Anda di halaman 1dari 56

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG MASALAH
1.1.1. Gambaran Umum Wilayah Keama!an "em#a$a Pu!ih
1.1.1.1. Kea%aan Ge&'ra(i)
a. Le!a$ Wilayah
Kecamatan Cempaka Putih adalah salah satu kecamatan yang berada di Wilayah
Kotamadya Jakarta Pusat, terdiri atas tiga kelurahan, yaitu Cempaka Putih Timur,
Cempaka Putih Barat dan Rawasari.
b. Ba!a) Wilayah Keama!an "em#a$a Pu!ih
. !ebelah "tara # Jl. $et. Jendral !uprapto %berbatasan dengan Kecamatan
Kemayoran&
'. !ebelah Barat# Rel Kereta (pi !tasiun Kramat, Jl. )ardani, Jl. Percetakan
*egara %berbatasan dengan Kecamatan Johar Baru&
+. !ebelah !elatan # Jl. Pramuka Raya %berbatasan dengan Kecamatan)atraman&
,. !ebelah Timur # Jl. Jendral (. -ani %berbatasan dengan Kecamatan Pulo
.adung&
Gambar 1.1 Pe!a Keama!an "em#a$a Pu!ih
. Lua) Wilayah
Tabel 1.1 Lua) Wilayah Keama!an "em#a$a Pu!ih
Kelurahan Lua) Wilayah *Ha+ ,umlah RW ,umlah RT
Cempaka Putih Barat './0 1a + 2
Cempaka Putih Timur '''.34 1a / 34

Rawasari
Jumlah
',.02 1a
,4/.4/ 1a
5
+3
35
+44
%!umber # $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor
$urah CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
7ilihat dari data pada tabel di atas Cempaka Putih Timur memiliki
wilayah sekitar '''.34 1a dan merupakan wilayah terluas dibandingkan
dengan Cempaka Putih Barat dan Rawasari.
1.1.1.-. Kea%aan Dem&'ra(i
,umlah Pen%u%u$
Jumlah Penduduk Kecamatan Cempaka Putih sampai akhir Bulan
7esember '3+ adalah sebagai berikut #
Tabel 1.- ,umlah Pen%u%u$ Keama!an "em#a$a Pu!ih
N&. Kelurahan
,umlah Pen%u%u$
,umlah WNI WNA
La$i.la$i Perem#uan La$i.la$i Perem#uan
Cempaka Putih Barat '3.,3' 5.5+2 ' 3 ,3.+4/
' Cempaka Putih Timur ,.2 +.5,/ 5 0 '/.+2
+ Rawasari
Jumlah
+.,/
,0.50
+.'+2
,0./
0
,0
/
+2
'4.44/
52.0
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor $urah
CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
Jumlah penduduk di kecamatan Cempaka Putih Barat merupakan yang
tertinggi dibandingkan dengan kecamatan Cempaka Putih Timur dan
kecamatan Rawasari. 7i susul oleh kecamatan Cempaka Putih Timur
dengan '/.+2 penduduk dan kecamatan Rawasari sebesar '4.44/
penduduk.
Tabel 1./ Per!umbuhan Alamiah %an M&bili!a) Pen%u%u$
N& Kelurahan Lahir Ma!i Pin%ah Da!an'
L$ Pr L$ Pr L$ Pr L$ Pr
Cempaka Putih Barat /5 /' 0 , '0 +' 4/ ''3
' Cempaka Putih Timur ' , , , +/ ,3 ', ,
+ Rawasari
Jumlah
+
'+'
+4
'+'
52
34
4
45
+23
22
+',
,54
'22
,,0
'0+
230
'
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor $urah
CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
7ari data di atas bahwa didapatkan data terbanyak pada kasus
perpindahan didapat pada Kelurahan Rawasari dan data kedatangan didapat
pada Kelurahan Cempaka Putih Barat.
Tabel 1.0 Gambaran Pen%u%u$ Menuru! Tin'$a! Pen%i%i$an
N& ,eni) Pen%i%i$an Kelurahan ,umlah
Pen%u%u$ "PB "PT Ra1a)ari
Tidak !ekolah 8 +/2 .353 .,02
' Tidak Tamat !7 2/ ,.+// 2'+ 2.345
+ Tamat !79!edera:at '.03 ,.5++ .304 /.05
, Tamat !$TP9!edera:at './35 0.22/ .5,2 '.+'
2 Tamat !)"9!edera:at 5.3+ 4.//4 025 '4.0,/
4 Tamat "ni;ersitas9PT
Jumlah
+.,3
'0.423
.54+
'4.+
2/
2.22
2.2+
25.+,
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor
$urah CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
)enurut data di atas mayoritas penduduk di kecamatan Rawasari
memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah di bandingkan dengan
kecamatan Cempaka Putih Barat dan Timur. 7i lihat berdasarkan :umlah
penduduk di kecamatan Rawasari yang tidak sekolah sebesar .353 dan yang
tamat "ni;ersitas9PT hanya sebesar 2/ orang. !edangkan, kecamatan
Cempaka Putih merupakan kecamatan yang lebih baik tingkat pendidikan
pada penduduknya di lihat dari tidak ada nya penduduk yang tidak sekolah
dan :umlah penduduk yang tamat uni;ersitas9PT sebesar +.,3.
Tabel 1.2 Gambaran Pen%u%u$ Menuru! A'ama
N& Kelurahan ,umlah
Pen%u%u$
A'ama
I)lam Pr&!e)!an Ka!&li$ Hin%u Bu%ha
Cempaka Putih Barat +2.,53 +'.50 .''2 .3/5 5,
' Cempaka Putih Timur '2.++2 ,.222 ,.04' +. .440 .',3
+ Rawasari
Jumlah
4.4,
04.5/5
,.2/2
4'.
+'+
4.+3
.45
2.+45
4
./5,
0
.+,
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor $urah
CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
+
(gama islam merupakan agama terbanyak di ketiga kecamatan. 1al
tersebut di lihat dari :umlah penduduk yang memeluk agama islam sebesar
4'. penduduk.
Tabel 1.3 Gambaran Pen%u%u$ Menuru! Tena'a Ker4a
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor
$urah CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
7ari data di atas, terlihat penduduk di kecamatan cempaka putih paling
banyak beker:a sebagai karyawan dengan total 2.032 penduduk.
1.1.1./. 5a)ili!a) Umum
Tabel 1.6 ,umlah Rumah Menuru! ,eni) Ban'unan
N& ,eni) Ban'unan Kelurahan ,umlah
"PB "PT Ra1a)ari
Rumah Permanen +.203 '.033 .2'5 0.055
' Rumah !emi Permanen .33+ ,.'32 5/' 4.53
+ Rumah Biasa .233 /30 002 +.3/'
, Rumah !usun 8 8 8 8
2 Rusun (partemen
Jumlah

4.30,
8
0.0'

+.'/0
'
0.30+
,
N& ,eni)
Penaharian
Kelurahan ,umlah
Pen%u%u$ "PB "PT Ra1a)ari
Pedagang 5.24 '.52 +5/ '.,45
' Karyawan 4.355 4.'5, +.+' 2.032
+ Pegawai *egeri
!ipil
'.240 ,./5 '.+/5 5./24
, T*69Polri .03 , '2 .004
2 Pensiunan
T*69Polri9P*!
+.+/2 '.52, // 0.''3
4 Pertukangan 0+ .,5 ' .',+
0 $ain8lain
Jumlah

'+.3
4.+'+
',.240
+.,30
3.,++
5./,
2/.3
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor $urah
CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
)ayoritas penduduk di kecamatan cempaka putih bertempat tinggal di
rumah yang permanen dan semi8permanen berdasarkan :umlah masing8
masing yaitu 0.055 dan 4.53. 7i daerah Cempaka Putih Barat
menyumbangkan nilai terbesar dari rumah permanen sebesar +.203 di
bandingkan dengan wilayah yang lain. "ntuk Cempaka Putih Timur
mayoritas penduduknya masih bertempat tinggal pada rumah yang semi8
permanen.
Tabel 1.7 Sarana Tem#a! Iba%ah
N& Kelurahan Tem#a! Iba%ah
Mu)h&lla Ma)4i% Ma4eli)
Ta8lim
Gere4a Wihara
Cempaka Putih Barat + , '0 ' 8
' Cempaka Putih Timur , , '5 , 8
+ Rawasari 4
++
3
+/
'4
/'
8
4
8
8 Jumlah
%!umber# $aporan Tahunan Kantor Kecamatan Cempaka Putih dan Kantor $urah
CPB 6, CPB 66, CPT dan Rawasari&
7ari data tabel diatas di dapatkan terdapat banyak )as:id dan )a:elis
Ta<lim yang didirikan disana yaitu sekitar +' dan /' tempat ibadah.
Tabel 1.9 5a)ili!a) Ke)eha!an %i Wilayah Keama!an "em#a$a Pu!ih
N& Sarana %an Pra)arana ,umlah
Rumah !akit +
' Puskesmas +
+ Pos Kesehatan 4
, Balai Pengobatan 3
2 (potik +
4 Rumah9Toko =bat 3
0 Posyandu 4
/ BK6(
5 Klinik KB 5
3 Karang Balita9Pos Penimbangan 5
PPKB '+
' Panti Pi:at 3
+ $aboratorium Klinik '
, Tenaga )edis
2
. 7okter "mum 0
'. 7okter (nak 3
+. 7okter T1T 3
,. 7okter .igi 3
2. 7okter Kebidanan9kandungan 3
4. 7okter Kulit 3
0. 7okter )ata 3
/. 7okter Penyakit 7alam 3
5. (kupuntur 3
3. !hinse 3
. Bidan Praktek 3
'. 7ukun Bayi
+. 7okter 1ewan 3
,. 7ukun !unat 3
4 Rumah Bersalin '
%!umber# (rsip Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih '3+&
7ari data tabel di atas bahwa di dapatkan >asilitas Kesehatan di
Wilayah Kecamatan Cempaka Putih terbanyak yaitu Poskehatan sebanyak 4,
Posyandu sebanyak 4 dan PPKB sebanyak '+.
1.1.- Gambaran Umum Pu)$e)ma)
1.1.-.1 De(ini)i
Pusat Kesehatan )asyarakat %P"!K?!)(!& adalah pusat
pengembangan, pembinaan dan pelayanan kesehatan masyarakat yang
sekaligus merupakan garda terdepan dalam pembangunan kesehatan
masyarakat. "ntuk tu:uan tersebut, puskesmas ber@ungsi melayani tugas
teknis dan administrati@.
Wilayah ker:a puskesmas meliputi satu kecamatan atau sebagian dari
kecamatan. >aktor kepadatan penduduk, luas daerah, keadaan geogra@ik dan
in@rastruktur lainnya merupakan bahan pertimbangan dalam menentukan
wilayah ker:a puskesmas.
!asaran penduduk yang dilayani oleh sebuah puskesmas rata8rata
+3.333 A 23.333 penduduk setiap puskesmas. "ntuk perluasan :angkauan
pelayanan kesehatan maka puskesmas perlu ditun:ang oleh unit pelayanan
kesehatan yang lebih sederhana yang disebut Puskesmas Pembantu atau
Puskesmas Keliling. Khusus untuk kota besar dengan :umlah penduduk satu
:uta atau lebih, wilayah ker:a puskesmas dapat meliputi satu kelurahan.
4
6ndonesia sehat '32 adalah ;isi pembangunan sehat di 6ndonesia.
