Anda di halaman 1dari 14

BAB 1.

AKUNTANSI &
IFRS
Mata Kuliah : PENGANTAR AKUNTANSI I
Kelompok 9
Ketua : Muhama I!u"
A#$$ot
a
: Ei P!a#oto
Gi#a Ga#ia Sa!i
Imam Su%e#i
Imela Gole#$
Mae"a!oh
Ma!ia Ma!"eli#a
So#& P!ait&o S

Aku#ta#"i & IFRS
UNIVERSITAS PAKUAN

'

Aku#ta#"i & IFRS
BAB 1
AKUNTANSI DAN IFRS
1.1. AKUNTANSI
A. SEJARAH AKUNTANSI
Sejarah akuntansi dimulai sejak manusia mengenal hitungan uang dan
menggunakan catatan. Pada abad XIV perhitungan rugi laba telah dilakukan
pedagang-pedagang Genoa dengan cara menghitung harta yang ada pada akhir
suatu pelayaran dan dibandingkan pada saat mereka berangkat berdagang.
Akuntansi mulai diterapkan di Indonesia sejak tahun 1!". Akan tetapi bukti
yang jelas terdapat pada pembukuan Amphioen Societeit yang berdiri di #akarta
sejak 1$!$. Selanjutnya akuntansi di Indonesia berkembang setelah %% &anam
Paksa dihapuskan pada tahun 1'$(. )al ini mengakibatkan munculnya para
pengusaha s*asta +elanda yang menanamkan modalnya di Indonesia, -ereka
menerapkan sistem pembukuan seperti yang diajarkan Lucas Pacilo. .emudian
pada tahun 1/($, di Indonesia diperkenalkan sistem pemeriksaan 0auditing1 untuk
menyusun dan mengontrol pembukuan perusahaan.
&idak banyak pembahan sistem akuntansi di Indonesia pada masa
penjajahan #epang. Setelah kemerdekaan pemerintah 2I mempunyai
kesempatan mengirimkan putra-putrinya belajar akuntansi ke luar negeri.
Sedangkan pendidikan akuntansi di dalam negeri mulai dirintis pada tahun 1/3"
oleh %ni4ersitas Indonesia yang membuka jurusan Akuntansi di 5akultas
6konominya. 7angkah ini diikuti oleh perguruan tinggi lainnya. Pada tahun 1/3!
keluarlah %% 8o. 9! yang mengatur pemberian gelar Akuntan.
Suatu organisasi pro:esi yang menghimpun para akuntan di Indonesia berdiri
pada "9 ;esember 1/3$ dan diberi nama Ikatan Akuntan Indonesia 0IAI1.
<rganisasi ini mendirikan seksi Akuntan Publik tahun 1/$' dan seksi Akuntan
Pendidik tahun 1/'.
(

Aku#ta#"i & IFRS
%% Penanaman -odal Asing dikeluarkan tahun 1/$ dan disusul %%
Penanaman -odal ;alam 8egeri tahun 1/'. Selanjutnya keduanya merangsang
berdirinya perusahaan-perusahaan baru yang mengakibatkan semakin baiknya
iklim in4estasi di Indonesia. Sebagai konsekuensinya, akuntansi di Indonesia
mengalami perkembangan yang pesat.
+erikut ini adalah beberapa pengertian-de:inisi Akuntanasi menurut para ahli =
a. Pengertian akuntansi menurut >ikipedia adalah pengukuran, penjabaran,
atau pemberian kepastian mengenai in:ormasi yang akan membantu manajer,
in4estor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi
sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga
pemerintah.
b. Pengertian akuntansi menurut menurut .ieso 0"((" = "1, akuntansi bisa
dide:inisikan secara tepat dengan menjelaskan tiga karakteristik penting dari
akuntansi= 011 pengidenti:ikasian, pengukuran, dan pengkomunikasian
in:ormasi keuangan 0"1 entitas ekonomi kepada 091 pemakai yang
berkepentingan. .arakteristik-karakteristik ini telah dipakai untuk menjelaskan
akuntansi selama beratus-ratus tahun.
c. Pengertian Akuntansi -enurut ?harles &. )orngren, dan >alter &.)arrison
0)orngren )arrison,"(($=!1 menyatakan bah*a= Akuntansi adalah sistem
in:ormasi yang mengukur akti4itas bisnis, memproses data menjadi laporan,
dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.
d. Pengertian akuntansi menurut >arren dkk 0"((3=1(1 menjelaskan bah*a=
@secara umum, akuntansi dapat dide:inisikan sebagai sistem in:ormasi yang
menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai
akti4itas ekonomi dan kondisi perusahaanA.
e. Pengertian akuntansi menurut Soemarso S.2 adalah sebagai berikut
@Akuntansi adalah Suatu ;isplin yang menyediakan in:ormasi penting
sehingga memungkinkan adanya pelaksanaan dan penilaian jalannya
perusahaan secara e:esien.A
)

