Anda di halaman 1dari 15

BAB I

THYPUS ABDOMINALIS
A. Definisi
Thypus abdominalis adalah penyakit infeksi pada usus halus yang menimbulkan gejala
dan sistemik yang disebabkan oleh Salmonella thypii, parathypi A, B, C. (Kapita
Selekta Kedokteran)
B. Etiologi
Salmonella thypii, parathypi A, B, C
ram (!), ukuran "#$,% mm
Tidak berspora, gerak aktif, flagel panjang.
C. Patofisiologi
(terlampir)
D. Manifestasi Klinis
Selama masa tunas akan timbul gejala!gejala yang disebut gejala &rodromal, seperti
badan tidak enak, demam, pusing, sakit kepala, mual, muntah, badan lemas, nyeri
persendian, anoreksia. Setelah gejala prodromal, gejalah khas thypoid yaitu '
&eningkatan suhu tubuh selama ( minggu
Anoreksia, nausea, )omitus
Bradi*ardia
Coated tongue
+eukosit menurun
+imphedenopati
,alaise
-yeri abdomen

E. Kompliasi
&erforasi usus
&eritonitis
,eningitis typosa
.steomielitis
Kolesitis
/nfeksi sekunder paru!paru seperti Bron*hopneumoni.
!. Penatalasanaan
". Peme#isaan Diagnosti
&emeriksaan darah, urine, tinja Biakan salmonella thyposa
Tes 0idal
0idal (1) yaitu titer antibodi . (23$$ atau titer antibody 4 (25$$, 6i meningkat
di7aktu pendek.
Tes darah lengkap +eukopenia, limposistesis relatif atau menghilangnya
eosinofil
8rine kultur Biakan salmonella typii (1) pada minggu ke!//.
$. Pengo%atan
a. &era7atan
Bedrest minimal 9 hari
Bila terjadi penurunan kesadaran posisi tidur harus dirubah!rubah untuk
menghindari komplikasi de*ubitus.
Catat intake output
,obilisasi dilakukan bertahap sesuai pulihnya pasien dan setelah panas
turun.
Anjurkan minum banyak
Kompres hangat bila panas meningkat
.bser)asi setelah mendapat pengobatan
b. :iit
&emberian diit kon)ensional barupa makanan *air sampai padat se*ara
bertahap sesuai kemajuan penyembuhan.
:iit mudah *erna, porsi ke*il dan sering
Cukup protein
Tidak merangsang baik se*ara mekanis, kimia dan thermis.
*. .bat!obatan
Kloramfenikol ' :e7asa "#%$$2hari oral (9 hari)
Tranfenikol ' dosis sama
Ampi*illin dan amo#ilin 9%!(%$ kg2BB2hari
Antipiretik
Kortikosteroid
Septrin ' 3#; tablet 3 minggu tiap (3 jam.
KONSEP ASUHAN KEPE&A'ATAN
A. Penga(ian
". I)entitas
/dentitas klien
-ama '
8mur '
<enis kelamin '
Alamat '
Agama '
Suku bangsa '
&endidikan '
&ekerjaan '
-omor ,edre* '
/dentitas &enanggung ja7ab
$. &i*a+at ese,atan
a. Keluhan utama masuk =S
Tanyakan keluhan utama 7aktu masuk =S, kapan mulai timbul, apa yang
dirasakan, pengobatan apa yang telah dilakukan.
b. Keluhan utama 7aktu didata
Keluhan utama se7aktu melakukan pengkajian
*. =i7ayat kesehatan yang lalu
Bagaimana status kesehatan klien yang lalu, penyakit apa yang diderita hingga
masuk =S >
d. =i7ayat kesehatan keluarga
Apakah di dalam keluarga ada yang menderita penyakit keturunan, menular, dan
infeksi.
-. Peme#isaan !isi
Sistem -eurologi
! Kesadaran *ompos mentis
! Bila ada komplikasi kesadaran klien bisa menurun
Sistem Cardio)askuler
! 4ipotensi
! Bradi*ardi
Sistem &en*ernaan
! +idah kotor
! ,ukosa mulut kering
! ,ual, muntah
