Anda di halaman 1dari 11

i

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan hidayahnya
kami bisa menyelesaikan makalah kami yang berjudul Pudarnya Lagu Anak-Anak di
Indonesia. Saya harap dengan adanya makalah ini pembaca bisa memahami tentang lagu
anak-anak dan penyebab kepunahannya.
Pembuatan makalah ini tidak akan selesai tanpa adanya dukungan dan saran dari pihak-
pihak yang terkait, untuk itu kami ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ibu Risdalita, S.Pd
2. Teman-teman yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini
Semoga makalah ini bisa berguna untuk membantu dan menyadarkan masyarakat Indonesia
tentang lagu anak-anak.

Hormat Kami


Penulis








ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................................................... i
PENDAHULUAN ........................................................................................................................................ 3
1.1 Latar Belakang .............................................................................................................................. 3
1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................................................... 3
1.3 Tujuan Penulisan ........................................................................................................................... 4
PEMBAHASAN ........................................................................................................................................... 5
2.1 Pengertian Lagu Anak-Anak .......................................................................................................... 5
2.2 Ciri-Ciri Lagu Anak-Anak ............................................................................................................ 6
2.3 Sejarah Lagu Anak-Anak .............................................................................................................. 6
2.4 Penyebab Lagu Anak-Anak Bisa Punah ....................................................................................... 7
2.5 Pengaruh Lagu Remaja Terhadap Anak-Anak ............................................................................ 8
PENUTUP .................................................................................................................................................. 10
3.1 Kesimpulan ................................................................................................................................... 10
3.2 Saran ............................................................................................................................................. 10




BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Si Lumba-lumba hei hei. .. Makan dulu, itu adalah cuplikan salah satu lagu anak-
anak yang dinyanyikan oleh Bondan Prakoso. Atau Ambilkan bulan bu..untuk
menerangi..Tidurku yang gelap dimalam hari yang dinyanyikan oleh Tasya. Lagu-lagu itu
sering kita dengarkan di radio pada saat dulu, saat kita masih anak-anak.
Tapi sekarang? Kita sudah jarang mendengar atau malah sudah tidak pernah mendengar
lagi lagu-lagu anak-anak di teve dan di radio, yang sering kita dengar adalah lagu-lagu
dewasa bertemakan cinta, perselingkuhan, dan patah hati. Kalau yang mendengar kita para
remaja sampai dewasa tidak apa-apa karena para remaja sampai dewasa sudah bisa
mengetahui mana lagu yang baik apa tidak. Tapi bagaimana kalau yang mendengar anak-
anak kecil yang masih tidak tahu apa-apa?
Lagu anak-anak mengandung lirik-lirik yang bertemakan tentang kejenakaan, permainan,
keteladanan. Dengan begitu anak-anak yang sering mendengarkan lagu anak-anak akan lebih
bisa menikmati keceriaan di masa akan-anaknya. Dan perkembangan otak dan
kepribadiannya akan lebih baik daripada yang tidak.
Tetapi di zaman sekarang anak-anak lebih sering mendengarkan lagu-lagu dewasa dan
membuat anak-anak menjadi dewasa di umur yang tidak tepat. Sehingga munculah
fenomena-fenomena saat mereka beranjak dewasa seperti pacaran yang berujung perzinahan,
bunuh diri karena putus cinta, penculikan dan lain sebagainya.
Padahal anak-anak adalah generasi penerus bangsa, yang menentukan nasib bangsa
Indonesia mau seperti apa kedepannya. Kalau perkembangan anak-anak tidak kita benahi
bisa saja di masa depan jumlah kejahatan dan korupsi makin merajalela.

1.2 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang maka secara garis besar ada 4 rumusan masalah sebagai
berikut:
Apa itu lagu anak-anak?
Apa ciri-ciri lagu anak-anak?
Mengapa lagu anak-anak bisa punah?
Apa dampak lagu-lagu remaja masa kini bagi psikologi anak-anak?

1.3 TUJUAN PENULISAN
Mengetahui apa itu lagu anak-anak dan ciri-cirinya,
Mengetahui contoh lagu anak-anak,
Mengetahui penyebab lagu anak-anak bisa punah,
Mengetahui dampak lagu remaja bagi psikologi anak-anak.






















