Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pengenalan alat-alat praktikum penting dilakukan guna untuk keselamatan
kerja dalam melakukan proses penelitian, selain itu pengenalan alat praktikum
bertujuan agar mahasiswa mengetahui nama dan fungsi dari alat-alat tersebut.
Alat-alat praktikum sangat di butuhkan dalam proses penilitian atau pun
praktikum terutama dalam proses praktikum kimia. Ada banyak sekali alat-alat
yang digunakan dan mempunyai fungsi masing-masing didalam bidang keilmuan
atau pun proses penilitian, tentu alat-alat ini sangat di butuhkan sekali. Alat-alat
laboratorium juga dapat berbahaya jika terjadi kesalahan dalam prosedur
pemakaiannya, maka diperlukannya pengenalan alat-alat laboratorium agar
penggunaan alat tersebut dapat dipergunakan dengan fungsi dan prosedur yang
baik dan benar, sehingga kesalahan yang terjadi dapat diminimalisir sedikit
mungkin, hal ini penting agar mendapatkan hasil penelitian yang baik dan benar.
Semua makhluk hidup membutuhkan nutrien untuk pertumbuhan dan
reproduksinya. Nutrien merupakan bahan baku yang digunakan untuk
membangun komponen-komponen seluler baru dan untuk menghasilkan energi
yang dibutuhkan dalam proses kehidupan sel. Untuk menumbuhkan dan
mengembangbiakkan mikroba diperlukan suatu substrat yang disebut medium.
Sedangkan medium itu sendiri sebelum digunakan harus dalam keadaan steril
artinya tidak ditumbuhi oleh mikroba lain yang tidak diharapkan. Agar mikroba
dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di dalam medium, maka diperlukan
persyaratan tertentu yaitu diantaranya bahwa di dalam medium harus terkandung
semua unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan
mikroba.
Untuk menelaah mikroorganisme di laboratorium, kita harus dapat
menumbuhkan mereka. Mikroorganisme dapat berkembang biak dengan alami
atau dengan bantuan manusia. Mikroorganisme yang dikembangkan oleh manusia
diantaranya melalui substrat yang disebut media. Untuk melakukan hal ini,

haruslah dimengerti jenis-jenis nutrien yang diisyaratkan oleh bakteri dan juga
ma!am lingkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi
pertumbuhannya "#abel, $%%&'.
Mikroorganisme yang kita isolasi harus kita ketahui jenis medium yang
disukai sehingga dapat tumbuh dengan baik pada media. (alam hal ini medium
ini akan digunakan oleh mikroorganisme sebagai sumber energi untuk melakukan
pertumbuhan dan perkembangbiakan maka hendaknya harus sesuai dengan
komposisi bahan medium.
)ampir semua tindakan yang dilakukan dalam diagnosa mikrobiologis,
haruslah steril dan higienis. Sterilisasi sangat diutamakan baik alat-alat yang siap
pakai maupun medianya. Suatu alat atau bahan dikatakan steril apabila alat atau
bahan tersebut bebas dari mikroba baik dalam bentuk *egetatif maupun spora.
+leh karena itu, bagi seorang pemula di bidang mikrobiologi sangat perlu
mengenal teknik sterilisasi, pembuatan media serta teknik penanaman, hal ini
semua merupakan dasar-dasar kerja dalam laboratorium mikrobiologi
",olk, --.'.
.$ Tujuan Percobaan
/ujuan praktikum pengenalan alat-alat utama laboratorium dan sterilisasi ini
adalah untuk mengetahui alat-alat apa saja yang terdapat di #aboratorium
0ioproses, !ara penggunaan yang benar, fungsi dan spesifikasi masing-masing
alat tersebut serta untuk mengetahui ma!am-ma!am media, !ara pembuatannya,
mengenal beberapa teknik sterilisasi dan memperoleh alat dan media yang steril.
BAB II
$
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 aca!"!aca! Alat Laborator#u! B#o$ro%e%
Adapun alat-alat yang dipergunakan pada laboratorium 0ioproses antara
lain1
2 Mikroskop 3ahaya "Brightfield Microscope'
Salah satu alat untuk melihat sel mikroorganisme adalah mikroskop !ahaya.
(engan mikroskop kita dapat mengamati sel bakteri yang tidak dapat dilihat
dengan mata telanjang. Pada umumnya mata tidak mampu membedakan
benda dengan diameter lebih ke!il dari %, mm. berikut merupakan uraian
tentang !ara penggunaan bagian-bagiandan spesifikasi mikroskop !ahaya
merk Olympus 3)$% yang dimiliki #aboratorium 0ioproses.
