Anda di halaman 1dari 9

DALAM RANGKA MENGIKUTI KEPANITERAAN KLINIK MADYA

BAGIAN ILMU PENYAKIT MATA


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MATARAM
2014
Laporan
kass
!"n#ra$ R"#%na$
Ar#"r& O''$s%on
O''$% D"ks#ra
La$ ("(" )"r*a+an
)1a0100,4
BAB I
PENDA-ULUAN
Central retinal artery occlusion adalah penyumbatan pada artery retina sentral yang dapat
menimbulkan gejala penurunan penglihatan mendadak dengan keadaan mata yang tenang.
Kelainan ini bisa menimbulkan hilangnya penglihatan ,ketajaman penglihatan bisa berkisar
antara hitung jari sampai persepsi cahaya pada 90 % kasus (Eva !itcher, "009#.
BAB II
LAPORAN KASUS
1. I("n#%#as Pas%"n
$ama %tn. &'
(mur %)* tahun
+ekerjaan %+elajar
,enis kelamin %-aki . -aki
/gama %0slam
/lamat %Kekeri
$o rm %)0))*0
1anggal pemeriksaan %)* /pril "0)*
2. Ana*n"s%s
A. K"$)an #a*a
+englihatan kabur tiba . tiba pada mata kanan
B. K"$)an p"n&"r#a
2
!. R%+a&a# p"n&ak%# s"karan/
3eorang laki . laki berusia )* tahun datang ke poliklinik mata 43(+ $15 dengan
keluhan penglihatannya kabur secara tiba . tiba. +englihatan kabur dirasakan pasien
sudah sejak kelas ) 3'+ sekitar setahun yang lalu, tapi pasien mengabaikannya..3ekitar "
minggu yang lalu pasien sempat meminta ibunya membelikan kacamata, namun tidak
memperbaiki penglihatan pasien, sehingga ibu pasien memutuskan untuk memba6a ke
dokter. &okter yang mera6at pasien sebelumnya hanya memberikan obat tetes dan
vitamin dan disarankan untuk dirujuk ke poliklinik 43(+ $15.
D. R%+a&a# p"n&ak%# (a)$
+asien memilii ri6ayat trauma di kepala bagian kanan karena kecelakaan pada
6aktu kelas 7 3&.
E. R%+a&a# p"n&ak%# *a#a
2
F. R%+a&a# p"n&ak%# s%s#"*%k
1idak ada
G. R%+a&a# p"n&ak%# k"$ar/a
1idak ada
-. R%+a&a# a$"r/%
+asien menyangkal adanya alergi.
0. P"*"r%ksaan 1%s%k
A. S#a#s /"n"ra$%s
Keadaan umum % baik
Kesadaran %compos mentis (E*89':#
B. S#a#s Loka$%s
No P"*"r%ksaan O'$% ("k#ra O'$% s%n%s#ra
) V%ss
Na#ra$%s
123 s'
P) #%(ak a(a
p"r4a%kan
323 s'
" Kedudukan bola mata
1es hirschberg
Cover . uncover test
Ekso1or%a
;rtotropia
;rto<oria
;rthotropia
* =erakan bola mata Kesan baik ke segala
arah
Kesan baik ke segala
arah
9 -apang pandang P"n&"*p%#an
Lapan/ Pan(an/
s"*a s%s%
Kesan normal
: 3ilia palpebra superior et in<erior $ormal pertumbuhan
baik ke arah
luar,kerontokan (2#
$ormal pertumbuhan
baik ke arah
luar,kerontokan (2#
> +alpebra superior et in<erior ?iperemi (2# ,edema
(2# ,benjolan (2# , nyeri
Edema (2#,
hiperemi (2#,benjolan
tekan (2# (2#,nyeri tekan (2#
@ Aisura palpebra B )9 mm B )9mm
9 Konjungtiva palpebra superior et in<erior ?iperemi (2#, <olikel
(2#
?iperemi (2#, <olikel
(2#
)0 Konjungtiva bulbi 0njeksi konjungtiva (2# 0njeksi konjungtiva
(2#,hiperemi (2#
)) Kornea 5entuk
bulat,jernih,sikatrik
(2#
5entuk bulat
jernih,sikatrik (2#
)" 5ilik mata depan Kesan dalam,
hipopion (2#,hi<ema
(2#
Kesan dalam,
hipopion (2#,hi<ema
(2#
)7 0ris !arna cokelat
normal,kripte normal,
edema (2#,sinekia (2#
!arna cokelat
normal,kripte normal,
edema (2#,sinekia (2#
)* +upil 5ulat reguler diameter
B 7 mm ,r"1$"ks
'a)a&a $an/sn/ 567
re<leC cahaya tak
langsung (B#
5ulat reguler diameter
B 7 mm ,re<leks
langsung dan tak
langsung (B#
)9 -ensa ,ernih,iris shado6 (2# ,ernih,iris shado6 (2#
): 10;
+alpasi
1onometri
Kesan normal
1idak dilakukan
Kesan normal
1idak dilakukan
)> Aunduskopi Ga*4aran r"#%na
p#%) k"kn%n/ 8
kn%n/an ("n/an
#a*pakan ar#"r%
&an/ *%n%*a$.
!)"rr& r"( spo# 56 7
Nor*a$
BAB III
IDENTIFIKASI MASALA- DAN ANALISA KASUS
1. I("n#%1%kas% *asa$a)
A. S49"k#%1
a. 'ata kanan kabur tiba . tiba
B. B. o49"k#%1
8isus naturalis ;& %)D:0 ;3 %:D:
4e<leC cahaya langsung pupil (2#
-apang pandang ;& menyempit
Aunduskopi di dapatkan gambaran retina yang ber6arna putih kekuning .
kuningan. 1ampakan pembuluh darah yang sedikit.
2. Ana$%sa Kass
+asien datang dengan keluhan mata tenang dan visus menurun secara tiba . tiba.
?al ini menunjukkan ada kemungkinan kerusakan pada sensorik mata yaitu pada retina.
3etelah dilakukan pemeriksaan mata, didapatkan beberapa temuan pada mata kanan
pasien yaitu %
4e<leC pupil terhadap cahaya langsung terganggu (a<<erent papillary de<ect#.
'emunculkan kecurigaan adanya gangguan pada sensoris.
8isus mata kanan menurun hanya ) D :0 dan tidak ada perbaikan dengan
pinhole,hal ini menyingkirkan kemungkinan kelainan re<raksi.
&ari gerakan bola mata tidak didapatkan keterbatasan gerak dan tidak adanya
nyeri, hal ini menyingkirkan penyebab in<eksi seperti neuritis optic.
Aunduskopi menunjukkan gambaran <undus yang pucat dan kekuning .
kekuningan dan tidak ada tampakan arteri. ?anya ada tampakan vena yang
kecil. 'enguatkan kecurigaan central retinal artery occlusion (C4/;#.
0. Ass"ss*"n#
5erdasarkan temuan dari anamnesis dan pemeriksaan klinis dapat diambil
kesimpulan pasien ini dicurigai mengalami C4/; (Central Retinal Artery Occlusion)
occuli dekstra..
4. D%a/nos%s k"r9a
C4/; occuli dekstra