Aku#ta#"i & IFRS
B. TUJUAN AKUNTANSI
;ari pengertian di atas terkandung tujuan utama akuntansi adalah
menghasilkan atau menyajikan in:ormasi ekonomi 0economic in:ormation1 dari
suatu kesatuan ekonomi 0economic entity1 kepada pihak-pihak yang
berkepentingan. <leh karena itu in:ormasi akuntansi itu pada dasarnya
menyajikan in:ormasi ekonomi kepada banyak pihak yang memerlukan, sehingga
akuntansi juga sering disebut dengan bahasa dunia usaha. -engapa demikianB
.arena akuntansi merupakan alat komunikasi dan in:ormasi bagi pihak-pihak
yang memerlukannya.
C. DEFINISI AKUNTANSI
;e:inisi akuntansi dapat dilihat dari " 0dua1 sudut pandang yaitu=
a. 5ungsi dan .egunaan
Akuntansi merupakan akti4itas jasa yang ber:ungsi memberikan
in:ormasi kuantitati: mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama
yang bersi:at keuangan yang berman:aat dalam pengambilan
keputusan.
b. Proses .egiatan
Akuntansi adalah seni mencatat, mengklasi:ikasi dan mengikhtisarkan
transaksi-transaksi kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian
bersi:at keuangan dengan cara menginterpretasikan hasil-hasilnya.
*

Aku#ta#"i & IFRS
D. SIKLUS AKUNTANSI
+erdasar gambar di atas dapat kita uraikan bah*a siklus akuntansi adalah
sebagai berikut =
a. &ransaksi keuangan
b. -encatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi,
dalam satu periode akuntansi
c. -embuat #urnal %mum berdasarkan catatan no."
d. -embuat +uku +esar
e. -embuat #urnal Penyesuaian
:. -embuat 7aporan .euangan= 7aporan 7aba rugi, 8eraca, dan 7eporan
Perubahan -odal
g. -embuat #urnal Penutup
+

Aku#ta#"i & IFRS
h. -embuat 8eraca Saldo setelah penutupan
E. AKUNTANSI DAN TATA BUKU
Akuntansi lebih luas dari &ata +uku sebab &ata +uku hanyalah pencatatan
secara sistimatis transaksiCkejadian yang dinyatakan dengan nilai uang.
F. PEMAKAI AKUNTANSI
1. Pemakai Intern
Dang dimaksud dengan pemakai 0pihak1 intern adalah pihak yang
menyelenggarakan usaha, seperti rumah tangga konsumen 02&.1 dan rumah
tangga produksi 02&P1 yang dalam hal ini adalah pimpinan perusahaan
0manajer1 yang bertanggung ja*ab dalam pengambilan suatu keputusan.
Setiap rumah tangga konsumen dan rumah tangga produksi memerlukan
in:ormasi keuangan untuk mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai
laba maksimal dengan pengorbanan tertentu. <leh karena itu memerlukan suatu
cara pencatatan yang sistematis agar dapat menaganlisis transaksi keuangan
menjadi in:ormasi ekonomi yang berguna
2. Pemakai Ektern
Dang dimaksud dengan pihak ekstern adalah pihak-pihak yang
berkepentingan dengan suatu usaha atau perusahaan, tetapi merupakan pihak
luar perusahaan. ?ontohnya, bank sebagai pemberi kredit 0pinjaman1.
!. CABAN! AKUNTANSI
?abang akuntansi terdapat 9 0 tiga 1 cabang akuntansi yaitu =
a. Akuntansi .euangan
Akuntansi keuangan adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan
keuangan bagi pihak ekstern seperti in4estor, kreditor, dan +apepam.
b. Akuntansi manajemen
Akuntansi manajemen adalah cabang akuntansi yang menghasilkan
laporan keuangan bagi pihak intern organisasi atau manajemen.
,

