Anda di halaman 1dari 3

Dosis obat adalah jumlah atau ukuran obat yang diberikan kepada penderita

dewasa dalam satuan berat (gram, milligram,mikrogram) atau satuan isi (liter,
mililiter) atau unit-unit lainnya (Unit Internasional) yang diharapakan dapat
menghasilkan efek terapi pada fungsi tubuh yang mengalami gangguan.
Pengertian dosis
1. enurut kamus saku kedokteran dorland! jumlah yang diberikan pada satu
waktu, seperti jumlah pengobatan tertentu atau kuantitas radiasi yang
diberikan
". enurut #armakope Indonesia jilid ketiga! ke$uali dinyatakan lain, dosis
maksimum adalah dosis maksimum dewasa untuk pemakaian melalui mulut,
injeksi subkutis dan rektal
%. enurut &''I ! takaran obat untuk sekali pakai (dimakan, diminum,
disuntikkan, dsb) dalam jangka waktu tertentu
(.).) atau (bat tak ter$ampurkan adalah jika bahan obat yang satu di$ampurkan
dengan yang lain, maka kemungkinan dapat terjadi perubahan-perubahan, baik
se$ara kimia maupun se$ara *sika yang tidak dikehendaki, karena terbentuknya
+at-+at yang khasiatnya berlainan daripada +at-+at yang terjadi sebelumnya, baik
karena $ampurannya menjadi ra$un maupun sifat-sifat lain yang tidak dikehendaki.
Pengertian ott !
Factor-faktor yang mempengaruhi dosis
1.Faktor Obat:
a. Sifat fisika : daya larut obat dalam air/lemak, kristal/amorf, dsb.
b. Sifat kimiawi : asam, basa, garam, ester, garam kompleks, pH, pKa.
c. Toksisitas : dosis obat berbanding terbalik dengan toksisitasnya.
2.Faktor Cara Pemberian Obat Kepada Penderita:
a. Oral : dimakan atau diminum
b. Parenteral : subkutan, intramuskular, intraena, dsb
c. !ektal, aginal, uretral
d. "okal, topikal
e. "ain#lain : implantasi, sublingual, intrabukal, dsb
3.Faktor Penderita:
a. $mur
neonatus, bayi, anak, dewasa, geriatrik
b. %erat badan
biarpun sama#sama dewasa berat badan dapat berbeda besar
c. &enis kelamin
terutama untuk obat golongan 'ormone. wanita dianggap lebi' sensitie ter'adap
pengaru' obat dibandingkan pria. pemberian obat pada wanita 'amil (uga 'arus
mempertimbangkan terdistribusinya obat dalam (anin.
d. !as : )slow * fast acetylators+
e. Toleransi
efek toleransi obat yaitu obat yang dosisnya 'arus diperbesar untuk men(aga respon
terapi tertentu. Toleransi tersebut biasanya ter(adi pada pemakaian obat#obatan seperti
anti'istamin, barbiturate dan anagetik narkotik.
,
f. Obesitas
untuk obat#obat tertentu faktor ini 'arus diper'itungkan
'. Keadaan pato#fisiologi
kelainan pada saluran cerna mempengaru'i absorbsi obat, penyakit 'ati mempengaru'i
metabolisme obat, kelainan pada gin(al mempengaru'i ekskresi obat
i. waktu pemakaian.
-aktu pemakaian biasanya mempengaru'i dosisnya. .da beberapa obat yang lebi' efektif
bila dipakai sesuda' makan ada (uga yang setela' makan.
(.pemakaian obat bersamaan dengan obat lain /interaksi obat0
obat#obat yang diberikan bersamaan akan memberikan efek interaksi obat secara fisika
maupun kimiawi yang dapat berupa efek yang diinginkan ataupun efek yang mengganggu.
, -) ./mg0hari
, luminal satu kali "/ mg dan satu hari 1/ mg

Anda mungkin juga menyukai