Anda di halaman 1dari 22

BAB I

LAPORAN KASUS
I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny.Y
Umur : 57 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Taman Mangu Indah A 97 !T ""#""#$ Jurang
Mangu %arat$ P&nd&' Aren$ Tanggerang
Agama : Islam
Pendidi'an : (MA
(tatus : Meni'ah
Pe'er)aan : I*u !umah Tangga
Tanggal +atang 'e !( : 5 (eptem*er ,"-.
N& M! : --//9.
II. ANAMNESIS
+ila'u'an se0ara Aut&anamnesis pada tanggal 5 (eptem*er ,"-.
pu'ul --."" 1i* di P&li'lini' Mata !(A2 dr. Mint&hard)&.
Keluhan Utama
Mata 'anan merah se)a' 3 - hari yang lalu.
Keluhan Tambahan
Mata 'anan terasa seperti ada yang menggan)al.
Riwayat Penyakit Sekaran
Pasien se&rang perempuan$ 57 tahun$ datang 'e P&li'lini' Mata !(A2
dr.Mint&hard)& dengan 'eluhan mata 'anan merah se)a' - hari yang lalu. Mata
merah tim*ul se0ara ti*a4ti*a dan di'etahui pasien saat *angun tidur$ a1alnya
hanya sedi'it sa)a$ tetapi sema'in hari sema'in meluas. (elain merah$ pasien
)uga mengeluh'an adanya rasa menggan)al pada mata yang merah$ sehingga
ter'adang pasien mengg&s&'4g&s&' matanya 'arena merasa tida' nyaman.
Keluhan ini tida' disertai adanya rasa nyeri$ gatal$ *eng'a' pada *&la mata$
penurunan penglihatan dan '&t&ran yang *erle*ihan pada mata.
1
Pasien )uga tida' mengeluh'an adanya *atu' dan *ersin se*elumnya.
Tida' ada 'eluhan sering mimisan atau mudah le*am serta lu'a yang su'ar
sem*uh$ ri1ayat trauma )uga disang'al &leh pasien. Pasien menga'u sedang
meng&nsumsi &*at4&*at darah tinggi se0ara rutin. Pasien mema'ai 'a0amata
untu' mem*a0a pada 'ehidupan sehari4harinya.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengata'an pernah mengalami 'eluhan yang serupa pada mata
yang sama se'itar # *ulan yang lalu. Pasien menga'ui memili'i ri1ayat
penya'it darah tinggi dan tida' ter'&ntr&l. Pasien tida' memili'i ri1ayat
penya'it 'elainan pem*e'uan darah$ 'en0ing manis$ penya'it in5e'si lainnya$
'eganasan$ alergi ma'anan maupun alergi &*at. !i1ayat trauma pada mata
)uga tida' ada. Pasien *elum pernah men)alani &perasi pada mata se*elumnya.
Riwayat Penyakit Keluara
Tida' ada angg&ta 'eluarga yang menderita penya'it yang serupa
dengan pasien. !i1ayat penya'it darah tinggi$ 'elainan pem*e'uan darah$
'en0ing manis$ 'eganasan$ dan penya'it in5e'si lainnya dalam 'eluarga
disang'al.
Riwayat Pen!batan
Pasien mengata'an saat ini sedang meng&nsumsi &*at darah tinggi dari
d&'ter penya'it dalam namun )arang '&ntr&l rutin.
Riwayat S!"ial Ek!n!mi
!i1ayat s&sial e'&n&mi dirasa'an pasien 0u'up untu' memenuhi
'e*utuhan sehari4hari.
III. PEMERIKSAAN #ISIK
A. Kea$aan umum
Kesan sa'it : Tam%ak "akit rinan
Kesadaran : 6&mp&s Mentis
2
(tatus gi7i : %% : 7" 'g
T% : -5, 0m
IMT : #"$#" 'gm
,
8&*esitas9
B. Tan$a &ital
Te'anan darah : '()*')) mm+
Nadi : :.; menit$ reguler
Perna5asan : ," ;menit
(uhu : #7 <6 8a5e*ris9
,. Statu" -enerali"
Kulit
=arna : (a1& matang$ Pu0at 849$ sian&sis 849$ dan i'teri' 849$ ruam
Turg&r : %ai'
2esi : .
Ke%ala
%entu' : N&rm&0ephali$ tida' terdapat de5&rmitas
!am*ut : !am*ut *er1arna hitam$ te*al$ lurus distri*usi merata$ tida'
mudah di0a*ut
/a0ah
Inspe'si : (imetris$ Pu0at 841$ sian&sis 849$ dan i'teri' 849
Mata
2ihat status &phtalm&l&gis
Telina
N&rm&tia$ nyeri tari' 44$ nyeri te'an tragus 44$ meatus a'usti'us e'sternus
lapang >>$ serumen 44$ se0ret 44$ mem*rane timpani inta' >>
+i$un
%entu' n&rmal$ tida' terdapat de5&rmitas$ de?iasi septum 849$ se'ret 44$
mu'&sa hiperemis 44$ perdarahan 0a?um nasi 44
Mulut
@ral hygine *ai'$ 'aries 44$ gigi &mp&ng 44$ langit4langit n&rmal
Ten!r!kan
T&nsil T-4T-$ tida' hiperemis$ 'ripta tida' mele*ar$ detritus 44$ lidah
n&rmal$ u?ula ditengah$ ar0us 5aring simetris$ mu'&sa 5aring tida'
hiperemis dan tida' granuler.
3
Leher
Tra'ea tera*a ditengah$ JAP 5>, 0mB
,
@$ 'elen)ar getah *ening tida'
tera*a mem*esar$ tir&id tida' tera*a mem*esar.
