Anda di halaman 1dari 10

CONTOH PEMBUATAN JURNAL UMUM

Berikut ini adalah transaksi yang terjadi pada koperasi serba usaha LABS CIBUBUR selama
bulan April 2012 :
1 April menerima modal awal sebesar Rp 10.000.000
2 April menjual ATK sebesar Rp 1.200.000
4 April membayar sewa gedung Rp 800.000
5 April membayar listrik Rp 300.000
10 April menjual SEMBAKO Rp 500.000
11 April membayar gaji karyawan Rp 3.000.000
14 April menerima jasa usaha Rp 500.000
21 April menjual komputer 1 unit Rp 2.000.000
23 April membayar iuran sampah Rp 200.000
25 April membayar tagihan telepon Rp 400.000
buatlah jurnal umum dari transaksi di atas



JURNAL UMUM
KOPERASI SERBA USAHA LABS CIBUBUR
PERIODE APRIL 2012
Tanggal Uraian Debet Kredit
2012
April
01

02

04

05

10

11

14

21

23

25


Kas
Modal
Kas
Barang dagang (ATK)
Beban sewa
Kas
Beban listrik
Kas
Kas
Barang dagang (sembako)
Beban gaji
Kas
Kas
Pendapatan jasa
Kas
Peralatan kantor (komputer)
Beban sampah
Kas
Beban telepon
Kas
Rp 10.000.000

Rp 1.200.000

Rp 800.000

Rp 300.000

Rp 500.000

Rp 3.000.000

Rp 500.000

Rp 2.000.000

Rp 200.000

Rp 400.000

Rp 10.000.000

Rp 1.200.000

Rp 800.000

Rp 300.000

Rp 500.000

Rp 3.000.000

Rp 500.000

Rp 2.000.000

Rp 200.000

Rp 400.000
Jumlah Rp 18.900.000 Rp 18.900.000


MEMBUAT JURNAL UMUM PADA AKUNTANSI
SOAL

JULI 1 penerimaan uang tunai dari yunita pemilik perusahaan sebesar Rp 50.000.000 sebagai investas
dalam perusahaannya.
JULI 3 pembelian peralatan service dari toko muda seharga Rp 16.000.000. dibayar tunai
Rp 4.000.000 dan sisanya akan dibayar dalam tiga kali angsuran.
JULI 6 pembayaran sewa kantor sebesar Rp 4.800.000 untuk masa sewa 1 tahun
JULI 7 pembelian tunai perlengkapan service seharga Rp 4.000.000
JULI 10 pembayaran premi asuransi untuk masa 1 tahun sebesar Rp 600.000
JULI 15 penerimaan uang tunai sebesar Rp 4.400.000, untuk jasa service yang diserahkan kepada
pelanggan pada minggu kedua.
JULI 16 pembayaran rekening listrik dan telepon sebesar Rp 400.000
JULI 20 pembayaran gaji pegawai sebesar Rp 3.000.000
JULI 22 pengeluaran kas sebesar Rp 600.000 untuk pemasangan iklan mini pada sebuah surat kabar
harian
umum.
JULI 23 pengiriman faktur no. 015 kepada PT. MAJU JAYA untuk pekerjaan yang telah diselesaikan
seharga Rp 4.000.000. pembayaran dalam 10 hari setelah tanggal faktur.
JULI 26 penerimaan uang tunai dari PT. MAJU JAYA untuk pembayaran pertama atas faktur no. 015
sebesar Rp 2.000.000
JULI 28 pengiriman faktur no. 016 kepada PT. UTARA untuk pembuatan taman yang telah diselesaikan
dengan harga kontrak Rp 8.000.000 sebagai pembayaran yang diterima tunai sebesar
sebesar Rp 5.000.000
JULI 29 penerimaan uang tunai untuk pekerjaan yang diserahkan pada minggu ketiga dan keempat
sebesar
Rp 8.200.000
JULI 30 pembayaran gaji pegawai tengah bulan terakhir Rp 5.000.000 dan macam macam beban
sebesar
Rp 400.000
JULI 30 pengeluaran uang tunai untuk perbaikan peralatan sebesar Rp 300.000
JULI 31 pengeluaran kas Rp 2.000.000 untuk keperluan pribadi yunita pemilik perusahaan
JULI 31 pembayaran angsuran hutang kepada toko muda sebesar Rp 4.000.000