Puskesmas di:adikan sebagai u:ung tombak upaya kesehatan baik upaya
kesehatan masyarakat maupun kesehatan perorangan. $ebih dari tiga
dasawarsa Republik 6ndonesia mencoba berupaya menyelesaikan persoalan
kesehatan dan kese:ahteraan masyarakat. Pemerintah dalam hal ini
7epartemen Kesehatan Republik 6ndonesia, telah mengembangkan berbagai
ino;asi strategi peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih e@ekti@, e@isien
dan terpadu. .agasanAgagasan baru untuk menyelesaikan berbagai persoalan
pelayanan kesehatan dicoba namun demikian @aktanya adalah kualitas
pelayanan kesehatan di negara 6ndonesia masih :auh dari memuaskan bila
dibandingkan dengan negara8negara tetangga.
1.1.-.- Pelayanan Ke)eha!an
Pelayanan kesehatan menyeluruh yang diberikan Puskesmas meliputi #
a. Promoti@ %peningkatan kesehatan&
b. Pre;enti@ %upaya pencegahan&
c. Kurati@ %pengobatan&
d. Rehabilitati@ %pemulihan kesehatan&
1.1.-./ :i)i Pu)$e)ma)
Bisi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas
adalah tercapainya Kecamatan sehat menu:u terwu:udnya 6ndonesia sehat.
Kecamatan sehat adalah gambaran masyarakat Kecamatan di masa depan
yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan, yakni masyarakat yang
hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku sehat memiliki kemampuan
untuk men:angkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata,
serta memiliki dera:at kesehatan yang setinggi8tingginya.
6ndikator Kecamatan sehat yang ingin dicapai mencakup empat indikator
utama, yaitu #
. lingkungan sehat
'. perilaku sehat
+. cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu
,. dera:at kesehatan penduduk Kecamatan.
Rumusan ;isi untuk masing8masing Puskesmas harus mengacu pada
;isi pembangunan kesehatan Puskesmas di atas yakni, terwu:udnya
0
Kecamatan sehat yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi
masyarakat serta wilayah Kecamatan setempat.
1.1.-.0 Mi)i Pu)$e)ma)
a. )enggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah ker:anya.
Puskesmas akan selalu menggerakkan pembangunan sektor lain yang
diselenggarakan di wilayah ker:anya, agar memperhatikan
aspekkesehatan, yaitupembangunan yang tidak menimbulkan dampak
negati@ terhadap kesehatan,setidak8tidaknya terhadap lingkungan dan
perilaku masyarakat.
b. )endorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di
wilayah ker:anya.
Puskesmas akan selalu berupaya agar setiap keluarga dan masyarakat yang
bertempat tinggal di wilayah ker:anya makin berdaya di bidang kesehatan,
melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan, menu:u kemandirian
hidup.
c. )emelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keter:angkauan
pelayanan kesehatan yang diselenggarakan.
Puskesmas akan selalu berupaya menyelenggarakan pelayanan kesehatan
yang sesuai dengan standard dan memuaskan masyarakat, mengupayakan
pemerataan pelayanan kesehatan serta meningkatkan e@isiensi pengelolaan
dana, sehingga dapat di:angkau oleh seluruh anggota masyarakat.
d. )emelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan
masyarakat beserta lingkungannya. Puskesmas akan selalu berupaya
memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan
penyakit, serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga dan
masyarakat yang berkun:ung dan bertempat tinggal di wilayah ker:anya,
tanpa diskriminasi dan dengan menerapkan kema:uan ilmu dan teknologi
kesehatan yang sesuai.
1.1.-.1 S!ra!e'i Pu)$e)ma)
a. )engembangkan dan menetapkan pendekatan kewilayahan
b. )engembangkan dan menetapkan aCas kemitraan serta pemberdayaan
masyarakat dan keluarga
/
c. )eningkatkan pro@esionalisme petugas
d. )engembangkan kemandirian puskesmas sesuai dengan kewenangan
yang diberikan oleh 7inas Kesehatan Kabupaten9Kota
1.1.-.- 5un')i Pu)$e)ma)
. Pusat penggerak pembanguan berwawasan kesehatan
Puskesmas selalu berupaya menggerakkan dan memantau
penyelenggaraan pembangunan lintas sektor termasuk oleh masyarakat
dan dunia usaha di wilayah ker:anya, sehingga berwawasan serta
mendukung pembangunan kesehatan. 7i samping itu puskesmas akti@
memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap
program pembangunan di wilayah ker:anya. Khusus untuk pembangunan
kesehatan, upaya yang dilakukan puskesmas adalah mengutamakan
pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa mengabaikan
penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.
'. Pusat pemberdayaan masyarakat
Puskesmas selalu berupaya agar perorangan terutama pemuka masyarakat,
keluarga dan masyarakat termasuk dunia usaha memiliki kesadaran,
kemauan dan kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk
hidup sehat, berperan akti@ dalam memper:uangkan kepentingan kesehatan
termasuk sumber pembiayaannya, serta ikut menerapkan,
menyelenggarakan dan memantau progran kesehatan. Pemberadayaan
perorangan, keluarga dan masyarakat ini diselenggarakan dengan
memperhatikan kondisi dan situasi, khususnya sosisal budaya masyarakat
setempat.
+. Pusat pelayanan kesehatan strata pertama
Puskesmas bertanggung :awab menyelenggarakan pelayanan kesehatan
tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.
Pelayanan kesehatan tingkat pertama yang men:adi tanggung :awab
puskesmas meliputi#
a. Pelayanan kesehatan perorangan
Pelayanan yang bersi@at pribadi %private goods& dengan tu:uan utama
menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perorangan, tanpa
mengabaikan pemeliharan kesehatan dan pencegahan penyakit.
5
Pelayanan perorangan tersebut adalah rawat :alan dan untuk puskesmas
tertentu ditambah dengan rawat inap.
b. Pelayanan kesehatan masyarakat
Pelayanan yang bersi@at publik %public goods& dengan tu:uan utama
memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit
tanpa mengabaikan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.
Pelayanan kesehatan masyarakat tersebut antara lain adalah promosi
kesehatan, pemberantasan penyakit, penyehatan lingkungan, perbaikan
giCi, peningkatan kesehatan keluarga, keluarga
berencana, kesehatan :iwa masyarakat
serta berbagai program
kesehatan masyarakat
lainnya.
Dia'ram1.1 5un')i Pu)$e)ma)
%!umber # Trihoho, '332&
"ntuk tercapainya ;isi pembangunan kesehatan melalui puskesmas,
puskesmas bertanggung :awab menyelenggarakan program kesehatan
perorangan dan program kesehatan masyarakat, yang bila ditin:au dalam
sistem kesehatan nasional, keduanya merupakan pelayanan kesehatan tingkat
3
pertama. Program kesehatan tersebut dikelompokkan men:adi dua yaitu
program kesehatan wa:ib dan program kesehatan pengembangan.
1.1.-./ U#aya Ke)eha!an Wa4ib
Program yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional, regional
dan global serta mempunyai daya ungkit tinggi untuk peningkatan dera:at
kesehatan masyarakat. Program kesehatan wa:ib ini diselenggarakan oleh
setiap Puskesmas yang ada di wilayah 6ndonesia. Program kesehatan wa:ib
Puskesmas adalah#
a. Program Promosi Kesehatan
b. Program Kesehatan $ingkungan
c. Program Kesehatan 6bu dan (nak
d. Program Keluarga Berencana
e. Program Perbaikan .iCi )asyarakat
@. Program pencegahan dan Pengendalian Penyakit )enular
g. Program Pengobatan 7asar
Berikut ini akan ditampilkan upaya kesehatan wa:ib yang ditampilkan
dalam bentuk tabel, yaitu sebagai berikut#
Tabel 1.1; In%i$a!&r U#aya Ke)eha!an Wa4ib Pu)$e)ma)
Pr&'ram
Ke)eha!an Wa4ib
Ke'ia!an In%i$a!&r
Promosi Kesehatan Promosi hidup bersih dan sehat Tatanan sehat
Perbaikan perilaku sehat
Kesehatan
$ingkungan
Penyehatan pemukiman Cakupan air bersih
Cakupan :amban keluarga
Cakupan !P($
Cakupan rumah sehat
Kesehatan 6bu dan
(nak
(*C Cakupan K, K,
Pertolongan persalinan Cakupan linakes
)TB! Cakupan )TB!
6munisasi Cakupan imunisasi, terdiri
dari #
1B3, BC., Polio ,
7PT91B, Polio ',
7PT91B', Polio +,
7PT91B+, Polio ,, Campak
Keluarga Berencana Pelayanan Keluarga Berencana Cakupan )K?T
Pengendalian
Penyakit )enular
7iare Cakupan kasus diare
6!P( Cakupan kasus 6!P(
)alaria Cakupan kasus malaria
Cakupan kelambunisasi

Tuberkulosis Cakupan penemuan kasus


(ngka penyembuhan
.iCi 7istribusi ;it (9 >e 9 cap
yodium
Cakupan ;it ( 9>e 9 cap
yodium
P!. D giCi kurang 9 buruk, !K7*
Promosi Kesehatan D kadar giCi
Pengobatan )edik dasar Cakupan pelayanan
".7 Jumlah kasus yang ditangani
$aboratorium sederhana Jumlah pemeriksaan
%!umber # Trihono, '332&
1.1.-.0 U#aya Ke)eha!an Pen'emban'an
Program yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang
ditemukan di masyarakat serta yang disesuaikan dengan kemampuan
puskesmas. Program kesehatan pengembangan dipilih dari da@tar program
kesehatan pokok puskesmas yang telah ada yakni #
a. Program Kesehatan !ekolah
b. Program Kesehatan =lahraga
c. Program Perawatan Kesehatan )asyarakat
d. Program Kesehatan Ker:a
e. Program Kesehatan .igi E )ulut
@. Program Kesehatan Jiwa
g. Program Kesehatan )ata
h. Program Kesehatan "sia $an:ut
i. Program Pembinaan Pengobatan Tradisional
Pemilihan program kesehatan pengembangan ini dilakukan oleh
puskesmas bersama dinas kesehatan kabupaten9 kota dengan
mempertimbangkan masukan dari Konkes9 BPK)9 BPP. "paya kesehatan
pengembangan dilakukan apabila program kesehatan wa:ib puskesmas telah
terlaksana secara optimal dalam arti target cakupan serta peningkatan mutu
pelayanan telah tercapai. Penetapan program kesehatan pengembangan pilihan
puskesmas ini dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten9kota.
7alam keadaan tertentu program kesehatan pengembangan puskesmas
dapat pula ditetapkan sebagai penugasan oleh dinas kabupaten 9 kota.
Penyelenggaraan program kesehatan wa:ib dan upaya pengembangan harus
menerapkan aCas penyelenggaraan puskesmas secara terpadu. (Cas
penyelenggaraan tersebut dikembangkan dari ketiga @ungsi puskesmas. 7asar
pemikirannya adalah pentingnya menerapkan prinsip dasar dari setiap @ungsi
'
puskesmas dalam menyelenggarakan setiap program puskesmas, baik
program kesehatan wa:ib maupun program kesehatan pengembangan.
Tabel 1.1; In%i$a!&r U#aya Ke)eha!an Pen'emban'an Pu)$e)ma)
U#aya $e)eha!an
#en'emban'an
Ke'ia!an In%i$a!&r
"paya Kesehatan
!ekolah
"K!9"K.! Jumlah !ekolah dg
"K!9"K.!
