Anda di halaman 1dari 3

Topik Praktikum : Saliva Collection System

Tanggal Praktikum : 3 April 2014


Dosen Pembimbing : Dr.Agung Sosiawan drg., M.kes

A. Prinsip Kerja
Sistem koleksi spesimen dari bahan saliva merupakan salah satu teknik perkembangan
dalam teknik analisis maupun koleksi sampel. Proses ini dinilai lebih cepat dengan
nilai keakurasian yang tinggi. Sampel saliva dapat diaplikasikan untuk deteksi obat-
obatan, tumor diagnostik, diagnostik penyakit infeksi, analisis hormon, dan parameter
kimia klinik.

B. Alat dan Bahan
1. Micropipet 100 l 1000 l dan blue tip
2. Beaker glass 50 ml
3. Conical tube
4. Aquadest
5. Centrifudge 12.000 rpm
6. Sampel: whole saliva 5 ml

C. Cara Kerja
1. Kumur dengan aqua water untuk menghilangkan sisa-sisa makanan. Orang coba
disuruh membayangkan makanan-makanan tertentu untuk menstimulasi produksi
saliva.
2. Saliva ditampung didalam beaker glass 50 ml. Sampel saliva yang telah terkumpul
diambil 3 ml dengan alat mikropipet untuk dimasukkan ke dalam conical tube.
3. Saliva didalam conical tube divortex, kemudian dicentrifuge selama 15 menit dengan
kecepatan 3000 rpm.
4. Hasil centrifuge dipisahkan antara cairan bening dan sedimen dengan micropipet,
kemudian hasil pisahan di centrifuge ulang.
5. Ulangi langkah di atas hingga mendapatkan clear saliva.



D. Hasil Praktikum
Proses Sentrifugasi Keterangan Gambar
Sebelum sentrifugasi
Saliva bercampur homogen
(whole saliva).





Sentrifugasi I
Komponen padat dan cair
pada saliva mulai terpisah,
bagian padat (lebih berat)
mengendap di dasar tabung
dan bagian ringan di atas
tabung.

Sentrifugasi II
Endapan di dasar tabung
berkurang dibandingkan hasil
sentrifugasi I dan terdapat
gelembung.

Sentrifugasi III
Endapan tidak tampak,
terdapat spesimen pada
dinding tabung.

E. Pembahasan
Saliva collecting adalah teknik pemeriksaan laboratoris yang bersumber dari
saliva yang berguna untuk spesimen pemeriksaan. Di dalam laboratorium, collecting
saliva dapat digunakan untuk deteksi obat-obatan, diagnostik tumor, diagnostik
penyakit infeksi, analisis hormon dan parameter kimia klinik. Salah satu keuntungan
saliva yaitu memiliki stabilitas tinggi. Seharusnya, sebelum melakukan uji ini, orang
coba menghindari alkohol selama 12 jam, tidak makan 1 jam sebelum uji dan
menghindari konsumsi produk susu dalam waktu 20 menit sebelum uji. Hal tersebut
dimaksudkan agar pH rongga mulut dan saliva normal dan tidak terkontaminasi.
Saliva memiliki kompetensi bagus di bidang kedokteran gigi maupun
kedokteran umum. Range analisis pada saliva sama dengan plasma darah. Pada saliva
terdapat bakteri, ion, mediator inflamasi, protein dan asam nukleat.
Tujuan centrifuge adalah memisahkan zat cair dengan zat padat dalam bentuk
butir halus dengan kecepatan tinggi. Gaya sentrifugal akan melempar butir halus,
meninggalkan arah poros putaran, tetapi ada tabung maka butiran halus akan
terkumpul di dasar tabung. Dalam praktikum ini digunakan refrigated centrifuge,
yaitu centrifuge yang dilengkapi dengan pendingin.
Perbedaan antara saliva sebelum divortex, setelah divortex dan setelah
dicentrifuge adalah saliva sebelum divortex berwarna keruh, setelah divortex timbul
gelembung-gelembung udara, dan setelah disentrifuge timbul endapan putih pada
dasar conical tube, dan sisanya merupakan clear saliva yang berwarna jernih.Tujuan
dari vortex adalah menghomogenkan dan melisiskan sel.
Proses sentrifugasi pada praktikum kali ini dilakukan sebanyak tiga kali. Pada
sentrifugasi pertama bertujuan untuk memisahkan bagian sel dengan sitoplasma,
sentrifugasi kedua berperan untuk memisahkan bagian DNA dari inti sel. Sedangkan
sentrifugasi ketiga berfungsi untuk mengendapkan protein. Proses bertingkat ini
bertujuan untuk menghasilkan endapan minimal sehingga meminimalisasi intervensi
zat lain. Proses ini dapat dilanjutkan untuk pengujian spesifik berikutnya.