JURNAL UMUMNYA:


TGL KETERANGAN REF DEBET KREDIT
01-Jul
kas

Rp50.000.000

modal yunita

Rp50.000.000
03-Jul
peralatan

Rp16.000.000

kas

Rp4.000.000
hutang dagang

Rp12.000.000
06-Jul
sewa dibayar dimuka

Rp4.800.000

kas

Rp4.800.000
07-Jul
perlengkapan service

Rp4.000.000

kas

Rp4.000.000
10-Jul
asuransi dibayar dimuka

Rp600.000

kas

Rp600.000
15-Jul
kas

Rp4.400.000

pendapatan jasa

Rp4.400.000
16-Jul
beban listrik dan telepon

Rp400.000

kas

Rp400.000
20-Jul
beban gaji

Rp3.000.000

kas

Rp3.000.000
22-Jul
beban iklan

Rp600.000

kas

Rp600.000
23-Jul
piutang usaha

Rp4.000.000

pendapatan jasa

Rp4.000.000
26-Jul
kas

Rp2.000.000

piutang

Rp2.000.000
28-Jul
kas

Rp5.000.000

piutang usaha

Rp3.000.000

pendapatan jasa

Rp8.000.000
29-Jul
kas

Rp8.200.000

pendapatan jasa

Rp8.200.000
30-Jul
beban gaji

Rp5.000.000

beban lain lain

Rp400.000

kas

Rp5.400.000
30-Jul
beban pemeliharaan peralatan

Rp300.000

kas

Rp300.000
31-Jul
prive yunita

Rp2.000.000

kas

Rp2.000.000
31-Jul
hutang usaha

Rp4.000.000

kas

Rp4.000.000
TOTAL Rp103.400.000 Rp103.400.000


Laporan Laba Rugi
Laporan mengenai kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba atau keuntungan. Di dalam
laporan ini akan disajikan seluruh pendapatan dan beban-beban atau pengeluaran suatu
perusahaan dalam satu periode akuntansi. Apabila pendapatan perusahaan lebih besar dari
pengeluarannya, maka dapat dikatan perusahaan mengalami laba. Dan sebaliknya apablia
perusahaan pengeluarannya lebih besar dari pendapatannya, maka dapat dikatakan perusahaan
mengalami kerugian. Ada beberapa hal yang harus termuat dalam penyusunan laporan laba rugi:

1. Nama perusahaan harus dituliskan

2. Jenis laporan harus dituliskan, dalam hal ini jenis laporannya adalah laporan laba/rugi

3. Menyajikan atau menuliskan periode laporan

4. Menyajikan atau menuliskan seluruh pendapatan dan beban secara rinci dan lengkap.
Penulisan beban diawali dari beban yang jumlahnya paling besar sampai yang terkecil, kecuali
untuk beban lain-lain dituliskan paling bawah.

Ada dua cara untuk menyusun laporan laba rugi, yaitu dengan cara single step (bentuk
tunggal/langsung) dan multiple step (bentuk ganda/bertahap). Berikut akan dibahas bentuk
laporan keuangan single step:


Laporan Perubahan Modal
Laporan perubahan modal memiliki kaitan yang sangat erat dengan laporan laba rugi. Hal ini
dikarenakan laba bersih yang terdapat pada laporan laba rugi akan menambahakun modal,
sebaliknya jika rugi akan mengurangi modal. Yang dimaksud laporan perubahan modal adalah
suatu ikhtisar perubahan modal yang terjadi dalam periode tertentu.