D sekolah sehat
"paya kesehatan olah
raga
)emasyarakatkan olah
raga untuk kesehatan
Jumlah kelompok senam
Jumlah klub :antung sehat
"paya perawatan
kesehatan masyarakat
Kun:ungan rumah
konseling
D keluarga rawan yang
dikun:ungi
"paya kesehatan ker:a )emasyarakatkan
masker %norma sehat
dalam beker:a&
D pos "KK
Tingkat perkembangan pos
"KK
"paya kesehatan gigi
dan mulut
Poliklinik gigi Jumlah kasus gigi
"paya kesehatan :iwa Konseling Jumlah kasus penyakit :iwa
"paya kesehatan mata )encegah kebutaan Jml pend. katarak yg
dioperasi
Jml kelainan ;isus yang
dikoreksi
"paya kesehatan usia
lan:ut
"saha pembinaan
pengobatan tradisional
)emasyarakatkan
perilaku sehat di usia
lan:ut
)embina pengobatan
tradisional yang
rasional
D Posyandu "sila
Tingkat perkembangan
Posyandu "sila
Jumlah sarasehan battra
Jumlah battra yang dibina
%!umber # Trihono, '332&
1.1.-.2 A<a) Pu)$e)ma)
1. A<a) #er!an''un'4a1aban 1ilayah
Puskesmas bertanggung :awab meningkatkan dera:at kesehatan
masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah ker:anya. "ntuk ini puskesmas
harus melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain sebagai berikut #
a. )enggerakkan pembangunan berbagai sektor tingkat kecamatan sehingga
berwawasan kesehatan.
b. )emantau dampak berbagai upaya pembangunan terhadap kesehatan
masyarakat di wilayah ker:anya.
c. )embina setiap upaya kesehatan strata pertama yang diselenggarakan oleh
masyarakat dan dunia usaha di wilayah ker:anya.
+
d. )enyelenggarakan upaya kesehatan strata pertama %primer& secara merata
dan ter:angkau di wilayah ker:anya.
-. A<a) #ember%ayaan ma)yara$a!
Puskesmas wa:ib memberdayakan perorangan, keluarga dan masyarakat,
agar berperan akti@ dalam penyelenggaraan setiap program puskesmas. "ntuk ini,
berbagai potensi masyarakat perlu dihimpun melalui pembentukan Badan
Penyantun Puskesmas %BPP&. Beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan oleh
puskesmas dalam rangka pemberdayaan masyarakat antara lain
a. K6( # Posyandu, Polindes, Bina Keluarga Balita %BKB&
b. Pengobatan # Posyandu, Pos =bat 7esa %P=7&
c. Perbaikan .iCi # Panti Pemulihan .iCi, Keluarga !adar .iCi %KadarCi&
d. Kesehatan $ingkungan # Kelompok Pemakai (ir %Pokmair&, 7esa
percontohan Kesehatan $ingkungan %7PK$&
e. "K! # 7okter Kecil, !aka Bakti 1usada %!B1&, Pos Kesehatan Pesantren
%Pokestren&
@. Kesehatan "sia $an:ut # Posyandu "sila, Panti Wreda
g. Kesehatan Ker:a # Pos Program Kesehatan Ker:a %Pos "KK&
h. Kesehatan Jiwa # Tim Pelaksana Kesehatan :iwa )asyarakat %TPKJ)&
i. Pembinaan Pengobatan Tradisional # Tanaman =bat Keluarga
%T=.(&,Pembinaan Pengobatan Tradisional %Battra&
/. A<a) Ke!er#a%uan
"ntuk mengatasi keterbatasan sumber daya serta diperolehnya hasil yang
optimal, penyelenggaraan setiap program puskesmas harus diselenggarakan
secara terpadu. (da dua macam keterpaduan yang perlu diperhatikan yakni #
a. Keterpaduan $intas Program
Program memadukan penyelengaraan berbagai program kesehatan yang
men:adi tanggung :awab puskesmas. Contoh # )TB!, "K!, Puskesmas
Keliling, Posyandu
b. Keterpaduan $intas !ektor
Program memadukan penyelenggaraan program puskesmas dengan program
dari sektor terkait tingkat kecamatan, termasuk organisasi kemasyarakatn
dan dunia usaha. Contoh keterpaduan lintas sektoral antara lain
. "K!, Keterpaduan sektor kesehatan dengan camat, lurah9kepala desa,
pendidikan E agama.
,
'. Promosi Kesehatan, keterpaduan sektor kesehatan dengan dengan camat,
lurah9kepala desa, pendidikan, agama E pertanian.
+. Perbaikan .iCi, keterpaduan sektor kesehatan dengan dengan camat,
lurah9kepala desa, pendidikan, agama, pertanian, koperasi, dunia usaha
dan organisasi kemsyarakatan.
,. Kesehatan ker:a, keterpaduan sektor kesehatan dengan camat,
lurah9kepala desa, tenaga ker:a E dunia usaha.
0. A<a) Ru4u$an
Ru:ukan adalah pelimpahan wewenang dan tanggung :awab atas penyakit
atau masalah kesehatan yang diselenggarakan secara timbal balik, baik secara
;ertikal dalam arti dari satu strata sarana pelayanan kesehatan ke strata sarana
pelayanan kesehatan lainnya, maupun secara horiContal dalam arti antar strata
sarana pelayanan kesehatan yang sama. (da dua macam ru:ukan yang dikenal
yakni #
a. Ru:ukan Kesehatan Perorangan %)edis&
(pabila suatu puskesmas tidak mampu menangani suatu penyakit tertentu,
maka puskesmas tersebut dapat meru:uk ke sarana pelayanan kesehatan yang
lebih mampu %baik ;ertikal maupun horiContal&. Ru:ukan program kesehatan
perorangan dibedakan atas #
. Ru:ukan kasus untuk keperluan diagnostik, pengobatan tindakan medis
%contoh# operasi& dan lain8lain.
'. Ru:ukan Bahan Pemeriksaan %spesimen& untuk pemeriksaan
laboratorium yang lebih lengkap.
+. Ru:ukan 6lmu Pengetahuan antara lain mendatangkan tenaga yang lebih
kompeten untuk melakukan bimbingan tenaga puskesmas dan atau
menyelenggarakan pelayanan medis spesialis di puskesmas.
b. Ru:ukan Kesehatan )asyarakat %Kesehatan&
Cakupan ru:ukan pelayanan kesehatan masyarakat adalah masalah kesehatan
masyarakat, misalnya ke:adian luar biasa, pencemaran lingkungan dan
bencana. Ru:ukan kesehatan masyarakat dibedakan atas tiga macam#
2
. Ru:ukan sarana dan logistik, antara lain pemin:aman peralatan @ogging,
pemin:aman alat laboratorium kesehatan, pemin:aman alat audio ;isual,
bantuan obat, ;aksin, bahan habis pakai dan bahan pakaian.
'. Ru:ukan tenaga, antara lain tenaga ahli untuk penyidikan ke:adian luar
biasa, bantuan penyelesaian masalah hukum kesehatan, gangguan
kesehatan karena bencana alam.
+. Ru:ukan operasional, yakni menyerahkan sepenuhnya kewenangan dan
tanggung :awab penyelesaian masalah kesehatan masyarakat dan atau
penyelenggaraan kesehatan masyarakat kepada dinas kesehatan
kabupaten9kota. Ru:ukan operasional diselenggarakan apabila puskesmas
tidak mampu.
Gambar 1.- Si)!em Ru4u$an Pu)$e)ma)
%!umber # Trihono, '332&
1.1./ Gambaran Umum Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih
Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih mulai beroperasi pada bulan Juli
553 setelah ter:adi pemisahan wilayah dengan Kecamatan Johar Baru. Pada
tahun '33 mengalami rehab total. Pada tanggal ' Januari '3+ Puskesmas
Kecamatan Cempaka Putih menempati gedung baru di Jl. Rawasari !elatan *o
Kelurahan Cempaka Putih Timur Kecamatan Cempaka Putih sesuai dengan
instruksi Ka !udinkes Jakarta Pusat. )enempati luas tanah .+23 m' dengan
bangunan empat setengah lantai memiliki "nit Rawat 6nap "mum dan Rumah
bersalin. Rawat inap Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih diresmikan tanggal
4
2 (pril '3+, dengan memiliki / kasur, rumah bersalin , kasur dan ".7 2
kasur.
Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih membawahi + Puskesmas
Kelurahan yaitu Kelurahan Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Timur dan
Rawasari.
!e:ak bulan )aret '33 Puskesmas ini ditetapkan sebagai Puskesmas
!wadana, kemudian tahun ini ditetapkan :uga oleh .ubernur 7K6 Jakarta
bahwa setiap Puskesmas Kecamatan harus membuka "nit Puskesmas !iaga ',
:am.
!esuai dengan Keputusan .ubernur Propinsi 7K6 Jakarta nomor
'3/49'334 tanggal '/ 7esember '334 tentang penetapan ,, Puskesmas
Kecamatan sebagai "nit Ker:a 7inas Kesehatan Propinsi 7K6 Jakarta yang
menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan $ayanan "mum 7aerah secara
bertahap. )aka Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih se:ak tahun '330
men:alankan keputusan tersebut.
Gambar 1./ S$ema Pu)$e)ma) %i 1ilayah Keama!an "em#a$a Pu!ih
Ket# # Puskesmas Kecamatan
# Puskesmas Kelurahan
1.1./.1 :i)i= Mi)i= %an Kebi4a$an Mu!u Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih
0
7engan surat keputusan .ubernur Propinsi 7aerah Khusus 6bukota
Jakarta *o 2 Tahun '33 tentang u:i coba Puskesmas Kecamatan di 7aerah
Khusus 6bukota 7K6 Jakarta sebagai unit swadana daerah maka Puskesmas
Kecamatan Cempaka Putih resmi men:adi FPuskesmas "nit !wadana
Kecamatan Cempaka PutihG terhitung mulai tanggal , >ebruari '33.
Puskesmas "nit !wadana merupakan Puskesmas yang diberi
wewenang mengelola sendiri penerimaan @ungsionalnya untuk keperluan
operasional secara langsung dan mengoptimalkan mobilisasi potensi
pembiayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan.
(. Bisi Puskesmas adalah men:adikan Puskesmas Kecamatan Cempaka
Putih sebagai Puskesmas pilihan dengan layanan Prima, Berkualitas dan
terpercaya guna terwu:udnya masyarakat sehat seutuhnya di Wilayah
Jakarta Pusat.
B. )isi Puskesmas sebagai berikut #
. )eningkatkan pro@esionalitas !7) melalui peningkatan kemampuan
man:aerial dan pelatihan8pelatihan sesuai kompetisi.
'. )eningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana dalam
mencapai layanan prima.
+. )engetahui dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.
,. Petugas mampu melaksanakan pelayanan prima dengan penuh
tanggung :awab dan etika
2. )elaksanakan pelayanan prima melaluli program8program dan
layanan unggulan.
C. Kebi:akan )utu Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih adalah
memberikan pelayanan kesehatan pro@esional yang berorientasi pada
peningkatan kepuasan pelanggan melalui pemenuhan persyaratan
pelanggan serta peraturan terkait.
