Anda di halaman 1dari 21

1.

Sistem Reproduksi
2. Sistem Perkemihan
3. Sistem Pencernaan
4. Sistem Muskuloskeletal 8.Sistem Kardiovaskuler
7. Perubahan TTV
6.Sistem Hematologi
5.Sistem Endokrin
UTERUS, SERVIKS,VAGINA DAN PERINEUM
Mengalami INVOLUSI UTERUS proses kembalinya
uterus ke keadaan sblm hamil stlh melahirkan
Proses Involusi dimulai segera stlh plasenta keluar
akibat kontraksi otot2 polos uterus.
Subinvolusi ialah kegagalan uterus utk kembali
pada keadaan tidak hamil. Penyebab paling sering
o/k tertahannya fragmen plasenta dan infeksi.
Proses INVOLUSI UTERI adalah sbb :
AUTOLYSIS
Autolysis merupakan proses penghancuran diri
sendiri yang terjadi didalam otot uterine.
Enzym proteolitik akan memendekkan jaringan
otot dan jaringan ikat yang telah sempat
mengendur hingga 10 kali panjangnya dari
semula dan 5 kali lebarnya dari semula selama
kehamilan, sehingga uterus akan berangsur
angsur mengecil.

EFEK OKSITOSIN
Kontraksi dan retraksi otot uterine akan
mengkompres pembuluh darah dan oleh karena
itu akan mengurangi suplai darah ke uterus.
Proses ini berguna bagi pengurangan situs atau
tempat implantasi plasenta serta pengurangan
perdarahan
Proses Involusi pd bekas Implantasi plasenta
placental bed mengecil krn kontraksi &
menonjol ke kavum uteri dgn diameter 7,5 cm.
sesudah 2 mg mjd 3,5 cm, pd mg ke-6 mjd 2,4
cm dan akhirnya pulih
Afterpains krn kontraksi, biasanya
berlangsung 2-4 hari pasca salin. Rasa nyeri
stlh melahirkan akan lebih nyata stlh ibu
melahirkan bayi besar atau kembar dan pada
multipara
Perlu diberikan pengertian pd ibu dan dpt
diberikan obat antisakit dan antimules
Involusi Tinggi Fundus Berat Utrs
Bayi lahir
Plasenta lahir
7 hari(1 mg)
14 hari(2 mg)
42 hari(6 mg)
56 hari(8 mg)
Sepusat
2 jari bawah pusat
Pertengahan pst-symp
Tak teraba di atas symp
Bertambah kecil
Normal
1000
750 gr
500 gr
350 gr
50 gr
30 gr
(Rustam Mochtar, 1998 :115)
*Stlh bbrp hari pasca persalinan, perubahan involusi
berlangsung cepat.
*Fundus turun kira-kira 1-2 cm setiap 24 jam
(Bobak,2005 :493)
Lochia adl cairan sekret yg berasal dari
kavum uteri dan vagina pd masa nifas.
1) Lochia Rubra(cruenta) :
- 1-2 hari, berwarna merah kehitaman
- Berisi sisa sisa selaput ketuban, sel-sel
desidua, verniks kaseosa, lanugo, dan sisa
mekoneum.
2) Lochia Sanguinolenta :
- hari ke 3-7 , berwarna merah kuning berisi
darah dan lendir.
3) Lochia Serosa :
- hari ke 7-14 pasca persalinan, berwarna
kuning, cairan tidak berdarah lagi
4) Lochia Alba :
- cairan putih, setelah 2 minggu
O Perdarahan berkepanjangan
O Lochiostasis : Lochia yg tidak lancar
keluarnya / tertahan
O Lochia Purulenta : keluar cairan sperti nanah
dan berbau busuk
O Rasa nyeri yang berlebihan