2 Autoklaf
Autoklaf adalah alat untuk mensterilkan berbagai ma!am alat dan bahan yang
digunakan dalam mikrobiologi menggunakan uap air panas bertekanan.
/ekanan yang digunakan pada umumnya 4 Psi atau sekitar ,%$ atm dan
dengan suhu $
o
3 "$4%
o
5'. 6adi tekanan yang bekerja ke seluruh permukaan
benda adalah 4 pon tiap in!hi$ "4 Psi 7 4 pounds per square inch'. #ama
sterilisasi yang dilakukan biasanya 4 menit untuk $
o
3.
2 8nkubator "Incubator'
8nkubator adalah alat untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada suhu
yang terkontrol. Alat ini dilengkapi dengan pengatur suhu dan pengatur
waktu. 9isaran suhu untuk inkubator produksi )eraeus 04%:$ misalnya
adalah %-;%
o
3.
2 Hot plate stirrer dan Stirrer bar
Hot plate stirrer dan Stirrer bar "magnetic stirrer' berfungsi untuk
menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan. Pelat "plate' yang
terdapat dalam alat ini dapat dipanaskan sehingga mampu memper!epat
proses homogenisasi. Pengadukan dengan bantuan batang magnet hot plate
dan magnetic stirrer seri S0S-%% dari S0S< misalnya mampu
.
menghomogenkan sampai % #, dengan ke!epatan sangat lambat sampai
=%% rpm dan dapat dipanaskan sampai :$4
o
3.
2 Biological Safety Cabinet
Biological Safety Cabinet "0S3' atau dapat juga disebut Laminar Air Flo
"#A5' adalah alat yang berguna untuk bekerja se!ara aseptis karena 0S3
mempunyai pola pengaturan dan penyaring aliran udara sehingga menjadi
steril dan aplikasisinar U, beberapa jam sebelum digunakan.
2 3awan Petri "!etri "ish'
3awan petri berfungsi untuk membiakkan "kulti*asi' mikroorganisme.
Medium dapat dituang ke !awan bagian bawah dan !awan bagian atas sebagai
penutup. 3awan petri tersedia dalam berbagai ma!am ukuran, diameter !awan
yang biasa berdiameter 4 !m dapat menampung media sebanyak 4-$% ml,
sedangkan !awan berdiameter - !m kira-kira !ukup diisi media sebanyak %
ml.
2 /abung reaksi "#eaction $ube > $est $ube'
(i dalam mikrobiologi, tabung reaksi digunakan untuk uji-uji biokimiawi dan
menumbuhkan mikroba./abung reaksi dapat diisi media padat maupun !air.
/utup tabung reaksi dapat berupa kapas, tutup metal, tutup plastik atau
aluminium foil. Media padat yang dimasukkan ke tabung reaksi dapat diatur
menjadi $ bentuk menurut fungsinya, yaitu media agar tegak "deep tube agar'
dan agar miring "slants agar'. Untuk membuat agar miring, perlu diperhatikan
tentang kemiringan media yaitu luas permukaan yang kontak dengan udara
tidak terlalu sempit atau tidak terlalu lebar dan hindari jarak media yang
terlalu dekat dengan mulut tabung karena memperbesar resiko kontaminasi.
Untuk alasan efisiensi, media yang ditambahkan berkisar %-$ ml tiap
tabung.
2 #abu ?rlenmeyer "%rlenmeyer Flas&'
0erfungsi untuk menampung larutan, bahan atau !airan yang. #abu
?rlenmeyer dapat digunakan untuk mera!ik dan menghomogenkan bahan-
bahan komposisi media, menampung akuades, kulti*asi mikroba dalam kultur
!air, dan lain-lain. /erdapat beberapa pilihan berdasarkan *olume !airan yang
:
dapat ditampungnya yaitu $4 ml, 4% ml, %% ml, $4% ml, .%% ml, 4%% ml,
%%% ml, dan sebagainya.
2 @elas ukur "'raduated Cylinder'
0erguna untuk mengukur *olume suatu !airan, seperti labu erlenmeyer, gelas
ukur memiliki beberapa pilihan berdasarkan skala *olumenya. Pada saat
mengukur *olume larutan, sebaiknya *olume tersebut ditentukan berdasarkan
meniskus !ekung larutan.