BAB II

PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN LAGU ANAK-ANAK
Kenapa D lagi D lagi D lagi kok gak RR RR.. itulah yang saya dengar saat melihat
sekumpulan siswa SD yang sedang bernyanyi dengan cerianya. Saya terkejut dan
bertanya-tanya, apa mereka sudah mengerti tentang percintaan?
Kemana lagu-lagu seperti Bintang Kecil, Ambilkan Bulan Bu, Pelangi-pelangi
dan lain sebagainya yang seharusnya mereka nyanyikan di usia mereka?
Apa itu lagu anak-anak? Sebelum mengetahui pengertian dari lagu anak-anak terlebih
dahulu kita mengetahui apa itu lagu. Lagu merupakan gubahan seni nada
atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal (biasanya diiringi
dengan alat musik) untuk menghasilkan gubahan musik yang mempunyai kesatuan dan
kesinambungan (mengandung irama). Dan ragam nada atau suara yang berirama disebut
juga dengan lagu.
Lalu lagu anak-anak sendiri pengertiannya terbagi menjadi dua, dalam arti luas adalah
lagu yang diciptakan maupun disebarkan untuk dikenal anak-anak. Dalam pengertian
yang lebih sempit, lagu anak-anak adalah lagu rakyat asli, termasuk lagu-lagu yang
dinyanyikan untuk anak-anak yang masih bayi, misalnya lagu untuk meninabobokkan
anak, lagu-lagu yang dinyanyikan anak-anak berusia 3 sampai 7 tahun. Dan nyanyian
yang diwariskan nenek moyang, misalnya lagu permainan.
Menurut seorang pencipta lagu asal Palembang, Sumatera Selatan, Abdulah Totong
Mahmud, atau lebih diknenal dengan A.T Mahmud, lagu anak adalah lagu yang
mengungkapkan kegembiraan, kasih sayang, dan memiliki nilai pendidikan yang sesuai
dengan tingkat perkembangan psikologis anak. Bahasa dalam lagu anak pun harus
menggunakan kosakata yang akrab di telinga anak.
Dan menurut situs Wikipedia, Lagu anak-anak adalah lagu yang dirancang sedemikian
rupa, baik lirik maupun melodinya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak.
Melodi lagu anak umumnya bertempo sedang dan kaya pengulangan. Sementara liriknya
disusun dengan bahasa yang sederhana, mudah diucapkan, dan kaya pengulangan. Sesuai
kebutuhan anak untuk bermain, lagu untuk anak harus dapat digunakan untuk mengiringi
anak bermain.
2.2 CIRI-CIRI LAGU ANAK-ANAK

Ciri ciri musik anak-anak adalah :
a. Memiliki Bentuk yang Sederhana
Maksudnya adalah Bahasa yang digunakan mudah dimengerti oleh anak-anak dan
tidak bertele-tele. Bait lagu anak-anak juga pada umumnya tidak banyak sehingga
anak-anak mudah mengingatnya. Dan lirik lagu anak-anak mengandung nilai
pendidikan dan moral.

b. Tema Lagu Disesuaikan dengan Jiwa Anak yang Masih Polos
Anak-anak memiliki pikiran yang masih polos dan masih tidak tahu apa-apa.
Maka dari itu lagu anak-anak umumnya bertemakan tentang kehidupan sehari-
harinya, menyayangi binatang, permainan, dan lain sebagainya.

c. Lompatan Nada yang Tidak Terlalu Jauh
Musik yang dirancang untuk anak-anak komposisi nadanya lebih sederhana dan
rentang nadanya lebih terbatas. Itu karena kemampuan anak untuk membedakan
antara satu nada dengan nada lainnya (differensiasi) masih terbatas.
Misalnya, rentang nada hingga 2 oktaf akan lebih mudah dicerna anak daripada
rentang nada yang lebih lebar. Sedangkan rentang nada 1 oktaf mungkin terlalu
sederhana jika akan dimanfaatkan guna memacu proses perkembangan. Menurut
Monty, yang juga seorang art therapist ini, tempo antara adagio (irama
lambat) hingga moderato (irama cepat) akan lebih mampu dinikmati anak daripada
tempo yang terlalu lambat dan terlalu cepat.

d. Atraktif
Maksudnya adalah lagu anak-anak bisa mengajak anak-anak untuk ikut bernyanyi,
menari atau bertepik tangan mengikuti irama lagu.

