Anda di halaman 1dari 4

BAHAN AJAR Sitem Operasi

SMK Negeri 1 Sikur


1
BAHAN AJAR
Struktur Sistem Operasi Closed Source

A. Arsitektur Sistem Operasi Closed Source (windows)
Windows merupakan sistem operasi yang di bangun oleh Microsoft Corp. Menurut Avi
Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg Gagne, umumnya sebuah sistem operasi modern
mempunyai komponen sebagai berikut:
1. Managemen Proses.
2. Managemen Memori Utama.
3. Managemen Secondary-Storage.
4. Managemen Sistem I/O.
5. Managemen Berkas.
6. Sistem Proteksi.
7. Jaringan.
8. Command-Interpreter system.

Berdasarkan standarisasi diatas berikut adalah diagram struktur sistem operasi windows:


Client/Server Model
Layanan Sistem operasi Windows, memproteksi subsistim, dan aplikasi-aplikasi adalah struktur
penggunaan klien / server model komputasi, yaitu satu umum model untuk perhitungan
terdistribusi dan yang didiskusikan di Bagian Enam. Arsitektur yang sama ini dapat diadopsi
untuk mempergunakan internal ke satu sistem tunggal, seperti halnya kasus dengan Windows.
Native NT API adalah layanan seperangkat dasar Kernel yang menyediakan abstrak inti
dipergunakan oleh sistem, proses seperti itu, threads, virtual memory, I/O, dan komunikasi.
Windows menyediakan satu setelan jauh lebih kaya dari jasa dengan mempergunakan
klien/server model untuk menerapkan kemampuan di proses mode-pengguna. Kedua
lingkungan subsistim dan jasa user-mode Windows diterapkan seperti proses tersebut
berhubungan dengan klien melalui RPC. Masing-masing server proses menunggu satu
permintaan dari satu klien untuk salah satunya dilayani (seperti service memory,layanan
memproses ciptaan, atau layanan networking). Satu klien, yang dapat satu program aplikasi
atau program server lain, permintaan satu jasa dengan mengirimkan satu pesan. Pesan
ditaklukkan melalui Eksekutif ke server yang sesuai. Server melaksanakan operasi yang
diminta dan mengembalikan keterangan hasil atau status atas pertolongan pesan lain,yaitu
taklukkan melalui Eksekutif kembali ke klien.

Threads and SMP
Dua karakteristik penting dari Windows adalah ini mendukung untuk menyusupkan symmetric
multiprocessing (SMP), keduany diperkenalkan di Bagian 2.4. [RUSS05] daftar-daftar fitur dari
Windows mendukungan THREADS dan SMP:
a. Compatible OS dapat berjalan pada prosesor apapun yang tersedia, dan yang berbeda
dapat laksanakan secara bersamaan pada prosesor berbeda.


BAHAN AJAR Sitem Operasi
SMK Negeri 1 Sikur
2
b. Windows mendukung penggunaan dari multiple threads dari pengeksekusian diantara
proses tunggal. Multiple threads pada proses yang sama mungkin mengeksekusi pada
prosesor berbeda secara serempak.
c. Proses server mungkin mempergunakan multiple threads untuk memproses permintaan
dari lebih dari satu klien secara serempak.
d. Windows menyediakan mekanisme untuk berbagi data dan sumber daya di antara
proses dan kemampuan komunikasi interproses.

Threads Windows
Windows mengunakan Win32 API sebagai API utama dalam hampir semua sistem operasi
Microsoft. Selain itu windows mengimplementasi model relasi One-to-One, dimana terdapat
satu kernel thread yang berasosiasi dengan masing masing user thread. Thread pada
windows secara umum mempunyai komponen sebagai berikut :
1. Thread ID
2. Register set
3. User stack dan kernel stack
4. Private storage area.

Register set, stacks dan private data storage disebut sebagai context dari sebuah thread.
Struktur data utama dari sebuah thread :
1. ETHREAD (executive thread block)
2. KTHREAD (kernel thread block)
3. TEB (thread environment block)

B. Manajemen Proses pada Wondows
Manajemen proses merupakan konsep pokok dalam sistem operasi, sehingga masalah
manajemen proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi.

Proses
Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Proses dapat juga didefinisikan sebagai unit
kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi.
Proses berisi instruksi, data, program counter, register pemroses, stack data, alamat
pengiriman dan variabel pendukung lainnya.

