Anda di halaman 1dari 26

Bab I

Mengenal Siapakah Yesus


A. Tujuan
Anggota mengenal Yesus sebagai Mesias dan Anak Allah yang hidup, dan mengalami Ke-Tuhanan-
Nya dalam hidup kita
B. Evaluasi
Memeriksa dan mengutarakan keadaan masing masing anggota.
- Bagaimana persekutuannya dengan Tuhan
- Bagaimana persekutuannya dengan sesama

C. Pemahaman Alkitab
Renungkan: Matius 16:13-20
Catatan:
Kaisarea Filipi adalah sebuah kota yang terletak 25 mil di sebelah utara danau Galilea.
Penduduknya mayoritas bukan orang Yahudi.
Disitu terdapat kuil kuil Baal dan dewa dewa lain.
Di daerah itu, ada sebuah gunung diman Raja Herodes membuat sebuah kuil yang megah untuk
Kaisar. Itulah sebabnya kota itu disebut Kaisarea tetapi kemudian, Philips, Putera Herodes
mempeindah kuil tersebut sehingga ia menamakan Kaisarea Filipi. Maka siapapun yang memasuki
daerah itu pasti akan melihat bangunan yang megah yang indah, yang mengingatkan orang akan
kebesaran Kerajaan Romawi dan keagungan dewa dewanya.
Selidiki: Matius 16:21
Pertanyaan pertanyaan Penolong:
1. Perhatikan pertanyaan pertama yang khusus ditanyakan oleh Tuhan Yesus kepada murid
murid- Nya ketika tiba di Kasarea Filipi.
b. Dari jawaban murid murid-Nya, apakah yang dapat kita ketahui tentang
pandangan masyarakat (waktu itu) pada umumnya tentang Tuhan Yesus?
Termasuk kategori atau golongan orang yang bagaimana?
c. Bandingkan Tuhan Yesus dengan Yohanes Pembabtis, Elia dan Yeremia.
2. Perhatikan pertanyaan Tuhan Yesus yang ke dua, dan jawaban murid murid kepada-Nya.
b. Apa yang dikehendaki Tuhan melalui pertanyaan ini?
c. Perhatikan jawaban Petrus, kita melihat situasi yang dihadapi oleh Tuhan dan
keadaan kota Kaisarea Filipi sendiri, maka secara manusia apakah jawaban Petrus ini
cukup masuk akal? Mengapa?
d. Bagaimana tanggapan Yesus sendiri terhadap jawaban tersebut?
Dan apa arti perkataan Yesus dalam ayat 17? (Bandingkan dengan Yoh 7:16-18)
3. Dua pernyataan apakah yang kemudian dikatakan oleh Tuhan Yesus tentang apa yang akan
terjadi sehubungan dengan pengakuan Petrus tersebut (ayat 18,19)?

Catatan:
Ayat 18 dalam bahasa Yunani, Engkau adalah Petrus dan di atas Petra ini Aku mendirikan
jemaatku...
Petros= batu kecil ; Petra = Batu karang
a. Pertanyaan 1 (ayat 18)
Seapakah yang dimaksudkan dengan batu karang, tempat dimana persekutuan umat
Tuhan (jemaat) akan dibangun?
Apa peranan Petrus (sebagai batu kecil) dalam hal ini? (bandingkan dengan 1 Kor 3:11 ; 1
Pet 2:4-5)
b. Pertanyaan 2 (ayat 19)
Kepercayaan/ tanggung jawab apa yang diberikan oleh Tuhan kepada jemaat-Nya
(persekutuan umat-Nya)?
Bagaimanakah seharusnya kepercayaan tersebut kita pergunakan secara bertanggung
jawab?
Pikirkanlah suatu tindakan konkrit.
4. Lihat ayat 20! Mengapa Yesus melarang mereka?
Sampai kapan larangan itu berlaku? (bandingkan dengan Markus 9:9, Markus 16:14,15)
Mengapa?

Penerapan Pribadi

5. Apakah pengakuan Petrus ini juga merupakan pengakuan ada?
Ditengah kemegahan dunia dan penyembahan berhala dalam bermacam macam bentuk,
sekarang ini bagaimana anda dapat menghayati pengakuan ini? Berikan contoh!

6. Pengenalan kita akan Tuhan Yesus sebagai Mesias dan Anak Allah yang hidup,
mengikutsetakan juga tanggung jawab untuk membentuk Injil Kerajaan Sorga. Bagaimana
anda dapat melakukannya?

D. Proyek Ketaatan
Sebagai persekutuan Umat Tuhan, maka KTB merupakan batu batu hidup yang dibangun bersama
untuk suatu rumah rohani.
Buatlah proyek bersama:
- Bagaimana batu batu hidp ini semakin kuat dalam hal saling membangun dan
meneguhkan, dan alam maut tidak menguasainya(ayat 18)
- Bagaimana agar setiap anggota kelompok atau seluruh kelompok secara bersama sama
melakukan tugas pekabaran Injil, yang dapat di evaluasi pada minggu yang akan datang.
Pikirkan secara bersama pelaksanaan proyek ini.
E. Untuk dilakukan minggu ini
1. Ayat hafalan:
2. Proyek bersama:
3. Bahan ke dua akan disiapkan pada hari:
4. Pemimpin untuk minggu yang akan datang
F. Doa bersama
Doa berantai, masing masing mendoakan teman sebelahnya.
- Apa yang dihadapi oleh teman teman dalam studi, keluarga, masalah pribadi, persekutuan
dengan Tuhan dalam Firman dan Roh-Nya.
- Peranannya dalam KTB/persekutuan sebagai batu hidup yang dibangun untuk Rumah
Tuhan.

