Anda di halaman 1dari 26

Tn.

Nurdin dengan Keluhan Nyeri


Sendi
KELOMPOK 10
Sureza Larke Wajendra (030.09.244)
Adhi Rizky Putra (030.10.004)
Bima Ghovaroliy (030.10.056)
Melati Hidayati (030.10.175)
Melissa Mauli Sibarani (030.10.176)
Yoshua Adinugraha M (030.10.284)
Rizqa Azka Hafizha (030.10.239)
Yudha Satria (030.10.285)
Nanda Soraya (030.10.202)
Ni Kadek Sri Rahayu W (030.10.204)
Nilam Permata (030.10.206)
Syarfina Rosyadah (030.10.262)
Tahari Bargas (030.10.263)
Rosalina Hutapea (030.10.240)
Roy Andrew Halim (030.10.241)

Seorang pria usia 28 tahun datang ke
poliklinik RS, jam 10 pagi dengan keluhan
nyeri sendi pada kaki kiri dan siku kiri
sejak 2 hari yang lalu
Identitas Pasien:
Nama: Tn. Nurdin
Usia: 28 tahun
Suku: Padang
Pekerjaan: Karyawan swasta
Status: Menikah, 1 anak
Alamat: Jl. Tawakal, Jakarta Barat

Masalah Dasar masalah HIPOTESIS
Pasien datang dengan
keluhan nyeri sendi
Nyeri sendi -Rheumatik artikuler;
Gout, Osteoarthritis,
Rhematoid arthritis
-Trauma
-Inflamasi
Nyeri sendi di siku kiri dan
tungkai kiri
Nyeri unilateral -Gout arthrirtis
-Osteoarthritis
-Trauma
Pasien datang ke poliklinik
jam 10 pagi
Nyeri pada pagi hari -Rhematoid arthritis
-Gout Artritis
Nyeri dirasakan sejak 2 hari
lalu
Nyeri akut -Gout arthritis
-Trauma
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG:
Sejak kapan nyeri timbul?
Letak nyeri serta sifat nyeri?
Apakah nyeri hilang dengan istirahat?
Apakah ada bengkak?
Apakah pasien merasa demam?
Apakah ada riwayat trauma atau cedera?
Apakah ada faktor pencetus timbulnya nyeri sendi?
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU:
Apakah pernah mengalami nyeri yang serupa?
Apakah pernah mengkonsumsi obat-obatan untuk
mengurangi nyeri tersebut?
Apakah ada riwayat DM dan hipertensi?
RIWAYAT KEBIASAAN:
Bagaimana pola makan pasien?
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA:
Apakah ada keluarga yang mengalami sakit serupa?


Riwayat Penyakit Sekarang:
Nyeri sendi dirasakan sejak dua hari yang lalu
Nyeri pertama kali dirasakan pada ibu jari kaki kiri yang makin lama
makin berat
Nyeri dirasakan berdenyut dan tidak hilang walaupun istirahat, dan
tidak terpengaruh aktivitas
1 hari kemudian timbul bengkak kemerahan pada sendi ibu jari kiri,
serta mulai timbul nyeri pada sendi siku kiri yang diikuti dengan
bengkak kemerahan
Keluhan tidak enak badan dan sedikit demam
Tidak ada riwayat cedera sebelumnya
Sebelum merasakan nyeri sendi, pasien menghadiri undangan makan
malam dan banyak makan udang serta hati
Keluhan saat ini merupakan keluhan ketiga dalam satu tahun terakhir

Riwayat Penyakit Dahulu:
1 tahun yang lalu pernah mengalami keluhan serupa pada
kaki kanan, keluhan berkurang setelah minum obat anti
nyeri
Setelah serangan pertama, beberapa bulan kemudian
merasakan nyeri dan bengkak kembali dan sembuh dengan
minum obat anti nyeri
Tidak ada riwayat kencing manis dan tekanan darah tinggi
Riwayat Penyakit Keluarga: tidak ada keluarga yang memiliki
keluhan serupa
Riwayat Kebiasaan: pasien tidak menjaga pola makan, serta
gemar makan daging, jeroan, dan sea food.

Hasil
anamnesis
Kriteria ARA:
1. Lebih dari 1 kali mengalami
serangan akut
2. Terjadi peradangan dalam 1 hari
3. Jumlah sendi yang meradang
lebih dari 1
4. Hiperemi disekitar sendi yang
meradang
5. Terjadi pada persendian
metatarsophalangeal (ibu jari
kaki)
6. Serangan unilateral pada
persendian metatarsophalangeal
Hipotesis yang
mungkin:
Gout Artritis
DD/: RA dan OA
Tanda vital
Tekanan darah : 130/85
Suhu : 37,5
0
C (Subfebris)
Pernafasan : 12X/ menit (Bradipnoe)
Detak jantung : 88X/ menit
BB/TB :80 kg/170 Cm (Overweight)

Status generalis : Compos mentis, tampak sangat
kesakitan. Cara jalan antal gait, kulit tidak
Anemis dan thorax normal

Status lokalisasi
Look :
- Oedem dorsum pedia
- MTP 1 sinistra: hiperemi + mengkilat
- Oedem articulatio cubiti sinistra
Feel : Teraba hangat di MTP 1 sinistra dan di olecranon
articulatio cubiti sinisita
Move :
- Sedikit gerak aktif di MTP 1 menjadi nyeri sekali
-Flexi dan ekstenti articulatio cubiti maksmial. Tapi nyeri

