Anda di halaman 1dari 11

BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM BIOFLOC

Pendahuluan
Siapa yang tak kenal ikan lele, ikan ini sudah lazim dijumpai di seluruh penjuru nusantara, Hidup
di air tawar. Ikan ini memang banyak dikonsumsi karena rasanya yang enak jika digoreng atau di
bakar. Oleh karena kelezatannya, ikan ini sering kali dibudidayakan dan memang sangat
menguntungkan. Sebelum kita pelajari cara budidaya ikan lele terlebih dahulu kita simak syarat
hidup ikan lele berikut ini :
1. Ikan lele dapat hidup pada suhu !" #elcius dengan suhu optimal antara $" sampai %"
#. &dapun untuk pertumbuhan lar'a diperlukan kisaran suhu antara (" sampai )!"# dan
untuk pemijahan suhu berkisa * "+ %"#.
. ,erairan tidak boleh tercemar oleh bahan kimia limbah industri, merkuri, atau
mengandung kadar minyak dan bahan lainnya yang dapat mematikan ikan lele.
). Ikan lele dapat hidup dalam perairan agak tenang dan kedalamannya cukup walaupun
kondisi airnya buruk, keruh, kotor dan hanya mengandung sedikit sekali zat O -oksigen.
*. ,erairan yang baik adalah banyak mengandung zat+zat yang dibutuhkan ikan dan bahan
makanan alami perairan tersebut bukan perairan yang rawan banjir
$. ,ermukaan perairan tidak boleh tertutup rapat oleh sampah atau daun+daunan hidup
-jangan menanam terlalu banyak enceng gondok.
(. /empunyai tingkat pH (.$+0 kesadahan -derajat butiran kasar. maksimal 1!!ppm dan
optimal $! ppm, turbidity -kekeruhan. bukan lumpur antara )!+(! cm, kebutuhan O
optimal pada range yang cukup lebar dari !.) ppm untuk yang dewasa sampai jenuh
untuk burayak, dan kandungan #O kurang dari 1,% mg1liter, amonium terikat 1*2,0+
1$2.$( mg1liter.
Sistem Budidaya Denan Bi!"l!#
/enurut buku 3,robiotik4 5ditor dari ,ro6.7r. Soeharsono, /sc, hasil penelitian menunjukkan
bahwa kehadiran unsur 8arbon -#., 9itrogen -9. dan ,os6or -,. dalam tubuh ikan atau udang
yang merupakan cerminan dari pakan ikan atau udang, rata+rata 1):, 0: dan 1(:, namun
jumlahnya sangat sedikit dalam tubuh, karena ternyata pakan yang dimakan oleh ikan hanya
$%&'(%&) a*tinya te*sisa +%',%& dalam kolam atau sedimen dan itu jumlah yang sangat
besar. Sisa 2!:+%!: inilah yang biasa menjadi sumber penyakit muncul, 8ualitas air menurun
dan berakibat dengan pertumbuhan ikan lele yang kurang maksimal. &rtinya saat kita mampu
mengolah sisa 2!: tersebut maka kita mampu memberikan lingkungan yang terbaik untuk ikan
lele. &da banyak teknik pengelolaan sisa kotoran dan pakan bisa menggunakan sistem sirkulasi,
sistem penyedotan, sistem probiotik dan yang akan kami gunakan yaitu sistem ;IO<=O#.
A-a itu BIOFLOC .
;io6loc merupakan agregat diatom, makroalga, pelet sisa, eksoskeleton organisme mati, bakteri,
protista dan in'ertebrata juga mengandung bakteri, 6ungi, protozoa dan lain+lain yang
berdiameter !,1+ mm. ;ahan+bahan organik itu merupakan pakan alami ikan dan udang yang
mengandung nutrisi baik, yang mampu disandingkan dengan pakan alami, sehingga
pertumbuhan akan baik bahkan jumlah pakan yang diberikan bisa diturunkan.-,robiotik.