Th!rak"
Paru-paru
Inspe'si : N&rmal$ dinding dada simetris *ai' statis dan dinamis$
retra'si sela iga 849.
Palpasi : Cera'an dinding dada simetris
Per'usi : (&n&r
Aus'ultasi : Aesi'uler >>$ rh 44$ 1h 44
Jantung
Inspe'si : Tida' tampa' pulsasi i'tus 0&rdis
Palpasi : Tida' tera*a i'tus 0&rdis
Per'usi : Tida' dila'u'an
Aus'ultasi : (- n&rmal$ (, n&rmal$ regular$ murmur 849$ gall&p 849.
Ab$!men
Inspe'si : +atar$ simetris$ dilatasi ?ena 849 dan i'teri' 849
Aus'ultasi : %ising usus 8>9 #;menit
Per'usi : Timpani 8>9 diseluruh lapang a*d&men$ shi5ting dullness
849
Palpasi : +atar$ supel$ nyeri te'an849$ hepar dan lien tida' tera*a
Ek"tremita"
(imetris$ a'ral hangat$ &edem 849
D. Statu" O2talm!l!i
OD PEMERIKSAAN OS
// Aisus //
N6 K&re'si N6
Adde > ,.75 > ,.75
@rt&5&ria Kedudu'an @rt&5&ria
%ai' 'e segala arah Cera' %&la Mata %ai' 'e segala arah
4
Nyeri te'an 849
Ddema 849
Biperemis 849
Tri'iasis 849
2ag&pthalmus 849
D'tr&pi&n 849
Dntr&pi&n 849
Palpe*ra (uperi&r
dan In5eri&r
Nyeri te'an 849
Ddema 849
Biperemis 849
Tri'iasis 849
2ag&pthalmus 849
D'tr&pin 849
Dntr&pi&n 849
6ilia Tida' ada 'elainan Tida' ada 'elainan
Tenang K&n)ungti?a Tarsal
(uperi&r dan In5eri&r
Tenang
in)e'si '&n)ungti?a 849$
in)e'si siliar 849$
perdarahan
su*'&n)ungti?a 8>9$
se'ret 849
K&n)ungti?a %ul*i
in)e'si '&n)ungti?a 849$
in)e'si siliar 849$
perdarahan
su*'&n)ungti?a 849$
se'ret 849
Jernih
Ddem 849
(i'atri' 849
K&rnea
Keruh
Ddem 849
(i'atri' 849
+alam
Bip&pi&n 849
Bi5ema 849
6@A
+alam
Bip&pi&n 849
Bi5ema 849
Kripta *ai'
=arna 0&'lat
'ehitaman
Ddema 849
(ine'ia 849
Atr&5i 849
Iris
Kripta *ai'
=arna 0&'lat 'ehitaman
Ddema 849
(ine'ia 849
Atr&5i 849
%ulat$ regular
2eta' sentral
+iameter # mm
!e5le's pupil 2T2 :
8>>9
Pupil
%ulat$ regular
2eta' sentral
+iameter # mm
!e5le's pupil 2T2 : 8>
>9
Jernih
(had&1 test 849
2ensa Jernih
(had&1 test 849
Tida' dila'u'an T&n&metri (0hi&t7 Tida' dila'u'an
Tida' dila'u'an Eundus'&pi Tida' dila'u'an
IV. RESUME
5
Pasien se&rang perempuan$ 57 tahun$ datang 'e P&li'lini' Mata !(A2
dr.Mint&hard)& dengan 'eluhan mata 'anan merah se)a' - hari yang lalu.
Mata merah tim*ul se0ara ti*a4ti*a dan di'etahui pasien saat *angun tidur$
a1alnya hanya sedi'it sa)a$ tetapi sema'in hari sema'in meluas. (elain
merah$ pasien )uga mengeluh'an adanya rasa menggan)al pada mata yang
merah$ sehingga ter'adang pasien mengg&s&'4g&s&' matanya 'arena merasa
tida' nyaman. Pasien mengata'an pernah mengalami 'eluhan yang serupa
pada mata yang sama se'itar # *ulan yang lalu. Pasien )uga menga'u
memili'i ri1ayat penya'it darah tinggi yang tida' ter'&ntr&l dan sedang
meng&nsumsi &*at4&*at darah tinggi se0ara rutin. Pasien mema'ai 'a0amata
untu' mem*a0a pada 'ehidupan sehari4harinya. Pada pemeri'saan 5isi'
didapat'an pasien tampa' sa'it ringan$ te'anan darah -/"-"" mmBg$ yang
lainnya dalam *atas n&rmal. Pada pemeri'saan &5talm&l&gi &'uli de'stra dan
sinistra didapat'an Adde > ,.75> ,.75$ pada '&n)ungti?a &'uli de'stra
didapat'an perdarahan su*'&n)ungti?a 8>9.
&. DIA-NOSIS KER3A
Bemat&ma (u*'&n)ungti?a @+
&I. DIA-NOSIS BANDIN-
.
&II. PENATALAKSANAAN
N&n Medi'ament&sa
4 Ddu'asi pasien agar rutin meng&ntr&l dan meminum &*at penya'it
darah tingginya
4 Ddu'asi pasien agar tida' mengg&s&'4g&s&' matanya yang merah
4 Ddu'asi mengenai penya'it dan 'emung'inan '&mpli'asi yang ter)adi
4 Ddu'asi mengenai tatala'sana yang di*eri'an
4 Ddu'asi agar tida' meng&nsumsi &*at yang dapat mening'at'an
perdarahan seperti aspirin$ i*upr&5en$ napr&;yn dan N(AI+ lainnya.
