Anda di halaman 1dari 43

Belajar tentang balok dan pelat beton

bertulang ( untuk pemula)


Jul 30
Posted by sanggapramana






14 Votes
Yah, kita ketemu lagi, sekarang saya akan membahas tentang Balok beton bertulang, ni
tulisan saya bersumber dari buku Balok dan pelat beton bertulang oleh Ali Asroni penerbit
graha ilmu bagi yang mau beli bukunya silahkan, bagi yang mau belajar dari sini juga
bisa.maa untuk simbol! ada yang tidak dapat dimasukkan karena keterbatasan itur ini. "ets
start . . . . .
Balok tanpa tulangan
#ita tau siat beton yaitu kuat terhadap gaya tekan tetapi lemah terhadap gaya tarik.$leh
karena itu, beton dapat mengalami retak jika beban yang dipikulnya menimbulkan tegangan
tarik yang melebihi kuat tariknya.
Jika sebuah balok beton %tanpa tulangan& ditumpu oleh tumpuan sederhana %sendi dan rol&,
dan di atas balok tersebut bekerja beban terpusat P serta beban merata ', maka akan timbul
momen luar sehingga balok akan melengkung ke ba(ah.
Pada balok
yang melengkung ke ba(ah akibat beban luar ini pada dasarnya ditahan oleh kopel gaya)gaya
dalam yang berupa tegangan tekan dan tarik. Jadi pada serat)serat balok bagian tepi atas akan
menahan tegangan tekan, dan semakin ke ba(ah tegangan tersebut akan semakin ke*il.
+ebaliknya, pada serat)serat bagian tepi ba(ah akan menahan tegangan tarik, dan semakin ke
atas tegangan tariknya akan semakin ke*il pula.
Pada tengah bentang %garis netral& , serat)serat beton tidak mengalami tegangan sama sekali
%tegangan tekan dan tarik , 0&.
Jika beban diatas balok terlalu besar maka garis netral bagian ba(ah akan mengalami
tegangan tarik *ukup besar yang dapat mengakibatkan retak pada beton pada bagian
ba(ah.#eadaan ini terjadi terutama pada daerah beton yang momennya besar, yaitu pada
lapangan-tengah bentang.
Balok Beton dengan tulangan
.ntuk menahan gaya tarik yang *ukup besar pada serat)serat balok bagian tepi ba(ah, maka
perlu diberi baja tulangan sehingga disebut dengan /beton bertulang0. Pada balok beton
bertulang ini, tulangan ditanam sedemikian rupa, sehingga gaya tarik yang dibutuhkan untuk
menahan momen pada penampang retak dapat ditahan oleh baja tulangan.
#arena siat beton yang tidak kuat tehadap tarik, maka pada gambar di atas, tampak bah(a
balok yang menahan tarik %di ba(ah garis netral& akan ditahan tulangan, sedangkan bagian
menahan tekan %di bagian atas garis netral& tetap ditahan oleh beton.
Fungsi utama beton dan tulangan
1ari uraian di atas dapat dipahami, bah(a baik beton maupun baja)tulangan pada struktur
beton bertulang tersebut mempunyai ungsi atau tugas pokok yang berbeda sesuai dengan
siat bahan yang bersangkutan.2ungsi utama beton yaitu untuk
Fungsi utama beton
3enahan beban-gaya tekan
3enutup baja tulangan agar tidak berkarat
Fungsi utama baja tulangan
3enahan gaya tarik %meskipun kuat juga terhadap gaya tekan&
3en*egah retak beton agar tidak melebar
Faktor keamanan
4gar dapat terjamin bah(a suatu struktur yang diren*ankan mampu menahan beban yang
bekerja, maka pada peren*anaan struktur digunakan aktor keamanan tertentu.2aktor
keamanan ini tersdiri dari ! jenis , yaitu 5
1. 2aktor keamanan yang bekerja pada beban luar yang bekerja pada struktur, disebut
aktor beban.
!. 2aktor keamanan yang berkaitan dengan kekuatan struktur %gaya dalam&, disebut
aktor reduksi kekuatan.
Faktor beban luar/faktor beban
Besar aktor beban yang diberikan untuk masing)masing beban yang bekerja pada suatu
penampang struktur akan berbeda)beda tergantung dari kombinasi beban yang bersangkutan.
3enurut pasal 11.! +67 03)!849)!00!, agar supaya struktur dan komponen struktur
memenuhi syarat dan layak pakai terhadap berma*am)ma*am kombinasi beban, maka harus
dipenuhi ketentuan kombinasi)kombinasi beban beraktor sbb 5
1. Jika struktur atau komponen hanya menahan beban mati 1 %dead& saja maka
dirumuskan 5 . , 1,4:1
!. Jika berupa kombinasi beban mati 1 dan beban hidup " %li;e&, maka dirumuskan 5 .
, 1,!:1 < 1,=:" < 0,> % 4 atau ? &
3. Jika berupa kombinasi beban mati 1,beban hidup ", dan beban angin @, maka
diambil pengaruh yang besar dari ! ma*am rumus berikut 5 . , 1,!:1 < 1,0:" <
1,=:@ < 0,> % 4 atau ? & dan rumus satunya 5 . , 0,A:1 < 1,=:@
4. Jika pengaruh beban gempa B diperhitungkan, maka diambil yang besar dari dua
ma*am rumus berikut 5 . , 0,A:1 < 1:B
#eterangan 5
. , #ombinasi beban teraktor, k6, k6-mC atau k6m
1 , Beban mati %1ead load&, k6, k6-mC atau k6m
" , Beban hidup %"ie load&, k6, k6-mC atau k6m
4 , Beban hidup atap k6, k6-mC atau k6m
? , Beban air hujan, k6, k6-mC atau k6m
@ , Beban angin %@ind load& ,k6, k6-mC atau k6m
B , Beban gempa %Barth 'uake load&, k6, k6-mC atau k6m, ditetapkan berdasarkan
ketentuan +67 03)19!=)1A8A)2, Data*ara Peren*anaan #etahanan Eempa untuk ?umah dan
Eedung, atau penggantinya.
.ntuk kombinasi beban teraktor lainnya pada pasal berikut 5
1. Pasal 11.!.4 +67 03)!849)!00!, untuk kombinasi dengan tanah lateral
!. Pasal 11.!.> +67 03)!849)!00!, untuk kombinasi dengan tekanan hidraulik
3. Pasal 11.!.= +67 03)!849)!00!, untuk pengaruh beban kejut
4. Pasal 11.!.9 +67 03)!849)!00!, untuk pengaruh suhu %1elta D&, rangkak, susut,
settlement.
Faktor reduksi kekuatan
#etidakpastian kekuatan bahan terhadap pembebanan pada komponen struktur dianggap
sebagai aktor reduksi kekuatan, yang nilainya ditentukan menurut pasal 11.3 +67 03)!849)
!00! sebagai berikut 5
1. +truktur lentur tanpa beban aksial %misalnya 5 balok&, aktor reduksi , 0,8
!. Beban aksial dan beban aksial lentur
aksial tarik dan aksial tarik dengan lentur 5 0,8
aksial tekan dan aksial tekan dengan lentur
1. komponen struktur dengan tulangan spiral atau sengkang ikat 5 0,9
!. #omponen struktur dengan tulangan sengkang biasa 5 0,=>
3. Eeser dan torsi 5 0,9>
4. Dumpuan pada beton, 5 0,=>
akhirnya selesai juga, males betul nulis yang begituan tapi aku gak papa untuk kalian
semua.ntar malah gak tau dasarnya malah repot. . .(k(k(k(k. "anjut . . . . .