Bab 2
Tujuan Kedatangan Yesus
A. Tujuan
Anggota mengenal Tujuan Yesus datang ke dunia dan mengalami pelayanan-Nya dalam hidup kita.
B. Evaluasi
- Proyek ketaatan minggu lalu
- Ayat hafalan
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Lukas 4:14-21
Ada saatnya pelayanan Yesus diterima dan ada saatnya juga ditolak.
Pejabat memberikan nas dari kitab Yesaya dalam rumah ibadat.
Catatan: Nazareth adalah sebuah kota kecil yang terletak di daerah Galilea, tempat Tuhan Yesus
dibesarkan.
Pertanyaan pertanyan penolong:
1. Ayat 14-16
a. Siapa yang memimpin Tuhan Yesus ke Nazaret (Galilea)? Dan apa yang menjadi
kebiasaan-Nya sebagai seorang manusia? Dari hal ini apa yang anda ketahui tentang
2 aspek yang nyatapada diri Tuhan Yesus?
Roh; mengajar di rumah ibadat; aspek pimpinan dan aspek kebiasaan
b. Bagaimana kesan pengunjung Bait Allah terhadap ajaran Tuhan Yesus? Mengapa?
Lihatlah juga ayat 20, 21 (Bandingkanlah dengan Matius 7:28;29)
Takjub dan heran. Karena Tuhan yang mempunyai kuasa.
Apa yang membuat kamu bertahan untuk terus yang percaya pada Yesus?
2. Ayat 18-19. Bagian Alkiitab yang dibaca-Nya terambil dari kitab Yesaya 61:1-2.
a. Apa yang menjadi sumber kuasa dari hamba Tuhan yang disebutkan dalam bagian
yang dibacakan itu (ayat 18)? Bila kita membandingkan dengan Yesaya 42:1 maka
kita memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang Hamba Tuhan itu. Jelaskan
dengan kata kata anda sendiri!
Tuhan Yesus selalu melekatkan diriNya dengan Roh Kudus. Ia diurapi dengan Roh
Kudus. Ia dipimpin dengan Roh Kudus. Oleh karena itu, hal ini juga yang menjadi
implementasi dalam kehidupan kita sebagai anak-Nya.
b. Perhatikan apa tujuan Hamba Tuhan itu diurapi dan diutus ke dalam dunia
(bandingkan dengan Yesaya 61:1,2)
- untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin
- untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan
- penglihatan bagi orang-orang buta
- untuk membebaskan orang-orang yang tertindas
- untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang
Catatan:
Penglihatan bagi orang orang buta dalam bahasa Ibraninya mengandung arti:
Pembebasan bagi orang orang tawanan. Jadi kebutaan disini berarti keterikatan
(pemenjaraan) yang mengakibatkan orang tidak dapat melihat kebenaran atau terang. ...
kepada orang orang yang terkurung, kelepasan dari penjara (Yes 61:1 bagian terkahir)
ditulis oleh Lukas: Penglihatan bagi orang orang buta, untuk membebaskan orang orang
yang tertindas (Lukas 4:19b).
c. Maka tujuan Hamba Tuhan itu diutus ke dalam dunia, dapat kita simpulkan
menjadi 3 pokok. Jelaskan tiap tiap hal itu dengan bantuan ayat ayat bandingkan
di bawah ini:
1. Untuk menyampaikan kabar baik. (bandingkan dengan Mark 1:14, 15, 39)
Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil
Allah, kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat.
Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"
Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-
rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
Pengabaran Injil
2. Untuk memberitakan pembebasan kepada orang orang tawanan.
(bandingkan dengan Markus 9:25-27; Yoh 8:31-36)
Memberitakan pembebasan kebebasan kepada orang berdosa.
3. Untuk memberi penglihatan kepada orang orang buta. (bandingkan
dengan Yoh 9:11; Yoh 8:12)
Memberikan penglihatan yg buta dengan kebenaran.
3. Apa yang dimaksud Tuhan Yesus dalam ayat 21? Siapakah yang menggenapi nubuat
nabi Yesaya tersebut? Jelaskan bagaimana penggenapan itu terjadi?
Nubuat Yesaya tergenapi dalam Yesus sebagai Anak Manusia yang diurapi oleh Roh.
Dan nas itu sudah tergenapi dan akan Tuhan terus kerjakan. Penekanannya kepada
bagian Yesus sebagai Tuhan yang diurapi yang akan mengerjakan pelayanannya.
Penerapan Pribadi
4. Kalau untuk tujuan itu Yesus datang, apakah anda juga mengalami pelayanan-Nya
dalam hidup anda sendiri? Lihat jawaban pertanyaan 2c. Bagaimana pelayanan
Hamba Tuhan itu terjadi dalam hidup anda? Jelaskan satu per satu!
pemuridan
Strength dalam pemuridan? How about your Wall?
D. Proyek Ketaatan
Buatlah suatu proyek pribadi untuk masing masing anggota KTB, agar semakin mengalami
perubahan Allah melalui Kristus dalam hidup sehari hari.
Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (Yoh
10:10b).
Barang siapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci, dari dalam
hatinya akan mengalir aliran aliran air hidup. (Yoh 7:37-38)
a. Sediakan suatu waktu tertentu (sebelum tidur/ sesudah bangun tidur, atau waktu
waktu lainnya) untuk sungguh sungguh merenungkan dan menghayati Kabar
Baik dan Firman Tuhan (Luk 4:18).
Terimalah ayat ayat Firman Tuhan itu dengan kehausan dan kerinduan akan
kebenaran Tuhan (Mat 5:6).
b. Biarkanlah kebenaran kebenaran Firman Tuhan memnuhi hati dan pikiran anda.
Pikirkan dan lihatlah kebenaran kebenaran baru yang anda peroleh dari itu. (Rom
1:17)
c. Berilah tanggapan atas hal itu dengan segenap keberadaan anda, mungkin dengan
ucapan syukur, penyesalan dan pengakuan dosa dan lain lain.
Lalu dengan sadar tulislah langkah langkah kongkrit yang akan anda laksanakan
sebagai tanggapan/respon anda.
Doakanlah supaya Tuhan memimpin segala tindakan kita.
Biarlah Roh Tuhan bekerja agar kebenaran kebenaran Firman Tuhan terjadi dalam
hidup kita.
Dan ini dapat dilkukan dalam waktu teduh, atau dalam penghafalan ayat.

E. Untuk dilakukan minggu ini
1. Ayat hafalan
2. Proyek bersama
3. Bahan ke-3 akan disiapkan pada hari
4. Pemimpin untuk minggu yang akan akan datang
F. Doa Bersama
- Setiap anggota kelompok men-sharing-kan hal hal atau bidang bidang halam
hidupnya dirasa perlu agar Tuhan bekerja lebih dalam.
- Masing masing berdoa dalam hatinya dengan tenang selama beberapa menit,
mohon supaya Tuhan meneruskan pekerjaan-Nya dalam hidup anda masing
masing.
- Kemudian siapa yang tergerak, mendoakan apa yang menjadi beban bersama, lalu
diakhiri dengan menyanyi bersama.