7. Tu:uan Puskesmas adalah sebagai berikut #
. )emperluas :angkauan pelayanan kesehatan yang bersi@at promoti@
'. )emperluas :angkauan pelayanan kesehatan yang bersi@at pre;enti@
+. )emperbanyak ragam pelayanan kesehatan yang bersi@at kurati@
,. )emperbanyak ragam pelayanan kesehatan yang bersi@at
rehabilitati@
/
2. )engembangkan proses Perencanaan %P&, Pengorganisasian dan
Pelaksanaan %P'&, Pengawasan, Pengendalian dan Penilaian %P+& dan
pelayanan kesehatan
4. )engembangkan pengorganisasian pelayanan kesehatan
0. )engembangkan sistem pelaksanaan tugas pelayanan kesehatan
/. )engembangkan sistem pengendalian dan e;aluasi pelayanan
kesehatan
5. )eningkatkan kemampuan mana:emen dan teknis petugas medis
dan paramedik
3. )eningkatkan kemampuan teknis petugas8petugas non medis
. )ensosialisasikan paradigma baru
1.1./.- Tu'a) P&$&$
Puskesmas Kecamatan merupakan unit pelaksana teknik 7inas
Kesehatan yang mempunyai tugas melaksanakan pelayanan, pembinaan,
pengendalian, Puskesmas Kelurahan, pengembangan upaya kesehatan,
pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan di wilayah ker:anya.
1.1././ 5un')i Pu)$e)ma)
. Puskesmas Kecamatan merupakan unit pelaksana teknis 7inas Kesehatan
yang mempunyai tugas melaksanakan pelayanan, pembinaan,
pengendalian Puskesmas Kelurahan, pengembangan upaya kesehatan
dan pendidikan di wilayah ker:anya
'. )elakukan pembinaan, pengawasan, pengendalian terhadap pengelolaan
dan pelayanan Puskesmas Kelurahan
+. )emberikan pelayanan kesehatan klinis meliputi# loket, rekam medis,
klinik umum, ibu anak, KB, gigi, spesialis, konsultasi rema:a, giCi,
geriatri, klinik ', :am, persalinan
,. Rawat inap, laboratorium klinik, apotek, @armasi komunikasi, radiologi,
optik, serta klinik lainnya sesuai kebutuhan
2. )engkoordinasi temu lintas batas, lintas sektoral dalam penanggulangan
masalah kesehatan.
5
4. )engkoordinasikan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan yang
meliputi Kader Kesehatan, Posyandu, Karang wredha dan lain8lain.
1.1./.0 Sarana %an Pra)arana
a. .edung Puskesmas di Kecamatan Cempaka Putih
Tabel 1.1- Uraian Ge%un' Pu)$e)ma) %i Keama!an "em#a$a Pu!ih
Uraian Keama!an
"em#a$a
Pu!ih
Kelurahan
"em#a$a
Pu!ih Bara! I
Kelurahan
"em#a$a
Pu!ih Bara!
II
Kelurahan
Ra1a)ari
$uas Tanah %m
'
& .+23 4' +/ '/0
$uas Bangunan %m
'
& +.,55
,,2 lantai
/22
+ lantai
'/,
' lantai
52,5/
lantai
Pembangunan .edung Reno;asi total
tahun '33
'3 Reno;asi
tahun '334
500
(tap .enteng .enteng .enteng .enteng
Pla@on .ypsum .ypsum .ypsum ?ternit
7inding Tembok Tembok Tembok Tembok
$antai Keramik Keramik Keramik Keramik
Pagar Besi Besi !tainless Besi
WC + 0 4 '
$istrik %watt& 4.333 '+.333 4.233 +.233
Telepon (da (da (da (da
6nternet (da (da (da (da
(ir P() Pump P() Pump
b. (lat transportasi
'3
. $ima buah sepeda motor di Puskesmas Kecamatan
'. Pada awal tahun '33, menerima satu unit )obil (mbulance )itsubishi
$ +33 untuk operasional Puskesmas
+. Tahun '332 menerima satu "nit )obil 7inas !uCuki (PB untuk
=perasional Puskesmas
,. Tahun '3+ menerima satu "nit )obil (mbulance K6( Tra;elo untuk
=perasional Puskesmas
c. (lat medis dan non medis
. (lat Rontgen diruangan khusus
'. Peralatan $aboratorium lengkap
+. (lat pemeriksaan khusus untuk khasus T1T sudah dioprasikan
,. (lat audiometri untuk sementara belum bisa dioperasikan
2. (lat pemeriksaan empat unit ?K.
4. ?nam 7ental unit di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, dan
masing8masing unit di Puskesmas Kelurahan. %dari 4 7ental "nit
Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, karena keterbatasan hanya bisa
dioperasionalkan 2 7ental "nit&
0. "nit alat "!. belum bisa dioperasikan karena belum ada !7) yang
memadai
/. =bat8obatan. %perncanaan obat8obatan disesuaikan dengan kebutuhan
masing8masing Puskesmas dengan melihat :umlah kun:ungan pada
tahun sebelumnya&
Gambar 1.0 Denah Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih
'
''
%!umber # (rsip Pro@il Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih&
1.1./.2 Sumber Daya Manu)ia
Potensi tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas wilayah Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A 7esember '3+ ber:umlah /' orang,
dengan perincian#
Tabel 1.1/ Ke!ena'aan %i Pu)$e)ma) Se.$eama!an "em#a$a Pu!ih
1. Tena'a PNS *Tena'a Ke)eha!an+
T
?
*
(
.
(

K
?
!
?
1
(
T
(
*
PENDIDIKAN
PUSKESMAS
,umlah Ke.
"em#u!
Kel.
"PB
1
Kel.
"PB
-
Ra1a)ari
! ' Kesmas 3 3 3 3 3
!pesialis 3 3 3
!
7okter
"mum
4 3 /
7okter gigi + 4
Perawat , 3 ' 3 4
(poteker 3 3 3
!K) 3 3 3
7 , Kebidanan 3 3 3 3 3
7 +
Perawat ' 3 3 +
Kebidanan + ' ' ' 5
Radiologi ' 3 3 3 '
(k@is 3 3 3
.iCi ' 3 3 3 '
Kesling 3 3 3
'+
>armasi 3 3 3 3 3
(nalis
Kesehatan
3 3 3
Rekam
)edis
3 3 3 3 3
$ain8
lain
7 .iCi ' 3 3 3 '
7 Kesling 3 3 3 3 3
7 Bidan ' 3 3 3 '
!PK 3 3 3
!(( 3 3 3
!PR. ' 3 3 3 '
%!umber# (rsip Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih '3+&
Tabel 1.1/ Ke!ena'aan %i Pu)$e)ma) Se.$eama!an "em#a$a Pu!ih
1. Tena'a N&n Ke)eha!an
PENDIDIKAN PUSKESMAS ,umlah
Ke.
"em#u!
Kel.
"PB1
Kel.
"PB-
Kel.
Ra1a)ari

(nalis
Kesehatan
3 3 3
!P(. 3 3 3 3 3
Pek. Kes 3 3 '
*
=
*

K
?
!
?
1
(
T
(
*
! (dm 3 3 3
7 + Komputer 3 3 3 3 3
$ain8
lain
!$T( + 3 3 3 +
!$TP 3 3 3 3 3
!7 3 3 3 3 3
J")$(1 2 2 4 2 40
%!umber# (rsip Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih '3+&
-. Tena'a PTT> H&n&rer> K&n!ra$
PUSKESMAS
',
PENDIDIKAN ,umlah Ke.
"em#u!
Kel.
"PB1
Kel.
"PB-
Ra1a)ari
T?*(.(
K?!?1(T(*
!' Kesmas 3 3 3 3 3
!pesialis 3 3 3 3 3
!
7okter , 3 3 2
7okter gigi 3 3 3
Perawat 3 3 3 3 3
(poteker ' 3 3 3 '
!K) 3 3 3 3 3
7 , Kebidanan 3 3 3 3 3
7 +
Perawat , 3 3 2
Kebidanan / 3 3 3 /
Radiologi 3 3 3 3 3
(k@is 3 3 3 3 3
.iCi 3 3 3 3 3
Kesling 3 3 3 3 3
>armasi 3 3 3
Rekam
medik
3 3 3
(nalis Kesh 3 3 3
$ain8
lain
7 .iCi 3 3 3 3 3
7 Kesling 3 3 3 3 3
7 Bidan 3 3 3 3 3
!PK 3 3 3 3 3
!PR. 3 3 3 3 3
!(( + 3 3 ,
(nalish
Kesh
3 3 3 3 3
!P(. 3 3 3 3 3
Pek Kes 3 3 3 3 3
! (dm , 3 3 2
*
=
*
K
?
!
?
1
(
T
(
*
7 + Komputer ' 3 3 3 '
$ain8
lain
!$T( 0 3 5
!$TP 3 3 3 3 3
!7 3 3 3 3 3
J")$(1 +0 + ' ' ,,
%!umber# (rsip Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih '3+&
1.1./.3 S!ru$!ur ?r'ani)a)i Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih
'2
!tuktur organisasi Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih tahun '33,
terdiri atas Kepala Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih yang dibantu oleh
Tata "saha, bagian )utu, seksi Kesehatan )asyarakat, seksi Pelayanan
Kesehatan dan bertanggung :awab terhadap Puskesmas Kelurahan Cempaka
Putih Barat , Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat ', dan Puskesmas
Kelurahan Rawasari. !eksi kesehatan masyarakat bertanggung :awab terhadap
bagian P'), PT), .iCi9P!), Jiwa9*(PH(, Kesehatan $ingkungan dan
Pomosi Kesehatan. !eksi Pelayanan Kesehatan bertanggung :awab terhadap
pelayanan dasar yang membawahi BP", BP., K6(9KB, Jamsostek, )TB!,
Tindakan, $aboratorium, Rontgen, $oket, apotik selain itu seksi pelayanan
kesehatan membawahi .adar, .akin, dan RB %Ruang Bersalin&.
Dia'ram 1./ S!ru$!ur ?r'ani)a)i Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih -;11
'4
%!umber # (rsip Pro@il Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih&
1.1.0 Pr&'ram Imuni)a)i %i Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih
6munisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang
secara akti@ terhadap suatu antigen, sehingga bila kelak ia terpa:an pada antigen
yang serupa tidak ter:adi penyakit %Ranuh. et. all, '33/#,3&.
6munisasi adalah pemberian ;aksin kepada seseorang untuk
melindunginya dari beberapa penyakit tertentu %Wahab, (. !amik, '33'# ''&.
6munisasi adalah prosedur untuk meningkatkan dera:at imunitas,
memberikan imunitas protekti@ dengan menginduksi respon memori terhadap
pathogen tertentu9toksin dengan menggunakan preparat antigen non ;irulen9non
toksik %Wong. 7$, '33/# '/&.
'0
6munisasi merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan
anak dengan memasukkan ;aksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat Cat anti
untuk mencegah terhadap penyakit tertentu.!edangkan ;aksin adalah bahan
yang dipakai untuk merangsang pembentukan Cat anti yang dimasukkan ke
dalam tubuh melalui suntikan seperti ;aksin BC., 7PT, campak, dan melalui
mulut seperti ;aksin polio.7i negara 6ndonesia terdapat :enis imunisasi yang
diwa:ibkan oleh pemerintah dan ada :uga yang hanya dian:urkan.6munisasi
wa:ib di 6ndonesia sebagaimana telah diwa:ibkan oleh W1= ditambah dengan
1epatitis B. 6munisasi yang dian:urkan oleh pemerintah dapat digunakan untuk
mencegah suatu ke:adian yang luar biasa atau penyakit endemik, atau untuk
kepentingan tertentu %bepergian& seperti :emaah ha:i yaitu imunisasi meningitis
%1idayat. ((, '33/# +0&
6munisasi adalah suatu prosedur rutin yang akan memberi kekebalan
pada bayi. >ungsi imunisasi adalah untuk memberi perlindungan menyeluruh
terhadap penyakit8penyakit yang berbahaya dan sering ter:adi pada tahun tahun
awal kehidupan seorang anak.Tu:uan program imunisasi adalah menurunkan
angka kematian bayi akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Keberhasilan program imunisasi diukur dengan pencapaian target cakupan
imunisasi. !asaran kegiatan ini adalah bayi dan ibu hamil.
