Anda di halaman 1dari 32

Teknik Teknik dalam Imunisasi

Ikan
1.Persiapan untuk eksperimen

Respon imun sangat sensitive terhadap pengaruh



ketidakseimbangan
fsiologikal internal dan lingkungan luar.

Ikan : hewan poikilotermal yang fsiologinya sangat


dipengaruhi oleh variasi dan perubahan lingkungan

Fakta-fakta ini harus diperhatikan dalam imunisasi


ikan dan luasnya respon ikan terhadap imunisasi.

Fakta-fakta ini mungkin juga membahayakan


standarisasi dan kemampuan mengulang dari
reaksi imun dan eksperimen vaksinasi dengan
ikan-ikan.
anjutan !!

"aksin dan aktiftas #g mungkin


tergantung variable lingkungan yang
sama.

$eberapa patogen ikan menimbulkan


kerusakan pada ikan dalam rentang
spesifk suhu optimal% kemudian ketika
ikan diimunisasi dan ditantang dengan
organisme penyakit spesifk% hal itu
sangat perlu untuk memastikan bahwa
suatu pengetahuan tingkat virulensi
adalah dapat diperoleh.
2. Standarisasi

&ontrol lingkungan terus menerus atau


monitor kondisi se'ara hati-hati adalah
sangat penting untuk berbagai eksperimen
respon imun ikan

(etiap sumber air dan lokasi mempunyai sifat


yang berbeda

)eneliti harus mampu mengobservasi dan


mengenal keanehan-keanehan dalam
laboratorium dan hat'hery mereka.

&ontrol monitor% tidak divaksin atau kontrol


yang diinokulasi saline dan kontrol yang
diinokulasi dengan immunogen yang sudah
diketahui efektiftasnya adalah sangat
penting untuk suatu penelitian yang bagus
anjutan -------

*ksperimen Induksi #ntibody dan


proteksi mungkin salah dengan +
alasan:

,. vaksin itu sendiri tidak sukses
menstimulasi antibody atau proteksi%
+. vaksin tidak mampu menstimulasi
antibody atau proteksi pada kondisi
lingkungan kita bekerja.
anjutan!!!

(uatu eksperimen vaksin yang bagus


akan meliputi ikan kontrol yang telah
memberikan immunogen yang telah
diketahui sukses.

)engkondisian dan pengadaptasian


yang sukses hewan eksperimen
sebelum pemberian vaksin adalah satu
prinsip dasar yang bagus.
General General
Specifc
Specifc
-eneti's -eneti's
Individuals may e.hibit di/eren'es in innate Individuals may e.hibit di/eren'es in innate
resistan'e and a'0uired immunity resistan'e and a'0uired immunity
*nvironment *nvironment
1emperature% season% photoperiod 1emperature% season% photoperiod
(tress (tress
2ater 0uality% pollution% density% handling and 2ater 0uality% pollution% density% handling and
transport% breeding 'y'les transport% breeding 'y'les
3utrition 3utrition
Feed 0uality and 0uantity% nutrient availability% Feed 0uality and 0uantity% nutrient availability%
use of immunostimulants% antinutritional use of immunostimulants% antinutritional
fa'tors in feeds fa'tors in feeds
Fish Fish
#ge% spe'ies or strains% individuals #ge% spe'ies or strains% individuals
)athogen )athogen
*.posure levels% type 4parasite% ba'terial% *.posure levels% type 4parasite% ba'terial%
viral5% virulen'e viral5% virulen'e
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMUN IKAN
Immunosuppressant: Metal
Aluminum Reduced chemiluminescence
Arsenic , phagocytosis
Cadmium serum antibody in rainbow trout
lymphocyte number and mitogenic response
chemiluminescence
Chromium serum antibody in brown trout, carp
Copper/tembaga serum antibody in brown trout
chemiluminescence in rainbow trout
Lead/timah serum antibody in brown trout
Mercury lymphocyte number in barb
Nicel serum antibody in brown trout
!inc serum antibody in brown trout
VAKSINASI

1ujuan vaksinasi: untuk memberikan


ketahanan tubuh individual terhadap
datangnya penyakit tanpa harus
mengalami resiko terinfeksi

#da 6 prasyarat terhadap vaksin


agar dapat efektif% yaitu: ,. #man
4safe5% +. immunogenik% 6. protektif.
Metode Pemberian Vaksin !aitu "

Injeksi

7ral

Immersi
Metode #aksinasi secara In$eksi"

8mumnya se'ara intaperitonial 4diberikan ke dalam


rongga perut9peritoneum5 yang memungkinkan
penggunaan adjuvant yang bersifat meningkatkan
efektiftas vaksin.