6
Medi'ament&sa
4 Air mata arti5isial : 6end& 2yteers Eye Drops #4. ; sehari @+(
4 Aas&'&nstri't&r : Aasa0&n Eye Drops -4# ; sehari @+
&III. PRO-NOSIS
Ad Aitam : Ad *&nam
@+ @(
Ad Aisam Ad *&nam Ad *&nam
Ad Eungsi&nam Ad *&nam Ad *&nam
Ad (anati&nam Ad *&nam Ad *&nam
7
BAB II
ANALISA KASUS
+iagn&sis pada pasien ini ditega''an *erdasar'an anamnesis dan
pemeri'saan 5isi'$ yang mana 'eluhan dan hasil dari *e*erapa pemeri'saan 5isi'
mengarah pada perdarahan su*'&n)ungti?a$ antara lain: merah pada mata 'anan
yang mun0ul se0ara ti*a4ti*a$ a1alnya hanya se*agian 'e0il tetapi lama4lama
sema'in meluas$ pasien merasa tida' nyaman seperti ada yang menggan)al di
mata sehingga pasien sering mengg&s&' matanya$ tida' ada 'eluhan nyeri$ gatal$
*eng'a'$ '&t&ran yang *erle*ihan dan 'eluarnya air mata maupun se'ret yang
*erle*ihan$ pasien menderita penya'it darah tinggi tida' ter'&ntr&l dan sedang
meng&nsumsi &*at darah tinggi$ dan pada pemeri'saan &5talm&l&gi terdapat
hemat&m su*'&n)ungti?a pada &'uli de'stra.
%erdasar'an anamnesis dan pemeri'saan 5isi' 'emung'inan penye*a*
tim*ulnya perdarahan su*'&n)ungti?a pada pasien ini *isa dise*a*'an &leh
penya'it hipertensi pada pasien yang sedang tida' ter'&ntr&l ditam*ah dengan
'e*iasaan pasien yang mengg&s&'4g&s&' matanya yang sedang merah. Pada 'asus
ini pasien mendapat'an terapi *erupa air mata arti5isial yaitu 6end& 2yteers Eye
Drops #4. ; sehari ditetes'an pada mata 'anan dan 'iri$ ?as&'&nstri't&r yaitu
Aasa0&n Eye Drops -4# ; sehari pada mata 'anan$ serta *e*erapa edu'asi antara
lain untu' menghindari pema'aian &*at4&*atan seperti aspirin$ i*upr&5en$
napr&;yn$ atau *e*erapa N(AI+ lain yang dapat mening'at'an perdarahan$ lalu
untu' '&ntr&l 'e p&li setelah - minggu atau segera 'em*ali )i'a perdarahan
*ertam*ah luas 8mata *ertam*ah merah9 untu' menge?aluasi resp&n terapi yang
telah di*eri'an dan per*ai'an dari ge)ala 'linis. %erdasar'an literatur$ perdarahan
su*'&n)ungti?a se*enarnya tida' memerlu'an peng&*atan 'arena darah a'an
tera*s&r*si dengan *ai' selama -4# minggu.
8
Pr&gn&sis ad ?itam pada pasien ini adalah ad *&nam 'arena hemat&m
su*'&n)ungti?a ini tida' mengan0am nya1a pasien$ *egitu pula dengan pr&gn&sis
ad ?isam$ ad 5ungsi&nam$ ad sanati&nam seluruhnya ad *&nam pada 'edua mata
pasien ini 'arena setelah perdarahan pada su*'&n)ungti?a ini dia*s&r*si selama -4
# minggu$ tida' a'an meninggal'an *e'as apapun maupun penurunan pada
penglihatan pasien.
9
BAB III
TIN3AUAN PUSTAKA
4.' Anat!mi Mata $an K!n0unti5a
Mata adalah se*uah &rgan yang '&mple's yang memili'i le*ih dari satu
sistem anat&mi yang mendu'ung 5ungsi mata itu sendiri. (e0ara umum ada
*e*erapa sistem anat&mi yang mendu'ung 5ungsi &rgan mata$ yaitu:
-
-. Anat&mi 'el&pa' mata
Kel&pa' mata memili'i peranan pr&te'si terhadap *&la mata dari *enda
asing yang men*ahaya'an mata. Kel&pa' atau palpe*ra mempunyai 5ungsi
melindungi *&la mata$ serta mengeluar'an se'resi 'elen)arnya yang
mem*entu' 5ilm air mata di depan '&rnea. Pada 'el&pa' terdapat *agian F
*agian seperti 'elan)ar se*asea$ 'elen)ar M&ll$ 'elen)ar Geis dan 'elen)ar
Mei*&m. (ementara pergera'an 'el&pa' mata dila'u'an &leh M. 2e?at&r
palpe*ra yang dipersara5i &leh N. Easialis.
,. Anat&mi sistem la'rimal
(istem la'rimal terdiri atas , *agian$ yaitu :
(istem pr&du'si atau glandula la'rimal. (istem se'resi air mata atau
la'rimal terleta' di daerah temp&ral *&la mata.
(istem e's'resi mulai pada pungtum la'rimal$ 'anali'uli la'rimal$
sa'us la'rimal$ du'tus nas&la'rimal$ meatus in5eri&r.
#. Anat&mi '&n)ungti?a
K&n)ungti?a merupa'an mem*ran yang menutupi s'lera dan 'el&pa'
*agian *ela'ang. %erma0am F ma0am &*at mata dapat diserap melalui
'&n)ungti?a ini. K&n)ungti?a mengandung 'elen)ar musin yang dihasil'an
&leh sel C&*let. Musin *ersi5at mem*asahi *&la mata terutama '&rnea.