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi
dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:
1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas

Multiprogramming (Multitasking)
Multiprogramming adalah penggunaan satu central processing unit (CPU) dalam satu sistem
komputer untuk menjalankan beberapa tugas yang ada. Multiprogamming juga merupakan
teknik penjadwalan dimana tugas(program) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia
melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar, misalnya
membaca data dari flashdisk, CD, dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar
tugas(program) yang sedang berjalan dengan tugas (program) lainnya.

Multiprocessing
Multiprocessing adalah penggunaan dua atau lebih central processing unit (CPU) dalam satu
sistem komputer untuk menjalankan beberapa tugas yang ada. Dengan kata lain komputer
dengan banyak pemroses di satu sistem komputer dengan masing-masing pemroses
melakukan pemrosesan secara independen. Istilah ini juga merujuk pada kemampuan dari
suatu sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan / atau kemampuan untuk
mengalokasikan tugas antara mereka.

Distributed processing
Distributed processing adalah manajemen banyak proses yang dapat dijalankan oleh sejumlah
komputer yang tersebar (terdistribusi). Sistem operasi yang menjalankan tugas distribusi
antara lain AMOEBA, MATCH, LINUX.



BAHAN AJAR Sitem Operasi
SMK Negeri 1 Sikur
3
Windows 7 merupakan versi terbaru keluaran dari windows, yang sebelumnya dikenal dengan
sebutan Blackcomb dan Vienna. Windows ini memiliki kennel NT versi 6.2 SP2 dari Windows
Server 2008. Windows 7 memiliki keamanan dan fitur yang baru dibanding dengan windows
sebelumnya., akan tetapi Windows 7 tidak akan memiliki perubahan drastis dari segi arsitektur
perangkat lunak seperti Vista dari XP. Prosesnya pun hampir sama dengan proses dari
windows terdahulu.

Windows 7 merupakan Multiprogramming / Multitasking. Contoh kasusnya yaitu : Satu
Komputer dapat menjalankan program EXCEL untuk pengolahan table. Saat mengolah data
dengan Excel, pemakai memainkan musik dari CD ROM. Sambil memperbaiki dokumen
pemakai juga mencetak dokumen yang sudah jadi. Jadi tugas yang dapat dilaksanakan
komputer tersebut yaitu : pencetakan dokumen, pengolahan data, dan bermusik.
Pada Windows 7 terdapat Windows Taksbar untuk mengerjakan banyak tugas dalam suatu
waktu secara bersamaan. Pada Windows 7 terdapat peningkatan fungsi itu. Dan juga pada
Windows Search.

Penjadwalan Proses
Penjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme pada sistem operasi
berkenaan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer. Penjadwalan bertugas
memutuskan proses yang harus berjalan, kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan.
Sasaran utama penjadwalan proses adalah optimisasi kinerja menurut kriteria yang diajukan.

Kriteria-kriteria yang digunakan untuk mengukur dan optimisasi kinerja penjadwalan yaitu:
1. Adil
2. Efisiensi
3. Waktu tanggap (response time)
4. Turn arround time
5. Throughput

Strategi Penjadwalan Proses
Terdapat dua strategi penjadwalan proses, yaitu :
1. Penjadwalan Nonpreemtive (Run-To-Completion).
Begitu proses diberi jatah waktu pemroses maka pemroses tidak dapat diambil alih oleh
proses lain sampai proses itu selesai.
2. Penjadwalan Preemtive.
Saat proses diberi jatah waktu pemroses maka pemroses dapat diambil alih proses lain
sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu
pemroses tiba kembali pada proses itu.

Algoritma Penjadwalan Proses
Algorima-algoritma yang menerapkan strategi nonpreemtive di antaranya :
1. FIFO (First-In, First-Out) atau disebut juga FCFS (First-Come, First-Serve)
2. SJF (Shortest Job First).
3. HRN (Highest-Ratio Next)
4. MFQ (Multiple Feedback Queues)

Algoritma algorima yang menerapkan preemtive di antaranya :
1. RR (Round-Robin)
2. SRF (Shortest-Remaining-First)
3. PS (Priority Scheduling)
4. GS (Guaranteed Scheduling)

Windows 7 menggunakan strategi nonpreemtive dalam penggunaan algoritmanya. Dengan
kelebihan windows 7 dalam manajemen memorinya yang cukup cepat, memungkinkan
penjadwalan proses dapat teratasi dengan strategi nonpreemtive khususnya algoritma FIFO.

