Anda di halaman 1dari 5

BAB I

LANDASAN TEORI
1.1 Definisi
Gagal Ginjal Akut adalah dimana seluruh kerja ginjal tiba-tiba berhenti tetapi akhirnya
membaik mendekati fungsi normal (Guyton & Hall, Fisiologi Kedokteran)
Gagal Ginjal Akut adalah jika ginjal yang tadinya sehat mendadak mengalami
kegagalan karena berbagai masalah yang mengenai ginjal dan sirkulasinya, keadaan ini
cenderung reersibel (!hristine Hancock, Kamus Kepera"atan)
Gagal Ginjal Akut adalah kemunduran yang cepat dari kemampuan ginjal dalam
membersihkan darah dari bahan-bahan racun, yang menyebabkan penimbunan limbah
metabolik di dalam darah misalnya urea ("""#medicastore#com $% February $&&')
1.2 Etiologi
(enyebab gagal ginjal akut dapat dibagi dalam tiga kategori utama)
Gagal ginjal akut akibat penurunan suplai darah ke ginjal, keadaan ini sering
disebut gagal ginjal akut prerenal untuk menggambarkan bah"a kelainan
terjadi di sebelum ginjal# Kelainan ini bisa diakibatkan oleh*
a) penurunan olume intraaskular* perdarahan (akibat trauma, pembedahan,
postpartum, gastrointestinal)
b) gagal jantung* infark miocard, kerusakan katup#
c) Kelainan hemodinamik ginjal primer* stenosis artei ginjal, emboli, trombosis
arteri, dan ena ginjal, penghambatan luas pada sintesis prostaglandin
(aspirin)
d) +asodilatasi perifer dan hipotensi yang dihasilkan syok anafilaktik, anastesia,
sepsis, infeksi berat#
Gagal ginjal akut intrarenal akibat kelainan didalam ginjal itu sendiri,
termasuk kelainan yang mempengaruhi pembuluh darah, glomerulus, atau
tubulus# ,eberapa penyebab gagal ginjal akut intrarenal*
a) cidera pembuluh darah kecil dan glomerulus askulitis (poliarteritis nodosa),
emboli kolesterol, hipertensi maligna, glomerulonefritis akut
b) cidera epitel tubulus (nekrosis tubular)* nekrosis tubular akut akibat iskemia,
nekrosis tubular akut akibat toksin (logam berat, etin glikol, insektisida,
racun jamur, karbon tetra klorida)
Gagal ginjal akut post renal, berarti ada sumbatan pada sistem pengumpul
urine dimana saja mulai dari kaliks sampai aliran keluar dari kandung kemih,
penyebab terpenting dari sumbatan di traktus urinarius di luar ginjal adalah batu
ginjal, akibat presipitasi kalsium, urat, atau sistin#
1. !anifestasi "linis
Gejala-gejala yang ditemukan pada gagal ginjal akut)
- ,erkurangnya produksi air kemih (oliguria - olume air kemih berkurang atau anuria -
sama sekali tidak terbentuk air kemih)
- Nokturia (berkemih di malam hari)
- (embengkakan tungkai, kaki atau pergelangan kaki
.
- (embengkakan yang menyeluruh (karena terjadi penimbunan cairan)
- ,erkurangnya rasa, terutama di tangan atau kaki
- (erubahan mental atau suasana hati
- Kejang
- Tremor tangan
- /ual, muntah
Gejala yang timbul tergantung kepada beratnya kegagalan ginjal, progresiitas penyakit
dan penyebabnya# Keadaan yang menimbulkan terjadinya kerusakan ginjal biasanya
menghasilkan gejala-gejala serius yang tidak berhubungan dengan ginjal#
0ebagai contoh, demam tinggi, syok, kegagalan jantung dan kegagalan hati, bisa terjadi
sebelum kegagalan ginjal dan bisa lebih serius dibandingkan gejala gagal ginjal#
,eberapa keadaan yang menyebabkan gagal ginjal akut juga mempengaruhi bagian tubuh
yang lain#
/isalnya granulomatosis Wegener, yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah di
ginjal, juga menyebabkan kerusakan pembuluh darah di paru-paru, sehingga penderita
mengalami batuk darah#
1uam kulit merupakan gejala khas untuk beberapa penyebab gagal ginjal akut, yaitu
poliarteritis, lupus eritematosus sistemik dan beberapa obat yang bersifat racun#
Hidronefrosis bisa menyebabkan gagal ginjal akut karena adanya penyumbatan aliran
kemih#
2rus balik dari kemih di dalam ginjal menyebabkan daerah pengumpul kemih di ginjal
(pelvis renalis) teregang, sehingga timbul nyeri kram (bisa ringan atau sangat hebat) pada
sisi yang terkena# (ada sekitar .&3 penderita, kemihnya mengandung darah#
1.# Diagnosa
4ika produksi air kemih berkurang, maka patut dicurigai sebagai gagal ginjal akut#
(emeriksaan darah menunjukkan adanya kadar urea dan kreatinin yang tinggi,
disertai gangguan metabolik (misalnya asidosis, hiperkalemia, hiponatremia)#
(ada pemeriksaan fisik, dilakukan penilaian terhadap ginjal* apakah terdapat
pembengkakan atau nyeri tumpul#
(enyempitan pada arteri utama ginjal bisa menimbulkan bising (bruit) yang akan
terdengar pada pemeriksaan dengan stetoskop#
4ika diduga terjadi penyumbatan, dilakukan pemeriksaan colok dubur atau colok
agina untuk mengetahui adanya massa di kedua tempat tersebut#
4ika penyebabnya adalah berkurangnya aliran darah ke ginjal atau penyumbatan
saluran kemih, maka air kemih akan tampak normal#
4ika penyebabnya adalah kelainan di dalam ginjal, maka air kemih akan
mengandung darah atau kumpulan sel darah merah dan sel darah putih# 2ir kemih
juga mengandung sejumlah besar protein atau berbagai jenis protein yang dalam
keadaan normal tidak ditemukan dalam air kemih#
Angiografi (pemeriksaan rontgen pada arteri dan ena) dilakukan jika diduga
penyebabnya adalah penyumbatan pembuluh darah#
(emeriksaan lainnya yang bisa membantu adalah !5 scan dan /16#
4ika pemeriksaan tersebut tidak dapat menunjukkan penyebab dari gagal ginjal
akut, maka dilakukan biopsy untuk pemeriksaan mikroskopis#
$
.#7 (enatalaksanaan
5ujuan dari pengobatan adalah menemukan dan mengobati penyebab dari gagal
ginjal akut# 0elain itu pengobatan dipusatkan untuk mencegah penimbunan cairan
dan limbah metabolik yang berlebihan#
2supan cairan dibatasi dan disesuaikan dengan olume air kemih yang
dikeluarkan#
2supan garam dan 8at-8at yang dalam keadaan normal dibuang oleh ginjal, juga
dibatasi#
(enderita dianjurkan untuk menjalani diet kaya karbohidrat serta rendah protein,
natrium dan kalium#
2ntibiotik bisa diberikan untuk mencegah atau mengobati infeksi#
9ntuk meningkatkan jumlah cairan yang dibuang melalui ginjal, bisa diberikan
diuretik#
Kadang diberikan natrium polistiren sulfonat untuk mengatasi hiperkalemia#
9ntuk membuang kelebihan cairan dan limbah metabolik bisa dilakukan
dialisa#:engan dialisa penderita akan merasa lebih baik dan lebih mudah untuk
mengendalikan gagal ginjal#:ialisa tidak harus dijalani oleh setiap penderita,
tetapi sering dapat memperpanjang harapan hidup penderita, terutama jika kadar
kalium serumnya sangat tinggi#
6ndikasi dilakukannya dialisa adalah)
- Keadaan mental menurun
- Perikarditis
- Hiperkalemia
- 2nuria
- !airan yang berlebihan
- Kadar keatinin ; .& mg<dl dan ,9= ; .$& mg<dl
>
BAB II
AS$%AN "E&ERA'ATAN
1.1 &engkajian