6munisasi merupakan hal yang terpenting dalam usaha melindungi
kesehatan anak untuk memberikan kekebalan khusus terhadap seseorang yang
sehat, dengan tu:uan utama menurunkan angka kesakitan dan kematian karena
berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tanpa imunisasi, kira8
kira tiga dari 33 kelahiran anak akan meninggal karena penyakit campak, dua
dari 33 kelahiran anak akan meninggal karena batuk re:an. satu dari 33
kelahiran anak akan meninggal karena penyakit tetanus. !etiap '33.333 anak,
satu akan menderita penyakit polio. 6munisasi yang dilakukan dengan
memberikan ;aksin tertentu akan melindungi anak terhadap penyakit8penyakit
tertentu.
'/
!esuai dengan program pemerintah %7epartemen kesehatan& tentang
program pengembangan imunisasi, maka anak harus mendapat perlindungan
terhadap tu:uh :enis penyakit utama yaitu penyakit TBC dengan pemberian
;aksin BC., penyakit di@teri tetanus pertusis dengan pemberian ;aksin 7PT,
penyakit poliomyelitis dengan ;aksin polio, penyakit hepatitis B dengan ;aksin
hepatitis B, dan penyakit campak dengan ;aksin campak.
(da dua 6munisasi yaitu imunisasi akti@ dan imunisasi pasi@.
Perbedaan antara imunisasi akti@ dan imunisasi pasi@ berhubungan dengan
kekebalan yang didapat. Kekebalan (kti@ yaitu tubuh anak sendiri membuat Cat
anti yang akan bertahan selama bertahunAtahun, !edangkan 6munisasi pasi@
ialah tubuh anak tidak membuat sendiri Cat anti, anak mendapatnya dari luar
tubuh dengan cara penyuntikan bahan atau serum yang telah mengandung Cat
anti atau anak tersebut mendapat Cat anti dari ibunya semasa dalam kandungan.
Kekebalan yang diperoleh dengan imunisasi pasi@ tidak berlangsung lama.
1.1.0.1 ,eni) :a$)in
Pada dasarnya ;aksin dapat dibagi men:adi dua :enis, yaitu#
. Live attenuated %kuman atau ;irus hidup yang dilemahkan&
'. Inactivated %kuman, ;irus atau komponennya yang dibuat tidak akti@&.
!i@at ;aksin attenuated dan inactivated berbeda sehingga hal ini menentukan
bagaimana ;aksin ini digunakan.
1. Baksin hidup attenuated
Baksin hidup dibuat dari ;irus atau bakteri liar %wild& penyebab
penyakit.Birus atau bakteri liar ini dilemahkan di laboratorium,
biasanya dengan pembiakan berulang8ulang. Baksin hidup yang
tersedia# berasal dari ;irus hidup yaitu ;aksin campak, gondongan
%parotitis&, rubella, polio, rota;irus, demam kuning %yellow fever&.
Berasal dari bakteri yaitu ;aksin BC. dan demam ti@oid.
2. Baksin inactivated
Baksin inactivated dihasilkan dengan cara membiakkan bakteri atau
;irus dalam media pembiakan %persemaian&, kemudian dibuat tidak
akti@ %inactivated& dengan penanaman bahan kimia %biasanya
'5
@ormalin&. "ntuk ;aksin komponen, organisme tersebut dibuat murni
dan hanya komponen8komponennya yang dimasukkan dalam ;aksin
%misalnya kapsul polisakarida dari kuman pneumokokus&. Baksin
inactivated tidak hidup dan tidak dapat tumbuh, maka seluruh dosis
antigen dimasukkan dalam suntikan. Baksin ini selalu membutuhkan
dosis multipel, pada dasarnya dosis pertama tidak menghasilkan
imunitas protekti@, tetapi hanya memacu atau menyiapkan sistem
imun.
3. Baksin polisakarida
Baksin polisakarida adalah ;aksin sub8unit yang inactivated dengan
bentuknya yang unik terdiri atas rantai pan:ang molekul8molekul gula
yang membentuk permukaan kapsul bakteri tertentu. Baksin ini
tersedia untuk tiga macam penyakit yaitu pneumokokus,
meningokokus, dan haemophillus in@luenCae type b.
4. Baksin rekombinan
Terdapat tiga :enis ;aksin rekombinan yang saat ini telah tersedia #
a. Baksin hepatitis B dihasilkan dengan cara memasukkan suatu
segmen gen ;irus hepatitis B ke dalam gen sel ragi.
b. Baksin ti@oid %Ty'a& adalah bakteri salmonella typhi yang secara
genetik diubah sehingga tidak menyebabkan sakit.
Tiga dari empat ;irus yang berada di dalam ;aksin rota;irus hidup
adalah rota;irus kera rhesus yang diubah secara genetik menghasilkan
antigen rota;irus manusia apabila mereka mengalami replikasi
Program imunisasi dasar %bayi& yang dilaksanakan di
puskesmas kecamatan Cempaka Putih terdiri dari #
a. BC.
b. 1epatitis B
c. Polio
d. Campak
e. 7PT
1.1.0.- Penyim#anan %an Tran)#&r!a)i :a$)in
!ecara umum ;aksin terdiri dari ;aksin hidup dan ;aksin mati yang
mempunyai ketahanan dan stabilitas yang berbeda terhadap perbedaan
+3
suhu.!yarat8syarat penyimpanan dan transportasi ;aksin harus diperhatikan
untuk men:amin potensinya ketika diberikan kepada seorang anak.
1.1.0./ Ran!ai :a$)in
(dalah rangkaian proses penyimpanan dan transportasi ;aksin dengan
menggunakan berbagai peralatan sesuai prosedur untuk men:amin kualitas
;aksin se:ak dari pabrik sampai diberikan kepada pasien. Rantai ;aksin terdiri
dari proses penyimpanan ;aksin di kamar dingin atau kamar beku, di lemari
pendingin, di dalam alat pembawa ;aksin, pentingnya alat8alat untuk
mengukur dan mempertahankan suhu. 7ampak perubahan suhu pada ;aksin
hidup dan mati berbeda."ntuk itu harus diketahui suhu optimum untuk setiap
;aksin sesuai petun:uk penyimpanan dari pabrik masing8masing.
Gambar 1.2 Maam.maam !em#a! #enyim#anan :a$)in
1.1.0.0 Suhu
?#!imum Un!u$ :a$)in Hi%u#
!ecara umum semua ;aksin sebaiknya disimpan pada suhu I'JC
sampai dengan I/KC, diatas suhu I/KC ;aksin hidup akan cepat mati, ;aksin
polio hanya bertahan dua hari, ;aksin BC. dan campak yang belum
dilarutkan mati dalam tu:uh hari. Baksin hidup potensinya masih tetap baik
pada suhu kurang dari 'KC sampai dengan beku. Baksin oral polio yang belum
dibuka lebih bertahan lama %' tahun& bila disimpan pada suhu 8'2KC sampai
dengan 82KC, namun hanya bertahan enam bulan pada suhu I'JC sampai
dengan I/KC. Baksin BC. dan campak berbeda, walaupun disimpan pada
suhu 8'2KC sampai dengan 82KC, umur ;aksin tidak lebih lama dari suhu
+
I'JC sampai dengan I/KC, yaitu BC. tetap satu tahun dan campak tetap dua
tahun. =leh karena itu ;aksin BC. dan campak yang belum dilarutkan tidak
perlu disimpan di suhu 8'2KC sampai dengan 82KC atau didalam freezer.
1.1.0.2 Suhu ?#!imum Un!u$ :a$)in Ma!i
Baksin mati %inakti@& sebaiknya disimpan dalam suhu I'JC sampai
dengan I/KC :uga, pada suhu dibawah I'KC %beku& ;aksin mati %inakti@& akan
cepat rusak. Bila beku dalam suhu 83.2KC ;aksin hepatitis B dan 7PT8
1epatitis B %kombo& akan rusak dalam L :am, tetapi dalam suhu diatas /KC
;aksin hepatitis B bisa bertahan sampai tiga puluh hari, 7PT8hepatitis B
kombinasi sampai empat belas hari. 7ibekukan dalam suhu 82KC sampai
dengan 83KC ;aksin 7PT, 7T dan TT akan rusak dalam ,2 sampai dengan
dua :am, tetapi bisa bertahan sampai empat belas hari dalam suhu di atas /KC.
1.1.4.5.1 Kamar Din'in %an Kamar Be$u
Kamar dingin %cold room& dan kamar beku %freeze room& umumya
berada dipabrik, distributor pusat, 7inas Kesehatan Pro;insi, berupa ruang
yang besar dengan kapasitas 2833 mM, untuk menyimpan ;aksin dalam
:umlah yang besar. !uhu kamar dingin berkisar I'JC sampai dengan I/KC,
terutama untuk menyimpan ;aksin8;aksin yang tidak boleh beku. !uhu kamar
beku berkisar antara 8'2KC sampai dengan 82KC, untuk menyimpan ;aksin
yang boleh beku, terutama ;aksin polio. Kamar dingin dan kamar beku harus
beroperasi terus menerus, menggunakan dua alat pendingin yang beker:a
bergantian. (liran listrik tidak boleh terputus sehingga harus dihubungkan
dengan pembangkit listrik yang secara otomatis akan ber@ungsi bila listrik
mati. !uhu ruangan harus dikontrol setiap hari dari data suhu yang tercatat
secara otomatis.Pintu tidak boleh sering dibuka tutup.
1.1.4.5.2 Lemari E) %an Freezer
!etiap lemari es sebaiknya mempunyai satu stop kontak tersendiri.
Jarak lemari es dengan dinding belakang 382 cm, kanan kiri 2 cm,
sirkulasi udara disekitarnya harus baik.$emari es tidak boleh terkena sinar
+'
matahari langsung. !uhu didalam lemari es harus berkisar I'JC sampai
dengan I/KC, digunakan untuk menyimpan ;aksin8;aksin hidup maupun mati,
dan untuk membuat cool pack %kotak dingin cair&. !edangkan suhu di dalam
@reeCer berkisar antara 8'2KC sampai dengan 82KC, khusus untuk menyimpan
;aksin polio dan pembuatan cold pack %kotak es beku&. Termostat di dalam
lemari es harus diatur sedemikian rupa sehingga suhunya berkisar antara I'
sampai dengan I/KC dan suhu freezer berkisar 82KC sampai dengan 8'2KC. 7i
dalam lemari es lebih baik bila dilengkapi freeze watch atau freeze tag pada
rak ke8+, untuk memantau apakah suhunya pernah mencapai di bawah 3
dera:at.!ebaiknya pintu lemari es hanya dibuka dua kali sehari, yaitu ketika
mengambil ;aksin dan mengmbalikan sisa ;aksin, sambil mencatat suhu
lemari es.
