Anda di halaman 1dari 16

3

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Guru
1. Secara Etimologi atau bahasa
Guru dalam bahasa jawa adalah menunjuk pada seorang yang
harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan bahkan masyarakat.
Harus digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa
dipercaya dan diyakkini sebagai kebenaran oleh semua murid.
Sedangkan ditiru artinya seorang guru harus menjadi suri
teladan(panutan) bagi semua muridnya.
1

Dalam bahasa Arab disebut muallim dan dalam bahasa
Inggris disebut Teacher. Semua memiliki arti yang sederhana yakni "A
Person Occupation is Teaching Other" artinya guru ialah seorang yang
pekerjaannya mengajar orang lain.
2

Dari segi bahasa Indonesia, pengertian guru secara umum dianggap
sebagai seorang pendidik yang profesional dan memiliki tugas utamanya
yaitu mengajar, mengarahkan, mendidik, membimbing, mengevaluasi,
melatih, serta juga menilai siswa atau peserta didik
2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI)
Menurut kamus besar bahasa Indonesia guru adalah seorang yang
pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar.
3. Menurut Para Ahli
a) Menurut Noor Jamaluddin
Guru adalah pendidik, yaitu orang dewasa yang bertanggung jawab
memberi bimbingan atau bantuan kepada anak didik dalam
perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya,

1
Septi Martina , Makalah Pengertian Peran dan Fungsi Guru (http: // septi martiana .
blogspot.com/2013/12/makalah-pengertian-peran-dan-fungsi-guru.html, 2013) diakses tanggal 26
Sptember 2014.
2
Indra Kurniawan , Makalah Kepribadian Guru, (http://fdj-indrakurniawan. blogspot. com
/2012/05/makalah-kepribadian-guru.html, 2012) diakses tanggal 26 September 2014.

4

mampu berdiri sendiri dapat melaksanakan tugasnya sebagai makhluk
Allah khalifah di muka bumi, sebagai makhluk sosial dan individu
yang sanggup berdiri sendiri.
b) Menurut Peraturan Pemerintah Guru adalah jabatan fungsional, yaitu
kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan
hak seorang PNS dalam suatu organisasi yang dalam pelaksanaan
tugasnya didasarkan keahlian atau keterampilan tertentu serta bersifat
mandiri.
c) Menurut Keputusan Men.Pan Guru adalah Pegawai Negeri Sipil yang
diberi tugas, wewenang dan tanggung jawab oleh pejabat yang
berwenang untuk melaksanakan pendidikan di sekolah.
d) Menurut Undang-undang No. 14 tahun 2005 Guru adalah pendidik
profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada
pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar,
dan pendidikan menengah.
3

Sedangkan arti secara umumnya, guru adalah pendidik dan pengajar pada
pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar,
dan pendidikan menengah, dengan tugas utamanya mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
4

Dari sisi arti yang lebih luas juga pengertian guru dapat dijabarkan sebagai
setiap individu atau orang yang memberi pelajaran terhadap sesuatu hal yang
baru.Dan secara formal, pengertian guru di definisikan sebagai seseorang yang
mengajarkan sesuatu hal baik di sekolah swasta maupun sekolah negeri.Pada
pengertian guru secara formal ini kemampuan guru juga diutamakan dan
didasarkan pada latar belakang pendidikan formal yang telah diselesaikannya
minimal sampai jenjang Sarjana dengan memiliki ketetapan hukum sebagai

3
Septi Martina , Makalah Pengertian Peran dan Fungsi Guru
(http://septimartiana.blogspot.com/2013/12/makalah-pengertian-peran-dan-fungsi-guru.html, 2013)
diakses tanggal 26 September 2014.
4
Indra Kurniawan , Makalah Kepribadian Guru ,(http://fdj-indrakurniawan. blogspot.
com/2012/05/makalah-kepribadian-guru.html, 2012) diakses tanggal 26 September 2014.
5