%eberapa kelema&an teknik ini "

anestesi dan penanganan yang berlebihan yang dapat


membuat ikan stress yang pada gilirannya menurunkan
tingkat kekebalan ikan%

tidak dapat digunakan pada ikan yang berukuran : ,; g%

membutuhkan tenaga kerja yang terlatih untuk injeksi.


1api dengan fasilitas <'onveyor belt= serta bak-bak
re'overy dan anestesi% hal ini memungkinkan untuk
memvaksin ribuan ekor per hari% disamping mengurangi
stress akibat handling.
Metode Vaksinasi Secara 'ral"

(angat atraktif karena tidak menimbulkan


stress% terutama pada sistem budidaya
intensif dengan padat tebar tinggi.

&elemahan : jumlah #g yang dibutuhkan


banyak% ketidakpastian jumlah vaksin yang
dikonsumsi ikan% juga akibat han'urnya #g
di dalam lambung dan usus sebelum
men'apai intestine.

)enelitian di bidang kapsulasi vaksin dan


jenis adjuvant sangat mendukung
keberhasilan vaksin melalui lambung dan
men'apai intestine dengan baik% namun hal
ini melibatkan biaya yang sangat besar.

>ara pemberian vaksin ini sangat efektif


pada ikan-ikan yang tidak memiliki lambung
seperti ikan mas.
Metode Vaksinasi secara Immersi

biasanya dimulai dengan


perendaman dalam larutan
hiperosmotik 4?I5 sebelum
merendamnya 4immerse9dire't
immersion5 di dalam larutan vaksin.
3amun sekarang ini langkah ?I
sudah dihilangkan% karena terbukti
menimbulkan stress pada ikan.
(aktor)*aktor !an+ Mempen+aru&i
'ptimalisasi Vaksin pada Ikan"
,. (tress
+. @iet9Aakanan
6. )ollutan
B. 1emperatur
;. 8mur dan berat ikan
C. @osis vaksin
D. Route pemberian vaksin
E. #juvant
1. Stress

Stress adalah suatu tahapan yang


dihasilkan oleh suatu fa'tor
lingkungan atau fa'tor lainnya yang
menyebabkan perpanjangan
tanggapan adaptif dari hewan
melebihi kisaran normal% atau yang
mengganggu fungsi normal
sedemikian rupa sehingga
kesempatan hidup se'ara signifkan
menjadi berkurang 4Roberts ,FEF5.
,. (tress 4anjutan5

)engaruh stress terbagi 6 yaitu :