2.3 SEJARAH LAGU ANAK-ANAK
Lagu anak-anak bermula pada tahun 1920, sejak tahun 1920an peranan Ibu Sud sangat
penting dalam menciptakan lagu bagi anak. Lagu Wanita kelahiran Sukabumi, Jawa Barat
itu masih bisa tedengar hingga sekarang ini.
Lalu pada tahun 1940an penulis lagu tak cuma Ibu Sud saja, mulai banyak bermunculan
penulis-penulis lagu anak yang baru. Sekarang lagu-lagu karya mereka termuat di buku
Sekarwangi (Njanjian Untuk Anak-Anak).

Pada era tahun 70an muncul penyanyi-penyanyi terkenal seperti Adi Bing Slamet
dengan lagu-lagunya yang berjudul Adikku dan Papa. Chicha Koeswoyo dengan
lagunya Nusantara Indah dan Taman Mini.
Selanjutnya di era 80an muncul lagu penyanyi seperti Melissa dengan lagunya Semut-
Semut Kecil dan Si Komo Lewat Tol. Dan Eza Yayang featuring Agnes Monica
dengan lagunya yang berjudul Yess.
Pada era 90an awal penyanyi-penyanyi seperti Joshua, Trio Kwek-Kwek, Chikita
Meidy, dan Maisy Pramaisshela muncul dengan karya-karya mereka seperti Air, Cit
Cit Cuit, Kancil, Bis Sekolah, Tanteku, Idola Cilik, dan masih banyak lagi.
Lalu pada era 90an akhir muncul kembali penyanyi-penyanyi cilik, yaitu Tasha dengan
lagunya yang berjudul Jangan Takut Gelap, Libur Telah Tiba, dan Paman Datang.
Dan Sherina dengan lagu yang berjudul Petualangan Sherina, Bintang-bintang, dan
Jagoan.

2.4 PENYEBAB LAGU ANAK-ANAK BISA PUNAH
Kemajuan teknologi pada zaman ini sangat pesat, pada zaman dahulu yang
teknologi adalah barang langka anak-anak masih sangat aktif bermain. Pada tahun
90an kita setiap pagi masih mendengar suara anak-anak bermain, baik itu permainan
tradisional maupun permainan bikinan mereka sendiri.
Akibat dari keaktifan mereka bermain diluar itu mereka memiliki tingkat kemalasan
yang sangat rendah karena hari-hari mereka selalu diisi dengan aktifitas yang
menyenangkan. Maka tak heran pada zaman itu banyak tercipta penyanyi-penyanyi
cilik yang sudah aktif bernyanyi. Dan kebanyakan dari mereka menjadi artis yang
terkenal, baik itu nasional maupun internasional contohnya saja Agnes Monica.
Berkat kegigihannya ia sekarang menjadi artis yang dikenal di mancanegara.
Sekarang kita lihat anak-anak masa kini. Penulis sudah mulai jarang melihat anak-
anak bermain diluar seperti dahulu. Memang ada banyak factor yang
mempengaruhinya seperti ketersediaan lahan bermain sangat sangat minim hingga
aksi kejahatan terhadap anak kecil yang marak terjadi dan ditakuti oleh para orang tua.
Maka dari itu banyak dari orang tua menginginkan anak mereka tetap di rumah. Dan
cara kebanyakan orang tua agar membuat mereka betah di rumah adalah dengan cara
memberikan fasilitas permainan seperti tablet atau iPad.
Penggunaan tablet memang baik, untuk memudahkan dalam berkomunikasi dan
mencari sumber informasi. Tetapi kalau untuk anak-anak kurang bagus, karena layar
iPad dan tablet mengeluarkan radiasi yang kalau dipakai terlalu lama akan membuat
mata sang pengguna menjadi rusak. Maka tak heran banyak anak-anak usia SD sudah
menggunakan kacamata.
Penggunaan tablet juga membuat anak-anak menjadi tidak aktif dikerenakan saat
bermain tablet yang digerakkan oleh anak hanya otot-otot jari. Dan permainan-
permainan di tablet bisa membuat anak-anak menjadi malas karena ketagihan dengan
permainan.
Sehingga zaman sekarang sudah tidak ada lagi penyanyi-penyanyi cilik dikarenakan
hal tersebut.
Lalu penyebab lain pudarnya lagu anak-anak adalah pengaruh budaya barat di
Indonesia. Budaya barat masuk ke Indonesia dengan membawa lagu-lagu pop yang
disukai oleh masyarakat Indonesia dan memaksa industri dalam negeri berlomba
untuk menciptakan lagu yang beraliran sama.
Apalagi dengan masuknya demam korea ke Indonesia. Kebiasaan masyarakat
Indonesia yang Latah membuat banyak boyband dan girlband bermunculan, dengan
hanya bermodalkan tarian tapi tidak diiringi dengan kualitas suara yang bagus.
Dari dua pengaruh music diatas membuat para penulis lagu anak-anak gulung tikar.
Karena lagu mereka kalah bersaing dengan lagu-lagu diatas. Kenapa kalah bersaing?
Jadi di Indonesia lagu dilihat dari rating, semaikn tinggi rating lagu, semakin banyak
yang ingin membeli. Lagu remaja yang mendengarkan adalah remaja sampai dewasa
yang memiliki penghasilan sendiri sehingga mereka bisa membeli lagu-lagu remaja.
Tapi tidak dengan lagu anak-anak, lagu anak-anak yang mendengarkan adalah anak-
anak. Bagaimana anak-anak mau mendengarkan kalau anak-anak itu sendiri sibuk
dengan tablet atau iPadnya? Kalaupun ada anak-anak yang suka mendengar, para
orang tua hanya akan mendownload lagu tersebut di internet, bukan membelinya
secara resmi, karena mereka berpikir sama saja kualitas lagunya.