K&n)ungti?a terdiri atas tiga *agian$ yaitu :
K&n)ungit?a tarsal yang menutupi tarsus$ '&n)ungti?a tarsal su'ar
digera''an dari tarsus.
10
K&n)ungti?a *ul*i menutupi s'lera dan mudah digera''an dari s'lera
di *a1ahnya.
K&n)ungti?a 5&rnises atau 5&rni's '&n)ungti?a yang merupa'an
tempat peralihan '&n)ungti?a tarsal dengan '&n)ungti?a *ul*i.
K&n)ungti?a *ul*i dan 5&rni's *erhu*ungan dengan sangat l&nggar dengan
)aringan di *a1ahnya sehingga *&la mata mudah *ergera'.
.. Anat&mi *&la mata
%&la mata *er*entu' *ulat dengan pan)ang ma'simal ,. mm. %&la mata di
*agian depan 8'&rnea9 mempunyai 'eleng'ungan yang le*ih ta)am
sehingga terdapat *entu' dengan , 'eleng'ungan yang *er*eda. %&la mata
di*ung'us &leh # lapis )aringan$ yaitu :
('lera$ merupa'an *agian terluar yang melindungi *&la mata. %agian
terdepan s'lera dise*ut '&rnea yang *ersi5at transparan yang
memudah'an sinar masu' 'e dalam *&la mata.
Jaringan u?ea merupa'an )aringan ?as'ular. Jaringan s'lera dan u?ea
di*atasi &leh ruang yang p&tensial mudah dimasu'i darah apa*ila
ter)adi perdarahan pada ruda pa'sa yang dise*ut perdarahan
supra'&r&id. Jaringan u?ea terdiri atas iris$ *adan siliar dan '&r&id.
%adan siliar menghasil'an 0airan *ili' mata 8a'u&s hum&r9.
2apis 'etiga *&la mata adalah retina yang terleta' paling dalam dan
mempunyai susunan lapis se*anya' -" lapis yang merupa'an lapis
mem*ran neur&sens&ris yang a'an meru*ah sinar men)adi rangsangan
pada sara5 &pti' dan diterus'an 'e &ta'.
5. Anat&mi r&ngga &r*ita
!&ngga &r*ita adalah r&ngga yang *erisi *&la mata dan terdapat 7 tulang
yang mem*entu' dinding &r*ita yaitu : la'rimal$ etm&id$ s5en&id$ 5r&ntal$
dan dasar &r*ita yang terutama terdiri atas tulang ma'sila$ *ersama F sama
tulang palatinum dan 7ig&mati'us.
(e0ara garis *esar anat&mi mata terdiri dari 8luar F 'e dalam9 :
K&rnea
Kamera &'uli anteri&r
Iris
2ensa
11
Kamera &'uli p&steri&r 8?itreus *&dy9
!etina
Ner?us &pti'us
-ambar '. Anat!mi mata
,
4.4 #i"i!l!i K!n0unti5a
K&n)ungti?a merupa'an mem*ran mu'us yang transparan yang mem*entang
di permu'aan dalam 'el&pa' mata dan permu'aan *&la mata se)auh dari lim*us.
Ini memili'i suplay lim5ati' yang te*al dan sel imun&'&mpeten yang *erlimpah.
Mu'us dari sel g&*let dan se'resi dari 'elen)ar a'ses&ris la'rimal merupa'an
'&mp&nen penting pada air mata. K&n)ungti?a merupa'an *arier pertahanan dari
adanya in5e'si. Aliran lim5ati' *erasal dari n&dus preauri'uler dan su*mandi*ula$
yang *er'&resp&nden dengan aliran di 'el&pa' mata.
,
K&n)ungti?a terdiri atas # *agian$ yaitu:
#$.
K&n)ungti?a palpe*ra dimulai dari hu*ungan mu'&'utaneus pada tepi
'el&pa' dan *erga*ung 'e lapis tarsal p&steri&r. K&n)ungti?a palpe*ralis
melapisi permu'aan p&steri&r 'el&pa' mata dan mele'at erat 'e tarsus.
+i tepi superi&r dan in5eri&r tarsus$ '&n)ungti?a melipat 'e p&steri&r
12
8pada 5&rni's superi&r dan in5eri&r9 dan mem*ung'us )aringan epis'lera
dan men)adi '&n)ungti?a *ul*aris.
K&n)ungti?a 5&rni's merupa'an '&n)ungti?a peralihan '&n)ungti?a
palpe*ra dan *ul*i
K&n)ungti?a *ul*i yang menutupi s'lera anteri&r dan *ersam*ung
dengan epitel '&rnea pada lim*us. Punggungan lim*us yang meling'ar
mem*entu' palisade A&gt. (tr&ma *eralih men)adi 'apsula Ten&n
'e0uali pada lim*us dimana dua lapisan menyatu. K&n)ungti?a *ul*aris
mele'at l&nggar 'e septum &r*itale di 5&rni's dan melipat *er'ali F 'ali.
Pelipatan ini memung'in'an *&la mata *ergera' dan memper*esar
permu'aan '&n)ungti?a se'ret&ri'. 2ipatan '&n)ungti?a *ul*aris te*al$
mudah *ergera' dan luna' 8pli'a semilunaris9 terleta' di 'anthus
internus dan mem*entu' 'el&pa' mata 'etiga pada *e*erapa *inatang.
