Anda di halaman 1dari 3

Kasus A

PT Berdikari adalah perusahaan yang memproduksi dan menjual alat-alat berat. Berdasarkan kebijakan
perusahaan pengiriman barang harus disertai dokument pengiriman (shipping document) yang diberi
nomor urut (prenumbered). Pada saat pengiriman barang dokumen pengiriman diberi tanggal
pengiriman oleh bagian pengiriman barang. Barang terakhir yang dikirim adalah pengiriman barang
dengan nomor pengiriman barang 3158. Berdasarkan kebijakan perusahaan semua penjualan yang
dilakukan adalah penjualan kredit dan FOB Shipping Point.
Berikut adalah pengiriman barang untuk 3 hari sebelum dan 3 hari sesudah tanggal neraca.
Shipping document No. Sales Invoice No Shipping date Invoice Date

3151 5366 29-Dec 30-Dec
3152 5367 29-Dec 30-Dec
3153 5368 30-Dec 31-Dec
3154 5369 30-Dec 31-Dec
3155 5375 30-Dec 1-Jan
3156 5376 31-Dec 1-Jan
3157 5372 31-Dec 31-Dec
3158 5373 31-Dec 31-Dec
3159 5374 1-Jan 31-Dec
3160 5370 1-Jan 31-Dec
3161 5371 1-Jan 31-Dec
3162 5377 2-Jan 2-Jan
3163 5378 2-Jan 3-Jan
3164 5379 3-Jan 3-Jan
3165 5380 3-Jan 4-Jan

Berikut adalah general ledger penjualan untuk beberapa hari terakhir di bulan Desember dan Januari
tahun berikutnya:
Sales Journal December
Day Invoice# Amount
30 5367 50,000
30 5366 120,000
30 5368 35,500
30 5369 15,000
31 5370 78,000
31 5371 110,000
31 5372 23,500
31 5373 25,600
31 5376 35,700
Sales Journal January
Day Invoice# Amount
1 5374 152,000
1 5375 75,000
1 5377 32,000
2 5378 87,000
2 5379 77,000
2 5380 15,000

Diminta:
1. Jelaskan prosedur apa yang harus dilakukan untuk meyakinkan bahwa penjualan dibukukan
pada periode yang benar?
2. Bagaimana anda melakukan sales cut-off test jika yang menjadi focus audit adalah: 1)
keberadaan (existence) penjualan; 2) kelengkapan (completeness) penjualan?
3. Buatlah kertas kerja untuk prosedur sales cut-off test pada akun penjualan PT Berdikari
berdasarkan informasi diatas
4. Buatlah jurnal penyesuaian berdasarkan hasil prosedur sales cut-off test tersebut (bila ada).
5. Berdasarkan interviu dengan accounting manager diperoleh informasi bahwa tidak dilakukan
rekonsiliasi antara barang yang dikirimkan dengan tagihan yang dikirimkan ke pelanggan?
Potensi kesalahan apakah yang dapat terjadi akibat kelemahan pengendalian ini? Sebagai
auditor apakah pengaruh dari kelemahan ini ke prosedur audit?

Kasus B
PT Mega Tech adalah perusahaan yang sedang berkembang dengan pesat dan menjadi klien KAP anda.
Menurut manajemen PT MegaTech, perusahaan mengganti auditor eksternalnya, karena jasa yang
diberikan auditor sebelumnya tidak memadai untuk ukuran perusahaan yang semakin besar.
Berdasarkan korespondensi dengan auditor sebelumnya diperoleh informasi bahwa terjadi
ketidaksepakatan antara auditor dan manajemen sehingga auditor diberhentikan. Klien ingin mengakui
pendapatan pada kontrak yang sedang diproduksi tetapi belum dikirimkan. Klien percaya bahwa
kontrak tersebut kuat sehingga perusahaan dapat mengakui pendapatan pada saat produksi. Perubahan
prinsip akuntansi akan menyebabkan laba tahun lalu meningkat 33%.
PT Mega Tech dimiliki oleh Antonius Drea. Drea membeli PT megaTech 3 tahun lalu. Bisnis utama
perusahaan adalah material handling business, seperti ban berjalan otomatis (automated conveyor belt)
di pabrik dan lini produk. PT MegaTech mengalami kenaikan laba yang cukup tinggi karena pemotongan
biaya operasional antara lain biaya karyawan dan R&D. Selain itu PT MegaTech sekarang mengoutsource
sekitar 10% dari komponen produknya dari PT Bumi yang 50% sahamnya dimiliki Antonius Drea dan
adiknya.
Berdasarkan preliminary analytical procedure atas laporan keuangan PT Mega Tech pendapatan
perusahaan naik 20% setiap tahunnya sejak dimiliki Antonius Drea. Peningkatan profitabilitas lebih tinggi
lagi. Namun demikian berdasarkan kunjungan ke pabrik perusahaan diperoleh kesan bahwa mesin-
mesin yang ada sudah tua dan tidak diperbaharui. Di bagian penerimaan banyak persediaan bahan baku
yang bertumpuk dan tidak digunakan.
Pertanyaan:
1. Berdasarkan deskrpsi di atas, identifikasi inherent risk pada siklus pendapatan PT MegaTech
yang harus diperhatikan oleh auditor?
2. Untuk setiap elemen inherent risk yang teridentifikasi area mana yang perlu menjadi perhatian
audit dan beri saran prosedur audit yang harus dilakukan untuk mengatasi risiko tersebut!