Kekuatan beton bertulang
1. Jenis kekuatan
3enurut +67 03)!849)!00!, pada perhitungan struktur beton bertulang, ada beberapa istilah
untuk menyatakan kekuatan suatu penampang sebagai berikut
1. #uat nominal %pasal 3.!8&
!. #uat ren*ana %pasal 3.30&
3. #uat perlu %pasal 3.!A&
Kuat nominal (Rn& diartikan sebagai kekuatan suatu komponen struktur penampang yang
dihitung berdasarkan ketentuan dan asumsi metode peren*anaan sebelum dikalikan dengan
nilai aktor reduksi kekuatan yang sesuai.Pada penampang beton bertulang , nilai kuat
nominal bergantung pada5
dimensi penampang,
jumlah dan letak tulangan
letak tulangan
mutu beton dan baja tulangan
Jadi pada dasarnya kuat nominal ini adalah hasil hitungan kekuatan yang sebenarnya dari
keadaan struktur beton bertulang pada keadaan normal.#uat nominal ini biasanya ditulis
dengan simbol)simbol 3n, Vn, Dn, dan Pn dengan subscript n menunjukkan bah(a nilai)nilai
3 , 3omen
V , Eaya geser
D , Dorsi %momen puntir&
P , Eaya aksial %diperoleh dari beban nominal suatu struktur atau komponen struktur&
Kuat rencana (Rr), diartikan sebagai kekuatan suatu komponen struktur atau penampang
yang diperoleh dari hasil perkalian antara kuat nominal ?n dan aktor reduksi kekuatan.#uat
ren*ana ini juga dapat ditulis dengan simbol 3r, Vr, Dr, dan Pr% keterangan sama seperti
diatas ke*uali P , diperoleh dari beban ren*ana yang boleh bekerja pada suatu struktur atau
komponen struktur.
Kuat perlu (Ru), diartikan sebagai kekuatan suatu komponen struktur atau penampang yang
diperlukan untuk menahan beban teraktor atau momen dan gaya dalam yang berkaitan
dengan beban tersebut dalam kombinasi beban ..#uat perlu juga bisa ditulis dengan simbol)
simbol 3u, Vu, Du, dan Pu.
#arena pada dasarnya kuat ren*ana ?r, merupakan kekuatan gaya dalam %berada di dalam
struktur&, sedangkan kuat perlu ?u merupakan kekuatan gaya luar %di luar struktur& yang
bekerja pada struktur, maka agar peren*anaan struktur dapat dijamin keamanannya harus
dipenuhi syarat berikut 5
Kuat rencanaRr harus > kuat perlu Ru
Prinsip hitungan beton bertulang
Fitungan struktur beton bertulang pada dasarnya meliputi ! buah hitungan, yaitu hitungan
yang berkaitan dengan gaya luar dan hitungan yang berkaitan dengan gaya dalam.
Pada hitungan dari gaya luar, maka harus disertai dengan aktor keamanan yang disebut
aktor beban sehingga diperoleh kuat perlu ?u.+edangkan pada hitungan dari gaya dalam,
maka disertai dengan aktor aman yang disebut aktor reduksi kekuatan sehingga diperoleh
kuat ren*ana ?r , ?n : aktor reduksi, selanjutnya agar struktur dapat memikul beban dari
luar yang bekerja pada struktur tersebut, maka harus dipenuhi syarat bah(a kuat ren*ana ?r
minimal harus sama dengan kuat perlu ?u.
Prinsip hitungan struktur beton bertulang yang menyangkut gaya luar dan gaya dalam
tersebut se*ara jelas dapat dilukiskan dalam bentuk skematis, seperti gambar berikut 5
4ssalamualaikum, @r.@b
.ntuk mendisain sebuah struktur beton, baik itu bangunan gedung, jembatan, bendungan,
jalan layang, tandon air, dan lain)lain. 3aka akan banyak aktor yang berpengaruh dalam
jalannya pendisainan tersebut. Gontohnya pada struktur gedung , beban mati pelat lantai,
beban hidup manusia, beban mati plaon, ubin dan lain)lain akan berpengaruh terhadap
pendisainan pelat lantai, balok anak maupun balok induk juga kolom nya. .ntuk struktur
ba(ah seperti ondasi diperlukan data tanah yang akan berpengaruh terhadap model pondasi
yang akan digunakan.
3elihat diri saya yang masih belajar untuk +1 di .ni;ersitas 7slam +ultan 4gung dan masih
semester =, tentu pengetahuan saya masih sangat dangkal mengenai pendisainan struktur
beton ini. +ehingga maklumlah kalo para pemba*a merasa kurang, dapat melihat buku)buku
mengenai desain struktur yang sudah banyak berada di pasaran .
Pertama)tama dalam meren*anakan suatu struktur, hal yang paling utama adalah beban yang
bekerja pada struktur tersebut. Peren*anaan untuk pelat kantile;er tentu berbeda dengan pelat
yang digunakan untuk pelat lantai pada interior rumah. Pelat lantai sendiri memiliki
perbedaan, yang umum digunakan. 4ntara lain 5
Pelat terjepit pada satu sisi ( biasanya adalah kantilever/sunshiding pada
jendela)
Pelat terjepit pada dua sisi (misalnya bordes tangga, balkon.dll)
Pelat terjepit pada tiga sisi (misalnya pada bordes tangga dan balkon,dll)
Pelat terjepit pada empat sisi (misalnya pelat lantai dalam rumah)
.ntuk peren*anaan pelat lantai itu sendiri, tentu berbeda antara pelat terjepit pada satu sisi,
dua sisi, tiga sisi, dan empat sisi. Kenapa kok berbeda ?
ya tentu berbeda, karena gaya dalam yang dihasilkan akibat masing)masing jepitan juga
berbeda, sehingga akan berpengaruh terhadap penulangan yang sering kita sebut untuk
penulangan pelat lantai sebagai one way slab dan two way slab .
Apa sih one way slab itu ?
One way slab atau penulangan satu arah yaitu tulangan utama atau tulangan pokok hanya
bekerja pada satu arah saja. 3isalnya ada arah H dan y , jadi tulangan pokok itu bekerja pada
arah H saja dan arah y kita menggunakan tulangan bagi.
Kapan kita menggunakan sistem penulangan one way slab ?
+istem $ne (ay slab digunakan ketika momen yang bekerja pada pelat tidak seimbang antara
arah H dan y . misalnya pada kantile;er, karena dijepit di satu sisi saja, jadi misal hanya ada
arah H saja sedangkan arah y sama dengan nol. berlaku juga untuk pelat yang dijepit di dua
sisinya yang saling berhadap)hadapan. pada pelat lantai yang dijepit di tiga sisinya juga
masih bisa menggunakan sistem penulangan one (ay slab.
Kalau Penulangan Two Way Slab itu bagaimana ?
Penulangan D(o @ay +lab itu ketika momen pelat pada arah H dan y itu sama atau hampir
sama besar. Fmmmm, Gontohnya pada pelat yang berbentuk persegi dan dijepit di keempat
sisinya, dengan ukuran balok yang sama pada keempat sisinya.
Lalu bedanya apa dengan One Way Slab ?
Jadi kalo t(o slab kita pakai tulangan pokok pada semua arah baik H dan y, sehingga tidak
ada tulangan bagi nya pada t(o (ay slab ini.
Tulangan bagi itu apa sih ?
Dulangan bagi itu ya *uma sekedar tulangan sekunder istilah nya , bukan tulangan primer.
Jadi tulangan bagi itu dimensi tulangannya bisa lebih ke*il atau jarak antar tulangannya bisa
lebih lebar .
adi kalo pelat ter!epit di empat sisinya harus selalu pakai penulangan Two Way Slab ?
Ya enggak juga, kalo pelatnya persegi panjang kan momennya beda tuh antara H dan y. %untuk
peren*anaan selanjutnya, silahkan ba*a PP7.E atau PP7.?E 1A83 untuk pembebanan, dan
PB7 1A91 dan peraturan lainnya juga +67 A1, +67 !00!&
Nah sekarang tentang balok beton bertulang
.ntuk mendisain sebuah balok pasti sama dengan mendisasin struktur yang lain,
"imana sih nentuin dimensi balok yang tepat ?
.ntuk menentukan dimensi balok yang tepat tentu saja tergantung dari beban yang bekerja di
atas balok. 4pabila beban nya terlalu berat, maka daerah tekannya semakin besar, momennya
juga besar. Jadi kalo dalam rumus rho maH lebih besar dari rho maka dimensi balok harus
diperbesar.
Kenapa nggak tulangannya a!a diperbanyak ?
Ya, karena semakin banyak tulangannya (orkability ketika pemasangan tulangan dan
pemadatan semakin susah. Juga semakin jauh tulangan itu dari lokasi tegangan tarik %pada
*o;er& maka semakin ke*il konstribusinya untuk ikut menahan momen. belum lagi daerah
tekan yang besar bisa)bisa mengakibatkan keruntuhan tekan pada balok yang akibatnya
*ukup atal karena pelat lantai dan balok runtuh %lebih atal keruntuhan tekan pada kolom
karena berarti keruntuhan semua bangunan&.
adi untuk mendimensi balok itu pakai sistem #oba$#oba ya ?