! :istensi abdomen
! Bising usus menurun
! Bunyi timpani (hati)
! -yeri tekan abdomen
Sistem &ernafasan
! Ta*ipnea
Sistem /ntegumen
! Kulit kering
! &u*at
! Suhu meningkat
Sistem ,uskuloskeletal
! ,alaise
! Tonus otot lemah
! Bedrest
B. Diagnosa Kepe#a*atan +ang m.ngin m.n/.l
(. &eningkatan suhu tubuh b2d dampak peradangan usus halus
3. &erubahan pola nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b2d anoreksia
;. /ntoleransi aktifitas b2d kelemahan umum
". =esiko tinggi komplikasi b2d pera7atan yang tidak adekuat.
C. Inte#0ensi Kepe#a*atan
1. Peningkatan suhu tubuh b/d dampak peradangan usus halus
Tujuan ' suhu tubuh kembali normal
INTE&1ENSI &ASIONAL
- Anjurkan klien bedrest total
- Beri banyak minum
- Beri kompres hangat pada dahi, lipatan
leher dan a#illa
- ,onitor tanda )ital
- Anjurkan klien memakai pakaian yang
tipis dan dapat menyerap keringat.
- Kolaborasi '
() Berikan obat antibiotik sesuai
indikasi
3) Berikan antipiretik
:engan bedrest dapat mengistirahatkan
organ yang sakit, pasien tenang
sehingga dapat membantu menurunkan
suhu tubuh, serta dapat men*egah
terjadinya komplikasi perdarahan usus.
8ntuk mengimbangi kehilangan *airan
dalam tubuh karena panas tinggi terjadi
penguapan.
Kompres hangat dapat mem)asodilatasi
pembuluh darah sehingga suhu kembali
normal.
8ntuk mengetahui sedini mungkin bila
terjadi penurunan tekanan darah, suhu,
nadi.
Agar tidak terjadi akumulasi dan
mempermudah proses pengeluaran
keringat.
2. Perubahan pola nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b/d anoreksia
Tujuan ' -utrisi terpenuhi2adekuat
Kriteri hasil ' ,enunjukkan perilaku mempertahankan masukan terhadap
pemberian makanan.
INTE&1ENSI &ASIONAL
- Auskultasi bising usus *atat apabila ada
bunyi hiperaktif
- Beri makanan yang mudah di*erna,
tidak merangsang.
Bising usus dapat membantu
menentukan respon pasien terhadap
pemberian makanan
,emudahkan pen*ernaan dan
penyerapan oleh usus halus sehingga
- Kolaborasi '
() Konsul dengan ahli gi?i
3) Beri makanan se*ara enteral
parenteral bila diindikasikan.
mengurangi beban kerja usus yang
sedang sakit dan dapat mengurangi
terjadinya komplikasi.
,embantu mengkaji kebutuhan nutrisi
dalam perubahan pen*ernaan dan fungsi
usus.
&ada kelemahan atau tidak toleran bila
diindikasikan hyperaliminasi digunakan
untuk menembah kebutuhan komponen
pada penyembuhan dan men*egah
status katabolisme.
PATO!ISIOLO2I
Salmonella thypii masuk ke mulut
,elalui makanan2minuman
Sebagian dimusnahkan
di lambung (4Cl)
Sebagian ke usus halus

<aringan ileum pla@ue peyeri
:i ileum terminalis
4ipertropi &.&eyeri

&erdarahan2perforasi
/ntestinal
,enembus lumina propia

&embuluh limfe

Kel. +imfe mesentrika

,elalui duktus torasikus


Ke pembuluh darah
Bakterimia

=eaksi infeksi
sistemik

&eningkatan suhu
tubuh

Anoreksia

&erubahan pola
nutrisi
,enyerang ke hati
melalui sirkulasi
portal

&embesaran hati
dengan infiltrat
limfosit, sel plasma,
sel ,-4 dan
nekrosis lokal.
,enyerang ileum
distal