BAB III
Hal Mengikut Yesus
A. Tujuan
Anggota menghayati prinsip prinsip dasar di dalam hidup sebagai murid Kristus dan mengarahkan
sesuai dengan hal itu.
B. Evaluasi
- Bagaimana persekutuan dengan Tuhan dalam saat dan penghaflan ayat? Adakah kemajuan
tertentu dalam pengertian dan penghayatan akan Firman Tuhan?
- Penghafalan ayat
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Lukas 9:57-62
Masing masing membaca sendiri bagian ini berulang kali hingga menghayati. Pada waktu itu nama
Yesus semakin tenar, kemanapun ia pergi orang orang berbondong bondong datang kepada-Nya
untuk mendengarkan Dia dan untuk mendapat pertolongan , kesembuhan dan lain lain dari pada-
Nya.
Bagian dari Injil Lukas, yang sebagian besar memang khas Lukas. mengandung banyak
episode dan perumpamaan yang tidak dijumpai dalam Injil lainnya, dan mungkin
merupakan hasil riset pribadinya. Kronologinya sulit dilacak; bagian ini tampaknya
merupakan kumpulan cerita dan bukan suatu narasi yang lengkap. Sekalipun demikian,
bagian ini menyajikan ajaran Yesus pada tahun terakhir pelayanan-Nya, dan
menggambarkan periode yang penuh penolakan dan ketegangan.
Marillah kita perhatikan ke tiga macam orang yang mau mengikut Yesus dalam bagian ini.
Pertanyaan pertanyaan penolong:
1. Perhatikan orang yang pertama tama mengajukan diri untuk mengikut Yesus.
Bagaimanakah kesan anda terhadap orang ini?
Antusias.
Siapa dia? Mengapa ia begitu antusias untuk mengikuti Yesus? (lihat juga Mat 8:19)
Seorang ahli taurat. Bisa jadi ia tertarik dengan segala pengajaran Yesus. Soroti: Guru.
Bisa jadi ia tertarik dengan segala perbuatan atau mujizat yang ia lakukan dalam
perjalanannya.
Bagaimana sikap Yesus (menolak atau mengabulkan permohonan orang itu)? Mengapa
demikian? Jelaskan jawaban anda!!
Mengabulkan permohonan itu dengan sebelumnya memberikan pertimbangan tentang
resiko dalam mengikuti Yesus. Hal ini dihadapkan dengan perkara penolakan yang di
terima Yesus dan pengikutnya. Soroti: ayat 53.
2. Bagaimana dengan orang ke 2?
Siapa dia? Bandingkan dengan Mat 8:21, 22)
Salah satu dari murid-muridNya.
Apa maksud permohonannya kepada Yesus?
Murid ini menyadari memiliki kewajiban kepada orang tuanya. Ini merupakan suatu tradisi
saat itu. Ia tidak bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan kehendaknya sendiri sebelum
kewajiban kepada orang tuanya telah dipenuhi. Begitupun dengan mengikut Yesus, ia
telah menyadari bahwa resiko dalam mengikutiNya bukan perkara mudah dan akan
mengalami perjalanan yang sulit dimana membutuhkan investasi waktu yang total. Respon
sang murid ini yaitu menunda undangan tersebut.
Mengapa Yesus menjawab demikian? Apa arti kata kata Yesus tersebut?
Tuhan sedang berbicara prioritas dalam hidup kita. Tuhan tidak sedang menyampaikan
agar sang murid untuk tidak mengerjakan bagiannya kepada orang tuanya, tetapi Ia
berusaha menyampaikan bahwa perkara mengikut Dia adalah prioritas utama dalam
hidup.
Matius 10:37, Yesus berkata, "Barangsiapa mengasihi ayah, ibu, istri, anak laki-laki atau anak
perempuannya lebih daripadaku, ia tidak layak bagiku."

Biarlah orang mati menguburkan orang mati. Orang yang rohaninya lumpuh bisa
menunggu kematian; Yesus memanggil orang yang hidup secara rohani untuk mengikut
diri-Nya.

Tuhan mempunyai alasan memberikan undangan kepada sang murid. Tuhan tahu
mengenai tradisi itu. Tuhan juga tahu bahwa mungkin murid ini adalah orang yang
menghormati orang tuanya. Tapi Tuhan sedang menyampaikan bahwa perkara mengikut
Dia merupakan perkara yang mesti dilakukan oleh mereka yang hidup secara rohani,
bukan perkara orang yang mati secara rohani. Karena yang sedang Tuhan kerjakan adalah
perkara kerajaan Allah, perkara hidup kekal.

Mengikut Tuhan adalah panggilan kita sebagai muridNya, bukan suatu pilihan yang dapat
kita pertimbangkan dengan logika dan perspektif ego.
Catatan:
... pergi dahulu menguburkan bapaku (ayat 59).
Pada waktu itu ada kebiasaan bahwa seorang pemuda harus melakukan pekerjaan
pekerjaan orang tuanya selama orang tuanya masih hidup.
Bila orang tuanya meninggal, barulah ia bebas untuk melakukan pekerjaan yang
dikehendakinya sendirinya sendiri. Hal ini sering disebut dengan istilah pergi dahulu
menguburkan bapaku
3. Tentang orang ke-3, dalam Injil Matius tidak ada keterangan, tetapi dari jawaban Yesus
kepada orang itu, kita dapat mengetahui siapa orang itu.
- Apa yang membuat hatinya bercabang untuk mengikuti Yesus?
Ga tau!!
- Mengapa Tuhan Yesus menjawab demikian terhadap permintaan orang itu?
(bandingkan dengan 1 Raj 19:20). Apakah bedanya orang ini dengan Elisa? Dan apa
arti kata kata Yesus dalam ayat 62 ini?
Di dalam Lukas, orang tersebut cenderung galau. Mau mengikut Yesus tapi masih
mengutamakan hal-hal kurang esensial. Perbedaannya dengan Elisa adalah bahwa Elisa
mengikut secara total dengan mengerjakan bagiannya terlebih dahulu.
Respon Yesus mengingatkan orang tersebut agar ia fokus ke depan. Karena akan sulit
dalam mengikut Dia -- dimana Yesus mengumpamakannya seperti membajak jika kita
masih menoleh belakang. Bisa diinterpretasikan kehidupan lama atau hal2 yang di
tawarkan dunia tapi sebenarnya ga esensial.
4. Disini Tuhan Yesus memberikan 3 Prinsip dasar tentang Mengikuti Dia. Tuliskan secara
besar ke-3 prinsip tersebut.
a. Mengikuti Dia itu perkara sulit dan penuh resiko. Siap untuk menghadapi penolakan-
penolakan.
b. Mengikuti Dia itu perkara kerajaan Allah dan hidup yang kekal. Perkara ini jauh lebih
utama dari segala sesuatu yang kita pikirkan.
c. Mengikuti Dia itu perkara totalitas hidup. Dibutuhkan fokus dalam menjalaninya.
Penerapan Pribadi:
5. Periksalah apakah anda mengikuti Tuhan Yesus:
a. Dengan motivasi yang benar? Bukan untuk kepopularitasan atau ketenaran atau lain
lainnya?
Dan apakah anda bersedia menderita karena anda ikut kepada Tuhan Yesus?
b. Dengan prioritas utama hidup anda?
Bagaimanakah hubungan dengan: studi, karier, pekerjaan dan cita cita anda?
c. Lebih bintang dari segala ikatan ikatan pribadi/batiniah yang lain, seperti:
i. Ikatan keluarga?
ii. Ikatan kekasih?
iii. Ikatan teman teman?
iv. Ikatan kesenangan diri sendiri?
v. Ikatan manusia lama dalam diri sendiri?
Catatan:
Hal ini bukan bermaksud bahwa dalam mengikuti Tuhan Yesus, studi atau pekerjaan dan
hubungan dengan keluarga, kekasih, teman teman dan lain lain, harus diabaikan. Sebab
kesaksian hidup murid Kristus harus nyata dalam tugas tugas atau pekerjaan yang
dilakukannya setiap hari, dan juga dalam hubungannya dengan orang lain.
D. Proyek Ketaatan
Tiap anggota kelompok hendaknya membuat catatan pribadi tentang apa yang menjadi tujuan
hidupnya:
- Dalam pelayanan (melalui KTB, persekutuan kampus dan lain lain)?
- Sebagai warga negara, warga gereja dan anggota keluarga.
Catatan berikutnya, yaitu mengenai tujuan untuk tahun ini, secara lebih khusus, konkrit dan
realistis.
Selidikilah:
Hal hal apa yang menjadi faktor penghalang/ penolong dalam mewujudkan tujuan
tersebut?
Tentukan langkah langkah konkrit yang harus diambil untuk mencapai tujuan tersebut.
E. Untuk dilkukan minggu ini
1. Mempraktikan kepusan yang telah diambil dalam langkah langkah konkrit untuk
mencapai tujuan tersebut di atas.
2. Ayat hafalan untuk minggu yang akan datang
3. Bahan ke -4 akan disediakan pada hari
4. Pemimpin untuk minggu yang akan datang
F. Doa Bersama
- Utarakan apa yang telah dibuat dalam proyek pribadi
- Setiap orang mendoakan salah seorang temannya. Doakanlah juga apa yang telah
diutarakan di atas, agar teman yang didoakan tersebut betul betul akan menjadi
pengikut Yesus yang setia dan sungguh sungguh.
- Sebelum doa bersama, mulai dengan nyanyi bersama:
Aku mengikuti Dia (3x)
Iku Dia, Yesus Tuhanku.
Atau lagu lainnya yang bertema tekad mengikuti Tuhan.