LAB DARAH

No Pemeriksaan Nilai yang diperoleh Batas normal
1. Hb 12.5mg/Dl 14-18
2. Leukosit 12000/Dl 4000-10.000
3. Eritrosit 6.5 juta /dL 4,6-6,2 juta
4. Laju endap darah (LED) 40 mm/jam 0-10
5. Asam urat 15 mg/Dl 3,4-8,5
6 SGOT 20 5-40
7. SGPT 27 5-42
8. Ureum 22 mg/dL 15-40
9. Kreatinin 0,7 0.5-0.7
10. GDP 95 70-110
11. GD 2 jam PP 105 <110
LAB URIN
No Pemeriksaan Hasil Normal
1 Warna Kuning jernih Jernih-kuning jernih
2 Berat jenis 1003 1003-1030
3 pH 4.8 4.6-8.0
4 Urin 24 jam asam urat 800 mg/24 jam 80-976
ASPIRASI CAIRAN SENDI
No Pemeriksaan Hasil Batas normal
1 Warna Putih, keruh Berwarna/kuning muda
2 Kristal urat + (seperti jarum) -
3 leukosit 12.000/L < 200
4 viskositas sedang Kental
Articulatio cubiti (L)









Kelengkapan indentitas:
Nama: tidak ada
Tanggal pengambilan: tidak ada
Kanan/kiri: ada
Kekerasan sinar X pada foto: cukup
Keterlibatan sendi yang diperlukan: sesuai,
tetapi idealnya terdapat 2 sendi untuk
membandingkan dengan sendi yang normal
Kondisi jaringan disekitarnya: terdapat soft
tissue swelling disekitar articulatio cubiti
sinistra; salah satu cirri patognomonik pada
rontgen GA articulatio cubiti adalah adanya
efusi bilateral pada olecranon








Kelengkapan identitas:
Nama: tidak ada
Tanggal pengambilan: tidak ada
Kanan/kiri: tidak ada
Kekerasan sinar X pada foto: cukup
Keterlibatan sendi yang diperlukan: sesuai
yaitu articulatio metatarsiphalangeal,
tetapi idealnya terdapat 2 sendi untuk
membandingkan dengan sendi yang
normal
Kondisi jaringan disekitarnya: terdapat
soft tissue swelling disekitar articulatio
MTP I sinistra

Pedis Sinistra (AP)
Hasil
Anamnesis
Pemeriksaan
Fisik dan
Pemeriksaan
Penunjang
Diagnosis
Definitif:
Gout Artritis fase
interkritik dengan
eksaserbasi akut

MEDIKAMENTOSA
NON MEDIKAMENTOSA
RAWAT JALAN

Penatalaksanaan
1. Pasien diberikan rawat jalan, karena tidak ada gangguan tanda vital dan kesadaran
2. Penatalaksanaan medikamentosa, pasien diberikan:
- NSAID untuk mengatsi inflamasinya
- Kolkisin untuk menurunkan migrasi leukosit ke tempat inflamasi
- Obat-obatan urikosurik, untuk meningkatkan ekskresi asam urat dengan menghambat
rearbsorbsi di tubulus ginjal. Yang sering dipakai adalah probenesid dan sulfinpirazon.
3. Pengobatan nonmedikamentosa
- Pasien diedukasi untuk mengontrol makanan yang mengandung tinggi purin, seperti
daging dari alat dalaman (hepar, ginjal, pancreas dan otak)
- Pasien diedukasi untuk minum minimal 1500ml air setiap hari untuk membantu ekskresi
asam urat melalui urin
4. Untuk penatalaksanaan lanjutan, bila inflamasi sudah mereda bias diberikan obat
allopurinol, yang menghambat enzim xantin oksidase, untuk menghambat perubahan
hipoxantin menjadi xantin.
















Diet
Purin
Asam ribonukleat
dari sel
Xantin
Hipoxantin
Kristalisasi dalam
jaringan
Asam urat
Fagositosis Kristal
leukosit
Peradangan dan
kerusakan jaringan
Urin
Ginjal
Xantin oksidase
Xantin oksidase
allopurinol
Obat urikosurik
kolkisin
AINS
Ad Vitam: Ad Bonam
Ad Fungsionam: Dubia ad Bonam
Ad Sanationam: Dubia ad Malam



Anamnesis:
Pasien merasakan nyeri
pada art. MTP I dan
cubiti sinistra sejak 2
hari y.l dan bengkak;
pola makan pasien tidak
dijaga
Pemeriksaan Fisik:
overweight, subfebris,
bradipnoe; status
lokalis: look, feel, move

Pemeriksaan
penunjang:
Lab darah, aspirasi
cairan sendi, X-ray art.
MTP I dan cubiti
sinistra mendukung
diagnosis GA
Penatalaksanaan
dengan rawat jalan
ditambah
medikamentosa untuk
mengurangi
peradangan dan nyeri
pada sendi serta
edukasi untuk
mengubah pola hidup
yang lebih sehat
Choi HK, Mount DB, Reginato AM. Pathogenesis of Gout.
Physiology in Medicine: A Series of Articles Linking
Medicine with Science. Ann Intern Med. 2005; 143: 499-516.
Price SA, Wilson LM. Patofisiologi, Konsep Klinis dan
Proses-proses Penyakit. Edisi 6. Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC; 2006. p. 1405.
Buranda Theopilus. Arthrologi. Dalam: Anatomi Umum.
Makassar: Bagian Anatomi FK Unhas; 2008. p. 40 3.
Murray RK, Granner DK, Rodwell VW. Biokimia Harper.
27
th
ed. Jakarta: EGC; p. 317.
Kumar V, Cotran R, Robbins S. Buku Ajar Patologi. 7
th
ed.
Jakarta: EGC; 2000. p. 864-8
Underwood JCE. General and Systemic Pathology. 4
th
ed.
USA: Elsevier; 2004. P. 729-30.