"Aidyawardana, $%'.
2.2 Pengert#an Ster#l#%a%#
Sterilisasi adalah usaha untuk membebaskan alat B alat atau bahan bahan
dari segala ma!am bentuk kehidupan terutama mikroba "terrmasuk spora
mikroba'. Penyelidikan sesuatu spesies mikroba selalu didasarkan atas
penyelidikan sifat biakan murni spesies tersebut. +leh karena itu untuk
memisahkan kegiatan mikroba yang satu dengan mikroba lainnya, atau untuk
memelihara sesuatu mikroba se!ara biakan murni perlu digunakan alatBalat
dan medium steril "Aaluyo, $%%4'.
2.& Pr#n%#$ Ster#l#%a%#
Pada prinsipnya sterilisasi dapat dilakukan dengan . !ara yaitu se!ara
mekanik, fisik dan kimiawi.
. Sterilisasi se!ara mekanik "filtrasi' menggunakan suatu saringan yang
berpori sangat ke!il "%.$$ mikron atau %.:4 mikron' sehingga mikroba
tertahan pada saringan tersebut. Proses ini ditujukan untuk sterilisasi bahan
yang peka panas, misalnya larutan enCim dan antibiotik.
$. Sterilisasi se!ara fisik dapat dilakukan dengan pemanasan D penyinaran.
a. Pemijaran "dengan api langsung'1 membakar alat pada api se!ara
langsung, !ontoh alat 1 jarum inokulum, pinset, batang #, dll.
b. Panas kering1 sterilisasi dengan o*en kira-kira =%-&%
%
3. Sterilisasi
panas kering !o!ok untuk alat yang terbuat dari ka!a misalnya
erlenmeyer, tabung reaksi dll.
4
!. Uap air panas1 konsep ini mirip dengan mengukus. 0ahan yang
mengandung air lebih tepat menggungakan metode ini supaya tidak
terjadi dehidrasi.
d. Uap air panas bertekanan 1 menggunakan autoklaf
e. Penyinaran dengan U, 1 Sinar Ultra ,iolet juga dapat digunakan untuk
proses sterilisasi, misalnya untuk membunuh mikroba yang menempel
pada permukaan interior Safety 3abinet dengan disinari lampu U,.
.. Sterilisaisi se!ara kimiawi biasanya menggunakan senyawa desinfektan
antara lain alkohol
"Anonimous, $%%'.
5aktorBfaktor yang mempengaruhi sterilisasi pemanasan1
. jenis pemanasan, kering atau basah
$. suhu dan waktu
.. jumlah organisme yang ada
:. jenis bahan yang mengandung organisme yang harus dibunuh
"@upte, --%'.
BAB III
ET'DE PE()'BAAN
&.1 Alat *an Ba+an
Alat-alat yang digunakan1
" 3awan Petri : buah
=
" /abung Eeaksi $ buah
" ?rlenmeyer $4% ml buah
" @elas Ukur %% ml buah
" @elas kimia %% ml $ buah
" Spatula buah
" Magnectic Stirrer buah
" 9awat +ase buah
" 0unsen buah
" 9ertas sampul se!ukupnya
" 9apas se!ukupnya se!ukupnya
" Aluminium foil se!ukupnya
0ahan-bahan yang digunakan1
a. Media Padat 8
- Agar .4 gram
- Na3l %.& gram
- @lukosa %.= gram
- AFuadest %% ml
b. Media Padat 88
- Agar .4 gram
- Na3l %.: gram
- @lukosa %.$ gram
- AFuadest %% ml
!. Media 3air 8
;
- AFuadest % ml
- @lukosa %.. gram
- Na3l %.4 gram
- Pepton %. gram
- 5ermipan gram
d. Media Padat 88
- AFuadest % ml
- @lukosa %.. gram
- Na3l %.4 gram
- Pepton %. gram
- 5ermipan gram
&.2 Pro%e*ur Percobaan
. Pembuatan Media Padat 8
Agar-agar .4 gram, @lukosa %.= gram dan Na3l %.& gram
di!ampurkan dengan aquadest %% ml di dalam gelas kimia.
@elas kimia yang berisi !ampuran diaduk diatas hot plate dengan
menggunakan magnetic stirrer sampai larutan tersebut homogen.
(ipindahkan ke dalam erlenmeyer dan disterilkan dengan autocla(e.