Aktifitas/istirahat)
Gejala) keletihan, kelemahan, malaise
5anda ) kelemahan otot, kehilangan tonus
Sirkulasi :
5anda ) hiper<hipotensi (termasuk hipertensi maligna, eclamsia), disritmia
jantung,nadi lemah<halus, hipertensi ortostatik(hipoolemia), nadi kuat, edema
jaringan, pucat, kecendrungan perdarahan
Eliminasi :
Gejala) perubahan pola kemih(oliguri, retensi)
5anda ) perubahan "arna urine
Makanan/airan :
(eningkatan ,, (edema), penurunan ,, (dehidrasi), mual muntah, anore?ia
5anda ) perubahan turgor kulit, edema
Neuro sensori :
Gejala ) sakit kepala, penglihatan kabur
5anda ) gangguan proses pikir
N!eri/ken!amanan :
Gejala ) nyeri tubuh, sakit kepala
5anda ) gelisah, prilaku berhati hati
Pernafasan :
Gejala ) nafas pendek
5anda ) tachipneu, disypneu, kusmoul, batuk produktif, odema paru
1.2 Diagnosa (ang !ungkin !un)ul
.# Kelebihan olume caian ybd gangguan mekanisme pengaturan sekunder
terhadap disfungsi ginjal ) fase oligurik
$# 6ntoleransi aktiitas ybd kelemahan umum sekunder terhadap uremia
># (erubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh ybd katabolisme protein
@# (erubahan pola pikir ybd akumulasi toksin(urea) dan asidosis metabolik
7# 1esiko terhadap infeksi ybd pemasangan kateter
1. Ren)ana Asu*an "epera+atan
Diagnosa "epera+atan ) Kelebihan olume caian ybd gangguan mekanisme
pengaturan sekunder terhadap disfungsi ginjal ) fase oligurik
"riteria %asil ,
@
- klien mematuhi pembatasan cairan yang diprogramkan dan menjadi
normoolemik
- ditandai dengan berat badan turun (dalam rentang proprsional ,, klien)
atau stabil
- bunyi nafas normal
- edema A .B pada skala &-@B
- !+( A .$ cm H$
- 5: dan F4 dalam rentang normal
Inter-ensi
.# (antau dengan ketat dan catat masukan dan haluaran#
$# (antau berat badan setiap hari# (eningkatan ,, yang tiba-tiba
menunjukkan olume cairan yang berlebih#
># 2mati indikator kelebihan olume cairan, termasuk edema,
hipertensi, krekels, takikardia, distensi ena leher, sesak nafas, dan
peningkatan !+(#
@# 5aati dengan cermat pembatasan cairan yang diprogamkan# ,erikan
higiene oral pada interal yang sering, dan ta"arkan caian dalam
bentuk es batu atau eskrim untuk meminimalkan haus# (ermen yang
keras juga dapat diberikan untuk mengurangi rasa haus# 2tur
pemberian cairan untuk periode $@ jam, dan catat jumlah cairan yang
diberikan#
Diagnosa "epera+atan , 6ntoleransi aktiitas ybd kelemahan umum sekunder terhadap
uremia
"riteria %asil ,
Inter-ensi )
.# pantau klien selama aktiitas terhadap tanda-tanda intoleransi aktiitas
$# anemia umum terjadi pada gagal ginjal, kolaborasikan untuk pemberian alfa
epoetin (Cpogen) sesuai program
>#



7