$emari es dengan pintu membuka ke atas lebih dian:urkan untuk
penyimpanan ;aksin. Karet8karet pintu harus diperiksa kerapatannya, untuk
menghindari keluarnya udara dingin. Bila pada dinding lemari es telah
terdapat bunga es, atau di freezer telah mencapai tebal '8+ cm harus segera
dilakukan pencairan %defrost&. !ebelum melakukan pencairan, pindahkan
;aksin ke cool bo atau lemari es yang lain. Cabut kontak listrik lemari es,
biarkan pintu lemari es dan freezer terbuka selama ', :am, kemudian
dibersihkan. !etelah bersih, pasang kembali kontak listerik, tunggu sampai
suhu stabil.!etelah suhu lemari sedikitnya mencapai I/KC dan suhu freezer8
2KC, masukkan ;aksin sesuai tempatnya.
Gamba1.3 Lemari e) #enyim#anan :a$)in
++
1.1.4.5.3 Su)unan :a$)in %i Dalam Lemari E)
Karena ;aksin hidup dan ;aksin inakti@ mempunyai daya tahan
berbeda terhadap suhu dingin, maka kita harus mengenali bagian yang paling
dingin dari lemari es.$etakkan ;aksin hidup dekat dengan bagian yang paling
dingin, sedangkan ;aksin mati :auh dari bagian yang paling dingin.7i antara
kotak8kotak ;aksin beri :arak selebar :ari tangan %sekitar ' cm& agar udara
dingin bias menyebar merata ke semua kotak ;aksin.
Bagian paling bawah tidak untuk menyimpan ;aksin tetapi khusus
untuk meletakkan cool pack! untuk mempertahankan suhu bila listerik mati.
Pelarut ;aksin :angan disimpan di dalam lemari es atau freezer! karena akan
mengurangi ruang untuk ;aksin, dan akan pecah bila beku. Penetes %dropper&
;aksin polio :uga tidak boleh di letakkan di lemari es atau freezer karena akan
men:adi rapuh, mudah pecah.
Tidak boleh menyimpan makanan, minuman, obat8obatan atau benda8
benda lain di dalam lemari es ;aksin, karena mengganggu stabilitas suhu
karena sering di buka.
1.1.4.5.4 Lemari E) %en'an Pin!u Membu$a $e De#an
Bagian yang paling dingin lemari es ini adalah di bagian paling atas
%freezer&.7i dalam freezer disimpan cold pack! sedangkan rak tepat di bawah
freezer untuk meletakkan ;aksin8;aksin hidup, karena tidak mati pada suhu
rendah.Rak yang lebih :auh dari freezer %rak ke ' dan +& untuk meletakkan
;aksin8;aksin mati %inakti@&, agar tidak terlalu dekat freezer! untuk
menghindari rusak karena beku. Thermometer 7ial atau )uller diletakkan
pada rak ke8', freeze watch atau freeze tag pada rak ke +.
Gambar 1.6 lemari e) #enyim#anan :a$)in
+,
1.1.4.5.5 Lemari E) %en'an Pin!u Membu$a $e A!a)
Bagian yang paling dingin dalam lemari es ini adalah bagian tengah
%evaporaor& yang membu:ur dari depan ke belakang. =leh karena itu ;aksin
hidup diletakkan di kanan8kiri bagian yang paling dingin %evaporator&.Baksin
mati diletakkan dipinggir, :auh dari e;aporator.Beri :arak antara kotak8kotak
;aksin selebar :ari tangan %sekitar ' cm&. $etakkan termometer 7ial atau
)uller atau freeze watch"freeze tag dekat ;aksin mati.
Gambar 1.7 Lemari e) %en'an #in!u membu$a $e a!a)
1.1.4.5.6 Wa%ah Pemba1a :a$)in
"ntuk membawa ;aksin dalam :umlah sedikit dan :arak tidak terlalu
:auh dapat menggunakan cold boN %kotak dingin& atau vaccine carrier
%termos&.#old bo berukuran lebih besar, dengan ukuran ,3803 liter, dengan
penyekat suhu dari poliuretan, selain untuk transportasi dapat pula untuk
menyimpan ;aksin sementara."ntuk mempertahankan suhu ;aksin di dalam
kotak dingin atau termos dimasukkan cold pack atau cool pack.
+2
Gambar 1.9 Wa%ah #emba1a @a$)in
1.1.4.5.7 Cold Pack %an Cool Pack
#old pack berisi air yang dibekukan dalam suhu 82KC sampai dengan
8'2KC selama ', :am, biasanya di dalam wadah plastik berwarna putih. #ool
pack berisi air dingin %tidak beku&yang didinginkan dalam suhu I'JC sampai
dengan I/KC selama ', :am, biasanya di dalam wadah plastik berwarna merah
atau biru. #old pack %beku& dimasukkan ke dalam termos untuk
mempertahankan suhu ;aksin ketika membawa ;aksin hidup sedangkan cool
pack %cair& untuk membawa ;aksin hidup dan ;aksin mati %inakti@&.
.ambar .3 Ice pack
1.1.0.3 Menilai Kuali!a) :a$)in
Baksin hidup akan mati pada suhu di atas batas tertentu, dan ;aksin mati
akan rusak di bawah suhu tertentu.
1. Kualitas rantai ;aksin dan tanggal kadaluwarsa
"ntuk mempertahankan kualitas ;aksin maka penyimpanan dan
transportasi ;aksin harus memenuhi syarat rantai ;aksin yang baik, antara
+4
lain # disimpan di dalam lemari es atau freezer dalam suhu tertentu,
transportasi ;aksin di dalam kotak dingin atau termos yang tertutup rapat,
tidak terendam air, terlindung dari sinar matahari langsung, belum
melewati tanggal kadaluarsa, indikator suhu berupa BB) %vaccine vial
monitor& atau freeze watch"tag belum melampaui batas suhu tertentu.
2. BB) %vaccine vial monitor&
"ntuk menilai apakah ;aksin sudah pernah terpapar suhu di atas batas
yang dibolehkan, dengan membandingkan warna kotak segi empat
dengan warna lingkaran di sekitarnya. Bila waran kotak segi empat lebih
muda daripada lingkaran dan sekitarnya %disebut kondisi BB) ( atau B&
maka ;aksin belum terpapar suhu di atas batas yang diperkenankan.
Baksin dengan kondisi BB) B harus segera dipergunakan. Bila warna
kotak segi empat sama atau lebih gelap daripada lingkaran dan sekitarnya
%disebut kondisi BB) C atau 7& maka ;aksin sudah terpapar suhu di atas
batas yang diperkenankan, tidak boleh diberikan pada pasien
Gambar 1.11 Vaccine Vial Monitor *::M+
.
3. $reeze watch dan freeze tag
(lat ini untuk mengetahui apakah ;aksin pernah terpapar suhu dibawah
3JC. Bila dalam freeze watch terdapat warna biru yang melebar ke
sekitarnya atau dalam freeze tag ada tanda silang %O&, bearti ;aksin pernah
+0
terpapar suhu di bawah 3JC yang dapat merusak ;aksin mati. Baksin8
;aksin tersebut tidak boleh diberikan kepada pasien.
4. Warna dan ke:ernihan ;aksin
Warna dan ke:ernihan beberapa ;aksin dapat men:adi indikator praktis
untuk menilai stabilitas ;aksin.Baksin polio harus berwarna kuning
oranye. Bila warnanya berubah men:adi pucat atau kemerahan berarti
p1nya telah berubah, sehingga tidak stabil dan tidak boleh diberikan
kepada pasien. Baksin toksoid, rekombinan dan polisakarida umumnya
berwarna putih :ernih sedikit berkabut.Bila menggumpal atau banyak
endapan berarti sudah pernah beku, tidak boleh digunakan karena sudah
rusak."ntuk meyakinkan dapat dilakukan u:i kocok seperti dibawah
ini.Bila ;aksin setelah dikocok tetap menggumpal atau mengendap maka
;aksin tidak boleh digunakan karena sudah rusak.
%. Pemilihan ;aksin
Baksin yang harus segera dipergunakan adalah ;aksin yang belum dibuka
tetapi telah dibawa ke lapangan, sisa ;aksin telah dibuka %dipergunakan&,
;aksin dengan BB) B, ;aksin dengan tanggal kadaluarsa sudah dekat
%??>= P &arly &pire $irst 'ut&, ;aksin yang sudah lama tersimpan
dikeluarkan segera %>6>= P $irst In $irst 'ut&.
1.1.0.6 Maam A Maam :a$)in %an 5un')inya
1.1.4.7.1 Imuni)a)i B"G
Baksinasi BC. memberikan kekebalan akti@ terhadap penyakit
Tuberkulosis %TB&.Baksin ini mengandung bakteri (acillus #almette)
*uerrin hidup yang dilemahkan.BC. diberikan satu kali sebelum anak
berumur dua bulan.
7i 6ndonesia TBC merupakan penyakit rakyat yang mudah menular, di
negara yang sudah berkembang penyakit ini sudah :arang ditemukan karena
dilaksanakannya imunisasi BC. yang luas, pengawasan ketat terhadap
penderita TBC dan perbaikan keadaan sosial ekonomi.
+/
1.1.4.7.2 Imuni)a)i DPT
6munisasi 7PT adalah suatu ;aksin three)in)one yang melindungi
terhadap di@teri, pertusis dan tetanus.7i 6ndonesia ;aksin terhadap ketiga
penyakit tersebut dipasarkan dalam tiga :enis kemasan, yaitu dalam bentuk
kemasan tunggal khusus bagi tetanus, dalam bentuk kombinasi 7T %di@teri
dan tetanus& dan kombinasi 7PT.
Baksin di@teri terbuat dari toksin kuman di@teri yang telah dilemahkan.
Biasanya diolah dan dikemas bersama8sama dengan ;aksin tetanus dalam
bentuk ;aksin 7T atau dalam bentuk tetanus dan pertusis dalam bentuk
7PT.
7i@teri adalah suatu in@eksi bakteri yang menyerang tenggorokan dan
dapat menyebabkan komplikasi yang serius atau @atal.Penyakit di@teri
disebabkan oleh corynebacterium diphtheriae, si@atnya sangat ganas dan
mudah menular.
!eorang anak akan ter:angkit di@teri bila ia berhubungan langsung
dengan anak lain sebagai penderita di@teri atau sebagai pembawa kuman
%karier&. 7alam hal inilah perlunya dilakukan imunisasi. 7engan imunisasi
anak akan terhindar, sedangkan anak yang belum mendapat imunisasi akan
tertular penyakit di@teri yang diperoleh dari temannya sendiri yang men:adi
karier. Pertusis %batuk re:an& adalah in@eksi bakteri (ordetella pertussis
ditandai dengan batuk hebat yang menetap serta bunyi perna@asan yang
melengking.
Pertusis berlangsung selama beberapa minggu dan dapat menyebabkan
serangan batuk sehingga anak sulit berna@as, makan atau minum.Pertusis
:uga dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia, ke:ang dan
kerusakan otak.!ementara tetanus adalah in@eksi bakteri yang bisa
menyebabkan kekakuan pada rahang serta ke:ang. .e:ala yang khas yaitu
anak tiba8tiba batuk keras secara terus8menerus, sukar berhenti, muka
men:adi merah atau kebiruan, keluar air mata dan kadang8kadang sampai
muntah.