Komponen-komponen yang terdapat dalam laporan laba rugi adalah:

1. Modal awal, modal yang dimiliki pada awal tahun

2. Tambahan investasi pemilik, setoran tambahan dari pemilik yang terjadi selama satu periode
akuntansi.

3. Laba atau rugi, hasil yang diperoleh perusahaan dalam satu periode akuntansi.

4. Pengambilan pribadi, uang yang diambil oleh pemilik untuk keperluan pribadi.

5. Modal akhir, modal yang terdapat di akhir tahun.

Catatan: laba bersih yang terdapat dalam laporan perubahan modal harus sama dengan jumlah
laba bersih yang ada pada laporan laba rugi.

Berikut contoh penyusunan laporan perubahan modal:

Neraca

Neraca berisa tentang posisi harta, utang, dan modal perusahaan yang disusun dengan sistematis
dalam suatu periode akuntansi. Ada dua macam bentuk penyajian neraca, yaitu bentuk skontro
(horizonta) dan bentuk stafel (laporan). Berikut contoh penyajian neraca dalam bentuk skontro:



Laporan Arus Kas

Laporan ini menunjukkan adanya aliran kas masuk dan kas keluar suatu perusahaan. Berikut
contoh laporan arus kas:

Keterangan:

Untuk penerimaan kas dari pelanggan diperoleh dari pendapatan yang diterima perusahaan
sebesar Rp. 4.000.000 yang dicatat di dalam jurnal umum, sedangkan saldo kas awal periode
diperoleh dari setoran awal pemilik perusahaan sebesar Rp. 5.000.000 yang dicatat dalam jurnal
umum. Bagi Anda yang kurang memahami tentang penyusunan jurnal umum, berikut contoh
latihan penyusunan jurnal umum.

Pencatatan Transaksi Keuangan ke Dalam Persamaan Akuntansi

Transaksi keuangan akan mengakibatkan perubahan pada beberapa komponen persamaan
akuntansi. Perubahan tersebut setidaknya akan menyangkut dua komponen. Berikut penjelasan
tentang pencatatan transaksi dalam persamaan dasar akuntansi:

Tuan Victor pada tanggal 1 Januari 2013 mendirikan perusahaan jasa yang diberi nama PT.
Victory Jaya. Berikut uraian transaksi yang terjadi selama bulan tersebut:

1. Tanggal 1
Januari Tuan Victor menyetorkan sejumlah uang tunai sebagai modal usaha sebesar Rp.
7.500.000,00

2. Tanggal 5 Januari Tn. Victor meminjam sejumlah uang dari BRI untuk tambahan modalnya
sebesar Rp. 5.500.000,00

3. Tanggal 6 Januari Tn. Victor membayar dengan uang tunai untuk sewa gedung sebesar Rp.
400.000,00

4. Tanggal 7 Januari membeli perlengkapan sebanyak Rp. 2.500.000,00

5. Tanggal 9 Januari membeli secara tunai peralatan sebesar Rp. 7.000.000,00

6. Tanggal 10 Januari menerima pendapatan jasa atas pekerjaan yang sudah diselesaikan sebesar
Rp. 4.000.000,00

7. Tanggal 12 Januari perlengkapan menjadi berkurang karena dipakai sebanyak Rp.
1.500.000,00

8. Tanggal 13 Januari dibayar gaji karyawan sebesar Rp. 200.000,00

9. Tanggal 15 Januari membayar beban angsuran pinjaman dari bank sebanyak Rp. 850.000,00
dan beban bunga sebesar Rp. 74.300,00

10. Tanggal 28 Januari Tn. Victor mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp.
475.000,00

Penyelesaian:

Pada dasarnya soal persamaan dasar akuntansi di atas sangat mudah dipahami. Yang dibutuhkan
hanyalah ketelitian dan kejelian dalam mengerjakan soal. Semoga contoh di atas dapat
memberikan gambaran penyelesaian soal persamaan dasar akuntansi.