seorang guru yang syah dan disarkan pada UU guru serta juga dosen yang ada di
Indonesia.
Guru sebagai pendidik dan pengajar anak, guru diibaratkan seperti ibu
kedua yang mengajarkan berbagai macam hal yang baru dan sebagai fasilitator
anak supaya dapat belajar dan mengembangkan potensi dasar dan
kemampuannya secara optimal,hanya saja ruang lingkupnya guru berbeda, guru
mendidik dan mengajar di sekolah negeri ataupun swasta.
Peran dan Fungsi Guru
Para pakar pendidikan di Barat telah melakukan penelitian tentang
peran guru yang harus dilakoni. Peran guru yang beragam telah diidentifikasi
dan dikaji oleh Pullias dan Young (1988), Manan (1990) serta Yelon dan
Weinstein (1997).
Adapun peran-peran tersebut adalah sebagai berikut :
o Guru Sebagai Pendidik
o Guru Sebagai Pengajar
o Guru Sebagai Pembimbing
o Guru Sebagai Pengelola Pembelajaran
o Guru Sebagai Model dan Teladan
o Sebagai Anggota Masyarakat
o Guru sebagai administrator
o Guru Sebagai Penasehat
o Guru Sebagai Pembaharu (Inovator)
o Guru Sebagai Pendorong Kreatifitas
o Guru Sebagai Emansipator
o Guru Sebagai Evaluator
o Guru Sebagai Kulminator

6


Adapun tugas guru sebagai berikut:
- Mendidik
- Mengajar
- Membimbing
- Mengarahkan
- Melatih
- Menilai
- Mengevaluasi
B. Pengertian Profesi Guru
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, profesi diartikan sebagai bidang
pekerjaan yang dilandasi dengan pendidikan keahlian (seperti keterampilan,
kejujuran dan sebagainya) tertentu.
Profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan
keterampilan yang berkualifikasi tinggi dalam melayani dan mengabdi kepada
kepentingan umum untuk mencapai kesejahteraan manusia.
Syarat-syarat profesi, sebagai berikut:
o Panggilan jiwa
o Keterampilan/keahlian/kemampuan
o Manfaat kesejahteraan
Profesi keguruan adalah suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian dan
keterampilan khusus yang meliputi tugas merencanakan dan melaksanakan proses
pembelajaran , menilai hasil pembelajaran , melakukan bimbingan dan pelatihan ,
Guru mendapat
perhatian oleh
masyarakat terutama
dalam hal sikap, dan
perbuatan mereka
sehari-hari
Guru biasanya dianggap
berhasil dan dipuji oleh
masyarakatbila murid-
muridnya banyak lulus
UN
Guru salah satu sumber
pengetahuan bagi
peserta didik
7

melakukan penelitian dan pengkajian, dan membuka komunikasi dengan
masyarakat .Dengan kata lain profesi keguruan adalah suatu pekerjaan/tugas yang
meliputi mengajar, mendidik, dan melatih/membimbing yang menuntut
seperangkat kemampuan (competency) yang beraneka ragam.
5

C. Pengertian Kompetensi
Ada beberapa arti dari kompetensi adalah:
1. Kecakapan atau kemampuan untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan
2. Suatu sifat(karakteristik) orang-orang (kompeten) ialah memiliki
kecakapan, daya (kemampuan), otoritas (kewenangan), kemahiran
(keterampilan), pengetahuan, dan sebagainya untuk mengerjakan apa
yang diperlukan
3. Menunjukkan kepada tindakan (kinerja) rasional yang dapat mencapai
tujuan-tujuannya secara memuaskan berdasarkan kondisi (prasyarat)
yang diharapkan.
Selain itu, kompetensi juga dapat diartikan sebagai berikut:
o Kompetensi merupakan kemampuan untuk menjalankan aktivitas dalam
suatu pekerjaan, yang ditunjukkan oleh kemampuan.
o Mentransfer keterampilan dan pengetahuan pada situasi yang
baru.kompetensi adalah pernyataan yang menggambarkan penampilan
suatu kemampuan tertentu secara bulat yang merupakan perpaduan
antara pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dapat diamati dan
diukur.
o Seseorang yang memiliki kompetensi berarti yang bersangkutan memiliki
kemampuan yang dapat diamati dan diukur.
Sedangkan Kompetensi menurut para ahli:
a) Menurut Mulyasa ; kompetensi adalah perpaduan dari pengetahuan,
keterampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan
bertindak.