Serviks,
stlh persalinan bentuk serviks agak
menganga spt corong berwarna merah
kehitaman.
Konsistensi mjd lunak, kadang terdapat
perlukaan kecil.
18 jam pascapartum, serviks memendek
dan konsistensinya mjd lebih padat dan
kembali ke bentuk semula.
Stlh bayi lahir, tangan masih bisa masuk
rongga rahim ; stlh 2 jam dpt dilalui oleh 2-
3 jari dan stlh 7 hari hanya dpt dilalui 1 jari.
Muara serviks eksterna tdk akan berbentuk
lingkaran spt spt sblm melahirkan, ttp
memanjang spt suatu celah disebut mulut
ikan.
Vagina dan Perineum
Vagina yg semula teregang akan kembali scr
bertahap
6-8 mg stlh bayi lahir.
Rugae akan kembali terlihat sekitar minggu ke-4
ttp tdk semenonjol pd nullipara.
Mukosa vagina tetap atrofik pd wanita menyusui
selambat-lambatnya samapi menstruasi dimulai
kembali
Fungsi Ovarium pulih Mukosa vagina menebal
Estrogen pelumas vagina << & mukosa vagina
menipis Dispareunia
Penyembuhan luka Episiotomi harus berlangsung
2-3 minggu
Haemorrhoid ukurannya mengecil bbrp minggu
pascasalin

Ligamen ligamen
Ligamen, fasia dan diafragma pelvis yg
meregang pd wkt persalinan, stlh bayi
lahir berangsur-angsur mjd ciut & pulih
kembali shg tdk jarang uterus jatuh
kebelakang (retrofleksi) krn ligamentum
rotundum mjd kendor.
Untuk memulihkan kembali sebaiknya
dengan latihan/senam nifas.
Penurunan kadar steroid pascasalin menyebabkan fungsi
ginjal menurun. Fungsi ginjal kembali normal stlh 1 bln
PP
Diperlukan kira-kira 2-8 minggu supaya hipotonia pd
khmln dan dilatasi ureter serta pelvis ginjal kembali ke
keadaan sblm hamil (Cunningham,dkk,1993)
Sebagaian wanita, dilatasi traktus urinarius menetap
selama 3 bulan.
Pd ibu menyusui normal ditemukan Laktosuria positif
Selama 1-2 hr PP terdapat Proteinuria ringan (+1) krn
pemecahan kelebihan protein di dlm sel otot uterus.
Terjadi pd 50% wanita.
Asetonuria ditemukan pd persalinan lama disertai
dehidrasi. Jarang pd wanita yg tdk mengalami komplikasi
persalinan.
Dlm 12 jam PP ibu mulai membuang kelebihan cairan yg
tertimbun di jaringan selama kehamilan Diuresis
terutama malam hari
Trauma bs tjd pd uretra dan kandung kemih
Ibu biasanya lapar segera stlh melahirkan
boleh makan makanan ringan.
Penurunan tonus dan motilitas otot traktus
cerna menetap selama waktu yng singkat stlh
bayi lahir.
BAB secara spontan bisa tertunda selama 2 3
hari stlh ibu melahirkan.
Penyebab : tonus otot usus menurun selama
proses persalinan dan pd awal pasca salin,
enema sblm persalinan, diare, kurang makan,
atau dehidrasi.
Terjadi Adaptasi Muskuloskeletal untuk
membantu relaksasi dan hipermobilitas
sendi dan perubahan pusat berat ibu
akibat pembesaran rahim.
Stabilitas sendi lengkap pada minggu ke 6
8 stlh PP.
Walaupun sendi telah kembali normal, kaki
wanita tidak mengalami perubahan setelah
melahirkan ibu baru perlu sepatu
yg ukurannya lebih besar.
+ Hormon Plasenta
Pengeluaran plasenta menyebabkan penurunan
signifikan hormon human placental lactogen
(hPL),estrogen, dan kortisol, serta placental enzyme
insulinase membalik efek diabetogenik khmln, shg
kadar gula darah menurun scr bermakna pada masa
puerperium. Ibu DM perlu insulin dlm jml lebih kecil
selama bbrp hari.
Estrogen dan progesteron menurun dgn kadar
terendah pd kira-kira 1 minggu PP
Pada wanita yg tidak menyusui kadar estrogen
mulai meningkat pada minggu ke-2 pp dan lebih
tinggi drpd wanita yg menyusui pd pospsrtum hari
ke 17 (Bowes,1991)