Ya bisa dibilang begitu, tapi kan selama ini ada rumus sederhana untuk menentukan tinggi
balok dengan rumus 1-10 atau 1-1! bentang, lalu di*ek daerah tekan, rho maH, dan s,y yaitu
tulangan leleh duluan sebelum beton retak, karena kalau beton retak duluan maka bangunan
lebih *epat runtuh dan tanpa peringatan.
Kan balok itu umumnya menahan momen yang beker!a pada daerah tarik% lalu kenapa
ada tulangan di bagian tekannya !uga ?
3emang tulangan itu kita gunakan untuk menahan tarik karena beton tidak dapat menahan
tarik karena siat getasnya ketika diberi tegangan tarik. Dulangan tekan itu sendiri digunakan
untuk keperluan memasang tulangan geser %begel& dan juga kata dosen saya yang sudah +3 ,
tulangan tekan dapat berpengaruh terhadap umur beton, akibat adanya aktor kelelahan
%atigue& yang dapat mengakibatkan lendutan berlebihan seiring dengan berjalannya (aktu.
Saya denger$denger ada desain balok T &T beam' dan balok persegi pan!ang biasa% apa sih
bedanya ?
kalo peraturan lama seperti PB7 1A91 dan +67 1AA1 masih menggunakan balok persegi
panjang biasa untuk mendisain, sedangkan +67 !00! ada yang menggunakan balok persegi
panjang dan D beam dan ada juga " beam untuk balok yang menahan pelat pada ujung
%eHterior&. Jadi kalo mendesain dengan balok D dimana balok dan plat lantai di*or monolit,
karena daerah tekan semakin ke*il akibat balok memiliki sayap yang ikut menahan tekan
sehingga tulangan tarik yang dihasilkan lebih sedikit daripada menggunakan disain balok
persegi panjang.
Ow gitu ya% Oke deh( lan!ut ke disain kolom a!a deh
Pada disain kolom sedikit berbeda dengan balok dan pelat, kalau balok dan pelat mereka
dapat beban tegak lurus alias sumbu balok dan pelat itu tegak lurus sama arah gra;itasi bumi
pada umumnya. #alau kolom kan sejajar , jadi yang diperhitungkan tentu saja gaya aHial
%gaya normal& dan 3omen.
.ntuk mendisain sebuah kolom diperlukan ke*ermatan yang tinggi karena keruntuhan kolom
berarti keruntuhan seluruh bangunan. Bayangkan saja apabila ada satu saja kolom yang
runtuh, saya pernah lihat di siaran 6ational Eeographi* Ghannel , gedung hotel dan
perkantoran lantai 9 di +ingapura runtuh karena saah satu kolomnya runtuh. +etelah ditelusuri
dengan orensi* test ternyata adalah penambahan beban pada tingkat atas yang melebihi
perhitungan beban dan umur bangunan yang tua sehingga tingkat atigue nya juga sudah
besar.
#arena adanya tingkat kelelahan struktur ini %atigue& maka pada umunya gedung diran*ang
berumur >0 tahun saja.
Kok ada gedung yang belum )* tahun sudah runtuh ya ?
Bisa saja karena spesiikasi mutu tidak terpenuhi atau ada penambahan beban diluar
peren*anaan a(al, *ontoh beban)beban tambahan , misal tidak diran*ang untuk tempat
mendarat helikopter tetapi digunakan untuk mendarat helikopter, atau tidak diran*ang
menahan gempa tapi mendapat gaya gempa . 1iren*anakan untuk menampung 1000 orang
tetapi terdapat !000 orang.
Kalau begitu saya buat kolom yang besar sa!a ya ? walaupun balok runtuh tapi kan
bangunan keseluruhan tidak runtuh ?
Boleh)boleh saja kalau anda punya banyak uang, karena kolom semakin besar berarti harga
semakin mahal dan pondasi semakin besar , dalam dan mahal.
Kalo keruntuhan tekan sama keruntuhan tarik pada kolom itu bedanya apa ?
#alo keruntuhan tekan itu hampir sama ketika anda tes sample beton di lab, jadi keruntuhan
tekan itu terjadi tiba)tiba dan berbahaya. #alau keruntuhan tarik ada tanda)tandanya ketika
tulangan kolom tertarik dan leleh, kolom terlihat retak)retak dahulu dan sedikit berubah
bentuk sehingga anda dapat siaga sebelum terjadi keruntuhan.
Kalo tulangan dua sisi dan empat sisi itu gimana ?
Dulangan dua sisi pada kolom digunakan akibat eksentrisitas yang melebihi batas yang
ditetapkan sehingga tulangan hanya digunakan pada sisi H atau y saja. .mumnya pada
eksentrisitas yang melebihi batas ini, dimensi kolom juga dibuat persegi panjang tidak
persegi. #alau tulangan 4 sisi itu biasanya digunakan untuk kolom dengan eksentrisitas ke*il.
$kay, sampai di sini dulu, terima kasih @assalamualaikum @r.@b
1itulis dalam Beton
8 #omentar
Beton Geopolimer
2eb 1>
Posted by sanggapramana






1 Vote
eopolimer merupakan material ramah lingkungan yang biasa dikembangkan sebagai
alternati pengganti beton semen di masa mendatang.
+ebagai terobosan baru, kini berhasil ditemukan jenis material beton baru /Eeopolimer0 yang
konon lebih ramah lingkungan. #arena, material ini tersusun dari sintesa bahan)bahan alam
non organik melalui proses polimerisasi.
Bahan dasar utama pembuatan beton geopolimer, adalah bahan yang banyak mengandung
silikon dan alumunium. .nsur)unsur ini, diantaranya banyak terdapat pada material buangan
hasil sampingan industri, seperti abu terbang !ly ash" sisa pembakaran batu bara.
+elama ini, karena ukuran partikelnya yang ke*il dan mudah berterbangan di udara, abu
terbang lebih banyak dimanaatkan sebagai bahan timbunan. #alau penimbunannya
dilakukan sembarangan, akan berpotensi mengan*am kelestarian lingkungan. #arena,
partikel partikel logam berat yang dikandungnya dengan mudah larut men*emari sumber)
sumber air.
.ntuk melarutkan unsur)unsur silikon dan alumunium, serta memungkinkan terjadinya reaksi
kimia(i, digunakan larutan bersiat alkalis. 3aterial geopolimer ini jika digabungkan dengan
agregat batuan, akan menghasilkan beton geopolimer tanpa perlu semen lagi.
Eeopolimer lebih ramah lingkungan, karena selain dapat menggunakan bahan pembuangan
industri, proses pembuatannya juga tidak perlu energi, seperti pada proses pembuatan semen
hingga suhu 800I G. Gukup dengan pemanasan =0I G selama sehari penuh, maka bisa
dihasilkan beton berkualitas tinggi.
1ari hasil riset yang telah dilakukan selama ini menunjukkan, bah(a beton geopolimer
memiliki siat)siat teknis, seperti kekuatan dan kea(etan yang tinggi. +ebuah perusahaan
beton pra*etak di 4ustralia, bahkan sudah mulai memproduksi prototipe beton geopolimer
pra)*etak dalam bentuk bantalan rel kereta, pipa beton untuk saluran pembuangan air kotor
dan lainnya.
+umber 5 te*hno konstruksi majalah
1itulis dalam Beton
! #omentar
Beton Ringan Aerasi
6o; !>
Posted by sanggapramana






2 Votes
ambar ! Beton ringan 4erasi type @all)
panel
% !rom # http#$$chensco1.en.made%in%china.com$&
Deknologi bahan bangunan kini berkembang pesat. +alah satu hasil ino;asi tersebut adalah
beton ringan aerasi atau Aerated &ightweight 'oncrete A'&", yang sering disebut juga
Autocla(ed Aerated 'oncrete AA'". +ebutan lainnya, adalah Autocla(ed 'oncrete) 'ellular
'oncrete) *orous 'oncrete, dan di 7nggris disebut Aircate dan +hermalite.
ambar " Beton ringan 4erasi type BP+ blo*k
%polysterene&
!rom # http5--(((.hgtyn.*om-&
+ekilas mengenai teknologi pembuatan beton ringan aerasi ini, pada prinsipnya adalah
membentuk rongga udara di dalam beton. 3engenai metode pembuatan beton aerasi ini,
setidaknya terdapat tiga ma*am *ara yang bisa dilakukan, antara lain 5
1. Dengan memberikan agregat atau ampuran isian beton ringan, berupa
batu apung, stereo!om,batu al"a atau abu terbang yang dijadikan batu.