Aku#ta#"i & IFRS
c. Akuntansi Pemerintah
Akuntansi Pemerintah adalah cabang akuntansi yang memproses
transaksi-transaksi keuangan pemerintah yang menghasilkan laporan
keuangan sebagai bentuk pertanggungja*aban pelaksanaan AP+8CAP+;
kepada rakyat melalui lembaga legislati: serta untuk kepentingan pihak-
pihak yang terkait.
H. PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
%ntuk mempermudah dalam melaksanakan proses pencatatan dan
pelaporan, sebaiknya kita mulai dari persamaan dasar akuntansi. Persamaan ini
merupakan ringkasan dari pencatatan hasil analisis setiap peristi*a ekonomi
atau transaksi keuangan yang terjadi.
%nsur E unsur persamaan akuntansi di bagi menjadi 9 bagian antara lain =
a. Aktiva
Akti4a adalah harta yang dimiliki perusahaan yang merupakan sumber
konomi. ?ontoh = kas, piutang, gedung dsb.
b. Hutang
)utang adalah ke*ajiban yang menjadi beban perusahaan, contoh =
hutang pembelian kredit.
". M#$a%
-odal adalah hak atau klaim pemilik atas akti4a perusahaan, contoh =
Setoran modal oleh pemilik.
1.2. IFRS &emakaian
A. Se'ara( IFRS
Sejarahnya pun cukup panjang dan berliku. Pada 1/'", International
5inancial Accounting Standard 0I5A?1 mendorong IAS? sebagai standar
akuntansi global. )al yang sama dilakukan 5ederasi Akuntan 6ropa pada 1/'/.
Pada 1//3, negara-negara %ni 6ropa menandatangani kesepakatan untuk
menggunakan IAS. Setahun kemudian, %S-S6? 0+adan Penga*as Pasar -odal
AS1 berinisiati: untuk mulai mengikuti GAS. Pada 1//' jumlah anggota I5A?CIAS?
mencapai 1!( badanCasosiasi yang tersebar di 1(1 negara. Akhirnya,
-

Aku#ta#"i & IFRS
pertemuan menteri keuangan negara-negara yang tergabung dalam G-$ dan
;ana -oneter Internasional pada 1/// menyepakati dilakukannya penguatan
struktur keuangan dunia melalui IAS. Pada "((1, dibentuk IAS+ sebagai IAS?.
&ujuannya untuk melakukan kon4ergensi ke GAS dengan kualitas yang
meliputi prinsip-prinsip laporan keuangan dengan standar tunggal yang
transparan, bisa dipertanggung ja*abkan, comparable, dan berguna bagi pasar
modal. Pada "((1, IAS?, IAS+ dan SI? mengadopsi IAS+. Pada "((", 5AS+
dan IAS+ sepakat untuk melakukan kon4ergensi standar akuntansi %S GAAP dan
I52S. 7angkah itu untuk menjadikan kedua standar tersebut menjadi compatible.
-emang, hingga saat ini I52S belum menjadi one global accounting
standard. 8amun standar ini telah digunakan oleh lebih dari 13(-an negara,
termasuk #epang, ?hina, .anada dan "$ negara %ni 6ropa. Sedikitnya, '3 dari
negara-negara tersebut telah me*ajibkan laporan keuangan mereka
menggunakan I52S untuk semua perusahaan domestik atau perusahaan yang
tercatat 0listed1. +agi Perusahaan yang go international atau yang memiliki partner
dari %ni 6ropa, Australia, 2ussia dan beberapa negara di &imur &engah memang
tidak ada pilihan lain selain menerapkan I52S.
Proses yang panjang tersebut akhirnya menjadi apa yang disebut I52S, yang
merupakan suatu tata cara bagaimana perusahaan menyusun laporan
keuangannya berdasarkan standar yang bisa diterima secara global. #ika sebuah
negara beralih ke I52S, artinya negara tersebut sedang mengadopsi bahasa
pelaporan keuangan
B. PEN!ERTIAN IFRS
IFRS 0International 5inancial 2eporting Standart1 adalah merupakan standar
akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard
+oard 0IAS+1
T)')an IFRS adalah memastikan bah*a laporan keuangan dan laporan
keuangan interim perusahaan untuk periode-periode yang dimaksud dalam
laporan keuangan tahunan, mengandung in:ormasi berkualitas tinggi yang=
9