+Pada wanita menyusui kadar prolaktin tetap
meningkat sampai minggu ke-6 stlh
melahirkan(Bowes,1991)
+Kadar prolaktin serum yg tinggi pd wanita
menyusui berperan dlm menekan ovulasi. Karena
kadar FSH terbukti sama dgn pd wanita menyusui
dan tidak menyusui, disimpulkan ovarium tdk
berespon thd stimulasi FSH ketika kadar Prolaktin
meningkat (Bowes,1991)
+Pd wanita tidak menyusui : ovulasi tjd dlm 27
hari PP dgn waktu rata rata 70 75 hari.
+Pd wanita menyusui : ovulasi tjd sekitar 190 hari.
+Cairan menstruasi pertama stlh melahirkan
biasanya > banyak daripada normal. Akan
kembali spt sblm hamil dalam 3-4 siklus.

HEMATOKRIT dan HEMOGLOBIN
-Selama 72 jam pertama stlh bayi lahir, volume plasma
yg hilang lebih besar dari sel darah yg hilang.
-Penurunan volume plasma & peningkatan SDM
dikaitkan dgn peningkatan Hematokrit pd hr ke 3
sampai hari ke 7 PP
-SDM akan menurun scr bertahap sesuai dgn usia SDM
tsb.
HITUNG SEL DARAH PUTIH
-Leukositosis normal pada khmln rata-rata 12.000 /
mm
3.
-Selama 10 sampai 12 hari pertama PP nilai Leukosit
antara 20.000 dan 25.000 / mm
3.
-Neutrofil mrpkn sel darah putih yg paling banyak

FAKTOR KOAGULASI
-Faktor pembekuan darah dan fibrinogen yg
meningkat selama masa hamil akan tetap
meningkat pada awal masa
nifas.HIPERKOAGULASI
-Hiperkoagulasi yg bs diiringi kerusakan
pembuluh darah dan imobilitas mengakibatkan
peningkatan risiko tromboembolisme terutama
pd px post SC.
-Fibrinolitik meningkat bbrp hari stlh bayi lahir.
- Faktor I,II,VIII,IX,dan X menurun bbrp hari untuk
mencapai kadar sblm hamil.
TEMPERATUR
selama 24 jam pertama dpt meningkat sampai 38
derajat celcius sbg akibat efek dehidrasi persalinan.
Stlh 24 jam wanita harus tidak demam
DENYUT NADI
Denyut nadi tetap tinggi selama jam pertama stlh bayi
lahir. Kmd mulai mehurun dg frekuensi yg tdk
diketahui.
Pd mg ke 8 sampai ke-10 stlh melahirkan, denyut nadi
kembali ke frek sblm hamil.
PERNAPASAN
Pernapasan hrs berada dlm rentang normal sblm
melahirkan.
TEKANAN DARAH
TD sedikit berubah atau menetap.
Hipotensi Ortostatik (pusing seakan ingin pingsan
segera stlh berdiri,timbul 48 jam pertama), akibat dari
pembengkakan limpa yg terjadi stlh wanita melahirkan.
Setelah melahirkan, penyesuaian pembuluh
darah maternal berlangsung scr dramatis dan
cepat
Perubahan Volume darah tergantung pada
kehilangan darah selama melahirkan,
mobilisasi dan pengeluaran cairan
ekstravaskuler (edema fisiologis)
Segera setelah melahirkan denyut jantung,
volume sekuncup dan curah jantung
meningkat bahkan lebih tinggi selama 30
sampai 60 menit krn darah yg biasanya
melintasi sirkuit uteroplasenta tiba-tiba
kembali ke sirkulasi umum.