2. Dengan menghilangkan agregat halus, dimana agregat halusnya disaring,
ontoh debu atau abu terbang dihapuskan.
#. Dengan meniupkan atau mengisi udara di dalam beton, yang dapat
dilakukan seara mekanis atau kimia"i.
ambar # Beton 44G %4"G& type (all panels and blo*ks
% !rom # http#$$chensco1.en.made%in%china.com$&
Proses Kimiawi
Proses pembuatan beton ringan se*ara kimia(i kini lebih sering digunakan. +ebelum beton di
proses se*ara aerasi dan dikeringkan dengan autocla(e) terlebih dahulu dibuat adonan dari
pasir k(arsa, kapur, sedikit gypsum, air dan di*ampur alumunium pasta sebagai bahan
pengembang %pengisi udara se*ara kimia(i& dengan ;olume berkisar > J 8 persen dari adonan
yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan. 4lumunium pasta yang digunakan dalam
adonan, selain berungsi sebagai pengembang, juga berperan dalam mempengaruhi kekerasan
beton.
Pada saat pen*ampuran adonan dari pasir k(arsa, kapur, sedikit gypsum, air dan di*ampur
alumunium pasta akan terjadi reaksi kimia.
1. $ubuk alumunium bereaksi dengan kalsium hidroksida yang ada dalam
pasir k"arsa dan air sehingga membentuk hidrogen.
2. %as hidrogen ini akan membentuk gelembung&gelembung udara di dalam
ampuran beton, setelah ' ( ) jam, gelembung udara ini membentuk
seperti busa dan menjadikan volume adonan menjadi 2 kali lebih besar
dari volume semula. Di akhir proses pengembangan atau pembusaan ini,
hidrogen akan terlepas ke atmos*r dan langsung digantikan oleh udara.
Dan rongga&rongga udara tersebut, akan membuat beton menjadi ringan.
+endati hidrogennya hilang dan terlepas ke udara, namun tekstur beton
tetap padat dan lembut. Dan setelah adonan aerasi mulai keras, akan
mudah dibentuk sesuai dengan kebutuhan.,ntuk membentuknya adonan
ukup dipotong dengan ka"at sesuai ukuran yang diinginkan. -elanjutnya,
dimasukkan dimasukkan dalam autolave hamber selama 12 jam.
-elama proses pengerasan ini berlangsung, temperatur menapai 1./
derajat elius dan tekanannya menapai 12 bar atau 1'0 psi.
#. Pada saat ini, pasir k"arsa bereaksi dengan kalsium hidroksida menjadi
kalsium hidrat silika. Dan proses inilah yang akan menentukan kekuatan
atau kekerasan beton aerasi.
0. -etelah keluar dari autoclave chamber, beton ringan aerasi ini telah
mengeras dan siap digunakan untuk konstruksi bangunan. +arena )/
persen beton ini berupa rongga udara, maka bobot beton ringan aerasi ini
sangat ringan. 1eskipun berupa rongga udara, namun beton ringan aerasi
dapat menahan beban hingga 12// psi.
,umber # +echno konstruksi edisi 1- no(ember .//-"
1itulis dalam Beton
= #omentar
Dari beton K200 sampai Green Concrete
4gu !=
Posted by sanggapramana






1 Vote
+ekarang ini, semua pembangunan sebagian besar menggunakan beton. Perkembangan beton
tidaklah meningkat karena dari dulu sampai sekarang bahan untuk membuat beton hanya itu)
itu saja. Dapi mungkin sekarang telah dilakukan ino;asi pembuatan beton dengan komposisi
yang berbeda tetapi dengan tidak membuat kekuatannya semakin jauh berkurang.
2ahun 1.3/
#ekuatan beton pada tahun 1A>0 paling tinggi adalah !00 kg-*m! , atau kita sebut #!00. 1ia
atas tahun 1A>0)an mulai dikembangkan beton dengan kekuatan !>0 kg-*m!, dengan
anggapan /kekuatan beton berbanding terbalik dengan jumlah air yang diberikan terhadap
semen0.
#alau terlalu banyak mengurangi air, untuk memperoleh kekuatan beton, maka dampaknya
adonan beton sulit untuk dikerjakan %(orkability& baik itu pengadukan dan penuangan.
+ehingga untuk memperoleh beton #!>0 perbandingan air dan semen %24+& adalah 0,>>.
2ahun 1.4/
Pada tahun ini perkembangan kekuatan beton sudah men*apai 300 kg-*m! atau #300.
1engan adanya proyek jembatan +emanggi yang harus menggunakan sistem beton prategang
oleh 7r. +utami mengharuskan mutu beton berkekuatan tinggi. Jika tidak maka beton dapat
han*ur saat dilakukan penarikan kabel prategang dengan sangat kuat.1engan menurunkan
kadaar air semen sedikit lagi maka beton #300 dapat dihasilkan.
$embatan %emanggi "&&"
Tahun 190
Pada tahun ini mun*ul baha tambahan untuk *ampuran beton %Admi0ture& yang bisa
meningkatkan kinerja beton. 1engan menggunakan admi0ture kita dapat menghasilkan
adonan beton dengan air yang tidak terlalu sedikit dan masih mudah dikerjakan %workability&
sehingga dapat dihasilkan beton mutu mnengah.
#emudian dilakukan pembangunan jembatan ?ajamandala yang diran*ang ?ooseno dengan
kekuatan beton #3>0 dengan sistem prategang.
Tahun 19!0
Pada masa ini, tepatnya tahun 1A89 +upartono bersama timnya dari .ni;ersitas 7ndonesia
telah menghasilkan beton dengan kekuatan 1000 kg-*m! dengan bahan tambahan
%admi0ture& yang bernama ,ilica Fume.
%ilica Fume
+ili*a ume adalah bahan admi0ture yang butirnya berukuran kurang dari 1 mikron,
dibandingkan dengan butir semen yang halus yaitu >0 mikron, sehingga ,ilica Fume adalah
populer dengan sebutan 6ano Deknologi.
"e#arang $$$$
Pada jaman sekarang sudah melebihi beton 1igh ,trength 'oncrete, 2ltra 1igh ,trength
'oncrete malahan 3ery 1igh ,trength 'oncrete, dengan kekuatan beton 1>00 kg-*m!.
Green Concrete
Ereen Gon*rete adalah pembuatan beton menggunakan limbah lingkungan untuk
menghasilkan beton bermutu tinggi, sebagai *ontoh 5 abu sekam gabah padi yang merupakan
sampah yang sangat bermanaat untuk *ampuran beton.
1ikutip 5
+echno konstruksi) edisi Agustus ./1/
1itulis dalam Beton
4 #omentar
Penghematan pro%e# #onstru#si &engan sistem Pra'ceta#
Jul 31
Posted by sanggapramana






5ate 2his
Fai , kita bertemu lagi dengan +angga disini. (k(k(k(k(k(. Pada tulisan saya kali ini, kita
akan membahas tentang keuntungan menggunakan teknologi beton pra*etak, terutama untuk
menekan biaya konstruksi, jadi lebih murah donk. hehehe. Dulisan)tulisan di ba(ah saya
ambil dari buku eksplorasi teknologi dalam proyek konstruksi) oleh 4ul!ram 5. 6r(ianto, bagi
yang mau langsung beli bukunya silahkan. +ukses selalu sipil 7ndonesia Jaya . . . .
Beton pracetak 's Beton cast(in(place (cetak di tempat)
+ebenarnya beton pra*etak tidak berbeda dengan beton biasa. Yang membuat berbeda adalah
metode abrikasinya.Pada umumnya penggunaan beton pracetak dianggap lebih ekonomis
dibandingkan dengan penge*oran ditempat dengan alasan 5
1. 1engurangi biaya pemakaian bekisting
2. 1ereduksi biaya upah pekerja
#. 1ereduksi durasi pelaksanaan proyek, sehingga overhead yang di
keluarkan keil.