BAB IV
Syarat Syarat Menjadi Murid Kristus
A. Tujuan
- Anggota mengerti syarat syarat menjadi murid Kristus
- Anggota mengerti arti salib bagi seorang murid Kristus
B. Evaluasi
- Ayat hafalan
- Proyek Pribadi
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Markus 8:31-38
Pembicaraan ini adalah kelanjutan dari pembicaraan tentang siapakah Yesus di Kaisarea Filipi (ayat
27-30)
Pertanyaan pertanyaan penolong:
Pemberitahuan Tuhan Yesus tentang diri-Nya (ayat 31-34)
1. - Apakah yang Yesus katakan tentang diri-Nya sebagai Mesias? Perhatikan kata harus
dalam ayat 31. Kata ini menjelaskan tentang hal apa? Apakah nubuat Yesus tentang diri-Nya
itu berakhir pada kegagalan? Jelaskan!
- Apakah hal ini cocok dengan konsep murid murid-Nya, (khususnya Petrus) tentang
Mesias? Mengapa demikian?
2. Perhatikan tanggapa Tuhan Yesus terhadpa konsep muris murid-Nya, khususnya kepada
Petrus (ayat 33). MengapaYesus bersikap begitu keras? Bandingkan dengan sikap dan
jawaban Yesus kepada Iblis pada waktu Ia dicobai. (Matius 4:1-10)
Dalam hal ini apakah beda pikiran Allah dengan pikiran manusia?

Catatan:
Dalam teguran-Nya kepada Petrus: Enyahlah Iblis (ayat 33). Tuhan Yesus menggunkan kata
yang sama dengan teguran-Nya kepada Iblis dalam Matius 4:10

Pernyataan Tuhan Yesus tentang Oorang orang yang meu mengikut Dia (ayat 34-38)
3. Kepada siapakah hal ini dikatakan-Nya? Apa syarat utama untuk mengikut Yesus (ayat 34)?
Apa arti dari pernyataan ini? (bandingkan dengan Gal 2:19b,20; Roma 6:5-11).
- Perhatikan pengertian yang paradoks pada ayat 35. Ini adalah prinsip yang penting untuk
mendasari hidup sebagai murid Kristus.
- Jelaskan arti dari prinsip ini menurut pengertian anda. (Bandingkan dengan Yoh 12:24,25).
Berilah contoh contoh konkritnya.
4. - Melalui ayat 36 ini Tuhan Yesus membuka mata kita untuk mempunyai penilaian yang
benar tentang apa yang dapat kita capai, peroleh atau perbuat dalam dunnia ini. Apa yang
dianggap seorang murid Kristus paling berharga yang dapat diperoleh atau diperbuatnya
dalam dunia ini? Apa yang seharusnya menjadi patokan atau ukuran dalam menilai segala
sesuatu?
- Berdasarkan ayat 38 bagaimana seharusnya seorang murid Kristus hidup di tengah
tengah dunia yang berdosa ini? (bandingkan dengan Matius 5:14-16). Berikanlah contoh
konkrit dalam rumah tangga, kampus, temat pekerjaan dan lain lain.
Dari pertanyaan 3 dan 4 buatlah kesimpulan mengenai apa yang Tuhan kehendaki dari orang orang
yang mau mengikut Dia.
Penerapan Pribadi
5. Apakah penyaiban daging terjadi setiap hari dalam hidup anda? Bagaimana? Hal hal apa
dalam hidup anda yang menyebabkan hal ini sukar terjadi?

D. Proyek Ketaatan
Sebagai tindakan ketaatan, setiap anggota KTB memperbaharui keputusannya:
- Tentang hal hal yang harus disangkali dan dinyatakan sudah mati
- Tentang patokan atau ukuran dari hal hal yang dianggap paling berharga
- Untuk bersaksi melalui hidup dan perkataan.

E. Untuk dilakukan minggu ini
1. Pemimpin untuk minggu yang akan datang
2. Ayat hafalan
3. Mempersiapkan bahan selanjutnya pada hari

F. Doa bersama
- Doakan keputusan yang diambil
- Doakanlah agar setiap anggota KTB dapat saling menasihati, menegur dan menghibur,
mendorong dan menguatkan.
- Setiap satu orang berdoa, disambut dengan nyanyi bersama sama:
Yesus, Tuhan Penebusku, dengar doaku, janganlah Tuhan lalui, brilah berkat-Mu.
Yesus, Yesus, dengar doaku
Janganlah Tuhan lalui, berilah berkat-Mu.
- Diakhiri doa penutup oleh pemimpin.

BAB V
Panggilan Menjadi Murid Kristus

A. Tujuan
Anggota menyadari pentingnya menjawab panggilan menjadi murid Kristus dengan menyerahkan
diri sepenuhnya kepada-Nya.
B. Evaluasi
- Ayat hafalan
- Ceritak pelaksanaan proyek sepanjang minggu lalu
Adakah berkat berkat yang baru?