(tru'tur epiderm&id 'e0il sema0am daging 8'arun'ula9 menempel
super5isial 'e *agian dalam pli'a semilunaris dan merupa'an 7&na
transisi yang mengandung elemen 'ulit dan mem*ran mu'&sa.
-ambar 4. Anat!mi K!n0unti5a
5
Pa"!kan $arah6 lim2e $an %er"ara2an
Arteri F arteri '&n)ungti?a *erasal dari arteri siliaris anteri&r dan arteri
palpe*ralis. Kedua arteri ini *eranast&m&sis *e*as dan *ersama dengan *anya'
?ena '&n)ungti?a yang umumnya mengi'uti p&la arterinya mem*entu' )aring F
)aring ?as'uler '&n)ungti?a yang *anya' se'ali.
13
Pem*uluh lim5e '&n)ungti?a terusun dalam lapisan super5isial dan lapisan
pr&5undus dan *ersam*ung dengan pem*uluh lim5e 'el&pa' mata hingga
mem*entu' ple'sus lim5ati'us yang 'aya. K&n)ungti?a menerima persara5an dari
per0a*angan 8&5talmi'9 pertama ner?us A. (ara5 ini hanya relati5 sedi'it
mempunyai serat nyeri.
Bist&l&gi '&n)ungti?a :
Dpitel '&n)ungti?a merupa'an )enis yang n&n4'eratinisasi dan
te*alnya se'itar 5 sel. (el *asal 'u*&id menyusun sel p&lihedral yang
mendatar se*elum sel terse*ut terlepas dari permu'aan. (el g&*let
terdapat di dalam sel epitelnya. (el g&*let 'e*anya'an terdapat di
in5er&ir dari nasal dan di '&n)ungti?a 5&rni's$ dimana )umlahnya
se'itar 5 F -"H )umlah sel *asal.
#
2apisan epitel '&n)ungti?a terdiri
dari dua hingga lima lapisan sel epitel silinder *erting'at$ super5isial
dan *asal. 2apisan epitel '&n)ungti?a di de'at lim*us$ di atas
'arun'ula$ dan di de'at persam*ungan mu'&'utan pada tepi 'el&pa'
mata terdiri dari sel F sel epitel s'uam&sa. (el F sel epitel *asal
*er1arna le*ih pe'at daripada sel F sel super5isial dan di de'at
lim*us dapat mengandung pigmen.
(tr&ma 8su*stansia pr&pria9 terdiri atas )aringan i'at yang *anya'
'ehilangan pem*uluh darah. (tr&ma '&n)ungti?a di*agi men)adi satu
lapisan aden&id 8super5isial9 dan satu lapisan 5i*r&sa 8pr&5undus9.
2apisan aden&id mengandung )aringan lim5&id dan di *e*erapa
tempat dapat mengandung stru'tur sema0am 5&li'el tanpa sentrum
germinati?um. 2apisan aden&id tida' *er'em*ang sampai setelah
*ayi *erumur , atau # *ulan. Bal ini men)elas'an mengapa
'&n)ungti?itis in'lusi pada ne&natus *ersi5at papiler *u'an 5&li'uler
dan mengapa 'emudian men)adi 5&li'uler.
4.7 +emat!ma 8Per$arahan1 Subk!n0unti5a
A. De2ini"i
Perdarahan su*'&n)ungti?a adalah perdarahan a'i*at rapuhnya
pem*uluh darah '&n)ungti?a.
#
+arah terdapat di antara '&n)ungti?a dan s'lera.
14
(ehingga mata a'an mendada' terlihat merah dan *iasanya meng'ha1atir'an
*agi pasien.
.
-ambar 7. Per$arahan "ubk!n0unti5a
/
B. Sin!nim
%e*erapa istilah lain untu' perdarahan su*'&n)ungti?a adalah:
/

-. %leeding In The Dye
,. Dye In)ury
#. !uptured %l&&d Aessels
.. %l&&d In The Dye
5. %leeding Under The 6&n)un0ti?a
/. %l&&dsh&t Dye
7. Pin'eye
,. E%i$emi!l!i
+ari segi usia$ perdarahan su*'&n)ungti?a dapat ter)adi di semua
'el&mp&' umur$ namun hal ini dapat mening'at 'e)adiannya sesuai dengan
pertam*ahan umur.
/
Penelitian epidemi&l&gi di K&ng& rata F rata usia yang
mengalami perdarahan su*'&n)ungti?a adalah usia #" tahun.

Perdarahan
su*'&n)ungti?a se*agian *esar ter)adi unilateral 89"H9.
7
Pada perdarahan su*'&n)ungti?a tipe sp&ntan tida' ditemu'an
hu*ungan yang )elas dengan suatu '&ndisi 'eadaan tertentu 8/..#H9. K&ndisi
hipertensi memili'i hu*ungan yang 0u'up tinggi dengan ang'a ter)adinya
perdarahan su*'&n)ungti?a 8-..#H9. K&ndisi lainnya namun )arang adalah
muntah$ *ersin$ malaria$ penya'it si0'le 0ell dan melahir'an.
7
15
Pada 'asus melahir'an$ telah dila'u'an penelitian &leh &leh (t&lp =
d'' pada #5. pasien p&stpartum dengan perdarahan su*'&n)ungti?a. %ah1a
'ehamilan dan pr&ses persalinan dapat menga'i*at'an perdarahan
su*'&n)ungti?a.
:
D. Mani2e"ta"i klini" %er$arahan "ubk!n0unti5a
9
(e*agian *esar tida' ada ge)ala simpt&matis yang *erhu*ungan
dengan perdarahan su*'&n)ungti?a selain terlihat darah pada *agian
s'lera.