Menu*ut Te!*i Bi!"l!#ulasi
;io6loc adalah tehnik pengolahan limbah cair untuk makroagregat yang dihasilkan dalam sistem
lumpur akti6. =umpur akti6 bisa juga diibaratkan sebagai sup mikroba yang terbentuk dari
pemberian aerasi terus menerus pada biomassa tersuspensi dan mikroorganisme penguraian
dalam limbah cair.
Baaimana te*/entu0nya BIOFLOC di dalam ai*.
,roses ini dimulai dari proses nitri6ikasi yang reaksinya adalah amonia plus oksigen menjadi ion
nitrit dan akhirnya nitrat dan air, pada reaksi ini terdapat campur tangan bakteri oksidasi amonia
dan bakteri oksidasi nitrit, artinya semua proses ini memerlukan oksigen yang cukup tinggi yaitu
* ppm pada siang hari dan ( ppm pada malam hari.
/ikroorganisme seperti bakteri dengan kemampuann lisis bahan organic meman6aatkan detritus
sebagai makanan. Sel bakteri mensekresi lendir metabolit , biopolymer -polisakarida , peptida,
dan lipid. atau senyawa kombinasi dan terakumulasi di sekitar dinding sel serta detritus.
8esalingtertarikan antar dinding sel bakteri menyebabkan munculnya 6log bakteri.
-&>uacultur.blogspot.
,enggunaan ;IO<=O# dalam budidaya ikan lele kita ketahui dengan si6at na6su makan yang
tinggi dan usus pendek dari ikan lele menyebabkan ikan lele mudah lapar namun cepat
menyebabkan akumulasi kotoran menumpuk. ?ehnik ;io6loc pada intinya mereduksi bahan+
bahan organik dan senyawa beracun yang terakumulasi dalam air pemeliharaan ikan. 7engan
sistem sel6+puri6ikasi didapat hasil akhir meningkatkan e66isiensi peman6aatan pakan dan
peningkatan kualitas air. Hasilnya adalah :
1. ,akan ikan lele akan lebih e66isien
. ,ertumbuhan ikan lele akan rampag artinya selama kegiatan budidaya tidak ada kegiatan
penyortiran.
). 8ecepatan pertumbuhan ikan yang lebih optimal dengan masa waktu panen yang lebih
singkat.
*. ,adat tebar per meter
)
yang lebih tinggi kisaran $!! benih+1!!! benih1m
)
.
$. Ikan sehat dan gesit serta mengurangi penyakit pada ikan.
Pe*sya*atan K!lam Bi!"l!#
1. /embutuhkan probiotik pembentuk 6loc. 7engan menggunakan bakteri ;acillus sp seperti
;acillus Substilis, ;acillus cereus.,robiotik bisa dibeli dipasaran dengan harga yang murah dan
bisa diperbanyak dengan molase supaya lebih hemat.
. /embutuhkan oksigen yang tinggi didalam kolam kisaran * ppm+( ppm. @ntuk mengatasinya
bias menggunakan pompa celup dengan ketinggian pompa ,$ meter dengan kekuatas *) watt.
). ,enambahan bahan baku stater yang mengandung karbon seperti molase, tepung tapioka,
tepung terigu, bekatul atau gula.
*. 8ondisi lingkungan air kolam dibuat selalu mengaduk dengan bantuan semburan air atau
aerator.
Ci*i'Ci*i Ai* K!lam Yan Te*/entu0 Sistem Bi!"l!#
1. Aarna air kolam coklat kekuningan semakin lama akan coklat kemerahan.
. &ir kolam tidak berbau.
). &ir kolam lebih encer dan tidak kental.
*. Bika diambil sampel airnya didiamkan beberapa menit, terdapat endapan coklat kehijauan yang
melayang+layang didalam air.
$. Ikan lele sehat dan gesit.
/engapa dibutuhkan bahan penambahan bahan yang mengandung karbon kedalam air kolam.