C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Luk 5:1-11
Danau Genezaret = Danau Galilea = Tasik Tiberias. Pelayanan Tuhan Yesus kepada orang banyak
membuat Ia terus menerus dikeremuni dan diikuti mereka.
Dalam ayat ayat sebelumnya kita melihat bagaimana orang banyak mencari Dia dan berusaha
menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka (Luk 4:42).
Dalam peristiwa itu Tuhan Yesus diperhadapkan pada kelompok orang banyak yang ingin
mendengar-Nya.
Tetapi Yesus tahu bahwa Ia tak dapat melayani semua orang itu secara pribadi. Maka ia memanggil
dan memilih beberapa orang untuk dibimbing-Nya dan bersama sama Dia melayani orang lain.
Pertanyaan pertanyaan penolong:
1. Kira kira kapankah peristiwa itu terjadi? (pagi, siang, sore atau malam). Apa yang
mendorong banyak orang datang kepada Yesus? Siapakah Simon? Dan apakah
pekerjaannya? Apa yang anda ketahui tentang hubungannya dengan Yesus pada waktu itu?
2. Yesus mengajar orang banyak dari atas perahu Simon. Menurut anda mengapa Ia
menggunnakan perahu Simon pada waktu mengajar? Apakah hanya kebetulan saja?
Jelaskan! Perhatikan juga reaksi Simon setiap kali Yesus menyuruhnya melakukan sesuatu.
3. Ayat 4-6
a. Menurut anda bagaimana kira kira perasaan si nelayan, mendengar anjuran Sang Guru
yang berlatar belakang anak tukang kayu itu (ayat 4)?
b. Dari reaksi Simon terhadap perintah Yesus ini (ayat 5), apa yang terutama menarik
perhatian anda?
c. Perhatikan apa yang mendahului terjadinya mujizat tersebut (ayat 6)? Kebenaran apa
yang anda temui disini?
4. Perhatikan perubahan sebutan Simon terhadap Tuhan Yesus pada ayat 5 dan ayat 8.

Catatan: Dalam bahasa Yunani:
Guru = epistata = master (ayat5)
Sebutan ini biasa dipergunakan terhadap pengawas/mandor, atau terhadap guru.
Tuhan = Kurie = Lord (ayat8)
Artinya: Penguasa/Pemilik. Sering digunakan untuk sebutan terhadap:
- Orang yang dihormati
- Tuhan Allah Yang Maha Kuasa
- Tuhan Yesus Kristus
Bagi Simon mujizat ini bukan sekedar mujizat, tetapi mempunyai makna yang lebih dalam. Dari
perubahan sebutannya ini terhadap Yesus, kebenaran apakah yang disadari Simon melalui peristiwa
ini?
5. Sejak peristiwa ini Tuhan Yesus memanggil Simon dan teman temannya untuk menjadi
murid murid-Nya.
a. Kualitas apakah yang Tuhan temukan pada Simon sehingga Ia memanggilnya untuk
menjadi murid-Nya?
b. Lihat respon mereka terhadap panggilan Yesus!
Alasan alasan apa yang menyebabkan mereka memberikan respon demikian? Apakah
karena mendapat banyak ikan? Atau karena mengenal ke-Tuhanan Kristus? Jelaskan!

Penerapan Pribadi
6. Sampai seberapa jauhkah ke-Tuhanan Kristus kita akui dan hayati di dalam hidup kita?
Tunjukkan hal itu dengan:
- Pengertian kita tentang siapa Yesus dan posisi-Nya dalam hidup kita, atas pikiran dan
kemampuan kita.
- Ketaatan kita melakukan apa yang Dia kehendaki dan perintahkan (misalnya berani bertindak
denga iman atas apa yang berkenan kepada Tuhan).
7. Adakah hal hal yang penting atas pengikutan kita kepada Tuhan, kita rasakan:
- Terlalu berharga untuk ditinggalkan! Mengapa?
- Terlalu berat untuk diserahkan? Mengapa!
- Terlalu mengikat untuk dilepaskan? Mengapa!
Adakah bagian ini memberi anada pengertian baru tentang bagaimana seharusnya sikap kita
terhadap semuanya itu?

D. Proyek Ketaan
Dengan cara bagaimana anda menjawab panggilan Tuhan untuk menjadi murid-Nya? Apakah yang
mendorong anda untuk melakukan hal itu? Tiap anggota KTB mensharingkan respnnya masing
masing.

E. Untuk dilakukan minggu ini
1. Ayat hafalan:
2. Proyek ketaatan
3. Bahan selanjutnya dipersiapakan pada hari:
4. Pemimpin untuk minggu yang akan datang:
F. Doa bersama
Saling mendoakan imandan penyerahan setiap anggota.
BAB VI
Persekutuan Murid Kristus

A. Tujuan
Anggota dapat memperdalam persekutuan di antara anggota angota KTB, dan dengan semua
murid Tuhan secara umum.
B. Evaluasi
- Ayat hafalan
- Sharing tentang penyerahan diri pribadi kepada Tuhan.
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Efesus 4:1-16
Pertanyaan pertanyaan penolong:
1. Sifat dan dasar persekutuan (ayat 1-6)
a. Ayat 1-2
- Siapakah yang dimaksud oleh Paulus dengan orang orang yang telah dipanggil
(ayat 1, bandingkan dengan Ef 1:4-7;11-13)
Orang-orang yang telah dipanggil adalah orang-orang yang ditentukan oleh kasih
karunia Allah di dalam Yesus, menjadi anak-anak-Nya yang layak menerima
penebusan sehingga memperoleh persekutuan dengan Bapa <- menjadi milik Allah.
- Bagaimanakah ayat 2-3 menerangkan tentang hidup yang padanan dengan
panggilan itu?
Selalu rendah hati, lemah lembut, sabar, saling membantu, memelihara kesatuan
Roh dalam damai sejahtera.
- Apakah 4 ciri kehidupan yang diberikan Paulus di sini?
Selalu rendah hati, lemah lembut, sabar, dan saling membantu.
Bagaimana kekhususan masing masing dan bagaimana hubungannya satu dengan
yang lain? Apa yang dimaksud dengan pemakaian kata selalu disini?
Setiap ciri-ciri kehidupan di atas menyatakan Karaktek Yesus. Dia rendah hati, sabar,
lemah lembut, dan membantu orang lain. Hal itu juga yang merupakan salah satu
buah dari kasih Allah.
Selalu berarti sifatnya kontinu dan progressif.
b. Ayat 3-6
- Apa yang mendasari persekutuan dan kesatuan orang orang percaya perhatikan 7
aspek kesatuan orang percaya.
Satu tubuh, satu Roh, satu pengharapan, satu Tuhan, satu Iman, satu baptisan, satu
Allah dan Bapa
- Bagaimana Paulus menekankan bahwa persekutuan itu bukan hasil perbuatan
manusia, tetapi pekerjaan Roh Allah sendiri? Bagaimana peranan kita dalam hal ini?
Paulus menyebutkan Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam
semua., ini memberi arti bahwa Allah sajalah yang menjadi fokus persekutuan,
Dialah bekerja melalui semua orang dalam persekutuan, dan berkuasa di dalam
persekutuan.
Memelihara kesatuan roh.

