Anda di halaman 1dari 2

L2-9

Objek Biaya, kemampuan untuk menelusuri, dan penetapan harga. Beberapa toko ritel yang
menerima kartu kredit ban akan memberikan diskon ke pelanggan apabila mereka membayar
secara tunai. Alasan di balik praktik ini adalah bhawa bank yang memproses transaksi kartu
kredit mengenakan biaya jasa, yang besarnya mencapai 1 % sampai 5% dari nilai transaksi kartu
kredit setiap bulannya. Jika pelanggan membayar secara tunai dan bukannya dengan kartu
kredit, pemilik toko tidak usah membayar biaya tambahan.

Diminta :
Jawablah pertanyaan- pertanyaan berikut :
1. Dalam menetapkan struktur harga dimana pembelian tunai maupun pembelian dengan
kartu kredit biasa terjadi, apa Objek Biaya yang relevan ?
Biaya Administrasi Bank

2. Apa implikasi dari hal ini terhadap harga di toko dimana kartu kredit diterima tetapi
tidak diberikan diskon untuk pembayaran tunai ?
Harga Dinaikkan

3. Apa implikasi kompetitif untuk toko yang digambarkan di pertanyaan (2) ?
Dengan menaikkan harga akan menutupi biaya tambahan pengguna kartu kredit.
Karena dapat dipastikan dengan tidak adanya diskon untuk pembelian tunai toko
akan lebih banyak menerima pembayaran dengan kartu kredit mengingat harga
tetap dan tidak ada perbedaan.

4. Daripada menawarkan diskon atas transaksi tunai, mengapa tidak menurunkan semua
harga di toko dan kemudian mengenakan biaya tambahan bagi pelanggan yang
menggunakan kartu kredit, guna menutupi biaya pemrosesan bank ?
Senjata kompetitif ini juga sangat baik untuk membebankan biaya tambahan
langsung kepada pelanggan. Namun biasanya setiap bank memiliki persentase biaya
jasa tambahan berbeda-beda sesuai jangka penggunaan katu kredit tersebut.
Mungkin hal ini akan cukup mempersulit penetapan biaya tambahan yang berbeda-
beda pasa setiap pelanggan.


L2-10
Objek Biaya, Kemampuan untuk Menelusuri, dan Penetapan Harga. Saat bengkel traktor
Johnson (BTJ) memperbaiki traktor taman untuk seorang pelanggan, traktor tersebut diambil
dna diantar kembali ketempat pelanggan tanpa biaya tambahan. Ketika BTJ pertama kali
memulai usahanya, separuh dari pelanggannya mengantar traktor mereka sendiri daripada
menunggu untuk diambil.
Bertahun-tahun kemudian, pasar local untuk jasa perbaikan traktor telah menjadi sangat
kompetitif. BTJ menemui kesulitan untuk menyamai harga pesaing sekaligus mempertahankan
pangsa pasar. Lebih lanjut lagi, biaya pengambilan dan pengantaran telah menjadi masalah
keuangan bagi BTJ, karena hamper semua pelanggan BTJ yang masih ada meminta jasa
pengambilan dan pengantaran gratis. Kebanyakan pelanggan BTJ yang mampu mengantar dan
mengambil traktornya sendiri sekarang mereka pergi ke pesaing BTJ. Pesangi BTJ mengenakan
biaya tambahan untuk pengambilan dan pengantaran traktor.

Diminta :
1. Apakah objek biaya yang relevan untuk struktur penetapan harga BTJ ?
Biaya Jasa Antar

2. Jika Anda adalah pemilik traktor yang juga memiliki truk kecil, mengapa menurut anda
harga jasa perbaikan BTJ Tidak kompetitif ?
Karena BTJ bergerak dibidang jasa yang seharusnya memberikan full service bagi
para pelanggannya termasuk jasa antar gratis. Harga yang ditawarkan pun tidak
relevan dibandingkan bengkel lainnya yang telah memberikan harga termasuk
pelayanan jasa antar.