Baksin 7PT diberikan dengan cara disuntikkan pada otot lengan atau
paha. 6munisasi 7PT diberikan sebanyak tiga kali, yaitu pada saat anak
+5
berumur dua bulan %7PT 6&, tiga bulan %7PT 66& dan empat bulan %7PT 666&Q
selang waktu tidak kurang dari empat minggu. 6munisasi 7PT ulang
diberikan satu tahun setelah 7PT 666 dan pada usia prasekolah %284 tahun&.
Jika anak mengalami reaksi alergi terhadap ;aksin pertusis, maka diberikan
7T, bukan 7PT.
7aya proteksi atau daya lindung ;aksin di@teri cukup baik yaitu
sebesar /3852D dan daya proteksi ;aksin tetanus sangat baik yaitu sebesar
53852D sedangkan daya proteksi ;aksin pertusis masih rendah yaitu 238
43D.=leh karena itu tidak :arang anak yang telah mendapat imunisasi
pertusis masih ter:angkit penyakit batuk re:an, tetapi dalam bentuk yang
lebih ringan.
1.1.0.6.- Imuni)a)i P&li&
6munisasi polio memberikan kekebalan akti@ terhadap penyakit
poliomielitis. Terdapat dua :enis ;aksin yang masing8masing mengandung
;irus polio tipe 6, 66 E 666 yang sudah dimatikan %Baksin +alk&, cara
pemberiannya dengan penyuntikan. 7an yang masih hidup tapi dilemahkan
%Baksin +abin& cara pemberiannya melalui mulut berupa cairan. 7i
6ndonesia ;aksin yang laCim diberikan ialah ;aksin :enis !abin.Baksin polio
dapat mencegah penyakit poliomielitis yang disebabkan oleh ;irus polio,
yaitu tipe 6, 66 dan 666. Birus polio akan merusak bagian anterior susunan
sara@ pusat tulang belakang. Penyakit ini terutama banyak terdapat di negara
yang sedang berkembang.7i 6ndonesia tercatat beberapa kali wabah polio
misalnya di Belitung tahun 5,/, di !emarang tahun 52,, di )edan tahun
520..e:ala penyakit ini sangat ber;ariasi, dari ge:ala ringan sampai timbul
kelumpuhan bahkan sampai timbul kematian..e:ala yang umum dan mudah
dikenal ialah anak mendadak lumpuh pada salah satu anggota gerak setelah
menderita demam selama '82 hari.Polio :uga bisa menyebabkan
kelumpuhan pada otot8otot perna@asan dan otot untuk menelan.
6munisasi dasar polio diberikan pada anak umur 38, bulan sebanyak
empat kali %polio 6, 66, 666, dan 6B& dengan inter;al tidak kurang dari empat
,3
minggu.6munisasi polio ulangan diberikan satu tahun setelah imunisasi polio
6B, kemudian pada saat masuk !7 %284 tahun& dan pada saat meninggalkan
!7 %' tahun&.7aya proteksi ;aksin polio sangat baik yaitu sebesar 528
33D.
1.1.4.7.3 Imuni)a)i "am#a$
6munisasi campak memberikan kekebalan akti@ terhadap penyakit
campak %tampek& yang disebabkan oleh se:enis ;irus termasuk golongan
paramiksovirus..e:ala yang khas yaitu timbulnya bercakAbercak merah
dikulit setelah anak demam +82 hari, bercak merah ini semula timbul pada
pipi di bawah telinga kemudian men:alar ke muka, tubuh dan anggota gerak.
6munisasi campak diberikan sebanyak dua kali.Pertama, pada saat
anak berumur sembilan bulan atau lebih, Campak kedua diberikan pada
umur 280 tahun.Pada ke:adian luar biasa dapat diberikan pada umur enam
bulan dan diulangi enam bulan kemudian.Baksin disuntikkan secara
langsung di bawah kulit %subkutan&.Campak 6 diperlukan untuk
menimbulkan respon kekebalan primer, sedangkan Campak 66 diperlukan
untuk meningkatkan kekuatan antibodi sampai pada tingkat yang
tertingi.?@ek samping yang mungkin ter:adi berupa demam, ruam kulit,
diare.
7aya proteksi imunisasi campak sangat tinggi yaitu 54855D, )enurut
penelitian, kekebalan yang diperoleh ini berlangsung seumur hidup.
1.1.4.7.4 Imuni)a)i He#a!i!i) B *HB:+
1epatitis B adalah suatu in@eksi hati yang bisa menyebabkan kanker
hati dan kematian.6munisasi 1BB memberikan kekebalan terhadap hepatitis
B. 6munisasi ini diberikan sebanyak empat kali.(ntara suntikan 1BB
dengan 1BB' diberikan dengan selang waktu satu bulan pada saat anak
berumur di bawah empat bulan.Kepada bayi yang lahir dari ibu dengan
hepatitis, ;aksin 1BB disuntikan dalam waktu ' :am setelah
lahir.!edangkan pada bayi yang lahir dari ibu yang status hepatitisnya tidak
diketahui, 1BB 6 diberikan dalam waktu ' :am setelah lahir. 1BB+
diberikan pada usia antara 48/ bulan. 6munisasi 1BB empat diberikan saat
,
anak berusia 3 tahun.7osis pertama diberikan segera setelah bayi lahir atau
:ika ibunya memiliki 1epatitis B. 6munisasi :uga bisa diberikan pada saat
bayi berumur dua bulan.Pemberian imunisasi kepada anak yang sakit berat
sebaiknya ditunda sampai anak benar8benar pulih.
Program imunisasi di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih adalah
imunisasi dasar dan imunisasi pada ibu hamil. 6munisasi dasar yang
diberikan pada anak adalah#
a. BC. untuk mencegah penyakit TB,
b. 7PT untuk mencegah penyakit 7i@teria, Pertusis dan Tetanus,
c. Polio untuk mencegah penyakit ,oliomyelitis!
d. Campak untuk mencegah penyakit -easles!
e. 1epatitis B untuk mencegah penyakit .epatitis (.
1.1.2 Ha)il Ke'ia!an Pr&'ram Imuni)a)i %i Pu)$e)ma) Wilayah Keama!an
"em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Tabel 1.10 In%i$a!&r Pr&'ram Imuni)a)i Pu)$e)ma) Keama!an "em#a$a Pu!ih
Peri&%e ,anuari AA'u)!u) -;10
Program 6ndikator Target tahun
%D&
Target bulan
%D&
Target Januari A
(gustus %D&
Imuni)a)i 1B3 02 4,'2 23
BC. 52 0,5 4+,'/
Polio 52 0,5 4+,'/
7PT91B %& 52 0,5 4+,'/
Polio ' 53 0,2 43
7PT91B %'& 52 0,5 4+,'/
Polio + 53 0,2 43
7PT91B %+& 53 0,2 43
Polio , 53 0,2 43
Campak 53 0,2 43
!umber # Tata "saha Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih
,'
Tabel 1.12 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i B"G %i Wilayah Pu)$e)ma) Keama!an
"em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Bayi Baru
lahir
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
"em#a$a
Pu!ih Timur
++ 52D 4+,'/D +3 54,0D
"em#a$a
Pu!ih Bara!
+03 52D 4+,'/D +44 5/,5'D
Ra1a)ari
T&!al
,'
/'2
52D
52D
4+,'/D
4+,'/D
42
/+'
4,/D
33,/,D
Berdasarkan tabel .4 didapatkan bahwa Peserta 6munisasi BC. 7i Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 33,/, D, dimana target
selama / bulan 4+,'/D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi.
Tabel 1.13 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i DPT>HB *1+ %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
"em#a$a
Pu!ih Timur
++ 52D 4+,'/D '54 5,,24D
"em#a$a
Pu!ih Bara!
+03 52D 4+,'/D 4, ,,,+'D
Ra1a)ari
T&!al
,'
/'2
52D
52D
4+,'/D
4+,'/D
54
224
40,43D
40,+5D
Berdasarkan tabel .0 didapatkan bahwa Peserta 6munisasi 7PT81B 7i Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 04,+5D , dimana target selama
/ bulan 4+,'/D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
,+
Tabel 1.16 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i DPT>HB *-+ %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
"em#a$a
Pu!ih Timur
++ 52D 4+,'/D ''' 03,5+D
"em#a$a
Pu!ih Bara!
+03 52D 4+,'/D +3 /,+2D
Ra1a)ari
T&!al
,'
/'2
52D
52D
4+,'/D
4+,'/D
3,
4'0
0+,',D
04,33D
Berdasarkan tabel ./ didapatkan bahwa Peserta 6munisasi 7PT81B' 7i Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 04,33D, dimana target selama
/ bulan 4+,'/D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
Tabel 1. 17 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i DPT>HB */+ %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
"em#a$a
Pu!ih Timur
++ 52D 43,33D +3 55,3,D
"em#a$a
Pu!ih Bara!
+03 52D 43,33D '5 25,/D
Ra1a)ari
T&!al
,'
/'2
52D
52D
43,33D
43,33D
+4
442
52,00D
/3,43D
Berdasarkan tabel .5 didapatkan bahwa Peserta 6munisasi 7PT81B+ 7i Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah /3,43D, dimana target selama
/ bulan 43,33D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
,,
Tabel 1.19 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i P&li& 1 %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Bayi Baru
lahir
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
"em#a$a
Pu!ih Timur
++ 52D 4+,'/D +02 5,/D
"em#a$a
Pu!ih Bara!
+03 52D 4+,'/D +0/ 3',4D
Ra1a)ari
T&!al
,'
/'2
52D
52D
4+,'/D
4+,'/D
03
5'+
5,0'D
,/0D
Berdasarkan tabel .'3 didapatkan bahwa Peserta 6munisasi Polio 7i Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah ,/0 D, dimana target
selama 4 bulan 4+,'/D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
Tabel 1.-; "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i P&li& - %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimuni)a)i
Cempaka
Putih Timur
++ 53 43 +' 3',24D
Cempaka
Putih Barat
+03 53 43 +/5 32,+D
Rawasari ,' 53 43 5 +,,2D
Total /'2 53 43 53 35,'D
Berdasarkan tabel ./ didapatkan bahwa Peserta 6munisasi Polio ' Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 35,'D dimana target
selama / bulan 43D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
,2
Tabel 1.-1 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i P&li& / %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimuni)a)i
Cempaka
Putih Timur
++ 53 43 +' 55,4/D
Cempaka
Putih Barat
+03 53 43 +/3 3',03D
Rawasari ,' 53 43 +4 52,00D
Total /'2 53 43 /'/ 33,+4D
Berdasarkan tabel ./ didapatkan bahwa Peserta 6munisasi Polio + Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 33,+4D, dimana target
selama / bulan 43D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
Tabel 1.-- "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i P&li& 0 %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
Cempaka
Putih Timur
++ 53 43 +3' 54,,/D
Cempaka
Putih Barat
+03 53 43 +/+ 3+,2D
Rawasari ,' 53 43 ++ 5+,44D
Total /'2 53 43 // 55,2D
Berdasarkan tabel ./ didapatkan bahwa Peserta 6munisasi Polio , Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 55,2 D, dimana target
selama / bulan 43D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi
,4
Tabel 1.-/ "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i "am#a$ %i Wilayah Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Sur@i@in'
In(an!
*Bayi+
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
Cempaka
Putih Timur
++ 53 43 +4 33,54D
Cempaka
Putih Barat
+03 53 43 +0 33,'0D
Rawasari ,' 53 43 ,3 5/,25D
Total /'2 53 43 /'0 33,',D
Berdasarkan tabel ./ didapatkan bahwa Peserta 6munisasi Campak Kecamatan
Cempaka Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 33,', D, dimana target
selama / bulan 43 D dengan :umlah sasaran sebanyak /'2 bayi.