2. Karunia yang berbeda beda bagi anggota persekutuan (ayat 7-10)
Apa yang menjadi sumber karunia karunia atau talenta talenta yang ada pada tiap tiap
anggota Tubuh Kristus? Bagaimana kenyataan ini membuat kita lebih mengerti dan
menghayati karakter karakter yang terdapat pada ayat 2?
Sumber setiap karunia/talent itu adalah Allah sendiri. Sehingga ketika kita sadar, bahwa
setiap hal itu merupakan pemberian atau kasih karunia Allah di dalam Yesus, maka setiap hal
itu akan membawa kita kepada panggilan kita dalam persekutuan. Dan di dalam
persekutuan itu akan terbentuk hidup yang dijelaskan pada ayat 2 sebelumnya.
3. Tujuan dan arah Persekutuan (ayat 11-16)
a. Kita dipanggil bukan hanya untuk bersekutu diantara sesama sendiri saja, tetapi supaya
persekutuan ini menghasilkan sesuatu. Apakah tujuan Tuhan dengan pemberian
pemberian-Nya pada ayat 11? Sebutkan hal hal yang Tuhan kehendaki untuk kita capai
melalui persekutuan (ayat 12,13)!
Jelaskan hal hal tersebut dan juga jelaskan hubungannya dengan ayat 15 sebagai tujuan
akhir.
Sabagai anggota tubuh Kristus, sudah seharusnya kita saling membantu saling
memperlengkapi dengan anggota tubuh lainnya. Karena dengan hal itu kita saling
membangun dalam pengenalan akan Anak Allah atau disebut juga dewasa.
Setiap talent kita menjadi perlengkapan rohani dalam pelayanan kita mengiringi Ia.
b. Bagaiman ciri ciri orang Kristen yang belum dewasa?
Mudah terpengaruh dengan pengajaran-pengajaran yg sesat. Iman yang masih lemah.
c. Bagaimana tiap tiap anggota dapat saling menolong satu terhadap yang lain dalam
pertumbuhan masing masing?
Kembali kepada panggilan kita. ayat 2.
Saling mendakan, saling menasihati,

Penerapan pribadi

4. Berikan contoh bagaimana kita dapat memelihara persekutuan dan kesatuan yang diberikan
oleh Tuhan sendiri.
5. Hal apa bagi anda yang seringkali menjadi penghalang dalam persekutuan dan kesatuan
dengan murid murid Tuhan yang lain?
Berdasarkan bagian Alkitab yang kita baca tadi, bagaimana hal itu dapat di atasi?
6. Talenta talenta atau karunia apa saja yang ada pada masing anggota KTB? Bagimana itu
dapat digunakan? Apakah KTB anda telah mempunyai arah yang jelas?
Apakah itu? (tujuan kedalam dan tujuan keluar)

D. Proyek ketaatan
- Setiap anggota memikirkan apa yang dapat ia lakukan terhadap anggota lain untuk
menolong dalam pertumbuhan dan lain lain.
- Sebagai kelompok, memikirkan apa yang kelompok tersebut dapat lakukan untuk
membantu kelompok lain yang membutuhkan pertolongan atau hal hal lain diluar
kelompok.

E. Untuk dilakukan untuk minggu ini
1. Ayat hafalan:
2. Proyek bersama:
3. Bahan terakhir akan dipersiapkan pada hari
4. Pemimpin untuk inggu yang akan datang

F. Doa bersama
Selidiki aku, ya Allah dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran pikiranku;
Lihatlah apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal! (Maz 139:23,24)

- Mengucap syukur atas bimbingan-Nya dapat mengerti dan menghayati ke- Tuhanan Kristus
dalam hidup kita.
- Minta Tuhan membuka mata rohani ita untuk melihat segala kekurangan kita dan memohon
kekuatan untuk mengatasinya.
- Berdoa agar persekutuan dalam KTB anada semakin diikat oleh kasih dan Roh Allah sendiri.
- Hal hal lainnya.

Kesimpulan:
- Dasar persekutuan adalah Kristus. Alasan hal ini peting.
- Betumbuh ke arah Kristus sebagai Kepala.
- Kita memelihara kesatuan Roh dengan selalu rendah hati, lemah lembut, sabar dan
saling membantu satu sama lain.
BAB VII
Kesetaraan Kristus Tak Dipertahankan

A. Tujuan
- Anggota memahami kesetaraaan Kristus dengan Allah
- Anggota meneladani Kristus dalam kerendahan hati.
B. Evaluasi
- Proyek minggu lalu
- Ayat hafalan
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Filipi 2:5-11
Filipi adalah kota pertama di Eropa yang dikunjungi Paulus (Kis 16:11,12). Kota Filipi letaknya 12 -13
kilometer dari pantai dan dikelilingi dua sungai.
Kaisar Agustus menjadikan kota tersebut sebagi koloni Romawi, yaitu: Kota perantauan orang
Roma (Kis 16:12). Maka kebanyakan penduduk kota Filipi berwarga negara Roma.
Pertanyaan pertanyaan penolong:
1. Ayat 5-7
a. Apakah yang dinasihatkan dalam bagian ini?
Catatan:
Kata terdapat pada ayat 5 tidak ada dalam teks aslinya, karena yang ingin ditekankan
tata hidup yang anggota anggota jemaat harus taat, buka contoh yang diberikan Kristus.
Terjemahkan teks asli: Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama memikirkan itu, yang
dipikirkan dalam Kristus.
b. Apakah bagian yang tidak dipertahankan oleh Kristus?
Catatan:
Pada 6 disebutkan: berada dalam rupa Allah (enmorphei Theou huparchan) bukan
mempunyai rupa Allah (morphein Theouechon). Pengertian berada dalam rupa Allah
menyatakan bahwa sebelum Kristus menjadi manusia Ia telaah ada, Ia telah mempunyai
pre-eksistensi.
c. Bagaimana Kristus menempatkan diri-Nya dalam kerendahan?
2. Ayat 8-11
a. Perhatikan dan sebutkan klimaks dari kerendahan Kristus dalam inkkarnasiNya.
b. Bagaimana sikap yang Allah (Bapa) nyatakan kepada Kristus?
c. Apakah dari maksud dari sikap Allah (Bapa) yang dinyatakan di atas (pertanyaan 2b).
Catatan:
- Dala Alkitab nama bukan hanya sebutan biasa saja, tetapi pernyataan dari orang yang
memakai nama itu (bandingkan dengan Matius 28:19; Kis 3:16)
Pengertian nama di atas segala nama adalah satu satunya nama Tuhan (Kurios).
- Istilah bertekuk lutut (gonu kamptein bhs Yunani).
Suatu ungkapan untuk penghormatan yang paling tinggi dan luhur, khususnya ditujukan
kepada Allah (bandingkan dengan Efesus 3:14; Roma 11:4)

d. Apakah akhir dari ketaatan Kristus?