5
Chaeruddin, Etika dan Pengembangan Profesi Guru , (Cet.I;Makassar: UIN Alauddin
Press, 2013),h.15-16.
8

b) Menurut Muhaimin, kompetensi adalah seperangkat tindakan intelegen penuh
tanggung jawab yang harus dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap
mampu melaksankan tugas-tugas dalam bidang pekerjaan tertentu. Sifat
intelegen harus ditunjukan sebagai kemahiran, ketetapan, dan keberhasilan
bertindak. Sifat tanggung jawab harus ditunjukkan sebagai kebenaran
tindakan baik dipandang dari sudut ilmu pengetahuan, teknologi maupun
etika.
c) Menurut Muhibbin Syah kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan.
Kompetensi dapat digambarkan sebagai kemampuan untuk melaksanakan
satu tugas, peran atau tugas, kemampuan mengintegrasikan pengetahuan,
ketrampilan-ketrampilan, sikap-sikap dan nilai-nilai pribadi, dan kemampuan
untuk membangun pengetahuan dan keterampilan yang didasarkan pada
pengalaman dan pembelajaran yang dilakukan.
6

Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan
bahwa pengertian kompetensi guru adalah pengetahuan, keterampilan dan
kemampuan yang dikuasai oleh seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya,
sehingga ia dapat melakukan perilaku kognitif, afektif dan psikomotorik dengan
sebaik-baiknya.Selanjutnya menurut Muhibbin Syah, dikemukakan
bahwa kompetensi guru adalah kemampuan seorang guru dalam melaksanakan
kewajiban-kewajibannya secara bertanggung jawab dan layak.
Kompetensi guru juga dapat diartikan sebagai kebulatan pengetahuan,
keterampilan dan sikap yang ditampilkan dalam bentuk perilaku cerdas dan penuh
tanggung jawab yang dimiliki seorang guru dalam menjalankan profesinya .
Menurut Mulyasa kompetensi guru merupakan perpaduan antara
kemampuan personal, keilmuan, sosial, spiritual yang secara kaffah membentuk
kompetensi standar profesi guru yang mencakup penguasaan materi, pemahaman
terhadap peserta didik, pembelajaran yang mendidik, pengembangan pribadi dan

6
Fitwie , Teknlogi Pendidikan , Kualifikasi dan Kompetensi Tenga
Kependidikan ,(http://fitwiethayalisyi.wordpress.com/teknologi-pendidikan/kualifikasi-dan-
kompetensi-tenaga-kependidikan/, 2011) diakses tanggal 26 September 2014.

9

profesionalisme.Jadi kompetensi profesional guru dapat diartikan sebagai
kemampuan dan kewenangan guru dalam menjalankan profesi keguruannya.
Guru yang kompeten dan profesional adalah guru piawai dalam
melaksanakan profesinya.Berdasarkan uraian di atas kompetensi guru dapat
didefinisikan sebagai penguasaan terhadap pengetahuan, keterampilan, nilai dan
sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak dalam
menjalankan profesi sebagai guru.
Dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2005, kompetensi guru meliputi 4
kriteria yaitu :
1. Kompetensi pedagogik, diantaranya mencakup kemampuan merangcang
kegiatan pembelajaran, disipilin dalam penyelenggaraan pembelajaran dan
menguasai media atau teknologi pembelajaran.
2. Kompetensi profesional, diantaranya mencakup penguasaan materi
pembelajaran secara luas dan mendalam.
3. Kompetensi sosial, seperti kemampuan membina suasana kelas da kerja.
4. Kompetensi kepribadian,yaitu memiliki komitmen dan kode etik profesional
guru.
D. Pengertian Profesional
Bermula dari kata profesi yang berarti suatu jabatan atau pekerjaan yang
menuntut suatu keahlian dari pelakunya. Artinya tidak bisa dilakukan oleh
sembarang orang yang tidak terlatih dan tidak dipersiapkan secara khusus untuk
melakukan pekerjaan itu. Misalnya untuk memeriksa/ membedah/ mengoperasi
seorang atlet yang mengalami fraktur, dibutuhkan seorang spesialis dan terapis
yang memiliki kemampuan yang diperoleh dari pendidikan khusu untuk pekerjaan
itu. Dari situ diambil pengertian bahwa seorang yang memiliki profesi harus
bersikap profesional.
7
Profesional disini menunjuk pada dua hal:
Pertama adalah orang yang menyandang suatu profesi, misalnya dia seorang
perofesional.