7idalam sistem bio6loc membutuhkan oksigen, sisa pakan, air yang tersuspensi dan bantuan
bakteri probiotik didalam kolam. ;akteri ini membutuhkan makanan untuk bermetabolisme dan
berkembang menjadi jumlah yang mampu menguraikan sisa pakan didasar kolam. ;akteri dapat
meman6aatkan ammonia+nitrogen dengan e66isien jika perbandingan #19 sekitar 1$+$ : 1.
Sehingga kekurangan karbon dilakukan kegiatan penambahan bahan ke dalam kolam seperti
gula, molase , tepung tapioka, tepung terigu, dan dedak.
Ped!man Te0nis Budidaya
12 Penyia-an Sa*ana dan Pe*alatan
7alam pembuatan kolam pemeliharaan ikan lele sebaiknya ukurannya tidak terlalu luas. Hal ini
untuk memudahkan pengontrolan dan pengawasan. ;entuk dan ukuran kolam pemeliharaan
ber'ariasi, tergantung selera pemilik dan lokasinya. ?etapi sebaiknya bagian dasar dan dinding
kolam dibuat permanen.
,embudidayaan dilakukan dengan prinsip+prinsip dasar ilmu tanah dan air untuk
mengkondisikan ekosistem kolam yang dapat mendukung makro+mikro 6lora+6auna yang
menguntungkan budidaya. Selain itu juga menekan dan meminimalkan pengaruh negati6 6lora+
6auna yang merugikan. 7engan melambungkan harga pakan dan biaya listrik yang sangat tinggi
dan hasil jual yang murah dan berdasarkan reset makan maka mengembangkan sebuah sistem
baru yang disebut dengan Sistem =ele Organik -,lock ;akteri..
I.?eknis ;udidaya dan ,ersiapan &sumsi :
C8olam ukuran *D( meter.
C8etinggian air 1+1E meter.
C,adat penebaran !!+)$! ekor1m)
C/asa budidaya 0! hari.
C=okasi kolam yang kena matahari langsung dan maksimal.
II.#ara /emilih ;ibit yang ;aik
C,ilih bibit yang akti6, kuat dan bebas dari jamur.
C;ibit sudah disterilisasi dari pembibitan.
C?idak ada cacat, luka dan kumis putus.
C;ibit minimal ukur $.
C;ibit ditebar pada waktu dingin -jam ( sore F jam 0 pagi..
III./anajemen ,akan
C/ulai pemberian pakan pada hari berikutnya.
CGunakan pakan yang dijual secara komersial.
CBangan memberikan pakan secara berlebihan karena pakan yang terbuang akan
membusuk dan melepas gas beracun yang menyebabkan stress lele.
CBangan campurkan bahan kimia khususnya antibiotic dalam pakan.
IH./anajemen &ir
C8ondisikan air berwarna cokelat.
C&ir perlu diganti1disirkulasi atas apabila terdapat buih dan berlendir.
CBangan ganti air jika tidak ada gejala diatas tersebut.
C&ir agak bau perlu ditambah probiotik $ ppm pada waktu matahari terik -jam % pagi F
jam 1 siang..
H.,emahaman ?entang ;uku #atatan Harian 8olam
CIincian persiapan kolam.
CIn6ormasi mengenai kualitas bibit yang unggul.
C9ama unit pembenihan bibit unggul.
C?anggal penebaran.
C,engeluaran yang dikeluarkan dan hasil dari penjualan.
HI./eningkatkan 8emampuan dalam ,emasaran Hasil ;udidaya -,enjualan.
8elebihan
1.&ngka kehidupan lebih tinggi.
.,akan lebih irit.
).&ir tidak perlu diganti.
*.=ebih ekonomis.
;erikut ini hasil analisa ;akteri yang menguntungkan dan sekaligus kegunaannya:
&9&=IS& ;&8?5II
9O
.
,etak
@sia
-Hari.
;akteri Hibrio sp.-c6u1ml.
;akteri
?otal
-c6u1ml.
:
Hibrio
Sp
Jellow Green
=uminiscen
e
?otal
Hibrio Sp
1 8ulturan + + + + *.)! D 1!
1
+
;atasan K1.! D 1!
)
K1.! D 1!