Penerapan pribadi

3. Jika Kristus yang setara denga Allah Bapa mempunyai kerelaan yang begitu rupa
melepaskan kesetaraan-Nya untuk manusia, apakah anda memperoleh bagian dari
ketaatan-Nya? Bagaimana tanggapan anda dalam hal ini?

D. Proyek ketaatan
a. Buatlah suatu proyek pribadi untuk setiap KTB, dimana ada bagian hidup anda yang
samapi saat ini menghambat pertumbuhan rohani pelayanan anda?
b. Setiap anggota KTB saling mendoakan untuk penyerahan dirinya secara penuh kepada
Tuhan. Buatlah jadwal doa untuk bagian ini.
E. Untuk dilkukan minggu ini
1. Ayat hafalan:
2. Prooyek bersama:
3. Bahan ke -3 akan dipersiapkan pada hari:
4. Pemmpin untuk minggu yang akan datang:
F. Doa bersama
- Setiap anggota kelompok membagikan pergumulan yang selama ini menjadi
hambatan dirinya untuk melayani Tuhan.
- Setiap anggota kelompok saling mendoakan (doa berantai), kemudian ditutup oleh
salah satu anggota.

BAB VIII
Keutamaan Kristus

A. Tujuan
Setiap anggota memahami dan menghayati keutamaan Kristus dan mengaplikasikannya dalam
seluruh aspek kehidupan.
B. Evaluasi
- Proyek yang disepakati minggu yang lalu
- Jadwal doa apakah sudah dilakukan?
- Ayat hafalan
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Kolose 1:15-23
Setiap anggota membaca secara bergilir (satu/dua ayat setiap orang), kemudian setiap pribadi
membaca kembali dan menghayati.
Kata Kolose terletak 160 km dari Efesus, di tepi sungai Lykus. Kota di provinsi Romawi wilayah Asia,
di bagian barat dari apa yang disebut Turki bagian Asia.
Semula kota ini pangkal jalan bercabang ke Sardis dan Pergamus, berair banyak dan gampang
dilindungi. Menjadi kota penting pada zaman kerajaan Lidia dan kemudian Pergamus. Tetapi pada
zaman pemerintahan Romawi, peranan kota ini berkurang.
Penduduk di sana terdiri dari orang Yahudi, Yunani dan Firgia.
Pertanyaan penolong penolong:
1. Ayat 15-17
a. Siapakah yang dimaksudkan dengan kata ganti Ia/Dia?
b. Apakah Kristus merupakan bagian dari yang diciptakan? Jika tidak bagaimana kita
memahami ayat 15 dengan benar?
2. Apa yang ingin detekankan dalam ayat 17? Perhatikanlah kesatuan ayat 15-17?
3. Ayat 18-20, apakah yang dimaksud bahwa Kristus sebagai kepala tubuh?
Catatan:
Ayat 15 istilah sulung dipakai untuk pengertian terutama atau unggul bukan menekankan
urutan waktu.
Ayat 18 istilah sulung (arche) menjelaskan arti yang pertama dalam urutan.
4. a. Siapakah yang menjadi pusat kepenuhan Allah? Mengapa?
b. Dengan cara bagaimanakah Allah memperdamaikan mansia dengan diri-Nya?
5. Ayat 21-23
a. Bagaimanakah kondisi manusia yang belum diperdamaikan dengan Allah?
b. Apakah tujuan perdamaian Kristus? Sebutkan!
c. Nasihat apakah yang diberikan dalam bagian yang telah diperdamaikan?

D. Proyek ketaatan
Tiap anggotakelompok mengevaluasi pribadi dan menuiskan pada catatan pribadi tentang
penempatan Kristus yang utama dalam:
- Kehidupan bersama (KTB, Persekutuan)
- Study
- Hobby
- Pelayanan
E. Untuk dilakukan minggu ini
1. Proyek ketaatan:
2. Ayat hafalan
3. Bahan ke 9 akan disiapkan pada hari
4. Pemimpin untuk minggu yang akan datang
F. Doa bersama
- Sharingkan proyek ketaatan untuk didoakan
- Sebelum berdoa, menyanyikan lagu Kristus yang terutama

Kristus yang terutama dalam hidupku
Kristus yang terutama dalam hidupmu
Di dalam Dia tersembunyi
Dia jauh melebihi segalanya
Kupuji Engkau Tuhan Yesus
Dengan segenap hatiku, termulialah Engkau
Reff (2X)
Pakailah aku menjadi alat-Mu
Menyebarkan Injil di kampusku
Kulayani Engkau Tuhan Yesus
Dengan segenap hatiku
Bekerjalah di dalamku
Trimalah persembahanku

BAB IX
TUHAN YESUS ADALAH FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

A. Tujuan
- Setiap anggota kelompok mengenal Kristus yang adalah Firman Hidup yang menjadi manusia
- Setiap anggota kelompok mengerti bahwa Firman yang menjaid manusia menjadi pusat
pemberitaan, pelayanan dan kehidupan.
B. Evaluasi
- Sharingkan proyek ketaatan tentang keutamaan Kristus
- Ayat Hafalan
C. Pemahaman Alkitab
Selidiki: Yohanes 1:10-18
Injil Yohanes memberi tujuan yang berbeda dibanding ketiga kitab Injil sebelumnya karena Injil
Yohanes memusatkan perhatian pada eksistensi Kristus dari kekal datang untuk menyelamatkan
manusia (memberi hidup) Yohanes 20:31;16:28
Pertanyaan pertanyaan penolong:
1. Ayat 10-13
a. Tuhan Yesus menjelaskan hubungan diri-Nya dengan dunia, jelaskan!
b. Bagaimana respon dunia terhadap Tuhan Yesus?
c. Mengapa hal itu terjadi?
2. a. Apakah janji yang akan diberikan bagi yang menerima-Nya?
b. Apakah syarat untuk menerima janji tersebut?
Cat: istilah kuasa pada ayat 12 berasala dari kata exou sia dimengerti sebagai hak
(otoritas)
c. Bagaimana manusia mengalami kelahiran kembali?
3. Ayat 14-18
Bagaimana karakteristik Firman yang telah menjadi manusia?
4. Ayat ini menunjukkan kesetaraan dan sehakekatan antara Allah Bapa dan Allah Anak. Apa
dasarnya Yohanes menuliskan kedudukan Kristus dan Allah Bapa (Band. Ayat 1-3,14)
Penerapan pribadi
Marilah masing masing anda memperhatikan bagaimana pedulinya Tuhan terhadapa manusia
(anda) dalam kebutuhan akan keselamatan.
- Sudahkah anda menghargai-Nya dengan hidup dalam ketaatan dan kesetiaan.
- Apakah hak sebagai orang orang percaya nampak dalam totalitas hidup anda dengan berani
hidup dalam kebenaran (bukan seperti dunia lakukan)?
D. Proyek ketaatan
- Tiap anggota kelompok membuat catatan pribadi tentang pertumbuhan rohani dari awal
hidupnya diubah oleh Kristus sampai saat ini.
- Sarana apa saja yang menolong anda untuk bertumbuh? (evaluasilah)
*saat teduh
*doa pribadi
*PA pribadi
*buku buku rohani
- Yang mana sarana yang akan anda efektifkan untuk meningkatkan pertumbuhan rohani anda.