7
Kurwin, Dakristi. Profesi, Proesional , Profesionalisme , Profesionalisasi .
(http://kurwindakristi.wordpress.com/2012/03/04/ profesi- profesional-profesionalisme -
profesionalisasi/.html. 2012) diakses tanggal 26 September 2014.

10

Kedua adalah mengarah pada penampilan seseorang yang melakukan
pekerjaan sesuai dengan profesinya yaitu orang yang melakukan pekerjaan
sesuai dengan ilmu yang dimilikinya.
1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
kata profesional berasal dari kata sifat yang berarti pencaharian dan sebagai
kata benda yang berarti orang yang memiliki kehlian seperti guru, dokter, dan
hakim. Dengan kata lain pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan
yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang khusus dipersiapkan untuk itu
dan bukan pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang karena tidak
memperoleh pekerjaan lain.
8

2. Menurut para ahli antara lain :
a) Uzer Usman, mengemukakan bahwa suatu pekerjaan yang profesional
memerlukan beberapa bidang ilmu yang secara sengaja harus dipelajari
dan kemudian diaplikasikan bagi kepentingan umum.
b) RUU Guru ( Pasal 1 ayat 4 ) menyatakan bahwa professional adalah
kemampuan melakukan pekerjaan sesuai dengan keahlian dan pengabdian
diri pada pihak lain.
c) H.A.R Tilaar menjelaskan bahwa profesional adalah seorang yang
menjalankan pekerjaannya sesuai dengan tuntutan profesi atau dengan
kata lain memiliki kemampuan dan sikap sesuai dengan tuntutan
profesinya. Seorang profesional akan terus menerus meningkatkan mutu
karyanya secara sadar melalui pendidikan dan pelatihan.
9

Disimpulkan bahwa pengertian dari profesional adalah sikap dari
seseorang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang
pekerjaan tertentu sehingga dia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai
pekerja dengan kemampuan maksimal dan terus menerus belajar untuk
meningkatkan mutu karyanya melalui pelatihan dan pendidikan.



8
Ibid
9
Ibid
11

E. Pengertian Kualifikasi Akademik
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi kualifikasi adalah keahlian
yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, atau menduduki jabatan tertentu .
Dalam definisi lain kualifikasi diartikan sebagai hal-hal yang dipersyaratkan baik
secara akademis dan teknis untuk mengisi jenjang kerja tertentu
10

Peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 19 Tahun 2005 pasal 28
mengharuskan setiap pendidik memiliki kualifikasi akademik, yaitu tingkat
pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibuktikan
dengan ijazah/serifikat keahlian yang relevan sesuai ketenntuan perundang-
undangan.
Jadi, kualifikasi mendorong seseorang untuk memiliki suatu keahlian
atau kecakapan khusus.Dalam dunia pendidikan, kualifikasi dimengerti sebagai
keahlian atau kecakapan khusus dalam bidang pendidikan, baik sebagai pengajar
mata pelajaran, administrasi pendidikan dan seterusnya. Bahkan, kualifikasi
terkadang dapat dilihat dari segi derajat lulusannya.
11

Pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007
kualifikasi akademik yang harus dimiliki oleh guru meliputi:
1. Kualifikasi Akademik Guru melalui Pendidikan Formal
Kualifikasi akademik Guru PAUD / TK / RA Guru pada PAUD, TK,
RA harus memiliki kualifikasi akademik minimum Diploma 4 ( D4 )
atau sarjana ( S1 ) dalam bidang pendidikan anak usia dini atau
psikologi yang diperolah dari program studi yang terakreditasi.
Kualifikasi akademik Guru SD / MI Guru pada SD dan MI harus
memiliki kualifikasi akademik minimum Diploma 4 ( D4 ) atau sarjana
( S1 ) dalam bidang pendidikan SD/MI atau psikologi yang diperoleh
dari program studi yang ter akreditasi.