Tabel 1.-0 "a$u#an Pe)er!a Imuni)a)i HB; %i Wilayah Pu)$e)ma) Keama!an
"em#a$a Pu!ih Peri&%e ,anuari A A'u)!u) -;10
Nama
Pu)$e)ma)
Kelurahan
,umlah
Bayi Baru
lahir
B Tar'e!
1 Tahun
B Tar'e!
Bayi yan'
%iimuni)a)i
,anuari )>%
A'u)!u)
,anuari )>% A'u)!u)
,umlah bayi
yan'
%iimuni)a)i
B Bayi yan'
%iimunni)a)i
Cempaka
Putih Timur
+3, 02 23 /5 4',0D
Cempaka
Putih Barat
+2/ 02 23 '' 4,0+D
Rawasari +0 02 23 /5 4,,54D
Total 055 02 23 ,55 4',,2D
Berdasarkan tabel ./ didapatkan bahwa Peserta 6munisasi 1B3 Kecamatan Cempaka
Putih Periode Januari A (gustus '3, adalah 4',,2 D, dimana target selama / bulan
23 D dengan :umlah sasaran sebanyak 055 bayi
Tabel 1.-2 Dr&# ?u! Imuni)a)i DPT>HB*1+ A "am#a$ DPT>HB*/+ Pu)$e)ma)
Keama!an "em#a$a Pu!ih Peri&%e -;1/ *Tar'e! 2B+
,0
Tabel 1.-3 Ha)il Ke'ia!an Bulan Imuni)a)i Ana$ Se$&lah *BIAS+ Bulan Mei
-;10
Pelaksanaan Bulan 6munisasi (nak !ekolah dilaksanakan ' N dengan
:umlah !ekolah 7asar +2 !7.9)adrasah. (dapun :enis pemberian imunisasi
pada anak sekolah yaitu imunisasi Campak pada bulan )ei dan imunisasi 7T
dan Td pada bulan *o;ember '3,. 7ari hasil yang diperoleh kegiatan B6(!
terlihat belum mencapai target yang diharapkan yaitu 53 D.
*= Kel 6munisasi Kelas !7
6munisasi Total
D
Cempaka Putih
Timur %Target
53D&
Campak '02 ',4 /5

' Cempaka Putih
Barat %Target
53D&
Campak 2/0 ,5' /,
+ Rawa !ari
%Target 53D&
Campak '0 '' /'
,/
Tabel 1.-6 Imuni)a)i Ibu Hamil Bulan ,anuari A A'u)!u) -;10
N& Kelurahan
,umlah
Ibu
Hamil
Tar'e!>
bulan
Ha)il Pela$)anaan
B
,an 5eb Mar A#r May ,un ,ul Au'
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT
1
TT
-
TT1 TT-
1 "em#a$a
Pu!ih
Timur
-26
2;B
13 1/ 16 1- 17 1; -0 10 -3 11 1/ 13 10 6 12 1;
/;=0;
B
--=99
B
- "em#a$a
Pu!ih
Bara!
016 -3 -; -0 16 -9 -; -6 -0 -9 // 19 -/ -- 11 17 1-
/ Ra1a)ari -79 10 1/ 1/ 7 1- 6 1; 1; -0 1- 11 1; 1- 1; 3 11
,5
1.-. I%en!i(i$a)i Ma)alah
!asaran program imunisasi dasar adalah bayi baru lahir dan bayi lahir
hidup.!asaran lainnya adalah kelompok masyarakat yang mempunyai resiko
tinggi tertular penyakit. !etelah didapatkan identi@ikasi masalah dari program
6munisasi dasar di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih maka dengan cara
menghitung dan membandingkan nilai kesen:angan antara apa yang diharapkan
%epected& dengan apa yang telah ter:adi %observed& akan dipilih dua masalah
yang men:adi prioritas utama untuk diselesaikan. !elan:utnya dilakukan
perumusan masalah untuk membuat perencanaan yang baik sehingga masalah
yang ada dapat diselesaikan.
7ari berbagai hasil pencapaian program kegiatan imunisasi dasar bayi
yang die;aluasi di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih periode Januari A
(gustus '3, maka didapatkan identi@ikasi masalah sebagai berikut#
. Cakupan imunisasi BC. pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
54,3 D
'. Cakupan imunisasi BC. pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
5/,5'D
+. Cakupan imunisasi BC. pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 4,/D
,. Cakupan imunisasi 7PT91B pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus
'3, sebesar 5,,24D
2. Cakupan imunisasi 7PT91B pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus
'3, sebesar ,,,+'D
4. Cakupan imunisasi 7PT91B pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar
40,43D
23
0. Cakupan imunisasi 7PT91B ' pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus
'3, sebesar 03,5'D
/. Cakupan imunisasi 7PT91B ' pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus
'3, sebesar /,+2D
5. Cakupan imunisasi 7PT91B ' pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar
0+,',D
3. Cakupan imunisasi 7PT91B + pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus
'3, sebesar 55,3,D
. Cakupan imunisasi 7PT91B + pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus
'3, sebesar 25,/D
'. Cakupan imunisasi 7PT91B + pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar
52,00D
+. Cakupan imunisasi Polio pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
5,/D
,. Cakupan imunisasi Polio 6 pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
3',4D
2. Cakupan imunisasi Polio pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 5,0'D
4. Cakupan imunisasi Polio ' pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
3',24D
0. Cakupan imunisasi Polio ' pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
32,+D
2
/. Cakupan imunisasi Polio ' pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar +,,2D
5. Cakupan imunisasi Polio + pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
55,4/D
'3. Cakupan imunisasi Polio + pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
3',03D
'. Cakupan imunisasi Polio + pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 33,+4D
''. Cakupan imunisasi Polio , pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
54,,/D
'+. Cakupan imunisasi Polio , pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
3+,2D
',. Cakupan imunisasi Polio , pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 5+,44D
'2. Cakupan imunisasi 1B3 pada bayi baru lahir di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
4',0D
'4. Cakupan imunisasi 1B3 pada bayi baru lahir di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
4,0+D
'0. Cakupan imunisasi 1B3 pada bayi baru lahir di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 4',,2D
'/. Cakupan imunisasi Campak pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
33,54D
'5. Cakupan imunisasi Campak pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
33,'0D
+3. Cakupan imunisasi Campak pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 5/,25D
2'
+. Cakupan bulan imunisasi anak sekolah di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar /5D
+'. Cakupan bulan imunisasi anak sekolah di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar /,D
++. Cakupan bulan imunisasi anak sekolah di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar /'D
+,. Cakupan imunisasi TT pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Kecamatan
Cempaka Putih periode Januari A (gustus '3, sebesar +3,,3D
+2. Cakupan imunisasi TT' pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Kecamatan
Cempaka Putih periode Januari A (gustus '3, sebesar '',55D
1./. Rumu)an Ma)alah
!etelah didapatkan identi@ikasi masalah dari program 6munisasi dasar di
Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih maka dengan cara menghitung dan
membandingkan nilai kesen:angan antara apa yang diharapkan %epected& dengan
apa yang telah ter:adi %observed& akan dipilih dua masalah yang men:adi prioritas
utama untuk diselesaikan. !elan:utnya dilakukan perumusan masalah untuk
membuat perencanaan yang baik sehingga masalah yang ada dapat diselesaikan.
Rumusan masalah meliputi , W 1 %/hat! /here! /hen! /hose! .ow much&
Rumusan masalah dari program imunisasi dasar
Puskesmas adalah sebagai berikut #
. Cakupan imunisasi BC. pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
54,3 D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
'. Cakupan imunisasi BC. pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
5/,5'D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
+. Cakupan imunisasi BC. pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 4,/D
lebih tinggi dari target 4+,'/D.
2+
,. Cakupan imunisasi 7PT91B pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus
'3, sebesar 5,,24D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
2. Cakupan imunisasi 7PT91B pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus
'3, sebesar ,,,+'D lebih rendah dari target 4+,'/D.
4. Cakupan imunisasi 7PT91B pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar
40,43D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
0. Cakupan imunisasi 7PT91B ' pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus
'3, sebesar 03,5'D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
/. Cakupan imunisasi 7PT91B ' pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus
'3, sebesar /,+2D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
5. Cakupan imunisasi 7PT91B ' pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar
0+,',D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
3. Cakupan imunisasi 7PT91B + pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus
'3, sebesar 55,3,D lebih tinggi dari target 43D.
. Cakupan imunisasi 7PT91B + pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus
'3, sebesar 25,/D lebih rendah dari target 43D.
'. Cakupan imunisasi 7PT91B + pada surviving infant di Wilayah
Puskesmas Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar
52,00D lebih tinggi dari target 43D.
+. Cakupan imunisasi Polio pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
5,/D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
,. Cakupan imunisasi Polio 6 pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
3',4D lebih tinggi dari target 4+,'/D.
2,
2. Cakupan imunisasi Polio pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 5,0'D
lebih tinggi dari target 4+,'/D.
4. Cakupan imunisasi Polio ' pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
3',24D lebih tinggi dari target 43D.
0. Cakupan imunisasi Polio ' pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
32,+D lebih tinggi dari target 43D.
/. Cakupan imunisasi Polio ' pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar +,,2D
lebih tinggi dari target 43D.
5. Cakupan imunisasi Polio + pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
55,4/D lebih tinggi dari target 43D.
'3. Cakupan imunisasi Polio + pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
3',03D lebih tinggi dari target 43D.
'. Cakupan imunisasi Polio + pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 33,+4D
lebih tinggi dari target 43D.
''. Cakupan imunisasi Polio , pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
54,,/D lebih tinggi dari target 43D.
'+. Cakupan imunisasi Polio , pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
3+,2D lebih tinggi dari target 43D.
',. Cakupan imunisasi Polio , pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 5+,44D
lebih tinggi dari target 43D.
'2. Cakupan imunisasi 1B3 pada bayi baru lahir di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
4',0D lebih tinggi dari target 23D.
22
'4. Cakupan imunisasi 1B3 pada bayi baru lahir di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
4,0+D lebih tinggi dari target 23D.
'0. Cakupan imunisasi 1B3 pada bayi baru lahir di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 4',,2D
lebih tinggi dari target 23D.
'/. Cakupan imunisasi Campak pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar
33,54D lebih tinggi dari target 43D.
'5. Cakupan imunisasi Campak pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar
33,'0D lebih tinggi dari target 43D.
+3. Cakupan imunisasi Campak pada surviving infant di Wilayah Puskesmas
Kelurahan Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar 5/,25D
lebih tinggi dari target 43D.
+. Cakupan bulan imunisasi anak sekolah di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Cempaka Putih Timur periode Januari A (gustus '3, sebesar /5D lebih
rendah dari target 53D.
+'. Cakupan bulan imunisasi anak sekolah di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Cempaka Putih Barat periode Januari A (gustus '3, sebesar /,D lebih
rendah dari target 53D.
++. Cakupan bulan imunisasi anak sekolah di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Rawasari periode Januari A (gustus '3, sebesar /'D lebih rendah dari
target 53D.
+,. Cakupan imunisasi TT pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Kecamatan
Cempaka Putih periode Januari A (gustus '3, sebesar +3,,3D lebih
rendah dari target 23D.
+2. Cakupan imunisasi TT' pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Kecamatan
Cempaka Putih periode Januari A (gustus '3, sebesar '',55D lebih
rendah dari target 23D.
24