K1.! D 1! + + K$:
;akteri bentuk : +;acillus sp
+#occus
Benis ;akteri : +/icrococcus
+9itrobacter
+9itrosomonas
8egiatan ;akteri :
1. /emperbaiki air dari o'er blooming dan kerusakan dasar kolam.
. /enghilangkan jasad terapung dan gas + gas beracun.
). /emperbaiki mutu air dari pembusukan.
*. /emperbaiki o'er blooming algae.
,ada minggu ke 1+( air harus dalam keadaan jernih kolam, bebas dari pencemaran maupun
6itoplankton. Ikan pada usia 2+0 minggu kejernihan airnya harus dipertahankan. ,ada minggu 1!,
air dalam batas+batas tertentu masih diperbolehkan. 8ekeruhan menunjukkan kadar bahan padat
yang melayang dalam air -plankton.. &lat untuk mengukur kekeruhan air disebut secchi.
,rakiraan kekeruhan air berdasarkan usia lele -minggu. sesuai angka secchi :
@sia 1!+1$ minggu, angka secchi L )!+$!
@sia 1(+10 minggu, angka secchi L )!+*!
@sia !+* minggu, angka secchi L )!
$2 Pemu-u0an
Sebelum digunakan kolam dipupuk dulu. ,emupukan bermaksud untuk menumbuhkan plankton
hewani dan nabati yang menjadi makanan alami bagi benih lele. ,upuk yang digunakan adalah
pupuk kandang -kotoran ayam. dengan dosis $!!+2!! gram1m . 7apat pula ditambah urea 1$
gram1m, ?S, ! gram1m , dan amonium nitrat 1$ gram1m . Selanjutnya dibiarkan selama )
hari.
8olam diisi kembali dengan air segar. /ula+mula )!+$! cm dan dibiarkan selama satu minggu
sampai warna air kolam berubah menjadi coklat atau kehijauan yang menunjukkan mulai banyak
jasad+jasad renik yang tumbuh sebagai makanan alami lele. Secara bertahap ketinggian air
ditambah, sebelum benih lele ditebar. -lihat =ampiran: ;agan ,embentukan Heterotrop1
,robiotik.
(2 Pem/e*ian Pa0an
/akanan &lami Ikan =ele
/akanan alamiah yang berupa Mooplankton, lar'a, cacing+cacing, dan serangga air. /akanan
berupa 6itoplankton adalah Gomphonema spp -gol. 7iatome., &nabaena spp -gol. #yanophyta.,
9a'icula spp -gol. 7iatome., ankistrodesmus spp -gol. #hlorophyta.. Ikan lele juga menyukai
makanan busuk yang berprotein.
/akanan ;uatan -,ellet.
#ara pemberian pakan:
,ellet mulai dikenalkan pada ikan lele saat umur ( minggu dan diberikan pada ikan lele
1!+1$ menit sebelum pemberian makanan yang berbentuk tepung.
,ada minggu 2 dan seterusnya sudah dapat langsung diberi makanan yang berbentuk
pellet.
/ulai pemberian pakan pada hari berikutnya.
Gunakan pakan yang dijual secara komersial.
Bangan memberikan pakan secara berlebihan karena pakan yang terbuang akan
membusuk dan melepas gas beracun yang menyebabkan stress lele.
Bangan campurkan bahan kimia khususnya antibiotic dalam pakan.
Hindarkan pemberian pakan pada saat terik matahari, karena suhu tinggi dapat
mengurangi na6su makan lele.
,encegahan penyakit karena jamur dapat dilakukan dengan merendam lele dalam larutan
/alachite Green ODalate ,$F) ppm selama )! menit.
/akanan ?ambahan
,emeliharaan di kecomberan dapat diberi makanan tambahan berupa sisa+sisa makanan keluarga,
daun kubis, tulang ikan, tulang ayam yang dihancurkan, usus ayam, dan bangkai. #ampuran
dedak dan ikan rucah -0:1. atau campuran bekatul, jagung, dan bekicot -:1:1..