E. Untuk dilakukan minggu ini
1. Keputusan yang diambil:
2. Ayat hafalan
3. Bahanpelajaran ke 10 akan disiapkan pada hari
4. Pemimpin untuk minggu yang akan datang
F. Doa bersama
- Mendoakan proyek pribadi masing masing
- Sharingkan dengan singkat tentang proyek doa minggu lalu


BAB X
HARGA YANG HARUS DIBAYAR SEORANG MURID KRISTUS

A. Tujuan
- Menjelaskan akibat yang harus ditanggung bagi setiap murid Kristus dalam
mengikuti Dia.
- Perlunya kerelaan yang utuh untuk membayar harga dari kehidupan yang berpusat
pada Kristus.
B. Evaluasi
a. Ayat hafalan
b. Evaluasi proyek pribadi
C. Pemahaman Alitab
Selidiki: Lukas 9:22-27
(baca secara bergantian, satu orang satu/dua ayat, kemudian masing masing membaca kembali
dalam hati sambil merenungkan maksudnya)
Pertanyaan pertanyaan penolong:
1. Resiko di dalam pelayanan yang Kristus hadapi dikemukakan di dalam ayat 22. Sebutkan
resiko tersebut!
2. Tuntutan apakah yang Kristus kehendaki bagi setiap orang yang hendak mengikut Dia?
(ayat 23,26)
3. Apakah yang Tuhan Yesus maksudkan pada Ayat 24 berkaitan dengan tuntutan tersebut?
4. Apakah orientasi seorang murid seperti yang dikemukakan pada ayat 25?
Penerapan pribadi
5. Dalam hal apa anda belum menyangkal diri dan rela memikul salib?
6. Sejauh mana anda bersedia membayar harga kepada Kristus?
7. Hal hal apakah yang menghambat komitmen anda untuk melayani Tuhan Yesus Kristus?
(study, keluarga, hobby, pacar, diri sendiri, dll)
D. Proyek ketaatan
Buatlah langkah langkah konkrit untuk mengatasi hambatan hambatan yang menghalangi anda
untuk rela dan setia membayar harga daam mengikut Kristus.
E. Untuk dilakukan minggu ini
- Membuat persetujuan untuk membahas buku berikutnya (pembinaan watak)
- Ayat hafalan
- Pemimpin untuk minggu yang akan datang
F. Doa bersama
- Doakanlah keutusan yang telah diambil
- Doakanlah keshatian anggota kelompok
- Doakanlah agar apa yang dibahas dalam buku ini telah menjadi bagian hidup kita
- Menyanyi bersama
Saya mau ikut Yesus )2x sampai selama-selamanya
Walaupun saya susah menderita dalam dunia
Saya mau ikut Yesus sampai selama selamanya

BAB XI
EVALUASI
A. Tujuan
Anggota mengevaluasi kedalaman menghayati ke-Tuhanan Kristus dalam hidupnya sebagai murid
Kristus.
B. Mengulangi semua ayat hafalan
C. Evaluasi
1. Pemahaman Alkitab dan proyek
a. Pelaksanaan:
1. Bagaimana interaksi kelomok dalam pembicaraan?
Apakah pemimpin dapat mengarahkan diskusi? Apakah anggota kelompok
berani dan bebas untuk mengemukakan pendaatnya?
2. Apakah bahan selalu dipersiapkan lebih dahulu baik pemimpin maupun oleh
anggota kelompok?
b. Isinya (mengevaluasi setiap pelajaran satu demi satu)
1. Kebenaran baru apakah yang anda mengerti melalui pejaran ini? (tulis dengan
kata kata Anda sendiri!)
2. Petunjuk praktis apakah yang anda peroleh untuk hidup sehari hari melalui
pelajaran ini?
3. Bagaimana hal ini telah menjadi bagian dalam hidup Anda?
2. Penghafalan ayat
a. Berapa banyak ayat yang telah anda hafalkan?
b. Bagaimana cara anda menghafalkan ayat ayat tersebut?
c. Sampai dimana kedisiplinan penghafalan ayat yang anda lakukan tiap minggu, tiap
hari?
d. Apa manfaat penghafalan ayat yang telah anda lakukan?
3. Doa bersama
a. Apakah ada unsur unsur:
- Pujian dan syukur kepada Tuhan?
- Pengakuan dosa dan penyesalan?
- Mendoakan orang lain dan sesama anggota KTB?
b. Apakah ada kesehatian dalam berdoa?
Apakah ada keterbukaan untuk didoakan dan mendoakan?
c. Apakah waktu 30 menit itu terlalu lama atau terlalu cepat untuk doa bersama?
4. Kualitas kelompok
1. Bagaimana pusat pembicaraan kelompok?
a. Pada pengalaman dan problem masing masing?
b. Atau pada pendapat masing masing? (Sehingga dapat mengakibatkan tidak
adanya kesatuan pendapat/keshatian)
c. Atau pada kebenaran Firman Tuhan dan Yesus Kristus sendiri?
2. Bagaimana semangat belajar dan kehausan untuk bertumbuh?
a. Adakah sikap mau bertekun/ berjuag?
b. Adakah sikap rendah hati untuk mau belajar (teach able) yang satu dengan
yang lain?
c. Adakah sikap bukan hanya sekedar menyelesaikan bahan, tetapi sungguh
sungguh mencari kebenaran melalui bahan ini?
3. Evaluasi pribadi
a. Bagaimana persekutuan pribadi tiap anggota dengan Tuhan? Melalui
catatan waktu teduh, dapat dilihat kwalitas waktu teduhnya; apakah selalu
berjalan dengan teratur dan bermakana?
b. Bagaimana dengan kesaksian hidup anggota kelompok di rumah, dalam
studi, pekerjaan dll?
c. Apakah ada kesulitan kesulitan tertentu yang daoat di bantu oleh saudara
saudara yang lain?
5. Memandang ke depan
Dengan menyelesaikan buku ini tidak berarti kita telah sempurna menjadi muridKristus.
Bukan seolah olah aku memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya
kalau kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
(Filipi 3:12)
Kita akan terus maju ke tahap berikutnya, tetapi bila kelompok merasa masih perlu mengulangi
beberapa pelajaran atau melatih diri dalamproyek tertentu, itu dapat juga.
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam
iman, dan yang membawa iman kita kepada kesempurnaan, yang denga mengabaikan kehinaan
tekun memikul salib ganti suka citayang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan
takhta Allah. (Ibrani 12:2)
6. Doa penutup