(angat )arang mengalami nyeri 'eti'a ter)adi perdarahan
su*'&n)ungti?a pada permulaan. Keti'a perdarahan ter)adi pertama
'ali$ a'an terasa tida' nyaman$ terasa ada yang menggan)al dan penuh
di mata.
Tampa' adanya perdarahan di s'lera dengan 1arna merah terang
8tipis9 atau merah tua 8te*al9.
Tida' ada tanda peradangan$ 'alaupun adanya *iasanya peradangan
yang ringan.
Perdarahan a'an terlihat meluas dalam ,. )am pertama setelah itu
'emudian a'an *er'urang perlahan u'urannya 'arena dia*s&rpsi.
E. Pat!2i"i!l!i
K&n)ungti?a adalah selaput tipis transparan yang melapisi *agian putih
dari *&la mata 8s'lera9 dan *agian dalam 'el&pa' mata. K&n)ungti?a
merupa'an lapisan pelindung terluar dari *&la mata. K&n)ungti?a mengandung
sera*ut sara5 dan se)umlah *esar pem*uluh darah yang halus. Pem*uluh4
pem*uluh darah ini umumnya tida' terlihat se0ara 'asat mata 'e0uali *ila mata
mengalami peradangan. Pem*uluh4pem*uluh darah di '&n)ungti?a 0u'up rapuh
dan dindingnya mudah pe0ah sehingga menga'i*at'an ter)adinya perdarahan
su*'&n)ungti?a. Perdarahan su*'&n)ungti?a tampa' *erupa *er0a' *er1arna
merah terang di s0lera.
7
16
Karena stru'tur '&n)ungti?a yang halus$ sedi'it darah dapat menye*ar
se0ara di5us di )aringan i'at su*'&n)ungti?a dan menye*a*'an eritema di5us$ yang
*iasanya memili'i intensitas yang sama dan menyem*unyi'an pem*uluh darah.
K&n)ungti?a yang le*ih rendah le*ih sering ter'ena daripada *agian atas.
Pendarahan *er'em*ang se0ara a'ut$ dan *iasanya menye*a*'an 'e'ha1atiran$
mes'ipun se*enarnya tida' *er*ahaya. Apa*ila tida' ada '&ndisi trauma mata
ter'ait$ 'eta)aman ?isual tida' *eru*ah 'arena perdarahan ter)adi murni se0ara
e'stra&'ulaer$ dan tida' disertai rasa sa'it.
/
(e0ara 'linis$ perdarahan su*'&n)ungti?a tampa' se*agai perdarahan yang
datar$ *er1arna merah$ di *a1ah '&n)ungti?a dan dapat men)adi 0u'up *erat
sehingga menye*a*'an 'em&ti' 'antung darah yang *erat dan men&n)&l di atas
tepi 'el&pa' mata.
7
Perdarahan su*'&n)ungti?a dapat ter)adi se0ara sp&ntan$ a'i*at trauma$
ataupun in5e'si. Perdarahan dapat *erasal dari pem*uluh darah '&n)ungti?a atau
epis0lera yang *ermuara 'e ruang su*'&n)ungti?a.
/
.%erdasar'an me'anismenya$ perdarahan su*'&n)ungti?a di*agi men)adi dua$
yaitu :
/
'. Per$arahan "ubk!n0unti5a ti%e "%!ntan
(esuai namanya perdarahan su*'&n)ungti?a ini adalah ter)adi se0ara
ti*a F ti*a 8sp&ntan9. Perdarahan tipe ini dia'i*at'an &leh menurunnya
5ungsi end&tel sehingga pem*uluh darah rapuh dan mudah pe0ah.
Keadaan yang dapat menye*a*'an pem*uluh darah men)adi rapuh
adalah umur$ hipertensi$ arteris'ler&sis$ '&n)ungti?itis hem&ragi'$
anemia$ pema'aian anti'&agulan dan *atu' re)an.
Perdarahan su*'&n)ungti?a tipe sp&ntan ini *iasanya ter)adi unilateral.
Namun pada 'eadaan tertentu dapat men)adi *ilateral atau 'am*uh
'em*aliI untu' 'asus seperti ini 'emung'inan dis'rasia darah
8gangguan hem&liti'9 harus dising'ir'an terle*ih dahulu.
4. Per$arahan "ubk!n0unti5a ti%e traumatik
+ari anamnesis didapat'an *ah1a pasien se*elumnya mengalami
trauma di mata langsung atau tida' langsung yang mengenai 'epala
17
daerah &r*ita. Perdarahan yang ter)adi 'adang F 'adang menutupi
per5&rasi )aringan *&la mata yang ter)adi.
#. Eti!l!i
')6''6'46'76':
-. Idi&pati'$ suatu penelitian &leh Parmeggiani E d'' di Uni?ersitas Eerara
Itali mengenai 'aitan geneti' p&lim&r5isme 5a't&r JIII Aal#.2eu dengan
ter)adinya perrdarahan su*'&n)ungti?a didapat'an 'esimpulan *ai'
h&m&7ig&t maupun heter&7ig&t 5a't&r JIII Aal#.2eu merupa'an 5a't&r
predisp&sisi dari perdarahan su*'&n)ungti?a sp&ntan$ alel 2eu#.
diturun'an se0ara geneti' se*agai 5a't&r resi'& perdarahan su*'&n)ungti?a
terutama pada 'asus yang sering mengalami 'e'am*uhan. Mutasi pada
5a't&r JIII Aal#.2eu mung'in sangat *erhu*ungan dengan pening'atan
resi'& ter)adinya epis&de perdarahan su*'&n)ungti?a.