Media dipindahkan ke !awan petri dan tabung reaksi.
(idinginkan dan tunggu media menjadi padat.
$. Pembuatan Media Padat 88
Agar-agar .4 gram, @lukosa %.$ gram dan Na3l %.: gram
di!ampurkan dengan aquadest %% ml di dalam gelas kimia.
@elas kimia yang berisi !ampuran diaduk diatas hot plate dengan
menggunakan magnetic stirrer sampai larutan tersebut homogen.
(ipindahkan ke dalam erlenmeyer dan disterilkan dengan autocla(e.
&
Media dipindahkan ke !awan petri dan tabung reaksi.
(idinginkan dan tunggu media menjadi padat.
.. Pembuatan Media !air 8
Pepton %. gram, @lukosa %.. gram, Na3l %.4 gram dan fermipan>ragi
gram di!ampurkan dengan aquadest % ml di dalam gelas kimia.
@elas kimia yang berisi !ampuran diaduk diatas hot plate dengan
menggunakan magnetic stirrer sampai larutan tersebut homogen.
@elas kimia ditutup dengan aluminium foil dan diamkan media !air.
:. Pembuatan Media !air 88
Pepton %. gram, @lukosa %.$ gram, Na3l %.. gram dan fermipan>ragi
gram di!ampurkan dengan aquadest % ml di dalam gelas kimia.
@elas kimia yang berisi !ampuran diaduk diatas hot plate dengan
menggunakan magnetic stirrer sampai larutan tersebut homogen.
@elas kimia ditutup dengan aluminium foil dan diamkan media !air.
4. Proses Penanaman Mikroba
9awat oase dipanaskan dengan bunsen
Media padat pada !awan petri digores dengan kawat oase membentuk
huruf GCH dan media padat pada tabung reaksi digores membentuk
garis lurus.
Media 3air dituangkan se!ara merata di atas media padat yang telah
digores.
Media didiamkan di dalam Clean Bench untuk $% jam pengamatan.
BAB I,
Ha%#l *an PEBAHASAN
:. Ha%#l
-.1.1 Ster#l#%a%#
-
0erdasarkan hasil per!obaan yang telah dilakukan diperoleh bahwa
perbedaan wajtu inkubasi pada media padat menyebabkan terjadinya perubahan
pada media padat tersebut. Perisitiwa ini dapat dilihat melalui gambar $. dibawah
ini yaitu perbandingan media padat % jam dan $% jam.

@ambar :. Perbandingan media padat dengan waktu % jam "kiri' dan waktu $%
jam "kanan'
@ambar diatas dapat dilihat bahwa media padat dengan waktu % jam terlihat
masih bening dan goresan masih terlihat jelas. Sedangkan pada media padat
dengan waktu $% jam terlihat menguning, adanya goresan yang sudah retak serta
terdapat belatung dalam media padat tersebut.
-.1.2 Pengenalan Alat Uta!a Laborator#u!
0erdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan diperoleh bahwa
pembesaran yang kami tentukan dalam pengamatan ini adalah :I, %I, dan :%I
pembesaran. )ali ini dapat dilihat melalui gambar $.$ berikut ini yaitu objek yang
tertangkap pada pembesaran :I.
@ambar :.$ +bjek yang tertangkap layar pada mikroskop dengan pembesaran :I
pada sampel air sawah
@ambar diatas dapat dilihat bahwa ada beberapa objek seperti jasad renik
dan bakteri dalam golongan %scherichia Coli pada pembesaran :I yang diamati
dari sampel air sawah 0lang 9rueng.
%
-.2 Pe!ba+a%an
-.2.1 Ster#l#%a%#
Sterilisasi adalah suatu proses untuk membunuh jasad renik yang ada,
sehingga jika ditimbulkan di dalam suatu medium tidak ada lagi jasad renik yang
dapat berkembang biak. Sterilisasi harus dapat membunuh jasad renik yang paling
tahan panas, yaitu spora bakteri "5ardiaC, --.'.
Per!obaan Sterilisasi, pembuatan media, dan penanaman dilakukan untuk
mempelajari beberapa !ara sterilisasi, mengetahui berbagai media dan
pembuatannya serta mengetahui !ara mendapat alat dan media yang steril. /ujuan
utama dari sterilisasi adalah mendapatkan alat yang bebas dari mikroorganisme
yang tidak diinginkan. Metode yang dilakukan untuk sterilisasi adalah dengan
menggunakan auto!la*e "(inoto, $%%'.