,g /
4yperplasi &.&eyeri

,g. //
-ekrosis

,g. /// 8lserasi

,enekan syaraf

angguan rasa
nyaman ' nyeri
=AS

4yperplasi

&embesaran kel.
,esentrialdan
limpha
=esti perforasi dan
bleeding

Bedrest

:efisit A:+
BAB II
TIN3AUAN KASUS
ASUHAN KEPE&A'ATAN PADA ANAK
A. Anamnesa
". I)entitas Ana
-ama ' An. A
<enis Kelamin ' laki!laki
Anak ke ' ($
8mur ' ($ tahun
&endidikan ' S:
-o C, ' $"3"93$%
Tanggal ,asuk ' $"!$3!3$$"
Tanggal &engkajian ' $%!$3!3$$"
$. I)entitas O#ang T.a
IBU AYAH
-ama
8mur
Bangsa
Agama
&endidikan
&ekerjaan
Alamat
Keadaan kes.
-y. ,
"$ tahun
/ndonesia (sunda)
/slam
S,&
/=T
<l. Babakan sirna =t $B2$(
:s. &agadengan &asar
Kemis
Baik
Tn. K
"% th
/ndonesia (sunda)
/slam
S,&
Buruh
<l.Babakan sirna =t $B2$(
:s. &agadengan &asar
Kemis
Baik
-. Ke).).an ana )alam el.a#ga )an ea)aan sa.)a#a
Klien adalah anak kesepuluh dari (( bersaudara
enogram

4. &i*a+at e,amilan )an Pe#salinan
a. =i7ayat kehamilan ' Kehamilan ;3 minggu, keadaan baik.
b. =i7ayat persalinan
() Tempat persalinan ' =umah
3) &enolong ' Bidan
;) Keadaan 7aktu lahir ' Sehat
") Apgar skor ' 52C
%) Tinggi badan2berat badan ' %( *m23C$$ gr
b. =i7ayat pertumbuhan dan perkembangan '
() igi pertama tumbuh ' % bln
3) Tengkurap pada umur ' " bln
;) ,embalik pada umur ' " bl
") :uduk pada umur ' % bl
%) ,erangkak pada umur ' C bl
B) Berdiri pada umur ' ($ bln
9) Berjalan pada umur ' (3 bl
*. =i7ayat kesehatan
() &emeriksaan kesehatan ' Tidak teratur
3) /munisasi ' &olio, *ampak, hepatitis
;) &enyakit yang pernah diderita ' !
".) &enyakit keturunan ' :alam keluarganya tidak ada yang
menderita penyakit yang sama
") =i7ayat penyakit ' klien baru pertama kali menderita
penyakit ini.
d. Alasan dira7at
() Keluhan utama ' :emam tinggi 1 " hari S,=S disertai mual dan
muntah.
3) =i7ayat penyakit ' Klien berobat ke klinik , tetapi tidak sembuh juga,
jadi klien memutuskan untuk dira7at.
e. :ata Disik
() &ernafasan ' 35#2mnt
3) Aliminasi ' (#2sehari
;) /sritahat dan tidur ' Tidur biasanya 9 jam sehari
") =ekreasi ' <arang
%) Aktifitas ' Sekolah, main
B) Kebersihan diri ' Kurang
9) Ketergantungan ' Tidak ada
f. :ata &sikososial
() &rilaku sehari!hari ' Klien anak yang nurut kepada kedua orang tua
3) 4ubungan dengan '
.rang tua ' Baik
Saudara ' Baik
Keluarga lain ' Baik
Teman sebaya ' Baik
;) Tanggapan orang tua terhadap penyakit anak ' orang tua sangat sedih, dan
ibah melihat keadaan anaknya yang begitu lemas, kurus dan tidak bergairah.
5. Peme#isaan !isi
Keadaan 8mum
Kesadaran ' *ompos mentis, CS (%
Berat badan ' 35 kg
Tinggi badan ' ("% *m
Suhu ' ;C
$
C
-adi ' C% #2mnt
&ernafasan ' 35 #2mnt
Keadaan fisik ' klien tampak lemas, lemah
6. Data Pen.n(ang7peme#isaan )iagnosti 8
&emeriksaan laboratorium ' tanggal " Debruari 3$$"
4b ' ($,B gr2dl
+eukosit ' ;.9$$ 2ul
4ematokrit ' ;;E
Trombosit ' ("(.$$$2ul
Salmonella typii 4 ' (1) (25$
Salmonella &aratypii A4 ' (1) (25$
9. T,e#api
Chloram phenikol "#%$$ mg /6
=anitidin 3#9% mg &..
&ara*etamol ;#3%$ mg &..
Kaen ( B :rip K*l ($ mg2kolf (" tts2mnt
B. Analisa Data
NO DATA PENYEBAB MASALAH
( :S '
! Klien mengatakan
badannya panas
! Klien mengatakan sering
keluar keringat
:.'
! Suhu ;C
$
C
! Tampak sering keluar
keringat
! Klien gelisah
! -adi C% #2menit
! +eukosit ;.9$$
! Trombosit ("(.$$$
Atiologi

