Anda di halaman 1dari 2

Review Buku Bacaan Anak

Judul Buku : Salman Al farisi


Penerbit : Pt Syamil Cipta Media, Anggota IKAPI Bandung,
2006

1. Content/ isi

Buku ini menceritakan kisah sahabat nabi Salman Al Farisi


yang berusaha mencari nilai-nilai kepuasan batin dalam beragama.
Meskipun Ia seorang anak yang memiliki kedudukan tinggi di
pemerintahan (bupati), tapi ia tidak sombong dengan kedudukan
ayahnya. Ia pun malah meninggalkan rumahnya karena ayahnya
menyuruh untuk menjaga api di kuil. Ayahnya adalah seorang majusi.
Dia pernah mengurung dan merantai Salman karena Salman menolak
untuk menyembah api. Karena itu ia pergi mengembara meniggalkan
keduniawian yang dimilki ayahnya.

Diperjalanan ia bertemu pendeta Kristen. Akan tetapi pendeta


itu merupakan sorang yang suka akan harta, sehingga ia sering
memakan harta orang miskin. Salman tidak suka. Ketika pendeta itu
meninggal ia pergi kependeta lain. Iapun pergi ke pendeta lain. Setelah
itu ia diperintah pendeta itu untuk menemui nabi terakhir. Didalam
perjalannannya ia banyak mengalami hal-hal yang sulit. Di tengah
jalan Salman dijadikan budak dan di bawa ke Madinah. Allah maha
berkehendak, disana iapun bertemu nabi. Salman pun menemui nabi
Muhammad dan masuk Islam sambil menangis bahagia. Setelah itu
nabi Muhammad membebaskan Salman dari budak.

Setelah itu Salman mejadi sahabat pembela Islam yang cerdas,


gigih dan pemberani. Jasa nya adalah mengusulkan pembuatan parit
ketika perang khandak terjadi. Idenya brilian, sehingga hasilnya umat
Islam pun memenangi perang tersebut.

Kemudian setelah itu Salman diangkat menjadi gubernur. Walau


akhirnya menjadi gubernur, Salman tidak pernah sombong dengan
gelarnya saat itu. Ia tetap penyantun, selalu bersedekah dan suka
menolong orang lain. Ia pernah memanggul sendiri barang bawaan
milik rakyatnya.

2. Analisis
Buku ini diperuntukkan untuk anak usia lima tahun. Alasannya:
1. Halamannya tidak begitu banyak, dan ceritanya cukup
singkat
2. Dari segi konten gambar, gambar dalam buku ini memiliki
gambar yang berwarna berwarna dan jelas.
3. Ada peran tokoh-tokoh dalam gambar ini yang berbeda.
Pada anak usia 5 tahun anak sudah bisa menangkap simbol-
simbol tertentu. Anak akan lebih tertarik dengan stimulus
warna dan gambar yang ada pada buku bacaan ini.
4. Tokoh yang digambarkan masig tersentral. Artinya tokoh
Salman itu yang paling sering menonjol ditiap halamannya.
5. Tokohnya digambarkan serupa seperti seumuran anak-anak.
Hal ini membantu karena sifat anak masih egosentris, dan
dia baru mengetahui sesautu yang berkaitan dengan
keadaan dirinya
6. Selain itu dalam buku ini porsi gambar masih dominan
daripada teksnya. Hal itu bisa membantu anak untuk lebih
mudah memahami isi bacaannya.
7. Huruf yang ada dalam teksnya juga cukup besar dan singkat.
Anak usia 5 tahun bisa sambil diajarkan untuk membaca.
8. Alur ceritanya sudah terbentuk, tapi masih singkat.
Didalamnya berisikan nilai-niai edukasi dan nilai religius yang
bisa dicontoh oleh anak, seperti mengajarkan untuk
bersedekah, membantu orang lain, dan untuk taat beribadah.