Aku#ta#"i & IFRS
1. &ransparan bagi para pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang periode
yang disajikan.
". -enyediakan titik a*al yang memadai untuk akuntansi yang berdasarkan
pada I52S.
9. ;apat dihasilkan dengan biaya yang tidak melebihi man:aat untuk para
pengguna.
Prinsip-prinsip yang mendasari I52S dijelaskan dalam 5rame*ork :or the
Preparation and Presentation o: 5inancial Statements 0.erangka ;asar
Penyusunan dan Penyajian 7aporan .euangan1.
Principle +ased

I52S merupakan seperangkat standar yang Fberdasarkan prinsipF 0principles
based1 yang menetapkan aturan umum dan menentukan peraturan khusus.
Sedangkan %S GAAP merupakan standar yang Fberdasarkan aturanF 0rule based
atau regulation based1. I52S menitikberatkan pada prinsip yang dijelaskan dalam
kerangka konseptual IAS+, bukan pada aturan yang terinci. +erbeda dengan %S
GAAP, yang pada umumnya memuat persyaratan-persyaratan lebih khusus dan
pedoman impelementasi yang rinci.
Secara garis besar ada empat hal pokok yang diatur dalam standar
akuntansi :
1. ;e:inisi elemen laporan keuangan atau in:ormasi lain yang berkaitan.
;e:inisi digunakan dalam standar akuntansi untuk menentukan apakah
transaksi tertentu harus dicatat dan dikelompokkan ke dalam akti4a,
hutang, modal, pendapatan dan biaya.
". Pengukuran dan penilaian.
Pedoman ini digunakan untuk menentukan nilai dari suatu elemen laporan
keuangan baik pada saat terjadinya transaksi keuangan maupun pada saat
penyajian laporan keuangan 0pada tanggal neraca1.
9. Pengakuan
1.

Aku#ta#"i & IFRS
-erupakan kriteria yang digunakan untuk mengakui elemen laporan
keuangan sehingga elemen tersebut dapat disajikan dalam laporan
keuangan.
!. Penyajian dan pengungkapan laporan keuangan
.omponen keempat ini digunakan untuk menentukan jenis in:ormasi dan
bagaimana in:ormasi tersebut disajikan dan diungkapkan dalam laporan
keuangan. Suatu in:ormasi dapat disajikan dalam badan laporan 08eraca,
7aporan 7abaC2ugi1 atau berupa penjelasan 0notes1 yang menyertai
laporan keuangan.
.erangka ;asar Penyusunan 7aporan .euangan +erdasar I52S
E%emen La&#ran Ke)an*an
1. 8eraca
". 7aporan 7aba .omperhensi:
9. 7aporan Perubahan 6kuitas
!. 7aporan Arus .as
3. ?atatan Atas 7aporan .euangan
. 7aporan Posisi .euangan pada Perioda .omparati:
Basis Pengukuran
1. +iaya Perolehan
". +iaya .ini
9. 8ilai 2ealisasi dan Penyelesaian
!. 8ilai Sekarang.
B. K#n+eri PSAK ke IFRS
Sesuai dengan roadmap kon4ergensi PSA. ke I52S (International Financial
Reporting Standart) maka saat ini Indonesia telah memasuki tahap persiapan akhir
0"(111 setelah sebelumnya melalui tahap adopsi 0"((' E "(1(1. )anya setahun saja
IAI 0Ikatan Akuntan Indonesia1 menargetkan tahap persiapan akhir ini, karena
setelah itu resmi per 1 #anuari "(1" Indonesia menerapkan I52S.
;engan adanya standar global tersebut memungkinkan keterbandingan dan
pertukaran in:ormasi secara uni4ersal.
.on4ergensi I52S dapat meningkatkan daya in:ormasi dari laporan keuangan
perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Adopsi standar internasional juga
sangat penting dalam rangka stabilitas perekonomian.
11

