Anda di halaman 1dari 14

Parotitis

Gondong / Mumps
Nur Amirah TJ
111.0211.117
Etiologi, Epidemiologi
Etiologi: Paramyxovirus A, ukuran sedang (diameter
120 sampai 200nm). virus ini mempunyai inti bagian
dalam heliks yang erat (RNA beruntai tunggal) tertutup
dalam bungkus bagian luar lipid dan glikoprotein
Epidemiologi:
Mudah menular melalui kontak langsung & droplet dari
air liur atau sekresi lain pada nasofaring.
Populasi padat, sekolah, asrama.
Pada populasi endemik 85% kasus terjadi pada anak
<15 tahun, biasanya 5 10 thn
Dikirakan sampai 40% kasus subklinis maka sulit
mencari kasus sumber/indeks.
Epidemiologi Parotitis
SANGAT MUDAH MENULAR
Masa tunas/inkubasi: 12-26 hari (18 hari)
Masa tular/infektiviti: 2-4 hari sebelum
pembengkakan parotis & 9 hari sesudah
pembengkakannya mulai.(Isolasikan pasien!)
Patogenesis
Virus masuk melalui saluran nafas selama
periode inkubasi 12 sampai 25 hari bereplikasi
di saluran nafas atas dan limfonodus servikalis
menyebar melalui aliran darah ke jaringan
sasaran seperti kelenjar parotis dan meningen
terjadi viremia sekunder, sehingga mengenai
berbagai organ, seperti gonad, pancreas,
tiroid, mammae, hati, jantung, dan ginjal
Gambaran Klinis Parotitis
Stadium Prodrom: 1-2 hari
Febris sedang, anorexia, nyeri otot umum
Nyeri didalam atau dibelakang telinga kalau
mengunyah atau menelan terutama jika
menelan cairan asam. Jika kelenjar liur
disentuh, maka akan timbul nyeri, Terkadang
diserta nyeri kepala,mual/muntah,
Gejala parotitis muncul dalam waktu 12
sampai 24 hari setelah terinfeksi.

Stadium Pembengkakan: (7-9 hari)
Kelenjar parotid makin nyeri & mulai bengkak
unilateral kemudian sering menjadi bilateral sampai
hari 3-4
pembengkakan lalu mulai mereda selama 1 minggu.
Kulit diatas parotid erithema & mungkin edema
Pembengkakan parotid di daerah depan telinga,
diatas otot maseter & di cekungan belakang liang
telinga didepanmastoideus. Telinga bagian bawah
terangkat keatas & kedepan oleh pembengkakan.
Trismus bisa sangat berat & nyeri bila menggigit.
Makan/minum yang asam sangat nyeri!
Pembengkakan Parotitis
Diagnosis
Berdasarkan manifestasi klinis.
Isolasi virus melalui swab.
Deteksi melalui PCR.
Tes serologi : enzym immunoassay (EIA).

Laborat
(biasanya tidak perlu):
Karena diagnosis parotitis mudah dibuat,
pesan laborat jarang perlu.
Pada parotitis tanpa komplikasi jumlah
leukosit normal, meskipun terdapat
leukopenia ringan
Pengobatan
Simptomatis, ibuprofen, paracetamol untuk
nyeri dan febris.
Istirahat sesuai keingingan pasien
Boleh kompres pembengkakan dengan hangat
atau dingin
Diet sesuai selera: Ingatlah makan/minum
yang asam akan menambah nyeri
Komplikasi Parotitis
Meningitis: 10%, Nyeri kepala, meningismus,
febris, mual/muntah,kasus ringan
Enkefalitis: 5:1000, 3 5X , Gejala & hasil
liquor spinalis seperti enkefalo-meningitis virus
lain (ringan)
Orkitis: Mulai 1 minggu setelah parotitis. 20
30% anak lelaki postpuber, mendadak dengan
nyeri & mual/muntah.
Biasanya unilateral, nyeri, erithema & bengkak
pada testiskemudian atropi pada 35%.
Keguguran/abortus spontan: Infeksi pada
trimester pertama dapat menyebab abortus
spontan pada 27% kasus.
Pankreatitis: 1:30 Biasanya pada remaja &
dewasa, nyeri epigastrum, Febris lagi,
mual/muntah
Tuli Unilateral: Jarang (Ada yang melapor sampai
6%,) mulai dengan tinitus, ataxia & mual/muntah.
Miokarditis (13% kasus dewasa: ST depresi di
EKG) Mastitis, Nefritis, Arthritis, Thyroditis,
Dacrio-adenitis, Neuritis Optica
Diagnosa Banding
Adenopati dari tonsilofaringitis: telinga tidak terangkat
oleh pembengkakan, inflamasi faring nyata
Difteri berat / bullneck: Pembengkakan tidak nyeri.
Inflamasi faring serta pseudomenbrane. Penyakit lain
yang bergejala pembengkakan kelenjar parotid:
Sarkoidosis, Lukemia, Sindrom Uveoparotitis (Mickulic)
Salivary Calculus: batu membuntu saluran parotis,
yang sering ductus submandibular.
Tetanus karena trismusnya. Mudah dibedakan karena
tidak ada kaku otot lain
Pencegahan
Vaksin Mumps


Vaksin virus parotitis hidup, yang dilemahkan (jenis
Jeryl Lynn) sangat efektif dalam menghasilkan kenaikan
antibody parotitis yang bermakna pada individu
Diberi sebagai MMR pada umur 15 bulan, dan
booster pada umur 4-6 tahun atau 12 tahun.
Kontraindikasi sama dengan yang berlaku untuk
Vaksin Measles & Rubella (vaksin hidup)