Pada dasarnya beton pra*etak itu dibuat tidak di tempat pelaksanaan proyek melainkan di
tempat lain, misalnya pabrik dll. +ehingga akan menambah biaya angkut untuk transport
beton pra*etak ke lokasi proyek dan kelebihan juga, beton pra*etak ini tidak terpengaruh
*ua*a yang berubah)ubah karena tidak dilakukan di lokasi proyek.
ayo kita bahas keuntungan lain dari beton pra*etak ini
+eepatan dalam pelaksanaan pembangunan
Diapainya tingkat 6e7ibilitas dalam proses peranangannya
Pekerjaan di lokasi proyek menjadi lebih sederhana
Pihak yang bertanggung ja"ab lebih sedikit
1empunyai aspek positi! terhadap schedule, terutama kemudahan di
dalam melakukan penga"asan dan pengendalian biaya serta jad"al
pekerjaan
8umlah pekerja kantor proyek lebih sedikit. Demikian juga tenaga
lapangan yang dibutuhkan untuk setiap unit komponen yang lebih keil
karena pekerjaan dapat dilaksanakan seara seri.
1enggunakan tenaga buruh kasar sehingga upah relati! lebih murah
9aktu konstruksi yang relati! lebih singkat karena pekerja lapangan (di
lokasi proyek) hanya mengerjakan ast&in&situ dan kemudian
menggabungkan dengan komponen&komponen beton praetak.
:spek kualitas, di mana beton dengan mutu prima dapat lebih mudah
dihasilkan di lingkungan pabrik.
Produksinya hampir tidak terpengaruh oleh uaa
$iaya yang dialokasikan untuk supervisi relati! lebih keil. ;al ini
disebabkan durasi proyek yang lebih singkat.
+ontinuitas proses konstruksi dapat terjaga sehingga perenanaan
kegiatan dapat lebih akurat.
1ampu mereduksi biaya konstruksi.
Dapat dihasilkan bangunan akurasi dimensi dan mutu yang lebih baik.
+elain, keuntungan ada juga kelemahan beton pra*etak dibandingkan dengan beton *ast)in)
pla*e, sebagai berikut 5
+erusakan yang mungkin timbul selama proses transportasi
Dibutuhkan peralatan lapangan dengan kapasitas angkat yang ukup
untuk mengangkat komponen konstruksi dan menempatkan pada posisi
tertentu.
$iaya tambahan yang dibutuhkan untuk transportasi.
1unulnya permasalahan teknis dan biaya yang dibutuhkan untuk
menyatukan komponen&komponen beton praetak.
Diperlukan gudang yang luas dan !asilitas curing
Diperlukan lapangan yang luas untuk produksi dalam jumlah yang besar.
)ana *ang lebih menguntungkan pracetak atau cor di tempat++++
1ari pembahasan diatas, beton pra*etak tetap lebih memiliki banyak kelebihan di bandingkan
dengan kelemahannya.
7itinjau dari pengalokasian dana dalam suatu proyek sipil dan gedung
1. biaya kantor pusat < 4= ( )=
2. biaya konstruksi< 43= ( '/=
#. biaya mekanikal < 1/= &13=
0. biaya listrik < 1/= ( 13=
3. biaya kontingental < 1/= &13=
1apat dilihat biaya yang paling besar, adalah biaya untuk konstruksi bangunan gedung itu
sendiri. 3aka untuk menghemat biaya proyek kita harus *ermat)*ermat dalam mereduksi
biaya konstruksi. +alah satu teknologi untuk mereduksi biaya konstruksi adalah dengan beton
pra*etak. Penghematan biaya dari teknologi pra*etak adalah sbb 5
,pah tenaga pabrik (pembuat beton praetak) lebih rendah daripada
pekerja tukang kita di lapangan.
Pemakaian bekisting lebih hemat
9aktu penyelesaian proyek lebih epat.
Produktivitas yang lebih besar dari pekerja karena sebagian besar bekerja
di permukaan tanah.
2idak terpengaruh uaa.
+ari kita bahas lagi mengenai penghematan uang kita dengan menerapkan beton
pra#etak ini 8888
1. Durasi pro%e# %ang lebih sing#at < dengan menggunakan beton
praetak, pekerjaan struktur yang masih harus dilaksanakan di lapangan
adalah pekerjaan !ondasi, di mana pelaksanaannya dapat bersamaan
dengan produksi beton praetak. Pengaturan jad"al produksi elemen
beton praetak dapat diatur sedemikian rupa sehingga elemen&elemen
yang akan dipasang lebih a"al dapat diproduksi lebi dahulu dan pada
saatnya nanti elemen tersebut telah ukup umur. Pada saat pekerjaan
struktur ba"ah selesai ,maka elemen&elemen beton praetak yang telah
ukup umur tersebut dapat di&Erction dalam "aktu yang relati! singkat
dibanding dengan pekerjaan or di tempat. Dengan kegiatan pekerjaan
yang overlapping serta cycle time erection. 1aka proyek akan selesai
dalam "aktu yang lebih singkat.
2. (ere&u#si bia%a #onstru#si < Dengan durasi yang relati! lebih singkat
maka dengan sendirinya biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan proyek
akan menjadi lebih keil.-atu hal yang jelas terlihat pengurangannya
adalah biaya overhead proyek.;al lain yang dapat mereduksi biaya adalah
penggunaan tenaga kerja yang lebih sedikit yang menurunkan biaya
upah > berkurangnya kebutuhan material pendukung seperti sa?olding,
penghematan material bekisting, serta material pembentuk beton
bertulang.
#. Kontinuitas proses #onstru#si &apat ter)aga < 1aksud dari
kontinuitas adalah
Dulisan ini sedang saya tulis untuk saat ini, tapi sebagian dapat anda ba*a sekalian saya
menyelesaikannya
,ategor* -rchi.es/ pelat lantai
Perhitungan pelat lantai se&erhana *part +,
4gu =
Posted by sanggapramana






1 Vote
"angsung saja, tulisan ini lanjutan dari Part 1 dan Part ! .
Pelat 0ipe B
Pelat Dipe B pada konstruksi ini merupakan pelat yang terjepit elastis pada ketiga sisinya
dengan sisi panjang %ly& , 4 meter dan sisi pendek %lH& , 0,8 meter. +ehingga ly-lH , >
1ari tabel PB7 1A91 diperoleh perhitungan momen sebagai berikut 5
1> -rah 2 , 3lH , )3tH , 0,0>4 : ' : lH
!
, 0,0>4 : 0,4A8 : 0,8
!
, 0,019 tm
1> -rah * , 3ly , 0,01A : ' : lH
!
, 0,01A : 0,4A8 : 0,8
!
, 0,00= tm
JK J 3ty , 0,0>= : ' : lH
!
,0,0>= : 0,4A8 : 0,8
!
, 0,018 tm
1engan demikian, pembesian pelat tipe B ini adalah sebagai berikut 5
4rah H , 3lH , )3tH , 0,019 tm , 19 kgm %3omen ke*il&
4rah y , 3ly , 0,00= tm , = kgm %3omen ke*il&
dan )3ty , 0,018 tm J 18 kgm
Pustaka 5 Buku menghitung konstruksi beton bertulang, Eriya kreasi
1itulis dalam pelat lantai
3 #omentar
"istem penulangan pelat
4gu 3
Posted by sanggapramana






1# Votes
+istem peren*anaan tulangan pada dasarnya dibagi menjadi ! ma*am yaitu 5
1. -istem perenanaan pelat dengan tulangan pokok satu arah (selanjutnya
disebut < pelat satu arah/ one way slab)
2. -istem perenanaan pelat dengan tulangan pokok dua arah (disebut pelat
dua arah/two way slab)
!) Penulangan pelat satu arah
a& 9onstruksi pelat satu arah.Pelat dengan tulangan pokok satu arah ini akan dijumpai jika
pelat beton lebih dominan menahan beban yang berupa momen lentur pada bentang satu arah
saja.Gontoh pelat satu arah adalah pelat kantile;er %luiel& dan pelat yang ditumpu oleh !
tumpuan.
