Anda di halaman 1dari 5

THE EFFECT OF BONUS SCHEMES ON ACCOUNTING DECISIONS

Artikel Oleh:
Paul M. Healy
Ringkasan:
Skema pemberian bonus yang berbasis laba merupakan rancangan pemberian
bonus terhadap eksekutif perusahaan yang paling populer. Dari sebuah penelitian
yang dilakukan pada tahun !"# oleh $o% terhadap ### perusahaan terbesar di
Amerika& ditemukan bah'a !# persen menerapkan skema bonus yang berbasis laba
akuntansi sebagai kompensasi terhadap para mana(ernya.
Penelitian ini mengu(i tentang keputusan akuntansi oleh mana(emen& yang
sistem pemberian bonus terhadap para eksekutifnya berbasis laba& mengenai
pemilihan prosedur akuntansi yang menaikkan kompensasi mereka. Penelitian ini
menganalisis format kontrak bonus dan menyediakan analisis yang lebih lengkap
tentang pengaruh insentif akuntansi mereka dibandingkan dengan penelitian
terdahulu.
Penelitian terdahulu yang mengu(i tentang hubungan antara kebi(akan akrual
dan pemilihan prosedur akuntansi dengan skema laba untuk memaksimalkan
kompensasi bonus mereka& pernah dilakukan oleh )atts dan *immerman +!,"-&
Hagerman dan *mi(e'ski +!,!-& Holthausen +!"-& *mi(e'ski dan Hagerman
+!"-& .ollins& Ro/eff dan Dhali'al +!"-& dan 0o'en& 1oreen& dan 2acey +!"-.
Hasil penelitian mereka bertentangan.
Skema yang digunakan dalam penelitian ini dibagi men(adi tiga kasus yaitu:
a. Mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary actual dengan
menurunkan pendapatan (take a bath). Apabila laba sebelum discretionary
accrual +DA- kurang dari batasan yang telah ditentukan& maka mana(er
mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary accrual untuk menurunkan
pendapatan
b. Mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary actual dengan
menaikkan pendapatan. Apabila laba sebelum discretionary accrual +DA-
melebihi batasan yang telah ditentukan tetapi tidak mencapai batasan tertinggi&
maka mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary accrual untuk
menaikkan pendapatan
c. Mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary actual dengan
menurunkan pendapatan. Apabila skema bonus diidentifikasikan pada batas atas
dan laba sebelum discretionary accrual +DA- melampaui batasan tersebut& maka
mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary accrual untuk
menurunkan pendapatan
4etiga implikasi dari teori ini diu(i dengan menggunakan parameter aktual dan
definisi dari kontrak bonus dengan menggunakan !5 sample yang dipilih berdasarkan
kriteria tertentu +purposive sampling-. Pengu(ian dikelompokkan men(adi dua: u(i
akrual dan u(i perubahan dalam prosedur akuntansi.
Hasil pengu(ian pertama konsisten dengan teori atau kebi(akan akrual dari
mana(er berhubungan dengan pelaporan insentif pendapatan dari kontrak bonus
mereka6 sedangkan hasil pengu(ian yang kedua tidak konsisten atau keputusan
mana(emen untuk mengubah prosedur akuntansi tidak berhubungan dengan skema
rancangan bonus& namun u(i tambahan menemukan bah'a perubahan dalam prosedur
akuntansi berhubungan dengan adopsi atau modifikasi dari rancangan bonus.
A. Moti3asi dalam penelitian ini adalah karena skema pemberian bonus terhadap para
eksekutif merupakan alat yang paling populer& namun penelitian sebelumnya yang
mengu(i postulat tentang hubungan antara skema pemberian bonus dengan
pemilihan prosedur akuntansi yang menaikkan pendapatan untuk memaksimalkan
bonus kompensasi mereka menemukan hasil yang bertentangan.
B. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara kebi(akan
akrual mana(er dan pemilihan prosedur akuntansi dengan pelaporan pendapatan
insentif dengan skema bonus7
C. 2andasan teori dari penelitian ini adalah 8eori keagenan +Agency Theory-& yaitu
teori yang
D. Hipotesis Penelitian
Ha: Apabila laba sebelum discretionary accrual +DA- kurang dari batasan
yang telah ditentukan& maka mana(er mempunyai moti3asi untuk
memilih discretionary accrual untuk menurunkan pendapatan
Hb: Apabila laba sebelum discretionary accrual +DA- melebihi batasan
yang telah ditentukan tetapi tidak mencapai batasan tertinggi& maka
mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary accrual
untuk menaikkan pendapatan
Hc: Apabila skema bonus diidentifikasikan pada batas atas dan laba
sebelum discretionary accrual +DA- melampaui batasan tersebut& maka
mana(er mempunyai moti3asi untuk memilih discretionary accrual
untuk menurunkan pendapatan
H9: Perubahan dalam pemilihan prosedur akuntansi berhubungan dengan
rancangan insentif bonus
E. Karakteristik kualitatif desain penelitian
a. Rantai 4ausal dan :aliditas 2ogika
b. Pengendalian :ariabel ;%traneous
c. :aliditas <nternal
:aliditas internal berkaitan dengan teori yang digunakan untuk men(a'ab
pertanyaan apakah penelitian sudah menggunakan konsep yang seharusnya.