10
Fitwie , Teknlogi Pendidikan , Kualifikasi dan Kompetensi Tenga
Kependidikan ,(http://fitwiethayalisyi.wordpress.com/teknologi-pendidikan/kualifikasi-dan-
kompetensi-tenaga-kependidikan/, 2011) diakses tanggal 26 September 2014.
11
Zakiah , Makalah Pendidikan (http://penapenyair.blogspot.com/2013/07/makalah-
pendidikan.html,2013) diakses tanggal 26 September 2014.
12

Kualifikasi akademik Guru SMP / MTS Guru pada SMP dan MTS harus
memiliki kualifikasi akademik minimum Diploma 4 ( D4 ) atau sarjana
( S1 ) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang di ajarkan
serta diperoleh dari program studi yang ter akreditasi.
Kualifikasi akademik Guru SMA / MA Guru pada SMA dan MA harus
memiliki kualifikasi akademik minimum Diploma 4 ( D4 ) atau sarjana
( S1 ) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang di ajarkan
serta diperoleh dari program studi yang ter akreditasi
Kualifikasi akademik Guru SDLB / SMPLB / SMALB Guru pada
SDLB, SMPLB dan SMALB harus memiliki kualifikasi akademik
minimum Diploma 4 ( D4 ) atau sarjana ( S1 ) dalam bidang pendidikan
khusus atau program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang di
ajarkan serta diperoleh dari program studi yang ter akreditasi.
Kualifikasi akademik Guru SMK / MAK Guru pada SMA dan MAK
harus memiliki kualifikasi akademik minimum Diploma 4 ( D4 ) atau
sarjana ( S1 ) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang di
ajarkan serta diperoleh dari program studi yang ter akreditasi.
3. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Uji Kelayakan dan Kesetaraan
Kualifikasi akademik yang dipersyaratkan untuk dapat diangkat sebagai
guru dalam bidang-bidang khusus yang sangat diperlukan tetapi belum
dikembangkan di perguruan tinggi dapat diperoleh melalui uji kelayakan dan
kesetaraan. Uji kelayakan dan kesetaraan bagi seseorang yang memiliki keahlian
tanpa ijazah dilakukan oleh perguruan tinggi yang diberi wewenang untuk
melaksanakannya.
12

F. Pengertian Lembaga Pendidikan
1. Secara umum
Lembaga Pendidikan merupakan sebuah institusi pendidikan yang
menawarkan pendidikan formal mulai dari jenjang pra-sekolah sampai ke
jenjang pendidikan tinggi, baik yang bersifat umum maupun khusus

12
Chaeruddin, Etika dan Pengembangan Profesi Guru , (Cet.I;Makassar: UIN Alauddin
Press, 2013),h.63.
13

(misalnya sekolah agama atau sekolah luar biasa). Lembaga pendidikan juga
merupakan sebuah institusi sosial yang menjadi agen sosialisasi lanjutan
setelah lembaga keluarga.
13

2. Menurut Para Ahli
a) Menurut Drs. H. Abu Ahmadi dan Dra. Nur Uhbiyati
Lembaga Pendidikan adalah badan usaha yang bergerak dan
bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak didik.
b) Menurut Enung K. Rukiyati, Fenti Himawati
Lembaga Pendidikan adalah wadah atau tempat berlangsungnya
proses pendidikan yang bersamaan dengan proses pembudayaan.
c) Menurut Hasbullah
Lembaga Pendidikan adalah tempat berlangsungnya proses
pendidikan yang meliputi pendidikan keluarga, sekolah dan masyarakat.
d) Menurut Prof. Dr. Umar Tirtarahardja dan Drs. La Sula
Lembaga Pendidikan adalah tempat berlangsungnya pendidikan,
khususnya pada tiga lingkungan utama pendidikan yaitu keluarga, sekolah,
dan masyarakat.
14

Lembaga pendidikan adalah tempat atau wadah yang digunakan
untuk berlangsungnya proses pendidikan baik dalam lingkungan keluarga,
sekolah, maupun masyarakat.
G. Pengertian Tenaga Kependidikan
Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri
dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. (UU No. 20 tahun
2003 pasal 1, BAB 1)
15

Tenaga Kependidikan merupakan tenaga yang bertugas merencanakan dan
melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan

13
Pristyanti , Makalah Sosiologi Lembaga Pendidikan ,(http://pristyanti-rj.
blogspot .com/2013/12/makalah-sosiologi-lembaga-pendidikan.html, 2013) diakses tanggal 26
September 2014.
14
Ibid
15
Wakhinuddin , Pengertian Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( http:// wakhinuddin.
wordpress.com/2010/01/23/pengertian-pendidik-dan-tenaga-kependidikan.html, 2010) diakses
tanggal 26 September 2014.
14

pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan.
(UU No.20 THN 2003, Pasal 39 ayat 1 )
16