2.5 PENGARUH LAGU REMAJA TERHADAP ANAK-ANAK
Masa anak-anak adalah masa dimana anak-anak masih polos dank arena kepolosan
itu kebiasaan yang sering mereka lihat akan mereka tiru.
Pada zaman dahulu anak-anak dinyanyikan lagu anak-anak dan membuat mereka
bahagia. Tapi pada zaman sekarang anak-anak disuguhkan oleh lagu-lagu remaja.
Pertama mereka akan mendengarkan lagunya, lalu mereka akan menyukai lagunya,
dan mereka akan mulai mencari tahu apa maksud dari lirik lagu tersebut, dan setelah

mereka tahu dan mendengarkan terus-menerus mereka akan mulai untuk
menyanyikannya.
Saat anak-anak menyanyikan lagu remaja, muncul sugesti kepada anak-anak untuk
mencontoh lirik tersebut.
Maka pada zaman sekarang anak-anak perilakunya sudah seperti orang dewasa. Dan
saat remaja mereka sudah seperti orang yang benar-benar sudah dewasa.




























BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Arus Globalisasi dan perkembangan teknologi sudah kita tidak dapat bending lagi,
maka dari itu kita sebagai generasi penerus bangsa yang menentukan masa depan
bangsa harus bisa bijak untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah.
Dan bagi para orangtua harus mulai membatasi dan membimbing mana lagu yang
baik maupun yang tidak agar anak tersebut tidak meniru lagu yang buruk. Apalagi
dengan mulai hilangnya lagu anak-anak orangtua harus ekstra dalam mengawasi lagu
yang didengarkan oleh anak-anak.

3.2 SARAN
a. Pemerintah seharusnya membuat program untuk melestarikan lagu anak-anak,
b. Para orangtua harus memperkenalkan kembali lagu anak-anak kepada anak-
anak mereka,
c. Para label musik kembali melirik pangsa musik lagu anak-anak.

















DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Saridjah_Niung

http://bandungmawardi.wordpress.com/tag/sejarah-lagu-anak-anak/

http://hondacbmodifikasi.com/pengertian-arti-lagu-anak/

http://www.parenting.co.id/article/mode/jenis.musik.untuk.anak/001/003/546

http://elendini.blogspot.com/2010/11/pengertian-dan-contoh-teks-lagu-musik.html

http://www.mediaperkebunan.net/index.php?option=com_content&view=article&id=1
16:manfaat-musik-bagi-kecerdasan-anak&catid=15:kesehatan&Itemid=17