Anda di halaman 1dari 2

M.

Wildan Fauzan (07320256)


PSIKOLOGI EKSPERIMEN

1. Bagaimana aplikasi metode ilmiah dalam disiplin ilmu psikologi


yang mempelajari perilaku manusia komplek?
2. Bagaimana dengan Psikologi Islam. Bagaimana Psikologi Islam
dapat diakui sebagai science?

Jawab :

Metode ilmiah adalah salah satu cara untuk memperoleh kebenaran


berdasarkan bukti yang ada. Tahapan-tahapan yang biasa dilakukan untuk
menerapkan metode ilmiah ini adalah dengan cara merumuskan permasalahan
terlebih dahulu, kemudian mengumpulkan keterangan-keterangan, mengajukan
hipotesis, menguji hipotesis, mengolahan data dan terakhir membuat kesimpulan.
Psikologi secara umum dapat didefinisikan sebagai disiplin ilmu yang
berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku dan
prosesmental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme, dan lingkungan
eksternal (wade: 2007). Atkinson mendefinisikan psikologi sebagai ilmu
pengetahuan yang mempelajari perilaku dan proses mental.
Dari penjalasan Wide dan Atkinson diatas diketahui bahwa psikologi
adalah suatu ilmu pengatahuan. Sifat dari llmu pengetahuan itu adalah logis,
sistematis, obyektif, dan akumulatif menghimpun seluruh fenomena yang ada.
Perilaku manusia sendiri sangatlah komplek. Tugas psikologi sebagai
suatu ilmu pengatahun adalah bisa memahami secara keseluruhan perilaku-
perilaku manusia. Untuk mengetahui perilaku manusia yang komplek, maka
diperlukan penelitian ilmiah yang benar-benar valid. Untuk itu metode-metode ini
harus dilakukan adalah dengan menggunakan metode ilmiah. Karena itu prosedur-
prosedur yang biasa dilakukan dalam metode ilmiah harus pula diterapkan dalam
psikologi.
Cara penerapannya adalah dengan melakukan penelitian-penelitian
berdasarkan tahapan metode ilmiah tentang berbagai perilaku manusia yang
komplek. Sebagai contoh, bagaimana membuat metode-metode belajar yang
efektif. Maka dalam penelitiannya seorang psikolog mancari literatur tentang
konsep-konsep belajar, aspek dan yang mempengaruhi. Setelah itu diajukan
hipotesis, kemudian menguji hipotesisi itu dan akhirnya menuliskan kesimpulan.
Selain itu, psikologi yang berkembang saat-saat ini adalah psikologi
Islam. Psikologi islam adalah sistem disiplin ilmu perihal manusia yang meliputi
wawasan tentang manusia, teori-teori yang dibangun atas sumber-sumber formal
Islam dan semangat Islam, metodologi, serta pendekatan aplikatif atas masalah-
masalah kemanusiaan (Nashori : 1994).
Seperti psikologi secara umum, Psikologi Islam bisa disebut dengan
science apabila dalam penjelasan itu logis, dan ilmiah. Ada banyak keritik yang
ada pada psikologi islam, karena dalam psikologi islam dianggap tidak mengacu
pada prosedur ilimiah yang berlaku. Psikologi islam dianggap bersifat abstrak.
Sebenarnya, Psikologi Islam bisa diakui jika metode yang dilakukan dalam
psikologi Islam sesuai dengan prosedur penelitian ilmiah. Ada alat ukur yang bisa
digunakan, sistematis, dan empiris.
Untuk mencapai hal itu hal itu, maka para psikolog Muslim harus lebih
banyak melakukan pengkajian-pengkaijian tentang psikologi Islam dan
memaparkan hasil penelitian-penelitian ilmiahnya ke ranah publik.

Daftar Pustaka
Nashori, Fuad dan Djamaludin Ancok. 2005 (cetakan VI). Psikologi Islami Solusi
Islam atas problem-problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wade, Carole dan Carol Tavris. 2007. Psychology 9th Edition (terjemahan).
Jakarta : Erlangga.