Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

______ . 2009. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia
No: HK.00.06.1.54.2797 tentang Tata Cara Pengambilan Contoh Makanan,
Pengujian
Baird-Parker, G. W. Gould (eds). 2000. The Microbiological Safety and Quality of Food Vol.
II. Aspen Publisher. Inc. Gaithersburg. Maryland.
Berlian, N. dan Estu Rahayu. 1994. Bawang Merah Yogyakarta : Penerbit Penebar
Swadaya.
Dadi, 2000, Keamanan Pangan, Gizi Buruk, Serta Dampak Sosio-Ekonominya,
http://www.gizi.net, diperoleh tanggal 30 Agustus 2014.
De Guzman, C.C. and J.S. Siemonsma (eds.).1999. Plant Resources of South_East Asia
13: Spices. PROSEA. Bogor.
Depkes RI. (2003). Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta.
Ditjen PPM & PL. 2001. Prinsip Hygiene dan Sanitasi Makanan. Jakarta
Haryanto, E., T. Suhartini, dan E. Rahayu. 2007. Budidaya Kacang Panjang. Penebar
Swadaya. Jakarta.
ILSI-Eropa. (1996). Petunjuk Ringkas untuk Memah ami dan Menerapkan Konsep Analisis
Bahaya pada Titik Pengendalian Kritis. Jakarta
Kajs, T. M. , Hagenmaier, R. , Anderzant, C and K. F. Matti l. 1976. Microbiological
evaluation of coconut and coconut products. J. FoodScience. 41:362-366.
Laboratotium dan Pelaporan Penyebab Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan. Jakarta:
BPOM RI.
Nurlaela, Euis. 2011. Keamanan Pangan dan Perilaku Penjamah Makanan. Media Gizi
Masyarakat Indonesia, Vol. 1,No. 1,Agustus 2011 : 1-7
Prayudi, B. 2010. Budidaya dan Pasca Panen Cabai Merah (Capsicum annum L.). Badan
Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi
Pertanian, Jawa Tengah.
Rauf, Rusdin. 2013. Sanitasi Pangan dan HACCP. Yogyakarta : Graha Ilmu
Reynolds E, George S, William H, and PT Tybor Extension Food Science. 2003. Preventing
Food Poisoning And Food Infection.
http://www.caes.uga.edu/departments/fst/extension/documents/FoodPoisoni
ngFoodInfection.pdf., diperoleh pada tanggal 30 Agustus 2014
Saparinto, C dan Hidayati, D. 2006. Bahan tambahan Pangan. Yogyakarta : Kanisius.
Sastrohoetomo. 1975. Sifat dan Nilai Gizi Kacang-kacangan. Pusat Informasi Pertanian
Wonocolo, Surabaya.
Sastrohoetomo. 1975. Sifat dan Nilai Gizi Kacang-kacangan. Pusat Informasi Pertanian
Wonocolo, Surabaya.
Sharp JCM dan Reilly WBJ. 2000. Surveilleance of Foodborne Disease. In: Lund, Barbara,
M., T. C.
SNI-01-2891-1992. 1992.Cara Uji Makanan dan Minuman. Dewan Standar Nasional
Indonesia. Jakarta
Sudarmaji. 2005. Analisis Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis. JURNAL KESEHATAN
LINGKUNGAN VOL.1, NO.2, JANUARI 2005
Veronika Friana. 2006. Pengembangan Sistem Manajemen Kemanan Pangan dan
Harmonisasi Standar ISO 22000 Di PT. Central Pertiwi Bahar. Bogor : IPB
Winarto W. P., 2004, Memanfaatkan Bumbu Dapur untuk Mengatasi Aneka Penyakit.
Jakarta : Agromedia Pustaka.
Zulfana, Iffa. Sudarmaji. 2008. Hazard Analysis And Critical Control Point (HACCP) Pada
Pengelolaan Makanan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Lumajang.
Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol.4, NO.2, Januari 2008: 57 68