Auto!la*e adalah alat untuk mensterilkan berbagai ma!am alat dan bahan
yang digunakan dalam mikrobiologi menggunakan uap air panas bertekanan.
/ekanan yang digunakan umumnya 4 psi atau sekitar atm dan dengan suhu
$
J
3. 6adi, tekanan yang bekerja ke seluruh permukaan benda adalah 4 pon.
#ama sterilisasi yang dilakukan biasanya 4 menit untuk $J3
"(widjoseputro, $%%4'.
Alat yang akan disterilisasi yaitu erlenmeyer, tabung reaksi, !awan petri,
dan gelas kimia harus dalam keadaan kering. Setelah alat-alat sudah kering maka
bagian samping dan bawah dilapisi dengan kertas sampul !oklat. /ujuan
penyampulan !awan petri dan alat-alat dengan kertas sampul !oklat pada proses
sterilisasi dengan auto!la*e adalah 1
. Untuk menghindarkan kontaminan karena bagian mulut pada erlenmeyer
adalah bagian yang rentan terhadap kontaminasi.
$. Agar mikroba tidak dapa masuk berdasarkan luas area kontak dengan
udara.
.. Untuk men!egah penguapan air pada bagian mengkilap karena bagian
mengkilap dapat menyerap !ahaya.

:. Menjaga semua alat dan bagiannya dalam kondisi bersih dan steril dan
siap digunakan setiap waktu, serta terjaga dari kontaminan lingkungan.
"Santoso, --:'
9husus untuk erlenmeyer dan tabung reaksi disumbat dengan kapas pada
bagian alat dengan kapas pada bagian atas. Untuk !awan petri dan gelas kimia di
lapisi seluruh bagian alat dengan sampul !oklat. (iletakkan alat-alat di dalam
auto!la*e. Air harus dipastikan berada pada eIausht tank yang terisi setengahnya.
/utup dengan rapat bagian atas dari auto!la*e. Setelah langkah persiapan selesai
maka auto!la*e dinyalakan, setelah 4 menit akan ada pemberitahuan berupa
suara dari auto!la*e, maka proses sterilisasi telah selesai. 6alankan fungsi eIhaust
pada auto!la*e untuk menurunkan suhu sampai &%J3. Setelah men!apai suhu
tersebut matikan fungsi eIhaust dan biarkan beberapa saat hingga suhu kembali
turun. Setelah itu tutup auto!la*e dibuka, keranjang besi tempat kita menaruh alat
diangkat. #alu, sumbat kapas dan lapisan sampul !oklat yang melapisi alat-alat
dibuka. )asil yang didapat adalah alat-alat yang steril dalam keadaan kering.
Semua alat dalam keadaan kering karena air dari uap akan diserap oleh lapisan
sampul dan sumbat kapas. Alat-alat tersebut sudah steril dari mikroorganisme.
Setelah alat disterilisasi maka dilakukan pembuatan media, yaitu
pembangunan suatu habitat ke!il sebagai media hidup untuk mikroorganisme.
Media yang akan dibuat adalah media padat dan media !air. Media padat dibuat
dari !ampuran agar .4 gram, Na3l %.& gram dan @lukosa %.= gram. Masing-
masing bahan dimasukkan ke dalam gelas kimia. #alu di!ampurkan dengan %%
ml aFuadest dan dipanaskan dengan hot plate serta pengadukan selama
pemanasan sampai men!apai titik didih. Setelah mendidih tuang !ampuran ke
dalam !awan petri dan tabung reaksi se!ukupnya dan biarkan sampai didapat hasil
berupa pembentukan jelly. 0ahan-bahan yabg digunakan dalam proses tersebut
memiliki fungsi masing-masing bagi pertumbuhan bakteri, yaitu 1
. Nutrien agar yang berfungi mengembangbiakkan mikroorganisme.
$. Na3l yang berfungsi untuk menjaga kestabilan dan nutrien bagi
pertumbuhan mikroba.
$
.. @lukosa yang berfungsi sebagai sumber energi dan !adangan makanan
bagi bakteri.
:. AFuadest yang berfungsi sebagai pelarut dalam pembuatan media.
"Aaluyo, $%%4'
Media !air dibuat dari !ampuran Na3l %.4 gram, @lukosa %.. gram,
5ermipan gram dan Pepton %. gram lalu di!ampurkan ke dalam gelas kimia dan
ditambahkan aFuadest % ml.
