Anda di halaman 1dari 2

ALERGEN

definisi alergi : terjadinya perubahan pada tubuh, tetapi tidak berbahaya. Penelitian terhadap
penyebab alergi >10 simptom : usia, keturunan, serbuk sari dll.
ALLERGEN
zat antigen
mampu membuat tubuh peka dan ini terjadi pada orang yang hipersensitif

penyebab alergi
-emosional
-udara
-psikosomatik
-infeksi yang kronis

ANTIGENIC
-allergen yang mengenai pasien sampai muncul gejala.
-mendatangkan respon antibodi.
-alergen : serbuk sari tubuh rentan menghasilkan antibodi memasuki sirlkulasi peredaran darah
melekat pada sel membran hidung

Beberapa faktor yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap alergi
1. Keturunan yang cenderung terhadap respon alergi
2. Disfungsi dari kelenjar endokrin
3. Peningkatan rangsangan terhadap saraf simpatis dan parasimpatis
4. Absorbsi dari metabolic dan katabolic zat yang beracun
5. Kegagalan fungsi hati
6. Pengaruh kebatinan

INHALANT ALLERGEN
-bernafas : kontak udara dengan hidung
-terbatas pada selaput lendir ditandai : bersin,mata berair dan gatal, hidung bengkak disebut sinusitis
-hay fever musiman (berbulan-bulan)
-perennial rhinitis (bukan musiman): serbuk sari, spora jamur, bulu hewan, bulu kain, minyak atsiri,
atau partikel lain yang halus.
-hay fever yang ditentukan saat penyerbukan pada musim : semi, panas atau lainnya
-penyerbukan (pollinosis) yang disebabkan oleh angin, serbuk sari: 15 45 . contoh : pohon oak,
walnut, dan rumput bermuda.
-penyerbukan oleh serangga, serbuk sari:
-200 , tumbuhan yang beraroma : cengkeh

PERENNIAL RHINITIS (TIDAK BERGANTUNG PADA MUSIM)
-Perabotan yang ada di rumah, seperti bantal, kursi, karpet, selimut, parfum, kosmetik dll.
-Hewan piaraan, seperti anjing, kucing, babi, dan hiasan bulu kuda (di dinding).
-Daerah pemukiman yang berlokasi di dekat industri minyak atsiri.
-Spora jamur yang sering ditemukan pada gudang atau lemari yang jarang digunakan, yaitu genus
Alternania, Helminthosporium, Hormodendrum, Aspergillus dan lain-lain

INGESTANT INHALANT
-Alergi terhadap makanan, menyebabkan gejala-gejala pada GI, ruam (kulit merah), bibir pecah,
lidah tebal, migrain rhinitis, asma atau eksim.
-Alergi bukan lokal, tetapi ber-pindah2 karena mengikuti aliran darah.
-Dermatitis atopic menyerupai warna tomat disebabkan karena makan coklat, atau kerang.
-Allergen yang termakan anak-anak, adalah untuK pertumbuhan : susu lembu, jus jeruk, minyak ikan,
setelah makan mulas atau gatal
-Alergi terhadap susu merupakan immunologi spesifik menyebabkan dermatitis, bronchitis dan asma.

INJECTANT ALLERGEN
Reaksi alergi terhadap Penicillin telah lama diketahui masyarakat. Menurut penelitian 1 5% yang
disuntikkan Penicillin, terjadi reaksi anaphylaksi. Selain injeksi Penicillin, serangga juga dianggap
sebagai sumber injectan allergen, misalnya sengatan lalat kerbau, lebah, dan tawon. Sengatan dari
serangga dapat menginduksi reaksi lokal. Dahulu banyak yang mati karena digigit lebah dan ular.
Penelitian pada saat itu bukan hanya terhadap hymenoptenus, tetapi juga antropoda (laba-laba, lipan,
kalajengking, chiggers, ticks, sand flies, stable flies, dan kuda terbang).

CONTACTANT ALLERGEN
-Bila kontak dengan tumbuh2-an yang mengandung : urusiol, menyebabkan : kulit melepuh, berair
dan gatal
-Tumbuhan tersebut :
Toxicodendron radicans
Toxicodendron diversilobum
Toxicodendron quercifolium
Asparagus
Fagopyrum
Ranunculus acris
Tagetes erecta
Phodophyllum pellatum
-Kontak dermatitis yang disebabkan aero allergen : tepung sari yang mengandung minyak, rambut
daun, bunga, dan fragmen lain yang dibawa oleh asap akibat kebakaran semak, rumput atau pohon.
Perusahaan kosmetik juga telah menghilangkan bahan iritan dan allergen dari produknya, mereka
menggunakan hypoallergenik kosmetik. Contoh nama dagang dari produk hypoallergenik kosmetik
tersebut adalah ar Ex; Almay dan Marcelle.
Kontak dermatitis yang lain :
Akar Orris pada talkum violet.
Dibromofluorescein pada lipstik.
Lemak wol (lanolin) pada krem atau lotion, dapat diganti dengan lanolin sintetik.
Wol pada pakaian dan kalung.
Sabun, deterjen, pengkilap kuku, penghapus kuteks, hair spray.

INFECTANT ALLERGEN

Beberapa organisme hidup dapat menyebabkan alergi melalui produk yang dilepaskan selama
metabolisme dalam tubuh manusia.
Misalnya adalah: bakteri, protozoa, mold, helmintes (cacing), dan parasit lain yang hadir
terus menerus pada tubuh manusia, dapat menyebabkan penyakit kronis. Produk metabolit ini
begitu cepat pertumbuhannya. Contohnya adalah bakteri kronik pada bronchus.
Dalam cara yang sama dengan infectan, parasit ini dapat merangsang tubuh manusia. Misalnya:
cacing tambang, cacing pita, pin worms, thread worms, semuanya menyebabkan respon alergi pada
individu yang mudah terpengaruh.
Produk pertumbuhan dan metabolit perusak dari parasit ini secara tetap hadir dalam tubuh dan
ditunjukkan sebagai infestan allergen.