Konkurensi
Merupakan landasan umum perancangan sistem operasi. Proses-proses tersebut disebut
konkuren jika proses-proses (lebih dari satu proses) ada pada saat yang sama, Proses-proses
konkuren dapat sepenuhnya tak bergantung dengan lainya tapi dapat juga saling berinteraksi.
Proses-proses yang berinteraksi memerlukan sinkronisasi agar terkendali dengan baik.


BAHAN AJAR Sitem Operasi
SMK Negeri 1 Sikur
4

Konkurensi menjadi penting karena saat ini hampir seluruh sistem adalah multiprogramimg,
maupun multithreading, serta menuju pemrosesan tersebar yang mengharuskan adanya
proses-proses konkuren. Pada proses-proses konkuren yang saling berinteraksi akan
mempunyai beberapa masalah mendasar yang harus di selesaikan yaitu :
1. Mutual Exlusion
2. Deadlock
3. Starvation
4. Sinkronisasi

Penyelesaian terhadap masalah-masalah ini sangat penting karena perkembangan teknologi,
sistem komputer menuju menuju ke sistem multiprocessing, terdistribusi dan paralel yang
mengaharuskan adanya proses-proses kungkuren.

Deadlock
Karena untuk melanjutkan ekssekusi memerlukan sumber daya sekaligus maka kedua proses
akan saling menunggu sumber daya yang lainnya, selamanya. Tidak ada proses yang dapat
melepaskan sumber daya yang telah dipegangnya karena menunnggu sumber daya lain yang
tidak pernah diperolehnya. Keduanya tidak membuat proses kemajuan apapaun, kedua proses
tersebut dalam kondisi deadlock.

Kondisi deadlock merupakan kondisi terparah karena banyak proses dapat terlibat dan semua
yang terlibat tidak dapat mengakhiri prosesnya secara benar. Beragam mekanisme diusulkan
untuk mengatasi kondisi deadlock.

Starvation
Kondisi yang biasanya terjadi setelah deadlock. Proses yang kekurangan resource (karena
terjadi deadlock) tidak akan pernah mendapat resource yang dibutuhkan sehingga mengalami
starvation (kelaparan). Namun, starvation juga bisa terjadi tanpa deadlock. Hal ini ketika
terdapat kesalahan dalam sistem sehingga terjadi ketimpangan dalam pembagian resource.

Deadlock pada Windows7
Pada windows NT, untuk mendeteksi deadlock yaitu berupa BSOD atau disebut Blue Screen Of
Death. Dikatakan Blue Screen sebab memang pada semua windows saat terjadi deadlock layar
langsung berubah berwarna biru. Cara mengatasinya adalah melalui reboot atau restart
sederhana pada komputer.

Pada Windows 7 terdapat tools yang dapat membantu pengguna dalam memanage
RESOURCE komputer yang ada, yaitu RESOURCE MONITOR. Dengan memanfaatkan Tools ini,
pengguna akan dapat mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan CPU, MEMORY,
DISK dan NETWORK dan dari Tools ini pula kita dapat mengetahui PROGRAM atau PROSES
apa saja yang menggunakan MEMORY paling besar.

Jika diperhatikan pada RESOURCE MONITOR kita mendapat informasi yang sangat berharga
sehubungan dengan RESOURCE PC yang kita miliki. Untuk menjalankannya dapat dilakukan
dengan cara :
KLIK START | ALL PROGRAMS | ACCECORIES | SYSTEM TOOLS | RESOURCE MONITOR


Referensi:
Marta, 2012. Manajemen Proses Pada Windows. Tersedia pada:
http://marthasuzan.wordpress. com/2012/10/30/manajemen-proses-pada-wondows/.
Dikases pada tanggal 19/07/2014.
Rudi, Candra, 2013. Implementasi Penjadwalan Pada Windows. Sumatera: Fasilkom-TI Univ
SUMUT.
_______, 2012. Analisis Struktur Sistem Operasi Windows dan Linux. Tersedia pada:
http://20100065ifunsika.wordpress.com/2012/11/09/analisis-struktur-sistem-operasi-
windows-dan-linux/. Diakses pada tanggal 19/07/2014.