32 Pemeliha*aan K!lam4Tam/a0
8olam diberi perlakuan pengapuran dengan dosis $+!! gram1m untuk memberantas hama
dan bibit penyakit. &ir dalam kolam1bak dibersihkan 1 bulan sekali dengan cara mengganti
semua air kotor tersebut dengan air bersih yang telah diendapkan malam.
8olam yang telah terjangkiti penyakit harus segera dikeringkan dan dilakukan pengapuran
dengan dosis !! gram1m selama satu minggu. ?epung kapur -#aO. ditebarkan merata di dasar
kolam, kemudian dibiarkan kering lebih lanjut sampai tanah dasar kolam retak+retak.
5ama Dan Penya0it
Hama pada lele adalah binatang tingkat tinggi yang langsung mengganggu kehidupan lele. 7i
alam bebas dan di kolam terbuka, hama yang sering menyerang lele antara lain: berang+berang,
ular, katak, burung, serangga, musang air, ikan gabus dan belut. 7i pekarangan, terutama yang
ada di perkotaan, hama yang sering menyerang hanya katak dan kucing. ,emeliharaan lele secara
intensi6 tidak banyak diserang hama.
,enyakit parasit adalah penyakit yang disebabkan oleh organisme tingkat rendah seperti 'irus,
bakteri, jamur, dan protozoa yang berukuran kecil.
,enyakit karena bakteri &eromonas hydrophilla dan ,seudomonas hydrophylla. ;entuk bakteri
ini seperti batang dengan polar 6lage -cambuk yang terletak di ujung batang., dan cambuk ini
digunakan untuk bergerak, berukuran !,2F!,% D 1F1,$ mikron. Gejala: warna tubuh menjadi
gelap, kulit kesat dan timbul pendarahan, berna6as megap+megap di permukaan air.
,engendalian: memelihara lingkungan perairan agar tetap bersih, termasuk kualitas air.
,engobatan melalui makanan antara lain: -1. ?erramycine dengan dosis $! mg1kg ikan1hari,
diberikan selama 2F1! hari berturut+turut. -. Sulphonamid sebanyak 1!! mg1kg ikan1hari
selama )F* hari.
,enyakit ?uberculosis
,enyebab: bakteri /ycobacterium 6ortoitum.. Gejala: tubuh ikan berwarna gelap, perut bengkak
-karena tubercle1bintil+bintil pada hati, ginjal, dan limpa.. ,osisi berdiri di permukaan air,
berputar+putar atau miring+miring, bintik putih di sekitar mulut dan sirip. ,engendalian:
memperbaiki kualitas air dan lingkungan kolam. ,engobatan: dengan ?erramycin dicampur
dengan makanan $F2,$ gram11!! kg ikan1hari selama $F1$ hari.
,enyakit karena jamur1candawan Saprolegnia.
Bamur ini tumbuh menjadi sapro6it pada jaringan tubuh yang mati atau ikan yang kondisinya
lemah. Gejala: ikan ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas, pada daerah luka atau
ikan yang sudah lemah, menyerang daerah kepala tutup insang, sirip, dan tubuh lainnya.
,enyerangan pada telur, maka telur tersebut diliputi benang seperti kapas. ,engendalian: benih
gelondongan dan ikan dewasa direndam pada /alachyte Green ODalate ,$F) ppm selama )!
menit dan telur direndam /alachyte Green ODalate !,1F!, ppm selama 1 jam atau $F1! ppm
selama 1$ menit.
,enyakit ;intik ,utih dan Gatal1?richodiniasis
,enyebab: parasit dari golongan #iliata, bentuknya bulat, kadang+kadang amuboid, mempunyai
inti berbentuk tapal kuda, disebut Ichthyophthirius multi6ilis. Gejala: -1. ikan yang diserang
sangat lemah dan selalu timbul di permukaan airN -. terdapat bintik+bintik berwarna putih pada
kulit, sirip dan insangN -). ikan sering menggosok+gosokkan tubuh pada dasar atau dinding
kolam. ,engendalian: air harus dijaga kualitas dan kuantitasnya. ,engobatan: dengan cara
perendaman ikan yang terkena in6eksi pada campuran larutan <ormalin $ cc1m) dengan larutan
/alachyte Green ODalate !,1 gram1m) selama 1F* jam, kemudian ikan diberi air yang segar.