Setelah pembuatan media selesai dilakukan maka akan dilakukan proses
penanaman mikroorganisme. /ujuannya adalah mendapat koloni baru dari
mikroorganisme yang sudah ada, !aranya dengan menuangkan media !air ke
dalam media padat. Setelah itu, dibuat goresan dengan kawat oase yang sudah
dipanaskan pada permukaan media padat berbentuk goresan Cig-Cag atau huruf
GKH pada !awan petri dan pada tabung reaksi digores se!ara lurus. /ujuan
penggoresan tersebut supaya pertumbuhan bakteri se!ara merata di dalam media
padat tersebut. 9husus media padat di tabung reaksi harus diletakkan se!ara
miring. Masukkan semua wadah yang digunakan untuk penanaman ke dalam
!lean ben!h, tunggu selama : jam. Setelah dibiarkan tiap : jam hingga $% jam
total waktu inkubasinya media-media tersebut di foto. )asil yang didapat pada
media padat dengan waktu % jam masih bening dan goresan juga terlihat sangat
jelas pada !awan petri. Pada waktu : jam media padat tersebut terlihat menguning
dan goresan mulai tidak jelas. Pada waktu & jam goresan pada media padat
tersebut semakin tidak jelas. Pada waktu $ jam pada media padat tersebut mulai
tampak retakan pada goresan. Pada waktu = jam mulai tampak mikroba berupa
belatung pada media padat tersebut dan pada waktu $% jam belatung yang terlihat
makin jelas dan banyak. )al ini disebabkan karena pengaruh dari luar seperti lalat
yang hinggap di media padat tersebut atau karena !lean ben!h yang sering dibuka
dan kurang steril.
Sedangkan pada tabung reaksi juga tampak perubahan pada media padat
tersebut. Pada waktu % jam belum tampak perubahan dan media padat masih
terlihat bening. Pada waktu : jam media padat tersebut terlihat goresan mulai
berkurang dan warna agar menguning. Pada waktu & jam media padat terlihat
.
goresannya dan adanya media !air yang mulai memasuki media padat tersebut.
Pada waktu $ jam tidak ada perubahan pada media padat tersebut. Pada waktu =
jam mulai tampak mikroba berupa belatung yang hinggap di dalam tabung reaksi
tersebut yang sama seperti pada !awan petri dan pada waktu $% mikroba mulai
terlihat jelas dan adanya sedikit endpan putih di dasar tabung reaksi.
-.2.2 Pengenalan Alat Uta!a Laborator#u!
Penemu mikroskop adalah Ka!harias 6anssen yang merupakan seoramg
penemu yang lahir pada tahun 4&% di 0elanda. Pada tahun -4%, 6anssen berhasil
membuat sebuah mikroskop dengan menggunakan lensa !embung dan !ekung.
6enis mikroskop ini adalah mikroskop !ahaya. Mikroskop ini digunakan dengan
menggunakan lensa yang memperbesar tampilan benda yang ukurannya sangat
ke!il dengan bantuan !ahaya. Penemuan mikroskop ini memberikan pengaruh
besar pada perkembangan ilmu oengetahuan. Setelah mikroskop ditemukan,
banyak penemuan-penemuan besar yang sangat bermanfaat bagi kehidupan
"8in, $%$'.
Mikroskop adalah alat yang paling umum ditemukan dalam laboratorium
mikrobiologi karena memberikan pembesaran yang tidak mampu dilihat oleh
mata telanjang. Mikroskop yang ditemukan memungkinkan untuk menjangkaukan
perbesaran penglihatan yang luas dari beberapa kali hingga ribuan kali
"#ay, --:'.
Pada praktikum ini, sampel yang kami gunakan adalah air sawah di daerah
0lang 9rueng dan mikroskop yang kami gunakan adalah mikroskop !ahaya
dengan perbesaran paling besar adalah :%I, sifat bayangan pada mikroskop ini
adalah ditentukan oleh dua lensa, yaitu lensa objektif dan lensa okuler. Pertama
kali kita membersihkan ka!a preparat yang digunakan sebagai tempat meletakkan
sampel dengan alkohol supaya steril. Setekah itu, air sawah diteteskan diatas ka!a
preparat dan diputar makrometernya dengan perlahan-lahan sehingga pada layar
monitor tertangkap bayangan yang bergerak. Perbesaran yang digunakan dalam
pengamatan ini adalah :I, %I, dan :%I. Pada perbesaran :I mikroba yang telihat
banyak, setelah perbesaran %I mikroba yang terlihat sangat !epat dan jumlahnya
:
lebih sedikit, sedangkan pada perbesaran :%I mikroba yang terlihat hanya satu
dan bergerak lumayan !epat. 0akteri yang terdapat pada sampel "air sawah'
adalah bakteri dari golongan )ibrio Chlolera, Salmonella $yphi dan %scherichia
Coli.