#arena momen lentur hanya bekerja pada 1 arah saja, yaitu searah bentang " %lihat gambar di
ba(ah&, maka tulangan pokok juga dipasang 1 arah yang searah bentang " tersebut. .ntuk
menjaga agar kedudukan tulangan pokok %pada saat penge*oran beton& tidak berubah dari
tempat semula maka dipasang pula tulangan tambahan yang arahnya tegak lurus tulangan
pokok. Dulangan tambahan ini laLim disebut 5 tulangan bagi. %seperti terlihat pada gambar di
ba(ah&.
#edudukan tulangan pokok dan tulangan bagi selalu bersilangan tegak lurus, tulangan pokok
dipasang dekat dengan tepi luar beton, sedangkan tulangan bagi dipasang di bagian dalamnya
dan menempel pada tulangan pokok.Depat pada lokasi persilangan tersebut, kedua tulangan
diikat kuat dengan kawat binddraad. 2ungsi tulangan bagi, selain memperkuat kedudukan
tulangan pokok, juga sebagai tulangan untuk penahan retak beton akibat susut dan perbedaan
suhu beton.
ambar di atas adalah pelat dengan tulangan pokok ! arah
b& ,imbol gambar penulangan.Pada pelat kantile;er, karena momennya negati, maka
tulangan pokok %dan tulangan bagi& dipasang di atas. Jika dilihat gambar penulangan Tampak
depan %gambar (a)&, maka tampak jelas bah(a tulangan pokok dipasang paling atas (dekat
dengan tepi luar beton), sedangkan tulangan bagi menempel di ba3ahn*a. Detapi jika
dilihat pada gambar Tampak Atas %gambar (a)&, pada garis tersebut hanya tampak tulangan
horiLontal dan ;ertikal bersilangan, sehingga sulit dipahami tulangan mana yang seharusnya
dipasang di atas atau menempel di ba(ahnya. .ntuk mengatasi kesulitan ini, perlu aturan
penggambaran dan simbol)simbol sbb 5
") Penulangan pelat " arah
a& 9onstruksi pelat . arah.Pelat dengan tulangan pokok ! arah ini akan dijumpai jika pelat
beton menahan beban yang berupa momen lentur pada bentang ! arah. Gontoh pelat ! arah
adalah pelat yang ditumpu oleh 4 sisi yang saling sejajar.
#arena momen lentur bekerja pada ! arah, yaitu searah dengan bentang %lH& dan bentang %ly&,
maka tulangan pokok juga dipasang pada ! arah yang saling tegak lurus%bersilangan&,
sehingga tidak perlu tulangan lagi. Detapi pada pelat di daerah tumpuan hanya bekerja
momen lentur 1 arah saja, sehingga untuk daerah tumpuan ini tetap dipasang tulangan pokok
dan bagi, seperti terlihat pada gambar diba(ah. Bentang %ly& selalu dipilih K atau , %lH&,
tetapi momennya 3ly selalu M atau , 3lH, sehingga tulangan arah %lH& %momen yang besar &
dipasang di dekat tepi luar %urutan ke)1&
+imbol gambar di atas sama dengan simbol pada gambar penulangan 1 arah.
Perlu ditegaskan / untuk pelat " arah4 bah3a di daerah lapangan han*a ada tulangan
pokok saja (baik arah l2 maupun arah l*) *ang saling bersilangan4 di daerah tumpuan
ada tulangan pokok dan tulangan bagi5
pustaka 5 Balok dan pelat beton bertulang, 4li 4sroni
sampai jumpa di artikel
peren*anaan tulangan pelat
1itulis dalam pelat lantai
!! #omentar
Pelat beton bertulang *pemula,
4gu !
Posted by sanggapramana






' Votes
Pengertian pelat
Yang dimaksud dengan pelat beton bertulang yaitu struktur tipis yang dibuat dari beton
bertulang dengan bidang yang arahnya horiLontal, dan beban yang bekerja tegak lurus pada
apabila struktur tersebut.#etebalan bidang pelat ini relati sangat ke*il apabila dibandingkan
dengan bentang panjang-lebar bidangnya.Pelat beton ini sangat kaku dan arahnya horisontal,
sehingga pada bangunan gedung, pelat ini berungsi sebagai diaragma-unsur pengaku
horiLontal yang sangat bermanaat untuk mendukung ketegaran balok portal.
Pelat beton bertulang banyak digunakan pada bangunan sipil, baik sebagai lantai bangunan,
lantai atap dari suatu gedung, lantai jembatan maupun lantai pada dermaga. Beban yang
bekerja pada pelat umumnya diperhitungkan terhadap beban gra;itasi %beban mati dan-atau
beban hidup&. Beban tersebut mengakibatkan terjadi momen lentur %seperti pada kasus
balok&.
0umpuan pelat
.ntuk meren*anakan pelat beton bertulang yang perlu dipertimbangkan tidak hanya
pembebanan saja, tetapi juga jenis perletakan dan jenis penghubung di tempat tumpuan.
#ekakuan hubungan antara pelat dan tumpuan akan menentukan besar momen lentur yang
terjadi pada pelat.
.ntuk bangunan gedung, umumnya pelat tersebut ditumpu oleh balok)balok se*ara monolit,
yaitu pelat dan balok di*or bersama)sama sehingga menjadi satu)kesatuan, seperti pada
gambar %a& atau ditumpu oleh dinding)dinding bangunan seperti pada gambar %b&.
#emungkinan lainnya, yaitu pelat didukung oleh balok)balok baja dengan sistem komposit
seperti pada gambar %*&, atau didukung oleh kolom se*ara langsung tanpa balok, yang dikenal
dengan pelat *enda(an, seperti gambar %d&.
$enis perletakan pelat pada balok
#ekakuan hubungan antara pelat dan konstruksi pendukungnya %balok& menjadi satu bagian
dari peren*anaan pelat. 4da 3 jenis perletakan pelat pada balok, yaitu sbb 5
,' Terletak bebas
#eadaanini terjadi jika pelat diletakkan begitu saja di atas balok, atau antara pelat dan balok
tidak di*or bersama)sama, sehingga pelat dapat berotasi bebas pada tumpuan tersebut, lihat
gambar %1&. Pelat yang ditumpu oleh tembok juga termasuk dalam kategori terletak bebas.
-' Ter!epit elastis
#eadaan ini terjadi jika pelat dan balok di*or bersama)sama se*ara monolit, tetapi ukuran
balok *ukup ke*il, sehingga balok tidak *ukup kuat untuk men*egah terjadinya rotasi pelat.
%lihat gambar %!&&
.' Ter!epit penuh
#eadaan ini terjadi jika pelat dan balok di*or bersama)sama se*ara monolit, dan ukuran balok
*ukup besar, sehingga mampu untuk men*egah terjadinya rotasi pelat %lihat gambar%3&&.
untuk perhitungan, ada artikel sendiri
salam sipil
pustaka 5 Balok dan pelat beton bertulang, 4li 4sroni
1itulis dalam pelat lantai
4 #omentar
Bela)ar tentang balo# &an pelat beton bertulang
* untu# pemula,
Jul 30
Posted by sanggapramana






10 Votes
Yah, kita ketemu lagi, sekarang saya akan membahas tentang Balok beton bertulang, ni
tulisan saya bersumber dari buku Balok dan pelat beton bertulang oleh Ali Asroni penerbit
graha ilmu bagi yang mau beli bukunya silahkan, bagi yang mau belajar dari sini juga
bisa.maa untuk simbol! ada yang tidak dapat dimasukkan karena keterbatasan itur ini. "ets
start . . . . .
Balok tanpa tulangan
#ita tau siat beton yaitu kuat terhadap gaya tekan tetapi lemah terhadap gaya tarik.$leh
karena itu, beton dapat mengalami retak jika beban yang dipikulnya menimbulkan tegangan
tarik yang melebihi kuat tariknya.
Jika sebuah balok beton %tanpa tulangan& ditumpu oleh tumpuan sederhana %sendi dan rol&,
dan di atas balok tersebut bekerja beban terpusat P serta beban merata ', maka akan timbul
momen luar sehingga balok akan melengkung ke ba(ah.
Pada balok
yang melengkung ke ba(ah akibat beban luar ini pada dasarnya ditahan oleh kopel gaya)gaya
dalam yang berupa tegangan tekan dan tarik. Jadi pada serat)serat balok bagian tepi atas akan
menahan tegangan tekan, dan semakin ke ba(ah tegangan tersebut akan semakin ke*il.