,. Manu?er Aalsal?a 8seperti *atu'$ tegang$ muntah F muntah$ *ersin9
#. Traumati' 8terpisah atau *erhu*ungan dengan perdarahan retr&*ul*ar atau
ruptur *&la mata9
.. Bipertensi
5. Cangguan perdarahan 8)i'a ter)adi *erulang pada pasien usia muda tanpa
adanya ri1ayat trauma atau in5e'si9$ termasu' penya'it hati atau
hemat&l&gi'$ dia*etes$ (2D$ parasit dan de5isisensi ?itamin 6.
/. %er*agai anti*i&ti'$ &*at N(AI+$ ster&id$ '&ntrasepsi dan ?itamin A dan +
yang telah mempunyai hu*ungan dengan ter)adinya perdarahan
su*'&n)ungti?a$ penggunaan 1ar5arin.
7. (eKuele n&rmal pada &perasi mata se'alipun tida' terdapat insisi pada
'&n)ungti?a.
:. %e*erapa in5e'si sistemi' 5e*ril dapat menye*a*'an perdarahan
su*'&n)ungti?a$ termasu' septi'emia mening&'&'$ demam s0arlet$ demam
ti5&id$ '&lera$ ri'etsia$ malaria$ dan ?irus 8in5luen7a$ smallp&;$ measles$
yell&1 5e?er$ sand5ly 5e?er9.
18
9. Perdarahan su*'&n)ungti?a telah dilap&r'an merupa'an a'i*at em*&li dari
patahan tulang pan)ang$ '&mpresi dada$ angi&gra5i )antung$ &perasi *edah
)antung.
-". Penggunaan lensa '&nta'$ 5a't&r resi'& may&r perdarahan su*'&n)ungti?a
yang diindu'si &leh penggunaan lensa '&nta' adalah '&n)ungti?a'halasis
dan pingue0ula.
--. K&n)ungti?&'halasis merupa'an salah satu 5a't&r resi'& yang memain'an
peranan penting pada pat&me'anisme ter)adinya perdarahan
su*'&n)ungti?a.
-. Dian!"i" $an %emerik"aan
+iagn&sis di*uat se0ara 'linis dan anamnesis tentang ri1ayat dapat
mem*antu penega'an diagn&sis dan terapi le*ih lan)ut. Keti'a ditemu'an adanya
trauma$ trauma dari *&la mata atau &r*ita harus dising'ir'an. Apa*ila perdarahan
su*'&n)ungti?a idi&pati' ter)adi untu' pertama 'alinya$ lang'ah4lang'ah
diagn&sti' le*ih lan)ut *iasanya tida' diperlu'an. +alam 'e)adian 'e'am*uhan$
hipertensi arteri dan 'elainan '&agulasi harus dising'ir'an.
-5
Pemeri'saan 5isi' *isa dila'u'an dengan mem*eri tetes mata pr&para0aine
8t&pi'al anestesi9 )i'a pasien tida' dapat mem*u'a mata 'arena sa'itI dan 0uriga
eti&l&gi lain )i'a nyeri terasa *erat atau terdapat 5&t&5&*ia.
-/
Memeri'sa 'eta)aman ?isual )uga diperlu'an$ terutama pada perdarahan
su*'&n)ungti?a traumati'. (alah satu studi mengenai perdarahan su*'&n)ungti?a
traumati' dan hu*ungannya dengan lu'a in)uri lainnya &leh 2ima dan M&rales di
rumah sa'it Juare7 Me'si'& tahun -99/ F ,""" menyimpul'an *ah1a se)umlah
pasien dengan perdarahan su*'&n)ungti?a disertai dengan trauma lainnya 8selain
pada '&n)ungti?a9$ 'eta)aman ?isus L // mening'at dengan adanya 'erusa'an
pada selain '&n)ungti?a. Ma'a dari itu pemeri'saan 'eta)aman ?isus merupa'an
hal yang 1a)i* pada setiap trauma di mata se'alipun hanya didapat perdarahan
su*'&n)ungti?a tanpa ada trauma &rgan mata lainnya.
/
(elan)utnya$ peri'sa rea'ti?itas pupil dan men0ari apa'ah ada de5e' pupil$
*ila perlu$ la'u'an pemeri'saan dengan slit lamp. 6urigai ruptur *&la mata )i'a
19
perdarahan su*'&n)ungti?a ter)adi penuh pada #/"<. Ji'a pasien memili'i ri1ayat
perdarahan su*'&n)ungti?a *erulang$ pertim*ang'an untu' memeri'sa 1a'tu
pendarahan$ 1a'tu pr&thr&m*in$ parsial tr&m*&plastin$ dan hitung darah leng'ap
dengan )umlah tr&m*&sit.
-/
+. Dian!"i" ban$in
/
-. K&n)ungti?itis$ hal ini di'arena'an memili'i 'esamaan pada 'linisnya
yaitu mata merah.
,. K&n)ungti?itis hem&ragi' a'ut
#. (ar0&ma 'ap&si
I. Penatalak"anaan
Perdarahan su*'&n)ungti?a *iasanya tida' memerlu'an peng&*atan.
Peng&*atan dini pada perdarahan su*'&n)ungti?a ialah dengan '&mpres dingin.
Perdarahan su*'&n)ungti?a a'an hilang atau dia*s&rpsi dalam -4 , minggu tanpa
di&*ati.