Bakterimia

=eaksi infeksi sistemik

&eningkatan suhu tubuh


angguan
termoregulasi
3 :S '
! /bu klien mengatakan
nafsu makannya menurun
! Klien merasakan mual
! Klien mengatakan
lidahnya pahit
:.'
! Klien tampak lemas
! Klien tidak menghabiskan
porsi makanan
! Berat badan S,=S 35 kg,
BB sekarang 3" kg
Atiologi

,enginfeksi usus halus

Bakterimia

=eaksi infeksi sistemik

angguan termoregulasi

Anoreksia

&erubahan pola nutrisi


&erubahan pola
nutrisi
C. Diagnosa Kepe#a*atan
(. &eningkatan suhu tubuh b2d efek bakterimia
3. &erubahan pola nutrisi ' kurang dari kebutuhan tubuh b2d anoreksia.
&ENCANA ASUHAN KEPE&A'ATAN
-ama ' Tn. A =uang ' Kemuning
-o. ,ed =e*. ' $"3"93$% 8mur ' ($ tahun
NO
DIA2NOSA
KEPE&A'ATAN
PE&ENCANAAN
IMPLEMENTASI E1ALUASI
TU3UAN INTE&1ENSI &ASIONAL
( &eningkatan suhu tubuh
b2d efek bakterimia yang
ditandai dengan '
:S '
! Klien mengatakan
badannya panas
! Klien mengatakan
sering keluar keringat
:.'
! Suhu ;C
$
C
! Tampak sering keluar
keringat
! Klien gelisah
! -adi C% #2menit
! +eukosit ;.9$$
! Trombosit ("(.$$$
Tupan '
Suhu tubuh stabil
(normal)
Tupen '
Setelah dilakukan
pera7atan selama 3"
jam suhu tubuh
menurun dengan
kriteria hasil '
! Suhu ;B!;9
$
C
! Tidak gelisah
! Tidak sering keluar
keringat.
- Anjurkan klien
bedrest total
- Anjurkan untuk
banyak minum
- Beri kompres hangat
pada dahi, lipatan
leher dan a#illa
- Anjurkan klien
memakai pakaian
yang tipis dan dapat
menyerap keringat.
- Kolaborasi dalam
pemberian Antipiretik
:engan bedrest dapat
mengistirahatkan organ
yang sakit, pasien tenang
sehingga dapat membantu
menurunkan suhu tubuh.
8ntuk mengimbangi
kehilangan *airan dalam
tubuh karena panas tinggi
:apat mem)asodilatasi
pembuluh darah
Agar tidak terjadi
akumulasi dan
mempermudah proses
pengeluaran keringat.
:apat membantu
menurunkan suhu tubuh.
<am 3(.$$
- ,enganjurkan klien
bedrest total
- +ibatkan keluarga
dalam A:+ klien
- ,enganjurkan klien
untuk banyak minum
- ,embantu memberi
minum 1 ( gelas
<am 33.$$
- ,engompres klien
dengan handuk ke*il
pada dahi dan lipatan
leher
- ,embantu klien
memakai pakaian yang
tipis dan dapat
menyerap keringat.
- ,emberikan
&ara*etamol ( tablet.
Tgl. %!3!$",
&kl. $B.$$
S '
Klien mengatakan
badannya tidak panas
seperti malam hari,
sedikit menurun
. '
- Klien sedikit
rileks
- Suhu ;5
o
C
- ,asih keluar
keringat
A '
,asalah belum
teratasi
& '
+anjutkan inter)ensi
- ,engompres klien
- ,emberikan
&ara*etamol (
tablet
3 &erubahan pola nutrisi
kurang dari kebutuhan
b2d anoreksia, yang
ditandai dengan '
:S '
! /bu klien mengatakan
nafsu makannya
Tupan '
Kebutuhan nutrisi
adekuat
Tupen '
Setelah dilakukan
pera7atan selama 3"
jam kebutuhan nutrisi
- Auskultasi bising
usus *atat apabila ada
bunyi hiperaktif
- Anjurkan klien untuk
makan makanan yang
lunak sedikit tapi
Bising usus dapat
membantu menentukan
respon pasien terhadap
pemberian makanan
,engistirahatkan dan
mengurangi kerja dan
kelelahan usus.
Tgl. %!3!$", <am 3(.$$
- ,engauskultasi bising
usus
- <umlah 1 9#2menit
- ,enganjurkan klien
makan roti sedikit tapi
sering.
Tgl. %!3!$",
&kl. $9.$$
S '
Klien mengatakan
masih sedikit mual
dan lidahnya terasa
pahit.
menurun
! Klien merasakan mual
! Klien mengatakan
lidahnya pahit
:.'
! Klien tampak lemas
! Klien tidak
menghabiskan porsi
makanan
! Berat badan S,=S 35
kg, BB sekarang 3" kg