%scherichia coli merupakan bakteri berbentuk batang, 'ram*
negati(e, dan termasuk dalam famili %nterobacteriaceae+ %+ coli merupakan
penghuni normal di dalam usus semua jenis hewan, termasuk manusia. Apabila
digunakan metode pembiakan se!ara aerob, maka %+ coli merupakan spesies
dominan yang ditemukan di dalam kotoran. Umumnya %+ coli berperan positif di
dalam tubuh dengan !ara menekan pertumbuhan spesies-spesies bakteri yang
berbahaya dan membentuk *itamin dalam jumlah yang !ukup banyak. Sebagian
ke!il strain %+ coli dapat menyebabkan penyakit pada manusia melalui beberapa
mekanisme yang berbeda+ (i antaranya adalah jenis-jenis penyerang saluran
pen!ernaan> enteroin(asi(e "?8?3'. /idak diketahui makanan apa saja yang
mungkin menjadi sumber jenis-jenis ?8?3 patogenik yang menyebabkan penyakit
disentri "bacillary dysentery'. Sumber bakteri ini !ontohnya adalah daging yang
belum masak, seperti daging hamburger yang belum masak.
/aksonomi %scherichia coli sebagai berikut1
9erajaan 1 Bacteria
(i*isi 1 !rotophyta
9elas 1 Schi,omycetes
+rdo 1 %ubacteriales
5amili 1 %nterobacteriaceae
@enus 1 %scherichia
Spesies 1 %scherichia coli
"5ardiaC, --$'
0erdasarkan gambar yang kami peroleh di mikroskop, mikroba yang
terdapat pada air sawah termasuk golongan %scherichia Coli karena bentuk
mikroorganisme pada air sawah yang tertangkap mikroskop sama dan sejenis
dengan bakteri %scherichia Coli akan tetapi kurang terlihat jelas dengan
%scherichia Coli yang sebenarnya hanya terlihat struktur bentuk dan panjangnya
saja yang sejenis dan !o!ok.
4

@ambar :.. Perbandingan struktur %+ Coli "kiri' hasil pengamatan, "kanan'
referensi
BAB ,
KESIPULAN
0erdasarkan per!obaan yang telah dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan
sebagai berikut1
. Mikroba dalam !awan petri lebih banyak daripada mikroba dalam tabung
reaksi, karena sampel dalam !awan petri memiliki luas permukaan yang lebih
besar, sehingga mikroba yang terbentuk lebih banyak.
$. Mikroba pada kedua media sama-sama !epat tumbuh karena menggunakan
mikroba dari fermipan "Saccharomyces Cere(iceae', karena Saccharomyces
=
Cere(iceae bersifat sangat aktif meme!ah glukosa menjadi 3+
$
dan +), tahan
lama dan tumbuh dengan !epat.
.. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan Saccharomyces Cere(iceae, komposisi
tiap-tiap media harus sesuai dengan takarannya. Akrena untuk bertahan hidup,
Saccharomyces Cere(iceae membutuhkan air, makanan dan lingkungan yang
sesuai.
:. Perbesaran yang digunakan pada mikroskop !ahaya untuk mengamati air
sawah adalah perbesaran :I, %I, dan :%I dan pada pembesaran :I terlihat
bahwa mikroba yang terdapat pada sampel air sawah bentuk dan
pergerakannya lebih jelas.
4. 0erdasarkan sumber, mikroorganisme yang ditemukan dalam sampel air sawah
ini tergolong ke dalam golongan %scherichia Coli+
DA.TA( PUSTAKA
Abdul, 8in. $%$. !enemu Mi&ros&op+ (iakses dari1
http1>>uniknya.!om>$%$>%->:>tahukah-kamu-siapakah-penemu-
mikroskop>. /anggal : (esember $%. pukul $$.% A80
Anonimous, $%%=, Fa&tor*fa&tor -ang Mempengaruhi !ertumbuhan mi&roba.