1. Pen+aru& primer " berlangsung segera dan
diindikasikan dengan beragam tanda seperti
meningkatnya kadar plasma kortikosteroid dan
katekolaminG
2. Pen+aru& sekunder: peningkatan atau penurunan
glukosa darah atau kadar laktat% meningkat dan
menurunnya asam-asam lemak bebas dalam plasma%
menurunnya jumlah limfosit% menurunnya kadar air
dan meningkatnya aliran darah pada insang dan
jantungG
,. Pen+aru& tersier: ditunjukkan oleh tanda-tanda
seperti tingkah laku abnormal% konsumsi pakan yang
abnormal% menurunnya efsiensi konversi pakan%
menurunnya laju pertumbuhan dan meningkatnya
insiden penyakit dan laju kematian.
2. -iet.Makanan: misalnya vit > dan
vit * dapat meningkatkan respon imun
,. Pollutan : dapat menurunkaan
respon imun dan meningkatkan
kerentanan terhadap penyakit.
Aekanisme pollutan : menghambat
pengambilan antigen dari imunisasi
se'ara mandi dengan mempengaruhi
permiabilitas insangG polutan
menyebabkan ikan stress sehingga
menurunkan respon imun
/. Temperatur: produksi Hat antibody pada
binatang poikilothermal adalah lebih lambat
pada temperature rendah dari temperature
optimalnya.
0. 1mur dan %erat ikan : umur ikan sangat
mempengaruhi dalam kemampuan ikan
memproduksi antibody. $iasanya ikan yang
berumur kurang dari tiga minggu masih
lambat dalam pembentukan antibody%
sedangkan berat minimal ikan yang
disarankan untuk divaksin adalah ikan yang
beratnya tidak kurang dari I%,6 g.
2. -osis #aksin !an+ diberikan: jumlah
antigen yang diserap oleh ikan harus 'ukup untuk
dapat menimbulkan antibody. $anyaknya antigen
yang masuk ke tubuh ikan tergantung pada dosis
yang diberikan% 'ara pemberian vaksin dan
kemampuan ikan itu sendiri menyerap vaksin
3. 4oute pemberian #aksin :
vaksinasi se'ara injeksi intramus'ular
menghasilkan titer antibody lebih besar dibanding
injeksi intraperitonial.
"aksinasi se'ara immersi tidak meningkatkan
antibody dalam serum tapi pada integument
"aksinasi se'ara oral juga tidak meningkatkan
antibody dalam serum tetapi lendir usus
5. Ad$u#ant "
- adjuvant adalah suatu bahan 4biasanya dari sejenis
minyak5 yang fungsinya adalah untuk menambah
daya sebar dari vaksin tersebut dalam tubuh ikan.
- #djuvant biasanya di'ampur bersama-sama vaksin.
- #djuvat yang biasa dipakai pada eksperimen
imunologi adalah Freund=s >oplete #djuvant 4F>#5
se'ara injeksi. )otassium aluminium suphate%
@imethyl solpho.ide 4@A(75 untuk se'ara immerse%
sedangkan untuk vaksinasi oral adjuvant yang
biasa dipakai adalah: Auramyl dipeptide 4A@)5%
evamisole% dan *te 4Ecteinascidia turbinate5
F. #ntibiotik : respon ikan yang diberi
antibiotik kemudian dimunisasi
berbeda. Ikan 'arp memperlihatkan
penurunan respon humoral sekitar
FIJ
Metode menaksir e*ektiftas
#aksin"
1. 4oute penantan+an

Aetode vaksinasi se'ara immerse% uji tantangnya


dengan melalui air 4water borne 'hallenge5.

"aksinasi dengan injeksi% efektif jika ditantang


dengan metode uji tantang se'ara injeksi juga

?al ini memperlihatkan bahwa vaksinasi se'ara


injeksi menghasilkan antibody yang sangat tinggi%
tetapi se'ara perendaman tidak. Ini membuktikan
bahwa vaksinasi se'ara perendaman menstimulasi
imunitas integument yang mana sangat 'ukup
untuk proteksi agen penyakit dari alam. Aetode
water borne 'hallenge lebih tepat dibanding dengan
injeksi% walaupun banyak peneliti memaksakan
untuk menggunakan uji tantang se'ara injeksi
dengan alasan bahwa metode lewat air tidak bisa
melihat berapa besar kematian tertinggi setelah uji
tantang.
2. 4elati#e percent Sur#i#al 64PS7
Persentase mortalitas ikan !an+
di#aksin
4PS 8 1 ) ))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))
9 1::
Persentase mortalitas ikan kontrol
Aetode ini memerlukan 'riteria dasar :

paling kurang +; ekor ikan yang dipakai untuk


uji tantang dan setiap perlakukan diberi ulangan

uji tantang harus menyebabkab minimal CIJ


kematian pada 'ontrol

kematian ikan divaksin harus :+BJ untuk suatu


hasil yang efektif
,. Penin+katan ;-)0:
?arus meningkatkan nilai persentasi
@-;I sebesar ,II kali lipat pada ikan
yang divaksin dibanding 'ontrol
/. Penin+katan nilai titer I+ "
diukur9ditera dengan menggunakan
anti-Ig spesifk dalam *I(# 4enHyme-
linked immunosobent assay5

)enggunaan antibodi atau antigen yang diikatkan


pada matrik padat 4mi'roplate5

Reagen yang terikat dipakai untuk menangkap


antibodi atau antigen dalam larutan sampel

&ompleks antigen-antibodi9antigen-antibodi yang


terbentuk dideteksi dengan bantuan antibodi
yang sudah dilabel dengan enHim 4konjugat5