Yang termasuk kedalam tenaga kependidikan adalah:
a) Kepala Satuan Pendidikan
Kepala Satuan Pendidikan yaitu orang yang diberi wewenang dan
tanggung jawab untuk memimpin satuan pendidikan tersebut. Kepala Satuan
Pendidikan harus mampu melaksanakan peran dan tugasnya
sebagai edukator,manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator,
figur dan mediator (Emaslim-FM) Istilah lain untuk Kepala Satuan Pendidikan
adalah:
Kepala Sekolah
Rektor
Direktur, serta istilah lainnya.
b) Pendidik
Pendidik atau di Indonesia lebih dikenal dengan pengajar, adalah tenaga
kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan
tugas khusus sebagai profesi pendidik. Pendidik mempunyai sebutan lain sesuai
kekhususannya yaitu:
Guru
Dosen
Konselor
Ustadz, dan sebutan lainnya.
c) Tenaga Kependidikan lainnya
Orang yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan
pendidikan, walaupun secara tidak langsung terlibat dalam proses pendidikan,
diantaranya:
Wakil-wakil/Kepala urusan umumnya pendidik yang mempunyai tugas
tambahan dalam bidang yang khusus, untuk membantu Kepala Satuan

16
Ibid
15

Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada institusi tersebut.
Contoh: Kepala Urusan Kurikulum
Tata usaha, adalah Tenaga Kependidikan yang bertugas dalam bidang
administrasi instansi tersebut. Bidang administrasi yang dikelola
diantaranya;
Administrasi surat menyurat dan pengarsipan,
Administrasi Kepegawaian,
Administrasi Peserta Didik,
Administrasi Keuangan,
Administrasi Inventaris dan lain-lain.
Laboran, adalah petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap alat dan
bahan di Laboratorium.
Pustakawan
Pelatih ekstrakurikuler,
Petugas keamanan (penjaga sekolah), Petugas kebersihan, dan lainya.
17

H. Pengertian Etika
1. Secara etimologi etika berasal dari bahasa Yunani:
Ethos (dalam bentuk tunggal), yang memiliki banyak arti: tempat
tinggal yang biasa; padang rumput; kandang habitat; kebiasaan; adat;
akhlak; watak; perasaan; sikap; cara berpikir.
ta etha (dalam bentuk jamak), yang artinya adalah adat kebiasaan.
Arti dari bentuk jamak ta etha inilah yang melatar-belakangi
terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan
filsafat moral. Jadi, secara etimologis (asal usul kata), etika mempunyai arti
yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat
kebiasaan.
18

Dalam bahasa Inggrisnya disebut Ethics yang artinya ukuran-
ukuran perilaku atau tingkah laku yang baik atau tindakan-tindakan yang

17
Anonim, Tenaga Kependidikan (http://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_kependidikan, 2012)
diakses tanggal 26 September 2014.
18
Ira Saffaghira,Pengertian Etika dan Beberapa Istilah(http: //ira saffaghira .blogspot .com
/2013/10/pengertian-etika-dan-beberapa-istilah.html,2013) diakses tangga 26 Sptember 2014.
16

tepat atau moral pada umumnya. Jadi pengetahuan etika berarti pengetahuan
tentang moral atau kesusilaan atau pengetahuan tentang ukuran perilaku atau
tingkah laku manusia.Perilaku manusia itu perlu ada ukurannya. Ukurannya
ialah antara baik dan buruk.
19

2. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), etika memiliki 3 arti:
Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk dan tentang hak dan
kewajiban moral (akhlak)
Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau
masyarakat.
20

3. Menurut Beberapa Ahli
a) Menurut Bertens : Nilai- nilai atau norma norma yang menjadi
pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah
lakunya.
b) Menurut Sumaryono (1995) : Etika berkembang menjadi studi tentang
manusia berdasarkan kesepakatan menurut ruang dan waktu yang
berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan
manusia pada umumnya. Selain itu etika juga berkembang menjadi
studi tentang kebenaran dan ketidakbenaran berdasarkan kodrat
manusia yang diwujudkan melalui kehendak manusia.
21