,. P$ann%n/
a. P$ann%n/ P"*"r%ksaan
+emeriksaan darah rutin
Aoto <undus
+emeriksaan tekanan bola mata
+emeriksaan pembekuan darah (koagulasi#
3.Ta#a$aksana
(ntuk sementara pasien diobservasi terlebih dahulu dengan bekerja sama dengan bagian
penyakit dalam untuk mengetahui adanya kelainan sistemik yang mendasari kelainan.
:. Pro/nos%s
&ubia
BAB IV
KESIMPULAN
Central retinal artery occlusion adalah penyumbatan pada artery retina central yang
memperdarahi retina. 3umbatan pada arteri ini akan bisa menyebabkan keluhan penglihatan
menurun secara tiba . tiba dengan mata yang tenang. +ada kasus diatas pasien mengeluhkan
penglihatan menurun secara tiba . tiba tanpa adanya keluhan mata merah. 5erdasarkan
anamnesis dan pemeriksaan yang dilakukan pasien dicurigai mengalami C4/; pada mata
kanan.
4encana penatalaksanaan pasien adalah dengan observasi dan kerjasama dengan bagian
penyakit dalam untuk mengetahui kemungkinan kelainan sistemik yang mendasari penyakit
pasien,kemudian melakukan intervensi jika diperlukan berdasarkan hasil dari pemeriksaan
lanjutan.
DAFTAR PUSTAKA
Bandello, F. (2012). Retinal Artery Occlusion. ESASO course series , 74 - 80.
Beaty, S., !on", #. A. (2000). Acute occlusion o$ t%e retinal arteries& current
conce't o$ dia"osis and (ana"e(ent. j Accid Emerg Med , )24 - )2*.
!+a, ,. R., -itc%er, .. ,. (200*). Vaughan & Asbury Oftalmologi Umum. San
Fransisco& /c 0ra1 2ill.
Sidarta, 3. (201)). Ilmu Penyait Mata. .a4arta& Balai ,ener5it F#63.