&onsentrasi ikatan diba'a dalam


spektrofotometer dengan bantuan substrat enHim
4?+7+K#$1(5

$esarnya 7@ 4opti'al densitas 5 adalah


proporsional dengan konsentrasi ikatan kompleks
tadi
)rinsip dasar *I(#

Ai'roplate

(erum #ntigen atau antibodi

&onjugat 4Ig-% IgA atau #g yang


sudah dilabel dengan enHim5

(ubstrat : #$1(K?+7+

*lisa plate reader dengan flter B,B


nm
&omponen *I(#
Ket:
1. Ag
2. Ag+Ab
3. Ag+Ab+konjugat
4. Ag+Ab+Konjugat+Su
bstrat
?asil *I(#
1abel ,. summari tentang kelebihan dan
kelemahan setiap metode vaksinasi
Meto Meto
de de
Kelebihan Kelebihan Kelemahan Kelemahan
Injeksi Injeksi Merupakan route yang Merupakan route yang
paling potensil. paling potensil.
Menggunakan adjuvant. Menggunakan adjuvant.
!ekti" untuk ikan besar !ekti" untuk ikan besar
#anya digunakan pada #anya digunakan pada
budidaya intensi". budidaya intensi".
Me$but%kan tenaga kerja Me$but%kan tenaga kerja
intensi". Ikan %arus & 1' g intensi". Ikan %arus & 1' g
I$$ersi I$$ersi (aksinasi $assal untuk (aksinasi $assal untuk
ikan ke)il * ' g. paling ikan ke)il * ' g. paling
e"ekti" untuk ikan * 1+ g. e"ekti" untuk ikan * 1+ g.
dengan $etode bat% tidak dengan $etode bat% tidak
stres stres
#anya pada budidaya #anya pada budidaya
intensi". ,ip: stress. -idak intensi". ,ip: stress. -idak
sepotensi dengan route sepotensi dengan route
injeksi injeksi
.ral .ral #anya untuk budidaya #anya untuk budidaya
ekstensi". -idak stress. ekstensi". -idak stress.
,apat $evaksin ikan ,apat $evaksin ikan
se)ara $issal dari berbagai se)ara $issal dari berbagai
ukuran ikan. -idak ukuran ikan. -idak
$e$but%kan biaya ekstra $e$but%kan biaya ekstra
untuk tenaga kerja untuk tenaga kerja
Kurang potensi. Kurang potensi.
,ibutu%kan banyak vaksin ,ibutu%kan banyak vaksin
untuk $eningkatkan untuk $eningkatkan
proteksi. proteksi. #anya )o)ok #anya )o)ok
untuk ikan yang dapat untuk ikan yang dapat
$akan pakan buatan $akan pakan buatan
1abel +. Aetode )emberian "aksin
pada Ikan
Route
Route
Cairan
Cairan
vaksin
vaksin
Waktu
Waktu
pemaparan
pemaparan
I$$ersi,i
I$$ersi,i
p
p
1:3/ 1:1+/
1:3/ 1:1+/
1:1++
1:1++
'03+ detik
'03+ detik
I$$erse
I$$erse
bat%
bat%
1:'++/
1:'++/
11:'+++
11:'+++
1 ja$ atau lebi%
1 ja$ atau lebi%
.ral
.ral
,ala$
,ala$
pakan
pakan
1 $inggu atau
1 $inggu atau
lebi%
lebi%
Injeksi
Injeksi
+11 $l
+11 $l
Injeksi langsung
Injeksi langsung
1abel 6. &eberadaan impoid organ
pada 6 ikan teleostei
Organ Organ Salmon 4-7 Salmon 4-7
o o
C C Rainbow Rainbow
trout 14 trout 14
o o
C C
Mas Mas
o o
C C
-%y$u -%y$u
s s
22 %ari setela% 22 %ari setela%
$enetas $enetas
30' %ari 30' %ari
s$ s$
' %ari s$ ' %ari s$
,ara% ,ara% 14 %ari SM 14 %ari SM '02 s$ '02 s$ 304 %ari s$ 304 %ari s$
5injal 5injal 14 %ari SM 14 %ari SM '02 %ari '02 %ari 304 %ari s$ 304 %ari s$
6i$"a 6i$"a 42 %ari SM 42 %ari SM 21 %ari 21 %ari
s$ s$
407 %ari s$ 407 %ari s$
Ket: SM8 Sebelu$
Menetas
s$ 8 setela%
$enetas