I. Pengertian Kepribadian Guru
Dalam arti sederhana, kepribadian berarti sifat individu yang tercermin
pada sikap dan perbuatannya yang membedakan dirinya dengan yang lain.
kepribadian (personality) sebagai sifat khas yang dimiliki seseorang. Dalam hal

19
Chaeruddin, Etika dan Pengembangan Profesi Guru , (Cet.I;Makassar: UIN Alauddin
Press, 2013),h.22-23.
20
Ira Saffaghira,Pengertian Etika dan Beberapa Istilah(http://irasaffagh ira. blogspot.
com/2013/10/pengertian-etika-dan-beberapa-istilah.html,2013) diakses tangga 26 Sptember 2014.
21
Muaram Asad,Pengertian Etika Profesi ,(http: //muaramasad . blogspot . com /2013/
03/ pengertian-etika-profesi-dan.html, 2013) diakses tanggal 26 September 2014.
17

ini, kata lain yang sangat dekat artinya dengan kepribadian adalah karakter dan
identitas.
22

Menurut tinjauan psikologi, kepribadian pada prinsipnya adalah susunan
atau kesatuan aspek perilaku mental (pikiran, perasaan, dan sebagainya) dengan
perilaku behavioral (perbuatan nyata).Aspek-aspek ini berkaitan secara fungsional
dalam diri seseorang individu, sehingga bertingkah laku secara khas dan tetap.
23

Pengertian Kepribadian Menurut Beberapa Ahli :
a) Menurut Horton (1982)
Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan tempramen
seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam
tindakan seseorang jika di hadapan pada situasi tertentu.
b) Menurut Schever Dan Lamm (1998)
Kepribadian adalah sebagai keseluruhan pola sikap, kebutuhan, ciri-ciri
khas dan prilaku seseorang. Pola berarti sesuatu yang sudah menjadi standar atau
baku, sehingga kalau di katakan pola sikap, maka sikap itu sudah baku berlaku
terus menerus secara konsisten dalam menghadapai situasi yang di hadapi.
c) Menurut Zakiah Darajat
Kepribadian sebagai sesuatu yang abstrak, sukar dilihat secara nyata,
hanya dapat diketahui lewat penampilan, tindakan, atau ucapan ketika
menghadapi suatu persoalan.
24

Seorang guru memiliki sikap yang dapat mempribadi sehingga dapat
dibedakan ia dengan guru yang lain. Kepribadian mencakup semua unsur, baik
fisik maupun psikis. Sehingga dapat diketahui bahwa setiap tindakan dan tingkah
laku seseorang merupakan cerminan dari kepribadian seseorang. Setiap perkataan,
tindakan, dan tingkah laku positif akan meningkatkan dan kepribadian seseorang.
Begitu naik kepribadian seseorang maka akan naik pula wibawa orang tersebut.
25


22
Andri Stiawan , Makalah Kepribadian dan Kompetensi Guru ,(http://
andristiawan.blogspot.com/2014/01/makalah-kepribadian-dan-kompetensi-guru.html,2014)
diakses tanggal 26 September 2014.
23
Ibid
24
Indra Kurniawan , Makalah Kepribadian Guru, (http://fdj-indrakurniawan. blogspot. com
/2012/05/makalah-kepribadian-guru.html, 2012) diakses tanggal 26 September 2014.
25
Ibid
18

Kepribadian guru dalam proses pembelajaran dapat mempengaruhi minat
belajar peserta didik terhadap pelajaran yang diberikan oleh guru. Peserta didik
akan merasa senang mengikuti pembelajaran jika gurunya menyenangkan.
Suasana menyenangkan yang dirasakan oleh peserta didik akan memperlancar
proses pembelajaran, hal tersebut memberi andil yang sangat besar terhadap
tercapainya tujuan pembelajaran pada khususnya, dan keberhasilan pendidikan
pada umumnya. Oleh karena itu, menumbuhkan minat peserta didik dalam
pembelajaran adalah suatu keputusan yang sangat penting dan tepat.
26


















26
Anonim, Mengenal Kompetensi Kepribadian Guru,( http:// www.referensi makalah. com
/2012/01 /mengenal -kompetensi-kepribadian-guru_196.html.2012) diakses tanggal 25 September
2014.