#
Pada *entu'4*entu' *erat yang menye*a*'an 'elainan dari '&rnea$ dapat
dila'u'an sayatan dari '&n)ungti?a untu' drainase dari perdarahan. Pem*erian air
mata *uatan )uga dapat mem*antu pada pasien yang simt&matis. +ari anamnesis
dan pemeri'saan 5isi'$ di0ari penye*a* utamanya$ 'emudian terapi dila'u'an
sesuai dengan penye*a*nya. Tetapi untu' men0egah perdarahan yang sema'in
meluas *e*erapa d&'ter mem*eri'an ?asa0&n 8?as&'&nstri't&r9 dan multi?itamin.
Air mata *uatan untu' iritasi ringan dan meng&*ati 5a't&r risi'&nya untu'
men0egah risi'& perdarahan *erulang.
-7
Perdarahan su*'&n)ungti?a harus segera diru)u' 'e spesialis mata )i'a
ditemu'an '&ndisi *eri'ut ini :
-/
-. Nyeri yang *erhu*ungan dengan perdarahan.
,. Terdapat peru*ahan penglihatan 8pandangan 'a*ur$ ganda atau
'esulitan untu' melihat9
#. Terdapat ri1ayat gangguan perdarahan
.. !i1ayat hipertensi
5. !i1ayat trauma pada mata.
20
3. K!m%lika"i
Perdarahan su*'&n)ungti?a a'an dia*s&rpsi sendiri &leh tu*uh dalam
1a'tu - F , minggu$ sehingga tida' ada '&mpli'asi serius yang ter)adi. Namun
adanya perdarahan su*'&n)ungti?a harus segera diru)u' 'e d&'ter spesialis mata
)i'a ditemui *er*agai hal seperti yang telah dise*ut'an diatas.
#
Pada perdarahan su*'&n)ungti?a yang si5atnya menetap atau *erulang
8'am*uhan9 harus dipi'ir'an 'eadaan lain. Penelitian yang dila'u'an &leh Bi0's
+ dan Mi0' A mengenai perdarahan su*'&n)ungti?a yang menetap atau
mengalami 'e'am*uhan didapat'an 'esimpulan *ah1a perdarahan
su*'&n)ungti?a yang menetap merupa'an ge)ala a1al dari lim5&ma adne'sa
&'uler.
/
K. Pr!n!"i"
(e0ara umum pr&gn&sis dari perdarahan su*'&n)ungti?a adalah *ai'.
Karena si5atnya yang dapat dia*s&rpsi sendiri &leh tu*uh. Namun untu' 'eadaan
tertentu seperti sering mengalami 'e'am*uhan$ persisten atau disertai gangguan
pandangan ma'a dian)ur'an untu' die?aluasi le*ih lan)ut lagi.
#$/
DA#TAR PUSTAKA
-. (0hl&te. ,""/. Pocket Atlas of Ophthalmology. UK: Thieme
,. Ilyas$ (idarta.,"-". Ilmu Penyakit Mata. Ddisi 'etiga. Ja'arta: EK UI
#. Kans'i JJ. ,"--. 6lini0al @phthalm&l&gy. UK: Dlse?ier
.. Aaughan +$ As*ury T. ,"-#. Ceneral @phthalm&l&gy -:
th
Dditi&n.
(ingap&re: 2ange
5. K 2ang$ Cerhard. ,"-". @phthalm&l&gy A (h&rt Te;t*&&'. Ne1 Y&r':
Thieme (tuttgart
21
/. Craham ! K. ,"-". (u*0&n)unti?al Bem&rrhage -
st
Dditi&n. UK: 2ange
7. Eineman M($ B& A6. ,"-,. 6&l&r Atlas and (yn&psis &5 6lini0al
@phthalm&l&gy: 6&rnea. 6hina: 2ippin0&tt =illiams M =il'ins
:. (t&lp =$ Kamin =$ 2iedt'e M$ %&rgmann B. ,"-,. Dye diseases and
0&ntr&l &5 la*&r. (tudies &5 0hanges in the eye in la*&r e;empli5ied *y
su*0&n)un0ti?al hem&rrhage 8hyp&sphagmas9. Cermany: J&hanniter4
Kran'enhauses %&nn
9. Ameri0an A0ademy. ,""9. (u*0&n)un0ti?al Baem&rrhages. Ameri'a:
2ange
-". Kaiser PK$ Eriedman NJ. ,"-". The Massa0husetts Dye and Dar In5irmary
Illustrated Manual &5 @phthalm&l&gy. 6hina : Dlse?ier
--. Kaiser PK$ Eriedman NJ. ,"-". The Massa0husetts Dye and Dar In5irmary
Illustrated Manual &5 @phthalm&l&gy. 6hina : Dlse?ier
-,. =i)aya N. ,"-". Ilmu Penya'it Mata. Ja'arta: DC6
-#. 2ei'er 22$ Mehta %B$ Pru0hni0'i M6$ !&dis J2. ,"-,. !is' 5a0t&rs and
0&mpli0ati&ns &5 su*0&n)un0ti?al hem&rrhages in patients ta'ing 1ar5arin.
U(A: Kansan
-.. Mimura T$ Yamagami (. ,"-". 6&ntan0 lens4Indu0ed (u*0&n)unti?al
Bem&rrhage. T&'y&: 2ange
-5. Mimura T$ Yamagami (. ,"-". (u*0&n)unti?al Bem&rrhage and
6&n)unti?&0halasis. T&'y&: 2ange.
-/. 6hern$ K. 6. ,"-". Dmergen0y @phthalm&l&gy: A !apid Treatment Cuide.
Massa0husetts: M0Cra14Bill
-7. =right = K. ,"--. @pthalm&l&gy. UK: (pringer

22