(iakses dari http1>>ra!hdie.blogsome.!om, /anggal : (esember $%%,
Pukul ;.$ A80
(inoto, A. $%%. !roses Sterilisasi+ (iakses dari http1 >>www.n*te!h.!om./eori-
Sterilisasi-dan-Penanaman-Mikroba>. /anggal : (esember $%. pukul
$..% A80.
(widjoseputro, (., Prof., (r. -&. "asar*"asar Mi&robiologi. (jambatan,
Surabaya.
5erdias, S. --$. Mi&robiologi !angan, P/ Eaja @rafindo Persada1 6akarta.
@upte, S, --%, Mikrobiologi (asar, 0inarupa Aksara, 6akarta.
;
#abel, 3aray ,$%%&, Ma&alah dan S&ripsi !embuatan Media Agar dan Sterilisasi
!df+
#ay, 0.M. --:. Analisis Mi&roba di Laboratorium+ @ramedia Pustaka Utama 1
6akarta.
EheCa, Aidyawardana. $%. Alat Laboratorium. (iakses dari1
http1>>rheCawidyawardana.blogspot.!om>$%L%&L%Lar!hi*e.html,
tanggal : (esember $%. pukul $%.4 A80.
Santoso, 0. --:. Cara $epat !enggunaan Autocla(e. 9anisius1 6akarta.
,olk D Aheeler. --.. Mi&robiologi "asar. Penerbit ?rlangga1 6akarta.
Aaluyo, #. $%%4. Mi&robiologi /mum. Uni*ersitas Muhammadiyah malang
Press1 Malang.
LAPI(AN A
DATA PEN/AATAN
/abel A. )asil pengamatan pada media padat 8 dalam = kali pengamatan
No #ama pengamatan "jam' Perubahan yang terjadi
% 0elum terjadi perubahan
$ : Aarna agar menguning
. & @oresan mulai tidak jelas
: $ Mulai tampak retakan
4 = /ampak mikroba berupa belatung
= $% 0elatung dan retakan terlihat semakin jelas
/abel A.$ )asil pengamatan pada media padat 88 dalam = kali pengamatan
No #ama pengamatan "jam' Perubahan yang terjadi
% 0elum terjadi perubahan
$ : Aarna agar menguning
. & @oresan masih terlihat
&
: $ /idak ada perubahan
4 = Aarna agar mulai pudar
= $% Aarna kembali bening dan goresan makin jelas,
adanya belatung
/abel A.. )asil pengamatan pada media !air 8 dalam = kali pengamatan
No #ama pengamatan
"jam'
Perubahan yang terjadi
% 0elum terjadi perubahan
$ : Mikroba belum tampak jelas
. & Media !air mulai memasuki media padat
: $ /idak ada perubahan
4 = Mikroba mulai tampak
= $% Mikroba berupa belatung semakin jelas
/abel A.: )asil pengamatan pada media !air 88 dalam = kali pengamatan
No #ama pengamatan
"jam'
Perubahan yang terjadi
% 0elum terjadi perubahan
$ : Mikroba belum terlihat jelas
. & Sama dengan : jam sebelumnya
: $ Mikroba berupa batang mulai tampak
4 = Pertumbuhan mikroba tidak terlalu jelas
= $% Mikroba semakin jelas terlihat
/abel A.4 )asil pengamatan mikroskop terhadap air sawah 0lang 9rueng
Pembesaran +bjek yang tertangkap layar
-
:I
%I
:%I
LAPI(AN B
/ABA(
@ambar 0. Perubahan pada media padat 8 dan 88 selama $% jam !awan petri
Aaktu
"jam'
Perubahan
Media Padat 8 M Media 3air 8 Media Padat 88 M Media 3air 88
$%
%
:
&
$
Aaktu
"jam'
Perubahan
Media Padat 8 M Media 3air 8 Media Padat 8 M Media 3air 8
$
=
$%
@ambar 0.$ Perubahan pada media padat 8 dan 88 selama $% jam tabung reaksi
Aaktu Perubahan
$$
"jam' Media Padat 8 M Media 3air 8 Media Padat 8 M Media 3air 8
%
:
&
$
Aaktu
"jam'
Perubahan
Media Padat 8 M Media 3air 8 Media Padat 8 M Media 3air 8
$.
=
$%
@ambar 0.. )asil pengamatan mikroskop terhadap sampel
Pembesaran +bjek yang tertangkap layar
$:
:I
%I
:%I
$4