Aku#ta#"i & IFRS
-an:aat dari program kon4ergensi I52S diharapkan akan mengurangi
hambatantan-hambatan in4estasi, meningkatkan transparansi perusahaan,
mengurangi biaya yang terkait dengan penyusunan laporan keuangan, dan
mengurangi cost of capital. Sementara tujuan akhirnya laporan keuangan yang
disusun berdasarkan Standar Akuntansi .euangan 0SA.1 hanya akan memerlukan
sedikit rekonsiliasi untuk menghasilkan laporan keuangan berdasarkan I52S.
Sasaran kon4ergensi I52S tahun "(1" adalah mere4isi PSA. agar sesuai
dengan I52S 4ersi 1 #anuari "((/ yang berlaku e:ekti: tahun "(11C"(1" dan
kon4ergensi I52S di Indonesia dilakukan secara bertahap.
-an:aat .on4ergensi I52S =
1. -emudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan penggunaan
Standar Akuntansi keuangan yang dikenal secara internasional
". -eningkatkan arus in4estasi global melalui transparansi
9. -enurunkan modal dengan membuka peluang :und raising melalui pasar
modal secara global.
C. STRUKTUR IFRS
Struktur I52S (International Financial Reporting Standards) mencakup =
, International 5inancial 2eporting Standards 0I52S1 E standar yang diterbitkan
setelah tahun "((1
, International Accounting Standards 0IAS1 E standar yang diterbitkan sebelum
tahun "((1
, Interpretations yang diterbitkan oleh International 5inancial 2eporting
Interpretations ?ommittee 0I52I?1 E setelah tahun "((1
, Interpretations yang diterbitkan oleh Standing Interpretations ?ommittee 0SI?1
E sebelum tahun "((1
D. RUAN! LIN!KUP STANDAR-
Standar ini berlaku apabila sebuah perusahaan menerapkan I52S untuk
pertamakalinya melalui suatu pernyataan eksplisit tanpa syarat tentang kesesuaian
dengan I52S.
1'

Aku#ta#"i & IFRS
&ujuannya adalah untuk memastikan bah*a laporan keuangan perusahaan yang
pertamakalinya berdasarkan I52S 0termasuk laporan keuangan interim untuk
periode pelaporan tertentu 1 menyediakan titik a*al yang memadai dan transparan
kepada para pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang seluruh periode
disajikan.
Da.tar P)taka
1(

Aku#ta#"i & IFRS
S)m/er -
http=CCakkomp.blogspot.comC"((/C1(Cdasar-dasar-akuntansi.html
http=CCdasar-akuntansi.blogspot.comC"((/C(/Cpendahuluan-dasar-dasar-
akuntansi.html
http=CCagustinapermataimut.blogspot.comC
http=CCsyahreGamarasutanpohan.*ordpress.comC"(1"C(9C"9Ci:rs-international-:inancial-
accounting-standardC
http=CCardianjelek.blogspot.comC"(11C(3Cpengertian-i:rs.html
http=CC***.bumntrack.comC
1)