,engobatan diulang setelah ) hari.
,enyakit #acing ?rematoda
,enyebab: cacing kecil Gyrodactylus dan 7actylogyrus. #acing 7actylogyrus menyerang insang,
sedangkan cacing Gyrodactylus menyerang kulit dan sirip. Gejala: insang yang dirusak menjadi
luka+luka, kemudian timbul pendarahan yang akibatnya perna6asan terganggu. ,engendalian: -1.
direndam <ormalin $! cc1m ) air selama 1$ menitN -. /ethyline ;lue ) ppm selama * jamN
-). mencelupkan tubuh ikan ke dalam larutan 8alium +,ermanganat -8/nO*. !,!1: selama O
)! menitN -*. memakai larutan 9a#l : selama O )! menitN -$. dapat juga memakai larutan
9H*OH !,$: selama O 1! menit.
,arasit Hirudinae
,enyebab: lintah Hirudinae, cacing berwarna merah kecoklatan. Gejala: pertumbuhannya lambat,
karena darah terhisap oleh parasit, sehingga
menyebabkan anemia1kurang darah. ,engendalian: selalu diamati pada saat mengurangi padat
tebar dan dengan larutan 7itereD !,$ ppm.
Hama 8olam1?ambak
&pabila lele menunjukkan tanda+tanda sakit, harus dikontrol 6aktor penyebabnya, kemudian
kondisi tersebut harus segera diubah, misalnya :
;ila suhu terlalu tinggi, kolam diberi peneduh sementara dan air diganti dengan yang
suhunya lebih dingin.
;ila pH terlalu rendah, diberi larutan kapur 1! gram11!! l air.
;ila kandungan gas+gas beracun -HS, #O., maka air harus segera diganti.
;ila makanan kurang, harus ditambah dosis makanannya.
62 Panen
,enangkapan
;eberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemanenan:
=ele dipanen pada umur ) -tiga. bulan, kecuali bila dikehendaki, sewaktu+waktu dapat
dipanen. ;erat rata+rata pada umur tersebut sekitar 2!+1!! gram1ekor.
Sebelum pemanenan dilakukan ikan lele selama 1+ hari tanpa diberi makan untuk
menghindari penumpukan amonia pada perairan. ,emanenan sebaiknya dilakukan pada
pagi hari supaya lele tidak terlalu kepanasan. 8olam dikeringkan sebagian saja dan ikan
ditangkap dengan menggunakan seser halus, tangan, lambit, tangguh atau jaring. Setelah
dipanen lele tersebut di taruh dalam tong1bak1hapa
=akukanlah penimbangan secepat mungkin dan cukup satu kali.
72 Pem/e*sihan
Setelah ikan lele dipanen, kolam harus dibersihkan dengan cara:
8olam dibersihkan dengan cara menyiramkan1memasukkan larutan kapur sebanyak !+
!! gram1m pada dinding kolam sampai rata.
,enyiraman dilanjutkan dengan larutan 6ormalin *!: atau larutan permanganat kalium
-,8. dengan cara yang sama.
8olam dibilas dengan air bersih dan dipanaskan atau dikeringkan dengan sinar matahari
langsung. Hal ini dilakukan untuk membunuh penyakit yang ada di kolam.
Penutu-
7iharapkan dengan adanya sistem bio6loc untuk budidaya lele ini bisa membantu para petani lele
untuk meningkatkan produksinya dan bisa mengurangi biaya untuk pakan sehingga para petani
lele bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar saat panen dan juga bisa meningkatkan
perekonomian masyarakat. ,engembangan budidaya ikan lele ini kedepannya dapat tumbuh
menjadi komoditas bisnis perikanan yang diandalkan untuk mendongkrak penghasilan per
kapita petani dan perekonomian masyarakat Bawa timur.