Anda di halaman 1dari 1

hernia Nukleus Pulposus merupakan salah satu dari sekian banyak Low Back Pain akibat

proses degeneratif. Nyeri pinggang bawah merupakan keluhan yang umum pada kedokteran
klinik. Hampir semua orang pernah mengalami nyeri pinggang bawah. Prevalensi nyeri pinggang
bawah tinggi, tak perlu dipersoalkan lagi, sebab sejak seorang anak belajar berdiri dan berjalan ia
sudah dihadapkan resiko nyeri pinggang bawah. Penyebabnya bermacam-macam diantaranya
adalah Hernia Nukleus Pulposus (HNP).

Penderita penyakit ini sering mengeluh sakit pinggang yang menjalar ke tungkai bawah terutama

pada saat aktivitas membungkuk (sholat, mencangkul). Penderita mayoritas melakukan suatu
aktivitas mengangkat beban yang berat dan sering membungkuk. Aktivita ini banyak dilakukan
oleh para pekerja bangunan, pembantu rumah tangga, olahragawan angkat besi, kuli pelabuhan,
dll.

HNP adalah suatu keadaan di mana sebagian atau seluruh bagian dari nukleus pulposus
mengalami penonjolan kedalam kanalis spinalis. Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan
salah satu penyebab dari nyeri punggung (NPB) yang penting. Prevalensinya berkisar antara 1-
2% dari populasi. HNP lumbalis paling sering (90%) mengenai diskus intervertebralis L5-S1 dan
L4-L5. Biasanya NBP oleh karena HNP lumbalis akan membaik dalam waktu kira-kira 6
minggu. Tindakan pembedahan jarang diperlukan kecuali pada keadaan tertentu.

Nukleus pulposus tidak mempunyai persarafan, sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri, tetapi
bila ia mendorong ke belakang, ia meregangkan anulus fibrosus dan menimbulkan rasa nyeri.

Karena ikat-ikat posterior longitudinal menutupi anulus fibrosus di bagian tengah, herniasi lebih
sering mendorong ke arah posterolateral.


Definisi

HNP (Hernia Nukleus Pulposus) yaitu keluarnya nucleus pulposus dari discus melalui robekan
annulus fibrosus keluar ke belakang/dorsal menekan medulla spinalis atau mengarah ke
dorsolateral menakan saraf spinalis sehingga menimbulkan gangguan.