:aliditas internal dari penelitian ini cukup baik karena konsep atau teori yang
digunakan telah sesuai yaitu 8eori 4eagenan +Agency Theory-.
d. :aliditas ;ksternal
:aliditas eksternal berhubungan dengan pemilihan sample. Sample yang
digunakan adalah sampel yang terdiri dari !5 perusahaan yang telah memenuhi
kriteria yang ditetapkan dalam pemilihan sampel. Penelitian ini mempunyai
3aliditas eksternal yang cukup baik namun karena hanya menggunakan sampel
dari perusahaan yang besar maka ukuran perusahaan yang dipergunakan kurang
beragam sehingga ada kemungkinan hasil penelitian ini tidak bisa digeneralisasi
pada perusahaan kecil.
e. en!u"pulan dan Analisis Data
Sampel penelitian dipilih berdasarkan kriteria tertentu yaitu pemilihan sample
dengan berdasarkan pertimbangan +judgement sampling- dari Fortune Directory
yang memuat 9=# daftar nama perusahaan terbesar di AS. Dari 9=# populasi yang
ada tersaring sebanyak !5 sampel yang memenuhi kriteria yang ditetapkan sebagai
berikut:
Perusahaan mempunyai kontrak bonus yang dipublikasikan
Perusahaan membayar bonus terhadap mana(emen pada tahun>tahun yang
termasuk kurun 'aktu yang diteliti
Perusahaan tidak menetapkan limit tertentu terhadap (umlah transfer ke
bonus pool& apabila ada harus dipublikasikan dengan (elas.
Perusahaan tidak menerapkan secara bersama>sama dua model pemberian
bonus yaitu bonus yang berbasis laba dan bonus yang berbasis kiner(a.
Data keuangan dikumpulkan dari .OMP?S8A8 dalam periode !@5 sampai
dengan !"# dan sumber kedua adalah dari MoodyAs industrial Manual untuk
tahun>tahun sebelumnya. Data tentang perubahan pada prosedur akuntansi dari
tahun !@">!"# yang tersedia dari dua sumber& yaitu: sampel tentang perubahan
depresiasi yang digunakan Holthausen +!"- dan perubahan yang dilaporkan
oleh Accounting Trends and Techniques..
f. U#i Statistik
Data yang telah terkumpul kemudian diu(i dengan u(i statistik diantaranya: u(i 8&
The sign and wilcoon !igned "ank test& dan u(i konti(ensi
g. 4onsistensi antara Masalah Penelitian& Hipotesis& dan Analisis Data
Masalah yang dikemukakan dalam pendahuluan mempunyai konsistensi dengan
hipotesis yang dibangun dan metoda yang digunakan dalam menganalisis data
dalam penelitian ini.
h. 4onsistensi antara Hasil Pengu(ian dengan Simpulan
Hasil pengu(ian pada penelitian ini konsisten dengan simpulan penelitian dan
telah sesuai dengan tu(uan penelitian yang telah disampaikan pada bagian
pendahuluan.
i. <mplikasi 4ebi(akan
F. ENGEMBANGAN A$TIKE%
Kele&i'an enelitian
Dalam penelitian ini& isu dan moti3asi penelitian telah disebutkan dengan (elas
yaitu karena skema pemberian bonus terhadap para eksekutif merupakan alat yang
paling populer& namun penelitian sebelumnya yang mengu(i postulat tentang
hubungan antara skema pemberian bonus dengan pemilihan prosedur akuntansi yang
menaikkan pendapatan untuk memaksimalkan bonus kompensasi mereka. Penulis
(uga telah memberikan acuan hasil>hasil penelitian se(enis yang dilakukan oleh
peneliti lain sebelumnya. Penulis (uga menyebutkan beberapa hal yang membedakan
penelitian ini dengan penelitian terdahulu. Hal ini menyebabkan originalitas dari
penelitian bisa diketahui dengan (elas.
Bumlah sampel dalam penelitian ini cukup me'akili populasi sehingga
mempunyai presisi yang tinggi. Selain itu& karakteristik sampel memiliki karakteristik
sesuai dengan yang diperlukan dalam pengu(ian ini sehingga hasil penelitian ini dapat
digeneralisasi ke perusahaan lain.
Hasil penelitian ini telah disa(ikan dengan (elas dan tidak ambigius dengan
disertai lampiran grafik yang memper(elas hasil dari pengu(ian yang telah dilakukan.
Hasil penelitian ini secara empiris berla'anan& hampir sama dengan hasil>hasil
penelitian terdahulu.
Ringkasan dari penelitian disampaikan dengan (elas dan lengkap memuat semua
hasil pengu(ian hipotesis secara ringkas dan padat. Dan simpulan penelitian tersebut
telah sesuai dengan tu(uan penelitian yang telah disampaikan pada bagian
pendahuluan. Dan pada bagian ini penulis telah menyampaikan beberapa hal yang
yang bisa di(adikan acuan untuk penelitian selan(utnya dimasa depan
Keter&atasan enelitian
Hipotesis dalam penelitian tidak disebutkan secara eksplisit& namun hipotesis
dalam penelitian ini dikembangkan berdasarkan teori& pen(elasan logis dan hasil>hasil
penelitian sebelumnya dan arah hipotesis menggunakan hasil>hasil dari penelitian
sebelumnya. 4eterbatasan yang lain adalah ukuran perusahaan yang di(adikan sampel
kurang beragam sehingga ada kemungkinan mengandung bias dan tidak bisa
digeneralisasi ke perusahaan dengan ukuran yang berbeda +kecil-. 4eterbatasan yang
ketiga adalah penulis tidak menyampaikan keterbatasan dari penelitian.
enelitian Selan#utn(a