Anda di halaman 1dari 3

Penambangan adalah bagian kegiatan usaha pertambangan untuk memproduksi mineral,

batubara, dan mineral ikutannya (UU No. 4 Tahun 2009). egiatan penambangan
membutuhkan peren!anaan tambang yang baik dan detail, sehingga menghasilkan
keuntungan yang maksimal.
Peren!anaan tambang (mine planning) merupakan suatu tahapan penting dalam
studi kelayakan dan ren!ana operasi penambangan. Peren!anaan suatu tambang terbuka
yang moderen memerlukan model komputer dari sumberdaya yang akan ditambang.
"odel peren!anaan tambang dapat berupa blo!k model untuk tambang mineral bi#ih dan
kuari, atau gridded seam model untuk endapan tabular seperti batubara.
Tiga aspek penting dalam peren!anaan tambang adalah peran!angan pit limit atau
penentuan batas akhir penambangan, tahapan penambangan, dan pen#ad$alan produksi.
%asil yang diperoleh adalah #umlah !adangan serta distribusi ton batubara yang harus
diren!anakan besar produksi dan tahap&tahap penambangannya. Tingkat produksi yang
diren!anakan akan menentukan #umlah peralatan dan tenaga ker#a yang dibutuhkan.
Peren!anaan tambang dapat men!akup kegiatan&kegiatan prospeksi, eksplorasi, studi
kelayakan ('easiblty study) yang dilengkapi dengan analisis mengenai dampak
lingkungan ((")(*), persiapan penambangan dan konstruksi prasarana (in'rastruktur),
serta sarana ('asilitas) penambangan, kesehatan dan keselamatan ker#a (+), dan
pemantauan lingkungan hidup.
(da berbagai ma!am peren!anaan, antara lain,
-. Peren!anaan #angka pan#ang
Peren!anaan #angka pan#ang yaitu suatu peren!anaan kegiatan yang #angka
$aktunya lebih dari lima tahun se!ara berkelan#utan.
2. Peren!anaan #angka menengah
Peren!anaan #angka menengah yaitu suatu peren!anaan ker#a untuk #angka $aktu
antara satu sampai lima tahun.
+. Peren!anaan #angka pendek
Peren!anaan #angka pendek yaitu suatu peren!anaan akti.itas untuk #angka $aktu
kurang dari setahun demi kelan!aran peren!anaan #angka menengah dan #angka
pan#ang.
4. Peren!anaan penyangga atau alternati'
Peren!anaan penyangga atau alternati' merupakan peren!anaan sampingan #ika
kemudian hari ter#adi hal&hal tak terduga atau ada perubahan data dan in'ormasi
sehingga dapat menyebabkan kegagalan.
Tahapan dalam peren!anaan dapat terbagi tiga tahap (*ee,-9/4), yaitu,
-. 0tudi konseptual
0tudi konseptual merupakan suatu ide proyek yang di$u#udkan kedalam usulan
in.estasi. 0tudi ini men!akup ruang dan estimasi biaya untuk mengidenti'ikasikan
suatu kesempatan in.estasi yang potensial. 1iaya modal dan biaya operasi
biasanya didekati dengan perkiraan nisbah yang menggunakan data historik.
Persiapan studi ini pada umumnya adalah peker#aan dari satu atau dua insinyur.
%asil dari studi ini dilaporkan sebagai e.aluasi a$al.
2. Pra studi kelayakan
0tudi ini adalah suatu peker#aan pada tingkat menengah dan se!ara normal tidak
untuk mengambil keputusan. 0tudi ini menentukan apakah konsep proyek harus
dilakukan studi kelayakan atau proyek tersebut memerlukan suatu in.estigasi
yang mendalam melalui suatu studi pendukung.
+. 0tudi kelayakan
0ering pula disebut sebagai bankable 'easibility study. %asilnya merupakan suatu
dokumen yang hampir selalu ditu#ukan untuk men!ari modal untuk membiayai
proyek tersebut. 2leh sebab itu, dokumen yang dihasilkan ini biasanya
disebarluaskan pula di luar perusahaan.
(gar peren!anaan tambang dapat dilakukan dengan lebih mudah, masalah ini
biasanya dibagi men#adi tugas&tugas sebagai berikut,
-. Penentuan batas dari pit
1atas akhir penambangan (pit limit) merupakan batas $ilayah layak tambang dari
!adangan batubara. Pit limit penambangan menentukan berapa besar !adangan
batubara yang akan ditambang yang akan memaksimalkan nilai bersih total dari
batubara tersebut. Penentuan batas akhir dari pit penambangan belum
memperhitungkan $aktu dan biaya.
2. Peran!angan se3uen!e
Peran!angan se3uen!e penambangan batubara merupakan tahapan penting dalam
suatu peran!angan geometri penambangan. 4an!angan se3uen!epenambangan
menentukan lokasi a$al penambangan hingga batas akhir dari kegiatan
penambangan. Peran!angan se3uen!e atau tahap&tahap penambangan ini membagi
pit limit men#adi unit&unit peren!anaan yang lebih ke!il dan lebih mudah dikelola.
%al ini akan membuat masalah peran!angan tambang tiga dimensi yang kompleks
men#adi lebih sederhana.
+. Pen#ad$alan produksi
4an!angan se3uen!e penambangan batubara yang telah ran!ang, selan#utnya
diestimasi berdasarkan urutan $aktu dan target produksi. Pen#ad$alan produksi
akan menya#ikan #umlah tanah penutup dan batubara yang akan ditambang
berdasarkan periode tertentu.
4. Pemilihan alat
1erdasarkan peta&peta ren!ana penambangan dan penimbunan lapisan penutup
dari tahap empat (4) dapat dibuat pro'il #alan angkut untuk setiap periode $aktu.
)engan mengukur pro'il #alan angkut ini, kebutuhan armada alat angkut dan alat
muatnya dapat dihitung untuk setiap periode (setiap tahun). 5umlah alat bor untuk
peledakan serta alat&alat bantu lainnya ikut diperhitungkan.
6. Perhitungan biaya&biaya operasi dan kapital
)engan menggunakan tingkat produksi untuk peralatan yang dipilih, dapat
dihitung #umlah gilir ker#a (operating shi't) yang diperlukan untuk men!apai
sasaran produksi. 5umlah dan #ad$al ker#a dari personil yang dibutuhkan untuk
operasi, pera$atan dan penga$asan dapat ditentukan