaimana data diresturiksasi.Tampilan pengguna
data tersebut seringkali berbeda dari struktur penyimpanannya. Contohnya" Figur $%+.
menunukkan bahwa ekstrasi data pesanaan pembelian dapat dilibatkan seumlah tabel yang
terkait. 8omor*nomor yang dilingkari menghubungkan berbagai bagian dalam tampilan
pengguna ke lokasi penyimpanan dalam tabel*tabel terkait.
2mbedded udit Module 32M0.)odul Audit )elekat < Audit Berkelanutan
Adalah modul yang diprogram khusus dan melekat pada aplikasi host untuk menangkap
beberapa enis transaksi yang telah ditentukan untuk dianalisis lebih lanut. Tuuannya adalah
mengidenti!ikasi berbagai transaksi penting ketika transaksi*transaksi tersebut diproses dan
mengekstraksi salinan dari seluruh transaksi tersebut secara real time.
/elemahan dari 2M
24esiensi 5perasional
#ari sudut pandang pengguna" EA) mengurangi kinera operasional. 2eberadaan
modul audit dalam aplikasi host dapat memberikan beban tambahan dalam umlah
signi!ikan" terutama ketika umlah penguian sangat luas. $alah satu pendekatan untuk
meringankan beban ini dari system adalah dengan mendesain berbagai modul yang
dapat dinyalahkan dan dimatikan oleh auditor. #engan melakukan ini" maka tentu saa
e!ektivitas EA) sebagai alat audit berkelanutan akan berkurang
Mem6eri4ikasi )ntegritas 2M
EA) mungkin bukan merupakan teknik audit yang dapat dialankan dalam
lingkungan yang memiliki tingkat pemeliharaan program tinggi. 2etika aplikasi host
sering kali mengalami perubahan" EA) yang dilekatkan pada host akan sering uga
membutuhkan modi!ikasi.
7enerali#ed udit So4t1are 37S8
Peranti lunak yang digenerasikan ,;A$0 adalah CAAT yang paling banyak digunakan untuk
audit system in!ormasi. ;A$ memungkinkan auditor mengakses secara elektronik berbagai
!ile data berkode dan melakukan berbagai operasi atas isinya.
Beberapa dari penggunaan ;A$ yang paling umum adalah sebagai berikut %
* Penumlahan kolom dan penyeimbangan seluruh !ile atau bagian data yang dipilih.
* Pemilihan dan laporan data terperinci yang ada dalam berbagai !ile.
* Pemilihan sample statistic yang distra!isikasi dari berbagai !ile.
* Pem!ormatan hasil ui kedalam bentuk laporan
* 2on!irmasi pencetakan dalam kata*kata bersandarisasi< khusus
* Perbandingan beberapa !ile dan identitas perbedaannya.
:uasnya ;A$ lebih popular yang disebabkan karena = !aktor" yaitu %
a0 Bahasa ;A$ mudah digunakan dan auditor hanya membutuhkan sedikit latar
belakang ilmu komputer.
b0 Banyak produk ;A$ dapat digunakan dalam system main!rame dan PC.
c0 Auditor dapat melakukan penguian tanpa melibatkan sta! pelayanan komputer klien.
d0 ;as dapat digunakan untuk mengaudit data yang disimpan dalam hampir semua
struktur serta !ormat !ile.
(sing 7S to ccess Simple Structure
)endapatkan akses ke struktur !ile datar adalah proses yang relati! mudah" seperti yang
dideskripskan pada Figure $%+*% #alam contoh ini" sebuah !ile persediaan dibaca langsung
ole ;A$" yang mengekstraksi in!ormasi penting yang dibutuhkan dalam audit" termasuk
umlah barangdi gudang" nilai uang" dan lokasi gudang dari tiap barang persediaan.
(sing 7S to ccess Comple9 Structures
)endapatkan akses ke struktur yang kompleks" seperti !ile hashing atau bentuk !ile acak
lainnya" dapat merupakan masalah tersendiri bagi auditor. Tidak semua produk ;A$ dipasar
dapat mengakses tiap enis struktur !ile. +ika CAATT yang digunakan tidak dapat menangani
struktur yang komples" maka auditor mungkin harus menggunakan ahli sistem untuk menulis
sebuah record dari struktur sesungguhnya menadi struktur !ile datar berurutan. Figure $%+$
menggambarkan pendekatan ini.
udit )ssues Pertaining to the Creation o4 Flat Files
Auditor kadang harus mengandalkan personel layanan komputer untuk membuat !ile datar
dari struktur !ile yang kompleks. +adi" terdapat risiko bahwa integritas data akan berkurang
karena prosedur yang digunakan untuk membuat !ile datar tersebut.
C:So41are
AC: didesain untuk metabahasa bagi para auditor untuk mengakses hampir sabagian besar
enis data yang disimpan dalam peralatan elektronik dan untuk menguinya secara
kompherensi!.
a% De4inisi Data
$alah satu kelebihan dari AC: adalah kemampuan membaca data yang disimpan
dalam hampir semua !ormat. AC: menggunakan !itur #e!inisi #ata untuk tuuan ini.
9ntuk membuat de!inisi data" maka Auditor harus mengetahui lokasi !isik !ile sumber
dan tata letak struktur !ieldnya. :ayar de!inisi data AC: memungkinkan auditor
menentukan karakteristik penting !ile sumber" termasuk panang record keseluruhan"
nama yang diberikan ke setiap !ield" dan enis data yang terdapat dalam setiap !ield.
b% Menyesuaikan Tampilan
AC: memungkinkan Auditor untuk menyesuaikan tampilan asli yang dihasilkan dari
proses de!inisi data menadi tampilan yang dapat memenuhi kebutuhan auditnya
dengan lebih baik. Auditor dapat membuat dan mem!ormat ulang tampilan baru tanpa
mengubah atau menghapus data dalam !ile dasarnya.
c% Menyaring Data
AC: menyediakan pilihan yang canggih untuk menyaring data yang mendukung
berbagai ui audit. (ilter adalah ekspresi yang mencari berbagai record yang sesuai
dengan kriterian penyaringannya" !ilter ini terletak di #e!ault >iew.
d. Menstrati4ikasi Data
(itur $trati!ikasi AC: memungkinkan auditor untuk melihat distribusi record yang
masuk kedalam strata yang telah ditentukan. #ata tersebut dapat diringkas dan
diklasi!ikasi berdasarkan stratanya yang dapat berukuran sama atau berbeda.
e% nalisis Statistik
AC: menawarkan banyak metode pengambilan sample untuk analisis statistic. #ua
dari metode yang paling banyak digunakan adalah record sampling dan )onetary unit
sampling ,)9$0 yang terletak di dalam menu bar.