+ebaliknya, pada serat)serat bagian tepi ba(ah akan menahan tegangan tarik, dan semakin ke
atas tegangan tariknya akan semakin ke*il pula.
Pada tengah bentang %garis netral& , serat)serat beton tidak mengalami tegangan sama sekali
%tegangan tekan dan tarik , 0&.
Jika beban diatas balok terlalu besar maka garis netral bagian ba(ah akan mengalami
tegangan tarik *ukup besar yang dapat mengakibatkan retak pada beton pada bagian
ba(ah.#eadaan ini terjadi terutama pada daerah beton yang momennya besar, yaitu pada
lapangan-tengah bentang.
Balok Beton dengan tulangan
.ntuk menahan gaya tarik yang *ukup besar pada serat)serat balok bagian tepi ba(ah, maka
perlu diberi baja tulangan sehingga disebut dengan /beton bertulang0. Pada balok beton
bertulang ini, tulangan ditanam sedemikian rupa, sehingga gaya tarik yang dibutuhkan untuk
menahan momen pada penampang retak dapat ditahan oleh baja tulangan.
#arena siat beton yang tidak kuat tehadap tarik, maka pada gambar di atas, tampak bah(a
balok yang menahan tarik %di ba(ah garis netral& akan ditahan tulangan, sedangkan bagian
menahan tekan %di bagian atas garis netral& tetap ditahan oleh beton.
Fungsi utama beton dan tulangan
1ari uraian di atas dapat dipahami, bah(a baik beton maupun baja)tulangan pada struktur
beton bertulang tersebut mempunyai ungsi atau tugas pokok yang berbeda sesuai dengan
siat bahan yang bersangkutan.2ungsi utama beton yaitu untuk
Fungsi utama beton
1enahan beban/gaya tekan
1enutup baja tulangan agar tidak berkarat
Fungsi utama baja tulangan
1enahan gaya tarik (meskipun kuat juga terhadap gaya tekan)
1enegah retak beton agar tidak melebar
Faktor keamanan
4gar dapat terjamin bah(a suatu struktur yang diren*ankan mampu menahan beban yang
bekerja, maka pada peren*anaan struktur digunakan aktor keamanan tertentu.2aktor
keamanan ini tersdiri dari ! jenis , yaitu 5
1. @aktor keamanan yang bekerja pada beban luar yang bekerja pada
struktur, disebut !aktor beban.
2. @aktor keamanan yang berkaitan dengan kekuatan struktur (gaya dalam),
disebut !aktor reduksi kekuatan.
Faktor beban luar/faktor beban
Besar aktor beban yang diberikan untuk masing)masing beban yang bekerja pada suatu
penampang struktur akan berbeda)beda tergantung dari kombinasi beban yang bersangkutan.
3enurut pasal 11.! +67 03)!849)!00!, agar supaya struktur dan komponen struktur
memenuhi syarat dan layak pakai terhadap berma*am)ma*am kombinasi beban, maka harus
dipenuhi ketentuan kombinasi)kombinasi beban beraktor sbb 5
1. 8ika struktur atau komponen hanya menahan beban mati D (dead) saja
maka dirumuskan < , A 1,0BD
2. 8ika berupa kombinasi beban mati D dan beban hidup C (live), maka
dirumuskan < , A 1,2BD D 1,4BC D /,3 ( : atau 5 )
#. 8ika berupa kombinasi beban mati D,beban hidup C, dan beban angin 9,
maka diambil pengaruh yang besar dari 2 maam rumus berikut < , A
1,2BD D 1,/BC D 1,4B9 D /,3 ( : atau 5 ) dan rumus satunya < , A /,.BD
D 1,4B9
0. 8ika pengaruh beban gempa E diperhitungkan, maka diambil yang besar
dari dua maam rumus berikut < , A /,.BD D 1BE
#eterangan 5
. , #ombinasi beban teraktor, k6, k6-mC atau k6m
1 , Beban mati %1ead load&, k6, k6-mC atau k6m
" , Beban hidup %"ie load&, k6, k6-mC atau k6m
4 , Beban hidup atap k6, k6-mC atau k6m
? , Beban air hujan, k6, k6-mC atau k6m
@ , Beban angin %@ind load& ,k6, k6-mC atau k6m
B , Beban gempa %Barth 'uake load&, k6, k6-mC atau k6m, ditetapkan berdasarkan
ketentuan +67 03)19!=)1A8A)2, Data*ara Peren*anaan #etahanan Eempa untuk ?umah dan
Eedung, atau penggantinya.
.ntuk kombinasi beban teraktor lainnya pada pasal berikut 5
1. Pasal 11.2.0 -FG /#&2)0'&2//2, untuk kombinasi dengan tanah lateral
2. Pasal 11.2.3 -FG /#&2)0'&2//2, untuk kombinasi dengan tekanan hidraulik
#. Pasal 11.2.4 -FG /#&2)0'&2//2, untuk pengaruh beban kejut
0. Pasal 11.2.' -FG /#&2)0'&2//2, untuk pengaruh suhu (Delta 2), rangkak,
susut, settlement.
Faktor reduksi kekuatan
#etidakpastian kekuatan bahan terhadap pembebanan pada komponen struktur dianggap
sebagai aktor reduksi kekuatan, yang nilainya ditentukan menurut pasal 11.3 +67 03)!849)
!00! sebagai berikut 5
1. -truktur lentur tanpa beban aksial (misalnya < balok), !aktor reduksi A /,)
2. $eban aksial dan beban aksial lentur
aksial tarik dan aksial tarik dengan lentur < /,)
aksial tekan dan aksial tekan dengan lentur
1. komponen struktur dengan tulangan spiral atau sengkang ikat < /,'
2. +omponen struktur dengan tulangan sengkang biasa < /,43
3. Eeser dan torsi 5 0,9>
4. Dumpuan pada beton, 5 0,=>
akhirnya selesai juga, males betul nulis yang begituan tapi aku gak papa untuk kalian
semua.ntar malah gak tau dasarnya malah repot. . .(k(k(k(k. "anjut . . . . .
Kekuatan beton bertulang
1. Jenis kekuatan
3enurut +67 03)!849)!00!, pada perhitungan struktur beton bertulang, ada beberapa istilah
untuk menyatakan kekuatan suatu penampang sebagai berikut
1. +uat nominal (pasal #.2))
2. +uat renana (pasal #.#/)
#. +uat perlu (pasal #.2.)
Kuat nominal (Rn& diartikan sebagai kekuatan suatu komponen struktur penampang yang
dihitung berdasarkan ketentuan dan asumsi metode peren*anaan sebelum dikalikan dengan
nilai aktor reduksi kekuatan yang sesuai.Pada penampang beton bertulang , nilai kuat
nominal bergantung pada5
dimensi penampang,
jumlah dan letak tulangan
letak tulangan
mutu beton dan baja tulangan
Jadi pada dasarnya kuat nominal ini adalah hasil hitungan kekuatan yang sebenarnya dari
keadaan struktur beton bertulang pada keadaan normal.#uat nominal ini biasanya ditulis
dengan simbol)simbol 3n, Vn, Dn, dan Pn dengan subscript n menunjukkan bah(a nilai)nilai
3 , 3omen
V , Eaya geser
D , Dorsi %momen puntir&
P , Eaya aksial %diperoleh dari beban nominal suatu struktur atau komponen struktur&
Kuat rencana (Rr), diartikan sebagai kekuatan suatu komponen struktur atau penampang
yang diperoleh dari hasil perkalian antara kuat nominal ?n dan aktor reduksi kekuatan.#uat
ren*ana ini juga dapat ditulis dengan simbol 3r, Vr, Dr, dan Pr% keterangan sama seperti
diatas ke*uali P , diperoleh dari beban ren*ana yang boleh bekerja pada suatu struktur atau
komponen struktur.
Kuat perlu (Ru), diartikan sebagai kekuatan suatu komponen struktur atau penampang yang
diperlukan untuk menahan beban teraktor atau momen dan gaya dalam yang berkaitan
dengan beban tersebut dalam kombinasi beban ..#uat perlu juga bisa ditulis dengan simbol)
simbol 3u, Vu, Du, dan Pu.
