Anda di halaman 1dari 5

Layanan Telematika

Afif Al Dillah
10111279
4KA41

Sumber:
http://bagasirawanganteng.blogspot.com/2012/12/layanan-telematika-teknologi-
wireless_6.html
M.Rudyanto Arief. TEKNOLOGI JARINGAN TANPA KABEL (WIRELESS). Seminar
Nasional Teknologi 2007. Yogyakarta, 24 November 2007.
Dari berbagai sumber di Google.

1. Layanan Telematika
Layanan Telematika merupakan layanan dial up ke internet maupun ke semua jenis jaringan
yang didasarkan pada system telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri
merupakan salah satu contoh telematika.

Layanan-layanan yang terdapat pada telematika adalah:

a. Layanan Telematika di Bidang Informasi
Penggunaan telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta
meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan
untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di
kalangan masyarakat. Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat.
Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan
pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun di desa, bagi pelanggan yang tidak
memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-
langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi
pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra -
sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan e-commerce
bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk balai - balai
informasi. Untuk melayani lokasi - lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.
Pada layanan ini telematika menggabungkan system komunikasi dengan kendaraan bergerak
seperti mobil untuk menawarkan layanan informasi secara langsung.
Contohnya :
Navigation assistant (real-time traffic information)
Weather, stock information
Entertainment and M-Commerce
b. Layanan Telematika di bidang Keamanan
Layanan telematika yang kedua adalah layanan keamanan. Layanan ini menyediakan fasilitas
untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya.
Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan.
Contohnya :
Emergency rescue with 911
Car location tracing (thief-proof)
c. Layanan Context Aware dan Event-Based
Dalam ilmu komputer dinyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat
bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang
tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994
dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk
mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan
penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu.
Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai
preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh, ketika
seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user
akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh
panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan
activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama
di bidang penelitian ilmu komputer.


Contohnya :
Vehicle Diagnostic Service
Car Insurance based on driving statistic

4. Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya
manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan
dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan
pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada
umumnya.
Contohnya :
Yellow pages service

2. Teknologi Wireless
Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan perangkat elektronik yang saling
terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komunikasi data
dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Jika LAN masih
menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media
gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan
nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti handphone, dan HT.

Adapun Macam-macam type dari teknologi wireless antara lain:

1. Wireless Personal Area Network (WPAN)

Mewakili teknologi personal area network wireless seperti Radio Frequensi (RF, Infra Red (IR),
sertaBluetooth.

2. Wireless Wide Area Network (WWAN)

WWAN meliputi teknologi dengan daerah jangkauan luas seperti selular 2G, 3G, 4G, Cellular
Digital Packet Data (CDPD), Global System for Mobile Communications (GSM), dan CDMA.
Kemunculan Teknologi Wireless ini dimulai dari peralatan handheld yang mempunyai kegunaan
yang terbatas karena ukurannya dan kebutuhan daya. Tapi, teknologi berkembang, dan peralatan
handheld menjadi lebih kaya akan fitur dan mudah dibawa. Telepon mobil (Handphone), telah
meningkat kegunaannya yang sekarang memungkinkannya berfungsi sebagai PDA selain
telepon. Smart phone adalah gabungan teknologi telepon mobil dan PDA yang menyediakan
layanan suara normal dan email, penulisan pesan teks, paging, akses web dan pengenalan suara.
Generasi berikutnya dari telepon mobil, menggabungkan kemampuan PDA, IR, Internet
wireless, email dan global positioning system (GPS).

3. Wireless Local Area Network (WLAN)

WLAN, mewakili local area network wireless, termasuk diantaranya adalah 802.11, HiperLAN,
dan beberapa lainnya.

3. Middleware
Middleware didefinisikan sebagai sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan
aplikasi (application layer) dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer-layer TCP/IP [1].
Middleware bisa juga disebut protokol. Protokol komunikasi middleware mendukung layanan
komunikasi aras tinggi.

Perangkat lunak middleware adalah perangkat lunak yang terletak diantara program aplikasi dan
pelayanan-pelayanan yang ada di sistim operasi. Adapun fungsi dari middleware adalah:
1. Menyediakan lingkungan pemrograman aplilasi sederhana yang menyembunyikan
penggunaan secara detail pelayanan-pelayanan yang ada pada sistem operasi .
2. Menyediakan lingkungan pemrograman aplikasi yang umum yang mencakup berbagai
komputer dan sistim operasi.
3. Mengisi kekurangan yang terdapat antara sistem operasi dengan aplikasi, seperti dalam hal:
networking, security, database, user interface, dan system administration.

Database middleware adalah salah satu jenis middleware disamping message-oriented
middleware, object-oriented middleware, remote procedure call, dan transaction processing
monitor.

Tujuan Umum Middleware Telematika:
Middleware adalah S/W penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan
beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu
jaringan.
Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server
dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda.
Middleware yang paling banyak dipublikasikan :
Open Software Foundations Distributed Computing Environment (DCE),
Object Management Groups Common Object Request Broker Architecture (CORBA),
Microsofts COM/DCOM (Component Object Model)

Tipe Layanan Middleware:
1. Layanan Sistem Terdistribusi,
Komunikasi kritis, program-to-program, dan layanan manajemen data.
RPC, MOM (Message Oriented Middleware) dan ORB.

2. Layanan Application,
Akses ke layanan terdistribusi dan jaringan
Yang termasuk : TP (transaction processing) monitor dan layanan database, seperti Structured
Query Language (SQL).

3. Layanan Manajemen Middleware,
Memungkinkan aplikasi dan fungsi dimonitor secara terus menerus untuk menyakinkan unjuk
kerja yang optimal pada lingkungan terdistribusi lingkungan komputasi.