Anda di halaman 1dari 4

2.

1 Diit DM
2.3.1 Pengertian Diit DM
Diet DM merupakan hal penting manajemen DM jangka panjang. Hal
ini sesuai dengan pernyataan Admin dalam Bintoro (2008) yang mengatakan
bahwa diet dan penurunan berat badan merupakan dasar pengelolaan diabetes
Melitus. Demikian juga Almatsier (2010) mengatakan bahwa diet pada
penderita DM adalah komponen penting penatalaksanaan DM yang mana
bertujuan untuk mempertahankan kadar glukosa darah, mencapai dan
mempertahankan kadar lipida serum normal, memberi energi untuk mencapai
atau mempertahankan berat badan normal, menghindari komplikasi akut dan
meningkatkan derajat kesehatan melalui pemenuhan kebutuhan gizi secara
optimal. Lebih lanjut, Irani dalam Darusman (2009) mengatakan diet adalah
terapi utama penatalaksanaan DM dan ditujukan untuk mengendalikan berat
badan pasien DM tipe II dengan obesitas.
2.3.2 Diit DM
a. Kebutuhan kalori
Kebutuhan kalori sesuai untuk mencapai dan mempertahankan berat
badan ideal. Komposisi energi adalah 60-70% dari karbohidrat, 10-15%
dari protein dan 20-25% dari lemak.
b. Kebutuhan kalori orang Diabetes
Kalori/kg berat badan ideal
Dewasa Kerja santai Sedang Berat
Gemuk 25 30 35
Normal 30 35 40
Kurus 35 40 40-50
c. Perhitungan berat badan idaman dengan menu brocca yang dimodifikasi
adalah sebagai berikut :
Berat badan idaman = 90% x (TB dalam cm 100) x 1 kg
Bagi pria dengan tinggi badan di bawah 160 cm dan wanita di bawah 150
cm harus dimodifikasi menjadi :
Berat badan ideal = (TB dalam cm 100) x 1 kg

2.3.3 Faktor yang menentukan kebutuhan gizi
a. Jenis kelamin
Kebutuhan kalori wanita lebih kecil daripada pria, untuk ini dapat dipakai
angka 25 kal / kgBB untuk wanita dan angka 30 kal / kgBB untuk pria.
b. Umur
Untuk bayi dan anak-anak kebutuhan kalori adalah jauh lebih tinggi
daripada dewasa. Dalam tahun pertama bisa mencapai 112
kg/kgBB. Umur 1 tahun membutuhkan lebih dari 1000 kalori dan
selanjutnya pada anak-anak lebih dari satu tahun mendapat tambahan 100
kalori untuk tiap tahunnya. Penurunan kebutuhan kalori di atas 40 tahun
harus dikurangi 5% untuk tiap dekade antara 40 dan 59 tahun. Sedangkan
untuk 60 dan 69 tahun dikurangi 10%, di atas 70 tahun dikurangi 20%.
c. Aktifitas fisik
Jenis aktivitas fisik dikelompokkan menjadi : (1) Keadaan istirahat:
Kebutuhan kalori berat ditambah 10%. (2) Ringan: Pegawai kantor,
pegawai toko, guru, ahli hukum, ibu rumah tangga, dan lain-lain.
Kebutuhan kalori harus ditambah 20% dari kebutuhan basal. (3) Sedang:
Pegawai industri ringan, mahasiswa, militer yang sedang tidak perang
kebutuhan dinaikkan menjadi 30% dari basal. (3) Berat: Petani, buruh,
militer dalam keadaan latihan, penari, atlit, keseluruhan kalori ditambah
40%. (4) Sangat berat: Tukang becak, tukang gali, pandai besi. Kebutuhan
kalori ditambah 50% dari basal.
d. Kehamilan / laktasi
Pada permulaan kehamilan diperlukan tambahan 150 kalori / hari dan
trimester II dan III 350 kalori / hari. Pada waktu laktasi diperlukan
tambahan 550 kalori / hari.
e. Adanya komplikasi
Infeksi, trauma atau operasi yang menyebabkan kenaikan suhu
memerlukan tambahan kalori sebesar 13% untuk tiap kenaikan 1
o
C.
f. Berat badan
Bila kegemukan atau terlalu kurus dikurangi atau ditambah sekitar 20-
30% bergantung pada tingkat kegemukan atau kekurusannya.
2.3.4 Gula
Gula dan produk-produk lain dari gula harus dikurangi kecuali pada
keadaan tertentu. Misalnya pasien dengan diet rendah protein dan yang
mendapat makanan cair, gula boleh diberikan untuk mencukupi kebutuhan
kalori, dalam jumlah terbatas aturan penggunaan gula untuk orang dengan DM
sama dengan orang normal tidak boleh lebih dari 5% kebutuhan total kalori.
Daftar bahan makanan penukar adalah suatu daftar nama bahan
makanan dengan ukuran dan dikelompokkan berdasarkan kandungan kalori,
protein, lemak dan hidrat arang. Setiap kelompok bahan makanan dianggap
mempunyai nilai gizi yang kurang lebih sama.
Waktu Bahan
makanan
Kebutuhan
bahan
Contoh menu
penukar
Pagi Roti
Margarin
Telur
2 iris
sdm
1 butir
(1P)
(1P)
(1P)
Roti panggang
Margarin
Telur rebus
Teh panas
10.00 Pisang 1 buah (1P) Pisang
Siang Nasi
Udang
Tahu
Minyak
Sayuran
Kelapa
Jeruk
1 gelas
5 ekor
1 potong
sdm
1 gelas
5 sdm
1 buah
(2P)
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
Nasi, oseng-
oseng, udang,
tahu, cabe hijau,
urap sayuran,
jeruk
16.00 Duku 16 buah (1P) Duku
Malam Nasi
Ayam
Kacang merah
Sayuran
Minyak
Apel malang
1 gelas
1 potong
2 sdm
1 gelas
sdm
1 buah
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
(1P)
Nasi, sup ayam +
kacang merah,
tumis sayuran


Apel
(Sidartawan, 2002)