terpenuhi, dengan
kriteria hasil '
! Klien menghabiskan
porsi makanannya.
! Klien tidak mual
! BB klien stabil
menjadi 35 kg
sering.
- Anjurkan klien untuk
menghabiskan porsi
makanannya.
- Anjurkan klien untuk
selalu memperhatikan
oral hygienenya.
- Timbang BB setiap
hari.
,eningkatkan jumlah
asupan kalori yang akan
masuk ke tubuh untuk
men*apai status nutrisi
adekuat.
,eningkatkan nafsu
makan
,engetahui keberhasilan
pemenuhan kebutuhan
nutrisi.
- ,enyuapi makanan
klien.
- ,enganjurkan klien
untuk menghabiskan
porsi makanannya.
- ,enjelaskan kepada
keluarga klien untuk
selalu memperhatikan
kebersihan mulut
dengan menggosok
gigi.
- ,enimbang BB setiap
hari.
- BB klien tgl. %!3!$" F
3" kg
. '
- Klien tidak
menghabiskan
porsi makanannya
- Klien masih
terlihat lemah.
A '
,asalah belum
teratasi
& '
+anjutkan inter)ensi

CATATAN PE&KEMBAN2AN
DP Ha#i73am Catatan Pe#em%angan Pa#af
/ <umat
B!$"!3$$"
<am (".$$
S '
/bu Klien mengatakan badan anaknya tidak
panas lagi
. '
Klien tampk rileks 2 tenang
Suhu ;B
.
C
Tidak kelur keringat yang berlebihan
A ' ,asalah teratasi
& ' Stop inter)ensi
// <umat
B!$"!3$$"
<am (".$$
S '
/bu Klien mengatakan anaknya sudah tidak
mual dan lidahya sudah tidak terasa pahit
. '
Klien menghabiskan porsi makanannya
Terlihat segar dan *eria
Klien diperbolehkan pulang oleh :okter
A ' ,asalah teratasi
& ' Stop inter)ensi