Anda di halaman 1dari 24

PEMODELAN MAJU DAN

KOREKSI TOPOGRAFI
Metode Seismik I
Pertemuan I 8 Oktober 2013
Pendahuluan
Sumber seismik
memancarkan gelombang ke
segala arah
Beberapa gelombang
menabrak batas lapisan
(interface) dengan sudut
kritikal, i
c
Apabila sudut datang lebih
besar daripada i
c
,
gelombang akan
dipantulkan.
2
2
1
1
sin sin
v
i
v
i

Pendahuluan
Gelombang yang direkam dapat berupa tiga jalur utama:
The direct wave
The reflected wave
The refracted wave
Berbeda jalur travel gelombang, berbeda pula waktu kedatangan
(arrival time) gelombang. Hal ini berdasarkan jarak dari sumber dan
kecepatan lapisan.




Receiver
Direct Ray
i
c
i
c
Shot Point (i.e. the Source)
v
1
v
2
Layer 1
Layer 2
Grafik t vs x
Grafik antara waktu (t)
dan jarak (x)
Waktu yang tergambar
adalah waktu
kedatangan
gelombang.
Direct Wave
Waktu datang direct wave
Fungsi linear antara
waktu (t) vs jarak (x)
T
i
m
e

(
t
)

Distance (x)
Direct Ray
Shot Point
Receiver
v
1
v
2
Layer 1
Layer 2
1
v
x
t
direct

Refracted Wave
Waktu datang refracted wave:
Fungsi linear di grafik t vs x
Sebagian menjalar di bagian atas
lapisan (konstan)
Sebagian menjalar di bagian
bawah lapisan (fungsi x)
Datang setelah critical distance
Waktu kedatangan pertama setelah
cross over distance
critical
distance
cross over
distance
2
2
2
1
1
1 1
2
v v
h
T
i
m
e

(
t
)

Distance (x)
i
c
i
c
v
1
v
2
Layer 1
Layer 2
i
c
i
c
2
2
2
1
1
2
1 1
2
v v
h
v
x
t
Membuat Grafik t vs X
v
1
= 1/slope

v
2
= 1/slope

Y-intercept to find thickness, h
1
2
2
2
1
1
2
1 1
2
v v
h
v
x
t
Waktu datang gelombang refraksi, t
Multiple Layers
Seismik refraksi
dapat
mendeteksi
banyak lapisan.
Kecepatan tiap
lapisan dapat
ditentukan dari
gradien tiap
lapisan.
Multiple Layers
Mencari waktu
gelombang
refraksi pertama
2
2
2
1
1 int
1 1
2
1
v v
h t
Menghitung
ketebalan
2
2
2
1
2
1
2
2
2
2
2
1
1
2
1 1
2
v v
v v
t
v v
t
h

Mencari waktu gelombang refraksi kedua


h
1
, h
2
adalah ketebalan lapisan bukan kedalaman terhadap interface
Jadi untuk menentukan kedalaman lapisan paling bawah = h
1
+ h
2
+ h
3
2
2
2
1
1
2
1 1
2
v v
h
v
x
t
3
2
3
2
2
2
2
2
2
1
1
1 1
2
1 1
2
2
v
x
v v
h
v v
h t
2
3
2
2
2
2
2
2
1
1 int
1 1
2
1 1
2
2
v v
h
v v
h t
Hidden Layer
Lapisan yang tidak terlihat oleh survey seismik
refraksi.
Biasanya terjadi karena lapisan memiliki
kecepatan lebih rendah daripada kecepatan
lapisan sebelumnya (v2 < v1).
Atau lapisan lebih tipis daripada lapisan
sebelumnya (D2 < D1).

Low Velocity Zone
Tidak ada refraksi dengan
sudut kritikal (sudut datang
mendekati garis normal)
Tidak terlihat di grafik t vs x
Grafik t vs x di samping
akan diinterpetasikan
sebagai model dua lapisan.
Kedalaman lapisan satu
menjadi lebih besar.

Hidden Layer
Model normal
Refracted ray 1 mengambil alih
direct ray, refrected ray 2
mengambil alih refracted ray 1.

Model dengan lapisan tipis
Refracted ray 2 mengambil alih
direct ray terlebih dulu apabila:
Lapisan kedua tipis
v3 >> v2

Forward Modeling
Melakukan proses pembalikan model dari
model kecepatan dan ketebalan lapisan
menjadi data direct wave dan refraction wave
tergantung ada berapa lapisan.
Hasil akhir adalah didapat diagram T-X yang
memiliki nilai kecepatan model awal = 1/slope
diagram T-X.

Contoh Forward Modeling
-53
-43
-33
-23
-13
-3
5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 105 110 115
D
e
p
t
h

(
m
)

Jarak (m)
Model Lapisan Datar
V3
V2
V1
300 m/s
540 m/s
1200 m/s
H1=3 m
H2=20 m
H3=tak hingga
Forward Modeling
Hasil Forward Modeling
0
0.02
0.04
0.06
0.08
0.1
0.12
0.14
0.16
0.18
0 20 40 60 80 100 120 140
DW1
RW1
RW2
Linear (DW1)
Linear (RW1)
Linear (RW2)
V = 1/slope
Koreksi Topografi
Koreksi Topografi pada asumsi lapisan bidang
datar digunakan untuk menghilangkan efek
pengukuran pada suatu topografi dengan
membentuk suatu baseline sebagai referensi.
Hasilnya adalah koreksi terhadap travel time
dan kecepatan per lapisan.
Koreksi Topografi
Buat Garis Baseline
Misal pada z = 101m
Koreksi Topografi
Hitung beda tinggi
Ini contoh hasil
positif
Hitung beda tinggi
Ini contoh hasil
negatif
Koreksi Topografi
Buat tabel selisih beda tinggi
Tentukan kecepatan lapisan 1
Ubah nilai beda tinggi dalam waktu (ms)
t (ms) = 1000.x (m) / V1 (m/s)
Tambahkan setiap beda tinggi dengan data
time travel di lapangan
Topografi
Diagram T-X sebelum koreksi topografi
0
50
100
150
200
250
0 20 40 60 80 100 120
T

(
m
s
)

X (m)
Series1
Series2
Linear (Series1)
Linear (Series2)
Diagram T-X sesudah koreksi topografi
0
50
100
150
200
250
0 20 40 60 80 100 120
T

(
m
s
)

X (m)
TERIMAKASIH