#arena pada dasarnya kuat ren*ana ?r, merupakan kekuatan gaya dalam %berada di dalam
struktur&, sedangkan kuat perlu ?u merupakan kekuatan gaya luar %di luar struktur& yang
bekerja pada struktur, maka agar peren*anaan struktur dapat dijamin keamanannya harus
dipenuhi syarat berikut 5
Kuat rencanaRr harus > kuat perlu Ru
Prinsip hitungan beton bertulang
Fitungan struktur beton bertulang pada dasarnya meliputi ! buah hitungan, yaitu hitungan
yang berkaitan dengan gaya luar dan hitungan yang berkaitan dengan gaya dalam.
Pada hitungan dari gaya luar, maka harus disertai dengan aktor keamanan yang disebut
aktor beban sehingga diperoleh kuat perlu ?u.+edangkan pada hitungan dari gaya dalam,
maka disertai dengan aktor aman yang disebut aktor reduksi kekuatan sehingga diperoleh
kuat ren*ana ?r , ?n : aktor reduksi, selanjutnya agar struktur dapat memikul beban dari
luar yang bekerja pada struktur tersebut, maka harus dipenuhi syarat bah(a kuat ren*ana ?r
minimal harus sama dengan kuat perlu ?u.
Prinsip hitungan struktur beton bertulang yang menyangkut gaya luar dan gaya dalam
tersebut se*ara jelas dapat dilukiskan dalam bentuk skematis, seperti gambar berikut 5
1itulis dalam pelat lantai, perhitungan balok
== #omentar
Perhitungan pelat lantai se&erhana *part 2,
Jul !A
Posted by sanggapramana






12 Votes
4ssalamualikum, mari kita lanjutkan perhitungan plat lantai lanjutan dari part 1, karena
kemarin terhalang oleh seminar 4D@P di d3 tsp 7D+ +urabaya.Dapi perhitungan ini ada
kaitannya dengan yang part 1 dengan adanya beban total, dll. 3ari N
1. Pelat Tipe A
Pelat tipe 4 ini adalah pelat lantai yang terjepit pada ke)empat sisinya, dengan sisi panjang
nya %ly& , 4 meter, dan panjang sisi lebar nya %lH& , !,> meter, sehingga ly-lH , 1,=
6ilai ly-lH ini di*ari untuk mendapatkan momen yang sesuai dengan tabel 13.3!. PB7 1A91
)enghitung Pembesian Pelat
.ntuk menghitung pembesian pelat tipe 4, perlu dihitung momen)momen pada pelat
tersebut.1alam menghitung momen pelat, jarak terhadap gaya atau beban yang ada dihitung
langsung ke arah H dan arah y.1engan demikian, penghitungan momen pada pelat lantai
digunakan tabel 13.3!.! dari PB7 1A91. 1engan ly-lH , 1,= maka diperoleh
1omen ke arah 7 ( 1l7) A ( 1t7 A 0-0.! / 0 / l1
2
6 0,0>8 : 0,4A8 : !,>
!
, 0,181 tm
1omen kea rah y (1y7) A &1ty 2 0-0+3 / 0 / l1
2
, 0,03= : 0,4A8 : !,>
!
, 0,11! tm
#eterangan 5
:rah 7 A perhitungan ke arah lebar pelat
:rah y A perhitungan ke arah panjang pelat
1l7 A momen lapangan ke arah 7
1t7 A momen tumpuan ke arah 7
1ly A momen lapangan ke arah y
1ty A momen tumpuan ke arah y
1ari pembebanan pelat lantai atap yang sudah dihitung momennya tersebut, dapat dihitung
besi yang akan digunakan untuk pelat tersebut. Pembesian pelat ini dihitung per meter
panjang %m1&.+ementara momen ke arah H %3lH& , 0,181 kgm.6amun, sebelum menghitung
pembesian tersebut perhatikan gambar denah pembesian pelat atap.
Debal pelat bersih %h& diperoleh dengan rumus berikut 5
h, ht J d
, 10 J 1-10 ht
, 10 J 8 , 8 *m
7enah pembesian pelat
+elanjutnya dihitung dahulu perbandingan antara tegangan baja tarik dan n kali tegangan
tekan beton di serat yang paling tertekan pada keadaan seimbang.Dujuannya untuk pembesian
dengan ketentuan
.ntuk mendapatkan pembesian pelat ruang dapur tersebut digunakan perhitungan lentur
dengan *ara /n0 sebagai berikut 5
Ber
dasarkan PB7 1A91 disebutkan bah(a tulangan minimum pelat ialah 5
4 min , 0,!> : b : ht
, 0,!> : 100 : 10
, !,> *m
!
Bila menggunakan tulangan 8 mm atau 0,8 *m, maka luas penampang tulangan adalah 5
4 , 0,!> : pi : d
!
, 0,!> : 3,14 : 0,8
!
, 0,>0! *m
!
,atatan 5 3enurut ketentuan, untuk rumah tinggal digunakan tulangan 8 mm, sedangkan
ruko 10 mm dan untuk gedung bertingkat banyak seperti perkantoran dan pertokoan 10 J 1!
mm % tergantung luas pelat dan besar ke*ilnya beban)beban yang bekerja pada pelat tersebut &
Ban*akn*a tulangan
2rom 5 buku menghitung konstruksi beton , griya kreasi
1itulis dalam pelat lantai
A0 #omentar
Perhitungan pelat lantai *se&erhana, part 1
Jul !=
Posted by sanggapramana






) Votes
Pelat lantai atap terbuat dari bahan beton
0ebal 6 !& cm
Beban)beban yang bekerja pada pelat beton lantai atap tersebut dihitung setiap meter
panjang%m
1
&
menjadi berat total pelat (8) dengan satuan t/ m
!
.
Berat total pelat merupakan penjumlahan dari
$erat sendiri pelat
$eban hidup pada pelat
$erat sendiri pla!ond
$erat penutup aspal/ubin
:dukan
a&
Berat sendiri pelat , 0,10 H 1 H !,4 t- m
1
, 0,!40 t- m
1
b& Beban hidup pada pelat , 0,1>0 t- m
1
% diambil beban hidup untuk lantai &
*&
Berat sendiri plaond , 0,018 t- m
1
d& Berat penutup aspal-ubin , % ketebalan ! *m & , ! H % !1 < !4 & , 0,0A0 t- m
1
% angka !1
dan !4 diperoleh dari P37 1A91 &.
$adi4 berat total pelat adalah 0,4A8 t- m
1
)9):N
+elain beban dari pelat atap juga bekerja momen)momen sehingga perlu dihitung. 3omen
adalah gaya atau beban yang bekerja pada suatu benda kemudian dikalikan jarak, sehingga
satuan untuk momen adalah ton meter % tm &. Bekerjanya gaya selalu tegak lurus terhadap
jarak.
+ebagai missal, di suatu perumahan terdapat portal untuk men*aring agar kendaraan(
kendaraan dengan tinggi tertentulah *ang han*a dapat mele3ati portal tersebut4 jika
kita berjalan di atas portal tersebut4 bila sudah sampai ditengah bentang maka portal
akan semakin lentur5Kelenturan portal ma2imum terdapat ditengah(tengah portal
diantara " tiang47alam istilah teknik tengah balok portal itu adalah lapangan 5
;enturan inilah *ang dinamakan momen lapangan ma2imum ( )
lap5)a2
) dengan satuan
ton meter ( tm )5 <tulah sebabn*a dalam perhitungan konstruksi beton4 momen tersebut
akan menimbulkan pembesian sebagai penahan lentur5 -dan*a momen akan berakibat
suatu bangunan lama kelamaan runtuh5
Pada saat kita berdiri di atas sautu tiang atau dalam istilah teknik dinamakan tumpuan maka
mengalami pembebanan adalah tiang. Bila tiang tersebut dari beton maka tiang hanya
menerima daya tekan murni sehingga tidak diperlukan pembesian. Fal ini sesuai dengan siat
beton yang kuat terhadap daya tekan, tetapi lemah terhadap daya tarik. 6amun, kenyataannya
gaya yang bekerja pada tiang selalu terdapat jarak dari pusat penampang tiang sehingga
menimbulkan momen. $"eh karena itu, tiang beton perlu pembesian.
masi ada lanjutannya harap sabar . . . .OOOhehehe
2rom 5 buku menghitung konstruksi beton , griya kreasi
1itulis dalam pelat lantai