Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KANKER NASOFARINGEAL




OLEH:
1. Ria Angelyta
2. Zakiyyah Syafawani P



PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI
FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2014
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Kanker Nasofaring
Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian kanker nasofaring
2. Tanda dan gejala kanker nasofaring
3. Penyebab kanker nasofaring
4. Cara pencegahan kanker nasofaring
5. Cara pengobatan kanker nasofaring
Sasaran : Tn. B dan Keluarga Tn. B
Hari/Tanggal : Sabtu, 27 September 2014
Tempat : Ruang Rindu A3 RSUP HAM Medan

1. Tujuan Instruksional
a. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mendapatkan penyuluhan, keluarga dan pasien mengetahui tentang kanker nasofaring.
b. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mendapatkan penyuluhan, pasien dan keluarga pasien mengetahui:
1. Pengertian kanker nasofaring
2. Tanda dan gejala kanker nasofaring
3. Penyebab kanker nasofaring
4. Cara pencegahan kanker nasofaring
5. Cara pengobatan kanker nasofaring
3. Metode
Ceramah:
Metode ini digunakan untuk penyampaian materi melalui penjelasan kepada pasien dan
keluarga pasien dengan cara tatap muka dan mempertahankan kontak matanya jawab dan
diskusi
Diskusi:
Metode ini digunakan untuk saling tukar pendapat, dan dimaksudkan untuk mengetahui
sejauh mana pasien dan keluarga mampu menyerap tentang materi yang telah disampaikan.
4. Media
Leaflet
5. Materi
Terlampir
6. Kegiatan
Kegiatan / Waktu Kegiatan Audiens
Pembukaan
1 x 5 menit
Memberikan salam,
Memperkenalkan diri
Menanyakan pada
pasien/keluarga apakah
sudah tahu tentang
penyakit Kanker
Nasofaring
Menjelaskan tujuan
penyuluhan
Mendengarkan
Memperhatikan
Menjawab
Pertanyaan
Penyajian
1 x 20 menit
Menerangkan materi
penyuluhan penyakit
Kanker Nasofaring
Mendengarkan dan
memperhatikan
Mengajukan
Mempersilahkan
pasien/keluarga untuk
bertanya
Menjawab pertanyaan
Pasien/keluarga
pertanyaan jika ada
yang kurang
dimengerti
Penutup
1 x 5 menit
Bersama
pasien/keluarga
menyimpulkan materi
penyakit kanker
nasofaring
Evaluasi
Memberikan salam
Bersama
menyimpulkan
seluruh materi
Mengulang kembali
materi yang
disampaikan
Menjawab salam

7. Materi
KANKER NASOFARING
1. Pengertian
Kanker nasofaring adalah jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung
dan belakang langit-langit rongga mulut.
2. Tanda dan gejala
Pada tahap awal, kanker nasofaring tidak menimbulkan gejala apapun, namun seiring
perkembangan mungkin akan muncul gejala-gejala seperti:
- terdapat benjolan di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening
- terdapat darah pada air liur
- dari hidung keluar darah
- hidung tersumbat
- gangguan pendengaran
- sering terkena infeksi telinga
- sakit kepala
3. Penyebab kanker
Kanker dimulai ketika ada satu atau lebih mutasi gen sehingga menyebabkan sel
normal mengalami pertumbuhan di luar kendali, menyerang jaringan di sekitarnya, dan
akhirnya menyebar (metastasis) ke jaringan/organ tubuh lainnya. Pada kanker nasofaring,
proses ini dimulai dalam sel-sel skuamosa yang melapisi permukaan nasofaring.
Penyebab pasti terjadinya mutasi gen yang mengakibatkan kanker nasofaring
belum diketahui, namun terdapat beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko
terkena kanker nasofaring, antara lain: jenis kelamin, ras, usia, makanan yang diasinkan,
infeksi virus Epstein-Barr, riwayat keluarga, dan kebiasaan merokok serta konsumsi
alkohol.
4. Cara pencegahan
- Kurangi konsumsi makanan yang diawetkan dengan cara pengasinan, pengasapan atau
menggunakan zat pengawet nitrosamine.
- Berhenti merokok
- Kurangi konsumsi alkohol
- Mulailah pola hidup sehat dan berpikir positif, serta cukup istirahat
- Olahraga teratur
- Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
5. Cara pengobatan

Pengobagan kanker nasofaring biasanya didasarkan pada beberapa faktor, seperti
stadium kanker, tujuan pengobatan, kondisi kesehatan secara keseluruhan, dan efek samping
obat. Pengobatan awal yang umumnya diberikan adalah terapi radiasi atau kombinasi radiasi
dan kemoterapi.
Terapi radiasi yang biasanya dilakukan selama 5-7 minggu ini dapat merusak
dengan cepat sel-sel kanker yang tumbuh. Terapi ini digunakan untuk kanker pada
tingkatan awal. Adapun efek samping yang terjadi dari terapi ini adalah mulut terasa
kering, kehilangan pendengaran, dan terapi ini memperbesar risiko timbulnya kanker pada
lidah dan kanker tulang.
Kemoterapi merupakan terapi yang menggunakan bantuan obat-obatan. Terapi ini
bekerja dengan mereduksi sel-sel kanker yang ada, namun adakalanya sel-sel yang sehat
(tidak terkena kanker) juga tereduksi. Efek samping dari terapi ini adalah rambut rontok,
mual, lemas. Efek yang timbul tergantung pada jenis obat yang diberikan.
Pilihan pengobatan yang terakhir yaitu pembedahan yang bertujuan untuk
mengambil kelenjar getah bening pada leher yang telah terkena kanker.




DAFTAR PUSTAKA

Laboratorium Klinik Prodia. Kanker Nasofaring. Retrived from: http: // prodia .co.id/
penyakit-dan-diagnosa/kanker-nasofaring.